Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kadin (29 Juli 2009)

1,223 views

Published on

Published in: Business
  • Hi there! Get Your Professional Job-Winning Resume Here - Check our website! http://bit.ly/resumpro
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Be the first to like this

Kadin (29 Juli 2009)

  1. 1. PERAN PETANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI JAGUNG DAN KEDELAI NASIONAL Oleh: Ir. H. Winarno Tohir Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional
  2. 2. PENDAHULUAN <ul><li>Jagung dan Kedelai sebagai bahan pangan merupakan sumber karbohidrat setelah beras . </li></ul><ul><li>Disamping itu jagung dan kedelai juga dimanfaatkan sebagai bahan baku industri pakan ternak . </li></ul><ul><li>Laju permintaan jagung dan kedelai untuk bahan baku pakan ternak meningkat 10-15% setiap tahunnya . </li></ul><ul><li>Peningkatan laju permintaan direspon pemerintah d engan membebaskan bea masuk impor jagung dan kedelai ---) awal mula KETIDAK B ERPIHAKAN pemerintah pada Petani Jagung dan Kedelai . </li></ul><ul><li>Swasembada Jagung dan Kedelai yg dicanangkan pemerintah Tahun 2007 dan 2015, perlu instrumen KEBIJAKAN yang KEBERPIHAKAN pada PETANI Jagung dan Kedelai . </li></ul>
  3. 3. DATA ANGKA TETAP (2008) DAN ANGKA RAMALAN (ARAM II 2009) KOMODITAS JAGUNG <ul><li>Angka Tetap 2008 produksi Nasional 16.317.252 Ton yang meliputi Jawa 8.678.423 To n dan Luar Jawa 7.638.829 Ton. </li></ul><ul><li>Angka Ramalan II 2009 menunjukan kenaikan yg signifikan yakni 4,4 % dibanding angka tetap 2008 yakni 17.041.215 Ton yang meliputi Jawa 8.882.394 dan Luar Jawa 17.041.215 Ton </li></ul>KOMODITAS KEDELAI <ul><li>Angka Tetap 2008 produksi Nasional 775.710 Ton yang meliputi Jawa 518.997 Ton dan Luar Jawa 256.713 Ton. </li></ul><ul><li>Angka Ramalan II 2009 menunjukan kenaikan 19,25 dibanding angka tetap 2008 `````````````````````````````` , yakni naik menjadi 924.511 Ton yang meliputi Jawa 573.231 Ton dan Luar Jawa 351.280 Ton. </li></ul>
  4. 4. <ul><li>“ Angka Ramalan 2009 II PRODUKSI Jagung & Kedelai, karena apapun hasil ramalan tersebut PETANI TETAP BERJUANG DAN BERKARYA DILAHANYA, tetapi sayangnya angka-angka tersebut BELUM SEPENUH nya dinikmati oleh PETANI “ -----) untuk itu perlu KEBERPIHAKAN PEMERINTAH dan SWASTA mengawal sejak dari On Farm dan Of Farm </li></ul>Lanjutan
  5. 5. TARGET PRODUKSI DAN EKSPOR JAGUNG YANG AKAN DICAPAI DARI TAHUN 2005 – 2010 (000 Ton) Sumber : Badan Ketahanan Pangan, Deptan 2009 439,12 2,74 6,08 3,00 -2,00 4,24 Laju (% Th) 1.011,00 13.556,60 6.606,80 3.144,80 3.805,00 14.567,60 2010 620,66 13.354,40 6.414,70 3.044,60 3.895,10 13.975,06 2009 483,92 12.922,70 6.003,70 2.947,60 3.971,40 13.406,62 2008 339,30 12.522,00 5.619,00 2.853,70 4.049,20 12.861,30 2007 187,76 12.150,40 5.259,00 2.762,80 4.128,50 12.338,16 2006 -7,90 11.844,20 4.922,10 2.712,70 4.209,40 11.836,30 2005 Total Pakan Industri Konsumsi Potensi Eksport (000 Ton) Kebutuhan Produksi (000 Ton) Tahun
  6. 6. Sumber : Badan Ketahanan Pangan, Deptan 2009
  7. 7. DUKUNGAN & KENDALA PETANI D A L A M SWASEMBADA JAGUNG <ul><li>DUKUNGAN </li></ul><ul><li>Perluasan areal tanam </li></ul><ul><li>Peningkatan produksivitas, melalui Benih unggul </li></ul><ul><li>Peningkatan efisienai produksi ( on farm of f arm ) </li></ul><ul><li>Penguatann kelembagaan petani </li></ul><ul><li>peningkatan kualitas produk </li></ul>
  8. 8. KENDALA <ul><li>Swase m bada jagung sulit tercapai bila kebijakan harga tidak berpihak pada petani akan menyurutkan petani dalam usahatani jagung kedepan (kondisi riel setiap panen raya harga di petani rendah) </li></ul><ul><li>Swasembada jagung belum sepenuhnya di dukung kebijakan impor dan ekspor </li></ul><ul><li>Kemudahan dlm akses permodalan masih dlm tahap konsep, implementasi dilapangan masih susah </li></ul><ul><li>Dengan kendala -kendala tsb diatas daya saing petani jagung masih rendah </li></ul>
  9. 9. PECAPAIAN SWASEMBADA KEDELAI TAHUN 2015 (000 T on ) Sumber : Badan Ketahanan Pangan, Deptan 2009 -712,390 2.279,3 20 1.139,8 2.207 2015 129,4 2.053,5 19,20 1.069,3 2.182 2014 308,1 1.849,9 18,44 1.003,2 2.158 2013 466,9 1.666,6 17,71 941,2 2.133 2012 607,8 1.501,5 17,00 883,1 2.109 2011 732,6 1.352,7 16,33 828,4 2.085 2010 842,9 1.218,6 15,68 777,2 2.061 2009 940,3 1.097,9 15,06 729,2 2.038 2008 1.025,9 989,1 14,46 684,1 2.014 2007 1.100,9 891,1 13,88 641,8 1.992 2006 1.166,6 802,8 13,33 602,1 1.969 2005 1.115,8 723,2 12,80 564,9 1.947 2004 Import (Ton) Produksi (Ton) Produktivitas (Ku/Ha) Luas Panen (Ha) Kebutuhan (Ton) Tahun
  10. 10. DUKUNGAN & KENDALA PETANI D A L A M SWASEMBADA KEDELAI <ul><li>DUKUNGAN </li></ul><ul><li>Meningkatkan Produktivitas ditingkat petani dari rata 1,3 Juta Ton / Ha menjadi 2 – 2,5 Ton/Ha </li></ul><ul><li>Memanfaatkan teknologi benih unggul </li></ul><ul><li>Meningkatkan peranan kelembagaan petani yg dulu orientasi hanya di On farm ( ke On Farm dan Of Farm ) </li></ul><ul><li>Meningkakan perluasan areal kedelai </li></ul>
  11. 11. Sumber : Badan Ketahanan Pangan, Deptan 2009
  12. 12. KENDALA <ul><li>Konsep Kemitraan antara PETANI dengan Koperasi dan Mitra Industri belum berjalan dengan baik </li></ul><ul><li>Dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah dlm melindungi pet a ni kedelai blm optimal seperti penetapan harga dasar kedelai </li></ul><ul><li>Kebijakan Pemerintah dlm penetapan im por kedelai blm berpihak pada petani </li></ul>
  13. 13. PEMIKIRAN “PETANI” DLM MENDUKUNG SWASEMBADA JAGUNG DAN KEDELAI YANG BERMITRA D ENGAN PEMERINTAH DAN SWASTA <ul><li>Pengembangan Industri Rumah Tangga Petani dlm penyediaan jagung pipilan, tepung jagung, kedelai pipil,tepung kedelai , bungkil kedelai, Susu Kedelai Instan dan Susu Jagung Instan </li></ul><ul><li>Konsumsi Rumah Tangga dalam bentuk pengganti beras untuk jagung dan makanan selingan /jajanan </li></ul><ul><li>Tantangan dlm pemasaran kedelai dan Jagung PETANI mempunyai Posisi Tawar YG BAIK dan peningkatan pendidikan petani </li></ul>
  14. 14. <ul><li>PETANI sebagai PENYEDIA bahan Baku jagung dan Kedelai perlu dibekali Kesiapan Penyediaan jagung dan Kedelai baik Jumlah, Kualitas ,Mutu, Waktu dan kompetisi dengan produk impor. </li></ul><ul><li>Mendukung dan Mendorong Sektor Pertanian sebagai Sektor Unggulan ( Program dan anggaran yang optimal) dalam menuju Pembangunan Ketahanan Pangan Nasional yang memanfaatkan Sumber Daya Alam dan Sumberdaya Manusia yang ada . </li></ul><ul><li>Perlu adanya HPP Jagung dan Kedelai </li></ul><ul><li>Diperlukan lembaga BUMN sehingga stabilitas harga Bulog diberi tugas menampung dan memasarkan </li></ul><ul><li>Menghadapi perubahan iklim golbal diperlukan teknologi biotek </li></ul>Lanjutan
  15. 15. TERIMA KASIH Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional. Kadin 29 Juli 2009

×