Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
PEMBELAJARAN PAIKEM
(PRAKTIS, AKTIF, INOVATIF, KREAT
IF, EFEKTIF-EFISIEN, DAN
MENARIK/MENYENANGKAN
Dr. Abdul Malik Karim A...
MENGIDENTIFIKASI BERBAGAI JENIS STRATEGI BELAJAR
MENGAITKAN ANTARA JENIS KOMPETENSI YANG INGIN
DICAPAI, KARAKTERISTIK MATE...
PRAKTIS
(1) Mudah dilaksanakan oleh guru dan
murid
(2) Mudah dipahami oleh siswa
(3) Mudah dievaluasi kegiatannya
(4) Muda...
A K T I F
(1) Perhatian yang sungguh-sungguh pada diri
siswa terhadap informasi yang disampaikan
oleh guru
(2) Ada keterli...
INOVATIF
 Memanfaatkan
teori, fakta, konsep, prinsip, prosedur yang
lama yang baik dan mencari atau
memanfaatkan sesuatu ...
KREATIF
(1) Mampu menciptakan sesuatu yang
baru
(2) Berinisiatif untuk selalu meningkatkan
diri terhadap apa yang diterima...
EFEKTIF
(1) Meminimalisir tingkat kesalahan dalam pembelajaran,
(2) Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk
mengimplementasikan...
EFISIEN
(1) waktu, artinya waktu yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan mata pelajaran
tertentu lebih pendek dari yang
ditent...
MENARIK/MENYENANGKAN
(1) daya tarik bidang studi, artinya kecermatan
dalam memilih dan memilah mata pelajaran
yang akan di...
FAKTOR-FAKTOR
PENENTU KEBERHASILAN
DALAM STRATEGI
PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
• PENYAJIAN INFORMASI DAN AKTIFITAS-AKTIFITAS YANG
MEMPERMUDAH SI BELAJAR MENCAPAI KOMPETENSI DASAR
YANG DIRE...
PENGAJARAN
MENGACU PADA PENGALAMAN-PENGALAMAN BELAJAR DI
MANA PESAN-PESAN PEMBELAJARAN DISAJIKAN OLEH
MANUSIA (GURU, INSTR...
LANDASAN
LEARNING IS MOST EFFECTIVE WHEN
IT’S FUN
BELAJAR AKAN SANGAT EFEKTIF JIKA
DILAKSANAKAN DENGAN
MENYENANGKAN
(PETER...
•What I hear, I forget.
•What I hear and see, I remember a little.
•What I hear, see, and ask question about or discuss
wi...
YOUR OWN MODEL FOR A NEW LEARNING WORLD
YOUR LEARN BY
WHAT YOU SEE
WHAT YOU HEAR
WHAT YOU TASTE
WHAT YOU SMELL
WHAT YOU TO...
PSIKOLOGI ASUMSI
DASAR
PENDEKATAN PERILAKU
PEMBELAJARAN
BEHAVIORISTIK Eksternal Direktif Menyajikan, menjelaskan,
mengarah...
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DALAM KTSP
DILANDASI OLEH PRINSIP-PRINSIP:
1. Berpusat pada peserta didik
2. Mengembangkan kreat...
CTL adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi
yang diajarkannya dg situasi dunia nyata siswa dan m...
KATA-KATA KUNCI PEMBELAJARAN CTL:
1. Real world learning
2. Mengutamakan pengalaman nyata
3. Berfikir tingkat tinggi
4. Be...
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN BERBASIS CTL:
1. Kerjasama
2. Saling menunjang
3. Menyenangkan, tidak membosankan
4. Belajar de...
VERBAL
SIMBOL VIS
VISUAL
RADIO
FILM
TV
WISATA
DEMONSTRASI
PARTISIPASI
OBSERVASI
PENGALAMAN LANGSUNG
ABSTRAK
KONGKRIT
CARA MENETAPKAN
STRATEGI PEMBELAJARAN
STRATEGI
PEMBELAJARAN
KARAKTERISTIK
SISWA
KOMPETENSI
YANG INGIN
DICAPAI
KARAKTERISTI...
KARAKTERISTIK SISWA
(JEAN PIAGET)
Periode Sensorimotor: mulai lahir sampai usia 2 tahun. Memiliki
ilmu dasar yang siap dim...
KOMPETENSI
KOGNITIF
•PENGETAHUAN
•PEMAHAMAN
•PENERAPAN
•ANALISA
•SINTESIS
•EVALUASI
AFEKTIF
•MENERIMA
•MENANGGAPI
•MENILAI...
KARAKTERISTIK MATERI
• INFORMATIF (DATA, FAKTA)
•KONSEPTUAL (TEORI, DALIL, PRINSIP)
•PROSEDURAL
•KETERAMPILAN
•NILAI SIKAP
CONTOH PENERAPAN
KARAKTERISTIK SISWA
SISWA DIATAS 15 TH
PERIODE BERFIKIR
FORMAL
BIDANG STUDI: GEOGRAFI KELAS/ SEMESTER: X/...
FAKTOR LAIN
PENENTU KEBERHASILAN
DALAM STRATEGI
PEMBELAJARAN
KECERDASAN
FAKTOR LAIN YANG JUGA DAPAT MEMPENGARUHI
EFEKTIFITAS STRATEGI PEMBELAJARAN ADALAH
KECERDASAN (INTELLIGENCES) YA...
MACAM-MACAM KECERDASAN
(HOWARD GARDNER)
•KECERDASAN LINGUISTIK
•KECERDASAN LOGIKA-MATEMATIK
•KECERDASAN VISUAL-SPASIAL
•KE...
KECERDASAN LINGUISTIK
CIRI-CIRI:
PEKA TERHADAP POLA-
POLA, TERTIB, SISTEMATIS, KEMAMPUAN
MENGEMUKAKAN ALASAN, SUKA
MENDENG...
KECERDASAN LOGIKA MATEMATIK
CIRI-CIRI:
MAHIR BERFIKIR ABSTRAK, MENYUKAI
KETEPATAN, MENGHITUNG, MENGORGANISASI, MENGGU
NAKA...
KECERDASAN VISUAL-SPASIAL
CIRI-CIRI:
MUDAH MEMBACA PETA, CHART ATAU DIAGRAM, MUDAH
MENGINGAT DENGAN GAMBAR, MEMILIKI CITA ...
KECERDASAN MUSIKAL
CIRI-CIRI:
PEKA TERHADAP NADA, RITME DAN TIMBRE, PEKA
TERHADA SENTUHAN EMOSIONAL MUSIK, PEKA
TERHADAP O...
KECERDASAN KINESTETIK
CIRI-CIRI:
KEMAMPUAN YANG LUAR BIASA DALAM
MENGENDALIKAN
TUBUH, OBYEK, WAKTU, REFLEK, TERAMPIL MEMBU...
KECERDASAN INTERPERSONAL
CIRI-CIRI:
PANDAI BERNEGOSIASI, BERHUBUNGAN/ BERGAUL
DENGAN BAIK, MAMPU MEMBACA KEINGINAN ORANG
L...
KECERDASAN
INTRAPERSONAL
CIRI-CIRI:
AUTODIDAK, SENSITIF TERHADAP NILAI-NILAI,
KETAJAMAN PERASAAN, PEKA TERHADAP TUJUAN
HID...
EXAMPLES NON EXAMPLES
CONTOH DAPAT DARI KASUS/ GAMBAR YANG RELEVAN
DGN KD/ K
LANGKAH-LANGKAH:
1. GURU MEMPERSIAPKAN GAMBAR...
Strategi Mengaktifkan Kelas
Learning Starts with a Question
 Bagikan bahan belajar Minta mereka
belajar berpasangan.
 Si...
Everyone is a teacher here:
 Bagikan kertas/card kepada siswa dan
mintalah mereka untuk menuliskan
pertanyaan tentang has...
The Power of Two:
 Ajukan satu atau dua pertanyaan/masalah
yang membutuhkan perenungan
(reflection) dan pemikiran (thinki...
Information Search
 Bagikan resource material
(bacaan, text
book, handouts, dokumen, dll.)
 Susunlah sejumlah pertanyaan...
Snowballing:
 Ajukanlah pertanyaan atau
permasalahan
 Adakan grouping (pengelompokan)
yang terdiri atas dua atau tiga or...
JIGSAW LEARNING
 Bagikan semua bahan untuk mencapai
kompetensi/hasil belajar secara utuh
 Adakan grouping (1) (sesuai ha...
DEBAT YANG EFEKTIF
1. Kembangkan suatu kasus yang kontrovesial dalam
suatu topik pembelajaran
2. Bagi kelas menjadi dua gr...
Card Sort
 Bagikan kertas yang berisi informasi atau contoh atau
langkah-langkah dalam satu kategori tertentu atau
lebih....
Synergetic Teaching
 Bagi kelas menjadi empat kelompok.
 Bagi tugas belajar masing-masing kelompok untuk
menyelesaikan s...
Giving Question & Getting Answer
 Bagikan dua potongan kertas
 Mintalah siswa untuk melengkapi pertanyaan:
 Kertas 1: S...
Tim Pendengar
 Bagi kelas menjadi empat kelompok dan berikan
tugas:
sampaikan materi anda dengan teknik Lecturing ,
setel...
Point Counterpoint
 Pilih satu topik yang memiliki dua pandangan
atau lebih.
 Bagi kelas menjadi beberapa kelompok sesua...
Tim Quiz
 Pilih topik yang dapat disampaikan dalam tiga segmen
 Bagi siswa menjadi 3 kelompok
 Jelaskan format sessi ya...
Listening Team
Overview:
 Aktivitas ini digunakan untuk membantu
siswa memfokuskan pembelajaran sejak
awal
 Listening te...
Listening Team
Langkah-Langkah:
 Bagi kelas menjadi 3 / 4 kelompok dan beri tugas
masing-masing
 Sampaikan materi dengan...
Metode Indoktrinasi
 Melakukan brain-washing
 Penanaman fanatisme
 Penanaman doktrin
Metode Moral Reasoning
 Penyajian dilema moral
 Pembagian kelompok diskusi
 Diskusi kelas
 Seleksi nilai/moral terpilih
Metode Meramalkan
Konsekuensi
 Penyajian kasus moral-moral nilai
 Pengajuan pertanyaan
 Perbandingan nilai/moral yang t...
Metode Klasifikasi Nilai
 Pemberian contoh lewat
observasi, keterlibatan siswa dlm
kegiatan nyata, contoh langsung dari
g...
Strategi Mengaktifkan
Belajar Siswa
 Jigsaw
 Curah Pendapat
 Peta Konsep
Strategi Mengumpulkan
Informasi
 Pertanyaan efektif menggunakan
sumber daya cetakan
 Membandingkan dan mensintetiskan
in...
Strategi-Strategi Analisis
 Peta Akibat
 Keuntungan dan kerugian
 Permainan peranan/ konferensi meja
bundar
Praktik Pengalaman
 Kerja individu dan kelompok
 Membedakan antara aktif fisik dan aktif
mental
Pembelajaran Tematik
 Pembelajaan tematik adalah
pembelajaran tepadu yang
menggunakan tema untuk mengaitkan
beberapa mata...
Landasan Tematik
 Landasan filosofis dalam pembelajaran
tematik sangat dipengaruhi oleh tiga aliran
filsafat yaitu: (1) p...
Ciri khas dari pembelajaran tematik antara lain
 1) Pengalaman dan kegiatan belajar sangat relevan dengan
tingkat perkemb...
CARA PEMBUATAN
• BUATLAH TEMA, TEMA-TEMA YANG DAPAT DIAMBIL ADALAH:
•AKU DAN KELUARGAKU
•LINGKUNGAN RUMAHKU
•TEMPAT UMUM
•...
•TEMA-TEMA HARUS DEKAT DENGAN KEHIDUPAN ANAK
SEHARI-HARI
•BUATLAH PETA TOPIK, PETA TOPIK BERISI INDIKATOR-
INDIKATOR YANG ...
CONTOH PETA TOPIK
TEMA
BAHASA INDONESIA:
INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI
AGAMA: (FIQH, AA, QH)
INDIKATOR YANG AKAN
DICAPAI
KER...
KESEHATAN, KEBER
SIHAN DAN
KEAMANAN
BAHASA INDONESIA:
1. MELAFALKAN BUNYI BAHASA
SECARA TEPAT
2. MENCOCOKKAN GAMBAR SESUAI...
Karakteristik pembelajaran
tematik
 berpusat pada siswa, memberikan
pengalaman langsung, pemisahan
matapelajaran tidak be...
Pembelajaran kooperatif
 Pembelajaran kooperatif dapat
didefinisikan sebagai sistem
kerja/belajar kelompok yang terstrukt...
Ciri-ciri pembelajaran
kooperatif
 Ciri-ciri pembelajaran kooperatif antara lain :
siswa bekerja dalam kelompok secara
ko...
Tujuan pembelajaran kooperatif
 Tujuan pembelajaran kooperatif adalah
a. hasil belajar akademik b. Penerimaan
terhadap pe...
Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif
 Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif
antara lain :1). Prinsip ketergantungan
...
 Prosedur pembelajaran kooperatif pada
prinsipnya terdiri atas empat tahap,
yaitu :
 Penjelasan materi
 Belajar dalam k...
1. Mengapa CTL penting untuk dilaksanakan
2. Keunggulan apa yang didapat dari proses belajar dengan pendekatan
teori konst...
1. Apa yang dimaksud dengan “Proses belajar yang menyenangkan”
2. Jelaskanlah maksud dari karakteristik CTL “Berfikir ting...
1. Apa yang dimasud dalam karakteristik CTL “Menggunakan berbagai
sumber”
2. Jelaskan yang dimaksud dengan komponen CTL “R...
1. BUATLAH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF GUNA
MENCAPAI SATU KOMPETENSI DASAR SESUAI DENGAN
FORMAT SILABUS YANG SUDAH ANDA KE...
 C
 O
 C
 O
 N
 U
 T
Strategi Pembelajaran
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Strategi Pembelajaran

3,570 views

Published on

Published in: Education
  • Dating for everyone is here: ❤❤❤ http://bit.ly/2Qu6Caa ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ♥♥♥ http://bit.ly/2Qu6Caa ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Be the first to like this

Strategi Pembelajaran

  1. 1. PEMBELAJARAN PAIKEM (PRAKTIS, AKTIF, INOVATIF, KREAT IF, EFEKTIF-EFISIEN, DAN MENARIK/MENYENANGKAN Dr. Abdul Malik Karim Amrullah, M.PdI
  2. 2. MENGIDENTIFIKASI BERBAGAI JENIS STRATEGI BELAJAR MENGAITKAN ANTARA JENIS KOMPETENSI YANG INGIN DICAPAI, KARAKTERISTIK MATERI DAN STRATEGI PBM YANG AKAN DIGUNAKAN MEMPRAKTEKKAN BEBERAPA CONTOH ACTIVE LEARNING DALAM PRAKTEK MENGAJAR
  3. 3. PRAKTIS (1) Mudah dilaksanakan oleh guru dan murid (2) Mudah dipahami oleh siswa (3) Mudah dievaluasi kegiatannya (4) Mudah diketahui hasilnya
  4. 4. A K T I F (1) Perhatian yang sungguh-sungguh pada diri siswa terhadap informasi yang disampaikan oleh guru (2) Ada keterlibatan siswa secara terus- menerus selama proses pembelajaran berlangsung (3) Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk berfikir, selain terfokus pada materi pembelajaran.
  5. 5. INOVATIF  Memanfaatkan teori, fakta, konsep, prinsip, prosedur yang lama yang baik dan mencari atau memanfaatkan sesuatu yang baru yang lebih baik dalam dunia pendidikan & pembelajaran  Melakukan pembaharuan untuk meningkatkan kapasitas & kualitas pendidikan & pembelajaran
  6. 6. KREATIF (1) Mampu menciptakan sesuatu yang baru (2) Berinisiatif untuk selalu meningkatkan diri terhadap apa yang diterima (3) Memberi respon positif terhadap apa yang diajarkan guru
  7. 7. EFEKTIF (1) Meminimalisir tingkat kesalahan dalam pembelajaran, (2) Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan pembelajaran pada setiap tatap muka lebih sedikit dari waktu yang ditentukan, (3) Implementasi pembelajaran dapat disesuaikan dengan prosedur baku yang ada (4) Banyaknya kompetensi atau tujuan yang dapat dicapai oleh siswa dalam waktu tertentu yang telah ditetapkan, (5) Profil siswa yang ingin dicapai pada akhir pembelajaran dari suatu program dan jenjang pendidikan dapat tercapai secara optimal, (6) Siswa mampu mengaplikasikan ilmunya kaitannya dengan kondisi riil masyarakat, dan (7) Berbagai pengetahuan, sikap, ketrampilan, dan nilai yang diperoleh siswa dapat ditampilkan kembali setelah selang beberapa waktu tertentu pada masa berikutnya.
  8. 8. EFISIEN (1) waktu, artinya waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan mata pelajaran tertentu lebih pendek dari yang ditentukan, apakah 2 jam per minggu, 3 jam perminggu, dst, atau juga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesai-kan program pada jenjang tertentu, (2) personalia, artinya kualitas dan kuantitas para tenaga pengajarnya dapat diandalkan, dan (3) sumber belajar, artinya ketersediaan sumber belajar pada masing-masing lembaga tercukupi, misalnya: buku, media, dll.
  9. 9. MENARIK/MENYENANGKAN (1) daya tarik bidang studi, artinya kecermatan dalam memilih dan memilah mata pelajaran yang akan dibelajarkan, (2) kualitas pembelajaran, artinya kemampuan tenaga pengajar untuk mengelola pembelajaran agar tumbuh motivasi belajar siswa, dan (3) keinginan lebih, artinya ada prakarsa belajar mandiri yang tumbuh pada setiap siswa dalam mengikuti pembelajaran.
  10. 10. FAKTOR-FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN
  11. 11. PEMBELAJARAN • PENYAJIAN INFORMASI DAN AKTIFITAS-AKTIFITAS YANG MEMPERMUDAH SI BELAJAR MENCAPAI KOMPETENSI DASAR YANG DIRENCANAKAN • USAHA MANUSIA YANG DILAKUKAN DENGAN TUJUAN UNTUK MEMBANTU MEMPERMUDAH BELAJAR ORANG LAIN SECARA KHUSUS MEMBANTU ATAU MEMFASILITASI SI BELAJAR AGAR IA BELAJAR DENGAN MUDAH (GANGE & BRIGGS, 1979; GAGNE, BRIGGS & WAGER, 1988; 1992). • PEMBELAJARAN DIMAKSUDKAN JUGA SEBAGAI PROSES PENGAJARAN YANG DIARAHKAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN (A GOAL-DIRECTED) YANG DIRENCANAKAN LEBIH DAHULU (ROMISZOSKI, 1981)
  12. 12. PENGAJARAN MENGACU PADA PENGALAMAN-PENGALAMAN BELAJAR DI MANA PESAN-PESAN PEMBELAJARAN DISAJIKAN OLEH MANUSIA (GURU, INSTRUKTUR) SECARA LANGSUNG PELATIHAN MENGACU PADA PENGALAMAN-PENGALAMAN PEMBELAJARAN YANG DIFOKUSKAN ATAU DIARAHKAN UNTUK PEROLEHAN KETERAMPILAN KHUSUS YANG BIASANYA AKAN DIPAKAI ATAU DIMANFAATKAN SECARA LANGSUNG
  13. 13. LANDASAN LEARNING IS MOST EFFECTIVE WHEN IT’S FUN BELAJAR AKAN SANGAT EFEKTIF JIKA DILAKSANAKAN DENGAN MENYENANGKAN (PETER KLINE, WWW.THELEARNINGWEB.NET)
  14. 14. •What I hear, I forget. •What I hear and see, I remember a little. •What I hear, see, and ask question about or discuss with someone else, I begin to understand. •What I hear, see, and discuss, and do, I acquire knowledge and skill. •When I teach to another, I master. (Mel Siberman) Kenapa? Guru berbicara 100-200 kata per menit Siswa mendengar 50-100 kata per menit
  15. 15. YOUR OWN MODEL FOR A NEW LEARNING WORLD YOUR LEARN BY WHAT YOU SEE WHAT YOU HEAR WHAT YOU TASTE WHAT YOU SMELL WHAT YOU TOUCH WHAT YOU DO WHAT YOU IMAGINE WHAT YOU INTUIT WHAT YOU FEEL (JEANNETTE VOS)
  16. 16. PSIKOLOGI ASUMSI DASAR PENDEKATAN PERILAKU PEMBELAJARAN BEHAVIORISTIK Eksternal Direktif Menyajikan, menjelaskan, mengarahkan, memberi contoh, menetapkan tolok ukur, menguatkan HUMANISTIK Internal Non Direktif Mendengarkan, membesarkan hati, menjelaskan, menyajikan KOGNITIF Paduan eksternal dan internal Kolaboratif/ Partisipatif Menyajikan, menjelaskan, mendengarkan, memecahkan masalah, negosiasi KONSTRUKTIVISTIK Penggalian dan pengembangan potensi internal Non direktif, partisipatif, inovatif dan kreatif Menyajikan, menjelaskan, memecahkan masalah, menemukan makna, menemukan sst yang baru MODEL-MODEL PEMBELAJARAN
  17. 17. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DALAM KTSP DILANDASI OLEH PRINSIP-PRINSIP: 1. Berpusat pada peserta didik 2. Mengembangkan kreativitas peserta didik 3. Menciptakan kondisi menyenangkan dan menantang 4. Mengembangkan beragam kemampuan yg bermuatan nilai 5. Menyediakan pengalaman belajar yang beragam belajar melalui berbuat Pelaksanaan prinsip-prinsip tersebut diwujudkan dengan menerapkan berbagai strategi dan metode pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan bermakna. Dalam sebuah hadits Nabi SAW.: “Kun „aliman aw muta‟alliman aw mustami‟an aw muhibban, wa la takun khamisan fatahlak”
  18. 18. CTL adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dg situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hub. antara pengethuan yang dimiliki dg penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan melibatkan 7 komponen utama, yaitu: 1. Konstruktivisme 2. Menemukan (inquiry): observasi, bertanya, mengajukan dugaan,pengumpulan data, penyimpulan 3. Bertanya (questioning): untuk menggali informasi, mengecek pemahaman siswa, membangkitkan respon kepada siswa, mengetahui sejauhmana keingintahuan siswa, mengetahui hal-hal yang sudah diketahui siswa, memfokuskan perhatian siswa pada sesuatu yang dikehendaki guru, membangkitkan lebih banyak lagi pertanyaan dari siswa, untuk menyegarkan kembali pengetahuan siswa 4. Masyarakat belajar (learning community): pembentukan kelompok kecil, pembentukan kelompok besar, mendatangkan ahli ke kelas, bekerja dengan kelas sederajat, bekerja dengan masyarakat. 5. Pemodelan (modelling) 6. Refleksi (reflection) 7. Penilaian yang sebenarnya (authentic assessment): dilaksanakan selama dan sesudah proses pembelajaran berlangsung
  19. 19. KATA-KATA KUNCI PEMBELAJARAN CTL: 1. Real world learning 2. Mengutamakan pengalaman nyata 3. Berfikir tingkat tinggi 4. Berpusat pada siswa 5. Siswa aktif, kritis dan kreatif 6. Pengetahuan bermakna dalam kehidupan 7. Dekat dengan kehidupan nyata 8. Perubahan perilaku 9. Siswa praktek, bukan menghafal 10.Learning bukan teaching 11.Pendidikan (education) bukan pengajaran (instruction) 12.Pembentukan manusia 13.Memecahkan masalah 14.Siswa acting, guru mengarahkan 15.Hasil belajar diukur dengan berbagai cara bukan hanya dengan tes.
  20. 20. KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN BERBASIS CTL: 1. Kerjasama 2. Saling menunjang 3. Menyenangkan, tidak membosankan 4. Belajar dengan bergairah 5. Pembelajaran terintegrasi 6. Menggunakan berbagai sumber 7. Siswa aktif 8. Sharing dengan teman 9. Siswa kritis guru kreatif 10.Dinding kelas dan lorong-lorong penuh dengan hasil karya siswa, peta-peta, gambar, artikel, humor dan lain-lain 11.Laporan kepada orang tua bukan hanya rapor, tetapi hasil karya siswa, laporan hasil praktikum, karangan siswa dan lain-lain.
  21. 21. VERBAL SIMBOL VIS VISUAL RADIO FILM TV WISATA DEMONSTRASI PARTISIPASI OBSERVASI PENGALAMAN LANGSUNG ABSTRAK KONGKRIT
  22. 22. CARA MENETAPKAN STRATEGI PEMBELAJARAN STRATEGI PEMBELAJARAN KARAKTERISTIK SISWA KOMPETENSI YANG INGIN DICAPAI KARAKTERISTIK MATERI
  23. 23. KARAKTERISTIK SISWA (JEAN PIAGET) Periode Sensorimotor: mulai lahir sampai usia 2 tahun. Memiliki ilmu dasar yang siap dimengerti Periode Preoperasional: usia 2 sampai dengan 7 tahun. Mengembangkan bahasa dan keterampilan menggambar, berpusat pada diri sendiri dan tidak dapat memahami alasan-alasan logis dan abstrak Periode Operasional Konkret: usia 7 sampai dengan 11 tahun. Mulai berfikir logis, mengorganisasi ilmu. Mengklasifikasi obyek dan memiliki gagasan-gagasan/ ide Periode Operasional Formal: Usia 11 sampai dengan 15 tahun. Anak mulai berfikir realistik tentang masa depan dan mampu berfikir abstrak
  24. 24. KOMPETENSI KOGNITIF •PENGETAHUAN •PEMAHAMAN •PENERAPAN •ANALISA •SINTESIS •EVALUASI AFEKTIF •MENERIMA •MENANGGAPI •MENILAI •MENGELOLA •MENGHAYATI PSIKOMOTOR •PENIRUAN •MANIPULASI •KETETAPAN •ARTIKULASI •PENGALAMIAHAN
  25. 25. KARAKTERISTIK MATERI • INFORMATIF (DATA, FAKTA) •KONSEPTUAL (TEORI, DALIL, PRINSIP) •PROSEDURAL •KETERAMPILAN •NILAI SIKAP
  26. 26. CONTOH PENERAPAN KARAKTERISTIK SISWA SISWA DIATAS 15 TH PERIODE BERFIKIR FORMAL BIDANG STUDI: GEOGRAFI KELAS/ SEMESTER: X/II KDHASIL BELAJAR: MENDESKRIPSIKAN PROSES TERJADINYA BUMI KOMPETENSI DASAR •PENGETAHUAN KARAKTERISTIK MATERI • INFORMATIF •PROSEDURAL STRATEGI BELAJAR •CARD SORT •LEARNING START WITH QUEST •EXPICIT INSTRUCTION
  27. 27. FAKTOR LAIN PENENTU KEBERHASILAN DALAM STRATEGI PEMBELAJARAN
  28. 28. KECERDASAN FAKTOR LAIN YANG JUGA DAPAT MEMPENGARUHI EFEKTIFITAS STRATEGI PEMBELAJARAN ADALAH KECERDASAN (INTELLIGENCES) YANG DIMILIKI SISWA
  29. 29. MACAM-MACAM KECERDASAN (HOWARD GARDNER) •KECERDASAN LINGUISTIK •KECERDASAN LOGIKA-MATEMATIK •KECERDASAN VISUAL-SPASIAL •KECERDASAN MUSIKAL •KECERDASAN KINESTETIK •KECERDASAN INTERPERSONAL •KECERDASAN INTRAPERSONAL
  30. 30. KECERDASAN LINGUISTIK CIRI-CIRI: PEKA TERHADAP POLA- POLA, TERTIB, SISTEMATIS, KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN ALASAN, SUKA MENDENGAR, MEMBACA, MENULIS, BERMAIN KATA, MEMILIKI INGATAN YANG KUAT TERHADAP HAL-HAL YANG SEPELE JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: MEMBACA/ MENULIS CERITA, MEMBUAT LAPORAN, DEBAT, DISKUSI, PERMAINAN YANG MENGANDALKAN MEMORI
  31. 31. KECERDASAN LOGIKA MATEMATIK CIRI-CIRI: MAHIR BERFIKIR ABSTRAK, MENYUKAI KETEPATAN, MENGHITUNG, MENGORGANISASI, MENGGU NAKAN STRUKTUR LOGIKA, SENANG KOMPTER, TANTANGAN, PERCOBAAN DENGAN CARA- CARA LOGIKA JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: STUDI KASUS, PROBLEM SOLVING, TUGAS PROYEK, EKSPERIMEN, DAN JENIS-JENIS PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN LOGIKA DAN PERHITUNGAN
  32. 32. KECERDASAN VISUAL-SPASIAL CIRI-CIRI: MUDAH MEMBACA PETA, CHART ATAU DIAGRAM, MUDAH MENGINGAT DENGAN GAMBAR, MEMILIKI CITA RASA YANG BAIK DENGAN WARNA, MENGGUNAKAN KIASAN, MENGGUNAKAN PENCITRAAN, MENYUKAI GAMBAR, PENGECATAN DAN PAHATAN JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: PEMBELAJARAN DENGAN GAMBAR, PETA, BAGAN, POSTER DAN SIMBOL-SIMBOL YANG RUMIT, MENONTON VIDEO/ FILM, PEMBELAJARAN DENGAN PEMETAAN
  33. 33. KECERDASAN MUSIKAL CIRI-CIRI: PEKA TERHADAP NADA, RITME DAN TIMBRE, PEKA TERHADA SENTUHAN EMOSIONAL MUSIK, PEKA TERHADAP ORGANISASI MUSIK YANG KOMPLEKS, KADAN-KADANG MEMILIKI JIWA SPIRITUAL YANG DALAM JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: PEMBELAJARAN DENGAN LAGU, RAP, MENGGUNAKAN MUSIK
  34. 34. KECERDASAN KINESTETIK CIRI-CIRI: KEMAMPUAN YANG LUAR BIASA DALAM MENGENDALIKAN TUBUH, OBYEK, WAKTU, REFLEK, TERAMPIL MEMBUAT KERAJINAN, MENYUKAI PELATIHAN, BERFIKIR MEKANIS JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: PEMBELAJARAN DENGAN DRAMA, PERMAINAN, MODEL-MODEL, PRAKTEK/ MENGERJAKAN SESUATU, DI LUAR KELAS
  35. 35. KECERDASAN INTERPERSONAL CIRI-CIRI: PANDAI BERNEGOSIASI, BERHUBUNGAN/ BERGAUL DENGAN BAIK, MAMPU MEMBACA KEINGINAN ORANG LAIN, MENYUKAI PEKERJAAN YANG BERHUBUNGAN DGN ORANG, BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK, SENANG DENGAN KELOMPOK, SUKA BEKERJASAMA, MEMBACA SITUASI SOSIAL DENGAN BAIK JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: KERJA KELOMPOK, PRESENTASI, DISKUSI, STUDI KASUS, DAN JENIS-JENIS COOPERATIVE LEARNING (STAD, JIGSAW, TGT)
  36. 36. KECERDASAN INTRAPERSONAL CIRI-CIRI: AUTODIDAK, SENSITIF TERHADAP NILAI-NILAI, KETAJAMAN PERASAAN, PEKA TERHADAP TUJUAN HIDUP, KEMAMPUAN INTUISI, MAMPU MEMOTIVASI DIRI- SENDIRI, KEINGINAN UNTUK BERBEDA DENGAN MAINSTREAM JENIS PEMBELAJARAN YANG SESUAI: MORAL REASONING, STUDI MANDIRI, TUGAS INDIVIDU, KONTEMPLASI
  37. 37. EXAMPLES NON EXAMPLES CONTOH DAPAT DARI KASUS/ GAMBAR YANG RELEVAN DGN KD/ K LANGKAH-LANGKAH: 1. GURU MEMPERSIAPKAN GAMBAR-GAMBAR SESUAI DENGAN TUJUAN PEMBELAJARAN 2. GURU MENEMPELKAN GAMBAR DI PAPAN ATAU DITAYANGAN LEWAT OHP 3. GURU MEMBERI PETUNJUK DAN MEMBERI KESEMPATAN PADA SISWA UNTUK MEMPERHATIKAN DAN MENGANALISA GAMBAR 4. MELALUI DISKUSI KELOMPOK 2-3 ORANG SISWA, HASIL DISKUSI DARI ANALISA GAMBAR TERSEBUT DICATAT PADA KERTAS 5. TIAP KELOMPOK DIBERI KESEMPATAN MEMBACAKAN HASIL DISKUSINYA 6. MULAI DARI KOMENTAR/ HASIL DISKUSI SISWA, GURU MULAI MENJELASKAN MATERI SESUAI TUJUAN YANG INGIN DICAPAI 7. KESIMPULAN
  38. 38. Strategi Mengaktifkan Kelas Learning Starts with a Question  Bagikan bahan belajar Minta mereka belajar berpasangan.  Siswa diminta buat pertanyaan hal-hal yang belum dimengerti  Kumpulkan semua pertanyaan dan kelompokkan jenisnya atau yang paling banyak dibutuhkan siswa  Mulailah pelajaran dengan menjawab dan menjelaskan hal-hal yang mereka tanyakan.
  39. 39. Everyone is a teacher here:  Bagikan kertas/card kepada siswa dan mintalah mereka untuk menuliskan pertanyaan tentang hasil belajar dan materi yang harus dikuasai  Kumpulkan kertas-kertas tersebut, kocok, dan bagikan kembali kepada siswa secara acak.  Undang volunter/sukarelawan untuk maju ke depan dan membacakan pertanyaan, serta memberikan jawaban/ tanggapan atas pertanyaan tersebut.  Kembangkan diskusi  Klarifikasi Hasil Belajar
  40. 40. The Power of Two:  Ajukan satu atau dua pertanyaan/masalah yang membutuhkan perenungan (reflection) dan pemikiran (thinking)  Siswa diminta menjawab tertulis secara perorangan  Kelompokkan mereka berpasangan (dua- dua).  Mintalah mereka saling menjelaskan dan mendiskusikan jawaban baru.  Brainstorming (panel) membandingkan hasil diskusi kecil antar kelompok  Klarifikasi dan kesimpulan
  41. 41. Information Search  Bagikan resource material (bacaan, text book, handouts, dokumen, dll.)  Susunlah sejumlah pertanyaan yang jawabannya dapat dicari di resource material tersebut.  Untuk menumbuhkan persaingan, bagilah siswa dalam kelompok kecil.  Presentasi hasil diskusi  Klarifikasi Hasil Belajar.
  42. 42. Snowballing:  Ajukanlah pertanyaan atau permasalahan  Adakan grouping (pengelompokan) yang terdiri atas dua atau tiga orang siswa.  Gabungkanlah dua kelompok menjadi satu kelompok baru. (Anggota kel. menjadi 4/6,8/12,16/ 24 dst.)  Pada grup yang baru ini, mintalah untuk melakukan sharing merumuskan jawaban baru yang disepakati bersama.  Klarifikasi hasil belajar (guru)
  43. 43. JIGSAW LEARNING  Bagikan semua bahan untuk mencapai kompetensi/hasil belajar secara utuh  Adakan grouping (1) (sesuai hasil belajar yang dipelajari)  Diskusi dan membuat resume hasil belajar secara individu  Grouping (2)acak dari masing-2 anggota untuk saling menjelaskan dan merumuskan hasil belajar secara utuh  Presentasi hasil belajar  Klarifikasi dan Kesimpulan
  44. 44. DEBAT YANG EFEKTIF 1. Kembangkan suatu kasus yang kontrovesial dalam suatu topik pembelajaran 2. Bagi kelas menjadi dua grup : “Pro” dan “Kontra” 3. Minta setiap group untuk menunjuk wakil mereka: dua atau tiga orang 4. Awali debat ini dengan meminta juru bicara untuk mengemukakan pendapatnya secara bergantian 5. Setelah itu, juru bicara ini akan kembali ke groupnya dan mengatur strategi untuk membuat bantahan group lainnya. 6. Bilamana dirasa cukup, hentikan debat tersebut dengan tetap menyisakan follow up dari kasus yang diperdebatkan. 7. Klarifikasi dan kesimpulan
  45. 45. Card Sort  Bagikan kertas yang berisi informasi atau contoh atau langkah-langkah dalam satu kategori tertentu atau lebih.  Minta siswa untuk mencari kawan yang memiliki kertas dengan kategori yang sama.  Setelah siswa menemukan kawan-kawan dalam satu kategori, minta mereka menjelaskan kategori tersebut ke seluruh kelas.  Setelah semua kategori dijelaskan, beri penjelasan tentang hal-hal yang masih dianggap perlu.
  46. 46. Synergetic Teaching  Bagi kelas menjadi empat kelompok.  Bagi tugas belajar masing-masing kelompok untuk menyelesaikan suatu permasalahan  Kel. I: mencari informasi tentang pentingnya permasalahan  Kel. II : menjelaskan kebijakan/pemecahan saat ini dan alternatif yang diusulkan  Kel. III : Mambuat satu usulan kebijakan/pemecahan untuk mengatasi masalah (bisa dukung kel.2, modifikasi, baru)  Kel. IV : Membuat suatu rencana tindakan pemecahan yang dapat diterima dan di lakukan semua pihak.  Pertemukan/gabung masing-masing kelompok dengan anggota kelompok yang lain dan suruh mereka membuat Tayangan hasilnya secara utuh yang mereka pelajari.  Buatlah Show Case potofolio
  47. 47. Giving Question & Getting Answer  Bagikan dua potongan kertas  Mintalah siswa untuk melengkapi pertanyaan:  Kertas 1: Saya masih punya pertanyaan  Kertas 2: Bisa menjawab tentang  Buat kelompok-kelompok kecil dan mintalah mereka untuk memilih pertanyaan dan jawaban yang paling penting  Mintalah masing-masing kelompok untuk melaporkan pertanyaan yang dipilih.Carilah sekiranya ada siswa yang dapat menjawab, jika tidak ada, maka guru harus menjawabnya.  Minta masing-masing kelompok untuk jawaban yang dipilih, kemudian minta anggota kelompoknya menjelaskan jawaban kelompok kepada kelompok yang lain.
  48. 48. Tim Pendengar  Bagi kelas menjadi empat kelompok dan berikan tugas: sampaikan materi anda dengan teknik Lecturing , setelah itu beri siswa waktu untuk menyelesaikan tugas.  Mintalah masing-masing kelompok untuk bertanya menyetujui, menolak atau memberi contoh sesuai dengan tugasnya. Kel Peran Tugas A Penanya Bertanya minimal dua pertanyaan tentang materi yang baru disampaikan B Pendukung Menyampaikan poin-poin yang disetujui dan memberikan alasan C Penentang Mengutarakan poin-poin yang tidak disetujui dan memberikan alasan D Pemberi Contoh Membericontoh spesifik dari aplikasi materi
  49. 49. Point Counterpoint  Pilih satu topik yang memiliki dua pandangan atau lebih.  Bagi kelas menjadi beberapa kelompok sesuai dengan pandangan yang ada.  Pastikan bahwa masing-masing kelompok duduk terpisah.  Beri kesempatan salah satu kelompok untuk memulai debat. Setelah itu, undang anggota kelompok lain untuk menyampaikan pandangan yang berbeda.  Berilah kesimpulan dengan membandingkan isu-isu yang terlihat.
  50. 50. Tim Quiz  Pilih topik yang dapat disampaikan dalam tiga segmen  Bagi siswa menjadi 3 kelompok  Jelaskan format sessi yang akan disampaikan dan mulai penyampaian materi. Batasi hingga 10 menit.  Mintalah tim A untuk membuat quiz Jawaban Ringkas. Sementara tim B dan C mereview catatan mereka.  Tim A memberi pertanyaan pada tim B. Apabila tidak bisa, pertanyaan pindah ke tim C.  Tim A mengajukan pertanyaan ke tim C. Apabila tidak bisa, maka pertanyaan pindah ke tim B.  Lanjutkan penyampaian materi segmen ke dua dan tunjuk tim B sebagai pemandu quiz.  Setelah tim B selesai, lanjutkan penyampaian materi dan tunjuk tim C sebagai pemandu quiz.
  51. 51. Listening Team Overview:  Aktivitas ini digunakan untuk membantu siswa memfokuskan pembelajaran sejak awal  Listening teams juga digunakan untuk menciptakan kelompok kecil bertanggung jawab dalam mengklarifikasi pembelajaran
  52. 52. Listening Team Langkah-Langkah:  Bagi kelas menjadi 3 / 4 kelompok dan beri tugas masing-masing  Sampaikan materi dengan teknik lecturing, dan berikan waktu pada siswa agar menyelesaikan tugasnya.  Panggil masing-masing kelompok untuk bertanya, menyetujui, menentang, dan memberi contoh. Kel Peran Tugas A Penanya Bertanya minimal dua pertanyaan tentang materi yang baru disampaikan B Pendukung Menyampaikan poin-poin yang disetujui dan memberikan alasan C Penentang Mengutarakan poin-poin yang tidak disetujui dan memberikan alasan D Pemberi Contoh Membericontoh spesifik dari aplikasi materi
  53. 53. Metode Indoktrinasi  Melakukan brain-washing  Penanaman fanatisme  Penanaman doktrin
  54. 54. Metode Moral Reasoning  Penyajian dilema moral  Pembagian kelompok diskusi  Diskusi kelas  Seleksi nilai/moral terpilih
  55. 55. Metode Meramalkan Konsekuensi  Penyajian kasus moral-moral nilai  Pengajuan pertanyaan  Perbandingan nilai/moral yang terjadi dengan yang seharusnya  Meramalkan konsekuensi 
  56. 56. Metode Klasifikasi Nilai  Pemberian contoh lewat observasi, keterlibatan siswa dlm kegiatan nyata, contoh langsung dari guru  Pengenalan kelebihan & kekurangan  Pemilihan nilai yang disetujui dan paling baik dan benar  Organisasi tata nilai dlm diri siswa, sehingga menjadi bagian dari pribadinya
  57. 57. Strategi Mengaktifkan Belajar Siswa  Jigsaw  Curah Pendapat  Peta Konsep
  58. 58. Strategi Mengumpulkan Informasi  Pertanyaan efektif menggunakan sumber daya cetakan  Membandingkan dan mensintetiskan informasi  Mengamati (mengawasi) aktif
  59. 59. Strategi-Strategi Analisis  Peta Akibat  Keuntungan dan kerugian  Permainan peranan/ konferensi meja bundar
  60. 60. Praktik Pengalaman  Kerja individu dan kelompok  Membedakan antara aktif fisik dan aktif mental
  61. 61. Pembelajaran Tematik  Pembelajaan tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa.
  62. 62. Landasan Tematik  Landasan filosofis dalam pembelajaran tematik sangat dipengaruhi oleh tiga aliran filsafat yaitu: (1) progresivisme, (2) konstruktivisme, dan (3) humanisme.  Landasan psikologis dalam pembelajaran tematik terutama berkaitan dengan psikologi perkembangan peserta didik dan psikologi belajar
  63. 63. Ciri khas dari pembelajaran tematik antara lain  1) Pengalaman dan kegiatan belajar sangat relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak usia sekolah dasar; 2) Kegiatan-kegiatan yang dipilih dalam pelaksanaan pembelajaran tematik bertolak dari minat dan kebutuhan siswa; 3) Kegiatan belajar akan lebih bermakna dan berkesan bagi siswa sehingga hasil belajar dapat bertahan lebih lama; 4) Membantu mengembangkan keterampilan berpikir siswa; 5) Menyajikan kegiatan belajar yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang sering ditemui siswa dalam lingkungannya; dan 6) Mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti kerjasama, toleransi, komunikasi, dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
  64. 64. CARA PEMBUATAN • BUATLAH TEMA, TEMA-TEMA YANG DAPAT DIAMBIL ADALAH: •AKU DAN KELUARGAKU •LINGKUNGAN RUMAHKU •TEMPAT UMUM •KESEHATAN, KEBERSIHAN DAN KEAMANAN •ALAT TRANSPORTASI •ALAT KOMUNIKASI •HEWAN DAN TUMBUHAN •PEKERJAAN •KEJADIAN SEHARI-HARI •REKREASI •NEGARA INDONESIA •GEJALA ALAM
  65. 65. •TEMA-TEMA HARUS DEKAT DENGAN KEHIDUPAN ANAK SEHARI-HARI •BUATLAH PETA TOPIK, PETA TOPIK BERISI INDIKATOR- INDIKATOR YANG DAPAT DICAPAI PADA SETIAP MATA PELAJARAN DALAM SUATU TEMA •BUATLAH SILABUS. AGAR SILABUS DAPAT DITERAPKAN DENGAN BAIK URAIKANLAH LANGKAH- LANGKAH PEMBELAJARAN YANG AKAN DITEMPUH
  66. 66. CONTOH PETA TOPIK TEMA BAHASA INDONESIA: INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI AGAMA: (FIQH, AA, QH) INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI KERTAKES: INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI MATEMATIKA: INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI PEND. KEWARGANEGARAAN & PENGETAHUAN SOSIAL INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI SAINS: INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI PENJAS: INDIKATOR YANG AKAN DICAPAI
  67. 67. KESEHATAN, KEBER SIHAN DAN KEAMANAN BAHASA INDONESIA: 1. MELAFALKAN BUNYI BAHASA SECARA TEPAT 2. MENCOCOKKAN GAMBAR SESUAI DGN INFORMASI YG DIDENGARKAN (AYO BELAJAR, EKSPRESIKAN) 3. MENGIDENTIFIKASI KATA-KATA KUNCI DARI BACAAN AGAK PANJANG 4. MEMBACA HURUF, KATA DAN KALIMAT SEDERHANA 5. ………………… KERTAKES: 1. MENYANYIKAN LAGU DGN SYAIR YG BENAR 2. …………… MATEMATIKA: 1. MENYATAKAN MASALAH SEHARI-HARI YG TERKAIT PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN 2. MEMBACA DAN MENGGUNAKAN +, - DAN = DALAM PENGERJAAN HITUNG 3. MENGHITUNG FAKTA DASAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PENJAS: 1. KERJASAMA DLM KELOMPOK 2. BERGERAK DGN ISYARAT 3. BEKERJASAMA DLM BERMAIN 4. MENGAYUNKAN LENGAN KE BERBAGAI ARAH BERIRAMA 5. ……………… PAI: 1. Melafalkan QS Al-Fatihah dengan lancar 2. Menyebutkan pengertian bersuci 3. Mencontoh tatacara bersuci 4. Membiasakan perilaku hidup bersih 5. ……………………… SAINS: 1. MEMBANDINGKAN BENDA BERDASARKAN PERSAMAAN 2. MENUNJUKKAN KEADAAN LINGKUNGAN YG BERSIH DAN CUKUP VENTILASI 3. ……………………. PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN & PS: 1. MENYEBUTKAN CIRI-CIRI RUMAH SEHAT 2. MENCERITAKAN PERILAKU DALAM MENJAGA KEBERSIHAN RUMAH CONTOH
  68. 68. Karakteristik pembelajaran tematik  berpusat pada siswa, memberikan pengalaman langsung, pemisahan matapelajaran tidak begitu jelas, menyajikan konsep dari berbagai matapelajaran, bersifat fleksibel, hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa, danMenggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan
  69. 69. Pembelajaran kooperatif  Pembelajaran kooperatif dapat didefinisikan sebagai sistem kerja/belajar kelompok yang terstruktur
  70. 70. Ciri-ciri pembelajaran kooperatif  Ciri-ciri pembelajaran kooperatif antara lain : siswa bekerja dalam kelompok secara kooperatif untuk menuntaskan materi belajarnya, kelompok dibentuk dari siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang, dan rendah, bilamana mungkin, anggota kelompok berasal dari ras, budaya, suku, jenis kelmin berbeda-beda, dan penghargaan lebih berorientasi kelompok ketimbang individu
  71. 71. Tujuan pembelajaran kooperatif  Tujuan pembelajaran kooperatif adalah a. hasil belajar akademik b. Penerimaan terhadap perbedaan individu c. Pengembangan keterampilan sosial.
  72. 72. Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif  Prinsip-prinsip Pembelajaran Kooperatif antara lain :1). Prinsip ketergantungan positif 2). Tanggung jawab perseorangan, 3) Interaksi tatap muka, 4) Partisipasi dan komunikasi
  73. 73.  Prosedur pembelajaran kooperatif pada prinsipnya terdiri atas empat tahap, yaitu :  Penjelasan materi  Belajar dalam kelompok  Penilaian  Pengakuan Tim
  74. 74. 1. Mengapa CTL penting untuk dilaksanakan 2. Keunggulan apa yang didapat dari proses belajar dengan pendekatan teori konstruktivisme 3. Apa yang dimaksud dengan prinsip CTL “Berpusat pada peserta didik” 4. Apa yang dimaksud dengan kata kunci dalam CTL “Real Word Learning” dan “Mengutamakan pengalaman nyata“ 5. Apa yang dimaksud dengan karakteristik CTL “Pembelajaran Terintegrasi”
  75. 75. 1. Apa yang dimaksud dengan “Proses belajar yang menyenangkan” 2. Jelaskanlah maksud dari karakteristik CTL “Berfikir tingkat tinggi” 3. Buatlah contoh tahapan-tahapan pembelajaran “inquiry” untuk mata pelajaran bebas (sesuai kesepakata kelompok) 4. Apakah yang dimaksud dengan “Penilaian yang sebenarnya” dalam komponen CTL 5. Buatlah contoh lembar penilaian untuk menilai kemampuan siswa dalam “bertanggung jawab”
  76. 76. 1. Apa yang dimasud dalam karakteristik CTL “Menggunakan berbagai sumber” 2. Jelaskan yang dimaksud dengan komponen CTL “Refleksi” 3. Keuntungan apa yang didapat dari penerapan prinsip CTL “Mengembangkan beragam kemampuan yang bermuatan nilai” 4. Jika Bapak/ Ibu menerapkan strategi pembelajaran dengan metode “jigsaw”, nilai-nilai apa saja yang dapat dikembangkan? Berikan alasan 5. Buatlah contoh lembar penilaian untuk menilai kemampuan siswa dalam “bekerja sama”
  77. 77. 1. BUATLAH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF GUNA MENCAPAI SATU KOMPETENSI DASAR SESUAI DENGAN FORMAT SILABUS YANG SUDAH ANDA KENAL 2. COBALAH UNTUK MAMPU MEMPRAKTEKKAN BEBERAPA STRATEGI DALAM PEMBELAJARAN AKTIF 3. BERIKAN PENDAPAT ANDA SECARA TERTULIS DARI TAYANGAN FILM TENTANG PEMBELAJARAN YG AKAN DITAYANGKAN PADA SAAT KULIAH 4. BUATLAH ALAT UKUR (INSTRUMEN) UNTUK MENGUKUR TINGKAT KETERANDALAN STRATEGI PEMBELAJARAN YG DIGUNAKAN DALAM RP DALAM MENCAPAI KOMPETENSI DASAR YANG DIRENCANAKAN 5. ANALISISLAH STRATEGI PEMBELAJARAN YG TELAH DIBUAT OLEH TEMAN ANDA
  78. 78.  C  O  C  O  N  U  T

×