BAB I                               PENDAHULUANI.1   Riwayat Singkat Perusahaan, Sejarah Kue Mochi, serta Perkembangannya....
rasa yang khas dibanding mochi buatan perusahaan lain yang bergerak dibidang yangsama.      Mochi merupakan salah satu pan...
digemari dikalangan masyarakat umum, dan tidak hanya warga keturunan tionghoayang menekuni bisnis ini, tapi juga penduduk ...
I.4   Metode Penelitian      Pada sesi ini, kami akan memberikan beberapa metode penelitian yang kami      gunakan dalam m...
1.5 Sistematika Penulisan     Sistematika penulisan karya tulis ini diuraikan dengan maksud agarmemudahkan semua pihak unt...
BAB III. PEMBAHASAN     Membahas permasalahan - permasalahan yang dialami perusahaan Bakat Jaya.BAB IV. PENUTUP     Bab in...
BAB II                             PERMASALAHANLandasan Teori dan Permasalahan Dalam Perusahaan     Pola kehidupan yang ad...
pertumbuhan ekonomi dan kenaikan gross national product yang merupakanalat statistik yang digunakan dalam mengukur pertumb...
perubahan, pada hakekatnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadardiciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang telah dip...
usaha dalam mengejar tujuan bersama (coordination is the arderly arrangement of group effort to provide unity of action in...
diperlukan jangka waktu pencapaian maupun cara pencapaiannya yang    terbaik.    Dari tujuan yang telah dirumuskan dengan ...
   Pengelompokkan kegiatan dalam Fungsi – Fungsi    Pengelompokkan kegiatan dalam fungsi – fungsi meliputi    pengelompok...
1.   Departementasi horizontal    2.   Departementasi vertikal    Departementasi horizontal dilakukan berdasarkan tinjauan...
yang dipangkunya. Dengan lain perkataan setiap posisi baru          mempunyai arti setelah dilekati dengan otoritas organi...
Pada pokoknya, sumber – sumber ekonomi yang ada juga sering disebutfaktor – faktor produksi ini yang digunakan oleh perusa...
Agar tujuan perusahaan dapat tercapai, maka semua aktivitas yang dilakukan     haruslah menggunakan cara – cara yang mengu...
E. Proses terakhir, yakni pengemasan kue mochi dan mchi siap dipasarkan.2. Bidang Keuangan (Financial).       Di bidang ke...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Makalah Manajemen

9,316 views

Published on

Published in: Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
9,316
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
101
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah Manajemen

  1. 1. BAB I PENDAHULUANI.1 Riwayat Singkat Perusahaan, Sejarah Kue Mochi, serta Perkembangannya.I.2 Latar Belakang Pemilihan Judul.I.3 Maksud dan Tujuan.I.4 Metode Penelitian.I.5 Metode Penulisan.I.1 Riwayat Singkat Perusahaan, Sejarah Kue Mochi, serta Perkembangannya. PT. Bakat Jaya merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak dibidang pembuatan kue mochi yang ada di daerah Sukabumi. Perusahaan ini pertamakali didirikan oleh sepasang suami istri bernama Bapak Ujang dan Ibu Sri, tepatnyapada tanggal 8 Maret 2006. Beliau berdua merupakan penduduk asli Sukabumi,tepatnya didaerah gang Kaswari, dan karena hal itu pulalah akhirnya Bapak Ujang danIbu Sri memutuskan untuk memberi panganan buatannya itu dengan sebutan “ MochiKaswari”, dan hingga saat ini daerah gang Kaswari tersebut menjadi salah satu daerahyang tekenal dengan kue mochinya. Beliau berdua memaparkan jika dalam memulai bisnis kue mochi ini sangatmenjanjikan karena tidak membutuhkan modal yang besar, dan bahan baku dalampembuatannya pun sangat mudah untuk di dapat.Jika kita lihat dari rentang waktu pendirian perusahaan tersebut, bisa dibilangperusahaan ini sebagai perusahaan yang baru dikancah persaingan bisnis. Tapiwalaupun demikian, panganan buatan mereka ini telah di akui oleh masyarakat umum,bahkan beberapa waktu lalu mereka sempat mendapatkan pesanan dari luar negeriyakni dari negara Belanda dan negara Singapura. Dan hal ini terbukti denganeksistensinya hingga saat ini, dan hingga saat ini mochi buatan perusahaan beliauberdua di akui sebagai mochi dengan kualitas panganan yang bagus dan memiliki 1
  2. 2. rasa yang khas dibanding mochi buatan perusahaan lain yang bergerak dibidang yangsama. Mochi merupakan salah satu panganan khas daerah Sukabumi, bentuknya bulat,bertabur tepung, serta terasa kenyal, dan jika di gigit, akan terasa manis bagiandalamnya. Rasa manis yang terasa saat di gigit itu merupakan rasa dari isian kuemochi tersebut yang di buat dari adonan gula. Kue ini di buat dengan bahan – bahanyang cukup sederhana sebetulnya, yakni terbuat dari tepun ketan, gula, kacang tanah,gula tepung, dan tepung tapioka. Salah satu yang membuat panganan asli Sukabumiini unik adalah dari kemasannya. Kue mochi ini dikemas dalam keranjang kecilberukuran kira – kira 20 cm yang terbuat dari bambu, dan jangan aneh jika sebagianmasyrakat memanggil panganan khas ini dengan sebutan kue keranjang.Awalnya hanya ada dua jenis kue mochi yang di produksi dan dipasarkan dipasaran,yakni mochi tanpa isi yang disebut dengan khiatong, dan kue mochi yang di isidengan adonan kacang. Tapi seiring dengan perkembangan jaman, lambat launakhirnya mereka mencoba membuat kue mochi dengan rasa yang berbeda, sehinggahingga saat ini dipasaran terdapat kue mochi dengan rasa coklat, strawberry, moka,vanilla, dan lain – lain. Sebenarnya, panganan mochi ini merupakan panganan asli bangsa Tiongkok,biasa disajikan dalam acara resepsi pernikahan pasangan warga keturunan cina.Konon kue itu pertama kali dipopulerkan oleh warga tionghoa pada tahun 1960 – an.Menurut penuturan salah satu warga tionghoa yang telah lama bermukin disana, padatahun itu terjadi semacam gejolak politik yang sangat tidak memungkinkan merekasebagai warga keturunan tionghoa untuk mengenyam pekerjaan di instansipemerintahan, bahkan pemerintahan saat itu sempat melarang warga keturunantionghoa untuk membuka usaha atau bisnis di daerah Sukabumi. Karena hal itulah,untuk menyambung hidup mereka, warga keturunan tionghoa yang bermukim disanamenciba untuk berwirausaha dengan memproduksi kue mochi dan memasarkannyakepada warga pribumi disana. Ternyata, panganan khas buatan mereka itumendapatkan respon yang baik dari masyrakat umum, termasuk warga pribumi. Danakhirnya hingga saat ini panganan mochi menjadi salah satu panganan yang sangat 2
  3. 3. digemari dikalangan masyarakat umum, dan tidak hanya warga keturunan tionghoayang menekuni bisnis ini, tapi juga penduduk asli Sukabumi.I.2 Latar Belakang Pemilihan Judul Pada saat sekarang ini, persaingan di dunia bisnis amatlah ketat. Banyak sekali perusahaan – perusahaan baru yang didirikan bagai jamur di musim hujan. Oleh karena itu, untuk menghadapi semua itu, kekompakan yang ada di suatu perusahaan akan sangat membantu terciptanya kondisi kerja yang nyaman, sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai, dan dalam hal ini pengorganisasian dalam suatu perusahaan sangatlah berpengaruh didalamnya. Pengorganisasian pada umumnya diartikan sebagai keseluruhan proses pengelompokkan orang – orang, alat – alat tugas, tanggung jawab atau wewenang sedemikian rupa sehingga tercipta suatu organisasi yang dapat digerakkan sebagai suatu kesatauan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dari penjelasan tadi, jelas bahwa pengoranisasian merupakan langkah yang telah dirancang atau di susun sebelumnya, dan sangat logis bahwa pengorganisasian merupakan salah satu fungsi manajemen yang sangat penting.I.3 Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan dalam karya tulis ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai perusahaan manufacture dan apa saja yang terjadi di dalamnya. 2. Mengetahui fakta – fakta dan permasalahan yang ada pada suatu perusahaan, dalam hal ini PT. Bakat Jaya, dan bagaimana mereka memecahkan permasalahan itu. 3. Memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan yang telah diberikan. 3
  4. 4. I.4 Metode Penelitian Pada sesi ini, kami akan memberikan beberapa metode penelitian yang kami gunakan dalam menyusun karya tulis ini. Adapun cara – caranya adalah sebagai berikut: 1. Penelitian Lapangan Pengumpulan data dan informasi dengan mengadakan kunjungan langsung ke PT. Bakat Jaya yang berlokasi di Jalan Bhayangkara Gang Kaswari No. 24 yang merupakan menjadi tempat memproduksi panganan khas Sukabumi ini. 2. Pengamatan Langsung (Observasi) Melihat secara langsung bagaimana suatu perusahaan melaksanakan semua proses produksi. Dalam kasus ini, kami melakukan pengamatan langsung dengan mendatangi tempat produksi dari PT. Bakat Jaya selaku objek penelitian kelompok kami. 3. Wawancara (Interview) Mendapatkan informasi secara langsung dari pemilik perusahaan yakni Bapak Ujang dan Ibu Sri, sehingga penulis mendapat informasi yang akurat dan sesuai dengan keadaan perusahaan. 4. Penelitian Kepustakaan Melakukan penelitian ke perpustakaan untuk melengkapi data dan teori dalam melengkapi data-data dalam penyusunan karya tulis ini. Data-data tersebut selain dari buku-buku juga informasi dari teman dan dari internet. 4
  5. 5. 1.5 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan karya tulis ini diuraikan dengan maksud agarmemudahkan semua pihak untuk memahami penyusunan karya tulis sehingga dapatdibahas dengan mudah penguraian dari karya tulis ini. Adapun sistematika penulisan karya tulis ini adalah :BAB I : PENDAHULUAN Menjelaskan isi dari bab pertama, diantaranya : 1. Riwayat singkat perusahaan dan Perkembangan Perusahaan serta sejarah kue mochi. Berisi tentang sejarah berdirinya perusahaan dan perkembangan perusahaan serta sejarah tentang eksistensi kue mochi sebagai penganan khas dari Sukabumi. 2. Latar belakang dan Alasan Pemilihan Judul. Berisi tentang definisi pengorganisasian dan penjelasan alasan pemilihan judul. 3. Maksud dan Tujuan Berisi tentang maksud dan tujuan karya tulis dibuat. 4. Metodelogi Tekhnik - tekhnik yang digunakan penulis dalam menyusun karya tulis. Dalam penulisan karya tulis ini, penulis menggunakan tekhnik penelitian lapangan, pengamatan langsung (observasi), wawancara (interview) dan kepustakaan (buku-buku). 5. Sistematika Penulisan Merupakan isi dari setiap bab.BAB II. PERMASALAHAN Mengungkapkan permasalahan – permasalahan yang dialami PT. Bakat Jayaterutama dalam hal pengorganisasiannya. 5
  6. 6. BAB III. PEMBAHASAN Membahas permasalahan - permasalahan yang dialami perusahaan Bakat Jaya.BAB IV. PENUTUP Bab ini merupakan rangkaian terakhir dari karya tulis ini. Di bab ini jugaterdapat kesimpulan dan saran. 6
  7. 7. BAB II PERMASALAHANLandasan Teori dan Permasalahan Dalam Perusahaan Pola kehidupan yang ada sekarang merupakan suatu akibat dari prosesperkembangan secara historis dalam jangka panjang. Pada masyarkat yang sudahmaju seperti saat ini, barang – barang dan jasa sudah sangat mudah didapatkan, baikuntuk keperluan industri maupun konsumsi pribadi. Untuk menghasilkan barang danjasa seperti itu, peranan perusahaan sangatlah penting. Walaupun sebenarnya, menurutasalnya, berbagai macam kebutuhan dapat di dapat dengan mudah dan dapat diperolehsecara bebas di alam ( free goods). Oleh karena itu, dalam bab ini kami akan sedikitmembahas mengenai apa itu industri dan bisnis?, apa yang dimaksud denganperusahaan, dan apa yang mempengaruhi semua itu?. A. Pengertian Industri dan Bisnis Sebenarnya sangat sulit untuk memberikan pengertian yang pasti tentang industri dan bisnis ini, sebab kriteria dari keduanya adalah berbeda. Istilah industri biasanya menimbulkan gambaran dalam pikiran akan adanya pabrik – pabrik, perusahaan – perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi dengan menggunakan alat – alat yang serba canggih, serta dilayani dengan banyak karyawan dengan berbagai keterampilan yang berbeda – beda. Industri seringkali dikaitkan dengan adanya mekanisme, teknologi, dan hal – hal lainnya yang dari negara yang sudah maju. Jadi, dapat dikatakan bahwa sebuah industri merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang – barang yang sama, untuk pasar yang sama pula. Adapun pengertian perusahaan itu sendiri adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber – sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Keadaan industri menjadi sangat kompleks dan sulit untuk dipahami karena banyak yang mengatakan atau menganggap bahwa industri itu merupakan suatu konsep barat sebagai usaha untuk mengejar keuntungan, prestasi, dan pendapatang yang besar. Semua usaha ini, pada akhirnya akan membawa 7
  8. 8. pertumbuhan ekonomi dan kenaikan gross national product yang merupakanalat statistik yang digunakan dalam mengukur pertumbuhan ekonomi itu sendiri.Dalam hal ini, kegiatan bisnis membantu usaha – usaha pemenuhan kebutuhanmasyarakat oleh perusahaan. Bisnis ini meliputi semua aspek kegiatan dalammenyalurkan barang – barang usaha melalui saluran produktif, dari membelibahan mentah dan mengolahnya sehingga dapat dijual dalam barang jadi.Pedagang, yang khusus melakukan pembelian dan penjualan, merupakan jalurpenghubung antara produsen dengan konsumen, dan membantu produsenmengatasi masalah – masalah pada saat mencari konsumen, serta pada saatkonsumen mencari produsen. Pada pokoknya, kegiatan bisnis meliputi :perdagangan, pengangkutan, penyimpanan, pembelanjaan, hingga pemberianinformasi melalui promosi yang dilakukan oleh perusahaan – perusahaan.B. Perusahaan dan Faktor – Faktor Penting Didalamnya. Sebelumnya, telah kita ketahui apa yang dimaksud dengan perusahaan itu.Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yangmenggunakan dan mengkoordinir sumber – sumber ekonomi untuk memuaskankebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Dari penjelasan itu, dapat di ambilbahwa ada lima unsur yang penting didalamnya, yakni :1. Organisasi Organisasi berasal dari kata organ, yang merupakan kata yang berasal daribahasa Yunani yang artinya adalah alat. Adanya satu alat produksi saja belumbisa menimbulkan organisasi. Tetapi setelah diatur dan dikombinasikan dengansumber – sumber ekonomi lainnya seperti manusia, bahan – bahan, dansebagainya, timbullah keharusan unutk mengadakan kerjasama secara efisien,efektif, dan dapat hidup sebagaimana semestinya, dan keadaan yang sepertiinilah yang dapat menimbulkan organisasi.Terdapat satu kesulitan untuk memberikan definisi terhadap organisasidisebabkan karena organisasi itu mempunyai sifat yang tidak dapat dilihat(abstrak), bukanlah suatu keseluruhan fisik meskipun tidak boleh di anggapsemuanya samara – samar. Organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yangmempunyai sifat dinamis, dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada 8
  9. 9. perubahan, pada hakekatnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadardiciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang telah diperhitungkan. Tujuanyang telah diperhitungkan menunjukkan bahwa hakekat organisasi itu bukanmerupakan suatu kumpulan dari sumber – sumber ekonomi semata – mata,tetapi juga menciptakan suasana kerja yang baik atau usaha mengadakanpembandingan sumber – sumber dan hasil terbaik. Dalam hal ini, agar semua itu dapat terealisasi, ada yang disebut denganpengorganisasian. Pengorganisasian umumnya diartikan sebagai keseluruhanproses pengelompokan orang-orang, alat-alat tugas, tanggung jawab atauwewenang sedemikaian rupa sehingga tercipta suatu organisasi yang dapatdigerakkan sebagai suatu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telahditentukan.Pengorganisasian dilakukan manakala pada suatu saat terdapat sesuatu tujuanyang perlu dicapai. Tujuan ini dapat merupakan :a. Tujuan yang berdiri sendiri ;b. Tujuan yang tidak berdiri sendiri dan merupakan bagian daripada sesuatu tujuan yang lebih luas (=sub tujuan) ;c. Tujuan daripada tujuan lama, baru sebagai perkembangan.Hasil daripada proses pengorganisasian adalah suatu organisasi yang dapatdigerakkan sebagai suatu kesatuan yang bulat. Organisasi yang baik harusmemenuhi berbagai macam persyaratan atau azas organisasi. Azas - azasorganisasi yang dapat dipakai sebagai pedoman/ancar-ancar untuk menyusunorganisasi yang baik yakni mengikuti sistematik daripada James D. Mooneydapat dikemukakan adanya 2 azas pokok daripada organisasi yaitu :1. Azas koordinasi;2. Azas hierarki.Dalam hal ini, James D. Money mengartikan koordinasi sebagai pengaturan danpemeliharaan tata hubungan dari usaha bersama untuk memperoleh satu tertib 9
  10. 10. usaha dalam mengejar tujuan bersama (coordination is the arderly arrangement of group effort to provide unity of action in the persuit of a common purposed). Dalam istilah koordinasi yang dikemukakan oleh James D. Money di atas dianggap secara inklusif telah termasuk syarat-syarat yang harus dipenuhi agar koordinasi dapat berjalan dengan baik yaitu adanya : a. Authority, yaitu wewenang/kekuasaan/kewibawaan yang tertinggi dalam suatu organisasi. Fungsi daripada authority ialah mempersatukan/memimpin dan memberi arah pada usaha bersama. b. Mutual service, yaitu kesediaan untuk saling membantu antara para anggota. Dengan demikian harus ada kesadaran yaitu adanya satu keyakinan dari masing- masing peserta bahwa mereka sedang mengejar tujuan bersama, yang tujuan itu hanya dapat terlaksana dengan adanya kesediaan masing-masing untuk saling membantu. c. Doctrine, suatu ajaran di mana termuat tujuan yang jelas dan diyakini oleh setiap peserta di samping itu memuat pula jalan-jalan atau cara-cara bagaimana tujuan itu dapat tercapai. Dalam organisasi agar masing-masing anggota dapat merasakan danmengakui adanya authority demikian pula agar mereka bersedia mengafalkanmutual service, maka sebelumnya masing-masing perlu memperoleh pengertianyang jelas tentang Doktrin tadi. Juga perlu ditekankan bahwa tujuan yang merekasetujui dan yakini ini dapat dicapai dengan cara-cara yang mereka juga setujuibersama dengan demikian mereka akan ada dalam pengertian yang satu tentangtujuan dan jalan yang akan dilalui untuk mencapai tujuan.  Perumusan Tujuan Sebagai dasar utama daripada penyusunan organisasi tujuan harus dirumuskan secara jelas dan lengkap baik mengenai bidang, ruang lingkup sasaran, keahlian / keterampilan serta peralatan yang 10
  11. 11. diperlukan jangka waktu pencapaian maupun cara pencapaiannya yang terbaik. Dari tujuan yang telah dirumuskan dengan jelas dan lengkap itu dapat ditarik kesimpulan tentang bentuk susunan, corak maupun ukuran besar kecilnya organisasi yang harus disusun. Penetapan Tugas Pokok Tugas pokok adalah sasaran yang dibebankan kepada organisasi untuk dicapai. Pada umumnya, bertambah besar organisasi yang harus bertambah umum pula tugas pokok yang dapat digariskan, sebaliknya makin kecil organisasi makin konkrit dan terbatas tugas pokoknya. Hal – hal yang perlu diperhatukan dalam penetapan tugas pokok adalah : 1. Tugas pokok harus merupakan bagian dari tujuan dengan perkataan lain pelaksanaan tugas pokok harus mendekatkan pada tujuan. 2. Tugas pokok harus dalam batas kemampuan untuk dicapai dalam jangka waktu tertentu. Perincian Kegiatan Perincian kegiatan dapat diperoleh dari jawaban atas pertanyaan “Kegiatan – kegiatan apa saja yang perlu dilsaksanakn dalam rangka pelaksanaan tugas pokok?” Perincian kegiatan selain harus disusun secara lengkap dan terperinci harus didasarkan identifikasi antara kegiatan – kegiatan yang penting dan kurang pentingnya. 11
  12. 12.  Pengelompokkan kegiatan dalam Fungsi – Fungsi Pengelompokkan kegiatan dalam fungsi – fungsi meliputi pengelompokkan dengan 2 tinjauan : 1. Tinjauan Horizontal 2. Tinjauan Vertikal. Pengelompokkan dengan tinjauan horizontal didasarkan atas adanya difersiasi horizontal diantara kegiatan – kegiatan yang telah dikelompokkan. Pengelompokkan dengan tinjauan vertikal didasarkan atas adanya diferensiasi vertikal diantara kegiatan – kegiatan yang telah dikelompokkan. Pengelompokkan atas fungsi – fungsi baik dengan tinjauan horizontal maupun vertikal adalah dasar daripada departementasi. Departementasi Departementasi adalah proses konversasi (converting) fungsi – fungsi menjadi satuan – satuan organisasi dengan berpedoman pada prinsip – prinsip organisasi. Satuan – satuan organisasi yang masing – masing dibebani satu fungsi ini dapat disebut biro, bagian, direktorat, Sub. Direktorat, seksi dan lain – lain. Departementasi meliputi 2 macam proses : 12
  13. 13. 1. Departementasi horizontal 2. Departementasi vertikal Departementasi horizontal dilakukan berdasarkan tinjauan horizontal daripada diferensiasi fungsi. Dalam proses departementasi horizontal harus diperhatikan prinsip – prinsip organisasi : 1. Setiap satuan organisasi sebaiknya dibebani tidak lebih dari satu fungsi pokok ; 2. Setiap fungsi hanya terdiri dari kegiatan – kegiatan yang homogen. Departementasi vertikal dilakukan berdasarkan tinjauan vertikal pada diferensiasi fungsi. Dalam proses departementasi vertikal harus diperhatikan prinsip – prinsip : 1. Setiap organisasi memerlukan pengkoordinasian ; 2. Setiap organisasi memerlukan adanya hierarki. Dengan departementasi horizontal dan vertikal terciptalah satuan – satuan organisasi utama. Makin luas ruang lingkup tujuan, makin berat tugas pokok dan fungsi – fungsi yang dipikul organisasi Penetapan Otoritas Organisasi Satuan – satuan orgnisasi yang terjelma senagai hasil proses departementasi menjelmakan pula berbagai macam posisi atau jabatan : Biro, Bagian, Sekretariat dan lain – lain. Dalam organisasi apapun setiap pejabat dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya selalu didasari oleh otoritas – organisasi yang melekat pada jabatan 13
  14. 14. yang dipangkunya. Dengan lain perkataan setiap posisi baru mempunyai arti setelah dilekati dengan otoritas organisasi.  Staffing Staffing adalah rekrutering serta penempatan orang pada satuan – satuan organisasi yang telah tercipta dalam proses departementasi.  Fasilitating Proses terakhir dalam penyusunan organisasi adalah pemberian kelengkapanberupa peralatan. Fasilitaas yang harus diberikan dapat berwujud materiil dan / atau keuangan.2. Produksi Dalam organisasi tersebut memungkinkan dilakukannya aktivitas produksi,yaitu semua usaha yang ditujukan untuk menciptakan atau menaikkan faedahatau manfaat dari suatu barang. Jadi, inti dari proses produksi merupakan suatuproses untuk merubah atau menghasilkan barang yang baru supaya bisa manfaatyang lebih bagi yang menggunakannya. Secara luas, usaha – usaha produksi inidapat digolongkan kedalam :a. Produksi langsung yang merupakan usaha – usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung, yang meliputi produksi primer ( usaha mendapatkan barang – barang langsung dari alam ) dan produksi sekunder ( usaha menggunakan bahan – bahan material agar bertambah manfaatnya).b. Produksi tidak langsung yang merupakan suatu proses dimana dalam hal ini tidak menaikkan nilai penggunaan, tetapi memberikan jasa – jasa yang sangat berguna bagi perusahaan, contohnya adalah jasa yang diberikan para akuntan, ilmuan, dan sebagainya.3. Sumber – Sumber Ekonomi 14
  15. 15. Pada pokoknya, sumber – sumber ekonomi yang ada juga sering disebutfaktor – faktor produksi ini yang digunakan oleh perusahaan – perusahaan dapatdikelompokkan kedalam :a. Manusiab. Uangc. Materiald. MetodeKeempat sumber ekonomi diatas dikenal dengan singkatan 4M. Produksi tidakakan terlaksana dengan baik tanpa adanya sumber – sumber tersebut. Sumber -sumber ekonomi disebut juga dengan input atau faktor – faktor produksi,penggunaannya mempunyai konsekuensi kepada perusahaan. Gaji atau upahharus dibayarkan kepada para pekerja atas penggunaan tenaganya; bunga harusdibayarkan kepada seorang investor atas penggunaan modalnya; sewa harusdibayarkan kepada pemilih; dan akhirnya penggunaan metode yang baik akanmenghasilkan suatu keuntungan; dan masing – masing faktor tersebutmempunyai karakteristik yang berbeda – beda.4. Kebutuhan Suatu perusahaan tidak akan memenuhi semua kebutuhan manusia,melainkan sebagian saja. Sedangkan, sebagian yang lain dipenuhi olehperusahaan yang lain pula. Oleh karena itu, kebutuhan setiap manusia tidak akanbisa dipenuhi oleh dirinya sendiri begitu pula perusahaan, dan inilah yangakhirnya menimbulkan banyak perusahaan – perusahaan yang didirikan denganmemproduksi barang yang belum pernah diproduksi sebelumnya, gunamemenuhi semua kebutuhan manusia, walaupun tak semua kebutuhan manusiaitu dapat diciptakan oleh pabrik – pabrik atau perusahaan – perusahaan yangada.5. Cara Yang Menguntungkan 15
  16. 16. Agar tujuan perusahaan dapat tercapai, maka semua aktivitas yang dilakukan haruslah menggunakan cara – cara yang menguntungkan, artinya cara – cara yang ditempuh itu harus memperhatikan prinsip – prinsip efisien. Pemborosan dan cara – cara yang kurang menguntungkan sebaiknya dihindari. Cara – cara yang menguntungkan bagi tiap – tiap perusahaan belum tentu sama baiknya bagi perusahaan lain. Oleh karena itu, cara – cara yang digunakan tiap perusahaan akan berbeda satu sama lain. Dari semua data – data serta keterangan di atas, kami harap anda akan sedikitmemahami akan isi yang akan kami berikan nantinya. Dengan demikian, pada babselanjutnya, kami akan memberikan sedikti gambaran tentang permasalahan -permasalahan yang ada pada perusahaan yang menjadi objek penelitian kelompokkami. Adapun permasalahan yang akan coba kami cari pemecahannya itu antara lainadalah : 1. Bidang Produksi. Dalam bidang produksi, selama ini perusahaan yang kami teliti tidak mengalami kesulitan yang sangat berarti. Karena, seperti yang kami ceritakan sebelumnya, dalam melakukan atau menjalankan bisnis kue mochi ini tidak usah khawatir tentang masalah bahan baku, karena bahan baku sangat mudah didaptkan dipasaran dan bisa tergolong murah. Dalam bidang produksi terdapat langkah – langkah dalam pembuatan kue mochi, diantaranya : A. Pembuatan adonan kue mochi dengan cara dipanaskan dalam wajan. B. Penggorengan kacang tanah tanpa minyak untuk isi kue mochi. C. Pemotongan adonan, yang dipotong dadu untuk memudahkan dalam pengisian kacang tanah yang telah ditumbuk halus. D. Pengisian kue mochi yang telah dipotong dadu dengan isi kacang tanah yang telah ditumbuk halus. 16
  17. 17. E. Proses terakhir, yakni pengemasan kue mochi dan mchi siap dipasarkan.2. Bidang Keuangan (Financial). Di bidang keuangan, modal dalam mendirikan PT. Bakat Jaya yang bergerak dalam pembuatan kue mochi ini sebesar 90 juta rupiah dan perbulannya mencapai omzet sebesar 30 hingga 40 juta rupiah.3. Bidang Sumber Daya Manusia (Human Resources). Di bidang sumber daya manusia, Perusahaan Bakat Jaya tergolong mudah dalam mendapatkan / perekrutan pegawai. Pemilik perusahaan mempunyai kebijakan yang menurut penulis “unik”. Kebijakan tersebut yakni berupa kepercayaan kepada karyawan - karyawannya yang terdiri dari lima orang dari pihak keluarga dan delapan orang merupakan tetangga dari pemilik perusahaan. Dengan kebijakan yang seperti itu, pemilik perusahaan tidak mengekang kinerja dari karyawan - karyawannya. Namun bukan pula membebaskan begitu saja karyawan - karyawannya dalam bertindak. Dalam arti disini, pemilik perusahaan menyerahkan sepenuhnya kinerja perusahaan kepada karyawan – karyawannya, khususnya dalam proses pembuatan mochi di pabrik dan meminta kepada para karyawannya agar menganggap usaha yang sedang dijalaninya itu sebagai milik pribadi.4. Bidang Pemasaran (Marketing). Dari faktor intern cenderung tidak ada permasalahan, namun dari faktor ekstern, PT. Bakat Jaya memiliki permasalahan, khususnya dalam bidang pemasaran, yakni tidak dipasarkannya / disuplainya produk ke toko-toko di sekitar Sukabumi sendiri maupun daerah – daerah lain di Indonesia. Ciri manajemen pemasaran yang dikembangkan PT. Bakat Jaya ini yakni tidak disuplainya produk mochi buatannya ke toko-toko, baik di Sukabumi sendiri maupun luar daerah di Indonesia. Meskipun begitu, bukan berarti PT. Bakat Jaya tidak diminati orang-orang yang hendak membeli kue mochi. Tetapi, bagi orang-orang yang ingin merasakan lezatnya kue mochi dengan berbagai rasa dapat datang langsung ke sentra pembuatan kue mochi ini di Jalan Kenari No. 24 Sukabumi. Selain dikenal di skala nasional, kue mochi produksi PT. Bakat Jaya ini juga dikenal oleh mancanegara. Terbukti, kue mochi PT. Bakat Jaya 17

×