Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
STRATEGI PENETAPAN HARGA DALAM
OLIGOPOLI
By:
Muhammad Azzam
Faruq Anshori
Iqbal Prayogi
Bazar Azhar Azizi
Content
Theory
Case Study
Preface
• Struktur pasar Oligopoli merupakan jenis pasar
yang berusaha untuk merealistiskan keadaan
struktur pasar di duni...
Teori Dasar Oligopoli
• Secara harfiah, oligopoli berarti beberapa
perusahaan
• Perusahaan-perusahaan ini mempunyai pangsa...
Cont’d
• Pada Pasar Persaingan Sempurna, hampir tidak ada
kolusi yang terjadi.
• Berbeda halnya dengan pasar oligopoli
• P...
Kecenderungan Pasar Oligopoli
• Kecenderungan utama di pasar oligopoli adalah adanya
persamaan harga dan ciri-ciri produk ...
Model Duopoli
• Bila hanya ada dua pesaing dalam pasar maka
disebut duopoli
• Duopolis akan beroperasi di pusat/tengah dis...
Model Duopoli
1. Model Pertama (Model Cournot)
• Model Cournot ini mengasumsikan bahwa masing-masing
duopolis menentukan k...
Ekspektasi dan Informasi
• Keputusan seorang oligopolis akan dipengaruhi
oleh harapan atau perkiraan oligopolies itu
terha...
Kekakuan Harga: Kurva Permintaan Yang Patah
• Oligopoli cenderung lebih condong pada harga-
harga yang kaku, yang relatif ...
Kekakuan Harga: Kurva Permintaan Yang Patah
Kolusi Terselubung dan Kepemimpinan Harga
• Karena perusahaan oligopolis mempunyai keinginan
sama dalam penetapan harga da...
Kondisi Biaya dan Permintaan
• Salah satu yang menjadi perhatian dalam setiap
perusahaan yang ada di pasar oligopoli adala...
Cont’d
2. Permintaan
• Perbedaan permintaan juga terjadi.
• Bila kurva permintaan berbeda antara perusahaan
yang satu deng...
SEMUA OPERATOR DINYATAKAN
BERSALAH!
Case
Majelis pemeriksa kasus dugaan penetapan harga
pesan pendek Komisi Pengawas Persaingan Usaha
(KPPU) merekomendasikan...
Case
Komisi mengusut dugaan penetapan harga karena tarif
SMS Rp 250-350 sekali kirim dinilai terlalu mahal dan
seragam. S...
Case
Hasil pemeriksaan menunjukkan, pelanggaran terindikasi
kuat terjadi pada periode kedua. Ketika itu, pemain baru
menj...
Case
KPPU memang memutus bersalah Temasek karena
kepemilikan silang di Telkomsel dan Indosat. Akibat
kepemilikan silang, ...
Conclusion
Semua Operator Telekomunikasi di Indonesia terbukti
pernah melakukan kolusi
Kolusi dalam Oligopoli sangat ser...
SAY NO TO:
KORUPSI,
KOLUSI, &
NEPOTISME
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Strategi penetapan harga dalam oligopoli

16,240 views

Published on

Public Finance

Published in: Economy & Finance
  • Login to see the comments

Strategi penetapan harga dalam oligopoli

  1. 1. STRATEGI PENETAPAN HARGA DALAM OLIGOPOLI By: Muhammad Azzam Faruq Anshori Iqbal Prayogi Bazar Azhar Azizi
  2. 2. Content Theory Case Study
  3. 3. Preface • Struktur pasar Oligopoli merupakan jenis pasar yang berusaha untuk merealistiskan keadaan struktur pasar di dunia kontemporer masa kini, dari kedua jenis pasar yang ekstrim, yakni Pasar Persaingan Sempurna yang sulit diperoleh dan Pasar Monopoli yang diawasi ketat oleh Pemerintah. • Disini akan dibahas strategi produksi, kolusi, dan penawaran vertikal
  4. 4. Teori Dasar Oligopoli • Secara harfiah, oligopoli berarti beberapa perusahaan • Perusahaan-perusahaan ini mempunyai pangsa pasar yang relatif lebih besar dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan di pasar persaingan sempurna • Oligopoli memiliki konsep dasar interdependensi, yaitu saling ketergantungan antara pesaing yang satu dengan pesaing yang lain; mereka saling mempengaruhi satu sama lain pada suatu pasar yang sama.
  5. 5. Cont’d • Pada Pasar Persaingan Sempurna, hampir tidak ada kolusi yang terjadi. • Berbeda halnya dengan pasar oligopoli • Pasar oligopoli dibedakan menjadi dua golongan besar: 1. Oligopoli dengan kolusi 2. Oligopoli tanpa kolusi • Perbedaan struktur dalam oligopoli muncul karena: 1. Perbedaan struktur Oligopoli 2. Perbedaan tujuan dan motivasi perusahaan- perusahaan asing
  6. 6. Kecenderungan Pasar Oligopoli • Kecenderungan utama di pasar oligopoli adalah adanya persamaan harga dan ciri-ciri produk yang sama pada semua perusahan • Pembeli di pasar tersebut terdistribusi normal, seperti gambar berikut:
  7. 7. Model Duopoli • Bila hanya ada dua pesaing dalam pasar maka disebut duopoli • Duopolis akan beroperasi di pusat/tengah disbtribusi • Duopoli memperlihatkan kecenderungan bahwa dua oligopolis akan menempatkan mereka pada posisi yang sama dalam pasar • Model dalam duopoli: 1. Model Cournot 2. Model Bertrand
  8. 8. Model Duopoli 1. Model Pertama (Model Cournot) • Model Cournot ini mengasumsikan bahwa masing-masing duopolis menentukan kuantitas output dan percaya bahwa output perusahaan lain akan tetap dari suatu periode ke periode yang lain • Hanya ada satu harga yang berlaku di pasar 2. Model Kedua (Model Bertrand) • Model ini menganggap bahwa harga yang seharusnya menjadi variabel pengambil keputusan, bukan kuantitas • Reaksi pada model ini dengan mengamati tingkat harga pesaing
  9. 9. Ekspektasi dan Informasi • Keputusan seorang oligopolis akan dipengaruhi oleh harapan atau perkiraan oligopolies itu terhadap apa yang akan dilakukan oligopolies lain • Keputusan tersebut tergantung pada informasi, tentang apa yang hanya diketahui perusahaan dan apa yang sama-sama diketahui oleh perusahaan itu sendiri, perusahaan pesaing dan pembeli
  10. 10. Kekakuan Harga: Kurva Permintaan Yang Patah • Oligopoli cenderung lebih condong pada harga- harga yang kaku, yang relatif jarang diubah • Kekakuan harga ini menghasilkan kurva permintaan yang kaku dan sampai sekarang diterima sebagai model oligopoli • Model ini memperlihatkan dilema penetapan harga penjualan yang dihadapi para oligopolies bila suatu harga tercipta dala industri • Perusahaan tidak dapat menentukan kurva permintaan perusahaan sebelum mengetahui respon terhadap perusahaan pesaing
  11. 11. Kekakuan Harga: Kurva Permintaan Yang Patah
  12. 12. Kolusi Terselubung dan Kepemimpinan Harga • Karena perusahaan oligopolis mempunyai keinginan sama dalam penetapan harga dan berperilaku seakan monopoli bersama • Untuk mengikat satu sama lain, oligopolis mengadakan ikatan dalam kontrak, memperluas organisasi atau strategi lainnya. • Walaupun tidak seampuh persetujuan penetapan harga, kolusi tersebut membuat oligopoly berbeda dari pasar oligopoly normal
  13. 13. Kondisi Biaya dan Permintaan • Salah satu yang menjadi perhatian dalam setiap perusahaan yang ada di pasar oligopoli adalah biaya produksi dan permintaan yang dihadapi masing-masing perusahaan 1. Biaya • Bila biaya produksi masing-masing oligopolis berbeda, maka kesepakatan mengenai harga penjualan akan semakin sulit, karena besarnya biaya akan sangat memengaruhi harga produk yang dihasilkan. • Perbedaan tersebut dapat berasal dari: lokasi perusahaan, harga input, manajemen, skala produksi, kombinasi faktor produksi (labor atau capital intensive)
  14. 14. Cont’d 2. Permintaan • Perbedaan permintaan juga terjadi. • Bila kurva permintaan berbeda antara perusahaan yang satu dengan yang lain, meskipun biaya produksi sama, harga yang diinginkan akan berbeda • Selain itu pangsa pasar masing-masing perusahaan juga turut mempengaruhi permintaan perusahaan oligopolis
  15. 15. SEMUA OPERATOR DINYATAKAN BERSALAH!
  16. 16. Case Majelis pemeriksa kasus dugaan penetapan harga pesan pendek Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) merekomendasikan semua operator telekomunikasi bersalah. Meski kadar kesalahan masing-masing berbeda. Hasil pemeriksaan tim telah rampung dan dilaporkan dalam rapat pleno anggota KPPU Selasa lalu. Menurut Ketua Majelis Dedie S. Martadisastra, rekomendasi itu akan menjadi bahan sidang selama 30 hari kerja. "Dalam sidang, semua operator akan diberi waktu membela diri,” kata Dedie di kantornya, Jakarta, Selasa lalu.
  17. 17. Case Komisi mengusut dugaan penetapan harga karena tarif SMS Rp 250-350 sekali kirim dinilai terlalu mahal dan seragam. Sebanyak sembilan operator diduga kuat meneken kontrak mengenai tarif retail SMS. Tapi, yang terbukti hanya sebagian karena tak semua operator meneken perjanjian. Dedie menjelaskan, pemeriksaan membagi periodesasi perkembangan industri telekomunikasi. Periode pertama, 1994-2004, ketika industri hanya dijalankan tiga pemain, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk., PT Indosat Tbk., dan PT Exelcomindo Pratama Tbk. (XL). Periode kedua, 2004-2007, mulai banyak pemain baru. Sedangkan periode ketiga, 2007 hingga sekarang.
  18. 18. Case Hasil pemeriksaan menunjukkan, pelanggaran terindikasi kuat terjadi pada periode kedua. Ketika itu, pemain baru menjalin kerjasama dengan pemain lama yang telah memiliki jaringan luas. Mayoritas operator terbukti meneken perjanjian tentang penetapan harga. Sisanya, tak menjalin kerjasama hitam di atas putih. Tapi, KPPU tetap mempertimbangkan bukti selain perjanjian hitam di atas putih. Seorang anggota KPPU mengatakan, salah satu operator yang tak terbukti membuat perjanjian adalah Indosat. Tapi Indosat tetap direkomendasikan bersalah karena keterkaitannya dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) ketika keduanya dikuasai oleh Temasek Holdings, badan usaha pelat merah Singapura.
  19. 19. Case KPPU memang memutus bersalah Temasek karena kepemilikan silang di Telkomsel dan Indosat. Akibat kepemilikan silang, tarif menjadi mahal. Salah satu sanksinya, Temasek harus melepas kepemilikan di salah satunya. Temasek pun menggugat putusan KPPU ke pengadilan. Indosat mempertanyakan rekomendasi pemeriksa KPPU dan tuduhan kolusi semu. Direktur Pemasaran Indosat Guntur S. Siboro menilai kasus Temasek terpisah dengan kasus SMS. “Lagipula belum terbukti soal kepemilikan silang Temasek," ujarnya. GM Telkomsel Azis Fuedi belum bersedia berkomentar. “Saya belum dapat informasi lebih lanjut tentang masalah ini," ucapnya.
  20. 20. Conclusion Semua Operator Telekomunikasi di Indonesia terbukti pernah melakukan kolusi Kolusi dalam Oligopoli sangat sering terjadi, karena keinginan yang relatif sama dalam perusahaan tersebut, yaitu penguasaan pasar, dan profit yang sesuai dengan biaya produksi Adanya kolusi di beberapa negara dilarang, seperti di Indonesia dengan KPPU, namun masih terjadi dengan adanya kolusi terselubung Kolusi menyebabkan kondisi pasar yang tidak alami, karena adanya permainan harga.
  21. 21. SAY NO TO: KORUPSI, KOLUSI, & NEPOTISME

×