Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Profil Pemanfaatan Teknologi Informasi Kabupaten Wonosobo 2011

1,112 views

Published on

Profil Pemanfaatan Teknologi Informasi Kabupaten Wonosobo 2011, meliputi infrastruktur, data center, aplikasi, dan usulan ke pemerintah pusat.

Published in: Technology
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Profil Pemanfaatan Teknologi Informasi Kabupaten Wonosobo 2011

  1. 1. PROFIL PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI KABUPATEN WONOSOBO 2011A. EXECUTIVE SUMMARY Kabupaten Wonosobo telah merintis pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) sebagai salah upaya reformasi birokrasi menuju Good Corporate Governance. Pemanfaatan TI telah dimulai sejak tahun 2006, dengan pembangunan Wide Area Network ke seluruh Kecamatan, kemudian pada akhir tahun 2008 telah dibangun Data Center sebagai sentralisasi aktifitas TI di Kabupaten Wonosobo. Kabupaten Wonosobo, menggunakan filosofi Open Source dalam pengembangan Teknologi Informasinya. Beberapa software aplikasi pemerintahan (e-Gov) dibangun dengan lisensi Open Source, sehingga diharapkan software tersebut bisa dimanfaatkan secara luas oleh Pemda di seluruh Indonesia. Software ini pun dijalankan diatas platform Open Source.B. KONDISI AKTUAL 1. Infrastruktur a. Wide Area Network : 30 Tower dengan 1300 meter total ketinggian, 30 Link Point-to-Point, dengan rata-rata throughput 10 Mbps b. Data Center : 5 Server berbasis Linux Ubuntu, 1 Server berbasis Windows 2003 Server 2. Software Berlisensi Open Source a. Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) b. Kabupaten Road Management System (KRMS) c. Sistem Informasi Data Kemiskinan Penduduk d. Sistem Informasi Manajemen Pasar e. Sistem Informasi Pemberdayaan Perempuan 3. Software Berlisensi Proprietary a. Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (program Depdagri) b. Sistem Informasi Keuangan Daerah 4. Sumber Daya Manusia Kabupaten Wonosobo telah memiliki team IT internal Pemkab yang didampingi oleh konsultan ahli
  2. 2. C. RENCANA PENGEMBANGAN TI KABUPATEN WONOSOBO: 1. Pengembangan Software Pemerintahan (e-Gov) yang berlisensi dan berplatform Open Source. 2. Penyusunan Perda Open Source 3. Riset dan Pemanfaatan Jaringan Mesh (Ad-Hoc) 4. Riset dan Pengembangan Digital VillageI. INFRASTRUKTURA. Wide Area Network (Kondisi Existing) Sebagai kabupaten kecil, infrastruktur telekomunikasi dan informasi di Kabupaten Wonosobo yang tersedia baik oleh Pemkab ataupun Operator Telekomunikasi sangat terbatas, sehingga pada tahun 2006 Kabupaten Wonosobo berinisiatif membangun jaringan WAN sendiri. Beberapa kemungkinan topologi dan teknologi jaringan WAN telah dikaji, dan sebagai opsi yang terbaik dipilih teknologi jaringan :  Wireless LAN IEEE 802.11a/b/g  Point-To-Point - Semua menggunakan Antenna Grid, memaksimalkan bandwidth, mengurangi interferensi  Topologi Semi Mesh - Redundancy, Reability  Menggunakan Wireless Router berbasis Linux (Mikrotik Routerboard) - Routing Protocol : OSPF - Routerboard mendukung Topologi Tree, satu board bisa dipasang banyak Wireless Interface - Memudahkan untuk upgrade kapasitas bandwidth, khususnya untuk backbone
  3. 3. Gambar Topologi Jaringan diatas Peta DEM-90 NASA SRTMTopografi yang sangat sulit, dengan kontur yang sangat beragam (ketingian lokasi bervariasi dari450m hingga 1500m) , tidak menjadikan halangan berarti bagi pembangunan WAN di KabupatenWonosobo. Hal ini dikarenakan Pemkab Wonosobo dibantu oleh konsultan ahli telah melakukanperencanaan dengan sangat matang, diantaranya: Menggunakan peta 3-Dimensi DEM untuk Kabupaten Wonosobo dari satelit NASA SRTM (Shuttle Radar Topographic Mission) Koordinat diukur dengan menggunakan GPS Simulasi Line-Of-Sight (LOS) dan Fresnel Zone 1 Clearance menggunakan software khusus dengan memanfaatkan peta DEM dan data GPS.Saat ini ada 30 Tower yang berdiri, total ketinggian sekitar 1300 meter, tower terendah 20 meter,dan tower tertinggi 70 meter. Jumlah total link Point-to-point 30 buah, dengan throughput jaringanrata-rata sekitar 10 Mbps/link.Pada April 2009 ini, dilakukan upgrade dan penambahan titik lokasi, sehingga seluruh 15 kantorkecamatan, dan 19 Puskesmas (dari 22 Puskesmas), diharapkan sudah online dengan kecepatantinggi.Pemanfaatan infrastruktur WAN hingga saat ini:1. Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) sejak tahun 20062. Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dimulai tahun 20093. Sistem komunikasi (VOIP) a. Server H.323 : Alcatel Lucent. Client: 35 client. b. Server SIP dan AIX2 : Linux-based Asterisk di IBM X3400. c. Video conference: peer-to-peer4. Internet Connection Sharing5. Pengiriman Data (FTP)
  4. 4. B. Data Center (Kondisi Existing) Pada akhir tahun 2008 Pemkab Wonosobo membangun Data Center sebagai sentral bagi aktivitas teknologi informasi di Kabupaten Wonosobo. Secara umum tujuan dibangunnya Data Center adalah: 1. Sentralisasi Data Kabupaten, yang memudahkan integrasi sistem dan data dari aplikasi e- Gov yang berjalan di Kabupaten Wonosobo 2. Digital Library, pusat bagi perpustakaan digital, baik dalam bentuk web, ebook, video 3. Sentral Komunikasi dalam bentuk suara maupun video, baik untuk VoIP, Video Conference, Digital Audio dan Video Streaming, sekaligus untuk menghemat biaya komunikasi 4. Technical Support/Call Center bagi seluruh Client yang tersambung dalam jaringan WAN 5. Sentralisasi Network Management 6. Training Center, tempat pelatihan dan workshop dari berbagai level kegiatan, baik pemula maupun yang tingkat lanjut 7. Optimalisasi SDM bidang IT di Wonosobo yang masih terbatas, sehingga dengan sedikit Network dan System Administrator, bisa mengelola hingga ke daerah pelosok melalui WAN Saat ini Data Center Kabupaten Wonosobo telah memiliki 6 (enam) buah server, yang didukung oleh Gigabit LAN serta berbagai perangkat konektivitas Internet (DSL, HSDPA) dan keamanan (firewall). Semua perangkat ini tertata rapi dalam konsep seperti Data Center pada umumnya. Lima buah server menggunakan Ubuntu 8.10 server, sebagai salah satu upaya memanfaatkan dan memasyarakatkan Open Source Software. Beberapa fungsi yang sudah dijalankan di Data Center: 1. Server Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan a. Sistem Informasi Manajemen Pasar b. Sistem Informasi Data Kemiskinan c. Sistem Informasi Pemberdayaan Perempuan d. Dalam proses migrasi:  Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA)  Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)  Kabupaten Road Management System (KRMS) 2. Server VoIP untuk melayani seluruh VoIP client Kabupaten Wonosobo, baik yang berupa IP Phone ataupun Softphone: a. Server H.323 : 35 client, berbasis Server Alcatel-Lucent b. Server SIP dan IAX2 : ditargetkan hingga 200 client pada akhir 2009, berbasis Linux-based Asterisk 3. Repository a. Linux Distribution Repository/Mirror bagi Internal Wonosobo (saat ini baru distribusi Ubuntu yang di-mirror), sehingga membantu pemasyarakatan penggunaan Linux sebagai Open Source Sofware (OSS).
  5. 5. b. Ebooks, ensiklopedia, video, dari berbagai topik, pendidikan, IT, pertanian, bahasa, dll. 4. Webserver, Blogserver, Forumserver berbasis Linux Apache MySQL PHP Perl (LAMP), wordpress, joomla, SMF, yang semuanya merupakan aplikasi Open Source Software. 5. Radio Streaming Server dan Flash Media Server (Red 5)II. OPEN SOURCE SOFTWARE UNTUK APLIKASI E-GOV Kabupaten Wonosobo menyadari bahwa sistem Open Source merupakan sistem terbaik untukmembangun teknologi dan sistem informasinya. Open Source memungkinkan Pemkab sebagaipengguna untuk mengakses software hingga ke source code-nya, sehingga memiliki kebebasan yangtidak terhingga untuk mengembangkan, memodifikasi aplikasi yang dibangun. Beberapa pengalaman dari banyak daerah menunjukkan, Pemerintah Daerah dirugikan olehpengembang software (software developer) karena tidak diberi source code untuk aplikasi yangdibangun di kabupaten tersebut. Ketika banyak peraturan yang diubah baik oleh Pemerintah Pusat,atau Pemerintah Daerah, maka dibutuhkan modifikasi terhadap source code tersebut. Ketergantunganbisa menyebabkan mahalnya biaya yang harus ditanggung oleh Pemkab. Dan pada kondisi ekstrem,ketika perusahaan pengembang software tutup, maka tak heran banyak Pemkab yang harusmembuang software yang sudah menghabiskan puluhan atau ratusan juta rupiah, dan harus memulaimembangun software baru, atau mencoba software dari developer lainnya, yang belum tentu berhasil.Sehingga banyak uang negara yang terbuang sia-sia. Sejak tahun 2006, Kabupaten Wonosobo mempelopori penggunaan lisensi Open Source untukaplikasi yang dibangun dalam Kabupaten Wonosobo. Hal ini dimulai ketika pembangunan softwareSistem Informasi Kesehatan Daerah, dimana Kabupaten Wonosobo dalam hal ini melalui DinasKesehatan, mewajibkan software developer untuk menggunakan lisensi Open Source LGPL (LessesGNU Public License). Filosofi dasarnya adalah software yang dibuat oleh suatu daerah, menggunakan uang negara,dan seharusnya bisa dimanfaatkan oleh daerah lain. Jika daerah lain hendak memanfaatkan, makadaerah lain tinggal membiayai untuk biaya penambahan dan kustomisasi fungsi, serta biaya pelatihan,tidak perlu lagi membangun dari awal. Dan ketika software ini dikembangkan oleh daerah lain, makadaerah asal software ini dibuat, akan mendapatkan manfaatnya, karena daerah asal ini akanmendapatkan source code yang telah dikembangkan oleh pihak lain. Lisensi Open Source ini tidak hanya untuk aplikasinya, melainkan juga platform yang dipakai.Sehingga saat ini umumnya software Sistem Informasi yang dibangun di Kabupaten Wonosobo,menggunakan platform Apache-MySQL-PHP-Perl. Kabupaten Wonosobo untuk saat ini lebih memprioritaskan penggunakan software OpenSource dari sisi aplikasi sistem informasi, termasuk servernya, dan untuk sistem operasi dan aplikasiDesktop masih bertahap, mengingat belum banyaknya SDM yang mahir dalam bidang TI di KabupatenWonosobo. Namun pemasyarakatan penggunaaan OSS, misalnya OS Linux dan aplikasinya, pun terusdigulirkan, didukung dengan Data Center sebagai repository-nya.Hingga tahun 2009 ini, sudah ada beberapa aplikasi yang dibangun dengan lisensi Open Source: 1. Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA), bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM 2. Kabupaten Road Management System (KRMS) 3. Sistem Informasi Data Kemiskinan Penduduk
  6. 6. 4. Sistem Informasi Manajemen Pasar 5. Sistem Informasi Pemberdayaan PerempuanIII. PROPOSAL KEPADA PEMERINTAH PUSAT Dengan berbagai kondisi yang sudah ada di Kabupaten Wonosobo, maka Pemkab Wonosobobertekad akan terus memajukan pemasyarakatan teknologi informasi sebagai upaya untukpembentukan Good Corporate Governance. Dalam hal ini, Pemkab Wonosobo memohon bantuan dari Pemerintah Pusat untukmelanjutkan program TI dalam bidang berikut ini:1. Pengembangan Aplikasi Pemerintahan (e-Gov) yang berlisensi dan berplatform Open Source. Beberapa aplikasi yang hendak dibangun dalam kerangka Open Source adalah: a. Sistem Informasi Monografi Daerah b. Sistem Informasi Keuangan Daerah (berbasis Permendagri 59/2007) c. Sistem Pelayanan One Stop Service d. Sistem Informasi Kepegawaian Daerah e. Sistem Informasi Agribisnis f. Sistem Informasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi2. Penyusunan Perda Open Source Kabupaten Wonosobo bermaksud untuk melegitimasi penggunaan aplikasi Open Source didaerahnya, sekaligus sebagai motor bagi pengembangan Open Source Software di Indonesia. Perdaini dimaksudkan, supaya uang negara yang diinvestasikan dalam bentuk software pemerintahan (e-Gov), bisa dinikmati oleh daerah lain, dalam bentuk timbal balik, yaitu kelak Kabupaten Wonosobo (dandaerah lainnya) bisa menikmati pengembangan software tersebut. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Wonosobo akan terlindungi secara hukum, dan memilikikebebasan untuk mengembangkan software tanpa harus terkunci oleh salah satu vendor.3. Riset dan Pemanfaatan Jaringan Mesh (Ad-Hoc) Jaringan Mesh Network berbasis Wi-Fi adalah tipe jaringan yang sudah banyak digunakansecara massif di berbagai kota besar dunia, seperti Berlin, London, Athena, Boston. Jaringan inimenarik karena terdiri dari wireless router yang murah, dan menggunakan protokol routing dynamicyang memungkinkan untuk self-healing, memperbaiki jaringan sendiri jika ada node yang mati. Kabupaten Wonosobo bermaksud mengembangkan jaringan Mesh Network ini, menggunakanprotokol OLSR atau BATMAN, dengan wireless router bisa terpasang di tiang-tiang listrik, pertokoan,perkantoran, sekolah, pasar. Diharapkan jaringan Mesh Network ini bisa memperluas cakupan (coverage) jaringan tidakhanya ke institusi pemerintah, namun juga ke masyarakat umum. Sehingga masyarakat umum bisamengakses secara lokal, content yang ada dalam Digital Library, dan masuk dalam jaringankomunikasi VoIP yang disentralkan di Data Center.
  7. 7. 4. Riset dan Pengembangan Digital Village Sebagai kabupaten yang memiliki banyak desa terpencil (remote village) dari kota, KabupatenWonosobo, bermaksud membuat prototype infrastruktur dan sistem informasi bagi masyarakat di desaterpencil. Diharapkan dengan dibangunnya konektivitas ke beberapa desa terpencil, akan memberikankemudahan bagi masyarakat, untuk mengurus administrasi kependudukan, sekolah bisa terhubung keDigital Library Data Center, serta memperluas cakupan akses Internet di pedesaan.TOPOLOGI WIDE AREA NETWORK WONOSOBO
  8. 8. SKEMA GLOBAL JARINGAN DATA CENTER Jaringan SIMPUS Kabel S/FTP Cat 5E Tower Bapeda Switch Cadangan LAN Data Center LAN Bapeda Switch Utama Firewall Type 2Jaringan Gigabit Ethernet Cable Cat6/Cat6E HOTSPOT INTERNET Firewall Type 1 Modem HSDPA Load Balancing INTERNET Modem DSL Skema Virtual Local Area Network (VLAN) VLAN BapedaVLAN Ruang Server VLAN Ruang Training VLAN Ruang Admin
  9. 9. Skema Wide Area Network (WAN) Router Kec Wonosobo Wonosobo nt poi ulti kM Lin Link Point to Point Router Baru Router Existing (1) Omni Directional(2) Directional ke BPKD Router Existing Ditambah Omnidirectional Tower Bapeda Tower DKKS Jaringan SIMPUS Router DPU Link Point to Point Router Kec Selomerto Tower Kec Selomerto Tower DPU
  10. 10. LOKASI TITIK WIDE AREA NETWORK KABUPATEN WONOSOBO Lat/LonGrid hddd.ddddd°Datum WGS 84Source GPS VISTA ETREX-CName Latitude Longitude Altitude (meter)DKKS S 7.37347 E 109.90008 756KANTOR KECAMATAN GARUNG S 7.29397 E 109.92272 1045KANTOR KECAMATAN KEJAJAR S 7.2473 E 109.95283 1455KANTOR KECAMATAN KERTEK S 7.38743 E 109.96623 896KANTOR KECAMATAN KALIBAWANG S 7.50197 E 109.93143 624KANTOR KECAMATAN KALIKAJAR S 7.4133 E 109.97045 845KANTOR KECAMATAN KALIWIRO (BARU) S 7.47077 E 109.84632 497KANTOR KECAMATAN KEPIL S 7.51759 E 110.00339 555KANTOR KECAMATAN LEKSONO S 7.41847 E 109.85622 513KANTOR KECAMATAN MOJOTENGAH S 7.33127 E 109.90143 838KANTOR KECAMATAN SUKOHARJO S 7.40877 E 109.79545 438KANTOR KECAMATAN SELOMERTO S 7.41663 E 109.88608 615KANTOR KECAMATAN SAPURAN S 7.46221 E 109.97856 750KANTOR KECAMATAN WADASLINTANG S 7.54981 E 109.80898 292KANTOR KECAMATAN WONOSOBO(BARU) S 7.37647 E 109.90008 740KANTOR KECAMATAN WATUMALANG S 7.32987 E 109.85893 936PUSKESMAS GARUNG S 7.29801 E 109.91922 1005PUSKESMAS KEPIL 1 S 7.51729 E 110.00352 553PUSKESMAS KEPIL 2 S 7.50815 E 110.0348 606PUSKESMAS KERTEK 1 S 7.3863 E 109.95888 856PUSKESMAS KERTEK 2 S 7.34952 E 110.02055 1355PUSKESMAS KEJAJAR 1 S 7.2484 E 109.95279 1448PUSKESMAS KEJAJAR 2 S 7.2034 E 109.91128 2078PUSKESMAS KALIBAWANG S 7.50539 E 109.92791 618PUSKESMAS KALIKAJAR S 7.41726 E 109.97189 845PUSKESMAS KALIWIRO S 7.45919 E 109.85678 490PUSKESMAS LEKSONO S 7.41837 E 109.85612 516
  11. 11. PUSKESMAS MOJOTENGAH S 7.33121 E 109.902 833PUSKESMAS SUKOHARJO 1 S 7.40792 E 109.79574 415PUSKESMAS SUKOHARJO 2 S 7.36824 E 109.82897 826PUSKESMAS SELOMERTO S 7.41468 E 109.88336 598PUSKESMAS SAPURAN S 7.4657 E 109.97644 754PUSKESMAS WADASLINTANG 1 S 7.55132 E 109.8111 275PUSKESMAS WADASLINTANG 2 S 7.50517 E 109.82324 473PUSKESMAS WONOSOBO 1 S 7.36156 E 109.91089 757PUSKESMAS WONOSOBO 2 S 7.34004 E 109.9085 858PUSKESMAS WATUMALANG S 7.33006 E 109.85913 930SMP3 NGALIYAN S 7.50315 E 109.82275 491
  12. 12. TABEL LINK WIDE AREA NETWORK -1 Altitude Tower Altitude TowerNo. From To (meter) (meter) (meter) (meter)1 Puskesmas 826 40 DKKS 756 40 Sukoharjo 22 Puskesmas Kejajar 1448 40 Puskesmas 858 40 1 Wonosobo 23 Puskesmas 858 40 Puskesmas 833 40 Wonosobo 2 Mojotengah4 Puskesmas Garung 1005 40 Puskesmas 930 40 Watumalang5 Puskesmas Garung 1005 40 Puskesmas 833 40 Mojotengah6 DKKS 756 40 Puskesmas 930 40 Watumalang7 Puskesmas Kertek 1 856 60 Puskesmas 757 40 Wonosobo 18 Puskesmas Kertek 1 856 60 Puskesmas 598 50 Selomerto9 Puskesmas Kertek 1 856 60 Puskesmas 858 40 Wonosobo 210 Puskesmas Kertek 1 856 60 Kecamatan Kertek 896 4011 Puskesmas Kertek 1 856 60 Kecamatan 845 40 Kalikajar12 Puskesmas Kertek 1 856 60 DKKS 756 4013 Puskesmas 598 50 Puskesmas 516 50 Selomerto Leksono14 Puskesmas 415 70 Puskesmas 516 50 Sukoharjo1 Leksono15 Kecamatan Kalikajar 845 40 Puskesmas 845 20 Kalikajar16 Kecamatan Sapuran 750 50 Puskesmas Kepil 2 606 6017 Kecamatan Sapuran 750 50 Puskesmas 754 30 Sapuran18 Puskesmas 598 50 Kecamatan 615 20 Selomerto Selomerto19 Puskesmas Garung 1005 40 Kecamatan Garung 1045 2020 Puskesmas 473 50 Kecamatan Kaliwiro 490 50 Wadaslintang2
  13. 13. 21 Puskesmas Kertek 2 1355 70 Kecamatan Kaliwiro 490 50
  14. 14. TABEL LINK WIDE AREA NETWORK -2 Minimum Free Space Clearance Distance Loss (dB pada Fresnel Zone 60% FZ-No From To (meter) (km) 2.48 GHz) 1 Radius (m) 1 Puskesmas1 Sukoharjo 2 DKKS 40 7.86 118.24 15.67242802 9.403457 Puskesmas Puskesmas2 Kejajar 1 Wonosobo 2 38.8 11.3 121.39 18.79162047 11.27497 Puskesmas Puskesmas3 Wonosobo 2 Mojotengah 26.6 1.25 102.27 6.25 3.75 Puskesmas Puskesmas4 Garung Watumalang 39.3 7.52 117.86 15.32970972 9.197826 Puskesmas Puskesmas5 Garung Mojotengah 28.6 4.15 112.69 11.38804197 6.832825 Puskesmas6 DKKS Watumalang 39.8 6.62 116.75 14.38314986 8.62989 Puskesmas Kertek Puskesmas7 1 Wonosobo 1 38.2 5.97 115.85 13.65878838 8.195273 Puskesmas Kertek Puskesmas8 1 Selomerto 46.4 8.96 119.38 16.73320053 10.03992 Puskesmas Kertek Puskesmas9 1 Wonosobo 2 35.6 7.55 117.89 15.36025716 9.216154 Puskesmas Kertek Kecamatan10 1 Kertek 40 0.783 98.21 4.946589734 2.967954 Puskesmas Kertek Kecamatan11 1 Kalikajar 40 3.24 110.54 10.0623059 6.037384 Puskesmas Kertek12 1 DKKS 35.5 6.67 116.81 14.43736472 8.662419 Puskesmas Puskesmas13 Selomerto Leksono 48.8 3.01 109.90 9.698582371 5.819149 Puskesmas Puskesmas14 Sukoharjo1 Leksono 25.8 6.73 116.89 14.50215501 8.701293 Kecamatan Puskesmas15 Kalikajar Kalikajar 20 0.493 94.19 3.925079617 2.355048 Kecamatan Puskesmas16 Sapuran Kepil 2 43.9 8.02 118.41 15.8311402 9.498684 Kecamatan Puskesmas17 Sapuran Sapuran 30 0.51 94.48 3.992179856 2.395308 Puskesmas Kecamatan18 Selomerto Selomerto 20 0.396 92.28 3.51781182 2.110687
  15. 15. Puskesmas Kecamatan19 Garung Garung 20 0.63 96.32 4.437059837 2.662236 Puskesmas Kecamatan20 Wadaslintang2 Kaliwiro 19.2 4.59 113.57 11.97653957 7.185924 Puskesmas Kertek Kecamatan21 2 Kaliwiro 50 23.57 127.78 27.13968497 16.28381
  16. 16. TABEL LINK WIDE AREA NETWORK -3 Link Tilt Link BearingNo From Bearing To Tilt (Degree) (Degree) (degree) (degree)1 Puskesmas 94.3 0.51 DKKS 274.3 -0.51 Sukoharjo 22 Puskesmas 205.5 2.99 Puskesmas 25.5 -2.99 Kejajar 1 Wonosobo 23 Puskesmas 321.8 1.15 Puskesmas 141.8 -1.15 Wonosobo 2 Mojotengah4 Puskesmas 241.7 0.57 Puskesmas 61.7 -0.57 Garung Watumalang5 Puskesmas 206.9 2.37 Puskesmas 26.9 -2.37 Garung Mojotengah6 DKKS 316.9 -1.51 Puskesmas 136.9 1.51 Watumalang7 Puskesmas 297.5 1.14 ` 117.5 -1.14 Kertek 18 Puskesmas 249.9 1.71 Puskesmas 69.9 -1.71 Kertek 1 Selomerto9 Puskesmas 313.4 0.14 Puskesmas 133.4 -0.14 Kertek 1 Wonosobo 210 Puskesmas 93.3 -1.46 Kecamatan 273.3 1.46 Kertek 1 Kertek11 Puskesmas 158 0.55 Kecamatan 338 -0.55 Kertek 1 Kalikajar12 Puskesmas 282.4 1.03 DKKS 102.4 -1.03 Kertek 113 Puskesmas 261.9 1.56 Puskesmas 81.9 -1.56 Selomerto Leksono14 Puskesmas 100.1 -0.69 Puskesmas 280.1 0.69 Sukoharjo1 Leksono15 Kecamatan 153.4 2.32 Puskesmas 333.4 -2.32 Kalikajar Kalikajar16 Kecamatan 129.6 0.96 Puskesmas 309.6 -0.96 Sapuran Kepil 217 Kecamatan 220.4 1.80 Puskesmas 40.4 -1.80 Sapuran Sapuran18 Puskesmas 123.2 1.88 Kecamatan 303.2 -1.88 Selomerto Selomerto
  17. 17. 19 Puskesmas 44.5 -1.82 Kecamatan 224.5 1.82 Garung Garung20 Puskesmas 33.5 -0.21 Kecamatan 213.5 0.21 Wadaslintang2 Kaliwiro21 Puskesmas 235 2.15 Kecamatan 55 -2.15 Kertek 2 Kaliwiro
  18. 18. GALERI FOTOPERESMIAN WIDE AREA NETWORK KABUPATEN WONOSOBO
  19. 19. Tower Bappeda (Pusat Data)
  20. 20. Jalan Masuk ke Pusat Data (lantai II)
  21. 21. Rak Server
  22. 22. Server Jenis TowerPatch Panel
  23. 23. Ruang AdministratorRuang Diskusi (pusat data)
  24. 24. Ruang TrainingPenghubung antar ruang dlm Pusat Data
  25. 25. Tower 2,4GHz DPPKAD
  26. 26. Server SIKD di DPPKADRuang Training DPPKAD
  27. 27. Tower 2,4GHz Puskesmas Wonosobo 1
  28. 28. Server SIMKes
  29. 29. Tower 2,4 GHz Dinkes
  30. 30. Ruang Training Dinkes

×