KONSEP UMUM           AKUNTANSI       Dwi Martani       Staf Pengajar FEUI09/26/12
Pengertian Akuntansi    Kegiatan  mengidentifikasi, mengukur     dan melaporkan informasi ekonomi     (siklus akuntansi)....
Bidang Akuntansi     AKUNTANSI KEUANGAN : Penyusunan Laporan      keuangan kepada pihak ekstern     AKUNTANSI MANAJEMEN ...
Siklus Akuntansi     Identifikasi transaksi     Pencatatan (akun, arah & nilai)     Penyusunan laporan keuangan        ...
Laporan Keuangan Neraca merupakan daftar yang  menunjukkan posisi keuangan (aset,  kewajiban dan ekuitas) pada tanggal  t...
Laporan Keuangan Laporan Arus Kas merupakan ikhtisar dari  penerimaan dan pengeluaran kas yang  terjadi dalam satu period...
Pengguna Laporan     Keuangan     Pemodal (investor)     Pemberi pinjaman (kreditur)     Manajemen     Badan pemerinta...
Akuntansi dan Tata Buku Tata buku adalah proses rutin untuk  mencatat transaksi yang terjadi (yang  seringkali berulang) ...
Akuntansi dan Audit Profesi akuntansi terdiri dari akuntan intern,  akuntan ektern dan analis keuangan. Akuntan intern (...
Akuntansi dan Audit   Analis   keuangan mewakili kepentingan      pemilik modal atau pemberi pinjaman      memberikan pen...
Persamaan Akuntansi Persamaan yang menunjukkan bahwa  kekayaan “perusahaan” setiap saat harus  sama besarnya dengan klaim...
Aset, Kewajiban & Ekuitas          Aset = Kekayaan atau sumber daya ekonomi           yang dimiliki perusahaan yang membe...
Kegiatan Perusahaan Pemodal menyetor uang sebagai pinjaman  atau modal. Perusahaan menggunakan uang untuk  investasi dan...
Pencatatan Transaksi   Transaksi perusahaan dapat dinyatakan dalam    bentuk perubahan terhadap tiga unsur dalam    persa...
Contoh TransaksiNona Mega menyetor modalnya sebsar 75.000.000                        Aktiva = Ekuitas                     ...
Contoh TransaksiNona Mega memperoleh pendapatan sebesar 37.500.000Kas           + Plkp        + Tanah = Utang Dagang      ...
Contoh Transaksi Pada akhir bulan jumlah perlengkapan yang tersisa seebsar 2.750.000 Kas           + Plpk         + Tanah ...
Rangkuman Transaksi Kas           + Plpk         + Tanah      = Utang Dagang   + Ekuitas 75.000.000                       ...
Laporan Laba Rugi                         Salon Mega                     Laporan Laba Rugi           Untuk bulan yang bera...
Laporan Perubahan Ekuitas                         Salon Mega                 Laporan Perubahan Ekuitas           Untuk bul...
Laporan Neraca                          Salon Mega                        Laporan Neraca                        31 Januari...
Laporan Arus Kas            Salon Mega                    Laporan Arus Kas         Untuk bulan yang berakhir 31 Januari 20...
Pencatatan dengan Akun      Tata buku berpasangan merupakan teknik       pencatatan akuntansi yang menggunakan akun      ...
Tata Buku Berpasangan   Karena transaksi adalah pertukaran (exchange)    dalam nilai yang “seimbang” (arm’s length), maka...
Perkiraan dan Akun•     Perkiraan dibuat untuk mempermudah dalam mencatat      transaksi•     Perkiraan dapat dibuat dalam...
KLASIFIKASI PERKIRAAN / AKUN • Perkiraan dapat diklasifikasikan berdasarkan   perkiraan neraca dan laba rugi. • Perkiraan ...
Proses Akuntansi    Jurnal    Posting    Tahap        pengikhtisaran            Neraca  Saldo            Jurnal penye...
SIKLUS AKUNTANSI                              Pembuatan dan                               Penerimaan                      ...
TRANSAKSI    Transaksi adalah kegiatan yang mempengaruhi posisi    keuangan perusahaan    Contoh : (pilih yang merupakan t...
PENCATATAN TRANSAKSIDALAM JURNAL  • Transaksi akan dicatat dalam jurnal  • Jurnal dapat berupa jurnal umum dan jurnal khus...
CONTOH JURNAL TRANSAKSI    Penyetoran modal oleh pemilik           Kas                  75.000.000                 Modal  ...
TRANSAKSI PENYETORAN             MODAL       Tuan Andi mendirikan klinik dengan menyetor 100       juta uang kas dan bangu...
Pemindahbukuan / Posting            Adalah proses pemindahan data yang terdapat dalam jurnal ke             dalam perkira...
Pemindahbukuan / Posting                      JURNAL UMUM                                    Hal 1                        ...
JURNAL UMUM1 Juni 199A        Erik memindahkan uang sebesar Rp 9.000 dari rekening pribadinya di bank ke                  ...
JURNAL UMUM                                               Post. Tgl       Bukti                 Keterangan    Ref.    Debi...
JURNAL UMUM                                               Post. Tgl    Bukti            Keterangan            Ref.    Debi...
DAFTAR AKUN           Nomor   Nama           111     Kas           112     Perlengkapan           121     Peralatan       ...
BUKU BESAR                             Post.     Tgl        Keterangan   Ref.    Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr           ...
BUKU BESAR                             PERKIRAAN PERLENGKAPAN                                                Post.        ...
BUKU BESAR                                     PERKIRAAN UTANG                                    No. 211                 ...
BUKU BESAR                                                       Post.              Tgl                   Keterangan      ...
PROSES PENCATATAN      TRANSAKSI• Dalam sebuah perusahaan setiap transaksi akan dicatat dalam buku  jurnal (dapat jurnal u...
Kegiatan Penyelesaian Akuntansi Posting jurnal penyesuaian kedalam akun  buku besarnya. Penyusunan Laporan Keuangan Pem...
PROSES PENGIKHTISARAN       Pembuatan neraca saldo       Pembuatan jurnal penyesuaian       Pembuatan neraca lajur (option...
NERACA SALDO       Adalah daftar saldo perkiraan-perkiraan       yang ada dalam buku besar pada saat       tertentu       ...
NERACA SALDO           Nomor   Nama                        Neraca Saldo                                              Debit...
JURNAL PENYESUAIAN  Adalah jurnal yang digunakan untuk  menyesuaikan angka-angka dalam neraca saldo  sehingga menunjukkan ...
Akuntansi Berbasis Akrual          Seluruh transaksi di atas melibatkan penerimaan           atau pengeluaran kas (dan bi...
Dua Dasar Dalam Akuntansi     Dasar Akrual:     Dasar Akrual:             Dasar Kas:                                Dasar ...
Contoh   Pada Januari 2002, Asuransi Prensa    menjual asuransi kesehatan 3 tahun   Dalam kontrak disebutkan bahwa klien...
Contoh Dasar kas dan Dasar Akrual                    Dasar Akrual(dalam 000)    2002               2002    2003           ...
Contoh Dasar kas dan  Dasar Akrual                       Dasar Kas(dalam 000)     2002                2002     2003       ...
JURNAL PENYESUAIAN       Hal-hal yang perlu jurnal penyesuaian           Beban yang masih harus dibayar           Beban di...
JURNAL PENYESUAIAN Perlengkapan yang tersisa sebesar Rp 50 Biaya gaji yangmasih terhutang sebesar Rp 100 Jurnalnya        ...
JURNAL PENYESUAIAN Saldo perelengkapan dalam neraca saldo 1.700.000, berdasarkan hasil perhitungan jumlahnya tinggak 500.0...
KERTAS KERJA / WORKSHEET    Terdiri dari sepuluh kolom (lima pasang debit kredit)        Neraca saldo        Penyesuaian  ...
KERTAS KERJA / WORKSHEETNomor       Nama                        Neraca Saldo     Penyesuaian Disesuaikan                  ...
KERTAS KERJA / WORKSHEETNomor Nama                        Neraca Saldo    PenyesuaianNS Disesuaikan  Laba Rugi            ...
LAPORAN KEUANGAN Laporan keuangan disusun berdasarkan angka-angka yang ada dalam kertas kerja (tinggal memindahkan dari ko...
Laporan Laba Rugi                       Bengkel Erik                    Laporan Laba Rugi           Untuk bulan yang berak...
Laporan Perubahan  Ekuitas                       Bengkel Erik                Laporan Perubahan Ekuitas           Untuk bul...
Laporan Neraca                         Bengkel Erik                        Laporan Neraca                         30 Juni ...
JURNAL PENUTUP Jurnal yang digunakan untuk menutup semua perkiraan nominal (laba rugi) Jurnal ini dibuat setelah laporan k...
JURNAL PENUTUP Pendapatan jasa                   1.571               Iktisar Laba Rugi           1.571 Iktisar Laba Rugi  ...
JURNAL BALIK Jurnal yang dibuat pada awal periode akuntansi Dibuat dengan membalik jurnal penyesuaian yang terkait Tujuann...
JURNAL BALIK      Utang                            100                   Beban gaji                100      pada saat pemb...
PERUSAHAAN DAGANG Proses akuntansi untuk jenis perusahaan yang berbeda tetap mengacu pada proses yang sama. Perbedaan yang...
PERUSAHAAN MANUFAKTUR Proses akuntansi untuk jenis perusahaan yang berbeda tetap mengacu pada proses yang sama. Perbedaan ...
Sistem Akuntansi KeuanganDaerah Pemisahan fungsi otorisasi, penyimpanan  uang dan pencatatan. Standar akuntansi keuangan...
KASUS                                                           • Biaya iklan yang menjadi     Keterangan                 ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Konsepakuntansi

2,503 views

Published on

Konsep Akuntansi Pemerintah

Published in: Economy & Finance
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,503
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
318
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Lihat Bagan 1-1 di hal. 6 Transaksi adalah kejadian yang memiliki pengaruh yang dapat diukur terhadap posisi keuangan perusahaan. Pencatatan dilakukan melalui jurnal yang menggambarkan “duality effects” (setiap transaksi selalu melibatkan exchange). Neraca bukan Neraca APBN/D yang menggambarkan penerimaan kas di sisi kiri dan pengeluaran kas di sisi kanan. Laporan “Laba Rugi” di sektor publik dikenal dengan Laporan Surplus Defisit. Sedangkan laporan arus kas dikenal dengan Perhitungan Anggaran. Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari Lap Keu.
  • Posisi aset, kewajiban dan ekuitas perusahaan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pendapatan tidak sama dengan penerimaan kas (revenue vs cash inflow) dan beban tidak sama dengan pengeluran kas (expenses vs cash outflow) sehingga laba/rugi tidak sama dengan net cashflow.
  • Posisi aset, kewajiban dan ekuitas perusahaan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pendapatan tidak sama dengan penerimaan kas (revenue vs cash inflow) dan beban tidak sama dengan pengeluran kas (expenses vs cash outflow) sehingga laba/rugi tidak sama dengan net cashflow.
  • Pemodal dapat current atau potential. Bank sebagai penyedia kredit menuntut disusunnya laporan akuntansi. Badan pemerintah misalnya Bapepam atau Ditjen Pajak.
  • Daerah membutuhkan kedua praktisi ini untuk tatabuku dapat diambil dari lulusan D3 Akt atau SMU dengan bekal pelatihan yang memadai sedangkan untuk akuntansi diambil dari lulusan S1 Akt atau D3 Akt dengan bekal tambahan pelatihan (spesifik keuangan daerah). Akuntan daerah dapat mengambil peranan aktif dalam menyajikan lap keu yang wajar nilainya dan merancang pengendalian internal dalam siklus anggaran.
  • Di daerah, profesi analis keuangan dapat mewakili kepentingan rakyat dan secara independen menilai kinerja keuangan dari pemerintah (eksekutif) berdasarkan analisis yang mendalam atas laporan keuangannya.
  • Perusahaan adalah badan hukum yang “tidak bernyawa” sehingga tidak memiliki hak atas kekayaannya sendiri. Secara teknis dalam tatabuku berpasangan, setelah pencatatan akuntansi, persamaan akuntansi harus tetap seimbang.
  • Aset kecenderungan overstated (markup practices) atau understated (hidden assets). Liabilities cenderung understated (contingent liability). Ekuitas tidak secara real menggambarkan nilai klaim pemilik atas kekayaan perusahaan. Pendapatan bersifat menambah ekuitas, biaya bersifat mengurangi ekuitas. Tujuannya adalah memaksimalkan selisih pendapatan dari biaya.
  • Bagaimana transaksi-transaksi yang muncul dalam kegiatan perusahaan tersebut dicatat dan dilaporkan adalah domain dari akuntansi. Lihat bagan SSR (Siklus Kegiatan Perusahaan). Insert Tabel 1-1 (FAD) hal. 17 dan Lap Keu hal 19-21. Perhatikan bahwa transaksi-transaksi di atas melibatkan kas. 80% transaksi yang dicatat oleh akuntan adalah transaksi yang melibatkan kas. Proses akrual dilakukan oleh akuntan pada akhir periode akuntansi melalui jurnal akuntansi (kadangkala dilakukan oleh auditor).
  • Aset dapat berupa Kas & Bank, Kendaraan, Tanah, Piutang atau Beban Ditangguhkan. Kas & Bank bisa berupa uang tunai di brankas, giro di Bank BNI, giro di BPD, dlsb.
  • Dampak keuangan dari suatu kejadian atau transaksi tertuang dalam jurnal (akun apa yang terpengaruh, arah pengaruhnya meningkat atau berkurang dan nilai dari pengaruh tersebut). Bagian (Subbag) Pembukuan mungkin tidak memiliki buku harian (sebagai buku jurnal), pencatatan dilakukan langsung kedalam buku besar B IV (Pengeluaran) & B IX (Penerimaan). COA dapat disetarakan dengan daftar rekening anggaran.
  • Lihat Bagan 1-1 (hal 6) Tabel 2-1 hal. 27 Tabel 2-2 hal. 30 Jelaskan hal. 35-45
  • Pengukuran laba terkait dengan konsep periodisasi akuntansi.
  • Konsepakuntansi

    1. 1. KONSEP UMUM AKUNTANSI Dwi Martani Staf Pengajar FEUI09/26/12
    2. 2. Pengertian Akuntansi  Kegiatan mengidentifikasi, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi (siklus akuntansi).  Sistem informasi yang memberikan laporan kepada berbagai pemakai atau pengambil keputusan mengenai aktivitas bisnis suatu kesatuan ekonomi (decision usefulness).09/26/12
    3. 3. Bidang Akuntansi  AKUNTANSI KEUANGAN : Penyusunan Laporan keuangan kepada pihak ekstern  AKUNTANSI MANAJEMEN : penyusunan laporan keuangan untuk kepentingan manajemen  AUDITING : pemeriksaan secara independen atas laporan keuangan yang dihasilkan oleh Akuntansi Keuangan  PERPAJAKAN : pembuatan laporan keuangan untuk keperluan pajak (SPT)  SISTEM INFORMASI : memfasilitasi berjalannya sistem akuntansi yang baik dalam suatu organisasi  AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK : pencatatan dan pelaporan transaksi yang terjadi di instansi pemerintahan09/26/12
    4. 4. Siklus Akuntansi  Identifikasi transaksi  Pencatatan (akun, arah & nilai)  Penyusunan laporan keuangan  Neraca  Laporan Laba Rugi  Laporan Perubahan Ekuitas  Laporan Arus Kas  Catatan atas Laporan Keuangan  Analisis kinerja keuangan09/26/12
    5. 5. Laporan Keuangan Neraca merupakan daftar yang menunjukkan posisi keuangan (aset, kewajiban dan ekuitas) pada tanggal tertentu. Laporan Laba Rugi merupakan ikhtisar dari pendapatan dan beban yang terjadi dalam satu periode tertentu. Laporan Perubahan Ekuitas merupakan ikhtisar dari perubahan ekuitas yang terjadi dalam satu periode09/26/12
    6. 6. Laporan Keuangan Laporan Arus Kas merupakan ikhtisar dari penerimaan dan pengeluaran kas yang terjadi dalam satu periode tertentu. Catatan Atas Laporan Keuangan adalah penjelasan yang berisikan informasi tambahan, rincian informasi dan penjelasan mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan pokok09/26/12
    7. 7. Pengguna Laporan Keuangan  Pemodal (investor)  Pemberi pinjaman (kreditur)  Manajemen  Badan pemerintah  Karyawan  Stakeholders lainnya (konsumen, pers, LSM, dll)09/26/12
    8. 8. Akuntansi dan Tata Buku Tata buku adalah proses rutin untuk mencatat transaksi yang terjadi (yang seringkali berulang) dan proses teknis menyusun dan menyajikan laporan keuangan (yang dapat bersifat manual). Akuntansi menuntut kemampuan melakukan analisis atas transaksi yang kompleks, membaca laporan keuangan dan menilai kinerja keuangan serta merancang sistem informasi keuangan perusahaan.09/26/12
    9. 9. Akuntansi dan Audit Profesi akuntansi terdiri dari akuntan intern, akuntan ektern dan analis keuangan. Akuntan intern (biasanya disingkat “akuntan”) bertanggung-jawab untuk menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Akuntan ekstern (biasanya disebut akuntan publik atau disingkat “auditor”) bertanggung- jawab untuk menilai kewajaran penyajian laporan keuangan berpedoman pada Standar Pemeriksaan Akuntan dan Kode Etik.09/26/12
    10. 10. Akuntansi dan Audit  Analis keuangan mewakili kepentingan pemilik modal atau pemberi pinjaman memberikan penilaian atas kondisi keuangan dan hasil usaha perusahaan dalam rangka keputusan investasi atau keputusan kredit.09/26/12
    11. 11. Persamaan Akuntansi Persamaan yang menunjukkan bahwa kekayaan “perusahaan” setiap saat harus sama besarnya dengan klaim pemodal (kreditur atau pemegang saham) atas kekayaan tersebut. Persamaan ini tertuang dalam Neraca sebagai Aset = Kewajiban + Ekuitas. Setiap transaksi atau kejadian dalam “kegiatan perusahaan” diukur pengaruhnya terhadap Persamaan Akuntansi tersebut.09/26/12
    12. 12. Aset, Kewajiban & Ekuitas  Aset = Kekayaan atau sumber daya ekonomi yang dimiliki perusahaan yang memberi manfaat di masa datang.  Kewajiban = Pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan perusahaan di masa datang dalam bentuk penyerahan aset atau pemberian jasa yang disebabkan oleh tindakan/transaksi pada masa lalu.  Ekuitas = Klaim residu pemegang saham atas kekayaan perusahaan (selisih antara aset dan kewajiban perusahaan atau net assets).09/26/12
    13. 13. Kegiatan Perusahaan Pemodal menyetor uang sebagai pinjaman atau modal. Perusahaan menggunakan uang untuk investasi dan membiayai proses produksi (modal kerja). Perusahaan menjual barang/jasa dan menerima uang sebagai pembayaran. Perusahaan membagikan dividen atau membayar hutang/bunga kepada pemodal.09/26/12
    14. 14. Pencatatan Transaksi  Transaksi perusahaan dapat dinyatakan dalam bentuk perubahan terhadap tiga unsur dalam persamaan akuntansi.  Setiap transaksi bisnis yang terjadi dalam perusahaan akan dapat mempengaruhi unsur- unsur persamaan akuntansi tanpa mengganggu keseimbangan yang ada dari persamaan akuntansi tersebut.  Ekuitas atau modal akan bertambah jika terjadi kenaikan investasi dan pendapatan, dan berkurang jika ada pengambilan oleh pemiliki dan beban09/26/12
    15. 15. Contoh TransaksiNona Mega menyetor modalnya sebsar 75.000.000 Aktiva = Ekuitas Kas = Ekuitas 75.000.000 = 75.000.000Nona Mega membeli tanah untuk membangun rukoKas + Tanah = Ekuitas 75.000.000 = 75.000.000-50.000.000 + 50.000.000 25.000.000 + 50.000.000 = 75.000.000Nona Mega membeli perlengkapan secara kredit 6.750.000Kas + Plkp + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas25.000.000 + 50.000.000 = 75.000.000 6.750.000 = 6.750.00025.000.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 75.000.00009/26/12
    16. 16. Contoh TransaksiNona Mega memperoleh pendapatan sebesar 37.500.000Kas + Plkp + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas 25.000.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 75.000.00037.500.000 = 37.500.00062.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 112.500.000Nona Mega membayar beban gaji 10.625.000, sewa kantor 4.000.000.Listrik dan telpon 2.250.000 dan beban lain 1.3750.000Kas + Plkp + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas 62.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 112.500.000-18.250.000 = -10.625.000 -4.000.000 -2.250.000 -1.3750.00044.750.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 94.250.000Nona Mega membayar Utang dagang 4.750.000Kas + Plkp + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas 62.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 94.250.000-4.750.00 = -4.750.000 39.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 94.250.00009/26/12
    17. 17. Contoh Transaksi Pada akhir bulan jumlah perlengkapan yang tersisa seebsar 2.750.000 Kas + Plpk + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas 39.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 94.250.000 -4.000.000 = -4.000.000 39.500.000 + 2.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 90.250.000 Pada akhir bulan Nona mega mengambil uang 10.000.000 utuk biaya sekolah anaknya Kas + Plpk + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas 39.500.000 + 2.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 90.250.000 -10.000.000 -10.000.000 29.500.000 + 2.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 80.250.00009/26/12
    18. 18. Rangkuman Transaksi Kas + Plpk + Tanah = Utang Dagang + Ekuitas 75.000.000 75.000.000 -50.000.000 + 50.000.000 25.000.000 + 50.000.000 = 75.000.000 6.750.000 = 6.750.000 25.000.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 75.000.000 37.500.000 = 37.500.000 62.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 112.500.000 -18.250.000 = -10.625.000 -4.000.000 -2.250.000 -1.3750.000 44.250.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 6.750.000 + 94.250.000 -4.750.00 = -4.750.000 39.500.000 + 6.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 94.250.000 -4.000.000 = -4.000.000 39.500.000 + 2.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 90.250.000 -10.000.000 -10.000.000 29.500.000 + 2.750.000 + 50.000.000 = 2.000.000 + 80.250.00009/26/12
    19. 19. Laporan Laba Rugi Salon Mega Laporan Laba Rugi Untuk bulan yang berakhir 31 Januari 2000 Pendapatan jasa Rp 37.500.000 Beban operasi Beban gaji Rp 10.625.000 Beban sewa 4.000.000 Beban perlengkapan 4.000.000 Beban listrik & telp 2.250.000 Beban rupa-rupa 1.375.000 Total beban operasi 22.250.000 Laba bersih Rp 15.250.00009/26/12
    20. 20. Laporan Perubahan Ekuitas Salon Mega Laporan Perubahan Ekuitas Untuk bulan yang berakhir 31 Januari 2000 Modal Nn Mega 1/1/2000 0 Investasi pada 1/1/2000 Rp 75.000.000 Laba bersih bulan Januari 15.250.000 90.250.000 Dikurangi pengambilan prive 10.000.000 Modal Nn Mega 31/1/2000 80.250.00009/26/12
    21. 21. Laporan Neraca Salon Mega Laporan Neraca 31 Januari 2000 Kas Rp 29.500.000 Utang Dagang Rp 2.000.000 Perlengkapan Rp 2.750.000 Tanah Rp 50.000.000 Ekuitas Modal Nn Mega Rp 80.250.000 ------------------ ------------------ Total aktiva Rp 92.500.000 Total Kew & ModalRp92.500.00009/26/12
    22. 22. Laporan Arus Kas Salon Mega Laporan Arus Kas Untuk bulan yang berakhir 31 Januari 2000 Arus kas dari aktivitas operasi Penerimaan kas dari pelanggan Rp 37.500.000 Pembayaran utk kreditor & kywn. (23.000.000) Arus kas bersih dari aktivitas operasi Rp 14.500.000 Arus kas dari aktivitas investasi Pembelian tanah Rp(50.000.000) Arus kas dari aktivitas pendanaan Investasi pemilik Rp 75.000.000 Pengambilan pemilik (10.000.000) Arus kas dari aktivitas pendanaan 65.000.000 Kenaikan bersih kas Rp 29.500.000 Saldo kas 1/1/2000 009/26/12 kas 31/12/2000 Saldo Rp 29.500.000
    23. 23. Pencatatan dengan Akun  Tata buku berpasangan merupakan teknik pencatatan akuntansi yang menggunakan akun sebagai wadah pencatatan.  Akun pada dasarnya adalah pos-pos laporan keuangan yang rinci yang secara umum dikelompokkan menjadi Aset, Kewajiban, Ekuitas, Pendapatan dan Beban.  Akun diwujudkan dalam bentuk Buku Besar (General Ledger)  Sisi Debit  Sisi Kredit  Kumpulan akun dikenal dengan Chart of Accounts.09/26/12
    24. 24. Tata Buku Berpasangan Karena transaksi adalah pertukaran (exchange) dalam nilai yang “seimbang” (arm’s length), maka minimal akan berpengaruh terhadap 2 akun. Bagaimana dampak transaksi terhadap laporan keuangan tertuang dalam jurnal. Jurnal dibuat akuntan di Buku Jurnal (General Journal):  Tanggal  Keterangan  Kolom Nilai (Debit & Kredit) Untuk dapat membuat jurnal di dalam buku jurnal, akuntan harus memahami aturan debit kredit.09/26/12
    25. 25. Perkiraan dan Akun• Perkiraan dibuat untuk mempermudah dalam mencatat transaksi• Perkiraan dapat dibuat dalam bentuk sederhana atau bentuk T , bentuk dua kolom dan bentuk empat kolom.• Kumpulan dari perkiraan disebut buku besar (ledger)• Daftar perkiraan yang dimiliki suatu perusahaan yang disertai dengan kode dari masing-masing perkiraan disebut chart of account / kode akun.• Dari sebuah perkiraan dapat dibuat perkiraan pembantu / subdiary ledger yang berisikan rincian dari apa yang ada dalam perkiraan. 09/26/12
    26. 26. KLASIFIKASI PERKIRAAN / AKUN • Perkiraan dapat diklasifikasikan berdasarkan perkiraan neraca dan laba rugi. • Perkiraan neraca adalah perkiraan yang sesuai dengan unsur dalam persamaan akuntansi terdiri dari aktiva, kewajiban dan modal. • Perkiraan laba rugi adalah perkiraan yang mempengaruhi modal yang berasal dari kegiatan operasi, yang terdiri dari pendapatan dan beban. • Setiap perkiraan memiliki saldo normal yaitu saldo debit atau kredit yang biasanya akan terdapat dalam perkiraan tertentu • Aktiva debit (bertambah debit) • Kewajiban kredit (bertambah kredit) • Modal kredit (bertambah kredit) • Pendapatan kredit (bertambah kredit) • Beban debit (bertambah debit)09/26/12
    27. 27. Proses Akuntansi  Jurnal  Posting  Tahap pengikhtisaran  Neraca Saldo  Jurnal penyesuaian  Pembuatan kertas kerja (tidak harus)  Penyusunan Laporan Keuangan  Jurnal Penutup09/26/12
    28. 28. SIKLUS AKUNTANSI Pembuatan dan Penerimaan bukti transaksi Pembuatan Jurnal Balik Pencatatan dalan jurnal (Reversing Entries) (Journalizing) - Jurnal Umum - Jurnal Khusus Pembuatan neraca saldo setelah penutupan (closing Pemindahbukuan trial balance) (posting) Buku besar (Ledger) Pembuatan jurnal penutup (closing entries) Penyusunan Neraca saldo (trial balance) Penyusunan Laporan Pembuatan Penyesuaian (adjustment) keuangan : Neraca Lajur - akrual •Laporan laba rugi - pembayaran di muka •Laporan perubahan - unsur-unsur estimasi ekuitas •Laporan Neraca09/26/12
    29. 29. TRANSAKSI Transaksi adalah kegiatan yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan Contoh : (pilih yang merupakan transaksi) Pembelian peralatan kantor secara kredit Pembelian bahan baku secara kredit Penjualan barang secara tunai Pengangkatan direksi Pembayaran hutang kepada bank Pengambilan uang oleh pemilik Penerimaan karyawan baru Peningkatan pangsa pasar perusahaan Pemogokan karyawan PLN padam sehingga mesinnya tidak dapat digunakan.09/26/12
    30. 30. PENCATATAN TRANSAKSIDALAM JURNAL • Transaksi akan dicatat dalam jurnal • Jurnal dapat berupa jurnal umum dan jurnal khusus • Jurnal umum adalah bentuk jurnal yang terdiri dari dua kolom, yaitu untuk debit dan kredit. • Jurnal khusus adalah bentuk jurnal yang telah menyebutkan nama perkiraan di dalam kolom- kolomnya. Tgl Keterangan Ref Debit Kredit Jurnal khusus penjualan Tgl Keterangan Ref Penjualan / PD09/26/12
    31. 31. CONTOH JURNAL TRANSAKSI Penyetoran modal oleh pemilik Kas 75.000.000 Modal 75.000.000 Pembayaran beban listrik Beban listrik 5.000.000 Kas 5.000.000 Urutan dalam membuat jurnal • Tentukan pengaruh transaksi terhadap penambahan atau pengurangan persamaan akuntansi • Tentukan perkiraan yang dipengaruhi • Tentukan apakah sebagai akibat transaksi tersebut harus didebit atau dikredit • Jumlah debit dan kredit, serta nama perkiraan dicatat dalam buku jurnal.09/26/12
    32. 32. TRANSAKSI PENYETORAN MODAL Tuan Andi mendirikan klinik dengan menyetor 100 juta uang kas dan bangunan senilai 200 juta Total Modal Nilai Bangunan JURNAL UMUM Hal 1 Jumlah kas yang disetor Post. Tgl Keterangan Ref. Debit KreditJuni 4 Cash 100,000,000 Bangunan 200,000,000 Modal Andi 300,000,000 09/26/12
    33. 33. Pemindahbukuan / Posting  Adalah proses pemindahan data yang terdapat dalam jurnal ke dalam perkiraan di buku besar.  Proses pemindahan :  Pemindahan tanggal transaksi  Pemindahan jumlah yang di debit atau kredit sesuai dengan perkiraannya  Mencatat kode perkiraan dalam kolom ref di jurnal  Pemindahan kolom keterangan dalam buku besar Berisi nomor perkiraan diisi jurnal dalam kolom ref  Penulisan hal jika telah diposting Dipindahkan di kolom ref di perkiraan JURNAL UMUM Hal 1 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit KreditJuni 4 Cash 100,000,000 Bangunan 200.000.000 Modal Andi 300,000,000 Setoran 09/26/12 modal oleh pemilik
    34. 34. Pemindahbukuan / Posting JURNAL UMUM Hal 1 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit KreditJuni 4 Cash 101 100.000.000 Bangunan 151 200.000.000 Modal Andi 310 300.000.000 Setoran modal oleh pemilik PERKIRAAN MODAL ANDI No. 310 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit KreditJuni 4 Setoran modal oleh pemilik JU 1 300.000.000 09/26/12
    35. 35. JURNAL UMUM1 Juni 199A Erik memindahkan uang sebesar Rp 9.000 dari rekening pribadinya di bank ke rekening perusahaan . Pemindahan ini dimasukkan sebagai setoran modal. (Bukti 1)6 Juni 199A Membeli peralatan secara kredit Rp 800 ( Bukti No.2 )7 Juni 199A Membeli truk seharga Rp 13.800. Membayar Rp 6.000 secara tunai dan sisany dibayar dengan angsuran selama satu tahun . (Bukti No.3 )10 Juni 199A Membeli perlengkapan dengan tunai sebesar Rp 210 . (Bukti No.4 )11 Juni 199A Membayar sewa untuk bulan Juni sebesar Rp 125. (Bukti No.5 )16 Juni 199A Membayar kreditur untuk peralatan yang dibeli pada tanggal 6 Juni Rp 200. (Bukti No. 6 )25 Juni 199A Membayar gaji pegawai Rp 500. ( Bukti No.7 )28 Juni 199A Menerima pembayaran untuk pekerjaan yang telah diselesaikan Rp 1571. (Bukti no. 8 )29 Juni 199A Membayar faktur – faktur tagihan untuk biaya truk sebesar Rp 150. (Bkti 9)29 Juni 199A Membayar biaya–biaya untuk listrik , telepon dan air Rp 100. (Bukti No.10 )29 Juni 199A Membayar biaya serba – serbi Rp 310. ( Bukti No.11 )30 Juni 199A Mengambil kas untuk keperluan pribadi Rp 200. ( Bukti No.12 ) 09/26/12
    36. 36. JURNAL UMUM Post. Tgl Bukti Keterangan Ref. Debit KreditJuni 1 1 Cash 9,000 Modal Erik 9,000 Setoran modalJuni 6 2 Peralatan 800 Utang 800 Pembelian peralatanJuni 7 3 Truk 13,800 Kas 6,000 Utang 7,800 Pembelian trukJuni 10 4 Perlengkapan 210 Kas 210 Pembelian perlengkapanJuni 11 5 Biaya sewa 125 Kas 125 Pembayaran sewaJuni 16 6 Utang 200 Kas 200 Pembayaran utang 09/26/12
    37. 37. JURNAL UMUM Post. Tgl Bukti Keterangan Ref. Debit KreditJuni 25 7 Biaya gaji 500 kas 500 Pembayaran gajiJuni 28 8 Kas 1.571 Pendapatan jasa 1.571 Penerimaan pendapatanJuni 29 9 Biaya truk 150 Kas 150 Pembayaran biaya trukJuni 29 10 Biaya listrik air dan tlp 100 Kas 100 Pembayaran biayalis, air & tlpJuni 29 11 Biaya serba-serbi 310 Kas 310 Pembayaran biaya serba-serbiJuni 30 12 Prive Erik 200 Kas 200 Pengambilan oleh pemilik 09/26/12
    38. 38. DAFTAR AKUN Nomor Nama 111 Kas 112 Perlengkapan 121 Peralatan 122 Truk 211 Utang 311 Modal Erik 321 Prive Erik 411 Pendapatan jasa 511 Biaya gaji 512 Biaya sewa 513 Biaya truk 514 Biaya listrik, air & tlp 515 Biaya perlengkapan 516 Biaya serba-serbi09/26/12
    39. 39. BUKU BESAR Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr 1 JU 1 9,000 9,000 7 JU 1 6,000 3,000 10 JU 1 210 2,790 11 JU 1 125 2,665 15 JU 1 200 2,465 25 JU 1 500 1,965 28 JU 1 1,571 3,536 29 JU 1 150 3,386 29 JU 1 100 3,286 29 JU 1 310 2,976 30 JU 1 200 2,77609/26/12
    40. 40. BUKU BESAR PERKIRAAN PERLENGKAPAN Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Juni 4 Pembelian perlengkapan JU 1 210 210 PERKIRAAN PERALATAN Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Juni 6 Pembelian peralatan JU 1 800 800 PERKIRAAN TRUK Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Juni 7 Pembelian truk JU 1 13,800 13,80009/26/12
    41. 41. BUKU BESAR PERKIRAAN UTANG No. 211 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni 6 Pembelian peratalan JU 1 800 800 7 Pembelian truk JU 1 7,800 8,600 15 Pembayaran utang JU 1 200 8,400 PERKIRAAN MODAL ERIK No. 311 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni 1 Setoran modal oleh pemilik JU 1 9,000 9,000 PERKIRAAN PRIVE ERIK No. 321 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo Db Saldo Kr Juni 30 Pengambilan oleh pemilik JU 1 200 200 PERKIRAAN PENDAPATAN JASA No. 411 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo Db Saldo Kr Juni 28 Penerimaan pendapatan JU 1 1,571 1,57109/26/12
    42. 42. BUKU BESAR Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo Db Saldo Kr Juni 25 Pembayaran gaji JU 1 500 500 PERKIRAAN BIAYA SEWA No. 512 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni 11 Pembayaran sewa JU 1 125 125 PERKIRAAN BIAYA TRUK No. 513 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni 29 Pembayaran biaya truk JU 1 150 150 PERKIRAAN BIAYA LISTRIK, AIR & TLP No. 514 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni 29 Pembayaran biaya listrik air dan telepon 100 JU 1 100 PERKIRAAN BIAYA PERLENGKAPAN No. 515 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni Pembayaran biaya perlengkapan PERKIRAAN BIAYA SERBA-SERBI No. 516 Post. Tgl Keterangan Ref. Debit Kredit Saldo DB Saldo Kr Juni 29 Pembayaran biaya serba-serbi JU 1 310 31009/26/12
    43. 43. PROSES PENCATATAN TRANSAKSI• Dalam sebuah perusahaan setiap transaksi akan dicatat dalam buku jurnal (dapat jurnal umum atau jurnal khusus)• Setelah itu secara periodik akan dilakukan posting yaitu pemindahan data dari jurnal ke perkiraan-perkiraan yang bersangkutan di buku besar.• Proses posting ini dapat dilakukan secara on line artinya setiap transaksi langsung posting, atau dapat juga dilakukan dengan sistem batch.• Jika perusahaan akan membuat laporan keuangan maka akan dibuat neraca saldo yaitu daftar saldo perkiraan yang ada dalam buku besar perusahaan pada suatu saat tertentu.• Angka di dalam neraca saldo tersebut kemudian disesuaikan jika ada hal- hal yang tidak menunjukkan keadaan yang sebenarnya.• Untuk membantu proses penyusunan laporan keuangan sering dibuat neraca lajur.• Dari Neraca lajur inilah kemudian dibuat laporan keuangan perusahaan.• Setelah laporan keuangan dibuat maka semua perkiraan laba rugi akan ditutup dengan jurnal penutup.• Setelah perkiraan laba rugi ditutup perusahaan dapat memulai pencatatan untuk periode berikutnya. 09/26/12
    44. 44. Kegiatan Penyelesaian Akuntansi Posting jurnal penyesuaian kedalam akun buku besarnya. Penyusunan Laporan Keuangan Pembuatan jurnal penutupan:  Untuk menihilkan saldo akun laba rugi.  Untuk memindahkan laba ke dalam akun ekuitas (laba ditahan).  Untuk menyiapkan akun untuk periode berikutnya. Pembuatan jurnal balik.09/26/12
    45. 45. PROSES PENGIKHTISARAN Pembuatan neraca saldo Pembuatan jurnal penyesuaian Pembuatan neraca lajur (optional) Penyusunan Laporan keuangan Pembuatan jurnal penutup Pembuatan jurnal balik09/26/12
    46. 46. NERACA SALDO Adalah daftar saldo perkiraan-perkiraan yang ada dalam buku besar pada saat tertentu Angka dalam neraca saldo ada yang tidak mencerminkan nilai sebenarnya sehingga perlu disesuaikan Neraca saldo merupakan titik awal dalam penyusunan laporan keuangan09/26/12
    47. 47. NERACA SALDO Nomor Nama Neraca Saldo Debit Kredit 111 Kas 2.776 112 Perlengkapan 210 121 Peralatan 800 122 Truk 13.800 211 Utang 8.400 311 Modal Erik 9.000 321 Prive Erik 200 411 Pendapatan jasa 1.571 511 Biaya gaji 500 512 Biaya sewa 125 513 Biaya truk 150 514 Biaya listrik, air & tlp 100 515 Biaya perlengkapan 516 Biaya serba-serbi 310 JUMLAH 18.971 18.97109/26/12
    48. 48. JURNAL PENYESUAIAN Adalah jurnal yang digunakan untuk menyesuaikan angka-angka dalam neraca saldo sehingga menunjukkan jumlah yang sebenarnya. Jurnal penyesuaian ini juga harus diposting ke dalam buku besar Hal yang menyebabkan perlu jurnal penyesuaian : Transaksi telah terjadi tetapi belum dicatat Transaksinya telah dicatat tetapi saldonya perlu dikoreksi09/26/12
    49. 49. Akuntansi Berbasis Akrual  Seluruh transaksi di atas melibatkan penerimaan atau pengeluaran kas (dan biasanya dikumpulkan dalam bukti penerimaan/bukti pengeluaran kas sebagai bukti transaksi).  Untuk menerapkan akuntansi yang berbasis akrual, pada akhir periode akuntansi harus dibuat jurnal penyesuaian agar dapat dilakukan pengukuran laba.  Laporan Laba Rugi adalah produk dari sistem akuntansi yang berbasis akrual yang tidak ditemui dalam sistem berbasis kas.  Pendapatan bukan Penerimaan, Beban bukan Pengeluaran, Laba bukan Cashflow.09/26/12
    50. 50. Dua Dasar Dalam Akuntansi Dasar Akrual: Dasar Akrual: Dasar Kas: Dasar Kas:Transaksi dicatat ketikaTransaksi dicatat ketika Transaksi dicatat Transaksi dicatat pendapatan diterima pendapatan diterima ketika kas diterima ketika kas diterima atau beban terjadi atau beban terjadi atau kas dibayarkan atau kas dibayarkan 09/26/12
    51. 51. Contoh  Pada Januari 2002, Asuransi Prensa menjual asuransi kesehatan 3 tahun  Dalam kontrak disebutkan bahwa klien akan membayar Rp 150.000 di muka  Biaya yang terjadi setiap tahun sebesar Rp 20.000  Berapa laba/rugi perusahaan tiap tahunnya09/26/12
    52. 52. Contoh Dasar kas dan Dasar Akrual Dasar Akrual(dalam 000) 2002 2002 2003 2003 2004 2004 Pendapatan 50 50 50 Beban 20 20 20 Laba 30 30 30 09/26/12
    53. 53. Contoh Dasar kas dan Dasar Akrual Dasar Kas(dalam 000) 2002 2002 2003 2003 2004 2004Kas masuk 150 0 0Kas keluar 20 20 20Laba / (rugi) 130 (20) (20) 09/26/12
    54. 54. JURNAL PENYESUAIAN Hal-hal yang perlu jurnal penyesuaian Beban yang masih harus dibayar Beban dibayar dimuka Pendapatan masih harus diterima Pendapatan diterima dimuka Penyesuaian untuk alokasi beban / pemakaian terkait dengan aktiva tetap, aktiva tidak berwujud.09/26/12
    55. 55. JURNAL PENYESUAIAN Perlengkapan yang tersisa sebesar Rp 50 Biaya gaji yangmasih terhutang sebesar Rp 100 Jurnalnya Biaya perlengkapan 160 Perlengkapan 160 Biaya gaji 100 Utang 100 Jurnal ini diposting ke dalam buku besar dan dimasukkan dalam neraca lajur09/26/12
    56. 56. JURNAL PENYESUAIAN Saldo perelengkapan dalam neraca saldo 1.700.000, berdasarkan hasil perhitungan jumlahnya tinggak 500.000 Peralatan dibeli dengan harga 50 juta, masa manfaatnya 5 tahun, metode penyusutan garis lurus Biaya sewa didibayar dimuka sebesar 15 juta untuk sewa mesin selama 3 tahun mulai 1 Januari 2000 Biaya iklan saldo 4.000.000 untuk 10 kali iklan di surat kabar. Sampai tanggal pelaporan baru diiklankan 8 kali Gaji dokter sebesar 5 juta baru dibayar pada awal bulan Januari Pasien telah membayar uang muka 10 juta untuk perawatan 20 hari, sampai tanggal pelaporan baru menginap 15 hari Pasien telah menginap 10 hari dan menghabiskan biaya 5 juta, tetapi belum membayar karena belum pulang. Rumah sakit memiliki deposito tertanggal 16 Desember 2000, sebesar 50 juta, bunga 12%09/26/12
    57. 57. KERTAS KERJA / WORKSHEET Terdiri dari sepuluh kolom (lima pasang debit kredit) Neraca saldo Penyesuaian Neraca saldo setelah disesuaikan Laba rugi Neraca Worksheet ini digunakan untuk membantu dalam menyusun laporan keuangan. Saldo debit pada laba rugi dan saldo kredit pada neraca mengindikasikan bahwa perusahaan laba Jumlah total debit dan total kredit pada tiap-tiap pasang kolom harus sama, karena berasal dari hal yang sama (neraca saldo) dan ditambah dengan hal yang sama (jurnal penyesuaian)09/26/12
    58. 58. KERTAS KERJA / WORKSHEETNomor Nama Neraca Saldo Penyesuaian Disesuaikan NS Debit Kredit Debit KreditDebit Kredit111 Kas 2.776 2.776112 Perlengkapan 210 160 50121 Peralatan 800 800122 Truk 13.800 13.800211 Utang 8.400 100 8.500311 Modal Erik 9.000 9.000321 Prive Erik 200 200411 Pendapatan jasa 1.571 1.571511 Biaya gaji 500 100 600512 Biaya sewa 125 125513 Biaya truk 150 150514 Biaya listrik, air & tlp 100 100515 Biaya perlengkapan 160 160516 Biaya serba-serbi 310 310 JUMLAH 18.971 18.971 260 260 19.071 19.071 09/26/12
    59. 59. KERTAS KERJA / WORKSHEETNomor Nama Neraca Saldo PenyesuaianNS Disesuaikan Laba Rugi Neraca Debit Kredit Debit KreditDebit Kredit Debit Kredit Debit Kredit111 Kas 2.776 2.776 2.776112 Perlengkapan 210 160 50 50121 Peralatan 800 800 800122 Truk 13.800 13.800 13.800211 Utang 8.400 100 8.500 8.500311 Modal Erik 9.000 9.000 9.000321 Prive Erik 200 200 200411 Pendapatan jasa 1.571 1.571 1.571511 Biaya gaji 500 100 600 600512 Biaya sewa 125 125 125513 Biaya truk 150 150 150514 Biaya listrik, air & tlp 100 100 100515 Biaya perlengkapan 160 160 160516 Biaya serba-serbi 310 310 310 JUMLAH 18.971 18.971 260 260 19.071 19.071 1.445 1.571 17.626 17.500 126 126 1.571 1.571 17.626 17.626 09/26/12
    60. 60. LAPORAN KEUANGAN Laporan keuangan disusun berdasarkan angka-angka yang ada dalam kertas kerja (tinggal memindahkan dari kolom laba rugi dan neraca) Khusus untuk prive/pengambilan akan dipindahkan dalam laporan perubahan modal/ekuitas Laporan keuangan yang dibuat : Laba rugi Perubahan modal Neraca Arus kas Catatan atas laporan keuangan09/26/12
    61. 61. Laporan Laba Rugi Bengkel Erik Laporan Laba Rugi Untuk bulan yang berakhir 30 Juni 199A Pendapatan jasa Rp 1.571 Beban operasi Beban gaji Rp 600 Beban sewa 125 Beban perlengkapan 160 Beban listrik & telp 100 Biaya truk 150 Biaya rupa-rupa 310 Total beban operasi 1.445 Laba bersih Rp 12609/26/12
    62. 62. Laporan Perubahan Ekuitas Bengkel Erik Laporan Perubahan Ekuitas Untuk bulan yang berakhir 30 Juni 199A Modal Nn Mega 1/6/199A 0 Investasi pada 1/6/199A Rp 9.000 Laba bersih bulan Juni 126 9.126 Dikurangi pengambilan prive 200 Modal Nn Mega 30/6/199A 8.92609/26/12
    63. 63. Laporan Neraca Bengkel Erik Laporan Neraca 30 Juni 199A Kas Rp 2.776 Utang Rp 8.500 Perlengkapan Rp 50 Peralatan Rp 800 EkuitasTruk Rp 13.800 Modal Tn Erik Rp 8.926 ------------------ ------------------ Total kewajiban Total aktiva Rp 17.426 & Modal Rp 17.42609/26/12
    64. 64. JURNAL PENUTUP Jurnal yang digunakan untuk menutup semua perkiraan nominal (laba rugi) Jurnal ini dibuat setelah laporan keuangan dibuat Setelah jurnal ini dibuat maka saldo pendapatan, beban dan prive menjadi nol Setelah jurnal ini dapat dibuat neraca saldo penutup yang hanya berisi perkiraan riil saja Jurnal penutup : Menutup pendapatan : debit pendapatan kredit ikhtisar laba rugi Menutup beban : debit ikhtisar laba rugi kredit beban Menutup ikhtisar laba rugi : debit ikhtisar laba rugi (laba) kredit modal / laba ditahan Menutup prive : debit modal kredit prive09/26/12
    65. 65. JURNAL PENUTUP Pendapatan jasa 1.571 Iktisar Laba Rugi 1.571 Iktisar Laba Rugi 1.445 Beban gaji 600 Beban sewa 125 Beban truk 150 Beban air, lis & tlp 100 Beban perlengkapan 160 Beban serba-serbi 310 Iktisar Laba Rugi 126 Modal Erik 126 Modal Erik 200 Prive Erik 20009/26/12
    66. 66. JURNAL BALIK Jurnal yang dibuat pada awal periode akuntansi Dibuat dengan membalik jurnal penyesuaian yang terkait Tujuannya untuk: Mempermudah pencatatan pada periode berikutnya Menjaga konsistensi pencatatan Jurnal penyesuaian yang perlu dibuat jurnal balik : Penyesuaian yang terdapat konsekuensi pembayaran di masa depan (beban yang belum dibayar) Penyesuaian yang terdapat konsekuensi penerimaan kas di mada depan (pendapatan yang masih harus diterima) Pendapatan diterima dimuka yang pertama kali dicatat sebagai pendapatan Beban diterima dimuka yang pertama kali dicatat sebagai beban09/26/12
    67. 67. JURNAL BALIK Utang 100 Beban gaji 100 pada saat pembayaran gaji Beban gaji 500 Kas 500 Jika tidak dibuat jurnal balik Beban gaji 400 Utang 100 Kas 50009/26/12
    68. 68. PERUSAHAAN DAGANG Proses akuntansi untuk jenis perusahaan yang berbeda tetap mengacu pada proses yang sama. Perbedaan yang ada adalah untuk perusahaan dagang, maka perusahaan memiliki persediaan barang yang dijual, dan memiliki aktivitas pembelian dan penjualan. Untuk memudahkan pencatatan transaksi di perusahaan dagang sering dibuat jurnal khusus yaitu jurnal khusus penjualan, pembelian, penerimaan kas dan pengeluaran kas. Dalam perusahaan dagang akan dihitung harga pokok penjualan yang dirumuskan sebagai persediaan awal + pembelian - persediaan akhir.09/26/12
    69. 69. PERUSAHAAN MANUFAKTUR Proses akuntansi untuk jenis perusahaan yang berbeda tetap mengacu pada proses yang sama. Perbedaan yang ada adalah untuk perusahaan manufaktur terdapat proses produksi untuk mengolah dari barang baku menjadi barang jadi, sehingga harus dihitung terlebih dahulu harga pokok barang yang telah diproduksi (COGM). Secara khusus untuk mengetahui lebih detail mengenai metode pencatatan dan perhitungan biaya produksi dapat mempelajari Akuntansi Biaya. Dalam perusahaan jenis ini biaya-biaya dapat diklasifikasikan ke dalam biaya produksi dan non produksi. Biaya produksi akan diakumulasikan untuk mendapatkan harga pokok barang yang diproduksi kemudian dari hasil ini akan dihitung harga pokok penjualannya.09/26/12
    70. 70. Sistem Akuntansi KeuanganDaerah Pemisahan fungsi otorisasi, penyimpanan uang dan pencatatan. Standar akuntansi keuangan daerah yang diterima umum (generally accepted). Prosedur pencatatan/akuntansi yang dikuatkan dengan peraturan yang mengikat. Pemilihan konsultan dengan penguasaan teknikal sistem akuntansi yang teruji. Pengembangan pendidikan/pelatihan akuntansi yang berorientasi profesi dan berkesinambungan.09/26/12
    71. 71. KASUS • Biaya iklan yang menjadi Keterangan Debit Kredit beban bulan September Rp Kas Rp 4.800 Rp ------ 750 Iklan dibayar dimuka 1.240 ------- • Biaya sewa film yang Sewa film dibayar di muka 4.000 ------- menjadi beban Rp 3.370 Pajak tontonan dibayar di muka 1.390 -------- • Pajak tontonan yang Perlengkapan 1.600 ------ menjadi beban adalah Rp Peralatan 7.200 ------- 1.150 Akumulasi penyusutan ------ 600 • Biaya penyusutan peralatan peralatan Rp 120 sedang penyusutan Gedung 16.800 ------ gedung adalah Rp 70 Akumulasi penyusutan gedung ------- 350 • Bunga yang masih harus Tanah 6.000 ------ dibayar untuk wesel bayar Hutang dagang ----- 880 adalah Rp 20 • Gaji yang masih harus Wesel bayar ----- 3.000 dibayar adalah Rp 300 Modal Nyonya Dewi ----- 34.620 • Iklan yang oleh Prive Nyonya Dewi 850 ----- pemasangan belum dibayar Penjulan karcis ----- 6.790 berjumlah Rp 1.500 Biaya giji 1.740 ----- • Perlengkapan yang masih Biaya listrik 640 ----- tersisa adalah Rp 400 Rp 46.240 Rp 42.24009/26/12

    ×