1st Fam Gath

672 views

Published on

catatan

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
672
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1st Fam Gath

  1. 1. HALAL BIHALAL ‘1st FAMILY GATHERING’ RCC A khirnya tiba juga kesempatan itu, saat KETUM Bro Eko memutuskan bahwa acara halal-bihalal selepas puasa bulan Ramadhan Tahun 1429 Hijriah kemaren, akan dilaksanakan RCC dengan tema ‘1st Family Gathering’. Terbayang sudah disegenap benak anggota kemeriahan yang lain dari biasanya. Yang biasanya bersenang-senang secara individu atau pribadi, sekarang bersenang-senang dengan seluruh keluarga para bikers. “Maksud gw di sini adalah para biker’s RCC dapat serta mengajak bradenya masing-masing, baik istri, anaknya, dan handai tolannya!” (Eh ada nggak yach, nyang nekat bawa rantang?). Kemeriahan yang terbayang dari acara Family Gathering ini, yaitu recetnya suara anak2 kecil segede jempol tangan berseliweran didepan kita (kalo dilihat dari jarak seratus meter tentunya), bercanda dan menangis dengan teman sebayanya, istri-istri para bikers berkumpul bergosip ria, dan para anggota pria yang mendadak jadi alim gak berani liat kanan-kiri. “He hee… takut ban sepeda motornya dikempesin bini kalee…!”. Acara dengan tema Family Gathering, dipastikan dapat memberikan suasana keakraban dan kekeluargaan yang kental, tidak hanya diantara para anggota tapi juga dengan segenap keluarga anggota. Acara FamGath tersebut juga bisa dianggap sebagai bentuk ucapan terima kasih KETUM terhadap dukungan yang telah diberikan keluarga para Anggota, mengingat mereka juga punya peran dengan memberikan kepercayaan terhadap suami/istri-nya untuk bergabung, bepergian dengan RCC- Unpad. Namun sangat disayangkan acara halal bihalal yang bertemakan “1st Family Gathering Perdana RCC” tersebut. Pada saat hari H nya, yaitu hari Sabtu, tanggal 18 Oktober 2008, yang mengambil start di basecame kami, DU 35 Bandung. Anggota yang membawa serta anak/istrinya atau keduanya, hanya sekitar sepuluh orang, dari 38 peserta touring FamGath tersebut, itu pun termasuk empat orang pengurus yang dicurigai bawa-bawa rantang sebagai boncenger. Keengganan anggota untuk membawa serta anak-orang, eh anak-istrinya pada acara FamGath Perdana RCC tersebut, yang mengambil lokasi di daerah Ciranjang-Cianjur, tepatnya di rumah bro Yosep, disinyalir karena adanya isu rute dan medan yang akan ditempuh melalui jalan melingkar yang tidak terlalu mulus, dan waktu tempuh untuk mencapai tujuan bisa nyampe lima jam, waktu istirahat dilokasi-pun ditakutkan jadi terlalu pendek dan tidak cukup untuk memulihkan kondisi fisik anak-anak para bikers jika sekiranya dibawa serta. Apa lagi jika harus melewati gelapnya malam disaat kembali pulang. Ternyata rute yang ditempuh terbukti makan korban, dengan adanya beberapa kendaraan anggota yang mengalami kerusakan, termasuk punya Kadiv Touring. Rusaknya kendaraan bro Ofik Jomblo Kadiv Touring ini sekaligus membuka rahasianya! “Apaan tuch!?” “Mo pada tau? Baca terus deee…!!!” *** 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 1
  2. 2. 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD P ara peserta tampak sangat antusias sekali untuk menghadiri acara Family Gathering Perdana RCC ini, hal tersebut ditandai dengan mulai berdatangannya peserta di basecamp kami, Parkir Utara Depan Rektorat Unpad mulai pukul 07.30 wib. Tampak para bikers pria ditemani boncenger, diantaranya ada bro Hendra yang tampak membawa serta buah-hatinya. Begitu juga para ladis biker tidak mau ketinggalan, membawa serta buah d..adanya! Sambil menunggu kehadiran anggota lainnya, para peserta group touring FamGath pun mengobrol sambil memeriksa kelengkapan kendaraan sepeda motornya. Tepat pukul 08.00wib peserta touring terdaftar sudah berkumpul semua, termasuk dua buah kendaraan roda empat yang dipergunakan sister Oom, dan bro Tatang untuk membawa serta masing2 anggota keluarganya. Bro Ballax yang celingukkan karena tidak melihat sedikitpun batang hidung bro Adhi dan sister Mei, mendapatkan informasi dari KETUM kalo bro Adhi tidak bisa start bareng anak2, sehubungan masih perlu waktu beberapa jam lagi buat mendinginkan amarahnya sister Mei yang sudah berlangsung sejak tengah malam. “Hiii… kebayang, hilangnya suvenir berupa kaus RCC yang diambil bro Adhi selepas Isha, saat ditaruh diboncengan Tigernya, yang sedianya kaus tersebut ingin dibagikan sister Mei kepada para Anggota RCC secara cuma-cuma, sudah pasti bisa membuat sister Mei marah besar dan menangis habis2an seperti orang kemasukan. “Sweer… bro, jangan lupa sister Mei itu orangnya paling perhatian dan sayang sama klub RCC, gak beda jauh dech sama Ballax. Jadi kejadian hilangnya kaus sebanyak itu, dan udah dicari bolak- balik pe tengah malam, trus gak ketemu juga, wah gawat…! Pasti malem itu suasana di rumah bro Adhi mencekam, jangan-jangan piring di rumahnya pada beterbangan!” Sekum bro Iday yang mendengar musibah itu-pun geleng2 kepala ajeb – ajeb merasa prihatin dan menganggap hal tersebut sebagai pertanda yang tidak baik buat perjalanan RCC kali ini. “Ter…lalu!” Gumamnya pelan. Sekitar jam 09:00, setelah pembacaan doa bersama yang dipimpin bro Tatang, group touring pun dilepas Ketua umum. Dengan dipimpin bro Ellay dibawah pengawalan para sweeper, group touring-pun berangkat tanpa pembagian klotur menuju lokasi acara di daerah Ciranjang-Cianjur, tepatnya di rumah bro Yosep. Jalur yang dilalui para biker’s menuju tujuan diantaranya …, yang lumayan padat dan macetnya. Namun saat akan memasuki daerah Waduk Cirata kemacetan-pun sudah tidak terasa, yang ada hanya panasnya terik sinar matahari yang menyengat. Namun keindahan alam Waduk-Cirata dengan danaunya yang tampak luas ditambah sepoi anginnya, terasa sejuk hingga mampu mengusir panasnya sengatan matahari ditempat tersebut. Di tempat itu pula para biker’s memarkir kendaraannya untuk beristirahat. Waktu yang ada pun dipergunakan para bikers untuk duduk-duduk berteduh, menikmati pemandangan, menikmati rokok, dan menikmati segelas kopi yang disuguhkan si Ibu pedagang yang mangkal di situ. Tak lama kemudian sister Oom dan bro Tatang, yang masing2 mengendarai kendaraan roda empatnya menyusul. 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 2
  3. 3. Merekapun ikut bergabung beristirahat di bawah rindangnya pepohonan yang cukup memberikan keteduhan. Rangsum yang mereka bawa pun berupa kue - kue kecil, gorengan, dan leupeut langsung diserbu para bikers yang kelaparan dan hanya menyisakan pembungkusnya saja. Tawa dan canda Anggota-pun sesekali membahana ditempat itu. Sementara bro Ballax yang duduk bersandar pada tiang pagar besi, dengan sebatang rokok ditangannya nampak menahan kantuk. Namun sejuknya belaian semilir angin telah menghantarnya ke alam mimpi. Ngantuknya bro Ballax selama diperjalanan bukannya tanpa alasan. Rencana kepergiannya bersama Anggota RCC, rupanya telah membuat sang istri dirumah berang dan cemburu berat terhadap sepeda motor yang akan dinaiki bro Ballax seharian. Ancaman sang Istri yang akan merusak sepeda motor apa bila tuntutannya tidak dipenuhi, membuat bro Ballax mengalah dan terpaksa memenuhi tuntutan tersebut. Malam itu pun bro ballax terpaksa menemani istri pe pagi. “Kalo besok harus ngantuk, ngantuk dach!” Gerutunya sambil tancap gas. “Uch ach uch...” Dalam lelahnya selama diperjalanan, dalam kantuknya seletelah seharian melek bareng istri, dalam keprihatinan terhadap nasib sahabatnya yang kehilangan sovenir, dalam tidurnya di siang bolong tersebut, Ballax bermimpi. Mimpi ikut-ikutan nyari setumpuk kaus yang terjatuh dari boncenngan motor tiger bro Adhi hingga tengah malam. Namun setelah bolak-balik semalaman menyusuri jalanan yang sebelumnya dilalui tiger bro Adhi tak juga membuahkan hasil, mereka berdua-pun kembali laptop eh … kerumahnya diikuti bro Ballax yang memutuskan untuk ikut nebeng bobo di sana. Namun menjelang dini hari, Badan Miss Pingky panas banget. Panas yang tidak seperti biasanya. Sebelumnya memang sudah ada tanda-tanda bakal sakit, yaitu setelah semaleman bolak-balik menyusuri jalanan, mencari setumpuk kaus RCC yang hilang tanpa diketahui rimbanya. Waktu bro Adhi Sahabatnya itu menyentuh jidat Miss Pingky istrinya, rasanya panas sekali seperti memegang jagung yang baru direbus. Sahabatnya yang kaget terus memegang pipi miss Pingky, ke lehernya juga, ke perutnya juga… ih, kena udelnya tuch! He hee. “Pasti kamu sedang sakit,” tebaknya. “Tapi sakit apa? Selain badanya panas, miss Pingky juga mendadak mengingau yang aneh-aneh. Suasana jadi tambah mencekam. “Lihat itu… lihaaaat…!” Miss Pingky teriak badannya pun terlihat gemetar sambil menunjuk ke sudut ruangan kamar. “Lihaaat itu…!” Teriaknya lagi. “Dady gak lihat apa-apa, Mah?” “Sama…,” jawab miss Pingky pendek. “Ih serius dong mah, Dady takut nich…” ujar bro Adhi. Bro Ballax yang melihat kejadian itu, menyarankan agar miss Pingky dikompres aja pake air dingin. bro Adhi kemudian cepat-cepat mengambil mangkuk yang diisi air es dan waslap untuk mengompres jidat miss Pingky. “Jidatnya, di kompres ya Mah?” Tanya bro Adhi. “Kompres pake air apa?” tanya miss Pingky sambil terus terpejam. “Air es!” “Ada yang rasa melon nggak?” Bro Adhi bengong. Tapi namanya juga orang sakit, apa lagi kalo sakitnya seperti kemasukan, kalo nggak diturutin malah salah. Ballax pun cepat-cepat ke dapur berusaha membantu sahabatnya itu dengan mengambilkan sirup rasa melon, dan menambahkannya ke mangkuk yang sudah berisi air es dan waslap. Jadilah miss Pingky dikompres pake air sirup dingin dipagi hari itu. Alhamdullilah nggak sampei sepuluh menit jidat miss Pingky sudah dikerubutin semut. 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 3
  4. 4. Semut itu pula yang ternyata membangunkan mimpi buruk bro Ballax di siang bolong. Semut-semut yang berkerumun disekitar mulut Ballax yang menganga penuh iler, serta merta berlarian entah kemana, bahkan sebagian tampak ada yang tertelan. Tak lama kemudian terdengar suara Ketum yang menginstruksikan agar para bikers yang tampak sedang berfoto bersama untuk bersiap-siap. Para bikers pun serentak kembali ke tunggangannya masing-masing. Kembali menyusuri jalanan di bawah panas terik matahari yang terasa semakin menyengat. Beruntunglah bagi bro Ballax, sesaat sebelum motornya keausan, bro Dian Ellay memberi tanda para bikers untuk terlebih dahulu memberi minum tunggangannya masing2. Saat memasuki Pom Bensin, para bikers tampak ijo melihat petugas pom bensin yang terdiri dari mahluk manis, cewek2 bercelana levis ketat yang memperlihatkan bokongnya yang tampak padat. Para bikers yang keausan menahan panas teriknya matahari selama perjalan, di pom bensin hanya bisa menelan ludah. Ballax yang ikut antri untuk mengisi full tangki FU150nya, mencoba mengusir rasa penat dengan bertanya ke salah seorang cewek bensin (cewek penunggu bensin, maksudnya). “Hai, saya Ballax. Kamu manis sekali. Jujur saja, liat kamu saya jadi pengen isi penuh tangki motor ini.” Cewek itu hanya tersenyum. “Eh tapi kasih bonus ya… ?” “Bonusnya apa?” Cewek itu menjawab. “Kalo gak ada kulkas, tv dan sebangsanya nggak apa2 dikasih no hp juga, mau kho!” Sambil mengisi bensin kendaraan Ballax, cewek itu kembali tersenyum. Ballax mulai ge-er, tapi kemudian cewek itu menjauh mendekati kendaraan yang lain. “Namanya juga usaha bro, he hee..!” Ballax cengengesan, saat melihat anggota lainnya yang ternyata sedang memperhatikannya. Saat akan keluar dari Pom Bensin yang dihuni mahluq-mahluq manis nan sexy tersebut, bro Ballax melihat dimulut pom bensin bro Endut yang sepertinya kesulitan menghidupkan kendaraannya. Di tempat itu pula, tempat yang tak jauh dari pom bensin, tepatnya di bengkel daerah Cikalong Kulon - Cianjur, bro Ballax bersama bro Eko menemani kendaraan bro Endut yang sedang diperbaiki montir, sekalian menunggu anggota lainnya yang diperkirakan nyasar hingga tertinggal jauh di belakang. Sementara bro Dian Ellay diperintahkan bro Eko memimpin anggota lainnya menuju tujuan. Setelah cukup lama menunggu di bengkel tersebut, akhirnya para anggota yang salah ambil jalan, dibawah kawalan bro Ofik Jomblo yang keperjakaannya diragukan Ketum akhirnya dapat kembali ke jalan yang benar. Banyaknya anggota yang tertinggal, karena mengalami kendala pada kendaraannya dan salah ambil jalan, menjadi cacatan merah perjalanan RCC pada touring halal bihalal 1 st family gathering tersebut. Sehingga tindakan disiplin terhadap anggota divisi touring pun dengan berat hati dilakukan Kadiv Touring. “Ayo phus-up bro, satu… dua! Satu… dua! Satu …” Setelah hampir satu jam perbaikan dilakukan montir pada kuda besi bro Endut yang mengalami masalah pada CDI-nya, dan para bikers yang tertinggal sudah kembali berkumpul, perjalanan pun kembali dilanjutkan di pimpin bro Ofik Jomblo. Namun tak sampai satu kilometer, saat di atas jembatan nampak sang Kadiv Touring yang juga 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 4
  5. 5. TC (touring coordinator) pada group touring tersebut mengalami kendala pada tunggangannya. Bro Ballax yang hendak menepi dan mengucapkan selamat …, mendapati signal bro Eko yang tengah memacu kendaraannya dari arah belakang, agar rombongan tetap melanjutkan perjalanan. Jadilah bro Eko sang Ketum memimpin rombongan diiringi para anggota meninggalkan bro Ofik yang ditemani bro Okeu bersama sweeper di atas jembatan. Bro Eko yang menggantikan tugas bro Ofik Jomblo memimpin rombongan. Yang emoh melanjutkan perjalanan saat di atas jembatan. Saat melewati tikungan badannya meliuk-liuk miring kekiri dan kekanan, bak Angsa di kuali. Namun sayang liukannya tidak diikuti kendaraannya, he hee…! Tapi walupun begicuh… doi ternyata mampu menjaga larinya Athelet agar KM-nya tidak terlalu under saat melahap tiap tikungan. “Bravo lah buat Ketu…!” Akhirnya Klotur yang dipimpin bro Eko-pun tiba di tujuan saat waktu menunjukan pukul 14:00 kurang, setelah mengalami keterlambatan sekitar satu jam sehubungan tunggangan tua bro Endut yang mengalami masalah pada CDI-nya. Namun saat melirik kebelakang, ternyata ada tiga orang anggotanya termasuk seorang boncenger yang tertinggal. Rupanya kuda besi bro Endut, bro Dida dan bro Ardhi tidak mampu mengejar larinya kuda besi bro Eko. Akibatnya ke empat bikers itu-pun nyasar dan hilang entah kemana. Sampai berita ini diturunkan, ke empat biker’s RCC itu-pun belum ditemukan! Untuk itu bagi masyarakat yang melihat anak2 bikers tersebut, dengan ciri-ciri dibelakang jaket yang mereka kenakan ada tulisan ‘JAKET RCC INI BELUM LUNAS!’. Tolong hubungi secepatnya Riau 11, ada hadiahnya!!! Sementara ditempat lain, tepatnya di atas Jembatan Sirotol Mustaqim, bro Ofik Jomblo yang rupanya tidak berhasil merayu kakeknya untuk terus menemani, merajuk minta ditemani Sweeper bro Okeu untuk menggantikan kakeknya. Keinginan bro Ofik untuk ditemani ini sekaligus membuka rahasianya! “Ternyata doi tu, gak beda dengan Anak mamah!” “Maksud loch…!?” “Soalnya, bro Ofik ketahuan ternyata emoh melanjutkan perjalanan saat kakeknya memutuskan untuk tidak lagi menemaninya berkendara, begicuuuu…!” Beruntunglah anggota lainnya tidak seperti itu, khususnya bro Ballax walau kakeknya juga emoh untuk terus menemani, namun doi nekat saja melanjutkan perjalanan diikut beberapa anggota mengejar lajunya Kawasaki-Athelet yang dipacu bro Eko hingga di atas 100km. “Awas… awas Ketum lagi test drive!!!” Bro Okeu pun dengan terpaksa menemani, mengeloni, hingga men-dorong2nya. Buat Bro Okeu sendiri sepertinya ibarat kata pepatah! “Si Buta dari Gua Hantu jalan kaki, terus nyebrang kali. Artinya: Cape … lagi! He hee, habis disuruh phus-up sama bro Ofik, sekarang disuruh bantu dorong Doi lagee… ! Rasain bro”. Tiba dilokasi, tepatnya di rumah leluhur bro Yosep ternyata sungguh supraise. Bro Ballax yang melihat-lihat keadaan sekeliling, tenang dan damai rasanya. Rumah yang besar tampak nyaman. Pekarangan dan kebunnya yang luas disertai beberapa kolam ikan sungguh memberikan nuansa yang, gimanaaaaaa … gitu! Suasana di lokasi yang begitu tentram terasa menyambut kehadiran rombongan yang dipimpim Bro Ketu sendiri. 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 5
  6. 6. Setelah bersih-bersih, rombongan pun langsung menyerbu hidangan yang tersaji dan nampak masih tersisa banyak, walau sudah diserbu rombongan yang telah lebih dahulu sampai di bawah pimpinan RC bro Dian Ellay. Selepas makan, beristirahat, sambil menikmati kue-kue kecil dan meminum air mineral, acara dibuka MC, dan sambutan pun disampaikan oleh Ketum bro Eko Aink. Sambutan Ketua Umum yang kalo gak salah denger, mengucapkan terima-kasih kepada para bikers dan lady bikers serta keluarganya yang telah ikut serta meramaikan acara halal bihalal ini. Kepada anggota yang telah membantu terselenggaranya acara tersebut. Kepada penghuni rumah dan masyarakat sekitar yang telah menyambut dengan segala keramah tamahannya. Kepada para petugas divisi touring yang telah mengawal para anggota dan keluarganya dengan selamat hingga sampai tujuan. Di sampaikan juga permohonan maaf Bro Ketu Kepada para pejabat setempat dari RT sampai dengan lurah, dari anak kecil sampai orang dewasa, dari kelapa muda sampe janda muda, apabila acara halal bihalal “1 St Family Gathering RCC” tersebut nantinya membuat kegaduhan hingga membuat orang mati bangkit dari kuburnya. Family Gathering Perdana RCC, yang bertujuan tidak semata acara hura-hura atau kesenangan cuci mata saja. Tujuan utamanya adalah silaturahmi diantara para keluarga bikers, dan membuat keluarga para bikers lebih mengenal tentang komunitas RCC dan tujuannya yang mulia yaitu: membangun kerukunan dan kebersamaan diantara keluarga para anggota. Selepas sambutan Ketua, acara yang bertemakan 1st Family Gathering RCC pun dimulai dengan band dangdut sebagai pengisi acara. Lomba pun di gelar Ketua dengan mempersilahkan anak2 para bikers untuk adu goyang ndang-dut, adu nyanyi, adu ngocol, juga adu bagong. Anak2 para bikers pun, tanpa ba-bi-bu langsung naik ke atas pentas mendekati artis yang tampak menor. Di bawah alunan lagu dangdut mereka pun unjuk gigi eh… unjuk goyang. Acara terus berlanjut, dan berbagai lomba joget pun berhasil digelar. Untuk pemenang lomba joget dengan Kriteria joget ‘pasangan paling serasi dan romatis’, yang keluar sebagai juara adalah: Juara I Pasangan bro Adhi dan miss Pingky; Juara II Pasangan bro Ellay; Juara III Pasangan bro Arul dan rantangnya; Sedangkan sebagai juara harapan, adalah: pasangan bro Ofik Jomblo dan bro Chamal yang tampak serasi dan mesra di atas panggung. Kita do’ain aja yook…! Untuk lomba joget dangdut perorangan, dengan kriteria ‘paling heboh, paling hot’ kembali nama miss Pingky disebut sebagai juara. Sebagai hadiah ketua pun berjanji akan mensponsori perjalanan miss Pingky apabila bersedia ikut kontes joget dangdut KDI. 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 6
  7. 7. Sementara untuk lomba nyanyi, berturut-turut dimenangkan oleh bro Ellay, dan bro Dedi. Sedangkan untuk lomba ngocol, tampaknya bro Ellay kali ini mendapatkan saingannya. Dengan bermodalkan urat malu yang sudah putus, calon anggota baru itu pun berhasil menggantikan posisi yang selama ini ditempati bro Ellay. Acara yang berlangsung hingga sore hari pukul 15:00, kemudian ditutup oleh Ketua Umum dengan ucapan terima kasih kepada peserta yang sudah mengikuti acara dari awal hingga selesai, dan juga ucapan terima kasih dari pengurus kepada panitia yang telah sukses melaksanakan acara tersebut. Ucapan terima kasih juga kepada penghuni rumah keluarga besar bro Yosep, dan masyarakat sekitar yang turut menonton, dan terucap keinginan bahwa acara Family Gathering ini insya Allah akan tetap diadakan untuk kedepannya, tentunya dengan konsep yang lebih baik dan diharapkan semua anggota Chapter dapat mengajak serta anak dan istrinya, dan kepada para istri untuk tidak mencemburui suaminya karena sudah disuguhi goyangan pantat artis. Harapan pengurus agar seluruh keluarga para bikers atau lady bikers senantiasa tetap mendukung pasangannya yang ikut bergabung sebagai anggota RCC. Amien..! Terakhir acara ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan dengan salaman sesama bikers. Jam berikutnya para bikers kembali harus melahap setiap kelokan, memacu adrenalin diantara padatnya kendaraan. Gelapnya jalanan, silaunya lampu kendaraan dari arah depan, diantara pasir dan debu yang berterbangan sempat membuat kendala bagi sebagian anggota. Ada terbesit, perasaan beruntung karena tidak membawa serta anggota keluarga saat menembus pekatnya malam yang terasa mencekam. Dari samping tampak Sweeper bro Ellay trus memantau pergerakan anggota, bergerak gesit bak elang menyambar, ke depan - ke belakang, ke kiri - ke kanan, sambil sesekali memberi isyarat apabila ada anggota yang dirasanya berada dalam posisi yang rawan. “Bravo Coi… keep your job ok! Lu udah bikin kita2 tenang euy” Bandung, 21 Oktober 2008 Salam, b_69 * Teriring permohonan maaf, untuk sist Mai ma bro Adhi klo mimpi Ballax dah bikin tersinggung, namanya juga mimpi, ibarat kata pepatah: Jaka Tingkir makan buah kedongdong. Artinya: Nyengir donk! 1st FAMILY GATHERING RCC UNPAD 2008 7

×