1                 PROPOSAL USAHA          “MANTU (Mantel Sepatu)”                Dari Sampah Jadi BerkahDiajukan Sebagai L...
2                               Ringkasan ProyekA. MANAGEMENT     Nama Usaha                    : MANTU (Mantel Sepatu)  ...
3C. PRODUKSI      Kapasitas Produksi / Hari        : 10 pcs      Jenis Bahan Baku                 : Jas hujan bekas    ...
4                                                                     1. Latar Belakang1.1. Dasar Gagasan Usaha   1.1.1. P...
5Melihat tabel di atas jelas terlihat tren volume kendaraan yang semakin tahun semakinmeningkat dengan peningkatan yang be...
6       fashionable karena didukung dengan berbagai motif dan tahan terhadap air. Dengan demikian       Mantu yang terbuat...
7       mantel sepatu yang murah dan bermutu, sehingga Mantu dapat dipakai dengan harga yang       terjangkau untuk kebutu...
81.2.3   Daftar Riwayat Hidup Pengelola III       Nama                                 : Azzahrawaani       Tempat Tangg...
9                                                                2.Aspek Pemasaran2.1 Gambaran Umum Pasar   2.1.1   Jenis ...
10   c) Motif Naga   d) Motif Batik       Selain berbagai motif diatas, kami juga berusaha akan mengembangkan motifkontemp...
11   2.1.2 Wilayah Pemasaran                    Wilayah pemasaran yang akan kami jadikan sasaran adalah DKI Jakarta, Bogor...
12           pasang Mantu per-bulannya. artinya data ini bisa mewakili sebagian besar pengendara           roda dua di DKI...
132.4. Peluang Pasar           Melihat analisis yang ada, maka kami dapat memprediksi bahwa peluang pasar di   Jakarat mas...
14       Sedangkan produk lainnya (tanpa merk) memiliki kelebihan adanya pengikat dibagianbawahnya, sehingga mampu mengika...
15                 2    XL                     Rp. 40.000 / pasang                 3    XXL                    Rp. 45.000 ...
16   menawarkan harga lebih rendah dengan pemesanan produk yang banyak, serta mendekati ke   banyak perusahaan yang berger...
17   o   Motif Batik       Kesemua motif diatas akan kami lengkapi dengan perekat dibagian atas dan pengikatdibagian bawah...
18Syarat pembayaran yang akan dilakukan adalah sebagai berikut;     Untuk pasar perorangan dan eceran          : Tunai 10...
19    Bekerjasama dengan perusahaan otomotif (khususnya motor).    Kalangan umum yang membutuhkan.                      ...
20            Program Regular yaitu program keagenan yang mampu menjual Mantu 5             pasang/hari selama 1 bulan, m...
212.8. Metode Promosi   No                  Metode Promosi                         Target                   Budget    1   ...
222.10. Rencana Penjualan per-Bulan                                Berikut adalah rencana proporsi penjualan;     No      ...
23                                                                          3. Aspek Produksi3.1. Produk Mantu         Pro...
243.3. Persiapan Tata Letak   Ruangan yang diperlukan untuk proses produksi tidaklah luas, kami memperkirakan luas areaseb...
253.5. Kapasitas Produksi     No              Tahun                  Rencana Produksi                                     ...
26                                                       4. Aspek Organisasi dan SDM4.1. Umum               Nama Produk  ...
274.3. Uraian Tugas                                                                                 GajiNo          Jabata...
284.5. Kegiatan Pra-Operasi dan jadwal Pelaksanaan                                                       Jadwal Pelaksanaa...
29                                                                   5. Aspek Keuangan5.1. Asumsi Biaya Proyek       Kami ...
30    5.2. Biaya Proyek      Keterangan                        Total           Pribadi         InvestorInvestasi Harta Tet...
315.3. Proyeksi Laba Rugi    5.3.1. Asumsi Rencana Produksi         Kami mengasumsikan bahwa kegagalan hanya terjadi pada ...
32                                          Proyeksi Laba - Rugi          Keterangan            Bulan 1 – 4         Bulan ...
33                                 Penyusutan Peralatan P e n y u s u ta n   N ila i (R p )    Umur            P e n y /b ...
34                                             Cash Flow            Keterangan         Bulan 1 – 4       Bulan 5 – 8      ...
35                                                 Anggaran Neraca            Keterangan           Bulan 1 – 4          Bu...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

233 4 proposal_mantel_sepatu

4,251 views

Published on

0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,251
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
326
Actions
Shares
0
Downloads
281
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

233 4 proposal_mantel_sepatu

  1. 1. 1 PROPOSAL USAHA “MANTU (Mantel Sepatu)” Dari Sampah Jadi BerkahDiajukan Sebagai Lomba Online Entrepreneurship Award (OEA) 2011 Oleh : Murtafaqoh Suhailah Azzahrawaani Universitas Al Azhar Indonesia
  2. 2. 2 Ringkasan ProyekA. MANAGEMENT  Nama Usaha : MANTU (Mantel Sepatu)  Nama Pimpinan perusahaan : 1)Murtafaqoh 2) Suhailah 3) Azzahrawaani  Bidang Usaha : Produksi Barang  Tujuan : 1) Mencapai pangsa pasar yang luas 2) Pengembangan produksi yang bermutu dan murah 3) Menjaga ketersediaan kapasitas produksi  Misi : 1) Peningkatan kapasitas produksi 2) Peningkatan efisiensi dan efektivitas produksi 3) Pengembangan produk 4) Healthy Finance  Kunci Kesuksesan : 1) Harga yang kompetitif 2) Ketersediaan bahan baku yang murah 3) Variasi produk dengan berbagai motif 4) Penyediaan produk yang berkualitas 5) Kapasitas produksi yang bersifat kontinu  Resiko yang Dihadapi : 1) Kompetitor yang semakin banyak 2) Daya beli yang rendah 3) Meningkatnya harga bahan baku  Rencana Jumlah Karyawan : 4 OrangB. PEMASARAN  Produk yang Dipasarkan : Mantel Sepatu (jas hujan untuk sepatu)  Sasaran Konsumen : Umum  Wilayah Pemasaran : Jabodetabek  Rencana Penjualan / Bulan : 150 pcs / Bulan  Penetapan Harga Jual : Rp. 20.500,-
  3. 3. 3C. PRODUKSI  Kapasitas Produksi / Hari : 10 pcs  Jenis Bahan Baku : Jas hujan bekas  Ketersediaan Bahan Baku : Banyak dan mudah  Sarana Produksi : 1) Rumah sendiri 2) Mesin jahit 3) Aksesoris motif  Dampak Lingkungan : 1) Mengurangi limbah sampah jenis plastik 2) Pengolahan limbah menjadi barang jadi 3) Mengurangi polusi sampahD. KEUANGAN  Modal Awal : Rp. 4.977.500 ,-  Target Penjualan / Bulan (Rp) : Rp. 3.075.000 ,-  Target Keuntungan / Bulan (Rp) : Rp. 1.087.500 ,-  Return of Investment : 2 bulan  Break Event Point : Rp. 10.850,-
  4. 4. 4 1. Latar Belakang1.1. Dasar Gagasan Usaha 1.1.1. Prospek Pasar Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia dalam beberapa tahun ini relatif meningkat. Pertambahan jumlah kendaraan bermotor dewasa ini dapat diprediksi karena tingkat pertumbuhan perekonomian bangsa ini yang cukup stabil. Selain itu tingkat permintaan yang cukup tinggi dari masyarakat, terutama jenis kendaraan roda dua. Motor menjadi alternatif masyarakat sebagai sarana transportasi, terutama yang terjadi di kota-kota besar seperti di Jakarta sebagai solusi akan masalah kemacetan yang ada. Faktor lain karena mudahnya masyarakat mengakses fasilitas sistem cicil dalam pembayaran kendaraan (kredit) yang diberikan oleh perusahaan jasa kredit kendaraan (Leasing Finance) untuk dapat memiliki sebuah kendaraan roda dua. Hal tersebut jelas menambah volume jenis kendaraan roda dua yang terjadi saat ini. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan riset Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenisnya di seluruh Indonesia, dalam hal ini yang kami riset adalah jenis kendaraan bermotor roda dua dalam lima tahun terakhir, maka terlihat jelas peningkatan jumlah kendaraan roda dua yang cukup signifikan yaitu sebagai berikut: No Tahun Total Jumlah Motor Pertambahan Peningkatan (unit) (unit) (%) 1 2004 23.055.834 - - 2 2005 28.556.498 5.500.664 19.26 % 3 2006 33.413.222 4.856.724 14.54 % 4 2007 41.955.128 8.541.906 20.36 % 5 2008 47.683.681 5.728.553 12.01 % 6 2009 52.433.132 4.749.451 9.06 % Total penambahan Selama 5 tahun 29.377.298 56.03 % Rata-rata penambahan per-tahun selama 5 tahun 5.875.460 20.00 % Rata-rata penambahan per-hari selama 5 tahun 16.097 0.05 % (asumsi hari 365/tahun)
  5. 5. 5Melihat tabel di atas jelas terlihat tren volume kendaraan yang semakin tahun semakinmeningkat dengan peningkatan yang bervariasi. Hal ini sangat berpengaruh positif terhadappangsa pasar mantel sepatu (Mantu) karena target utama pasarnya adalah pengguna sepedamotor. Dengan bertambahnya jumlah kendaraan roda dua, berarti bertambah pula pemakaikendaraan ini , yang berarti semakin luas pangsa pasar yang bisa dijadikan sasaran produkMantu. Pada wilayah Jabodetabek, khususnya di DKI Jakarta sendiri, tren peningkatan volumekendaraan roda dua juga mengalami kenaikan yang cukup fantastis. Kami mencatat datasepanjang tahun 2007, pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor roda dua di DKI Jakartaadalah sebesar 14,61 persen. Jenis kendaraan tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu(2006) yaitu sebesar 12,98 persen (http://metro.vivanews.com/news/read/9762-data_jumlah_kendaraan_1). Pada redaksi yang berbeda juga merilis jumlah kendaraan roda duadi DKI Jakarta pada tahun 2010 sebesar 8.244.346 unit (http://unic77.info/tahun-2011-lalu-lintas-jakarta-lumpuh-total.html). Dengan demikian pangsa pasar Mantu sangatlah terbuka luasbaik di Jabodetabek maupun di seluruh Indonesia. Selain itu, kami juga telah melakukan survey kepada 100 pengendara sepeda motor diDKI Jakarta pada bulan Mei 2011, diperoleh data bahwa ada 86 % pengendara sepeda motorbelum memiliki jas hujan sepatu dan 42 % nya berniat membeli. Dari survey ini tentunya dapatdikatakan mampu mewakili sebagian besar pengendara roda dua di DKI Jakarta dan dapatditarik kesimpulan bahwa prospek pasar Mantu sangat potensial. Hal tersebut juga akan bisadikembangkan lebih massif apabila didukung dengan sistem promosi dan sosialisai yang intensif,karena menurut survey kami dari 100 pengendara sepeda motor di DKI Jakarta ada 78 %pengendara yang belum tahu akan adanya produk jas hujan sepatu. Faktor lain yang mempengaruhi gagasan atas produk Mantu yaitu iklim Indonesia yangtropis dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Dengan intensitas curah hujan yangcukup tinggi berarti akan mampu mendongkrak kapasitas penjualan Mantu ke pasar. ProdukMantu diharapkan akan memberikan sebuah solusi baru di masyarakat untuk menanganikebasahan pada sepatu konsumen dan memberikan satu alternatif sebagai pengembanganSafety Rider di saat hujan. Berdasarkan analisis di atas, produk Mantu sangat potensial untuk dipasarkan danterbuka luas pangsa pasar yang ada serta dapat membantu konsumen dalam berkendara di saathujan. Selain itu Mantu menjadi salah satu aksesoris berkendara yang bermutu, ekonomis dan
  6. 6. 6 fashionable karena didukung dengan berbagai motif dan tahan terhadap air. Dengan demikian Mantu yang terbuat dari limbah tentunya akan mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dari polusi sampah jenis plastik.1.1.2. Manfaat Ekonomi Dengan pemanfaatan sumber limbah jas hujan dari masyarakat sekiranya ada 2 manfaat ekonomi yang akan diperoleh. Pertama, dari sisi masyarakat sendiri dapat merasakan manfaat atas produk Mantu, yaitu dengan kami membeli jas hujan masayarakat yang telah rusak dan terbuang sia-sia, maka masyarakat akan mendapatkan manfaat ekonomi dengan mendapatkan uang dari jas hujan mereka. Sampah jas hujan masyarakat akan menjadi puing uang yang dapat masyarakat manfaatkan untuk keperluan mereka lainnya. selain itu manfaat ekonomi lainnya untuk masyarakat (terutama pengendara sepeda motor) adalah perbandingan harga Mantu yang relatif ekonomis (murah) bila dibandingkan dengan produk sejenis lainnya, karena bahan baku Mantu yang diperoleh dari limbah sampah jas hujan, sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga yang rendah, yang berarti masyarakat dapat memperoleh produk ini secara ekonomis. Kemudian yang kedua adalah manfaat ekonomi yang kami dapatkan dengan pengolahan limbah sampah jas hujan menjadi produk Mantu dengan menghasilkan laba secara kontinu, artinya kami menjual dengan perhitungan keuntungan yang akan kami dapat setelah Mantu tersebut dipasarkan ke pasar. Dengan demikian secara ekonomi manfaat ini sangat besar dan dapat terarah sesuai dengan tujuan dan misi kami memanfaatkan limbah sampah jas hujan dari masyarakat yang tidak terpakai, bahkan sebagian besar terbuang sia-sia.1.1.3. Manfaat Sosial Selain manfaat ekonomi yang bisa didapat, manfaat lain yang bisa diperoleh yaitu manfaat sosial. Mantu menjawab permasalahan limbah sampah jas hujan di masyarakat dengan mengolahnya lagi menjadi barang siap pakai dan bermanfaat. Manfaat sosial yang didapat dari produk Mantu diantaranya, pertama, masyarakat akan terbantu dari pengolahan limbah secara masal, artinya polusi sampah jas hujan yang terjadi dimasyarakat dapat dikurangi, sehingga masyarakat dapat terbantu dalam polusi sampah jas hujan ini. Kedua, adanya alternatif baru bagi pengendara sepeda motor untuk mempunyai
  7. 7. 7 mantel sepatu yang murah dan bermutu, sehingga Mantu dapat dipakai dengan harga yang terjangkau untuk kebutuhan jas hujan sepatu. Manfaat ketiga, yaitu terbukanya peluang kerja baru bagi masyarakat, pada satu misi ke depan Mantu dapat mendorong terbukanya peluang kerja baru untuk masyarakat, baik secara kerja langsung maupun melakukan kerjasama dagang dengan kami. Dengan demikian kehadiran Mantu dimasyarakat erat kaitannya dengan berbagai banyak manfaat sosial yang akan dihasilkan.1.2. Daftar Riwayat Hidup 1.2.1 Daftar Riwayat Hidup Pengelola I  Nama : Murtafaqoh  Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 01 Februari 1989  Agama : Islam  Alamat Rumah : Jl. Guru Mughni Gg. Mushalla RT.002 / 01 No.60B Kuningan Timur Jakarta Selatan 12950  Pendidikan Sekarang : Semester VI Fakultas Sastra Prodi Sastra Arab  Pelatihan yang Pernah Diikuti : Pelatihan Komputer di RPI  Hobi : Nonton Bola, Dengar Musik, Korespondensi  Nomor Telepon : 0857 1463 4025 1.2.2 Daftar Riwayat Hidup Pengelola II  Nama : Suhailah  Tempat Tanggal Lahir : Jakarta, 20 Oktober 1989  Agama : Islam  Alamat Rumah : Jl. Al Hidayah Basmol No.3 RT.006 / 006 Kembangan Utara, Kembangan Jakbar 11610  Pendidikan Sekarang : Semester VI Fakultas Sastra Prodi Sastra Arab  Pelatihan yang Pernah Diikuti : Pelatihan Outbound Al Azhar di Cigombong, Dakwah di dunia cyber di Sari Pan Pasifik  Hobi : Nonton TV, Dengar Musik, Main Komputer.  Nomor Telepon : 0857 1028 8377
  8. 8. 81.2.3 Daftar Riwayat Hidup Pengelola III  Nama : Azzahrawaani  Tempat Tanggal Lahir : Sumenep, 26 September 1988  Agama : Islam  Alamat Rumah : Jl. Dr. Cipto Gg. Pasar Anom Baru No. 1 Kolor Sumenep Madura Jatim 69417  Pendidikan Sekarang : Semester VI Fakultas Sastra Prodi Sastra Arab  Pelatihan yang Pernah Diikuti : Entrepreunership Concept  Hobi : Menulis  Nomor Telepon : 0857 1609 7292
  9. 9. 9 2.Aspek Pemasaran2.1 Gambaran Umum Pasar 2.1.1 Jenis produk Mantu yang akan dipasarkan adalah sebagai berikut: No Jenis Motif Ukuran Kode Harga satuan M dan L MT-001-J Rp. 20.500 ,- 1 Motif Jerapah XL MT-002-J Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-J Rp. 30.500 ,- M dan L MT-001-M Rp. 20.500 ,- 2 Motif Macan XL MT-002-M Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-M Rp. 30.500 ,- M dan L MT-001-N Rp. 20.500 ,- 3 Motif Naga XL MT-002-N Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-N Rp. 30.500 ,- M dan L MT-001-B Rp. 20.500 ,- 4 Motif Batik XL MT-002-B Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-B Rp. 30.500 ,- Contoh gambar Mantu sebagai berikut: a) Motif Jerapah b) Motif Macan
  10. 10. 10 c) Motif Naga d) Motif Batik Selain berbagai motif diatas, kami juga berusaha akan mengembangkan motifkontemporer yang sedang berkembang di masyarakat, misalnya motif wajah pribadi(pengendara), motif wajah artis, motif nama pribadi dan lain sebagainya (tentunya harussesuai dengan perhitungan ongkos produksi).
  11. 11. 11 2.1.2 Wilayah Pemasaran Wilayah pemasaran yang akan kami jadikan sasaran adalah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Namun untuk langkah awal, kami akan intensif di wilayah DKI Jakarta. Alasan yang sangat logis adalah pengendara roda dua di Ibu Kota jelas lebih besar dibandingkan keempat wilayah lainnya, yang kedua yaitu rencana tempat produksi Mantu yang berada di Jakarta. Dengan demikian proses distribusi dan jalannya arus barang akan lebih mudah dan efesien sebagai tindakan awal dalam mendistribusikan Mantu.2.2 Permintaan 2.2.1. Jumlah Permintaan Terhadap Produk 2.2.1.1. Sasaran Pembeli (Konsumen) Kami akan membidik sasaran konsumen 100 persen pengendara roda dua untuk semua kalangan dan profesi. Selain itu mempertimbangkan dari data survey yang telah kami lakukan dari 100 pengendara roda dua di DKI Jakarta, bahwa ada 68 % pengendara roda dua mengendarai dengan menggunakan sepatu, 29 % lainnya tidak menggunakan sepatu, 2 % tidak tahu serta 1 % tidak menjawab. Melihat data di atas artinya bahwa target konsumen ada sekitar 90 % lebih dari pengedara roda dua yang bisa ditindaklanjuti yaitu 68 % berkendara dengan sepatu dan 29 % tidak dengan sepatu. Jadi nantinya produk Mantu dapat membidik sekitar 20 % lebih dari yang tidak menggunakan sepatu karena Mantu juga dapat berfungsi sebagai mantel untuk sandal. Jadi ada peluang target konsumen yang sangat besar untuk memasarkan produk Mantu. 2.2.1.2. Jumlah Kebutuhan Dari data survey yang kami dapatkan jumlah permintaan akan produk Mantu cukup signifikan, dari 100 pengendara roda dua yang berminat membeli produk ini mencapai sekitar 42 %, sedangkan menurut data yang kami catat ada sekitar 8.244.346 pengendara di DKI Jakarta. Berdasarkan data tersebut proyeksi jumlah kebutuhan Mantu dihitung dari tingkat menengah yaitu 30 % saja dari total pengendara, maka akan ada jumlah kebutuhan sekitar 2.473.309 pasang Mantu per-tahun atau sekitar 206.109
  12. 12. 12 pasang Mantu per-bulannya. artinya data ini bisa mewakili sebagian besar pengendara roda dua di DKI jakarta. Dengan demikian jumlah kebutuhan akan sangat berpengaruh terhadap jumlah permintaan, dan untuk meningkatkan jumlah permintaan haruslah diimbangi dengan proses promosi dan sosialisasi yang intensif. 2.2.2. Permintaan Pasar Dari data survey yang telah kami lakukan sebenarnya permintaan pasar Mantu cukup signifikan, hal ini terlihat dari 100 pengendara di DKI Jakarta ada sekitar 42 % berminat untuk membeli. Faktor yang sangat berpengaruh sekali terhadap permintaan karena masih sangat besar pengendara yang belum mengetahui adanya produk jenis ini di pasaran, yaitu sekitar 86 %. Dengan demikian kami memprediksi bahwa dengan adanya produk Mantu yang diimbangi dengan promosi dan sosialisasi yang intensif maka kecenderungan permintaan pasar akan semakin meningkat setiap tahunnya, selain itu tren pertambahan jenis kendaraan roda dua yang semakin tahun semakin bertambah akan mempengaruhi pula permintaan produk ini di pasaran.2.3. Penawaran Penawaran yang telah dilakukan oleh jenis produk ini yang telah ada dipasaran yang telah kami riset di internet ada sekitar 2 – 3 produk yang berbeda, akan tetapi produk tersebut masih sangat jarang beredar di Jakarta. Data yang kami peroleh yaitu dari sekitar 20 toko aksesoris motor yang ada di Jakarta Barat, hanya terdapat 2 toko yang menyediakan jas hujan sepatu (mantel sepatu), artinya produk ini masih sangat jarang dipasarkan di Jakarta sendiri. Penawaran lainnya yang cukup banyak di internet adalah merk “Jas Sepatu”. Produk tersebut berasal dan di produksi di Jawa Timur dan pemasarannya di Jakarta hanya sebatas agen saja, selain itu produk tersebut juga masih sangat jarang di toko-toko konvensional di Jakarta. Penawaran produk tersebut memang paling banyak di internet jika dibandingkan dengan produk jenis lainnya sehingga kami merasa hanya “Jas Hujan” yang menjadi kompetitor utama, karena dapat dikatakan produknya paling banyak di pasarkan di internet.
  13. 13. 132.4. Peluang Pasar Melihat analisis yang ada, maka kami dapat memprediksi bahwa peluang pasar di Jakarat masih sangat besar, karena produk jenis ini masih sangat jarang di pasaran, hanya ada sekita dibawah 10 % saja produk yang beredar, sehiangga kami dapat menyimpulkan bahwa peluang pasar produk Mantu ini adalah sebagai berikut: Produk Permintaan Penawaran Peluang Mantu 40 % 10% 30%2.5. Strategi Pemasaran Kompetitor (Pesaing) 2.5.1. Produk Kami telah menganalisa beberapa produk mantel sepatu (jas hujan khusus sepatu) di internet dan di toko-toko konvensional di Jakarta. Dapat dikatakan bahwa produk jenis ini yang paling banyak beredar di internet adalah merk “Jas Sepatu” sedangkan produk lainnya tidak bermerk, produk yang tidak bermerk ini yang kami sulit analisis. Untuk itu kami hanya sebatas menganalisis produk mantel sepatu dengan merk “Jas Sepatu”. Untuk “Jas Sepatu” ukuran yang ditawarkan adalah M, L, XL dan XXL, selain itu bahan yang digunakan adalah bahan parasut atau sama seperti bahan yang digunakan untuk jas hujan biasa. Untuk model sendiri “Jas Sepatu” menawarkan motif corak bergaris dan dilengkapi dengan perekat di ujung atasnya tanpa adanya pengikat di bawah mata kaki, sehingga dapat diprediksi kurang terikat kencang pada bagian bawahnya. Berikut gambarnya:
  14. 14. 14 Sedangkan produk lainnya (tanpa merk) memiliki kelebihan adanya pengikat dibagianbawahnya, sehingga mampu mengikat erat antara bagian bawah dengan bagian mata kaki,namun produk tanpa merk ini tidak dilengkapi motif apapun, jadi terkesan monoton dan kaku.Berikut contoh gambarnya:2.5.2. Harga Harga untuk jas hujan khusus sepatu di pasaran sangatlah bervariatif. Pasaran hargatersebut biasanya tergantung dari banyaknya pemesanan, semakin banyak memesan berartisemakin rendah harga yang ditawarkan. Khusus untuk produk dengan merk “Jas Sepatu” hargayang ditawarkan adalah sebagai berikut:  http://www.jas-sepatu.blogspot.com/ o Harga satuan : Rp. 60.000 , - / pasang o Harga Agent No Banyaknya Barang Harga 1 2–4 pasang Rp. 55.000 / pasang 2 5–9 pasang Rp. 50.000 / pasang 3 10 – 19 pasang Rp. 45.000 / pasang 4 20 – 49 pasang Rp. 40.000 / pasang 5 50 - ~ pasang Rp. 35.000 / pasang  http://rhyzinside.blogspot.com/2009/11/jas-sepatu.html No Ukuran Harga 1 M dan L Rp. 35.000 / pasang
  15. 15. 15 2 XL Rp. 40.000 / pasang 3 XXL Rp. 45.000 / pasang  http://alixwijaya.com/ No Ukuran Harga 1 S dan M Rp. 32.900 / pasang 2 L dan XL Rp. 34.900 / pasang 3 XXL Rp. 35.900 / pasang Untuk cara pembayaran yang banyak dilakukan oleh kompetitor adalah denganmentransfer uang melalui rekening pemilik produk, selain itu syarat pembayaran yangditetapkan adalah 100% lunas, kemudian produk dapat dikirim ke pembeli.2.5.3. Jalur Penjualan Jalur penjualan yang dilakukan oleh beberapa kompetitor dalam memasarkanproduknya adalah sebagai berikut: Produsen Agent Konsumen Konsumen2.5.4. Promosi Promosi yang dilakukan oleh beberapa kompetitor dalam memasarkan produk iniadalah dengan mengupayakan media internet, diantaranya; iklan baris gratis, membuat tokoonline, membuat blog, promosi dengan jejaring sosial (facebook, twitter, frendster dsb),membuat account di web-web terkenal seperti Kaskus.com, TokoBagus.com, Alibaba.com danmembuat komunitas pengguna internet. Selain itu untuk untuk pemasaran offline kebanyakan dari kompetitor membuka banyakagent atau distributor produk dengan menawarkan sistem kerjasama keagenan yang
  16. 16. 16 menawarkan harga lebih rendah dengan pemesanan produk yang banyak, serta mendekati ke banyak perusahaan yang bergerak di bidang otomotif (khususnya motor).2.6. Strategi Pemasaran Mantu 2.6.1. Produk Mantu di design dan di buat se-fashionable mungkin, dengan berbagai warna dan motif yang menarik. Rencana motif yang akan diproduksi adalah sebagai berikut; o Motif Jerapah o Motif macan o Motif Naga
  17. 17. 17 o Motif Batik Kesemua motif diatas akan kami lengkapi dengan perekat dibagian atas dan pengikatdibagian bawahnya. Selain berbagai motif di atas, kelebihan dari Mantu adalah dari segi mutuproduk, dengan cara merangkap bahan utama Mantu serta merangkap benang jahitannya, makaMantu dapat diprediksi dapat digunakan dengan rentang waktu diatas satu tahun (denganasumsi pemakaian Mantu per-hari 1 jam, maka Mantu dapat digunakan lebih dari 360 jam).2.6.2. Ukuran dan Harga Ukuran dan harga Mantu yang akan kami tawarkan adalah sebagai berikut; No Jenis Motif Ukuran Kode Harga satuan M dan L MT-001-J Rp. 20.500 ,- 1 Motif Jerapah XL MT-002-J Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-J Rp. 30.500 ,- M dan L MT-001-M Rp. 20.500 ,- 2 Motif Macan XL MT-002-M Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-M Rp. 30.500 ,- M dan L MT-001-N Rp. 20.500 ,- 3 Motif Naga XL MT-002-N Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-N Rp. 30.500 ,- M dan L MT-001-B Rp. 20.500 ,- 4 Motif Batik XL MT-002-B Rp. 25.500 ,- XXL MT-003-B Rp. 30.500 ,-
  18. 18. 18Syarat pembayaran yang akan dilakukan adalah sebagai berikut;  Untuk pasar perorangan dan eceran : Tunai 100%  Untuk distributor : Tunai 50% sebelum produk dikirim dan 50% setelah dikirim Cara pembayarannya adalah dengan cara cash maupun transfer via bank. Selain itupemotongan harga sebesar 10% dari harga jual untuk distributor yang memesan produk denganjumlah di atas 20 pasang atau lebih.2.6.3. Jalur Penjualan Jalur penjualan produk Mantu yang akan kami lakukan adalah sebagai berikut; Produsen Agent Konsumen Konsumen2.6.4. Promosi Promosi yang akan kami lakukan dalam memasarkan produk ini adalah denganmengupayakan media internet, diantaranya; iklan baris gratis, membuat toko online, membuatblog, promosi dengan jejaring sosial (facebook, twitter, friendster dsb), membuat account diweb-web terkenal seperti Kaskus.com, TokoBagus.com, Alibaba.com dan membuat komunitaskhusus pengendara motor di internet dengan mengusung tema Safety Rider serta listing produkdi berbagai blog penyedia portal suatu produk. Selain itu, target pasar kami yang utama ialah untuk memenuhi permintaan daridistributor - distributor besar dan eceran yang berlokasi di Jabodetabek, dan jugapemenuhan pesanan yang datang langsung kepada kami.Kami membagi segmen pasar menjadi 5 kelompok yaitu :  Kalangan perorangan (personal).  Distributor atau agent.  Komunitas pengendara.
  19. 19. 19  Bekerjasama dengan perusahaan otomotif (khususnya motor).  Kalangan umum yang membutuhkan. Proporsi Pembagian Segmentasi Pasar Perorangan Umum 10.00% 20.00% Perusahaan 10.00% Komunitas Agent 10.00% 50.00%2.6.5. Konsep Toko Online dan Offline Konsep toko online yang akan kami jalankan adalah toko online yang melistingberbagai produk baru dari kami. Kami menawarkan konsep toko online dengan sistemyang berbeda, yaitu konsep toko online yang menawarkan berbagai program sebagaiberikut;  Konsumen akan mendapatkan harga khusus (diskon 10%) apabila konsumen memesan kurang dari 7 hari semenjak produk terbaru Mantu di listing  Program Pay 5 get 6, yaitu apabila konsumen membeli 5 pasang Mantu sekaligus maka akan mendapat 1 Mantu gratis.  Program 300/18, yaitu program khusus untuk distributor yang mampu menjual Mantu di atas 300 pasang per-bulan maka harga Mantu menjadi Rp.18.000,- / pasang.  Program Happy 10 Mantu , yaitu jika konsumen dapat merekomendasikan Mantu ke 10 orang dan 10 orang tersebut dapat menjual Mantu di minimum 10 pasang per-bulan/orang, maka konsumen tersebut akan mendapatkan hadiah.
  20. 20. 20  Program Regular yaitu program keagenan yang mampu menjual Mantu 5 pasang/hari selama 1 bulan, maka akan mendapatkan harga diskon 10% – 15% dari harga jual.  Program Reseller yaitu program untuk konsumen non agent yang berminat menjual lagi produk Mantu dengan fasilitas toko online gratis dengan syarat membayar Rp. 410.000 , - sebagai fee kemitraan dan akan mendapatkan Mantu sebanyak 20 pasang.  Program Design yaitu untuk siapasaja yang dapat mengirimkan design Mantu terbaik, maka orang tersebut berhak atas 2 pasang Mantu. Selain berbagai program di atas, toko online Mantu akan di dorong dengan teknik Search Engine Optimation (SEO) yang baik, yaitu dengan teknik Link Wheel Google, sintak webpage yang friendly dan optimasi dengan Back Link Building.2.7. Analisis Kompetitor Perusahaan Pesaing No Uraian Mantu Perusahaan A Perusahaan B 1 Merk Mantu Jas Sepatu Tidak Bermerk 2 Harga Jual Rp. 20.500 , - Rp. 50.00 ,- Rp. 45.000 , - 3 Mutu Produk >1 tahun Tidak diketahui Tidak diketahui 4 Motif Variatif 1 jenis Tidak ada 5 Potongan Harga Variatif Khusus Agent Tidak diketahui 6 Bentuk Pembayaran Cash / Transfer Cash / Transfer Cash / Transfer 7 Promosi Online/ Offline Online/ Offline Online/ Offline
  21. 21. 212.8. Metode Promosi No Metode Promosi Target Budget 1 Pembuatan Toko Online Umum Rp. 250.000 ,- 2 Pembuatan Web Komunitas Umum Rp. 100.000 , - 3 Jejaring Sosial Umum - 4 Iklan Baris Gratis Umum - 5 Account Portal Web Terkenal Umum - 6 Lain - lain Umum Rp. 150.000 ,- Total Rp. 500.000 ,-2.9. Penetapan Harga Jual Penetapan harga jual yang akan kami lakukan tergantung dari harga bahan baku yang ada. Kamimenetapkan harga bahan baku jas hujan bekas pada kisaran Rp. 1.000 , - / jas hujan dengankerusakan parah dan Rp.1.500 , - / jas hujan dengan kerusakan ringan. Setelah itu ditambah denganbiaya beberapa bahan produksi lainnya yaitu sebesar Rp. 11.750 , - / sepasang Mantu, maka akanterlihat ongkos produksi sepasang Mantu sebesar Rp. 13.350 , - / sepasang Mantu denganpengambilan laba sebesar Rp. 7.150 ,- / sepasang Mantu. Dengan demikian kami menetapkan hargajual satu pasang Mantu sebesar Rp. 20.500 ,- /sepasang Mantu (Tabel lengkapnya ada di bab AspekProduksi).Untuk proyeksi penetapan harga jual selama 3 tahun mendatang adalah sebagai berikut; No Tahun Harga Jual (unit) / Rp 1 Tahun Ke - 1 Rp. 20.500 , - 2 Tahun Ke - 2 Rp. 22.500 , - 3 Tahun Ke - 3 Rp. 24.500 ,-
  22. 22. 222.10. Rencana Penjualan per-Bulan Berikut adalah rencana proporsi penjualan; No Produk Ukuran Lokasi Per-bulan Per-Tahun 1 Mantu Semua Distributor 100 / unit 1200 / unit 2 Mantu Semua Umum /Eceran 50 / unit 600 / unit Total 150 / unit 1.800 / unit Rencana penjualan per-bulan No Lokasi Ukuran Pesanan Harga Jumlah 1 Distributor semua 100/unit Rp. 20.500,- Rp. 2.050.000,- 2 Umum/ eceran semua 50/unit Rp. 20.500,- Rp. 1.025.000,- Total 150/unit Rp. 3.075.000,-2.11. Distribusi Proses distribusi produk yang akan kami lakukan adalah melalui jasa pengiriman, yaitu denganmengenakan biaya khusu untuk biaya pengiriman sesuai dengan daerah tujuan pengiriman.Sedangkan khusus pemesanan di atas 100 pasang Mantu, maka kami akan melakukan kebijakangratis untuk biaya pengirimannya.
  23. 23. 23 3. Aspek Produksi3.1. Produk Mantu Produk Mantu adalah produk jas hujan khusus sepatu yang dirancang dengan design yangelegant serta fashionable. Ciri utama produk ini adalah adanya motif Jerapah, motif Macan, motif Nagaserta motif Batik pada setiap pasang Mantu dan disertai dengan perekat dibagian atas Mantu, selain ituMantu dilengkapi dengan pengikat dibagian bawah yang berfungsi sebagai pengencang bagian bawahkaki. Jadi Mantu dirancang dengan tingkat kenyamanan tinggi untuk pengguna sepeda motor disaathujan. Kegunaan utama produk ini adalah melindungi sepatu dari air hujan pada saat berkendara rodadua. Mantu juga membantu sebagai bagian dari Safety Rider pada kondisi hujan karena alasnya terbuatdari bahan karet yang tidak licin saat dipakai. Selain itu, produk ini dapat dimanfaatkan sebagaipenangkal air yang elegant serta nyaman dipakai saat berkendara. 3.2. Skema Produksi Penjualan Distribusi Konsumen Produksi Laba Bahan Baku
  24. 24. 243.3. Persiapan Tata Letak Ruangan yang diperlukan untuk proses produksi tidaklah luas, kami memperkirakan luas areasebagai tempat produksi seluas 15 m². Dengan are seluas 15 m² tersebut memungkinkan untuk 1buah mesin jahit dan tempat penyimpanan produk jadi. Begitu juga sebagai penyimpanan bahanbaku produksi. Rencana area yang akan kami gunakan adalah rumah milik kami sendiri.3.4. Pemenuhan Bahan Baku Bahan baku yang diperlukan dalam memproduksi Mantu dirasa cukup memadai, hal ini karenabahan baku Mantu yang terbuat dari jas hujan bekas hampir dijumpai di setiap rumah. Hal tersebuttelah kami survey, dari 100 responden 79% memiliki jas hujan, bahkan jas hujan mereka setelahrusak hanya dibuang dan sebagai sampah belaka. Kami akan memproses dan mengolah jas hujan bekas tersebut menjadi barang guna pakai,sehingga bisa dimafaatkan untuk sebuah bahan baku produksi Mantu. Berikut adalah bahan-bahanyang diperlukan untuk membuat sepasang Mantu; No Uraian Biaya / Pasang Biaya Per-Bulan 1 Bahan Baku Jas Huja Bekas / pasang Rp. 1.500,- Rp. 225.000,- 2 Alas Sepatu Rp. 5.000,- Rp. 750.000,- 3 Benang jahit Rp. 100,- Rp. 15.000,- 4 Perekat Rp. 1.000,- Rp. 150.000,- 5 Pengikat Rp. 2.000,- Rp. 300.000,- 6 Motif Tempel Rp. 1.500,- Rp. 225.000,- 7 Komisi Penjahit Rp. 1.500,- Rp. 225.000,- 8 Uang Kehadiran Penjahit Rp. 1.000,- Rp. 150.000,- 9 Listrik Rp. 200,- Rp. 30.000,- 10 Maentenance Peralatan Rp. 150,- Rp. 15.000,- 11 Lain-Lain Rp. 50,- Rp. 7.500,- Total Rp. 13.350,- Rp. 2.092.500,- Penetapan Harga Rp. 20.500,- Rp. 3.075.000,- Laba Bersih Rp. 7.150,- Rp. 1.087.500,- Dengan asumsi total produksi 150 pasang / bulan
  25. 25. 253.5. Kapasitas Produksi No Tahun Rencana Produksi (unit)/tahun 1 Tahun Ke - 1 1.800 unit 2 Tahun Ke - 2 2.000 unit 3 Tahun Ke - 3 2.200 unit3.6. Tenaga Kerja Langsung Kami akan merencanakan pendayagunaan hanya satu pegawai, yaitu pada bagian operator jahit (penjahit). Penjahit bertugas menjahit bahan baku yang telah disediakan menjadi barang siap pakai. Selain itu, gaji untuk penjahit tersebut dalam satu bulan dihitung dari seberapa besar target penjahit dapat menyelesaikan sepasang Mantu. Asumsi kami disini adalah dalam satu hari penjahit mampu menyelesaikan 10 pasang / hari dengan intensif per Mantu Rp.1500 / pasang, maka gaji operator jahit sekitar Rp.450.000,-, sedangkan uang kehadiran dalam satu bulan sebesar Rp. 150.000,-. Jadi total gaji operator jahit dalam satu bulan sebesar Rp. 600.000,-. Selain itu untuk petugas distribusi, pemasaran, kurir maupun petugas promosi, hal itu akan dilakukan oleh kami sendiri.
  26. 26. 26 4. Aspek Organisasi dan SDM4.1. Umum  Nama Produk : Mantu (Mantel Sepatu)  Nama Penasihat : Ali Ma’rif  Nama Direktur : Murtafaqoh  Nama Wadir I : Suhailah  Nama Wadir II : Azzahrawaani  Universitas : Al Azhar Indonesia  Legal : KTP / KTM  Tahun Berdiri : 2011 4.2. Bagan Struktur Organisasi Penasihat Direktur Wadir I Wadir II Operator Kurir
  27. 27. 274.3. Uraian Tugas GajiNo Jabatan Uraian Tugas Per-Bulan Per-tahun 1 Penasihat Pembimbing - - 2 Direktur Memimpin jalannya produksi dan 40% dari laba 480% dari laba menentukan alur pemasaran 3 Wadir I Design produk dan penyedia 30% dari laba 360% dari laba bahan baku 4 Wadir II Pemasaran, Distribusi dan 30% dari laba 360% dari laba promosi 5 Operator Pembuatan produk Rp. 600.000,- Rp. 7.200.000,- 6 Kurir (semua Pendistribusian produk - - pemilik)4.4. Perijinan No Perijinan Jumlah (Rp) 1 SIUP Rp. 500.000,- 2 Lain-lain Rp. 250.000,- Total Rp. 750.000,-
  28. 28. 284.5. Kegiatan Pra-Operasi dan jadwal Pelaksanaan Jadwal Pelaksanaan / minggu No Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 1 Survey Pasar v v v 2 Menyusun Rencana Usaha v v 3 Mengurus Perijinan v v 4 Survey Peralatan v v 5 Mencari Tenaga Kerja v v 6 Uji Coba Produk v 7 Operasi v
  29. 29. 29 5. Aspek Keuangan5.1. Asumsi Biaya Proyek Kami merencanakan dana sebesar Rp. 5.000.000,- untuk dialokasikan sebagai berikut;Biaya Investasi Aset Mesin jahit : Rp.1.500.000,- Lain-lain : Rp. 750.000,- Total : Rp. 2.250.000,-Biaya diasumsikan dengan harga mesin jahit di pasaran saat ini Total pembiayaan proyek adalah sevesar Rp. 4.977.500,- . Modal tersebut untuk biaya investasiasset sebesar Rp. 2.250.000,- dan biaya produksi sebesar Rp.2.727.500,-. Asumsi biaya bahan baku dan biaya gaji tidak mengalami kenaikan
  30. 30. 30 5.2. Biaya Proyek Keterangan Total Pribadi InvestorInvestasi Harta Tetap Peralatan produksi; Mesin jahit : Rp.1.500.000,- Lain-lain : Rp. 750.000,-Total investasi : Rp. 2.250.000,- - Rp. 2.250.000,-Modal KerjaBiaya Pokok Produksi: Bahan Baku : Rp. 1.627.500,-Total Biaya Pokok Produksi : Rp. 3.877.500,-Biaya Usaha Biaya Promosi : Rp. 500.000,- Biaya Pegawai : Rp. 600.000,-Total Biaya usaha : Rp. 1.100.000,-Total Biaya operasional Perbulan: Rp. 4.977.500,- - Rp. 4.977.500,-Total Biaya proyek : Rp. 4.977.500,- - Rp. 4.977.500,-Persen 100% 0% 100%
  31. 31. 315.3. Proyeksi Laba Rugi 5.3.1. Asumsi Rencana Produksi Kami mengasumsikan bahwa kegagalan hanya terjadi pada proses produksi. 5.3.2. Asumsi Rencana Penjualan (1) Semua Produk habis terrjual (2) Harga jual tetap (3) Sistem pembayaran secara tunai. 5.3.3. Asumsi Biaya pokok produksi Harga bahan baku tetap. 5.3.4. Asumsi Upah Tenaga Kerja Langsung Asumsi untuk upah tenaga kerja diharapkan tetap yaitu 10 pasang Mantu perhari selama 30 hari dengan intensif per-Mantu Rp. 1.500,-, jadi total intensif untuk Operator (penjahit) Rp. 450.000,- lalu ditambah uang kehadiran sebesar Rp. 150.000,-. Dengan demikian total gaji pegawai sebesar Rp. 600.000,- / bulan.5.4. Proyeksi Arus Kas Proyeksi Arus Kas yang kami susun sebanyak 4 Periode, yaitu period 1- 4 Bulan pertama, periode bulan ke 5 -8, dan periode bulan ke 9 -12.
  32. 32. 32 Proyeksi Laba - Rugi Keterangan Bulan 1 – 4 Bulan 5 – 8 Bulan 9 - 12Pendapatan penjualan Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000.000 Rp.12.300.000Harga Pokok PenjualanBahan Baku Rp. 6.510.000 Rp. 6.510.000 Rp. 6.510.000Biaya Tenaga Kerja Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0BOP Rp. 2.250.000 Rp. 0 Rp. 0Laba Kotor Rp. 3.540.000 Rp. 5.790.000 Rp 5.790.000Biaya Pegawai dan Penjualan Umum :Gaji Pemilik Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0Biaya Promosi Rp. 500.000 Rp. 0 Rp. 0Gaji Pegawai Rp. 2.400.000 Rp. 2.400.000 Rp. 2.400.000Laba Operasional Rp. 640.000 Rp. 3.390.000 Rp. 3.390.000Beban Bunga Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0 Laba Sebelum Pajak Rp. 640.000 Rp. 3.390.000 Rp. 3.390.000Pajak Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0 Laba Bersih Rp. 640.000 Rp. 3.390.000 Rp. 3.390.000
  33. 33. 33 Penyusutan Peralatan P e n y u s u ta n N ila i (R p ) Umur P e n y /b u la nPeralatan baru Rp. 2.250.000 1 tahun Rp. 187.500Total Rp. 2.250.000 Rp. 187.500
  34. 34. 34 Cash Flow Keterangan Bulan 1 – 4 Bulan 5 – 8 Bulan 9 - 12Cashflow dari kegiatan operasional :Pendapatan Penjualan Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000Pembayaran Kas :Pemasok bahan Baku Rp. 6.510.000 Rp. 6.510.000 Rp. 6.510.000Pembayaran T K Langsung Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0BOP Rp. 2.250.000 Rp. 0 Rp. 0Pembayaran B. Operasional Rp. 2.900.000 Rp. 2.400.000 Rp. 2.400.000Bunga Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0Total Pembayaran Kas Rp. 11.660.000 Rp. 11.660.000 Rp. 11.660.000Net Cashflow dari Kegiatan OperasionalPerusahaan Rp. 640.000 Rp. 3.390.000 Rp. 3.390.000Cashflow dari kegiatan investasi :Investasi penambahanperalatan produksi Rp. (2.250.000) Rp - Rp -Net Cashflow dari KegiatanInvestasi Rp. (2.250.000) Rp - Rp -Penambahan kas dansetara kas Rp. 640.000 Rp. 3.390.000 Rp. 3.390.000Saldo awal tahun kas Rp. 0 Rp. 640.000 Rp. 4.030.000Saldo akhir tahun kas Rp. 640.000 Rp. 4.030.000 Rp. 7.420.000Catatan Penjualan tunai 100 %
  35. 35. 35 Anggaran Neraca Keterangan Bulan 1 – 4 Bulan 5 – 8 Bulan 9 - 12AssetKas Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000Piutang usaha Rp - Rp - Rp -Persediaan barang jadi Rp. - Rp. - Rp. -Total persediaan Rp. - Rp. - Rp. -Total aktiva lancar Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000 Rp. 12.300.000Aktiva TetapPeralatan Rp. 2.250.000 Rp. 2.250.000 Rp. 2.250.000Kendaraan Rp. 0 Rp. 0 Rp 0Dikurangi penyusutan Rp. (750.000) Rp. (750.000) Rp. (750.000)Total aktiva tetap Rp. - Rp. - Rp. -Total Asset Rp. 1.912.500 Rp. 750.000 Rp. 0Kewajiban dan modal pemilikKewajiban lancarHutang dagang Rp - Rp - Rp -Total kewajiban lancar Rp - Rp - Rp -Kewajiban jangka panjangHutang Bank Rp. - Rp. - Rp. -Total KewajibanJangka Panjang Rp. - Rp. - Rp. -Modal Rp. 19.910.000 Rp. 39.820.000 Rp. 59.730.000Total kewajibandan modal pemilik Rp. 19.910.000 Rp. 39.820.000 Rp. 59.730.000

×