MPKT B Keterkaitan Tanggung Jawab sebagai Manajer Alam dengan KLB Hepatitis A

2,003 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,003
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

MPKT B Keterkaitan Tanggung Jawab sebagai Manajer Alam dengan KLB Hepatitis A

  1. 1. Kejadian Luar Biasa Hepatitis A HG 2 Ayu Fatmawati Fitria Istikara Kanty Driantami Nadya Saffira Nur Annisamatin Rifky Eko S Urip Riyadi
  2. 2. KASUS KLB Hepatitis A No. Keterangan Gejala Frekuensi (%) 1. Ada Gejala (pusing, mual, nyeri perut hingga gangguan fungsi hati ) 20% 2. Tanpa Gejala 80% di Kota Depok (SMAN 4 Depok) 39 siswa & guru terserang Hepatitis A dalam waktu < 1 bulan Tabel Distribusi Gejala Klinis
  3. 3. Jenis Bencana KLB Hepatitis A Non Alam (Wabah Penyakit)
  4. 4. Pengaruh KLB Hepatitis A Konsekuensi Ekonomi Konsekuensi Sosial Perlu beberapa minggu / bulan agar dapat sembuh dari penyakit untuk kembali beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari
  5. 5. MITIGASI (Tahapan Penanganan) Sebelum : •Menyajikan makanan & minuman yang higienis •Melakukan pola hidup sehat •Mencuci tangan sebelum makan Saat terjadi : •Mendirikan posko kesehatan Setelah : •Melakukan pemulihan
  6. 6. Hepatitis A dan Penularannya • Hepatitis A (HAV atau hepatitis infeksius) ditularkan terutama akibat kondisi lingkungan yang buruk ataupun makanan yang tercemar. • Virus ditularkan melalui kontaminasi oral-fekal (mulut-feses). • Individu yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi dan higiene yang tidak terjamin dapat beresiko terkena hepatitis A. • Seseorang yang terkena hepatitis A dapat menularkan sampai dua minggu sebelum penyakit muncul.
  7. 7. Pencegahan Hepatitis A • Penyakit hepatitis A dapat dicegah dengan menjalani pola hidup sehat dan menjaga kesehatan lingkungan. • Pencegahan dapat dilakukan dengan menjalani imunisasi atau vaksin, makan makanan bersih dan sehat, berolah raga teratur, menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, tidak mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang. • Rumah dan bangunan yang bersih dan sehat dapat menjadi modal dasar dalam pencegahan penyakit hepatitis A. Oleh karena itu, setiap rumah dan bangunan harus memenuhi syarat-syarat rumah sehat.
  8. 8. Lingkungan Sehat • Lingkungan sehat adalah kondisi lingkungan yang mampu menciptakan keseimbangan ekologis antara manusia dan lingkungan sehingga tercapai hidup manusia yang sehat, sejahtera, dan bahagia. • Kesehatan lingkungan merupakan dasar terciptanya lingkungan sehat. Kesehatan lingkungan terbagi menjadi dua ruang lingkup: sanitasi (usaha pengendalian faktor lingkungan) dan hygiene (usaha kesehatan preventif)
  9. 9. Rumah dan Bangunan Sehat Syarat rumah sehat: • • • • • • • jamban yang sehat sarana air bersih tempat pembuangan sampah sarana pembuangan air limbah ventilasi rumah yang baik kepadatan hunian yang sesuai lantai rumah yang tidak terbuat dari tanah
  10. 10. Hidup Sehat Sehat didefinisikan sebagai keadaan fisik, mental, dan sosial dalam kondisi yang baik dam tidak menderita penyakit. Kesehatan seseorang ditentukan oleh: • Gaya hidup • Lingkungan • Genetik
  11. 11. Makanan Sehat • Makanan sehat adalah makanan yang memenuhi nutrisi tubuh sehingga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. • Pola makan seimbang adalah pola makan dengan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. • Nutrisi didapat tubuh melalui empat proses: konsumsi (ingestion), pencernaan (digestion), penyerapan (absorpsi), dan sirkulasi (circulation).
  12. 12. Diet untuk Penderita Hepatitis A • Penderita hepatitis mengalami peradangan hati, sehingga dibutuhkan diet khusus yang tidak memberatkan kerja organ hati penderita sehingga kondisi kesehatan penderita dapat cepat pulih. • Penderita hepatitis A dapat diberikan Diet Hati III karena biasanya penderita tetap memiliki nafsu makan yang baik dan dapat menerima protein. Sesuai kesanggupan penderita, makanan dapat diberikan dalam bentuk lunak atau biasa.
  13. 13. Diet Hati III • Nilai Gizi: Energi 2367 kkal Karbohidrat 371 g Protein 78 g Lemak 65 g Tiamin 1,1 mg Besi Kalsium Natrium Vitamin A Vitamin C 28,9 676 298 27002 274 mg mg mg RE mg • Bahan Makanan yang Dibatasi: sumber lemak (daging, santan) dan sumber gas (ubi, kacang merah, kol, sawi, lobak, timun, durian, nangka) • Bahan Makanan yang Tidak Dianjurkan: Makanan/minuman beralkohol, teh, kopi kental
  14. 14. Kesimpulan Kejadian Luar Biasa Hepatitis A termasuk bencana non alam. Penularan hepatitis A terutama secara oral-fekal. Penyebaran virus hepatitis A terkait kuat dengan kondisi lingkungan yang buruk. Pencegahan hepatitis A dari faktor lingkungan yaitu dengan menciptakan lingkungan yang sehat berupa rumah dan bangunan dengan sanitasi dan higiene yang baik. Sedangkan pencegahan dari faktor individu yaitu dengan menjalani pola hidup sehat dan bersih. Selama masa pengobatan, penderita hepatitis A dapat diberikan Diet Hati III yang tinggi karbohidrat dengan sumber makanan berlemak dan bergas yang dibatasi.
  15. 15. Daftar Pustaka • Corwin, Elizabeth J. 2009. Buku Saku Patofisiologi, Ed. 3. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. • Almatsier, Sunita. 1978. PENUNTUN DIET Edisi Baru. Jakarta: Gramedia.

×