Majapahit

7,993 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,993
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
464
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Majapahit

  1. 1. KERAJAAN MAJAPAHIT <ul><li>KELOMPOK : </li></ul><ul><li>Alifia Fathur R (03) </li></ul><ul><li>Ayu Pradina B (06) </li></ul><ul><li>Ellya Mutia (12) </li></ul><ul><li>Ulya Hasna W (29) </li></ul>
  2. 2. <ul><li>KERAJAAN MAJAPAHIT </li></ul><ul><li>Pendiri: Raden Wijaya (1293M). </li></ul><ul><li>Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri), berakhir riwayat Kerajaan Singasari. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep, Madura, dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja, penguasa Sumenep. Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang, Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan, Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Disinilah berdirinya pusat Kerajaan Majapahit . </li></ul>
  3. 3. Sumber Sejarah <ul><li>Prasasti Butak : mengisahkan keruntuhan Singasari dan perjuangan Raden Wijaya mendirikan Majapahit. Prasasti ini menegaskan adanya keterkaitan antara Singasari dan Majapahit. </li></ul><ul><li>Kidung Harsawijaya dan Kidung Panji Wijayakrama : mengisahkan perjuangan Raden Wijaya melawan Kediri dan tahun awal perkembangan Majapahit. </li></ul><ul><li>Kitab Pararaton : menceritakan pemerintahan raja-raja Singasari dan Majapahit. </li></ul><ul><li>Kitab Negarakertagama : menceritakan keadaan Majapahit terutama masa pemerintahan Hayam Wuruk. </li></ul><ul><li>Berbagai peninggalan berupa bangunan candi dan reruntuhan istana Trowulan. </li></ul>
  4. 4. Raja-Raja <ul><li>Raden Wijaya (1293-1309M) </li></ul><ul><li>bergelar Sri Kertarajasa Jayawardhana . Memerintah ±16tahun. Ia memperistri keempat putri Kertanegara untuk mempertegas bahwa tahta Majapahit merupakan kelanjutan Singasari. Otomatis wilayah kerajaan Singasari menjadi wilayah Majapahit. Pemerintahan Kertarajasa diisi berbagai kemelut politik dan pemberontakan yang dilakukan teman seperjuangannya (Ranggalawe, Sora, dan Nambi) karena tidak puas terhadap jabatan yang diberikan raja. </li></ul>
  5. 5. <ul><li>2. Sri Jayanegara(1309-1328) </li></ul><ul><li>Raja kedua adalah Kala Gemet yg bergelar Sri Jayanegara . Memerintah ±19tahun. Kemelut politik terus berlanjut. Sebagian besar pemberontakan muncul dr kalangan dharmaputra, pejabat kerajaan yang seharusnya mempertahankan keutuhan Majapahit. Secara berturut-turut muncul pemberontakan Juru Demung, Gajah Biru, Nambi, Semi, dan Kuti. Pemberontakan Kuti nyaris mengulang tragedi Singasari. Istana Majapahit dapat diduduki sehingga Jayanegara menyingkir ke desa Bedander. Pada kemelut ini, muncul bekel bhayangkari (kepala pasukan pengawal raja) bernama Gajah Mada. Pemerintahan Jayanegara berakhir tragis. Ia tewas dibunuh oleh Tanca, salah seorang dharmaputra </li></ul>
  6. 6. <ul><li>3. Tribuwanatunggaldewi (1328-1350) </li></ul><ul><li>karena Jayanegara tidak meninggalkan putera, hak tahta Majapahit berada pada puteri Kertanegara. Putri yang masih hidup bernama Gayatri. Karena sudah menjadi pertapa, tahta diwakili oleh puterinya Tribuwanatunggaldewi. Ia memerintah sampai Gayatri meninggal, lalu diteruskan oleh puteranya. Memerintah ±22tahun. </li></ul><ul><li>Terdapat pemberontakan Sadeng dan Gajah Mada, Patih Daha, tampil memadamkan pemberontakan. Kemudian Gajah Mada diangkat menjadi Patih Amangkubumi dan saat pelantikannya Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa : “ </li></ul>
  7. 7. <ul><li>4. Hayam Wuruk </li></ul><ul><li>Bergelar Sri Rajasanegara . Memerintah ±39tahun. Di bawah pemerintahan Sri Rajasanegara didampingi Gajah Mada, persatuan Nusantara mulai dapat diwujudkan. Tetapi, sempat dinodai oleh Peristiwa Bubat yang menyebabkan tewasnya putri dan raja Pajajaran dan sempat membuat Gajah Mada mengundurkan diri, namun kemudian ia aktif lagi dalam pemerintahan. </li></ul><ul><li>Wafatnya Gajah Mada pada 1364M mengawali akhir kejayaan Majapahit. Tidak ada tokoh setangguh Gajah Mada. Jabatan Patih Amangkubumi lowong 3tahun, lalu Gajah Enggon diangkat menduduki jabatan itu. Majapahit semakin suram dengan wafatnya Rajasanegara tahun 1389M. </li></ul>
  8. 8. Kehidupan Politik <ul><li>Usaha Raden Wijaya mengatasi kemelut politik dg melakukan perkawinan politis dg keempat putri Kertanegara yg melambangkan wilayah jajahan Singasari (Bali, Madura, Sumatra, dan Kalimantan) </li></ul><ul><li>Stabilitas politik lambat laun pulih di bawah pemerintahan Tribhuwanatunggadewi dg bantuan Gajah Mada </li></ul><ul><li>Sumpah Palapa oleh Gajah Mada yg merupakan politik luar negeri Majapahit yg menitikberatkan pada ekspansi. Politik tersebut dijalankan dg konsisten didukung oleh kekuatan militer dan keunggulan diplomasi </li></ul>
  9. 9. Kehidupan Ekonomi <ul><li>Negara Agraris : terletak dari letaknya di pedalaman dan dekat aliran sungai </li></ul><ul><li>Negara Maritim : kesanggupan angkatan laut Majapahit untuk menanamkan pengaruh Majapahit di seluruh Nusantara </li></ul><ul><li>Kehidupan ekonomi Majapahit menitik beratkan pada bidang pertanian dan pelayaran perdagangan, faktor: </li></ul><ul><li>Daratan rendah P.Jawa cocok untuk lahan persawahan </li></ul><ul><li>Sejumlah pelabuhan di pantai Utara Jawa adalah jalur perdagangan menuju Maluku (penghasil rempah-rempah) </li></ul>
  10. 10. Keruntuhan Majapahit <ul><li>sejak abad ke-14M Majapahit mengalami kemunduran, krn: </li></ul><ul><li>Tidak ada lagi pemimpin yg cakap seperti Rajasanegara dan Gajah Mada </li></ul><ul><li>Terjadi perang keluarga yang berlarut-larut. Meletusnya perang saudara(perang Paregreg) selama 5tahun. </li></ul><ul><li>Terjadinya kekosongan pemerintahan </li></ul><ul><li>Muncul kerajaan Islam Demak dan Malaka yang mengambil alih pusat perdagangan di Nusantara </li></ul>
  11. 11. Kitab pada Masa Majapahit <ul><li>Negarakertagama, karya Mpu Prapanca </li></ul><ul><li>Sutasoma, karya Mpu Tantular </li></ul><ul><li>Pararaton, riwayat raja-raja Singasari dan Majaphit </li></ul><ul><li>Sundayana, peristiwa Bubat </li></ul><ul><li>Ranggalawe, pemberontakan Ranggalawe </li></ul><ul><li>Sorandaka, pemberontakan Sora </li></ul><ul><li>Usana Jawa, penaklukan Bali oleh Gajah Mada dan Arya Damar </li></ul>
  12. 12. Gambar-gambar Arca Harihara, dewa gabungan Siwa dan Wisnu sebagai penggambaran Kertarajasa . Terakota wajah yang dipercaya sebagai potret Gajah Mada Gapura Bajang Ratu, diduga kuat menjadi gerbang masuk keraton Majapahit. Bangunan ini masih tegak berdiri di kompleks Trowulan .
  13. 13. Thanks for your attention

×