Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
ASAM ADIPAT By: Axl Maya Manopo
Asam Adipat dapat diproduksi dari: <ul><li>Sikloheksana </li></ul><ul><li>Fenol </li></ul>
<ul><li>Sikloheksana </li></ul><ul><li>Berlangsung dalam dua tahap: </li></ul><ul><li>Oksidasi sikloheksana </li></ul><ul>...
 
Oksidasi Sikloheksana <ul><li>Berlangsung dalam fase liquid, sekitar 145-175 0 C dengan tekanan absolute antara 0,8 dan 1....
<ul><li>Oksidasi produk tahap pertama  menjadi asam adipat </li></ul><ul><li>Berlangsung dengan dua tipe oksidan : </li></...
<ul><li>Fenol </li></ul><ul><li>Berlangsung dalam dua tahap: </li></ul><ul><li>Hidrogenasi fenol </li></ul><ul><li>dengan ...
<ul><li>Tahap pertama, fenol duhidogenasi dengan cara dicairkan untuk membentuk sikloheksana, dengan menggunakan katalis n...
<ul><li>Metoda lain yang digunakan dalam industri asam adipat   </li></ul><ul><li>Oksidasi  udara langsung dari sikloheksa...
<ul><li>Oksidasi  udara langsung dari sikloheksana dalam bentuk larutan dalam asam asetat </li></ul><ul><li>Teknik ini men...
<ul><li>Karbonilasi butadiene (proses BASF) </li></ul><ul><li>Tahap pertama, butadiene direaksikan dengan karbon monoksida...
<ul><li>Dimerisasi acrilat </li></ul><ul><li>Seperti cara sebelumnya, cara ini dapat memberikan keuntungan bukan dari prod...
Sekian & Terima Kasih
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Adipic acid

1,833 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Adipic acid

  1. 1. ASAM ADIPAT By: Axl Maya Manopo
  2. 2. Asam Adipat dapat diproduksi dari: <ul><li>Sikloheksana </li></ul><ul><li>Fenol </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Sikloheksana </li></ul><ul><li>Berlangsung dalam dua tahap: </li></ul><ul><li>Oksidasi sikloheksana </li></ul><ul><li>Oksidasi produk tahap pertama menjadi asam adipat , dengan dua tipe oksidan yaitu: </li></ul><ul><li>1. Asam nitrat </li></ul><ul><li>2. Udara </li></ul>
  4. 5. Oksidasi Sikloheksana <ul><li>Berlangsung dalam fase liquid, sekitar 145-175 0 C dengan tekanan absolute antara 0,8 dan 1.10 6 Pa </li></ul><ul><li>Menggunakan garam kobalt, dengan konversi antara 4-6 % dan total yield dari campuran sikloheksanol dan sikloheksanon, asam adipat dan esternya sekitar 80 molar % </li></ul><ul><li>Oksidasi didalam asam borax berguna untuk meningkatkan konversi sampai 10 % </li></ul><ul><li>Pengambilan dari tahap pertama menawarkan selektivitas yang tinggi dari campuran sikloheksanol dan sikloheksanon sehingga didapat yield asam adipat yang tinggi </li></ul>
  5. 6. <ul><li>Oksidasi produk tahap pertama menjadi asam adipat </li></ul><ul><li>Berlangsung dengan dua tipe oksidan : </li></ul><ul><li>Asam nitrat </li></ul><ul><li>Campuran yang didapat setelah oksidasi awal dihilangkan dengan excess dari 60% asam nitrat dalam 0,2 % berat dari katalis yang terdiri atas ammonium metavanadat dan potongan tembaga, reaksinya sangat eksotermis. </li></ul><ul><li>Udara </li></ul><ul><li>Oksidasi kedua dapat dibawa oleh udara sekitar 70-80 0 C, dibawah tekanan 0,7.10 6 Pa, dengan menggunakan katalis tembaga asetat dan mangan, sama seperti oksidasi asam nitrat, asam adipat pada proses ini dimurnikan dengan cara kristalisasi, proses ini memberikan keuntungan yang lebih dibanding oksidasi nitrat dimana proses korosi kecil, tetapi yield asam adipat tidak tinggi. </li></ul>
  6. 7. <ul><li>Fenol </li></ul><ul><li>Berlangsung dalam dua tahap: </li></ul><ul><li>Hidrogenasi fenol </li></ul><ul><li>dengan katalis nikel </li></ul><ul><li>Pengoksidasian sikloheksanol dengan katalis vanadium dan tembaga </li></ul>
  7. 8. <ul><li>Tahap pertama, fenol duhidogenasi dengan cara dicairkan untuk membentuk sikloheksana, dengan menggunakan katalis nikel. Operasi ini dikondisikan sekitar 150 0 Cdan tekanan absolut 0,3.10 6 Pa. Salah satu konversi awal naik hingga 99,5 % </li></ul><ul><li>Tahap kedua terdiri dari pengoksidasian sikloheksanol menjadi asam adipat oleh asam nitrat, dengan menggunakan katalis vanadium dan tembaga. Operasi ini sama dengan bentuk pertama dalam tahap kedua oksidasi sikloheksana. Molar yield asam adipat dari fenol adalah 85-90 % dari teoritis yield. </li></ul>
  8. 9. <ul><li>Metoda lain yang digunakan dalam industri asam adipat </li></ul><ul><li>Oksidasi udara langsung dari sikloheksana dalam bentuk larutan dalam asam asetat </li></ul><ul><li>Karbonilasi butadiene (proses BASF) </li></ul><ul><li>Dimerisasi acrilat </li></ul>
  9. 10. <ul><li>Oksidasi udara langsung dari sikloheksana dalam bentuk larutan dalam asam asetat </li></ul><ul><li>Teknik ini menggunakan CoSO4 sebagai katalis oksidasi dan operasi sekitar 90 - 100 0 C. Selektifitas molar asam adipat yang tersaring meningkat menjadi 70 – 75 %, untuk sekali konversi dari 50 – 75 %. Meskipun proses ini mengizinkan yield asam adipat dibandingkan dengan metoda yang didiskusikan diatas, ini belum mencerminkan pengembangan industri telah diantisipasi. Ini karena keterlibatan pengeluaran modal yang tinggi, berhubung dengan recovery dan recycle asam asetat, regeneralisasi katalis, dan system pendingin dibutuhkan berhubungan dengan reaksi eksotermis yang tinggi. </li></ul>
  10. 11. <ul><li>Karbonilasi butadiene (proses BASF) </li></ul><ul><li>Tahap pertama, butadiene direaksikan dengan karbon monoksida dan methanol pada suhu 120 0 dan tekanan absolute 60.10 0 Pa. Katalis yang digunakan adalah dicobalt octacarbonyl, Co 2 (CO) 8 , dia berada di dasar nitrogen heterocyclic. Metil 3-pentanoat dibentuk dengan selektif molarnya sebesar 98 %: </li></ul><ul><li>CH2=CH-CH=CH2 + CO + CH3OH CH3-CH=CH-CH2-COO-CH3 </li></ul><ul><li>Tahap kedua, olefinik ester dibawa ke reactor lain dengan kuantitas baru dari CO dan methanol. Operasi berlangsung pada temperature tinggi 185 0 C tetapi tekanannya rendah (3.10 6 Pa absolut). Metil adipat terbentuk dengan molar yield 75 %. Metil glutarat dan metil etil suksinat juga terbentuk. Setelah pemurnian dengan distilasi, metil adipat dihidrolisa menjadi asam adipat. </li></ul><ul><li>Meskipun penanaman modal besar terhubung dengan tekanan tinggi yang diberikan pada tahap pertama, proses ini muncul untuk di bandingkan secara ekonomi dengan metode konvensional. </li></ul>
  11. 12. <ul><li>Dimerisasi acrilat </li></ul><ul><li>Seperti cara sebelumnya, cara ini dapat memberikan keuntungan bukan dari produksi asam adipat dari benzene tetapi dari olefin. Metil akrilat dihasilkan dari oksidasi propilen ke asam akrilik lalu diesterifikasi oleh metanol: </li></ul><ul><li>CH2=CH-CH3 + O2 CH2=CH-COOH CH2=CH-COO-CH3 </li></ul><ul><li>Akrilat dimerisasi dengan menggunakan palladium klorida dan benzonitril sebagai katalis, dan dioperasikan pada 80 0 C dibawah nitrogen. Untuk waktu pendiaman 35 menit, konversi naik menjadi 45 % dan selektifitas linier dimmer menjadi 92 molar % : </li></ul><ul><li>2CH2=CH-COO-CH3 CH3-COO-CH2-CH=CH-CH2-COO-CH3 </li></ul><ul><li>Ester yang dihasilkan lalu dimurnikan dengan fraksinasi, hidrogenasi, dan hidrolisa ke asam adipat. </li></ul><ul><li>Keuntungan ekonomis dari proses ini jika dibandingkan dengan metode konvensional tergantung pada harga rasio dari bahan mentah awal dikonversikan dari propilen dan benzene. </li></ul>
  12. 13. Sekian & Terima Kasih

×