Sistem Informasi Akuntansi

8,003 views

Published on

0 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,003
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
256
Comments
0
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem Informasi Akuntansi

  1. 1. OLEH : RINI AGUSTIN EKA YANTI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
  2. 2. Buku Referensi • Sistem Informasi Akuntansi, Krismiaji, Edisi ketiga, UPP STIM YKPN, 2010 • Modul Sistem Informasi Akuntansi, Marten Yogaswara • Buku SIA lain..
  3. 3. PENILAIAN • Kehadiran 10% (minimal 75%) • Tugas : Laporan Observasi 10% Presentasi Hasil Observasi 10% • UTS 30% • UAS 40%
  4. 4. Isi Materi • Pertemuan 1: Pengantar perkuliahan dan konsep dasar SIA • Pertemuan 2: SIA dan organisasi perusahaan • Pertemuan 3: Teknologi komputer • Pertemuan 4: Teknologi komputer (lanjutan) • Pertemuan 5: Jaringan komputer • Pertemuan 6: Dasar-dasar database • Pertemuan 7: Dasar-dasar database (lanjutan) • Pertemuan 8: Pengendalian intern • Pertemuan 9: Studi pengembangan SIA • Pertemuan 10: Studi pengembangan SIA (lanjutan) • Pertemuan 11: Studi pengembangan SIA (lanjutan) • Pertemuan 12: Studi pengembangan SIA (lanjutan) • Pertemuan 13 : Implementasi SIA pada perusahaan • Pertemuan 14: Implementasi SIA pada perusahaan (lanjutan)
  5. 5. KONSEP DASAR SISTEM SUATU SISTEM DAPAT DIDEFINISIKAN SEBAGAI SUATU KESATUAN YANG TERDIRI DARI DUA ATAU LEBIH KOMPONEN ATAU SUBSISTEM YANG BERINTERAKSI UNTUK MENCAPAI TUJUAN. SISTEM DAPAT TERDIRI DARI SISTEM-SISTEN BAGIAN (SUBSYSTEM) CONTOH : SISTEM KOMPUTER YANG TERDIRI DARI SUBSISTEM PERANGKAT KERAS DAN PERANGKAT LUNAK. SUBSISTEM PERANGKAT KERAS (HARDWARE) TERDIIRI DARI ALAT MASUKAN, ALAT PEMROSES, ALAT KELUARAN DAN SIMPANAN LUAR. CONTOH : SISTEM KOMPUTER SISTEM PEMBELAJARAN
  6. 6. KARAKTERISTIK SISTEM • KOMPONEN-KOMPONEN (COMPONENTS) • BATAS SISTEM (BOUNDARY) • LINGKUNGAN LUAR SISTEM(ENVIRONMENT) • PENGHUBUNG (INTERFACE) • MASUKAN ( INPUT ) • KELUARAN (OUTPUT) • PENGOLAH (PROCESS) • SASARAN (OBJECTIVE) ATAU TUJUAN (GOAL) Sub sistem Sub sistem Sub sistem Sub sistem Sub sistem input proses output Penghubung boundary boundary
  7. 7. KOMPONEN SIA • Masukan (input block) • Model (model Block) • Keluaran (output Block) • Teknologi • Basis data • Pengendalian Tiga Fungsi Penting SIA dalam Organisasi • Mengumpulkan dan Menyimpan data tentang Aktivitas – aktivitas yang dilaksanakan oleh Organisasi agar pihak manajemen, pegawai dan pihak pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang hal-hal yang telah terjadi • Mengubah data menjadi Informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan • Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga aset –aset organisasi termasuk data organsiasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat dan andal
  8. 8. INFORMASI YANG DIHASILKAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERDIRI DARI • NERACA/ LAPORAN POSISI KEUANGAN • LAPORAN LABA/RUGI • LAPORAN PERUBAHAN MODAL/EQUITAS • LAPORAN ARUS KAS PENGGUNA OUTPUT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI • PIMPINAN PERUSAHAAN • PEMILIK PERUSAHAAN • PEGAWAI • KREDITUR • INVESTOR / CALON INVESTOR • PEMERINTAH • PENDUDUK
  9. 9. KARAKTERISTIK INFORMASI YANG BERGUNA BAGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI  RELEVAN  CLARITY  AKURAT  TIMELY / TEPAT WAKTU  DAPAT DIPAHAMI  DAPAT DIVERIFIKASI
  10. 10. DEFINISI AKUNTANSI • AICPA (AMERICAN INSTITUTE OF CERTIFIED PUBLIC ACCOUNTANS) AKUNTANSI ADALAH SUATU SENI PENCATATAN, PENGELOMPOKKAN DAN PENGIKHTISARAN MENURUT CARA YANG BERARTI DAN DINYATAKAN DALAM NILAI UANG, SEGALA TRANSAKSI DAN KEJADIAN YANG SEDIKIT-DIKITNYA BERSIFAT FINANSIAL DAN KEMUDIAN MENAFSIRKAN HASILNYA. • DEFINISI MENURUT AAA (AMERICAN ACCOUNTING ASSOCIATION) AKUNTANSI SEBAGAI PROSES YANG MELIPUTI IDENTIFIKASI, PENGUKURAN DAN PENGKOMUNIKASIAN INFORMASI EKONOMI, YANG MEMUNGKINKAN PENILAIAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG BERHARGA OLEH PENGGUNA INFORMASI. • REVISI AICPA AKUNTANSI ADALAH AKTIVITAS JASA YANG BERFUNGSI UNTUK MENGHASILKAN INFORMASI YANG BERSIFAT ANGKA, TERUTAMA TENTANG FINANSIAL, DARI SUATU UNIT ENTITAS EKONOMI, YANG DIMAKSUDKAN UNTUK DAPAT BERGUNA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMI, DALAM MENENTUKAN PILIHAN YANG DIANGGAP MEMILIKI DASAR YANG KUAT DIBANDINGKAN JIKA KITA MENGAMBIL PILIHAN YANG LAIN. • MENURUT KAPLAN & NORTON AKUNTANSI DIARTIKAN SUATU SISTEM INFORMASI YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI SISTEM BISNIS KESELURUHAN DI ERA INFORMASI. AKUNTANSI DIBUTUHKAN DISETIAP DENYUT BISNIS DI ERA INFORMASI. • AKUNTANSI MENJADI MULTIDIMENSI DILIHAT DARI BERBAGAI PERSPEKTIF AKUNTANSI SEBAGAI IDEOLOGI, BAHASA, CATATAN HISTORIS, REALITAS EKONOMI, SISTEM INFORMASI, KOMODITI, PERTANGGUNG JAWABAN DAN TEKNOLOGI.
  11. 11. TAHAP TAHAP TEKNIK AKUNTANSI  PENCATATAN TRANSAKSI - TRANSAKSI  PENGELOMPOKAN TRANSAKSI - TRANSAKSI  PENGIKHTISARAN TRANSAKSI- TRANSAKSI SENI PROSES AKTIVITAS JASA SISTEM INFORMASI DEFINISI AKUNTANSI MULTIDIMENSI DASAR PEMILIHAN STRATEGI SEBUAH ENTITAS
  12. 12. SIKLUS AKUNTANSI Jurnal Buku Besar Neraca Saldo Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Bukti Transaksi Jurnal Penyesuaian Jurnal Penutup Neraca Saldo Setelah Penutupan Laporan Keuangan
  13. 13. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ADALAH SUATU KERANGKA KERJA YANG TERINTEGRASI PADA SUATU ENTITAS YANG MELIBATKAN SUMBER DAYA UNTUK MENTRANSFORMASIKAN DATA EKONOMI KEDALAM BENTUK INFORMASI KEUANGAN YANG DIGUNAKAN UNTUK • MEMBENTUK OPERASI DAN AKTIFITAS DALAM LEMBAGA • MENYEDIAKAN INFORMASI TENTANG ENTITAS TERSEBUT SIA MELAKSANAKAN EMPAT TUGAS DASAR PENGOLAHAN DATA • PENGUMPULAN DATA • MANIPULASI DATA MELIPUTI • PENGKLASIFIKASIAN • PENYORTIRAN • PENGHITUNGAN • PENGIKTISARAN • PENYIAPAN DATA • PENYIAPAN DOKUMEN • OLEH SUATU TINDAKAN CONTOH FAKTUR • OLEH JADWAL WAKTU CONTOH LAPORAN KEUANGAN DEFINISI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
  14. 14. Keterkaitan data dan informasi Peristiwa fakta data proses informasi input output
  15. 15. MENGAPA MEMPELAJARI SIA • SIA yang efektif penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun. • Mempelajari SIA adalah Hal yang penting dalam Akuntansi – Pemakaian Informasi didalam pengambilan keputusan – Sifat, Desain, Pemakaian dan Implementasi SIA – Pelaporan Informasi Keuangan • Matakuliah SIA melengkapi matakuliah sistem lainnya.
  16. 16. FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DESAIN SIA Budaya Organisasi Strategi Organsisasi Teknologi Informasi SIA
  17. 17. Tujuan Penggunaan SIA bagi organisasi perusahaan Meningkatkan informasi Meningkatkan sistem internal cek Menekan biaya ketatausahaan
  18. 18. Perbedaan antara SA dengan SIA Sistem Akuntansi Sistem Informasi Akuntansi Menggunakan pendekatan organisasi dokumen berikut arus informasinya , sehingga sistem ini disebut sebagai sistem akuntansi manual dimana pengolahan data sebagian besar berintikan kepada perangkat manusia (dan mungkin dibantu oleh mesin) Memakai pendekatan aspek menejerial dan pemecahan masalah dimana pengolahan data dilakukan melalui perangkat mesin, khususnya komputer. Dalam mengolah data untuk mengahasilkan informasi lebih menekankan kepada prosedur secara visual dengan dibantu oleh kertas kerja berupa dokumen-dokumen. Keseluruhan prosedur sudah dirangkum dalam program-program sehingga tidak menitik beratkan pada prosedur visual dan dokumen. Terdapat kelemahan yang mendasar, yakni faktor manusia(curang dalam pencatatan, melakukan penyesuaian laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan pelaku, dl) Kelemahan pada sistem akuntansi relatif bisa diatasi sebab faktor manusia tidak berperan besar dalam proses pengolahan data.
  19. 19. Pengolahan data menurut SIA Dokumen sumber input Jurnal Buku besar File transaksi Laporan Keuangan Laporan lainnya proses output
  20. 20. SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN ORGANISASI PERUSAHAAN Oleh : RINI AGUSTIN EKA YANTI, S.Pd.
  21. 21. Konsep Organisasi • Organisasi dapat didefinisikan sebagai koordinasi sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan. • Pada perusahaan yang besar tujuan yang besar dibagi lagi dalam beberapa tujuan yang lebih kecil agar lebih mudah dikelola. Bahkan tujuan yang lebih kecil tadi masih dapat dibagi lagi ke dalam sub-sub tujuan. Bentuk ini sering disebut Struktur Hirarki
  22. 22. Konsep Organisasi • Suatu Hierarkis
  23. 23. Konsep Organisasi Dalam suatu organisasi dikenal adanya tingkatan supervisi dan rentang pengawasan. • Tingkatan supervisi menunjukkan banyaknya jenjang antara manajemen tingkat atas sampai dengan manajemen yang paling bawah. • Rentang pengawasan menunjukkan bawahan yang harus melapor kepada manajemen. • Sentralisasi Pengambilan keputusan yang diserahkan kepada manajer tingkat atas. • desentralisasi Pengambilan keputusan sebagian diserahkan kepada manajer tingkat di bawahnya
  24. 24. Tingkatan Manajemen Terdapat tiga tingkatan Manajemen: 1. Manajemen strategis, sering disebut Top Management 2. Manajer perencana dan pengawas, sering disebut Middle Management 3. Manajer operasional, sering disebut Lower Management
  25. 25. Tingkatan Manajemen • Top Management bertugas melakukan perencanaan dan pengambilan keputusan strategis dan bersifat jangka panjang. • Middle management bertugas menerencanakan (jangka pendek; mingguan, bulanan, tahunan) dan mengawasi kegiatan • Manajer operasional bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan harian.
  26. 26. Tingkatan Sistem Informasi Sistem Pakar dan Kepandaian buatan (expert system & Artifical intelegence) Sistem Pendukung Keputusan (decission support system) Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing System)
  27. 27. Tingkatan Manajemen Perencanaan Strategik Pengawasan Manajerial Pengawasan Operasional Pemrosesan Transaksi EDP SPK SIM
  28. 28. Struktur Organisasi • Merupakan suatu rangka kerja sama dari berbagai bagian menurut pola yang di kehendaki. • Menurut The Liang Gie Struktur organisasi merupakan rangka yang menunjukan segenap tugas pekerjaan, hubungan antar fungsi, serta wewenang dan tanggung jawab tiap anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi
  29. 29. Kebaikan-kebaikan struktur organisasi • Pimpinan akan mudah mengetahui tugas setiap bawahan • Perselisihan akibat saling melempar tanggung jawab bisa dihindarkan, minimal diperkecil • Dapat menghemat biaya yang harus dikeluarkan perusahaan • Dapat melakukan pembagian kerja dengan jelas dan tepat
  30. 30. Organisasi Garis / Linier • Bentuk lini juga disebut bentuk lurus atau bentuk jalur atau bentuk militer. Bentuk ini merupakan bentuk yang dianggap paling tua dan digunakan secara luas pada masa perkembangan industri pertama. Organisasi Lini ini diciptakan oleh Henry Fayol dan biasanya orga¬nisasi ini dipakai oleh militer dan perusahaan-perusahaan kecil saja. • Dalam organisasi lini ini pendelegasian wewenang dilakukan secara vertikal melalui garis terpendek dari seorang atasan kepada bawahannya. Pelaporan tanggung jawab dari bawahan kepada atasannya juga dilakukan melalui garis vertikal yang terpendek. Perintah-perintah hanya diberikan seorang atasan saja dan pelaporan tanggung jawab hanya kepada atasan bersangkutan.
  31. 31. Organisasi Garis / Linier
  32. 32. Ciri Ciri Organisasi Garis 1. Garis komando langsung dari atasan ke bawahan atau dari pimpinan tertinggi kepada berbagai tingkat operasional. 2. Masing-masing pekerja bertanggungjawab penuh terhadap semua kegiatannya. 3. Otoritas dan tanggung jawab tertinggi terletak pada pimpinan puncak (top Management). 4. Ruang lingkup Organisasinya lebih kecil dan jumlah anggota juga sedikit. 5. Hubungan kerja antara atasan dan bawahan bersifat langsung. 6. Tujuan alat-alat yang digunakan dan struktur organisasi bersifat sederhana. 7. Pemilik organisasi biasanya menjadi pimpinan yang tertinggi. 8. Tingkat spesialisasi yang dibutuhkan masih sangat rendah. 9. Semua anggota organisasi masih kenal antara satu sama lainnya. 10. Produksi yang dihasilkan belum beraneka ragam (defersified).
  33. 33. Kebaikan 1. Kekuatan dan tanggung-jawab dapat ditetapkan secara pasti. 2. Orang-orang yang mempunyai kekuasaan dan tanggung-jawab diketahui oleh semua pihak. 3. Proses pengambilan keputusan berjalan dengan tepat karena jumlah orang yang perlu diajak berkonsultasi tidak banyak. 4. Disiplin kerja mudah dipertahankan dan pengawasan dari pimpinan mudah dilaksanakan. 5. Besarnya solidaritas para anggota karena satu sama lainnya saling kenal-mengenal. 6. Tersedianya kesempatan yang banyak bagi pimpinan organisasi untuk melatih bakat-bakat yang dipunyai bawahan. 7. Kesempatan bagi para anggota organisasi untuk mengembangkan spesialisasinya sangat terbatas.
  34. 34. Kelemahan 1. Tujuan organisasi cenderung sama, atau paling tidak didasarkan atas tujuan pribadi pimpinan tertinggi dari organisasi dimaksud. 2. Pimpinan organisasi cenderung bertindak otoriter, karena organisasi dipandang milik pribadi. 3. Seluruh kegiatan organsasi tertalu tergantung ke pada seseorang, dan kelangsungan hidup organisasi sangat ditentukan oleh orang bersangkutan. 4. Kesempatan bagi para anggota organisasi untuk mengembangkan spesialisasinya sangat terbatas.
  35. 35. Organisasi Garis dan Staf Organisasi Lini dan Staf (Line and Staff Organization) adalah kombinasi dari organisasi lini dan organisasi fungsional. Biasanya organisasi bentuk lini dan staf terjadi pada organisasi yang lebih besar, di mana penyediaan tenaga spesialis sudah semakin dirasakan untuk memberikan nasehat-nasehat atau saran-saran teknis dan memberikan jasa- jasa kepada unit-unit operasional.
  36. 36. Organisasi Garis dan Staf
  37. 37. Ciri-ciri 1. Pucuk pimpinannya hanya satu orang dan dibantu oleh para staf. 2. Terdapat dua kelompok wewenang, yaitu wewenang lini dan wewenang staf. 3. Kesatuan perintah tetap dipertahankan, setiap atasan mempunyai bawahan tertentu dan setiap bawahan hanya mempunyai seorang atasan langsung. 4. Organisasinya besar, karyawannya banyak dan pekerjaannya bersifat kompleks. 5. Hubungan antara atasan dengan para bawahan tidak bersifat langsung. 6. Pimpinan dan para karyawan tidak semuanya saling kenal- mengenal. 7. Spesialisasi yang beraneka ragam diperlukan dan digunakan secara optimal
  38. 38. Kebaikan 1. Adanya pembagian tugas yang jelas antara kelompok lini yang melakukan tugas pokok organisasi dan kelompok staf yang melakukan kegiatan penunjang. 2. Asas spesialisasi yang ada dapat dilanjutkan menurut bakat bawahan masing-masing. 3. Prinsip “the right man on the right place” dapat diterapkan dengan mudah. 4. Koordinasi dalam setiap unit kegiatan dapat diterapkan dengan mudah. 5. Dapat digunakan dalam organisasi yang lebih besar.
  39. 39. Kelemahan 1. Pimpinan lini sering mengabaikan nasehat atau saran dari staf. 2. Pimpinan staf sering mengabaikan gagasan- gagasan yang dikemukakan oleh pimpinan lini. 3. Adanya kemungkinan pimpinan staf melampaui’batas kewenangannya. 4. Perintah lini dan perintah staf sering membingungkan anggota organisasi karena kedua jenis hirarki sering tidak seirama dalam memandang sesuatu.
  40. 40. Organisasi Fungsional • Organisasi fungsional adalah bentuk organisasi di mana kekuasaan pimpinan dilimpahkan kepada para pejabat yang memimpin satuan di bawahnya dalam satuan bidang pekerjaan tertentu. Setiap kepala dari satuan mempunyai kekuasaan untuk memerintah dan mengawasi semua pejabat bawahan sepanjang mengenai bidangnya. • Pada tipe organisasi fungsional ini masalah pembagian kerja mendapat perhatian yang sungguh-sungguh. Pembagian kerja didasarkan pada “spesialisasi” yang sangat mendalam dan setiap pejabat hanya mengerjakan suatu tugas/pekerjaan sesuai dengan spesialisasinya. F. W. Taylor yang menciptakan organisasi fungsional ini.
  41. 41. Organisasi Fungsional
  42. 42. Ciri-ciri 1. Dapat dibedakan pembidangan tugas secara tegas dan jelas. 2. Bawahan akan menerima perintah dari beberapa orang atasan. 3. Penempatan pejabat berdasarkan spesialisasinya. 4. Koordinasi menyeluruh biasanya hanya diperlukan pada tingkat atas. 5. Terdapat dua kelompok wewenang, yaitu wewenang lini dan wewenang fungsi.
  43. 43. Kebaikan 1. Adanya pembagian tugas antara kerja pikir (mental) dan fisik, 2. Dapat dicapai tingkat spesialisasi yang baik. 3. Solidaritas antara orang-orang yang menjalankan fungsi yang sama tinggi. 4. Moral serta disiplin keija yang tinggi. 5. Koordinasi antara orang-orang yang ada dalam satu fungsi mudah dijalankan.
  44. 44. Kelemahan 1. Insiatif perseorangan sering tertekan karena sudah dibatasi pada satu fungsi. 2. Sulit mengadakan pertukaran tugas, karena terlalu menspesialisasikan diri dalam satu bidang saja. 3. Koordinasi yang sifatnya menyeluruh sulit diadakan karena orang-orang yang bergerak dalam satu bidang mementingkan fungsinya saja.
  45. 45. Struktur Organisasi PDE (Pengolah Data Elektronik) PDE Bersatu dengan bagian / seksi akuntansi Direktur Keuangan Akuntansi dan PDE
  46. 46. Struktur Organisasi PDE (Pengolah Data Elektronik) PDE terpisah dengan bagian / seksi akuntansi Direktur Keuangan Akuntansi PDE
  47. 47. Struktur Organisasi PDE (Pengolah Data Elektronik) PDE di bawah Biro atau Bagian Controller Controller Akuntansi PDE
  48. 48. EDP Skala Kecil Data Processing supervisor Analysist/programer Data entry operator Computer Operators Control clerk Librarian
  49. 49. EDP Skala Sedang Manager Data Processing System Analyst supervisor System Analyst Appl. Programer supervisor Programer System Programers Control supervisor Control clerk Data Entry supervisor Data entry operator Operation supervisor Computer operator Librarian
  50. 50. EDP Skala besar Data Processing Director Manajer Of Aplication Programing Senior Programer Programers Manajer of system programing Syst. Programerteknikal support Database Administrator Data base specialist Manager of operation Shift supervisor Network administratorsupervisor Datda comunication spesialist Quality control Manajer of sistem & procedur Security officer Asisten Director
  51. 51. Masalah Organisasi • Kekakuan, tanggapan pasif organisasi terhadap perubahan, terutama informasi. • Kegagalan informasi, kegagalan informasi antar unit organisasi karena secara fisik terpisah atau karena antar fungsi tidak saling terhubung. Misalnya adanya informasi yang berubah, hilang, atau keterlambatan. • Suboptimisasi, kegagalan perusahaan untuk mencapai tujuan utamanya, karena masing-masing unit berusaha untuk mencapai tujuannya unit dan mengabaikan tujuan unit lain. • Motivasi individual, tidak kesesuaian tujuan individu dalam perusahaan dengan tujuan perusahaan. Masalah ini dapat terjadi pada saat penerapan sistem yang baru.
  52. 52. TEKNOLOGI KOMPUTER Oleh : Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd.
  53. 53. Komputer • Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan • komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis.
  54. 54. Jenis komputer Berdasarkan bentuk • Supercomputer dan Mainframe
  55. 55. Komputer Mini Dekstop atau PC
  56. 56. Notebook Tablet
  57. 57. Komponen Perangkat Komputer Prosesor Periferal Keluaran Simpanan masukan
  58. 58. Perangkat Masukan • Adalah perangkat yang digunakan untuk memasukan data dari luar sistem komputer ke dalam sistem komputer. • Perangkat masukan digolongkan ke dalam dua kelompok yaitu : 1. Perangkat input tidak langsung 2. Perangkat input langsung
  59. 59. Keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol- tombol seperti huruf alfabet (A—Z) untuk mengetikkan kalimat, juga terdapat angka 3, 4, 5, 8, 3, 3 dan lain-lain, serta simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Dalam komputasi, papan ketik menggunakan susunan tombol atau kunci, untuk bertindak sebagai tuas mekanis atau sakelar elektronik.
  60. 60. Mouse Alat yang digunakan untuk memilih menu menggambar atau menjalankan perintah
  61. 61. Microphone Alat yang digunakan untuk memasukan suara ke dalam sistem komputer
  62. 62. Smart card reader Alat yang digunakan untuk membaca smart card, yaitu kartu yang memiliki memori atau prosesor
  63. 63. Magnetic card reader Alat yang digunakan untuk membaca strip magnetis yang biasa dijumpai pada kartu kredit atau kartu debit
  64. 64. Pembaca sidik jari Digunakan untuk mengenali sidik jari seseorang
  65. 65. Kamera
  66. 66. scaner Scanner merupakan alat bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafik dan mengubahnya de dalam bentuk digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan bentuk data yang berupa teks.
  67. 67. CPU (Central Processing Unit) Terdiri dari : •Unit Kendali / Control Unit (CU) Unit ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. •ALU (Aritmetic and Logic Unit) Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. •Register Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama.
  68. 68. ROM (Read Only Memory) - Yang isinya adalah program yang dibuat oleh pembuat komputer - Progaram ini tidak dapat ditambah atau dirobah. - Isinya untuk membaca sistem dari disk
  69. 69. R A M (Ramdom Access Memory) Memory yang dapat diisi sementara selama listrik masih ada.
  70. 70. Contoh Memory
  71. 71. Bagan proses kerja CPU input alucu outputmemori Program & data Intruksi Proogram data informasi
  72. 72. Peralatan Keluar Peralatan keluar adalah : Alat yang digunakan untuk menampilkan informasi dari komputer seperti : a. Monitor b. Printer c. Speaker d. Proyektor
  73. 73. a. Monitor
  74. 74. a. Monitor Monitor adalah alat untuk menampilkan hasil pemprosesan data, dalam istilah komputer disebut dengan Soft Copy
  75. 75. b. Printer
  76. 76. b. Printer Printer adalah alat untuk mencetak informasi pada kertas dalam istilah komputer disebut Hard Copy
  77. 77. c. Speaker
  78. 78. c. Speaker Speaker adalah alat untuk mengeluarkan suara (bunyi) biasanya dipakai bila program komputer sudah berbasis Windows Multimedia.
  79. 79. d. Proyektor
  80. 80. Perangkat penyimpanan luar • Bagian komputer yang bertugas menyimpan data, sehingga data dapat digunakan lagi pada lain waktu terdiri dari : 1. Perangkat simpan SASD sequentian access storage device 2. Perangkat simpan DASD direct access storage device 3. Perangkat simpan flash
  81. 81. 1. Perangkat simpan SASD sequentian access storage device • Perangkat penyimpanan data yang bekerja secara urut dari awal sampai akhir tanpa ada kemungkinan meloncat atau melewati bagian tertentu
  82. 82. 2. Perangkat simpan DASD direct access storage device • Perangkat simpan yang bekerja secara langsung. Artinya perangkat tersebut dapat bekerja dan menulis di tempat yang diperlukan
  83. 83. 3. Perangkat simpan flash • Perangkat simpan berbentuk kepingan memori dan tidak memerlukan gerakan fisik
  84. 84. Perangkat Periferal • Perangkat yang apat ditambahkan kedalam sistem komputer, sehingga menyebabkan kemampuan komputer semakin bertambah
  85. 85. Perangkat lunak disebut juga dengan softwere Ini merupakan sistim yang mengatur cara kerjanya komputer . Perangkat Lunak Komputer
  86. 86. Secara umum perangkat lunak komputer dapat dibedakan menjadi 3 kelompok yaitu : a. Sistem Operasi b. Perangkat lunak bahasa c. Perangkat lunak aplikasi
  87. 87. a. Sistem Operasi Yang disebut dengan Operating system atau sistem yang mengatur pengoperasian komputer seperti pengaturan input, proses output, pengatur tabel, mengatur memori, mengatur penjadwalan pocessor dan lain-lain
  88. 88. Contohnya : 1. PC DOS (Personal computer disk operating syatem) 2. MS DOS (Microsof disk operating sistem) 3. Microsof Windows
  89. 89. b. Bahasa Koputer Bahasa perangkat lunak disebut dengan Languange softwere yaitu program yang digunakan untuk menterjemahkan intruksi yang ditulis dalam bahasa pemograman ke dalam bahasa mesin supaya dapat diterima dan dimengeti oleh komputer.
  90. 90. Perkembangan Bahasa komputer 1. Bahasa Mesin (Machine Language) 2. Bahasa Asembler (Asembler Language) 3. Bahasa tingkat tinggi (High level) atau Bhs. Komputer
  91. 91. c. Program Aplikasi Perangkat lunak aplikasi (aplication softwere) berisi program paket yang telah dirancang dan dibuat khusus untuk kebutuhan tertentu.
  92. 92. 1. Program Aplikasi yang dibuat untuk tujuan tertentu dan memiliki ruang lingkup terbatas 2. Program Aplikasi yang dibuat untuk tujuan masal. Jenis program aplikasi
  93. 93. Jenis softwere aplikasi masal • Word processing seperti : WordStar propessional, WordParfect, Microsoft Word. • Spredsheet seperti : Lotus 123, Supercale, Quantro, Symphoni dan Microsoft Excel. • Desktop Publishing seperti : Ventura, Page Maker dan Corel Draw.
  94. 94. • Identifikasi Masalah 1. Definisi masalah 2. Penjelasan mengenai bentuk input atau output yang diinginkan 3. Alat penyimpanan file yang akan digunakan • Menyusun flowchart • Penyusunan program • Memeriksa kesalahan program • Dokumentasi Langkah-langkah Penyusunan Program
  95. 95. 95 Simbol-simbol Flowchart • Flow direction symbols – Digunakan untuk menghubungkan simbol satu dengan yang lain – Disebut juga connecting line • Processing symbols – Menunjukan jenis operasi pengolahan dalam suatu proses / prosedur • Input / Output symbols – Menunjukkan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output
  96. 96. 96 Flow Direction Symbols • Simbol arus / flow – Menyatakan jalannya arus suatu proses • Simbol communication link – Menyatakan transmisi data dari satu lokasi ke lokasi lain • Simbol connector – Menyatakan sambungan dari proses ke proses lainnya dalam halaman yang sama • Simbol offline connector – Menyatakan sambungan dari proses ke proses lainnya dalam halaman yang berbeda
  97. 97. 97 Processing Symbols • Simbol process – Menyatakan suatu tindakan (proses) yang dilakukan oleh komputer • Simbol manual – Menyatakan suatu tindakan (proses) yang tidak dilakukan oleh komputer • Simbol decision – Menujukkan suatu kondisi tertentu yang akan menghasilkan dua kemungkinan jawaban : ya / tidak • Simbol predefined process – Menyatakan penyediaan tempat penyimpanan suatu pengolahan untuk memberi harga awal • Simbol terminal – Menyatakan permulaan atau akhir suatu program
  98. 98. 98 Processing Symbols • Simbol keying operation – Menyatakan segal jenis operasi yang diproses dengan menggunakan suatu mesin yang mempunyai keyboard • Simbol offline-storage – Menunjukkan bahwa data dalam simbol ini akan disimpan ke suatu media tertentu • Simbol manual input – Memasukkan data secara manual dengan menggunakan online keyboard
  99. 99. 99 Input / Output Symbols • Simbol input/output – Menyatakan proses input atau output tanpa tergantung jenis peralatannya • Simbol punched card – Menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu • Simbol magnetic tape – Menyatakan input berasal dari pita magnetis atau output disimpan ke pita magnetis • Simbol disk storage – Menyatakan input berasal dari dari disk atau output disimpan ke disk
  100. 100. 100 Input / Output Symbols • Simbol document – Mencetak keluaran dalam bentuk dokumen (melalui printer) • Simbol display – Mencetak keluaran dalam layar monitor
  101. 101. • Kesalahan bahasa (Language errors) • Kesalahan sewaktu Proses (run- time-errors) • Kesalahan Logika (Logic errors) Memeriksa Kesalahan Program
  102. 102. • Deskripsi tujuan pemakaian program • Flowchart • Listing program • Panduan yang berisi prosedur pengoperasian program • Catatan hasil uji coba • Contoh-contoh output yang dihasilkan Dokumentasi
  103. 103. • Membantu karyawan dalam mempelajari tugas dan tanggungjawabnya • Membantu operator dalam menjalankan program • Mempermudah pembuat program san didtem analist bila dikemudian hari harus melakukan perubahan • Dapat digunakan sebagai referensi bagi petugas pemeriksa (akuntan publik) saat melakukan audit • Memperlancar komunikasi semua pihak yang terlibat dalam pemeriksaan sistem informasi Manfaat dokumentasi Program
  104. 104. SISTEM JARINGAN KOMPUTER By. Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd.
  105. 105. • Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih dari komputer yang saling berhubungan satu sama lain. • Komponen dasar dari Jaringan adalah : 1. Node : Titik yang dapat menerima input data ke dalam jaringan atau menghasilkan output (informasi) Atau kedua-duanya 2. Link : Jalur (chanel)transmisi untuk arus informasi atau data diantara node. Definisi
  106. 106. Tujuan Jaringan 1. berbagi perangkat printer (hardware) 2. berbagi perangkat lunak (software) 3. berbagi saluran komunikasi (internet). 4. berbagi data dengan mudah. 5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.
  107. 107. • Bersama semua komputer yang ada dalam jaringan, anda bisa sharing / berbagi koneksi broadband internet sehingga setiap orang bisa browsing internet secara bersamaan. • Anda bisa akses email pribadi anda sementara yang lainnya chatting, download lagu, video, atau bahkan bermain game online • Bisa sharing berbagai macam dokumen dan file termasuk music, video, photos, dll • Menyimpan semua file – dokumen, pustaka music, video, digital photos, dokumen lainnya di satu tempat yang bisa diakses secara sharing atau bahkan bisa diberikan suatu keamanan siapa yang boleh baca tulis, atau siapa yang dapat akses file apa. • Anda bisa mengamankan jaringan komputer anda dengan secara terpusat dari serangan dan ancaman keamanan dari internet. • Bersama seluruh / beberapa nggota keluarga anda bisa bermain game multiplayer bahkan keluar internet online game bersama teman-teman anda didunia maya. • Bias berhemat dengan pemakaian printer, scanner, plotter, dan peripheral lainnya secara bersamaan. • Dengan Storage area network, anda bisa memusatkan penyimpanan data dan dokumen lainnya kedalamnya dan anda bisa memanagenya dengan administrasi sesuai kebutuhan. Keuntungan Pemakaian jaringan (network)
  108. 108. Jaringan Client Server Dalam jaringan ini satu komputer berfungsi sebagai pusat pelayanan (server) dan komputer yang lain berfungsi meminta pelayanan ( client ). Sesuai dengan namanya, client server berarti adanya pembagian kerja pengelolaan data antara client dan server. Saat ini, sebagian besar jaringan menggunakan model client/server.
  109. 109. Jaringan Peer to Peer Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus, dan semua komputer dapat berfungsi sebagai client dan server dalam satu saat bersamaan. Pengguna masing-masing komputer bertanggung jawab terhadap administrasi resource komputer ( dengan membuat nama user, membuat share, menandai ijin mengakses share tersebut). Tiap-tiap user bertanggung jawab juga mengenal pembackupan data pada komputer. Sayangnya penempatan resource dapat menjadi sulit pada network peer to peer yang mempunyai lebih banyak komputer
  110. 110. KELEBIHAN PEER TO PEER KELEBIHAN CLIENT SERVER Pelaksanaan tidak terlalu mahal Memberikan keamanan yang lebih baik Tidak membutuhkan software server NOS ( Network Operating System ) Lebih mudah pengaturannya bila networknya besar karena administrasinya disentralkan Tidak membutuhkan administrator network yang handal Semua data dapat dibackup pada satu lokasi sentral KERUGIAN KERUGIAN Tidak cocok untuk network skala besar, administrasi menjadi tidak terkontrol Membutuhkan software NOS yang mahal contoh : NT atau server Windows 2000, XP,Novell, UNIX Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administrative Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server Keamanan kurang Membutuhkan administrator yang profesional Semua mesin yang sharing resource tidak mempengaruhi performa Mempunyai satu titik lemah jika menggunakan satu server, data user menjadi tak ada jika server mati.
  111. 111. Komponen Hardwere Jaringan Komputer yang terhubung ke server dan dapat mengakses data dari server. Workstation menjalankan beragam sistem operasi dan merupakan bagian dari network yang ada. Pada kenyataannya workstation digunakan oleh pemakai secara langsung
  112. 112. Komponen Hardwere Jaringan Kabel yang digunakan bisa mneggunakan kabel coaxial ataupun UTP Kabel
  113. 113. • Network Interface Card (NIC) Komponen Hardwere Jaringan NIC atau adapter network adalah sebuah komputer hardware yang mutlak dibutuhkan jika kita menginginkan merakit jaringan komputer menggunakan media penghubung kabel. NIC berfungsi menghubungkan server ke sistem pengkabelan network.
  114. 114. • Switch/Hub (Concentrator/Repeater) Komponen Hardwere Jaringan Sistem pengkabelan yang paling populer untuk Network Ethernet menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) atau kabel terpilin yang terbuka dengan konektor yang mirip dengan konektor telepon. Ini disebut dengan 10BaseT. Untuk setiap adapter network pada setiap server atau workstation, salah satu dari kabel-kabel ini berhubungan ke Hub/Switch atau pusat pengkabelan.
  115. 115. • Tipologi Jaringan Komponen Hardwere Jaringan  Biasa disebut sebagai topologi ring  Satu komputer terkoneksi ke komputer berikutnya sampai terakhir dan kembali ke komputer pertama
  116. 116. Koneksi Bus • Biasa disebut sebagi topology bus (Bus Topology • Menggunakan kabel tunggal dan semua komputer terhubung dengannya
  117. 117. Koneksi Star • Biasa disebut Topologi Star • Semua komputer terhubung ke suatu titik pusat (biasa disebut concentrator). • Peralatan yang dipakai sebagai concentrator adalah hub atau switch • Topologi yang paling umum dipakai
  118. 118. • Network adapter driver • Ptotocol • Sistem Operasi jaringan Komponen Softwere Jaringan
  119. 119. Koomunikasi data • komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet
  120. 120. Alasan • Transaksi sering terjadi pada suatu tempat yang berbeda dengan tempat pengolahan atau tempat dimana data tersebut akan digunakan. Sehingga data perlu dikirim tempat pengolahan dan dikirim lagi ke yang membutuhkan informasi dari data tersebut. • Kadang-kadang lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur komunikasi, lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara biasa. • Suatu organisasi yang mempunyai beberapa tempat pengolahan data, data dari suatu pengolahan yang sibuk dapat membagi tugasnya dengan mengirimkan data ke tempat lain yang kurang sibuk. • Alat-alat yang mahal, seperti misalnya alat pencetak grafik atau printer berkecepatan tinggi, cukup di satu lokasi saja, sehingga lebih hemat.
  121. 121. Komponen dan sistem komunikasi data • message. sulit mencari padanan kata message dalam bahasa Indonesia. Untuk mudahnya, suatu message bisa dikatakan sebagai data atau informasi yang akan dikomunikasikan (dikirim dan diterima). Message ini bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya. • sender. sender adalah suatu alat yang digunakan untuk mengirimkan message. Alat ini tidak hanya komputer, bisa juga alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.
  122. 122. • receiver. sama dengan sender, bedanya receiver berfungsi sebagai alat yang dituju untuk meneri message yang dikirim dari sender. • medium. medium adalah media transmisi yang bisa dikatakan sebagai "perantara" untuk mengantarkan message dari sender ke receiver. Media transmisi ini bisa saja berupa kabel (twisted pair, coaxial, fiber-optic), laser, atau gelombang radio. • protocol. protocol adalah sekumpulan aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju. Untuk mudahnya protocol bisa dianggap sebagai bahasa komunikasi, seseorang yang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa tidak akan bisa dimengerti oleh orang lain yang hanya bisa berbahasa cina Komponen dan sistem komunikasi data
  123. 123. Komponen dan sistem komunikasi data
  124. 124. • Sigal Analog • Signal digital
  125. 125. Metode Tranmisi data Simplex Half duplex Full duplex
  126. 126. Media Komunikasi Kabel Sinar Infra merah Gelombang radio gelombangseluler Bluetooth
  127. 127. Database By. Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd.
  128. 128. File dan data • File adalah sekumpulan rekaman data/informasi/program yang mencerminkan suatu subjek tertentu, dan disimpan dalam disk atau dalam memori komputer. • File dapat dibedakan menjadi: 1. File induk/berkas utama (master file) 2. File transaksi (tansaction file) 3. File Indeks (indeks file) 4. File tabel/referensi (table/refrence file) 5. File sementara (suspance file) 6. File sejarah (historical file)
  129. 129. Struktur file No. Pegawai Nama Tgl. Lahir Gol Gaji 364 Andi 04/08/71 3B 389 Budi 26/04/68 3A 406 Mira 19/12/72 2D 517 Wina 12/09/73 3A Contoh tabel atau file karyawan field field field field 1 record 1 record 1 record 1 record Harga/data Primary key/ kolom kunci
  130. 130. Jenis-jenis Data No Bentuk Data Contoh 1. Teks (angka dan huruf) Harga, Nama, berat, 2. Gambar diam Foto 3. Gambar bergerak Film 4. Suara Lagu 5. Getaran atau gerakan fisik Gempa bumi, game 6. Warna Lampu lalu lintas 7. Tanda £ $   8. Aroma Bau farfum 9. Biometrik Sidik jari, denyut jantung, susunan gigi, suara, DNA
  131. 131. Metode Penyimpanan dan pembacaan data dalam file • Sequential • Direct Acces • Index-sequential
  132. 132. Metode Proses data Online processing • Cara memproses data seketika, dimana suatu transaksi yang di input akan langsung di proses oleh komputer Batch processing • Cara memproses data secara berkelompok. Transaksi dikumpulkan dulu hingga waktu yang ditentukan, untuk kemudian di proses sekaligus.
  133. 133. Pengertian basis data • Database (basis data) adalah: sistem penyimpanan beragam jenis data dalam sebuah entitas yang besar untuk diolah sedemikian rupa agar mudah dipergunakan kembali. • Dengan menggunakan komputer, konsep pengolahan database tradisional dapat diotomasi sehingga memudahkan pekerjaan. Data yang disimpan bisa sangat variatif (angka, teks, gambar, suara, dan jenis data multi-media lainnya).
  134. 134. • Program dan file tanpa DBMS  Program dan file dengan DBMS Program ID barang Data : Kode barang Nama barang Jml per unit Program beli barang Data : Kode barang Nama barang Jml per unit Harga beli File barang File pembelian Program ID Barang Program beli Barang DBMS Kode barang Nama barang Jumlah perunit Harga beli Perusahaan penjual Alamat penjual Database
  135. 135. Keuntungan dan kelemahan Dbms Keuntungan • Pemakaian data lebih efisien • Pelayanan data yang dilakukan terpadu Kelemahan • Sifat dan tanggungjawab kepemikikan data berkurang akibat data dipergunakan bersama • Terjadi gangguan sekuriti, virus, • Terjadi konflik kepentingan pengguna
  136. 136. Untuk mencegah kesulitan maka sebuah dbms harus memiliki sifat : • DBMS harus mampu melayani semua unit organisasi secara efektif • Redudancy data yang direkam harus minimal • Informasi konsisten, sehingga dapat mendukung proses pengambilan keputusan • Memakai sistem aplikasi sekuriti • Program aplikasi harus dapat dikembangkan • Reorganisasi secara phisik terhadap data yang direkam dapat dilaksanakan secara mudah • Dimungkinkan adanya pengendalian terhadap basis data yang terpusat • Pengoperasian harus lebih mudah.
  137. 137. Model basis data • Model hirarkis • Model jaringan • Model rasional • Diagram entity-relationship (e-diagram)
  138. 138. Model hirarkis unigal Fak. Ekonomi fkip Pend. Bhs Indonesia Bhs. Inggris akuntansi DDAK Manajemen Mata Kuliah: Dasar Akuntansi PJKr fisip
  139. 139. Model jaringan
  140. 140. Model rasional • Menunjukan keterkaitan antara satu tabel dengan tabel lain dengan lebih jelas.
  141. 141. Diagram entity-relationship • Diagram ini menggunaka dua lambang yaitu lambang : • digunakan untuk menunjukan suatu entitas (misalnya pembeli, bagian penjualan, atau manajer • Digunakan untukmenunjukan benyuk hubungan atau relasi didalamnya diisi dengan kata kerja misal: memiliki, menjual, melapor
  142. 142. Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd. PENGAWASAN INTERN
  143. 143. • Salah satu ancaman yang dihadapi perusahaan adalah kehancuran karena bencana alam dan politik, seperti : – Kebakaran atau panas yang berlebihan – Banjir, gempa bumi – Badai angin, dan perang Ancaman-Ancaman Atas SIA
  144. 144. • Ancaman kedua bagi perusahaan adalah kesalahan pada software dan tidak berfungsinya peralatan, seperti : – Kegagalan hardware – Kesalahan atau terdapat kerusakan pada software, kegagalan sistem operasi, gangguan dan fluktuasi listrik. – Serta kesalahan pengiriman data yang tidak terdeteksi. Ancaman-Ancaman Atas SIA
  145. 145. • Ancaman ketiga bagi perusahaan adalah tindakan yang tidak disengaja, seperti : – Kecelakaan yang disebabkan kecerobohan manusia – Kesalahan tidak disengaja karen teledor – Kehilangan atau salah meletakkan – Kesalahan logika – Sistem yang tidak memenuhi kebutuhan perusahaan Ancaman-Ancaman Atas SIA
  146. 146. • Ancaman keempat yang dihadapi perusahaan adalah tindakan disengaja, seperti : – sabotase – Penipuan komputer – Penggelapan Ancaman-Ancaman Atas SIA
  147. 147. Apakah definisi dari pengendalian internal ? Pengendalian internal adalah rencana organisasi dan metode bisnis yang dipergunakan untuk menjaga aset, memberikan informasi yang akurat dan andal, mendorong dan memperbaiki efisiensi jalannya organisasi, serta mendorong kesesuaian dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
  148. 148. TUJUAN Pengawasan Akuntansi (Preventif) Pengawasan Akuntansi (Feedback) Menjaga kekayaan Perusahaan Cek ketelitian dan keakuratan data Mendorong efisiensi Mendorong dipatuhinya kebijakan
  149. 149. Komponen Pengendalian Komponen pengendalian intern menurut COSO ada lima yaitu : • Control envirenment Atau lingkungan pengendalian • Control activities atau kegiatan pengawasan • Risk Assessment atau pemahaman resiko • Information and communication atau informasi dan komunikasi • Monitoring atau pemantauan
  150. 150. • Lingkungan pengendalian terdiri dari faktor-faktor berikut ini : 1 Komitmen atas integritas dan nilai-nilai etika 2 Filosofi pihak manajemen dan gaya beroperasi 3 Struktur organisasional 4 Badan audit dewan komisaris 5 Metode untuk memberikan otoritas dan tanggung jawab 6 Kebijakan dan praktik-praktik dalam sumber daya manusia 7 Pengaruh-pengaruh eksternal
  151. 151. • Secara umum, prosedur-prosedur pengendalian termasuk dalam satu dari lima kategori berikut ini : 1 Otorisasi transaksi dan kegiatan yang memadai 2 Pemisahan tugas 3 Desain dan penggunaan dokumen serta catatan yang memadai 4 Penjagaan aset dan catatan yang memadai 5 Pemeriksaan independen atas kinerja
  152. 152. Pemahaman resiko • Perusahaan menghadapi jenis-jenis ancaman berikut ini : – strategis — melakukan hal yang salah – Operasional ── melakukan hal yang benar, tetapi dengan cara yang salah – Keuangan — adanya kerugian sumber daya keuangan, pemborosan, pencurian atau pembuatan kewajiban yang tidak tepat – informasi — menerima informasi yang salah atau tidak relevan, sistem yang tidak andal, dan laporan yang tidak benar atau menyesatkan
  153. 153. Informasi dan Komunikasi • Akuntan harus memahami berikut ini : 1. Bagaimana transaksi diawali 2. Bagaimana data didapat dalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin atau data diubah dari dokumen sumber ke bentuk yang dapat dibaca oleh mesin 3. Bagaimana file komputer diakses dan diperbarui 4. Bagaimana data diproses untuk mempersiapkan sebuah informasi 5. Bagaimana informasi dilaporkan 6. Bagaimana Transaksi Berakhir
  154. 154. • Metode utama untuk mengawasi kinerja mencakup : – Supervisi yang efektif – Pelaporan yang bertanggungjawab – Audit internal
  155. 155. UNSUR PENGENDALIAN Struktur org yg menggambarkan pemisahan fungsi Pengaturan Wewenang dan Prosedur Pencatatan Praktik sehat Pegawai berkualitas Pemisahan fungsi: •operasi/penguasaan •pencatatan •penyimpanan •pengawasan Adanya otorisasi dan prosedur pencatatan yang dpt memberikan perlindungan memadai bagi asset perusahaan •formulir bernomor urut cetak •sidak •tercipta internal check •Perputaran jabatan • tkt pend/keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan • rekruitment selektif
  156. 156. PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTASI Oleh : Rini Agustin Eka Yanti, S.Pd.
  157. 157. Cakupan Pengembangan SIA Penyusunan SIA Baru Penyempurnaan SIA yang telah ada
  158. 158. Faktor penyebab SIA perlu dikembangkan: Pertumbuhan oerganisasi : menyebabkan kebutuhan informasi semakin tinggi dan semakin beragam. Perkembangan teknologi dan raihan peluang : mengakibatkan arus informasi berjalan cepat dan menuntut perusahaan untuk menyesuaikan sistem informasinya sehingga tidak tertinggal oleh pesaing Kebijakan pimpinan perusahaan dan pemerintah Adanya ketidakberesan pada SIA yang berjalan, seperti munculnya penyimpangan oleh petugas, kesalahan tidak sengaja akibat sistem tidak sempurna, pengawasan intern tidak berjalan baik, operasi berjalan inefisien, dll.
  159. 159. Tujuan pengembangan Sistem Informasi Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru Memperbaiki informasi yang dihasilkan sistem informasi lama Meningkatkan sistem pengawasan akuntansi dan internal chek Menekan biaya ketatausahaan
  160. 160. Pendekatan pengembangan sistem: • System Develovement Life Cycle (SDLC), mencakup: analisis sistem, perancangan sistem, dan implementasi sistem •Prototyping •End User Computing
  161. 161. Tahapan (umum) pengembangan Sistem • Pengkajian tujuan pengembangan • Penetapan strategi pengembangan • Identifikasi sistem yang akan dikembangkan • Penetapan sasaran pengembangan • Penetapan prioritas pengembangan Merencanakan proyek pengembangan sistem oleh staf perencana, mencakup: • Penunjukan sistem analis • Mengumumkan rencana pengembangan sistem Menetapkan proyek (pengembangan sistem) oleh pengarah : • Merinci ruang lingkup dan sasaran pengembangan sistem • Melakukan studi pendahuluan • Menyusun tahapan-tahapan pengembangan • Meminta persetujuan manajemen atas usulan butir c Mendefinisikan proyek sistem oleh analis sistem
  162. 162. ANALISIS SISTEM Analisis sistem : penguraian dari sebuah sistem informasi kedalam komponen- komponen sistem dengan tujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.
  163. 163. Perlunya analisis sistem Mendapatkan data kegiatan perusahaan, alir data dan informasi, serta keterkaitan antara operasi dengan alir data dan informasi Dasar perancangan sistem informasi yang baru Mengajak berpartisipasi berbagai pihak untuk terlibat dalam perancangan sistem informasi yang baru
  164. 164. Tahapan analisis sistem Pelaporan hasil analisis Studi kelayakan Identifikasi kebutuhan manajmen atas informasi Analisis hasil temuan Identifikasi masalah dan survey sistem
  165. 165. PERANCANGAN SISTEM Kriteria perancangan sistem yang baik: • Berdasarkan kepada fakta atau data yang jelas dan teruji kebenarannya. • Mampu memprediksi kemungkinan kesulitan yang akan muncul dan menyiapkan cara pemecahannya. • Bila rancangan bersifat penyempurnaan, maka rancangan harus mengantisipasi kelemahan yang terjadi pada sistem lama. • Memungkinkan untuk dilakukan perubahan ke arah kondisi yang lebih baik (fleksibel)
  166. 166. Tahapan perancangan sistem Merancang keluaran (output) • Merancang format laporan • Merancang isi laporan • Merancang jumlah laporan dan distribusinya Merancang masukan (input) Merancang file dan data base Merancang prosedur • Perancangan prosedur (manual oleh SDM akuntansi) • Perancangan pemrosessan data (oleh sistem analis dengan konsultan petugas akuntansi) Perancangan prosedur biasanya berbentuk bagan alir data.
  167. 167. Contoh Format Pengembangan Sistem Akuntansi Identifikasi • Pencatatan penjualan dilakukan manual dengan mengutamakan bon • Petugas sering mengalami hambatan saat melakukan internal chek akibat bukti transasksi yang tersebar dan diarsip di bagian penjualan, kas dan bagian persediaan. • Informasi penjualan sering tidak akurat • Informasi penjualan diperoleh setiap akhir pekan/minggu • Konsumen menilai sistem penjualan yang berlaku saat ini tidak praktis.
  168. 168. Analisis • Informasi penjualan sering tidak akurat disebabkan karena petugas akuntansi sering menunda pekerjaan hingga akhir minggu, akibatnya terjadi penumpukan pekerjaan pada hari-hari tertentu. • Informasi penjualan tidak akurat disebabkan pula oleh lemahnya internal chek • Informasi penjualan tidak dapat diketahui setiap saat karena proses pengolahan transaksi baru dilakukan menjelang akhir pekan. • Pada masa sekarang penjualan dengan menggunakan bukti transaksi bon dianggap sudah tidak praktis oleh konsumen karena memerlukan waktu yang relatif lama
  169. 169. Alternatif • Menyempurnakan sistem akuntansi yang berlaku dengan meninjau ulang prosedur kerja/bagan alir penjualan dan mengefektifkan pengawasan intern • Membuat sistem informasi akuntansi berbasis komputer
  170. 170. Keputusan • Membuat SIA dengan pertimbangan : • Meningkatkan pelayanan kepada konsumen, yakni memberikan waktu yang relatif singkat dalam menyelesaikan transaksi. • Penundaan pekerjaan oleh petugas dapat diperkecil karena begitu data di input, maka data siap di proses (langsung diproses oleh program) • Meningkatkan pengawasan intern melalui validasi data yang disiapkan oleh program.
  171. 171. Perancangan • Perancangan keluaran: – Bentuk output yang diharapkan dari sistem informasi yang akan dibuat adalah: • Bukti transasksi untuk konsumen/ pelanggan • Daftar penjualan barang • Format daftar persediaan • Perancangan input data – Media input utama : Point of sale dan barcode – Media input alternatif : keyboard cash register • Perancangan file dan database – Struktur file – Metode penyimpanan : direck acces (tidak urut) pada harddisk – Metode pembacaan file : direct acces – Metode proses data : online processing
  172. 172. • Perancangan prosedur – Prosedur penjualan direncanakan sbb: – Konsumen/ langganan membawa barang yang akan dibeli ke kasir – Kasir menerima barang yang akan dibawa pelanggan dan melakukan validasi pada point of sale – Pelanggan membayar sesuai dengan harga barang dan kasir mencatat pembayaran pelanggaln pada cash register – Petugas pembungkus membungkus barang yang telah terjual – Data dari POS dan data penerimaan uang dari cash register dicatat pada database dan langsung diproses oleh program. • Rancangan bagan alir/ flowchart

×