WOMEN’S MAGAZINE<br />Afif | Aulia | Budi | Stella<br />
INTRODUCTION:IMPORTANT POINTS !<br /><ul><li>Women’s Magazine = Gendered text; Feminized World
Men’s Magazines >< Women’s Magazines
Men’s World >< Women’s World
Women’s Magazine Readers = </li></ul>Homogenous Group; Naturally occuring group<br /><ul><li>Tension: Guilt >< Pleasure</l...
Main Questions<br />Apa yang kita pahami secarakhususmengenai genre “majalah wanita” ini?<br />Apakah sifat dari hubungan ...
FITUR GENRE – KONVENSI, EKSPEKTASI, DAN PEMENUHAN<br />Consistency of type of content and treatment, across sub divisions ...
Largely white and heterosexual
The minorities’ interests are not represented significantly by absence</li></li></ul><li>FiturIklan!<br />Advertising = No...
Neo-Marxist: Class system; Women with disposable time and income; Process of commodification
Feminist: Interests of Patriarchy >> Women as beauty object and domestic labourer</li></li></ul><li>Women’s Magazine and I...
MODE OF ADDRESS:Positioning the Reader      <br />Majalah wanitaremaja:<br />Lebih intim<br />Pemakaian bahasa dan idiom y...
Lebih berfokus pada aktifitas domestik, performa sosial, dan perbaikan budaya. </li></li></ul><li>Majalah memposisikan dir...
R E P R E S E N T A S I<br />Representasi dari wanita pada beberapa bagian bisa jadi terinspirasi oleh asumsi-asumsi dan p...
McCracken (1993) : PentingnyaCover !<br />Ballaster (1991)<br /><ul><li>Gambardimajalahmengkonstruksikanduniainajinerpembaca
Majalah-majalah tersebut secara simultan mengeneralisasi dan mendiferensiasi
Namun generalisasi dan diferensiasi gagal mencerminkan apa yang sebenarnya ada dalam masyarakat
Sebagai sebuah pengiklanan untuk dirinya sendiri
 Sebagai sebuah pengidentifikasi gender
 Sebuah sistem semiotik
 Namun utamanya ditujukan untuk menarik keuntungan dari para pengiklan dan meningkatkan sirkulasi.</li></li></ul><li>Cover...
STRATEGI NARATIF:It’s all about consumption !<br />Kebanyakan majalah wanita dalam mengkonstruksikan apa yang harus dilaku...
PeranWanita:GambaranAwal<br />Majalahwanitamenggambarkanperanwanitasesuaidenganperubahansosialdanpasar<br />1930-an : wani...
Perkembangankontemporer : banyakwanitakarir yang bekerjadiluarrumah<br />Implikasi : Pergeseranusiamenikah, wanitadalamkar...
   “your self-identity as a married or single woman is tied up with your choice of magazine”<br />-- Ballaster (1991)<br />
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Women Magazine

721 views

Published on

How gendered text is constructed on women magazine

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Women Magazine

  1. 1. WOMEN’S MAGAZINE<br />Afif | Aulia | Budi | Stella<br />
  2. 2. INTRODUCTION:IMPORTANT POINTS !<br /><ul><li>Women’s Magazine = Gendered text; Feminized World
  3. 3. Men’s Magazines >< Women’s Magazines
  4. 4. Men’s World >< Women’s World
  5. 5. Women’s Magazine Readers = </li></ul>Homogenous Group; Naturally occuring group<br /><ul><li>Tension: Guilt >< Pleasure</li></li></ul><li>Natures Of Women’s Magazine<br />Messages of the 21st century ‘cosmetics-for-males’ industry<br />Place women as sex objects<br />Clearly promote billion pound industries concerned with fashion, cosmetics, domestic, and child-care products<br />Bridging together social interaction and consumption<br />Tell a story about becoming and being a woman<br />
  6. 6. Main Questions<br />Apa yang kita pahami secarakhususmengenai genre “majalah wanita” ini?<br />Apakah sifat dari hubungan yang dibentuk melalui majalah dan caranya untuk menujukan, yang berjalan dengan pembaca?<br />Makna apa yang dapat diturunkan melalui naratif dan representasi dari majalah ini?<br />Bagaimana seseorang memahami majalah ini dalam konteks debat mengenai hubungan antara produsen, teks, dan khalayak?<br />Secara khusus, bagaimana seseorang mengevaluasi posisi alternatif yang menjustifikasi teks sebagai sebuah kenikmatan dan menyayangkannya karena trivial dan ideologis?<br />Apa yang majalah ini katakan mengenai peran wanita, ruang wanita, dan ‘para feminin’?<br />
  7. 7. FITUR GENRE – KONVENSI, EKSPEKTASI, DAN PEMENUHAN<br />Consistency of type of content and treatment, across sub divisions and even across a long period of time<br />It helps to strand kinds of ideological verity about women’s place<br />The features that we anticipate focus on appereance, domestic work, relationships, romance<br />It also makes sense of life<br /><ul><li>Different emphasis on different age group
  8. 8. Largely white and heterosexual
  9. 9. The minorities’ interests are not represented significantly by absence</li></li></ul><li>FiturIklan!<br />Advertising = Normal Feature<br />More than 50 % of pages are for promotion (advertisement, revies, product sample)<br />To draw attention to the particular product<br />Tie-in promotion deal<br /><ul><li> Advertising give more than 39% of total revenue</li></li></ul><li>Hermes (1995) : Duagenre elemenkhusus<br />Practical - Emotional<br />Dispensable & Indispensable<br />Repertoires: Connected Knowing & Melodrama<br />General Features <br />On Debates about <br />Media and Society<br />Historical & Contemporary Terms:<br /><ul><li>Liberal Pluralist: Response to women’s need and reflection of women’s lives
  10. 10. Neo-Marxist: Class system; Women with disposable time and income; Process of commodification
  11. 11. Feminist: Interests of Patriarchy >> Women as beauty object and domestic labourer</li></li></ul><li>Women’s Magazine and Ideology<br />Ideology : gender inequality and subordination of women in marriage<br />Political Economy : content of magazine represent capital’s concern to exploit girls as consumers<br />Genre : against the interests of women<br />The genre has developed in response to economic and ideological forces, not as kind of mirror for the ‘natural interests’ of females<br />
  12. 12. MODE OF ADDRESS:Positioning the Reader <br />Majalah wanitaremaja:<br />Lebih intim<br />Pemakaian bahasa dan idiom yang “gaul”<br />Penulis dalam majalah memposisikan dirinya sebagai kakak perempuandari pembaca.<br />Yang ingin disampaikan adalah dunia dimana para remaja tersebut bisa bersenang-senang.<br />Majalah wanita dewasa :<br /><ul><li>Penulis memposisikan dirinya sebagai teman dari para pembaca dan posisi antara penulis dan pembaca setara.
  13. 13. Lebih berfokus pada aktifitas domestik, performa sosial, dan perbaikan budaya. </li></li></ul><li>Majalah memposisikan dirinya bukan sebagai bacaan saja, tapi pembaca seolah-olah berdialog dengan majalah tersebut<br />Pembaca ditarik pada posisi di mana mereka seakan-akan mendengarkan seorang teman yang mengerti kehidupan dan keadaan sulit mereka<br />Cara pengalamatan ini membuat para pembaca wanita merasa disentuh secara individual maupun sebagai bagian dari komunitas<br />Namun, pengalamatan dari majalah ini terkadang dikonstruksikan oleh organisasi-organisasi komersial dengan tujuan komersil<br />MODE OF ADDRESS:Positioning the Reader<br />
  14. 14. R E P R E S E N T A S I<br />Representasi dari wanita pada beberapa bagian bisa jadi terinspirasi oleh asumsi-asumsi dan perilaku kultural di mana stereotip tidak pernah hanya diciptakan oleh media, tapi juga diciptakan oleh pasar<br />Representasi yang familiar dan dimengerti menciptakan sekumpulan nilai-nilai yang familiar yang mana membantu menjual majalah tersebut<br />Materi dari representasi (kata-kata dan gambar-gambar) dikemas secara atraktif dengan idealisasi dan mitos-mitos kecantikan<br />Dalam majalah, golongan minoritasseringkalitidak direpresentasikan.<br />Jadi, representasi yang dimaksudkan berbicara kepada dan mengenai semua wanita ternyata tidak. Sebenarnya representasi tersebut sangat bersifat parsial<br />
  15. 15. McCracken (1993) : PentingnyaCover !<br />Ballaster (1991)<br /><ul><li>Gambardimajalahmengkonstruksikanduniainajinerpembaca
  16. 16. Majalah-majalah tersebut secara simultan mengeneralisasi dan mendiferensiasi
  17. 17. Namun generalisasi dan diferensiasi gagal mencerminkan apa yang sebenarnya ada dalam masyarakat
  18. 18. Sebagai sebuah pengiklanan untuk dirinya sendiri
  19. 19. Sebagai sebuah pengidentifikasi gender
  20. 20. Sebuah sistem semiotik
  21. 21. Namun utamanya ditujukan untuk menarik keuntungan dari para pengiklan dan meningkatkan sirkulasi.</li></li></ul><li>CoverCOSMOPOLITAN secarakonsistenmengkonstruksikanimage seksualitaswanita!<br />
  22. 22. STRATEGI NARATIF:It’s all about consumption !<br />Kebanyakan majalah wanita dalam mengkonstruksikan apa yang harus dilakukan untuk menjadi dan berperilaku sebagai seorang wanita bergantung padakonsumsi.<br />McCracken menyampaikan tentang strategi narasi ganda:<br /> Di satu sisi, membaca memberikan sebuah level mengenai narasi dan kesenangan. Di level lain, para pembaca juga harus melakukan apa yang tertulis dalam narasi tersebut melalui pembelian barang dan jasa.<br />Narasi dalam majalah wanita harus bisa mengangkat masalah seiring dengan menyelesaikan masalah tersebut, harus bisa membuat kesenangan dari sebuah masalah yang membutuhkan aksi yang lebih jauh, sebagai tujuan akhir itu sendiri<br />
  23. 23. PeranWanita:GambaranAwal<br />Majalahwanitamenggambarkanperanwanitasesuaidenganperubahansosialdanpasar<br />1930-an : wanitadalamhubungan marital, terdapatdemarkasikelas yang mempengaruhikontennya<br />1960-an : genre remajawanita, fokuspadakecantikandiri, hubungandenganlawanjenisdalambentukkencandanpacaran<br />Kritik : ideologisubordinasiwanitadankomodifikasitubuhwanitadanperasaanromantika<br />
  24. 24. Perkembangankontemporer : banyakwanitakarir yang bekerjadiluarrumah<br />Implikasi : Pergeseranusiamenikah, wanitadalamkarirdankeluarga, single-achiever<br />Majalah modern menampilkanpencapaiandankarirwanitadalamkontekspenampilan, lifestyle, leisure activities, atauperkembangankultural<br />Majalahwanitamengkontruksidefinisifeminitasbagiwanita<br />PeranWanita:MajalahModern<br />
  25. 25. “your self-identity as a married or single woman is tied up with your choice of magazine”<br />-- Ballaster (1991)<br />
  26. 26. Penggambaraninteraksisosialwanitamerupakanimplikasiperansosialnya<br />Interaksisosialwanitaselaludigambarkandalamdimensiemosional<br />Kesuksesaninteraksidikaitkandengansocial approval denganmengangkatself-esteem<br />Interaksiwanitadalamranahpublikselaluditarikkembalipadatema-temadomestik<br />Contoh : Michelle Obama, Hillary Clinton<br />I n t e r a k s iS o s i a l<br />
  27. 27. KEHADIRAN P R I A <br />Majalahwanitatidakpernahbisamelepaskandimensikehadiranpriadalamkontennya<br />Burton (2005) menekankanpadagambarfashion wanita yang menunjukkan ‘male gaze’<br />Posisidanangle kameramendukungterbentuknyamasculine looking<br />Ballaster (1991) : lelakimerupakanpoinrujukankonstan; aktivitaswanitaperilakupria<br />Being single is temporary condition; selaluadaruangbagipriadalamduniawanita<br />
  28. 28. KONTRADIKSI<br /><ul><li>Kritikmengenaipekerjaanbertujuanmenyuarakankebutuhandansituasiwanita, namunkonotasipekerjaanbertentangandenganketertarikanwanita.
  29. 29. Pendapat yang melawanbentukketidaksetaraanantarawanitadanpriabertujuanuntukberbicaramengenaikohesivitasdanharmoni. Sementararealitatidakmenyatakankeadaanwanitadanpriasecarasetara, teatapimajalahmengemukakankesamaankesempatandan status dariwanita. </li></li></ul><li>KONTRADIKSI<br />Pembacadiidentifikasikansebagaiwanita, namunmajalahmenempatkanpembacamasihbelajarmenjadiseorangwanita, tidakadafakta yang menegaskanidentitaswanitaitusendiri<br />Kontradiksiantaraelemenhubunganyang stabilpadalingkungan yang domestik,dengan segala hal yang bersinggungan dengan seksual dan bentuk erotisme <br />Kontradiksiyang berkaitandenganpencitraandarihiburandiaktivitasdomestik yang seringberkaitandenganrealitasdaripekerjaandomestikrutin<br />
  30. 30. KONTRADIKSI<br />Kontradiksiantarabesarnyakelasburuhmenengah yang direpresentasikan, denganpengulanganpart-time job yang seringkalidialamiolehkebanyakanwanita<br />Kontradiksibahwakecantikandanpenampilandibentuksecaraalami, dalamfaktanyahaltersebutdikonstruksidanmerupakanbuatan.<br />Kontradiksiantararepresentasirumahsebagaitempatuntukbersantaidanmemanjakandiri (sebagaitempatuntukmempercantikdiri), faktanyamerupakansalahsatulokasidariburuh.<br />
  31. 31. Kepuasan &‘Ruang Wanita’<br />Wanita dipojokkan oleh institusi kapitalis, hegemoni pekerjaan.<br />Majalah wanita muncul dalam setiap lingkungan yang diciptakan dari setiap lingkungan sosial baru terhadap wanita<br />Proses pembacaan membawa pada kenyamanan<br />Hermes (1995) : kepuasan yang didapat hanyalah sementara, tanpa makna yang mendalam, materi yang ada segera terlupakan<br />McCracken (1993) : ide yang dihasilkan membantu wanita dalam hidup, identifikasidiri, self-esteem, danpengenalan diri sendiri<br />
  32. 32. I N T I S A R I DISKUSI<br />Para pembaca bisa dan tidak bisa mengenali mekanisme yang mengkonstruksi ide dan komoditas dalam majalah<br />Setiap majalah memiliki pengaruh yang kuat dari para pembacanya<br />Majalah wanita harus dapat mencakup banyak hal yang luas terhadap subjek wanita<br />Gambaran dari wanita adalah kumpulan dari berbagai bacaan dari majalah wanita<br />
  33. 33. I don't know what it means to be a sex symbol. When I look myself on a magazine cover I don't see it as me, but as someone painted, fluffed, puffed and done up. <br />-- Jennifer Anniston<br />Thank you ! :)<br />

×