Langkah – langkah Meresmikan Agen Perjalanan Wisata Chapter 2

715 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
715
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Langkah – langkah Meresmikan Agen Perjalanan Wisata Chapter 2

  1. 1. Auliana Riztianti Drs. Noersal Samad. MA Modul 8 Langkah – langkah Meresmikan Agen Perjalanan Wisata S1 Hospitality & Pariwisata • Auliana Riztianti •Ninda Puspa Sary •Jordan Christyadi •Audyna Muthya D. 1353010001 1353010002 1353010003 1353010004
  2. 2. "S 1 Hospitaliti dan Pariwisata" *** Salah satu misi "S 1 Hospitaliti dan Pariwisata" STP Trisakti adalah menghasilkan SARJANA yang mempunyai kompetensi mengelola dan mengembangkan "Commercial Recreation and Tourism" Abad 21. *** The Commercial Recreation prepares students to work for companies in the fields of tourism and sports management, as well as special events and conference planning. The curriculum focuses on recreation planning, facility operations, business management and marketing. Students who graduate from this program are qualified to work in a variety of professional roles. They have the skills and knowledge to respond to social and technological changes in the recreation and leisure profession, as well as the necessary leadership skills to supervise and administer quality recreation and leisure programs. Graduates may expect to find employment as resorts-recreation directors, cruise ship activity leaders, event managers, health-center supervisors and sports-facilities and organization supervisors.
  3. 3. Komputasi Varif , Menerbitkan Tiket dan Voucher Harga Jual Produk Baru • Jika kita baru saja membuka usaha dan mulai menjual produk baru, berikut adalah dua pilihan cara untuk membuka usaha : Skimming Price. • Strategi skimming adalah menetapkan harga awal yang tinggi ketika produk baru diluncurkan dan semakin lama akan terus turun harganya. Konsep ini dilakukan jika kita memiliki keyakinan kemampuan inovasi yang cenderung cepat, penggunaan strategi ini bisa dilihat pada produk elektronik. Penetration Price. • Strategi harga penetrasi adalah menentukan harga awal yang rendah serendah-rendahnya atau murah dengan tujuan untuk penetrasi pasar dengan cepat dan juga membangun loyalitas merek dari pada konsumen. • Strategi ini lumayan cocok untuk situasi pasar yang sudah cukup ketat, misalnya pada pasar telekomunikasi dan mie instant.
  4. 4. Harga Psikologis Konsumen Jika menyangkut perasaan atau unsur psikologis konsumen, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan. yang pertama 1. Harga Prestis. Strategi harga Prestige adalah menetapkan harga yang tinggi demi membentuk image kualitas produk yang tinggi yang umumnya dipakai untuk produk shopping dan specialty. Konon Roll royce, Rolex, Guess, Gianni Versace, Prada, dan Vertu menggunakan strategi ini. Tentu anda akan tersenyum dan tidak akan percaya jika ada produk tersebut dijual dengan obral murah. 2. Harga Ganjil. Strategi harga ini adalah menetapkan harga yang ganjil atau sedikit di bawah harga yang telah ditentukan dengan tujuan secara psikologis pembeli akan mengira produk yang akan dibeli lebih murah. Konsumen mungkin akan melihat harga Rp. 99.999 jauh lebih murah daripada Rp. 100.000,-. 3. Harga Rabat. Strategi harga multiple unit price adalah memberikan potongan harga tertentu apabila konsumen membeli produk dalam jumlah yang banyak. Misal sebuah pencil adalah Rp. 1.500,- maka diberikan rabat senilai Rp. 1.000,per pencil jika membeli satu dus isi 20 pencil. Strategi ini juga disebut dengan istilah Block Pricing. Block pricing bisa diartikan sebagai harga borongan, dimana pembelian dengan jumlah banyak akan jauh lebih murah.
  5. 5. 4. Commodity Bundling dimana Beberapa produk yang tidak sejenis dijual dalam satu paket harga. Misalkan anda memiliki 2 produk yang dijual. Produk nomor 1 sangat laku dan yang ke 2 tidak begitu laku, maka anda bisa menggabungkannya. Membeli sekian produk no 1 akan mendapat sekian produk no 2. bunding ini menggunakan 1 harga yang berbeda jika dirincikan satu persatu. Cuma anda yang tahu komponen harga masing, sehingga harga satuannya tidak akan terganggu. 5. Harga Lini. Strategi harga lining pricing adalah memberikan cakupan harga yang berbeda pada kelas produk yang beda. Contohnya kamar hotel yang dibedakan dalam beberapa jenis dengan harga-harga yang juga berbeda sesuai kelasnya. 6. Strategi harga pemimpin pasar yang penetapan harga nya lebih rendah dari pada harga pasar yang normal untuk menunjukkan bahwa outletnya lah yang paling murah. Biasanya ritel jenis hipermarket menggunakan strategi promosi harga ini. Strategi ini biasanya diterapkan pada produk-produk yang fast moving atau yang banyak peminatnya. Sehingga para pembeli merasa bahwa harga-harga di gerai tersebut murah-murah.
  6. 6. Berkomunikasi • Komunikasi merupakan proses pengiriman pesan dari pengirim kepada penerima sehingga adanya efek yang diinginkan untuk terjadi. Berkomunikasi yang baik yaitu komunikasi verbal dengan menggunakan media berupa udara. Komunikasi yang dilakukan oleh sumber dapat diterima dengan baik oleh penerima. Dan komunikasi dengan menggunakan fase management, sehingga komunikasi yang terjalin tidak adanya noice yang membuat salah kaprahnya pesan masuknya bagi penerima. • Dalam dunia pariwisata komunikasi adalah hal yang paling mendasar bagi agen perjalanan wisata untuk menjelaskan kepada pelanggan dan mengatasi keluhan serta pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan dengan jelas, dan baik
  7. 7. Penanganan Keluhan Orang-orang yang berurusan dengan dunia Perjalanan Wisata mereka harus memahami cara berkomunikasi dengan orang yang berbeda-beda, memahami sifat-sifat pelanggan yang masuk ke kantor Biro Perjalanan Wisata, dan memahami psikologi tiap-tiap orang yang berhubungan dengan Agen Perjalanan Wisata, dan cara berkomunikasi kepada pelanggan dengan ramah, sabar dan tersenyum. Karena tanpa keahlian berkomunikasi dengan baik kepada pelanggan maka bagi pekerja di Biro Perjalanan Wisata akan sulit memahami dan salah menanggapi keluhan pelanggan. Paling buruk adalah pelanggan tidak akan berkunjung kembali ke Biro dan pelanggan yang tidak puas tadi akan memberitahukan keluhan yang dirasakannya kepada calon pelanggan yang lain.
  8. 8. Mempromosikan Jasa Perjalanan Kegiatan ini adalah hal yang paling penting dalam menjalankan usaha Biro Perjalanan Wisata. Dalam dunia pariwisata komunikasi dan teknologi adalah barang penunjang utama pariwisata. Biasanya cara mempromosikkan tur perjalanan wisata dengan brosur, pamflet, iklan diradio maupun televisi dengan cara yang menarik dan sesuai dengan budaya setempat, namun belakangan ini semua media untuk mempromosikan sebuah paket wisata sudah bisa dilihat di internet. Dan yang lebih cepat persebaran informasi adanya paket perjalanan wisata adalah dari mulut ke mulut, biasanya berasal dari kenangan baik orang-orang yang sudah memakai jasa dari Biro Perjalanan Wisata
  9. 9. Pentingnya dan Manfaat Perjanjian bagi Agen Perjalanan Wisata Karena modal yang diterima pengelola berasal dari pemilik modal atau pemilik perusahaan tersebut maka perjanjian antara agen dengan pelanggan bisa dijadikan bukti pengelolaannya terhadap perusahaan. Manfaatnya untuk mengikat hubungan pekerjaan antara Agen Perjalanan Wisata dengan Pelanggan dan memimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan seperti, data palsu pelanggan dll
  10. 10. Arah Menuju Perjanjian Sebuah Paket Wista Saat menjadi Agen Perjalanan Wisata kita harus mampu bernegosiasi kepada pelanggan, jika sudah berhasil membujuk dan bernegosiasi dengan pelanggan kemudian ada perjanjian yang mengikat antara agen dengan pelanggan yaitu pengisian form personal data dan kebutuhan lainnya serta uang muka.
  11. 11. Mempersiapkan Sebuah Aplikasi untuk Perjanjian Sebuah Paket Wisata Sebuah aplikasi atau form yang digunakan untuk perjanjian antara agen dan pelanggan sudah tersedia sejak perusahaan itu dibuka. Biasanya diteliti dahulu lalu saat sudah siap digunakan, diserahkan kepada pemilik perusahaa. Jika diterima dari perusahaan maka form itu resmi digunakan agen untuk pelanggan mengisi form pribadi.
  12. 12. Keaggotaan Asosiasi Wisata Nasional Asosiasi merupakan suatu perkumpulan orangorang yang memiliki kepentingan yang sama. Sedangkan kegiatan adalah aktivitas atau usaha yang dilakukan oleh seseorang. Untuk ikut bergabung dalam asosiasi wisata ini diperlukan chanel keanggotaannya, sekarang ini sudah tidak sulit untuk mencari keanggotaan asosiasi wisata nasional yang sudah beredar luas di sosial media seperti twitter, dan facebook. Kadang komunitas maya ini mengadakan gathering untuk mengenal lebih akrab dan bisa menjalankan hoby mereka yaitu berpetualang atau berwisata.
  13. 13. Sumber Dasar hukum: • 1. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek,Staatsblad 1847 No. 23) ("KUHPer"); • 2. Undang-Undang Gangguan (Hinderordonanntie) S.1926-226; • 3. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 46/M-Dag/Per/9/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 36/MDag/Per/9/2007 Tahun 2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan("Permendag 46/2009"); • 4. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 36/M-Dag/Per/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan ("Permendag 36/2007"); • 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan Daerah ("Permendagri 27/2009"); • 6. Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1 tahun 2006 tentang Retribusi Daerah ("Perda 1/2006"). • 7. Keputusan Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 76 tahun 2000 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Mendirikan Bangunan, Izin Penggunaan Bangunan dan Kelayakan Menggunakan Bangunan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta ("KepGub 76/2000") • http://displayprdku.blogspot.com/2012/11/menata-produk-deskripsi-singkat-salah.html

×