Makanan bergizi dan seimbang untuk anak

18,272 views

Published on

1 Comment
6 Likes
Statistics
Notes
  • Atiiik :D
    Lisa nge save slidemu ya ^.^v
    Bagus e,,,
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
18,272
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
170
Actions
Shares
0
Downloads
969
Comments
1
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makanan bergizi dan seimbang untuk anak

  1. 1. Kurniati Utami S.GzFAKULTAS KEDOKTERAN UGM MAKANAN BERGIZI DAN SEIMBANG UNTUK KESEHATAN ANAK
  2. 2. MENJADI SEORANG IBU ADALAH SUATUANUGERAH…
  3. 3. IBU CERDAS GIZI = ANAK CERDAS
  4. 4. APA ITU MAKANAN BERGIZI..? • Makanan yang beraneka ragam, makin beragam makin tinggi gizinya. • Mengandung karbohidrat misalnya (bahan makanan pokok) • Mengandung protein (lauk nabati & hewani) • Mengandung vitamin dan mineral (buah dan sayur) • Susu • Air mineral • Serat
  5. 5. Mengapa Makanan Bergizi DiperlukanBALITA (ANAK)…? • Untuk Pertumbuhan dan perkembangan balita • Bertambah umur, bertambah berat, bertambah tinggi, makin bertambah besar dan bertambah kepandaian/ketrampilan. Bagaimana cara mengetahui pertumbuhan balita…? • Timbang anak setiap bulan di posyandu /puskesmas. • Anak sehat tambah umur, tambah berat. Lihat pertumbuhan dan perkembangan anak di KMS.
  6. 6. Bagaimana cara mengolah makanan agartetap sehat dan bergizi… ? – Mencuci beras jangan sampai airnya bening – Sayuran dicuci dahulu baru di potong – Masak sayuran jangan terlalu lama. – Sayuran sumber vitamin A sebaiknya dimasak tumis atau dengan santan – Mengolah makanan atau memasak makanan gunakan garam beryodium – Hindari minyak jelantah dan MSG •
  7. 7. Bagaimana cara menyimpan makanan ? • Makanan yang telah matang ditutup dengan tudung saji. • Cara mencegah balita sakit…? – Makan makanan bergizi. – Timbang berat badan setiap bulan. – Immunisasi lengkap.
  8. 8. Ada tiga kelompok balita yang kurang gizi :• Balita Kurus• Keadaan ini menunjukan balita kurang gizi• Tidak mendapat cukup makanan atau,• Menderita penyakit kronis atau penyakit berulang atau,• Kedua–duannya.• Balita Kerdil• Balita ini lebih pendek dari normal, menunjukan kurang gizi di masa lampau.• Balita kurus dan kerdil• Balita ini lebih kurus dan lebih pendek dan menunjukan kekurangan gizi sekarang dan masa lalu. Balita ini memerlukan pengobatan
  9. 9. Gangguan Gizi Berat…………! • Marasmus yaitu : • Bayi tidak mendapat cukup makanan dan menjadi kelaparan, biasanya krn kegagalan pemberian ASI dengan tanda-tanda : – Berat badan balita dibawah garis dasar grafik berat badan. – Penipisan otot dan lemak nyata, wajah seperti orang tua. – Diare. – Anemia (kurang darah). – Kurang Vitamin.
  10. 10. MARASMUS…
  11. 11. Kwashiorkor, yaitu : • Karena kekurangan zat pembangun (protein) biasanya pada umur 1–3 tahun. Tanda– tandanya : – Garis pertumbuhan tidak naik. – Penyusutan otot. – Bengkak pada muka, tungkai dan kaki. – Balita nampak tidak gembira, tidak tertarik dengan lingkungan. – Napsu makan hilang.
  12. 12. Kwasiorkor ,,,
  13. 13. SEMUA BISA MENGALAMI MASALAH GIZI• TIDAK TERGANTUNG KAYA ATAU MISKIN…• SEMUA TERGANTUNG ORANG TUA YANG MENGASUH
  14. 14. Angka kecukupan gizi pada balita No Umur Berat badan Tinggi badan 1 0-5 bln 5,5 kg 60 cm 2 7-12 bln 8,5 kg 71 cm 3 1-3 th 12 kg 90 cm 4 4-5 th 18 kg 110 cm
  15. 15. Pola makan balita JENIS MAKANAN Umur Balita ASI Lumat Lembek Keluarga 0-4 bln  4-6 bln   6-12 bln   1-2 thn    2 th 
  16. 16. Sepuluh hukum pemberian gizi yang baik pada balita• Jaga kesehatan ibu.• Air susu ibu memberi makanan bayi.• Mulailah pemberian makanan tambahan pada umur 4-6 bulan.• Tambahkan makanan yang mengandung protein dan lemak.• Tambahkan beberapa makanan pelindung, seperti sayuran berwarna hijau dan buah-buahan.• Beri makanan balita tiga kali sehari.• Beri balita makanan ringan diantara dua waktu makan, seperti buah- buahan.• Letakkan makanan balita pada piring yang bersih.• Lindungi balita dari sakit.• Buatlah jarak kelahiran anak lebih dari tiga tahun.
  17. 17. Dari lahir sampai 3 bulan :• belajar mengangkat kepala• belajar mengikuti obyek dengan matanya• melihat ke muka orang dengan tersenyum• bereaksi terhadap suara/bunyi• mengenal ibunya dengan penglihatan, penciuman, pendengaran dan kontak• menahan barang yang dipegangnya• mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh
  18. 18. Dari 3 sampai 6 bulan• mengangkat kepala 90 derajat dan mengangkat dada dengan bertopang tangan• mulai belajar meraih benda-benda yang ada dalam jangkauannya atau di luar jangkauannya• menaruh benda-benda di mulutnya• berusaha memperluas lapangan pandangan• tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain• mulai berusaha mencari benda- benda yang hilang
  19. 19. Dari 6 sampai 9 bulan• dapat duduk tanpa dibantu• dapat tengkurap dan berbalik sendiri• dapat merangkak meraih benda atau mendekati seseorang• memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain• memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk• bergembira dengan melempar benda-benda• mengeluarkan kata-kata yang tanpa arti• mengenal muka anggota-anggota keluarga dan takut kepada orang asing/lain• mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan dan sembunyi-sembunyian
  20. 20. Dari 9 sampai 12 bulan• dapat berdiri sendiri tanpa dibantu• dapat berjalan dengan dituntun• menirukan suara• mengulang bunyi yang didengarnya• belajar menyatakan satu atau dua kata• mengerti perintah sederhana atau larangan• memperlihatkan minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya, ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda- benda ke mulutnya• berpartisipasi dalam permainan
  21. 21. Dari 12 sampai 18 bulan• berjalan dan mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah• menyusun 2 atau 3 kotak• dapat mengatakan 5-10 kata• memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing
  22. 22. Dari 18 sampai 24 bulan• naik turun tangga• menyusun 6 kotak• menunjuk mata dan hidungnya• menyusun 2 kata• belajar makan sendiri• menggambar garis di kertas atau di pasir• mulai belajar mengontrol buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK)memperlihatkan minat dengan anak-anak lain dan bermain-main dengan mereka
  23. 23. Dari 2 sampai 3 tahun• belajar meloncat, memanjat, melompat dengan satu kaki• membuat jembatan dengan 3 kotak• mampu menyusun kalimat• mempergunakan kata-kata saya, bertanya, mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya• menggambar lingkaran• bermain bersama dengan anak lain dan menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya
  24. 24. Dari 3 sampai 4 tahun• berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga• berjalan pada jari kaki• belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri• menggambar garis silang• menggambar orang hanya kepala dan badan• mengenal 2 atau 3 warna• bicara dengan baik• menyebut namanya, jenis kelamin dan umurnya• banyak bertanya• bertanya bagaimana anka dilahirakan• mengenal sisi atas, sisi bawah, sisi muka dan sisi belakang• mendengarkan cerita-cerita• bermain dengan anak lain• menunjukkan rasa sayang kepada saudara-saudaranya• dapat melaksanakan tugas-tugas sederhana
  25. 25. Dari 4 sampai 5 tahun• melompat dan menari• menggambar orang terdiri dari kepala, lengan, badan• menggambar segi empat dan segi tiga• pandai bicara• dapat menghitung jari-jarinya• dapat menyebut hari-hari dalam seminggu• mendengar dan mengulang hal-hal penting dan cerita• minat kepada kata baru dan artinya• memprotes bila dilarang apa yang diinginkannya• mengenal 4 warna• memperkirakan bentuk dan besarnya benda, membedakan besar dan kecil• menaruh minat kepada aktivitas orang dewasa
  26. 26. Semoga bermanfaat…. 

×