Successfully reported this slideshow.

Cloud computing

1,820 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Cloud computing

  1. 1. IMPLEMENTASI CLOUD COMPUTING DALAM BERBAGAI BIDANG Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi Disusun Oleh : Nama : PROBO PAMUNGKAS NIM : 1102412030 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada saat ini perkembangan zaman sudah semakin maju. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang selalu mengalami kemajuan pesat. Hal ini pulalah yang menyebabkan masyarakat saling bersaing satu sama lain dalam kemajuan teknologi tersebut. Tidak sedikit orang saling menciptakan teknologi-teknologi baru untuk menggantikan teknologi-teknologi lama yang dianggap sudah ketinggalan atau tidak layak pakai. Dan salah satu contoh dari kemajuan teknologi yang berkembang tersebut adalah lahirnya Cloud Computing. Cloud computing merupakan suatu teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi. Cloud computing membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith. Istilah Cloud Computing mulai banyak didengar dan perkembangannya sangat luar biasa. Disebut-sebut teknologi Cloud Computing dapat menghilangkan permasalahan dalam pengolahan sistem jaringan. Perusahaan-perusahaan besar di bidang IT pun sekarang mencurahkan perhatiannya pada teknologi ini. Memang peran Cloud Computing sangat besar terhadap perkembangan bisnis suatu perusahaan. Tidak hanya itu, penerapan cloud computing juga bisa diaplikasikan ke dalam bidang-bidang lain seperti; bidang pendidikan, bidang pemerintahan, dan lain-lain. Oleh karena itu, makalah ini dibuat untuk menjelaskan tentang implementasi cloud computing di berbagai bidang tersebut serta berbagai fungsinya. B. Rumusan Masalah Dari latar belakang yang telah dijelaskan, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah pengertian Cloud Computing ? 2. Bagaimanakah sejarah Cloud Computing ?
  3. 3. 3. Bagaimanakah perkembangan Cloud Computing ? 4. Bagaimanakah karakteristik Cloud Computing ? 5. Bagaimanakah system kerja Cloud Computing ? 6. Apa saja kelebihan dan kekurangan Cloud Computing ? 7. Apa saja permasalahan-permasalahan yang terdapat dalam Cloud Computing ? 8. Bagaimanakah implementasi Cloud Computing pada bidang-bidang tertentu ? 9. Bagaimanakah Sistem Security Cloud Computing ? C. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini antara lain: 1. Untuk memahami pengertian Cloud Computing, 2. Untuk mengetahui sejarah Cloud Computing, 3. Untuk memahami perkembangan Cloud Computing, 4. Untuk memahami karakteristik-karakteristik Cloud Computing, 5. Untuk mengetahui system kerja pada Cloud Computing, 6. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pada Cloud Computing, 7. Untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang terdapat dalam Cloud Computing, 8. Untuk mengetahui implementasi Cloud Computing dalam bidang-bidang tertentu, 9. Untuk memahami mekanisme system security Cloud Computing. D. Kegunaan Penulisan Adapun kegunaan dari penulisan makalah ini antara lain: 1. Untuk mengetahui peran dan fungsi penting Cloud Computing dalam bidang-bidang tertentu, 2. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi E. Metodologi Pengumpulan Data Dalam penulisan makalah ini, metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode kepustakaan. Yaitu dimana penulis mencari referensi melalui internet yang berkaitan dengan pokok bahasan yang penulis kembangkan.
  4. 4. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Cloud Computing Menurut wikipedia, Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (di dalam awan) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain." Diagram konsepsual dari Komputasi awan
  5. 5. Cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport business process. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud ). Gartner mendefinisikan Cloud Computing sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.” Cloud Computing atau Komputasi Awan juga bisa disebut gabungan pemanfaatan teknologi komputer („komputasi‟) dan pengembangan berbasis Internet („awan‟). Awan (cloud) adalah istilah lain dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu moda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan , sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”) tanpa pengetahuan tentangnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Cloud computing dipecah ke dalam 3 segmen : aplikasi, platform, dan infrastruktur. Setiap segmen memberikan tujuan dan penawaran produk yang berbeda untuk pebisnis dan individual di seluruh dunia. Pada bulan Juni 2009, penelitian dilakukan oleh VersionOne yg menemukan bahwa 41% profesional senior di bidang IT tidak tahu apa itu cloud computing dan dua pertiga dari profesional keuangan bingung dengan konsep tersebut. Pada bulan September 2009, penelitian Aberdeen Group menemukan bahwa perusahaan yang disiplin mencapai rata-rata 18% pengurangan biaya IT mereka dari cloud computing dan 16% pengurangan dalam data center power costs. Secara sederhana, Cloud Computing dapat kita bayangkan seperti sebuah jaringan listrik. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak. Kita tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, PLN), menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik, dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.
  6. 6. B. Sejarah Cloud Computing Cloud computing adalah hasil dari evolusi bertahap di mana sebelumnya terjadi fenomena grid computing, virtualisasi, application service provision (ASP) dan Software as a Service (SaaS). Konsep penyatuan computing resources melalui jaringan global sendiri dimulai pada tahun „60-an. Saat itu muncul “Intergalactic computer network” oleh J.C.R. Licklider, yang bertanggung jawab atas pembangunan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) di tahun 1969. Beliau memiliki sebuah cita-cita di mana setiap manusia di dunia ini dapat terhubung dan bisa mengakses program dan data dari situs manapun, di manapun. Menurut Margaret Lewis, Direktur Marketing Produk AMD. “Citacita itu terdengar mirip dengan apa yang kini kita disebut dengan cloud computing”. Para pakar komputasi lainnya juga memberikan penambahan terhadap konsep ini, di antaranya John McCarthy yang menawarkan ide mengenai jaringan komputasi yang akan menjadi infrastruktur publik, sama seperti the service bureaus yang sudah ada sejak tahun „60-an. Semenjak tahun „60-an, cloud computing telah berkembang berdampingan dengan perkembangan Internet dan Web. Namun karena terjadi perubahan teknologi bandwidth yang cukup besar pada tahun 1990-an, maka Internet lebih dulu berkembang dibanding cloud computing. Dan kini teryata terlihat bahwa pendorong utama cloud computing adalah karena adanya revolusi Internet. Salah satu batu loncatan yang cukup drastis adalah dengan adanya Salesforce.com di tahun 1999, yang merupakan pencetus pertama aplikasi perusahaan dijalankan melalui Internet. Perkembangan berikutnya adalah adanya Amazon Web Services di tahun 2006, di mana dengan teknologi Elastic Compute Cloud (EC2), terdapat situs layanan web yang di komersialkan yang memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk menyewa komputer atau server, agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka. Batu lompatan besar lainnya datang di tahun 2009 dengan Web 2.0 mencapai puncaknya. Google dan lainnya memulai untuk menawarkan aplikasi browser-based untuk perusahaan besar, seperti Google Apps. “Kontribusi yang paling penting dari komputasi cloud adalah munculnya “killer apps” dari penguasa teknologi seperti Microsoft dan Google. Ketika perusahaan tersebut mengirimkan layanan dalam bentuk yang mudah untuk di konsumsi, efek penerimaannya menjadi sangat luas”, menurut Dan Germain, Chief Technology IT provider Cobweb Solution. “Faktor utama lainnya yang mempengaruhi berkembangnya komputasi cloud antara lain matangnya teknologi visual, perkembangan
  7. 7. universal banwidth berkecepatan tinggi, dan perangkat lunak universal”, menurut Jamie Turner sang pelopor komputasi cloud. Turner menambahkan, “cloud computing sudah menyebar luas hingga kepada para pengguna Google Doc. Kita hanya dapat membayangkan betapa besarnya ruang lingkup yang sudah di capai. Apa saja dapat di lakukan dan dikirimkan melalui cloud”. C. Perkembangan Cloud Computing Cloud computing saat ini sangat populer, selain dari pemain besar software seperti Microsoft dan Google, perusahaan lain bermunculan hanya untuk menyediakan layanan berbasis awan sebagai pengganti atau penyempurnaan aplikasi pada PC hari ini. Beberapa dari perusahaan tersebut adalah Zoho.com, sebuah office suite online, Evernote.com, merupakan sebuah situs yang ditujukan untuk catatan online , dan RememberTheMilk.com, manajemen tugas online. Email yang tersedia dalam bentuk web mail merupakan contoh yang sangat kecil dari teknologi cloud computing. Dengan menggunakan layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail, orang tidak perlu lagi menggunakan Outlook atau aplikasi desktop lainnya untuk email mereka. Membaca email dengan browser memungkinkan dilakukan di mana saja sepanjang ada koneksi internet. Cloud computing dapat berkembang disebabkan oleh segi "kemudahan" penggunaan dimana pengguna akhir dengan "cukup media LAN atau Internet melalui browser untuk relatif" mengakses mudah dan menggunakan berkolaborasi secara bersamaan tanpa melalui proses yang "cukup" rumit. Sebagai contoh: Virtualization, Ubuntu Enterprise Cloud (UEC), Proxmox, OpenStack, OpenNebula, Eucalyptus, Eucalyptus: Web Cloud Controller, Amazon Web Services, Elastic Fox, Euca2ools, cloudmin, virtualmin, nimbusproject.org. Microsoft sebagai perusahaan software terbesar saat ini, melansir “Microsoft Office 365” dan “Windows Azzure” sebagai sistem operasi (OS) berbasis komputasi awan yang digadang-gadang akan menggantikan OS Windows yang ada saat ini. Sementara itu Apple melansir “Mobile Me” untuk pengguna Mac yang disinkronisasikan dengan teknologi Cloud Computing. Sedangkan Google yang sejak 10 tahun silam mengincar pengembangan teknologi ini mulai mengerahkan para penggunanya dalam penerapan sederhana cloud computing melalui layanan “Google Docs” dimana kita dapat memanfaatkan layanan secara online tanpa harus install program. IBM juga telah meluncurkan produk pertamanya di
  8. 8. teknologi ini sejak tiga tahun silam yang bernama “LotusLive”. Tidak ketinggalan Hitachi Data System (HDS) sebagai perusahaan data penyimpanan ketiga terbesar di dunia dari Jepang menggarap “Leapdrive.com” sebagai salah satu layanan cloud computing berupa ruang penyimpanan yang diminati publik saat ini. D. Karakteristik Cloud Computing 1. On-Demand Self-Services Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat dibutuhkan. Campur tangan penyedia layanan adalah sangat minim. Jadi, apabila kita saat ini membutuhkan layanan aplikasi CRM (sesuai contoh di awal), maka kita harus dapat mendaftar secara swalayan dan layanan tersebut langsung tersedia saat itu juga. 2. Broad Network Access Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Dalam contoh layanan aplikasi CRM di atas, selama kita terhubung ke jaringan Internet, saya harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain. 3. Resource Pooling Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien. Karena cloud computing digunakan bersamasama oleh berbagai pelanggan, penyedia layanan harus dapat membagi beban secara efisien, sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara maksimal. 4. Rapid Elasticity Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita
  9. 9. dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat. 5. Measured Service Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara terukur, karena nantinya akan digunakan dalam proses pembayaran. Harap diingat bahwa layanan cloud computing dibayar sesuai penggunaan, sehingga harus terukur dengan baik. E. Sistem Kerja Cloud Computing Ketika berbicara tentang sistem cloud computing, sistem ini terbagi menjadi dua bagian: ujung depan dan ujung belakang. Mereka terhubung satu sama lain melalui jaringan, biasanya adalah Internet. Ujung depan adalah sisi pengguna komputer (user), atau klien (client), melihat. Bagian belakang adalah “cloud” bagian dari sistem. Urutan Depan Belakang Ujung depan termasuk komputer klien (atau jaringan komputer) dan aplikasi yang diperlukan untuk mengakses sistem komputasi awan. Tidak sistem komputasi awan semua memiliki antarmuka pengguna yang sama. Layanan seperti Web-based e-mail program memanfaatkan browser Web yang ada seperti Internet Explorer atau Firefox. Sistem lain memiliki aplikasi unik yang menyediakan akses jaringan untuk klien.
  10. 10. Di ujung belakang sistem adalah berbagai komputer, server dan sistem penyimpanan data yang menciptakan “cloud” dari layanan komputasi. Secara teori, sebuah cloud computer system dapat mencakup hampir semua program komputer yang dapat anda bayangkan, dari data pengolahan hingga video game. Biasanya, setiap aplikasi akan memiliki server khusus nya sendiri. Sistem Pengolahan Sistem Sebuah server pusat mengelola sistem, memantau lalu lintas dan permintaan client untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Sistem ini mengikuti seperangkat aturan yang disebut protokol dan menggunakan jenis khusus dari perangkat lunak yang disebut middleware. Middleware network memungkinkan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Sebagian besar, server tidak berjalan pada kapasitas penuh. Itu berarti ada kekuatan pemrosesan yang hasil buangannya tidak terpakai. Maka akan memerlukan sebuah cara. Teknik ini disebut virtualisasi server. Dengan memaksimalkan output dari setiap server, virtualisasi server mengurangi kebutuhan pada mesin dalam bekerja. Dengan Cloud Computing komputer lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi berat untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah paket perangkat lunak untuk setiap komputer, kita hanya melakukan installasi operating system pada satu aplikasi. Jaringan komputer yang membentuk awan (internet) menangani mereka sebagai gantinya. Server ini yang akan menjalankan semuanya aplikasi mulai dari e-
  11. 11. mail, pengolah kata, sampai program analisis data yang kompleks. Ketika pengguna mengakses awan (internet) untuk sebuah website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna Internet Protokol (IP) misalnya dapat digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). Domain Name System (DNS) jasa kemudian dapat mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka. Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka menggunakan id sesi atau cookie yang telah didapatkan yang disimpan dalam browser mereka. Apa yang user lihat pada browser biasanya datang dari web server. Webservers menjalankan perangkat lunak dan menyajikan pengguna dengan cara interface yang digunakan untuk mengumpulkan perintah atau instruksi dari pengguna (klik, mengetik, upload dan lain-lain) Perintah-perintah ini kemudian diinterpretasikan oleh webservers atau diproses oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada atau diambil dari database server atau file server dan pengguna kemudian disajikan dengan halaman yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan di seluruh dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan data. Kemudian dalam masalah Spesifikasi Computer Server Maupun Computer Client PC Station N430 berdasarkan teknologi cloud computing , satu host dengan user klien tak terbatas. Ada 4 port USB, wireless / USB mouse dan keyboard. Menjadikan kantor , sekolah , warnet anda Excellent dan juga sempurna dalam menikmati entertainment.Jika Anda memiliki banyak pengguna cpu lebih dari 10 meter dari share PC, dan ingin menggunakan driver USB flash atau produk USB lain, Maka anda sebaiknya memilih produk Cloud Computing Terminal ini. Cloud Computing Terminal pc station N430 menghubungkan Ethernet standar di seluruh area jaringan lokal. Dan untuk masalah system operasi, Semua system operasi bisa, karena tidak ada kriteria tertentu. Tapi lebih sering menggunakan Linux. Web service telah memberikan mekanisme umum untuk pengiriman layanan, hal ini membuat service-oriented architecture (SOA) ideal untuk diterapkan. Tujuan dari SOA adalah untuk mengatasi persyaratan yang bebas digabungkan, berbasis standar, dan protocolindependent distributed computing. Dalam SOA, sumber daya perangkat lunak yang dikemas sebagai "layanan," yang terdefinisi dengan baik, modul mandiri yang menyediakan fungsionalitas bisnis standar dan konteks jasa lainnya. Kematangan web service telah memungkinkan penciptaan layanan yang kuat yang dapat diakses berdasarkan permintaan, dengan cara yang seragam.
  12. 12. Lalu, Perusahaan yang Menyediakan Cloud Computing adalah sebagai berikut; - Telkom dan Microsoft Bekerja sama dalam bentuk Microsoft Exchange & Office Communications Server Hosted. - IBM ( Smart Cloud ) - Sun Microsystem - Rackspace ( Rackspace Cloud ). Infrastruktur komputasi awan juga menjanjikan penghematan yang signifikan dalam administratif-lebih dari 50 persen biaya dibandingkan dengan klien / perangkat lunak server. Daerah di mana awan komputasi menghemat biaya administrasi termasuk: *) Basic Customizations. administrator dan pengguna bisnis untuk melakukan kustomisasi dasar sendiri. *) Real-time Reporting. Mudah penyihir pengguna langkah melalui pembuatan laporan dan dashboard, jadi antrian TI adalah bebas dari permintaan laporan. *) Security and Sharing Models. Model berbagi dibangun ke dalam infrastruktur Cloud Computing. *)Multyple Languange and Currency. Termasuk dukungan untuk 13 bahasa dan semua mata uang membuat mengelola aplikasi global lebih mudah. Cloud Computing juga memiliki beberapa Layanan kepada konsumen, diantaranya; 1. Infrastructure as a Service (IaaS) Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponenkomponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi
  13. 13. komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud. 2. Platform as a Service (PaaS) Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Force.com, Web Service dan Windows Azure. 3. Software as a Service (SaaS) Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud. Cloud Computing memiliki infrastruktur-infrastruktur yang mendukung. Infrastruktur Cloud Computing yang mendasar adalah berikut ini : 1. Proved web-services integreted : Sesuai dengan sifatnya, teknologi Cloud Computing jauh lebih mudah dan lebih cepat untuk mengintegrasikan dengan aplikasi lain Anda di perusahaan (baik perangkat lunak tradisional dan Cloud Computing infrastruktur-based).
  14. 14. 2. World-class Services Delivery. Cloud computing infrastruktur menawarkan skalabilitas yang jauh lebih besar, pemulihan bencana yang lengkap, dan uptime mengesankan. 3. No Hardware and Software to Install: infrastruktur cloud computing 100%. Keindahan teknologi cloud computing adalah kesederhanaannya … dan dalam kenyataan bahwa ia memerlukan belanja modal secara signifikan lebih sedikit untuk di bangun dan berjalan. 4. Faster and Lower-risk Deployment. Anda bisa membangun dan berjalan di sebagian kecil dari waktu dengan infrastruktur Cloud Computing. Tidak menunggu bulan lagi atau tahun dan menghabiskan jutaan dolar sebelum ada yang sampai ke login ke solusi baru Anda. Teknologi Cloud Computing Anda yang tinggal dalam hitungan minggu atau bulan, bahkan dengan kustomisasi yang luas atau integrasi. 5. Support for Deep Cutomizations. Beberapa profesional TI keliru berpikir bahwa teknologi Cloud Computing sulit atau tidak mungkin untuk menyesuaikan luas, dan karenanya bukan merupakan pilihan yang baik untuk perusahaan yang kompleks. Infrastruktur Cloud Computing tidak hanya memungkinkan penyesuaian dalam dan konfigurasi aplikasi, itu mempertahankan semua kustomisasi bahkan selama upgrade. Dan bahkan lebih baik, teknologi Cloud Computing sangat ideal untuk pengembangan aplikasi untuk mendukung kebutuhan organisasi Anda. 6. Empowered Business Suport. Cloud computing teknologi memungkinkan on-thefly, kustomisasi point-and-klik dan generasi laporan untuk pengguna bisnis, sehingga IT tidak menghabiskan setengah waktu membuat perubahan kecil dan menjalankan laporan. 7. Automatic Upgrades that dont Impact IT Resources. Cloud computing infrastruktur mengakhiri dilema besar IT: Jika kita upgrade ke versi terbaru-danterbesar aplikasi, kita akan dipaksa untuk menghabiskan waktu dan sumber daya (bahwa kita tidak memiliki) untuk membangun kembali kustomisasi dan integrasi.Cloud computing teknologi tidak memaksa Anda untuk memutuskan antara upgrade dan melestarikan semua kerja keras Anda, karena mereka kustomisasi dan integrasi secara otomatis disimpan selama sebuah upgrade. 8. Pre-built, pra-integrasi appfor Cloud Computing Technology.
  15. 15. F. Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing Kelebihan yang dimiliki Cloud Computing: a. Kemudahan Akses Ini merupakan kelebihan yang paling menonjol dari cloud computing, yaitu kemudahan akses. Jadi kita tidak perlu berada pada suatu computer yg sama untuk melakukan suatu pekerjaan, karena semua aplikasi dan data kita berada pada server cloud. b. Fleksibilitas Hampir sama seperti contoh di atas, data yg kita perlukan tidak harus kita simpan di dalam harddisk atau storage computer kita. Dimanapun kita berada, asalkan terkoneksi internet, kita bisa mengakses data kita karena berada pada server cloud c. Penghematan (Tanpa investasi awal) Pastinya dengan adanya cloud computing, akan memungkinkan bagi perusahaan untuk mengurangi infrastruktur IT yang pastinya memerlukan investasi yang besar, baik berupa investasi hardware, software, maupun human resources nya d. Mengubah CAPEX Menjadi OPEX CAPEX = Capital Expenditure (pengeluaran modal), sedangkan OPEX = Operational Expenditure (pengeluaran modal). Seperti kelebihan sebelumnya, ini masih seputar masalah keuangan. Jadi dengan menggunakan teknologi cloud computer ini, kita tidak harus melakukan pengeluaran modal, sebaliknya kita hanya melakukan pengeluaran operational e. Lentur dan Mudah Dikembangkan Sesuai dengan salah 1 karakter cloud computing yaitu Rapid Elasticity, maka ini juga merupakan salah 1 kelebihan cloud computing. Jadi customer bisa dengan mudah menaikkan atau menurunkan resource yang dipakai, dan ini akan mempengaruhi cost yang mereka keluarkan
  16. 16. f. Fokus pada bisnis bukan pada TI Dengan mempercayakan semua pengelolaan seputar IT pada cloud service provider, maka kita akan lebih focus pada bisnis kita bukan pada pengelolaan IT nya. Sedangkan kekurangan yang dimiliki Cloud Computing: Kekurangan yang dimiliki Cloud Computing adalah ketergantungan akan koneksi Internet. Sehingga membutuhkan koneksi dengan kecepatan yang tinggi agar dapat memanfaatkan (mengambil) file yang berukuran besar. Kemudian performa Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali karena kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar. . Cloud Computing juga memiliki banyak manfaat, antara lain; Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing. Aksesibilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting. Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan. Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing. Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak
  17. 17. G. Permasalahan Cloud Computing Dunia komputasi awan merupakan dunia baru karena tidak semua orang mengetahui teknologi baru tersebut. Karena masih baru tersebut muncul beberapa masalah dalam pengenalannya ke dunia luar. Contohnya komputasi awan merupakan sarana penyimpanan data melalui jaringan internet maka internet wajib bagi pemakai cloud computing apabila terjadi masalah dalam internet maka akan menyebabkan komputer tersebut menjadi lambat karena proses yang terlalu lama. Masalah lain adalah jika suatu perusahaan menggunakan cloud computing dalam penyimpanan datanya maka akan sangat tergantung pada vendor (penyedia layanan komputasi awan) karena perusahaan tersebut tidak mempunyai server langsung dalam cloud computing dan juga apabila vendor mempunyai layanan backup yang buruk atau server pada vendor rusak akan menyebabkan kerugian besar pada perusahaan tersebut karena semua data yang tersimpan pada vendor akan mengalami masalah. Jika ingin menggunakan komputasi awan juga harus tersedia bandwidth yang besar karena data yang keluar masuk dalam sebuah akun tidak sedikit, maka dari itu dibutuhkan bandwidth yang berukuran besar agar mampu menampung data yang ditransfer. Masalah keamanan dan privasi menjadi masalah baru karena jika kita sudah meletakkan suatu data dalam internet maka itu bisa dilihat oleh masyarakat luas apabila data tersebut sangat rahasia maka bisa menyebabkan kefatalan dalam mengelola sesuatu. Selain itu belum banyak dukungan dari berbagai pihak karena beberapa masalah dalam komputasi awan. Beberapa masalah yang timbul disebabkan karena masih barunya teknologi komputasi awan dalam penyimpanan sebuah data dalam internet. Masalah lain yang dapat timbul selain diatas adalah dengan banyak para peretas yang muncul dari berbagai dunia dalam meretas internet membuat vendor harus berhati-hati dalam mengelola sumber daya yang dipakai dalam komputasi awan. Kendala lain yang ditemui pada Cloud Computing ialah ;  Service level
  18. 18. o Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Mengharuskan anda untuk memahami service level mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.  Privacy o Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.  Compliance o Cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud  Data ownership o Dalam hal ini berhubungan dengan privacy tadi. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, data kita mungkin bisa dilihat maupun dimanipulasi oleh server. Hal ini tentu membatasi privacy kita  Data Mobility o Tidak dapat melakukan share data diantara cloud service o Jika anda terminate cloud relationship, data belum tentu kembali o Tidak bisa memastikan copyan data telah terhapus H. Implementasi Cloud Computing Setelah mengetahui pengertian, karakteristik, sistem kerja, maupun kelebihan dan kekurangan, kali ini kita akan membahas pengimplementasian Cloud Computing, namun disini penulis akan memberikan point-point dalam pengimplementasian Cloud Computing terlebih dahulu. Ada 3 point utama yang diperlukan dalam implementasi Cloud Computing. Point utama tersebut antara lain komputer Front end, komputer back end dan yang terakhir penghubung antara keduanya. Komputer Front end biasanya merupakan komputer desktop biasa, dimana orang awam menggunakannya. Sedangkan komputer back end dalam skala besar bisa berupa server komputer yang dilengkapi dengan data center dalam rak-rak besar. Umumnya komputer back end harus mempunyai kinerja yang tinggi. Karena dia harus melayani, mungkin hingga ribuan permintaan data.
  19. 19. Sedangkah Penghubung keduanya bisa berupa jaringan LAN atau internet. Semua pengguna komputer yang pernah mengakses internet, secara sadar atau tidak sadar pasti pernah melakukan cloud computing. Contohnya Ketika pengguna mengakses google, sebenarnya dia sedang melakukan cloud computing. Mesin pencari Google, juga mesin pencari lainnya merupakan aplikasi web. Dimana data-data pendukung mereka berada di server masing-masing. Selain itu implementasinya masih banyak lagi. Karena website yang ada sekarang rata-rata sudah berupa aplikasi web. Bukan hanya seperti papan pengumuman yang hanya berfungsi untuk memajang informasi. Disini penulis akan membahas pengimplementasian Cloud Computing dalam bidang Pendidikan, bidang Pemerintahan dan bidang Pelayanan Informasi 1. Bidang Pendidikan Cloud computing sangat dibutuhkan, terutama di bidang pendidikan karena dapat menghemat biaya yang cukup mahal dan menghindari penerapan teknologi yang rumit. Cloud computing pada bidang pendidikan antara lain Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan serber semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc. Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya. Salah satu contoh penerapan cloud computing yaitu Google Apps, suatu layanan yang disediakan oleh Google. Google Apps merupakan kumpulan berbagai aplikasi Google yang secara terintegrasi dapat digunakan oleh sebuah komunitas (umum, bisnis, pendidikan dan lembaga non profit). Google apps terdiri dari 3 macam, yakni Google Apps Gratis, Google Apps untuk bisnis (berbayar tetapi dengan fitur yang lebih), Google Apps untuk Pendidikan (gratis bagi lembaga pendidikan dan lembaga non profit dengan fitur yang menyerupai Google Apps Bisnis). Google Apps untuk Pendidikan (Google Apps for Education) saat ini menawarkan kepada lembaga-lembaga pendidikan sebuah solusi “hosting gratis” untuk mengelola email,
  20. 20. Chat, kalender, berbagi dokumen, dll. Google sendiri menyebut layanan ini sebagai sebuah solusi komunikasi dan kolaborasi yang terintegrasi (an integrated communication and collaboration solution). Fitur-fitur utama Google Apps untuk Pendidikan adalah sebagai berikut:  Gmail: Ini bukan Gmail yang biasa kita pakai dimana akun email kita beralamat dengan format: contoh@gmail.com. Gmail dalam Google Apps adalah sebuah layanan webmail komunitas (baca: lembaga pendidikan) yang dikelola oleh Administrator Google Apps lembaga yang bersangkutan. Dengan demikian akun-akun email yang ada di dalamnya dibuat oleh Administrator dengan format alamat khusus, misalnya: kepsek@smpn10bdl.sch.id. Alamat (URL)nya bukan lagi http://www.gmail.com atau mail.google.com tapi format url-nya dapat seperti ini: mail.smpn10-bdl.sch.id.  Google Calendar: Administrator, Guru, dan siswa dapat mengatur jadwa mereka (schedules) dan berbagi jadwal kegiatan dan kalender di antara mereka. Google Calendar bisa juga digunakan untuk membuat jadwal akademik atau kalender pendidikan dan menampilkannya dalam satu laman web yang bisa diakses oleh siapapun yang diinginkan  Google Talk: Administrator, Guru, dan siswa dapat berbincang (online) dan mengirim pesan instan ke rekan mereka di seluruh dunia, kapanpun dan dimanapun  Google Docs: Berbagi dokumen, spreadsheet, and presentasi. Kolaborasi secara waktu nyata (real-time) dengan tim Anda atau dengan seluruh civitas sekolah. Anda dapat juga mempublikasikan dokumen akhir ke seluruh dunia.  Google Sites: Bekerja bersama untuk memelihara dokumen, isi web, dan informasi lainnya dalam satu tempat, semacam sebuah website.  Google Video for education: Sebuah solusi dalam penempatan (hosting) dan berbagi video yang memungkinkan sekolah dan organisasi lainnya untuk menggunakan video sebagai media efektif untuk komunikasi dan kolaborasi online yang bersifat internal. Bahkan pengelola (administrator) Google Apps sebuah lembaga pendidikan dapat memberi akses kepada para pemakainya ke sejumlah aplikasi Google yang lain. 2. Bidang Pemerintahan
  21. 21. Cloud Computing dalam pemerintahan (E-Goverment) dapat mendongkrak kinerja khususnya dalam bidang pemerintahan. E-Goverment dapat membantu para staff di bidang pemerintahan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke masyarakat. Pemerintah dalam negara Indonesia telah menggunakan cloud computing. Contoh pertama yaitu sebagai penyediaan sumber informasi. Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah menyediakan layanan Cloud Computing sebagai layanan jasa alih daya pengelolaan TIK untuk instansi pemerintah. Layanan ini bertujuan untuk dapat mewujudkan percepatan egovernment, karena memungkinkan pengguna pemerintah berkonsentrasi dalam memberikan layanan dan tidak dipusingkan dengan konfigurasi maupun pemeliharan perangkat teknologi informasi. Selain itu instansi pemerintah seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) juga sudah menggunakan teknologi ini. Dengan demikian, berdasarkan kalkulasi Balai Ipteknet penggunaan layanan jasa komputasi awan dapat menghemat biaya hampir 50% dibanding dengan menyiapkan infrastruktur dan SDM sendiri yang mencapai ratusan juta rupiah. Keamanan sistem menjadi prioritas utama layanan Cloud Computing yang dilengkapi firewall, VPN dan Security Operating Centre (SOC) yang merupakan software canggih untuk melakukan pemantauan dan penyaringan deteksi dini terhadap seluruh paket yang melewati jaringan. Sehingga ketika terjadi gangguan dan serangan bisa dilakukan tindak lanjut dan pembenahan. Teknologi Cloud Computing dapat memudahkan untuk sharing informasi dan pertukaran dokumen. Keuntungan lain, UKM dan Koperasi dapat menurunkan biaya investasi dan operasional IT, keragamannya pun sudah ada serta transparansi dan peningkatkan bisnis koperasi maupun UKM dengan kemudahan teknologi yang ada. Kunci dari infrastruktur untuk cloud computing adalah media penyimpanan dan metode komputasi untuk data yang berskala besar. Keuntungan dengan menggunakan cloud computing dalam bidang pemerintahan adalah sebagai berikut : 1. Mengurangi resiko pada infrastruktur 2. Dana yang rendah
  22. 22. 3. Peningkatan kecepatan inovasi 4. Mengurangi waktu running aplikasi dan waktu respon 5. Biaya yang relatif terjangkau 6. Layanan publik yang lebih baik dengan cara penyediaan informasi yang lebih cepat kepada masyarakat. 7. Mendapatkan informasi lebih terkait dengan masyarakat umumnya. Hal ini diperoleh lewat analisis mendalam terhadap database yang ada. 3. Bidang Pelayanan Informasi Implementasi Cloud Computing pada bidang pelayanan informasi telah banyak kita gunakan. Beberapa diantaranya adalah aplikasi yang mungkin sudah akrab di telinga kita, misalnya Google Docs, DropBox, Bing Map, Google Drive dan Windows Azure. Google Docs Bagi semua peselancar di dunia maya pasti tahu peusahaan raksasa bernama Google Inc, yang telah menghasilkan banyak produk, salah satunya adalah Google Docs. Bagi anda yang memiliki akun Gmail dapat memanfaatkan aplikasi ini. Google Docs tidak hanya digunakan sebagai media penyimpanan dokumen saja, tapi dengan aplikasi ini, user dapat mengubaha isi dari dokumen tersebut secara online. User dapat memberikan hak ases kepada pengguna lain, baik hanya untuk melihat isi dokumen maupun dapat mengubah isi dokumen tersebut. Fasilitas yang diberikan Google Docs tidak hanya sebatas membuat atau mengubah isi dokumen, tetapi juga dapat digunakan untuk membuat file presentasi, table-tabel perhitungan, membuat formulir dan untuk menggambar sederhana. Dengan fasilitasfasilitas ini kita serasa memiliki aplikasi Office yang dapat digunakan secara online dimana saja. DropBox Selain Google Docs, ada juga DropBox. Salah satu fungsinya hampir sama seperti Google Docs, yaitu dapat menyimpan dokumen dan membagikannya kepada pengguna lain. Akan tetapi masih banyak lagi fitur yang dimiliki DropBox.
  23. 23. DropBox adalah sebuah layanan backup, sharing file dan sinkronisasi file yang memanfaatkan jalur internet sehingga siapapun yang punya akses internet dapat melakukan sinkronisasi dari seluruh penjuru dunia. Layanan dropbox tersedia untuk sistem operasi Windows, Linux dan Malcintosh. Bahkan juga tersedia untuk perangkat bergerak misalnya iphone, ipad, blackberry dan android. Berbagai bentuk file dapat kita simpan dan bagikan melalui DropBox, mulai dari dokumen, lagu, foto atau gambar, maupun video. Dengan sekali membuat akun di DropBox, setelahnya anda dapat menyimpan dan membagikan file-file anda kapanpun dan dimanapun anda terhubung melalui koneksi internet. Bing Map Bing Map hampir sama dengan Google Maps. Bing Map sendiri merupakan kesatuan layanan internet interaktif oleh Windows, sama dengan Google dan Yahoo!. Kesamaan keduanya ialah mampu menampilkan penampakan permukaan bumi dari atas melalui satelit. Google Maps menyebut ini dengan istilah “Satellite View”, sedangkan pada Bing Maps disebut “Bird‟s Eye”. Pada Bing Maps sendiri juga terdapat fitur Direction, mengarahkan user dari tempat asal dan tujuan yang diinginkan user. Tapi sayangnya tidak semua tempat dapat dicari “direction”-nya oleh Google Maps dan Bing Maps. Kita hanya bisa mendapatkan “direction” pada zona-zona tertentu di setiap Negara. Bing Mapsbaru saja menambahkan layanan Bing Mas Explore a.k.a StreetSide. Layanan yang mirip StreetView di Google ini masih dalam versi beta dan saat ini terbatas hanya di beberapa kota di USA saja. Butuh Silverlight pada browser pengguna untuk dapat menggunakan layanan ini. Coverage StreetSide ditandai dengan warna light blue. Google Drive Google Drive adalah layanan penyimpanan Online yang dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012. Sebenarnya Google Drive merupakan pengembangan dari Google Docs. Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan
  24. 24. sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan. Fitur-fitur Google Drive - Penyimpanan gratis sebesar 5GB Google Drive memberikan fasilitas penyimpanan sebesar 5GB kepada penggunanya dengan cuma-cuma untuk menyimpan dokumen, baik berupa gambar, video, musik, ataupun file-file lain. - Memungkinkan membuat dokumen Pada fitur ini Google Drive memungkinkan para penggunanya untuk membuat dokumen, seperti mengolah data, mengolah angka, membuat presentasi, form dan dokumen lainnya. - Berbagi file Google Drive memudahkan untuk berbagi file dengan orang lain, dan juga memudahkan orang lain untuk melakukan pengeditan terhadap file yang kita buat. - Terintegrasi dengan layanan Google lainnya Para pengguna layanan Google lainnya akan merasakan kemudahan dalam memanagement file dari Google Drive. Karena Google Drive secara otomatis terintegrasi dengan layanan google lainnya. - Fasilitas pencarian Google Drive memberikan layanan pencarian yang lebih baik dan lebih cepat untuk para penggunanya dengan menggunakan kata kunci tertentu. Google Drive juga dapat mengenali gambar atau teks dari dokumen hasil scan. - Menampilkan berbagai file
  25. 25. Lebih dari 30 type file yang dapat dibuka dan ditampilkan oleh Google Drive, termasuk file video, file image, dan lain-lain tanpa mengharuskan pengguna untuk mengunduh dan menginstal software yang sesuai dengan tipe atau ekstensi file tersebut. - Menjalankan aplikasi Google Drive juga mempunyai kemampuan untuk membuat, menjalankan dan membagi file aplikasi favorit yang dimiliki oleh pengguna. Windows Azure Windows Azure adalah sistem operasi yang berbasis komputasi awan, dibuat oleh Microsoft untuk mengembangkan dan mengatur aplikasi serta melayani sebuah jaringan global dari Microsoft Data Centers. Windows Azure yang mendukung berbagai macam bahasa dan alat pemograman. Sistem operasi ini dirilis pada 1 Februari 2010. Fitur-fitur Windows Azure - Layanan Infrastruktur Windows Azure menyediakan infrastruktur dengan skala yang sesuai dengan kebutuhan. Baik dalam membuat aplikasi baru atau menjalankan aplikasi yang telah disediakan. - Kembangkan dan Lakukan Percobaan Windows Azure memungkinkan pengguna untuk melakukan pengembangan aplikasi dan langsung melakukan percobaan pada aplikasi tersebut secara cepat. - Big Data Windows Azure menyediakan kapasitas data yang besar. Kapasitas ini didukung oleh Apache Hadoop. - Aplikasi Mobile
  26. 26. Windows Azure memberikan kemudahan dalam pembuatan aplikasi mobile. Aplikasi yang telah dibuat dan dapat langsung dimasukan ke penyimpanan komputasi awan. - Media Layanan Media Windows Azure memperbolehkan untuk mengembangkan solusi penyebaran media, yang mana bisa menampilkan media dari Adobe Flash, Android, iOS, Windows, dan platform lainnya - Aplikasi Web Windows Azure menawarkan keamanan dan fleksibilitas pengembangan, penyebaran, dan pilihan skala untuk berbagai macam ukuran aplikasi web. - Penyimpanan, Pencadangan, dan Pemulihan Windows Azure menyediakan penyimpanan, pencadangan, dan solusi pemulihan data apapun. - Identitas dan Manajemen Akses Windows Azure Active Directory memberikan layanan pengamanan pada identitas perusahaan. Serta melakukan manajemen pada banyak pengguna di sebuah perusahaan. - Integrasi Windows Azure memperbolehkan pengguna untuk membawa seluruh aplikasi, data, perangkat, mitra ke perangkat lokal dan ke awan. - Manajemen Data Windows Azure menyediakan solusi yang tepat untuk kebutuhan data pengguna. I. System Security Cloud Computing Sebelum layanan Cloud computing menjadi begitu diinginkan, pelanggan harus merasa aman dengan informasi yang mereka transfer. Pada jurnal tersebut dijelaskan model
  27. 27. pertama yang menjelaskan (model privasi) dengan mengimplementasikan secara ekonomi efisien metode sedangkan intrusi CP sistem deteksi memfokuskan upaya lebih terhadap pencegahan serangan. Ketika merancang sebuah skema keamanan untuk layanan Cloud computing, ada yang mendasari dilema dimana keamanan tidak bisa datang pada biaya aspek yang diinginkan seperti kecepatan data atau keterjangkauan. untuk mengatasi dilema ini, beberapa skema keamanan seperti sistem Reputasi Dirichlet memungkinkan pengguna untuk mengontrol tingkat keamanan yang besar. Tabel Kelebihan dari strategi keamanan Cloud computing Privacy Menyediakan enkripsi yang sangat kuat dari informasi Model Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan parameter keamanan mereka Menyediakan metode yang terorganisir yang dapat diimplementasikan dengan mudah CP Melindungi terhadap berbagai skema intrusi Intrusion Detection Memberikan pencegahan yang sangat baik dari serangan Dirichlet Menyediakan sistem canggih checks and balances Reputation Menghindari kemampuan bagi penyerang untuk beradaptasi Menyediakan banyak kontrol pengguna Anonymous Paling cocok untuk jarak kecil, sehingga pengguna baik tersembunyi dari penyerang Bonus Hadiah Kredit memberikan insentif bagi pengguna untuk Point berpartisipasi Network Menyediakan kebingungan penyerang Slicing Menghemat bandwidth jaringan kecepatan data yang cepat mudah dicapai Tabel Kekurangan dari strategi keamanan Cloud computing Privacy Kesalahan dan memperbaiki bug yang sulit untuk menemukan dan
  28. 28. Model Layanan dapat menjadi macet dengan mengalihkan informasi Sistem hanya preventif, sehingga tidak melindungi terhadap penyerang agresif CP Harus diperbarui sering membingungkan penyerang Intrusion Detection kekeliruan mendeteksi dan menghentikan system tidak mengganggu informasi Dirichlet Mengandalkan strategi rumit yang sulit untuk menerapkan Reputation Pengguna kepercayaan hasil kerentanan terhadap pelanggan menipu Kinerja adalah semata-mata tergantung pada partisipasi pengguna Anonymous Data kecepatan secara drastis dikurangi Bonus Memberikan perlindungan intrusi kecil Point Network Karena struktur relay, perlindungan tidak dapat diandalkan Slicing Dapat menjadi mahal jika diimplementasikan dalam jaringan yang besar
  29. 29. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Komputasi awan (Cloud Computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan) di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna atau client. Implementasi Cloud Computing di bidang-bidang seperti; bidang pendidikan, bidang pemerintahan, dan bidang layanan informasi memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungannya. Namun yang paling merasakan peran utamanya adalah para pelaku bisnis, karena dapat meminimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya, kemudian bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet. Yang jelas, implementasi Cloud Computing ini benar-benar memiliki peran yang penting dalam segala aspek. Walau memiliki berbagai kelemahan namun semua itu bisa diminimalisir dengan perkembangan baru teknologi cloud computing ini.
  30. 30. DAFTAR PUSTAKA http://www.bbpt.go.id/ http://resariski.wordpress.com/ http://bennykaristiawan.wordpress.com/ http://dedekuya.blogspot.com/2013/04/implementasi-cloud-computing.html http://ayu1023088.blogspot.com/ http://id.wikipedia.org http://maulanaichwan.blogspot.com/ http://ibnewd.blogspot.com/ http://fadliazhari.wordpress.com/

×