PRAKATA
Melalui publikasi ini lapisan masyarakat Indonesia dapat menikmati berbagai informasi menarik, hangat
dan crusial,...
dengan “Skill Praktis” dalam beberapa judul bahasan yang menarik dan hangat terkait dengan berbagai
peristiwa besar yang s...
Oleh : MAYOR IR. MUHAMMAD B. PANE, MM
Menyongsong Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember 2012
Mengenang kembali semangat keban...
Analisa Gempa dan Tsunami serta Inovasi Manajemen Keselamatan Bencana
Selat Sunda dan Krakatau Ancaman Besar Jakarta Ibuko...
Teknologi Pertahanan Indonesia dengan Perisai Bawah Laut masih sangat jauh dari rencana idealnya :
Tuntutan pembangunannya...
• Peran aliansi power mendorong percepatan perang kawasan ASEAN
• ASEAN sebagai counter part pertahanan dan keamanan kawas...
3. Peran pesawat tempur attack Sukhoi-30MK2 (Su-30 Flanker-C)
• Strategik taktis operasi udara berbasis teknologi radar gr...
3. Metoda, langkah, taktik dan strategik untuk mendorong penegakan hukum dan keadilan
4. Menyongsong Hari Pahlawan Nasiona...
luar negeri, untuk tujuan antara lain, seperti : analisa, uji coba dan evaluasi terhadap alut sista melalui pengadaan
luar...
milik BPPT RI yang diawaki oleh TNI AL. Tujuan program ini untuk mengukur dan menentukan antara lain :
sea bottom profile,...
seismic untuk memantau aktivitas vulcano di dasar laut. Termasuk data base ini terutama digunakan untuk
oprasional kapal s...
adanya post terorrism.
2. Konstelasi Letak dan Geografis. Konstelasi letak dan geografis selat Sunda yang diapit oleh 2
pu...
terutama disekitar selat Sunda yang terdapat gunung api Krakatau dengan ledakan yang legendaris.
Kegiatan riset yang dilak...
BUKU :  INDONESIA EMERGENSI - 3 SUMBU MEGA ANCAMAN (EARLY WARNING THREATENING of 21 st CENTURY) Materi 1
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

BUKU : INDONESIA EMERGENSI - 3 SUMBU MEGA ANCAMAN (EARLY WARNING THREATENING of 21 st CENTURY) Materi 1

738 views

Published on

Buku ini sangat penting dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari kalangan bawah sampai atas, terutama pemerintah dan berbagai lembaga lainnya yang memiliki tanggung jawab serta kepedulian yang tinggi terhadap prediksi kuat dengan terjadinya situasi “Indonesia Emergensi”, sehingga sangat dibutuhkan adanya berbagai persiapan awal dan antisipasi dini, yang bertujuan untuk menyelematkan negara dan melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Melalui publikasi penerbitan buku ini lapisan masyarakat Indonesia dapat menikmati berbagai informasi menarik, hangat dan crusial, oleh karenanya penting untuk disimak dan ikuti terus isi dari tulisan ini. Pembaca akan menemukan jawaban kenapa dan apa sesunguhnya yang menyebabkan “Indonesia Emergensi sebagai akibat 3 Sumbu Mega Ancaman dan menjadikan Early Warning Ancaman pada Abad 21. Dengan menyimak isi tulisan ini dan menghayati maknanya, dengan sendirinya akan tumbuh semangat kebangsaan dan bela negara sekaligus akan terwujud persatuan dan kesatuan Indonesia.
Selain itu juga pembaca akan mendapatkan berbagai hal yang bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kewaspadaan, antisifatif dan antisipasi dini terhadap kemungkinan ancaman bahaya serta semangat untuk menyelamatkan Indonesia. Demikian juga pembaca akan memperoleh berbagai manfaat dan keuntungan lain yang cukup berguna tentang berbagai hal, seperti strategik pertahanan negara-negara maju dan kawasan Asean; konflik kawasan yang semakin memanas, millenium tatanan dan perubahan; persaingan dan perlombaan persenjataan; konstelasi letak dan posisi geografis Indonesia yang mengakibatkan tingkat kerawanan dan ancaman yang tinggi, akan tetapi pada sisi lain memberikan keuntungan terhadap Indonesia; serta seberapa besar sumber kekayaan Indonesia mengakibatkan Indonesia menjadi incaran negara-negara maju.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
738
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

BUKU : INDONESIA EMERGENSI - 3 SUMBU MEGA ANCAMAN (EARLY WARNING THREATENING of 21 st CENTURY) Materi 1

  1. 1. PRAKATA Melalui publikasi ini lapisan masyarakat Indonesia dapat menikmati berbagai informasi menarik, hangat dan crusial, oleh karenanya penting untuk disimak dan ikuti terus isi dari tulisan ini. Pembaca akan menemukan jawaban kenapa dan apa sesunguhnya yang menyebabkan “Indonesia Emergensi sebagai akibat 3 Sumbu Mega Ancaman dan menjadikan Early Warning Ancaman pada Abad 21. Dengan menyimak isi tulisan ini dan menghayati maknanya, dengan sendirinya akan tumbuh semangat kebangsaan dan bela negara sekaligus akan terwujud persatuan dan kesatuan Indonesia, dan bertepatan dalam rangka “Menyongsong Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember 2012”. Selain itu juga pembaca akan mendapatkan berbagai hal yang bermanfaat, terutama untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisifatif terhadap kemungkinan ancaman bahaya serta semangat untuk menyelamatkan Indonesia. Demikian juga pembaca akan memperoleh berbagai manfaat dan keuntungan lain yang cukup berguna tentang berbagai hal, seperti strategik pertahanan negara-negara maju dan kawasan Asean; konflik kawasan yang semakin memanas, millenium tatanan dan perubahan; persaingan dan perlombaan persenjataan; konstelasi letak dan posisi geografis Indonesia yang mengakibatkan tingkat kerawanan dan ancaman yang tinggi, akan tetapi pada sisi lain memberikan keuntungan terhadap Indonesia; serta seberapa besar sumber kekayaan Indonesia mengakibatkan Indonesia menjadi incaran negara-negara maju. Para pakar dunia memprediksi bahwa sejarah ledakan Krakatau yang legendaris dan terbesar di dunia akan “berulang kembali”, dan bahkan merupakan “gempa superkolosal” yang mengakibatkan terjadinya “mega tsunami”, lalu akankah sebagian pulau Jawa dan Sumatra tenggelam…..?, atau seandainya hal ini benar terjadi….., apa dan bagaimana termasuk antisipasi, kewaspadaan dan penyelamatan, semua terangkum didalam penulisan ini; Selama ini banyak kalangan tidak menyadari dan mengetahui tentang peran dan strategi “kapal selam” asing untuk mendukung berbagai kegiatan yang berskala besar, seperti : penyusupan mafia ekonomi, keuangan dan moneter; narkoba internasional; penggalian sda bawah laut; pembuangan limbah nuklir; sabotase; intelijen; post terorrism; dll. Kenapa lewat kapal selam, ada apa tentang bawah laut Indonesia, ancaman, resiko, bahaya, strategi, taktik dan teknologi, serta termasuk perspektif grand strategi pertahanan bawah laut Indonesia, pembaca bisa mendapatkan informasinya didalam penulisan ini. Demikian juga hampir semua masyarakat dunia mengetahui tentang keberadaan teknologi satelit, namun apa dan bagaimana teknologi satelit ini memainkan perannya terhadap berbagai aspek dan proses kehidupan, termasuk andilnya terhadap berbagai peristiwa besar yang terjadi, temukan jawabannya disini. Tidak hanya sampai disitu yang lebih menarik lagi dengan membaca tulisan ini, pembaca juga dapat menambah perbendaharaan ilmu dan teknologi secar praktis, seperti teknologi canggih persenjataan, teknologi pesawat tempur, radar, satelit, kapal selam dan sistem deteksi bawah laut, dll. Sehubungan dalam hal kemajuan teknologi saat ini, penulis akan memberikan “bonus informasi” kepada pembaca, yaitu : pada setiap seri penerbitan tulisan ini penulis akan menguraikan berbagai hal tentang “Teknologi Canggih Terapan (TCT)”, i
  2. 2. dengan “Skill Praktis” dalam beberapa judul bahasan yang menarik dan hangat terkait dengan berbagai peristiwa besar yang sedang terjadi saat ini, antara lain : Teknologi Force-net dan Cyber-space berpeluang dimanfaatkan dan membahayakan penerbangan. Teknologi Spekturm analyser dan Source level dapat menentukan “Sidik Suara (SS)” seseorang. Khusus Teknologi Forensik Cyber-crime dapat mengungkap pelaku kejahatan di dunia maya, dll. Teknologi ini menjadi sumber informasi dan masukan yang cukup bermanfaat terhadap berbagai lapisan masyarakat dan dunia usaha, terutama terhadap Kepolisian RI, unsur penegak hukum lainnya, Pemerintah terkait dan DPR, terutama sampai dengan saat ini Indonesia belum memiliki “Rancangan Undang-Undang Cyber-Crime (RUU-CC)”. Cyber-crime ini merupakan salah satu mega ancaman sebab termasuk kategori kejahatan tingkat tinggi, beresiko besar dan berdampak sangat luas. Para penegak hukum hanya dapat memprediksi, namun tidak dapat berbuat banyak sebab belum memiliki sistem atau tool untuk mengungkap kejahatan ini secara fakta, data dan bukti di lapangan. Keterangan : Publikasi ini merupakan ringkasan dari buku yang dikarang oleh penulis, dan menjadi judul dari penulisan ini. Dan materi pada bagian II dan III pada seri penerbitan berikutnya terdapat pada outline. Termasuk dalam rangka Menyongsong Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember 2012, penulis akan merencanakan “Lomba Karya Rancang Bangun Teknologi Terapan” sesuai judul di atas ini, dimana direncanakan sebelumnya penulis memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para peserta. Demikian tulisan ini disampaikan kepada publik, dengan harapan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan berbagai informasi yang bermanfaat terhadap diri pribadi, bangsa dan negara, dan terimakasih. Jakarta, Juli 2012 Penulis Mayor Ir. Muhammad B. Pane, MM ii t.t.d
  3. 3. Oleh : MAYOR IR. MUHAMMAD B. PANE, MM Menyongsong Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember 2012 Mengenang kembali semangat kebangsaan dan gelora perjuangan para pahlawan kesuma bangsa dengan keringat dan tetesan darah disekujur tubuhnya tetap menerjang maju terus ke medan pertempuran, diiringi jeritan tangis dan pekikan merdeka......merdeka....merdeka.....hidup atau mati, akhirnya Boedi Oetomo Bapak Kebangkitan Nasional bersama seluruh rakyat menghantarkan Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaannya. Mungkinkah generasi penerus bangsa sebagai anak-cucu para pahlawan yang mulia, dengan pengorbanan jiwa dan raganya dapat menyelamatkan bangsa dan negara dari mega ancaman bahaya yang menghadang....?. Termasuk sebagai sumbangan pemikiran dan kontribusi konkrit terhadap proses pelaksanaan hasil dari KTT Asean ke-18 dan Sidang ke-5 ADDM pada 17-20 Mei 2011 Sebuah inovasi dan trobosan sebagai peringatan dini dan kewaspadaan nasional untuk menyelamatkan Indonesia dari 3 Sumbu Mega Ancaman yang segera akan terjadi, sekaligus menjadikan renungan dan pemikiran menuju konsolidasi untuk mewujudkan wawasan nasional, semangat kebangsaan dan persatuan sehingga akan tercipta kembali etika dan moral nasional yang kuat untuk percepatan kemajuan pembangunan Indonesia. Intisari Penulisan : Upaya penyelamatan yang serius dan fokus terhadap situasi “Indonesia Emergensi” Membangkitkan Semangat Kejuangan, Persatuan dan Nasionalisme Strategik Global Pertahanan Indonesia (SGPI) Abad 21 Paradigma Era Baru Perang Abad 21, Penjajahan dan Kejahatan Global Inovasi dan Trobosan Mengatasi Konflik dan Menciptakan Perdamaian Asean Kekayaan SDA sangat besar pada Extended Jurisdiction dan Over-Lapping Areas 1
  4. 4. Analisa Gempa dan Tsunami serta Inovasi Manajemen Keselamatan Bencana Selat Sunda dan Krakatau Ancaman Besar Jakarta Ibukota Negara Kekuatan Militer adalah Perisai Melindungi dan Menyelamatkan Rakyat Strategi Pesawat Tempur Super Strike and Attack Penerapan Teknologi Cyber Space-vs-Insiden Penerbangan yang meningkat Pengamanan dan Penyelamatan Penerbangan terhadap Space Crime and Sabotage Inovasi dan Prototipe Teknologi Anti Kapal Selam Ancaman Besar Pertahanan Bawah Laut Sangat Lemah Penegakan Hukum adalah Tonggak Kemajuan Pembangunan Konsep Membangkitkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme Pemikiran dan Masukan pada Transportasi Udara Indonesia Beberapa Inovasi dan Rancang Bangun Teknologi Terapan Pemanfaatan, Penerapan Teknologi dalam bidang Pertahanan dan Bencana Alam Abstrak : Beberapa trobosan inovasi, gagasan, pemikiran dan karya rancang bangun teknologi yang dapat dijadikan sebagai masukan yang berguna dan konkrit dalam rangka perumusan konsep dan pembangunan “Strategik Pertahanan Global Indonesia (SPGI) abad 21” yang berbasis teknologi canggih persenjataan dengan latar belakang sebagai akibat adanya Paradigma Era Baru Perang yang ditandai dengan Penjajahan dan Kejahatan Global abad 21 dalam bentuk dan cara yang unik melalui spekulasi perang yang disebut sebagai Abstract War (AW) dan Natural Power War (NPW), yang dapat dilakukan melalui dukungan teknologi canggih persenjataan dan satelit. Konstelasi dan eskalasi ketagangan antar berbagai blok aliansi kekuatan dunia mengakibatkan terjadinya perang antar negara di berbagai kawasan, hal ini sebagai akibat kemajuan teknologi dan tingkat persaingan dan perlombaan persenjatan yang semakin memuncak, termasuk persaingan untuk menanamkan pengaruh yang besar dan kuat, yang bertujuan untuk penguasaan ekonomi dan kekayaan sumber daya alam didalam upaya untuk memenuhi tingkat kebutuhan yang tinggi dari masing-masing negara yang terhimpun didalam berbagai blok aliansi kekuatan tersebut, sehingga mengakibatkan terjadinya konflik antar berbagai negara didalam suatu kawasan, selanjutnya situasi ini akan memicu terjadinya perang kawasan dan sebagai akibatnya akan menimbulkan dorongan yang kuat terhadap terjadinya “Perang Global Dunia ke-3 Segera Tiba”. Dimana prediksi dan interpretasi kuat ini didasarkan terhadap beberapa pemikiran dari para pakar dan pengamat militer dalam dan luar negeri, termasuk sumber referensi dari beberapa buku pengarang luar negeri serta berbagai issu internasional terpercaya yang bersumber dari beberapa media cetak dan TV di dalam negeri dan luar negeri. Abad 21 diwarnai dengan Nanoteknologi, Nanoethics, Millenium Tatanan dan Perubahan, sehingga apapun segala sesuatunya dapat terjadi setiap saat, sangat tergantung pada landasan Moralitas dan Etika serta Pengaruh Situasi dan Kondisi yang ada saat itu. Teknologi Pertahanan Indonesia dengan Perisai Udara masih sangat lemah : Serangan Udara yang sangat rawan dan Bahaya Penerbangan merupakan Ancaman yang sangat Potensial. Sumbu 1/Mega Ancaman : Meyelamatkan target zona penghancuran dari serangan udara “Strike Fighter and Attack” pesawat tempur Supersonic dalam hitungan waktu 30 menit, sebab pertahanan udara Indonesia masih sangat perlu ditingkatkan kemampuan dan kapasitas radar pemantau sebagai salah satu sistem peringatan dini terhadap pesawat tempur sekelas supersonic, termasuk Indonesia belum memiliki satelit pemantau dengan range frekuensi yang tinggi. 2
  5. 5. Teknologi Pertahanan Indonesia dengan Perisai Bawah Laut masih sangat jauh dari rencana idealnya : Tuntutan pembangunannya merupakan perwujudan Mensyukuri Rahmat Tuhan, Indonesia sebagai Negara Maritim dan Marine Resources terbesar di dunia, termasuk sebagai upaya untuk Menghayati semboyan Nenek Moyang-ku sebagai Pelaut. Sumbu 2/Mega Ancaman : Meyelamatkan target zona vital dan strategik dari serangan “Torpedo shut dan Rudal Kapal Selam”, termasuk serangan “Intelijen dan Post Terorrism”, yang sangat rawan setiap saat dapat terjadi melalui dukungan kapal selam, karena Indonesia masih cukup lemah dalam bidang “Pertahanan Bawah Laut” dan juga sebagai akibat Indonesia memiliki banyak “Selat Pendekat dan Sea Bottom Profile”, seperti selat Sunda dengan countur bukit dan palung laut yang sangat rawan dijadikan sebagai “Chock Point Strategik” untuk operasi kapal selam asing dengan teknologi berskala medium dan bertenaga nuklir. Bencana Gempa/Tsunami menelan ribuan korban jiwa, berikutnya Gempa Superkolosal dan Mega Tsunami diprediksi kuat akan menenggelamkan sebagian dari Pulau Jawa dan Sumatera dan mengakibatkan “jutaan korban jiwa” rakyat Indonesia Sumbu 3/Mega Ancaman : Menyelamatkan ribuan rakyat karena sebagian pulau Jawa dan Sumatera akan tenggelam akibat “Gempa Superkolosal dan Mega Tsunami” dari erupsi anak Krakatau, dengan perhitungan waktu “resiko dini 4 tahun” kedepan gempa dan tsunami “sewaktu-waktu” dapat terjadi, sedangkan “resiko tinggi 8 tahun“ kedepan gempa dan tsunami “kemungkinan sangat besar” terjadi di pulau Jawa dan Sumatera dengan gain periode waktu lebih awal atau lebih lambat dari 2 tahun, sebagai akibat Indonesia pada posisi “Java-Sunda Trench” menjadi sumbu, pusat dan titik perpotongan dari rangkaian vulcano dan lempeng Indian (48) , lempeng Eurasian, lempeng Australia dan lempeng Pasifik atau disebut sebagai “The Ring Center of Indonesia Fire Dangerous (RC of IFD)”. Termasuk berdasarkan prediksi dan interpretasi kuat setiap saat gempa dan tsunami ini dapat terjadi dan dapat dipercepat sebagai akibat adanya “Paradigma Era Baru Perang Abad 21” dalam bentuk spekulasi “Abstract War (AW) dan Natural Power War (NPW)”, diantaranya dengan cara “artificial getaran” melalui kapal selam asing dengan dukungan satelit, dimana analisa dan prediksi kuat ini didasarkan kepada beberapa pemikiran dari para pakar dan pengamat militer dalam dan luar negeri, termasuk sumber referensi dari beberapa buku pengarang internasional. Outline Pendahuluan : • Sekilas mengenal tentang profile penulis, pengalaman dan kegiatan riset yang dilaksanakan • Dasar dan Latar Belakang Pemikiran • Prakata : Meluruskan Maksud dan Tujuan Penulisan ini Bagian I : Analisa Strategi Pertahanan Global, Konflik dan Millenium Perubahan • Strategik Global Pertahanan Indonesia (SGPI) abad 21 1. Babak awal memasuki Perang Dunia 3 segera tiba. 2. Abstract War (AW) dan Natural Power War (NPW) serta Riil War (RW) sedang berlangsung 3. Tingkat persaingan, kepentingan dan pengaruh yang memuncak • Perimbangan Pembangunan Strategik Global Pertahanan Indonesia (SGPI) Abad 21 Rumusan mengatasi polemik terkait dengan Skala Prioritas Utama pembangunan • Pentingya Grand Strategi dan Grand Design Teknologi Pertahanan untuk menuju Kemandirian Nasional • Perspektif dan Pengaruh Internasional mencengkram Implementasi Industri Teknologi Pertahanan Nasional • Interseksi Komulatif Fungsi dan Tugas Pertahanan/serta Keamanan–vs-Integrasi dan Benturan Kepentingan Konsep pemikiran terhadap “Buku Putih Pertahanan” 3 (48) Physical Geology of India
  6. 6. • Peran aliansi power mendorong percepatan perang kawasan ASEAN • ASEAN sebagai counter part pertahanan dan keamanan kawasan dan Upaya mengantisipasi paradigma era baru perang dan penjajahan global abad 21. • Strategi Pertahanan Udara dan Darat melalui Penguasaan dan Penerapan Teknologi Satelit • Kawasan ASEAN memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah sebagai pemicu terjadinya konflik yang meluas (The Asean region : Great Wealth and Great Strife) 1. Present and Future Conflict over Marine Resources 2. Spots Kekayaan Indonesia dari Deposit Minyak Bumi dan Gas Alam 3. Konflik kawasan Asean dalam perebutan kekayaan Minyak Bumi dan Gas Alam 4. Konflik pada Area Overlap terhadap Kekayaan Sumber Daya Perikanan. 5. High Trouble Spots wilayah laut : Sulawesi, Natuna, Timor dan Eastern Gulf of Thailand 6. Konflik ALKI sebagai akses lalulintas laut Internasional (Straits and Sea-Lane Access), termasuk gagasan dan pemikiran Bagian II : Mega Ancaman Indonesia Sumbu 1 : Mega Ancaman Serangan Bawah Laut • Target zona penghancuran serangan bawah laut sebagai kategori Indonesia Emergensi 1. Konstelasi geografis Indonesia dan kountur bawah laut yang sangat rawan 2. Selat pendekat (chock point) menjadi ancaman terbesar Indonesia 3. Kekayaan Indonesia yang terbesar berada di bawah laut dan mengakibatkan ancaman terbesar 4. Pentingnya Strategi Pertahanan dan Penerapan Teknologi Monitoring dan Sistem Deteksi di Selat Malaka sebagai ALKI dan Lalulintas Laut terpadat dan sangat vital • Kapal selam asing bertenaga nuklir menjadi ancaman yang sangat berbahaya 1. Selat Sunda sebagai chock point menjadi ancaman terbesar dari serangan kapal selam canggih dengan sasaran vital Jakarta sebagai ibu kota negara dan pusat pemerintahan 2. Transportasi bawah laut dengan kapal selam mengangkut limbah nuklir yang sangat berbahaya 3. Kegiatan militer, terrorisme, perdagagnan gelap dan kejahatan tingkat tinggi lainnya dilakukan melalui dukungan kapal selam asing 4. Pencurian kekayaan bawah laut Indonesia dan potensi lainya oleh kapal selam asing • Strategi pertahanan dan teknologi sistem deteksi kapal selam 1. Pertahanan bawah laut Indonesia masih jauh dari harapan 2. Strategi dan Teknologi pertahanan bawah laut Indonesia 3. Unjuk kerja dan uji coba teknologi rancangan Prototipe FAH-SBS 4. Penerapan rekayasa rancang bangun prototipe FAH SBS untuk strategi pertahanan bawah laut • Strategi Pertahanan Bawah Laut melalui Penguasaan dan Penerapan Teknologi Survey, Pemetaan dan Satelit Sumbu 2 : Mega Ancaman Serangan Udara • Target zona penghancuran serangan udara “Strike Fighter and Attack” Supersonic 1. Penggunaan teknologi canggih persenjataan berskala nanoteknologi sebagai pemusnah massal. 2. Dampak korban perang melebihi 20 kali lipat dibanding nilai anggaran pengadaan pesawat tempur Super Strike Fighter • Analisis Tingkat Kehandalan Pesawat Tempur, Kendala dan Faktor Penghambat 1. Super strike fighter Sukhoi 27 SKM (Su-27 Flanker-B). 2. Kendala radar ground atau Air Force Space Surveillance System (AFS3) untuk melindungi wilayah udara Indonesia Eemergensi. 4
  7. 7. 3. Peran pesawat tempur attack Sukhoi-30MK2 (Su-30 Flanker-C) • Strategik taktis operasi udara berbasis teknologi radar ground dan stasiun bumi satelit • Peta simulasi Strategik Global Pertahanan Udara Indonesia (SGPUI) abad 21 Konstelasi strategik pertahanan udara • Kemampuan dukungan sangat menentukan tingkat kehandalan pesawat tempur • Kendala rancang bangun teknologi persenjataan • Kerjasama yang saling menguntungkan dan kemandirian Industri Teknologi Nasional • Tingkat Kerahasiaan Spesifikasi Persenjataan (tksp) • Pembangunan, penguasaan dan penerapan teknologi satelit dan radar untuk perisai udara Sumbu 3 : Mega Ancaman Gempa Superkolosal dan Mega Tsunami • Indonesia hidup di atas api dan lahar yang membara (the ring of fire Indonesia) 1. Sejarah geologis terbentuknya kepulauan Indonesia 2. Rangkaian lempeng, lahar dan gunung api bawah laut 3. Proses alam dari lahar bawah laut Indonesia menghasilkan kekayaan energi panas bumi terbesar, dan juga sekaligus menajadi ancaman terbesar • Gempa superkolosal dan mega tsunami menjadi ancaman terbesar 1. Beberapa peristiwa besar gempa dan tsunami 2. Ilmu pengetahuan dan teknologi proses terjadinya gempa dan tsunami 3. Potensi terjadinya gempa superkolosal dan mega tsunami 4. Peran teknologi canggih dan post terorrism melalui artificial getaran mempercepat terjadinya gempa dan tsunami • Prediksi kuat Gempa superkolosal dan mega tsunami Anak Krakatau 1. Sejarah terjadinya gempa dan tsunami di pulau Jawa dan Sumatera 2. Aktivitas lahar dan erupsi gunung api bawah laut dari Anak Krakatau 3. Analisa matematis dan prediksi historis dan teknis terhadap periode waktu terjadinya gempa dan tsunami pulau Jawa dan Sumatera 4. Sebagian pulau Jawa dan Sumatera akan tenggelam 5. Kapal selam canggih dan terrorisme dapat mempercepat gempa superkolosal dan mega tsunami • Early Warning dan mencegah terjadinya Gempa dan Tsunami melalui Penguasaan dan Penerapan Teknologi Survey, Pemetaan dan Satelit Monitoring Bagian III : Ancaman Ketahanan Hukum • Ancaman besar terhadap pelanggaran hukum dan ketidak-adilan 1. Pasang surut hukum dan keadilan Indonesia 2. Bebarapa peristiwa pelanggaran hukum dan ketidak-adilan 3. Ketidak-adilan dapat menghancurkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara 4. Indonesia memasuki pasca kehidupan biadab apabila reformasi hukum dan keadilan gagal 5. Kemungkinan konspirasi internasional melalui pelanggaran hukum dan ketidak-adilan • Upaya meyelamatkan Indonesia melalui penegakan hukum dan keadilan 1. Indonesia sebagai negara yang majemuk dan kompleks membutuhkan Strategi Ketahanan Hukum 2. Mewujudkan persatuan dan kesatuan melalui penegakan hukum dan keadilan 5
  8. 8. 3. Metoda, langkah, taktik dan strategik untuk mendorong penegakan hukum dan keadilan 4. Menyongsong Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember 2012, anugerah tertinggi kepada para pahlawan penegakan hukum dan keadilan • Strategi Ketahanan Hukum Nasional 1. Mewaspadai paradigma baru “Kejahatan Universal dan Bahaya Laten” melalui berbagai bentuk pelanggaran hukum yang terorganisir 2. Konsep Starategi ketahanan demokrasi untuk mendukung penegakan hukum dan keadilan 3. Pemikiran dan Konsep Strategi Ketahanan Hukum 4. Strategi Penegakan Hukum dan Keadilan melalui Penghayatan dan Pengamalan Agama serta Peningkatan pembangunan dan Kerjasama antar suku dari beraneka ragam budaya Indonesia Referensi Bersumber dari beberapa buku yang ditulis oleh pengarang terkenal dalam bidang militer, pertahanan, perang, riset, bencana alam, teknologi, persenjataan dan sumber pemberitaan serta issu internasional terpercaya dari beberapa media cetak dan TV terkenal baik dalam maupun luar negeri, termasuk referensi dari buku yang dikarang oleh penulis sendiri, dimana referensi ini terdapat pada halaman akhir. Pendahuluan : 1. Sekilas mengenal tentang profile penulis, pengalaman dan kegiatan riset yang dilaksanakan Pada tahun 1986 menyelesaikan studi di Universitas Sumatera Utara (USU) dengan pokok materi perkuliahan dalam bidang Instrumentasi Spektroskopi Radioaktif dan Nuklir. Pada akhir perkuliahan penulis melaksanakan riset di Lembaga Antariksa dan Penerbangan RI (LAPAN RI) untuk thesis S1 dalam proyek kerjasama dengan negara Jerman dalam bidang airborn- sensing dengan interpretasi citra Landsat (The Space Imaging Interpretation and Application for Panchromatic and Multispectral Data of LANDSAT), bertujuan untuk menentukan antara lain seperti : profile countur dasar laut, salinitas termasuk pengukuran tingkat pencemaran sekitar selat Madura serta pantai Ujung Surabaya. Pada tahun 1988 penulis dilantik oleh Presiden RI menjadi perwira berpangkat Letnan Satu (Lettu) TNI AL dan berdinas di Laboratorium Induk Bawah Air/Laut LABINBAIR (underwate detection laboratory) Dislitbang TNI AL. Selama lebih kurang 11 tahun lamanya penulis berdinas dibagian riset telah melaksanakan berbagai kerjasama dengan beberapa lembaga penelitian, universitas, BUMN, industri dalam negri maupun 6
  9. 9. luar negeri, untuk tujuan antara lain, seperti : analisa, uji coba dan evaluasi terhadap alut sista melalui pengadaan luar negeri maupun dalam negri; modifiksi alut sista; rancang bangun alut sista; termasuk mendukung pemeliharaan rutin dan periodik. Sasaran akhir dari program pentahapan riset ini untuk tujuan implementasi dan penerapan teknologi alut sista, yang merupakan grand strategy dan design dalam rangka kemandirian teknologi pertahanan nasional. Selain itu juga penulis pernah berdinas di BPPT RI di bagian STBA (Studi Teknologi Bawah Air), (38) UPT Industri Hankam dengan fokus program diantaranya : kerjasama riset dengan industri kapal selam dan teknologi bawah air “Thomson Sintra, Ltd France”. Kegiatan riset dan studi ini bertujuan untuk pengembangan dan penerapan sistem deteksi anti-submarine melalui berbagai riset, survey dan pemetaan bawah laut dari Sabang sampai Papua termasuk mencakup hingga batas ZEE menggunakan kapal Baruna Jaya Gambar 1 7 (38) Sonar Signal Processing
  10. 10. milik BPPT RI yang diawaki oleh TNI AL. Tujuan program ini untuk mengukur dan menentukan antara lain : sea bottom profile, velocity profile, sound channel, seismic, salinity, ambient noise, dll. Hasil riset dan pemetaan ini merupakan data base bawah laut yang digunakan nantinya untuk kebutuhan navigasi kapal perang atau KRI TNI AL, dan untuk pelaksanaan operasional senjata mine hunting dan torpedo shut; analisa spektrum Gambar 2 8
  11. 11. seismic untuk memantau aktivitas vulcano di dasar laut. Termasuk data base ini terutama digunakan untuk oprasional kapal selam dan pengembangan sistem deteksi anti kapal selam. Salah satu kegiatan riset untuk pengembangan dan penerapan teknologi anti kapal selam atau sistem deteksi bawah laut yang pernah dilaksanakan penulis adalah pada tahun 1999, yaitu Uji Coba rancang bangun Prototipe FAH – SBS (Fixed Array Hydrophones-Sea Bed Surveillance) (27) sebagai Anti Submarine. Dimana sebelumnya dalam kurun waktu 4 (empat) tahun penulis melaksanakan berbagai riset dan uji coba dan terakhir berhasil mewujudkan rekayasa rancang bangun dari prototipe ini. Selama waktu tersebut riset dan uji coba ini dlaksanakan di sekitar selat Sunda dan perairan Teluk Ratai Bandar Lampung. Alternatif dan alasan kuat pemilihan wilayah ini sebagai area dan lokasi uji coba, dengan alasan antara lain terutama yaitu : 1. Selat Sunda Sangat Vital dan Rawan. Selat Sunda sebagai sasaran pendekat (chock point) yang sangat vital dan rawan terhadap serangan kapal selam asing dan area dasar lautnya sangat strategi digunakan sebagai base location untuk berbagai kegiatan, terutama intelijen dan kemungkinan besar Gambar 3 9 (27) Prototipe FAH-SBS
  12. 12. adanya post terorrism. 2. Konstelasi Letak dan Geografis. Konstelasi letak dan geografis selat Sunda yang diapit oleh 2 pulau besar Jawa dan Sumatra menjadikan sebagai “sumbu ancaman terbesar” terhadap Jakarta sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis dan ibu kota negara, termasuk alasan lain bahwa perairan selat Sunda merupakan wilayah transportasi penyeberangan yang sangat padat dilalui oleh kapal Ferry antara Merak yang berada di pulau Jawa dan Bahkauni di pulau Sumatera. 3. Rencana Pengalihan Armada Barat (Armabar) TNI AL. Pada periode pemerintahan orde baru pada tahun 90-an dilaksanakan program “Repelita Armada Barat (Armabar) TNI AL” oleh BPPT RI akan dipindahkan ke wilayah sekitar selat Sunda, perairan Teluk Ratai Bandar Lampung. Namun rencana pembangunan ini batal dilaksanakan dengan alasan utama, yaitu : dari hasil riset terhadap aktivitas lahar dan gunung api bawah laut serta lempeng disepanjang pulau Jawa dan Sumatra, Gambar 4 130
  13. 13. terutama disekitar selat Sunda yang terdapat gunung api Krakatau dengan ledakan yang legendaris. Kegiatan riset yang dilaksanakan sekitar tahun 1995 (30) memberikan hasil dengan prediksi kuat, bahwa antara 5 s/d 10 tahun kedepan sejak pelaksanaan riset tersebut, akan terjadi erupsi gunung api disepanjang wilayah tersebut yang dapat mengakibatkan terjadinya gempa dan tsunami. 4. Prediksi Kuat Gempa dan Tsunami. (24) Bahwa prediksi kuat dari hasil riset tersebut “Ternyata Terbukti dan Beralasan (TTB)”, yaitu dengan terjadinya gempa dan tsunami beberapa waktu yang lalu, yang mengakibatkan ribuan korban jiwa dan kerugian yang sangat besar disepanjang wilayah tersebut. Selanjutnya dalam kaitan ini, penulis melanjutkan riset tersebut dengan hasil prediksi kuat akan terjadi gempa superkolosal dan mega tsunami sebagai akibat erupsi dari anak Krakatau dalam kurun waktu 5 s/d 8 tahun kedepan, seperti penjelasan di bawah ini. Dan untuk mengetahui secara garis besar tentang hasil riset ini dapat dilihat selanjutnya pada bagian II rangkuman buku ini, termasuk jika pembaca ingin mendalaminya terdapat pada buku yang dikarang oleh penulis sendiri, dengan judul : “Manajemen Praktis Bencana Alam Berbasis Teknologi dengan 4 Motto On the Spot, Edisi khusus : Misteri Dibalik Bencana Alam Indonesia”, seperti Gambar 1 di atas. Gambar 5 131 Materi II, page 12(24) The catalog of tsunami (30) Manajemen Bencana Alam

×