Kalibrasi dan Statistik

9,107 views

Published on

Published in: Technology, Business
3 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
9,107
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
126
Actions
Shares
0
Downloads
279
Comments
3
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kalibrasi dan Statistik

  1. 1. KALIBRASI DAN STATISTIK Pratikto M. Arman
  2. 2. Pengukuran VS Error <ul><li>Setiap pengukuran disertai ketidakpastian </li></ul><ul><li>Ketidakpastian menentukan tingkat kepercayaan terhadap data. </li></ul><ul><li>Akurasi (yang dinyatakan dalam % error) menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap data. </li></ul><ul><li>Terdapat error atau penyimpangan yang dapat diterima dengan kesepakatan </li></ul>
  3. 3. Jenis-jenis error <ul><li>Kesalahan umum: Gross Error </li></ul><ul><ul><li>Diatasi dengan latihan untuk operator </li></ul></ul><ul><li>Kesalahan sistematis : Sistematic Error </li></ul><ul><ul><li>Diatasi dengan kalibrasi </li></ul></ul><ul><li>Kesalahan acak: Random Error </li></ul><ul><ul><li>Diatasi dengan pengukuran berulang </li></ul></ul><ul><li>Ketiganya harus dilakukan </li></ul>
  4. 4. Experimental Error <ul><li>Pengukuran tunggal </li></ul><ul><li>% error = </li></ul><ul><li>(hasil pengukuran – reference) x 100% </li></ul>reference
  5. 5. Pengukuran berulang <ul><li>Analisis statistik sederhana </li></ul><ul><li>Ada software bantu (excel) </li></ul>
  6. 6. Beberapa analisis statistik <ul><li>Rata-rata : menunjukkan rata-rata dari suatu rangkaian pengukuran berulang </li></ul><ul><li>Penyimpangan terhadap rata-rata </li></ul><ul><li>Rata-rata simpangan </li></ul><ul><li>Deviasi standar </li></ul>
  7. 7. Rata-rata 4 4 3 2 1 x x x x     n x n n   Rata-rata Rata-rata x =
  8. 8. Penyimpangan terhadap rata-rata d n = x n - x _ d 1 = x 1 - x _ d 2 = x 2 - x _ ;
  9. 9. Rata-rata simpangan n D i   d n
  10. 10. Deviasi standar n - 1  i   d n  2
  11. 11. Rata-rata dan standar deviasi  x
  12. 12. Akurasi dan presisi Rata-rata % error akurasi Deviasi standar Range presisi
  13. 13. Prosedur utama kalibrasi <ul><li>Tentukan standar yang digunakan </li></ul><ul><li>identifikasi input, output, gangguan yang mungkin serta proses pengukuran (hubungan input dan output). </li></ul><ul><li>Kendalikan lingkungan, sesuaikan standar. </li></ul><ul><li>Beri input tertentu pada proses dan lakukan pengukuran pada output. </li></ul><ul><li>Bandingkan input dan output lakukan penyetelan yang diperlukan </li></ul>
  14. 14. Prosedur Utama Kalibrasi <ul><li>Kalibrasi dapat dilakukan pada bagian-bagian sistem pengukuran atau dapat juga kalibrasi secara keseluruhan </li></ul>Sensor Transducer Input/ Measurand Stage 1 Signal Conditioning Transduced Electrical Signal Stage 2 Indicator Computer Recorder Processor Controller Readout/ Applications Stage 3
  15. 15. Penyetelan zero dan span <ul><li>Penyetelan zero: </li></ul><ul><ul><li>Menentukan titik nol </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengembalikan ke titik nol </li></ul></ul><ul><ul><li>Dilakukan pada signal conditioning dan atau display </li></ul></ul><ul><li>Penyetelan span: </li></ul><ul><ul><li>Untuk mengatur titik maksimum </li></ul></ul><ul><ul><li>Disesuaikan dengan range yang diinginkan </li></ul></ul><ul><li>Span – zero = range, rentang </li></ul>
  16. 16. Regresi Linear <ul><li>Digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel (pengukuran). </li></ul><ul><ul><li>Contoh: mengetahui hubungan antara temperatur dengan tegangan yang dikeluarkan pada termocouple </li></ul></ul><ul><li>Sebagai indikator sensitivitas. </li></ul><ul><li>Diambil dari pengukuran yang berulang </li></ul>
  17. 17. Regresi linear x temperatur Y tegangan m b y = a + bx m = sensitivity
  18. 18. Regresi Linear <ul><li>Metode Free hand, dengan menarik garis lurus secara bebas, yang dianggap mewakili hubungan linier antara dua variabel yang dimaksud </li></ul><ul><li>Metoda kuadrat terkecil, dihitung secara matematis </li></ul>
  19. 19. Metode Kuadrat Terkecil <ul><li>Jika Y variabel tak bebas (misalnya tegangan) dan X variabel bebas (misalnya temperatur) </li></ul><ul><li>Dicari hubungan Y = a + bX </li></ul>
  20. 20. Metode Kuadrat Terkecil
  21. 21. Contoh
  22. 22. Hasil Perhitungan <ul><li>a = 69,76 </li></ul><ul><li>b = 0,99405 </li></ul><ul><li>Persamaaan: </li></ul><ul><ul><li>Y = 0,99405 X + 69,76 </li></ul></ul>
  23. 25. Penyebab Ketidakakurasian <ul><li>Perubahan kondisi lingkungan: </li></ul><ul><ul><li>Temperatur dan tekanan, penyesuaian kondisi lingkungan </li></ul></ul><ul><li>Efek pembebanan </li></ul><ul><li>Pada sistem mekanik, keausan roga gigi, berkurangnya kelenturan pegas </li></ul><ul><li>Pada system elektronik, bergesernya nilai resistansi, induktansi dan kapasitif. </li></ul>
  24. 26. Kalibrasi <ul><li>Kalibrasi menyangkut kesepakatan. </li></ul><ul><li>Perhitungan statistik membantu kita memahami proses kalibrasi. </li></ul><ul><li>Legal aspect, Direktorat Metrology </li></ul><ul><li>Lembaga-lembaga independen </li></ul>
  25. 27. The End

×