Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Dasar2 Pengukuran For Student

Pengukuran

  • Login to see the comments

Dasar2 Pengukuran For Student

  1. 1. Dasar-dasar Pengukuran Muhammad Arman
  2. 2. Mengukur ??? <ul><li>Mengukur suhu tubuh </li></ul><ul><li>Mengukur berat badan </li></ul><ul><li>Mengukur berat gula pasir </li></ul><ul><li>Mengukur tekanan ban </li></ul><ul><li>Mengukur volume bensin saat mengisi bensin </li></ul><ul><li>Mengukur volume pemakaian air pelanggan PDAM </li></ul>
  3. 3. Measurement <ul><li>The process of determining the value of some quantity in term of a standard unit </li></ul><ul><li>Dictionary of Scientific and Technical Terms (McGraw Hill) </li></ul>
  4. 4. Kata kunci dalam pengukuran <ul><li>Angka (nilai) </li></ul><ul><li>Metoda (cara) </li></ul><ul><li>Alat (device, tools) </li></ul><ul><li>Satuan (unit) </li></ul>
  5. 5. Angka <ul><li>1, 2, 40 dst </li></ul>Metoda <ul><li>Cara tertentu yang sesuai dengan tujuan pengukuran. </li></ul>
  6. 6. Alat <ul><li>Thermometers </li></ul><ul><li>Pressure Gauge </li></ul><ul><li>Voltmeter </li></ul><ul><li>Ampere meter </li></ul><ul><li>Flow meter </li></ul><ul><li>Water meter </li></ul>
  7. 7. Satuan (SI) <ul><li>Meter </li></ul><ul><li>Celsius </li></ul><ul><li>Kilogram </li></ul><ul><li>Pascal </li></ul><ul><li>Liter/detik </li></ul><ul><li>Kg/detik </li></ul><ul><li>Meter kubik </li></ul><ul><li>GPM </li></ul>
  8. 8. Satuan digunakan untuk memudahkan komunikasi antar enjineer dan teknisi, beberapa sistem satuan yang masih digunakan seperti British Unit, CGS, memerlukan konversi.
  9. 9. To calibrate <ul><li>to determine, by measurement or comparison with standard, the correct value of each scale reading on a meter or other device, or the correct value for each setting of control knob. </li></ul><ul><li>Dictionary of Scientific and Technical Terms (McGraw Hill) </li></ul>
  10. 10. Calibration <ul><li>The process of checking a measuring system against a standard or putting marks on a display when the transducer is in a defined environment. (Bolton) </li></ul>
  11. 11. Kata Kunci Dalam Kalibrasi <ul><li>Pengukuran </li></ul><ul><li>Perbandingan </li></ul><ul><li>Standard </li></ul><ul><li>Lingkungan yang terkendali. </li></ul>
  12. 12. Jenis-jenis Standard <ul><li>Primary Standard </li></ul><ul><li>Secondary Standard </li></ul><ul><li>Tertiary Standard </li></ul>
  13. 13. Primary standard <ul><li>Merupakan standar utama. </li></ul><ul><li>Disimpan oleh lembaga internasional seperti The International Bereau of Weights and Measures di Sevres Prancis. </li></ul>
  14. 14. Secondary standard <ul><li>Sebagai pengganti dari primary standard </li></ul><ul><li>Untuk kemudahan </li></ul><ul><li>Biasanya dimiliki oleh suatu negara, lembaga kalibrasi independen, perguruan tinggi dan beberapa institusi lainnya </li></ul>
  15. 15. Tertiary Standard <ul><li>Biasa disebut sebagai working standard, standard kerja. </li></ul><ul><li>Setidaknya memiliki keakurasian 2X lebih baik dari instrumen yang hendak diukur. </li></ul>
  16. 17. Diagram Blok Sistem Pengukuran Medium Sensor Transducer Input/ Measurand Stage 1 Signal Conditioning Transduced Electrical Signal Stage 2 Indicator Computer Recorder Processor Controller Readout/ Applications Stage 3
  17. 18. Bandingkan !!! <ul><li>Bagaimana pompa air bekerja dengan baik? </li></ul><ul><li>Bagaimana water meter bekerja dengan baik? </li></ul><ul><li>Bekerja/jalan, </li></ul><ul><li>Bekerja/jalan, tidak akurat </li></ul><ul><li>Bekerja/jalan dan akurat. </li></ul>
  18. 19. Beberapa istilah <ul><li>Accuracy = akurat </li></ul><ul><li>Precision = presisi </li></ul><ul><li>Range = range </li></ul><ul><li>Subdivision </li></ul><ul><li>Error = kesalahan, galat </li></ul><ul><li>Hysteresis </li></ul><ul><li>Stability </li></ul><ul><li>Repeatability </li></ul><ul><li>Sensitivity </li></ul>
  19. 20. Accuracy <ul><li>Dekatnya hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya </li></ul><ul><li>Akurasi biasa dinyatakan dalam bentuk persen error (% of error) </li></ul><ul><li>Merupakan toleransi maksimum terhadap kesalahaan </li></ul>
  20. 21. Accuracy <ul><li>Dapat dinyatakan dalam % error of reading atau dalam bentuk % error full scale (skala penuh) </li></ul><ul><li>Ketelitian </li></ul>
  21. 22. Contoh Akurasi <ul><li>Alat volt meter dengan akurasi 3 % FS (full scale), jika full scale-nya = 60 V, maka error = (3/100) X 60 V = 1,8 V </li></ul><ul><li>Jika pembacaan = 10 Volt, maka pembacaan tersebut adalah (10 + 1,8) V </li></ul>
  22. 23. Contoh Akurasi <ul><li>Alat volt meter dengan akurasi 5 % OR (of reading). </li></ul><ul><li>Jika pembacaan adalah 10 Volt, maka error maksimal = (5/100) X 10 = 0,5 Volt. Pembacaan tersebut berada pada : 10 + 0,5 Volt. </li></ul><ul><li>Mana yang lebih akurat ??? </li></ul>
  23. 24. Precision <ul><li>Presisi, tajam </li></ul><ul><li>Kemampuan alat untuk menghasilkan hasil pembacaan yang serupa untuk suatu pengukuran yang berulang. </li></ul><ul><li>Presisi lebih berkaitan dengan pengukuran yang berulang. </li></ul>
  24. 25. Range <ul><li>Rentang, selisih batas atas dan batas bawah. </li></ul><ul><li>Nilai minimum dan maksimum pembacaan alat ukur. </li></ul><ul><li>Contoh Termometer Range 0 – 100 °C </li></ul><ul><li>Autorange : automatic + range : alat ukur yang secara otomatik dapat mengatur range </li></ul>
  25. 26. Subdivision <ul><li>Interval terkecil dalam skala ukur. </li></ul><ul><li>Kenaikan/penurunan terkecil pada display yang dapat terbaca </li></ul><ul><li>Contoh: Thermometer Range 0 – 100 °C, suddivison 0,1 : artinya thermometer tersebut dapat dibaca sampai perubahan 0,1 °C. </li></ul>
  26. 29. Error <ul><li>Kesalahan, galat </li></ul><ul><li>Deviasi pembacaan dari sebuah input yang diketahui </li></ul>Kg
  27. 30. Hyteresis <ul><li>Perbedaan hasil pembacaan disebabkan perbedaan arah pembacaan (naik atau turun) </li></ul><ul><li>Hasil pembacaan yang memiliki 2 output dengan 1 input tertentu. </li></ul><ul><li>Contoh pada pressure gauge </li></ul>hysteresis
  28. 31. Stability <ul><li>Kemampuan suatu alat untuk menghasilkan suatu hasil (output) yang sama untuk suatu rangkaian dengan input yang sama dalam interval yang panjang. </li></ul><ul><li>Contoh, Jika saat ini ouput 10 Volt (dengan input yang sama), 1 bulan yang akan datang akan menghasilkan output 10 Volt juga. </li></ul>
  29. 32. Repeatability <ul><li>Kemampuan suatu alat untuk menghasilkan suatu hasil (output) yang sama untuk suatu rangkaian dengan input yang sama dalam interval yang pendek </li></ul><ul><li>Contoh, Jika saat ini ouput 10 Volt (dengan input yang sama), 1 jam yang akan datang akan menghasilkan output 10 Volt juga. </li></ul><ul><li>Istilah repeatabalitas dan stabilitas digunakan untuk menggambarkan ke-konstan-an suatu alat untuk suatu input yang tetap. </li></ul>
  30. 33. Sensitivity <ul><li>Perbandingan antara output dengan input (jika variabel antara output dan inputnya berbeda) </li></ul><ul><li>Contoh :  cm; volt/cm,   ° C </li></ul>x temperatur Y  m b y = m x + b m = sensitivity
  31. 34. Digital <ul><li>Keluaran berharga 0 atau 1, ON atau OFF, membuka atau menutup </li></ul><ul><li>Input dari water meter adalah digital (pulse) </li></ul>1 / ON 0 / OFF Time
  32. 35. Analog <ul><li>Bersifat kontinyu </li></ul><ul><li>Contoh : temperatur, tekanan, flow </li></ul>Time Amplitude
  33. 36. Jenis-jenis Error <ul><li>Kesalahan umum: Gross Error </li></ul><ul><li>Kesalahan sistematis : Sistematic Error </li></ul><ul><li>Kesalahan acak: Random Error </li></ul>
  34. 37. Gross Error <ul><li>Disebabkan oleh kesalahan manusia, kesalahan pembacaan, penyetelan yang tidak tepat, pemakaian instrumen yang salah. </li></ul><ul><li>Contoh pengukuran arus listrik, pemasangan ampermeter secara paralel </li></ul><ul><li>Efek pembebanan, pralax (beda lihat) </li></ul><ul><li>Diatasi dengan latihan kepada pengguna alat ukur. </li></ul>
  35. 38. Systematic Error <ul><li>Kesalahan karena kekurangan, kerusakan, keausan alat dan atau pengaruh lingkungan sekitar terhadap alat seperti RH, temperatur, tekanan, medan elektromagnetik. </li></ul><ul><li>Diatasi dengan kalibrasi dan perawatan alat dan pengontrolan lingkungan. </li></ul>
  36. 39. Random Error <ul><li>Kesalahan yang penyebabnya tidak diketahui. </li></ul><ul><li>Diatasi dengan pengukuran berulang dan analisis statistik. </li></ul>
  37. 40. Pertanyaan ?? Terima kasih

×