SlideShare a Scribd company logo
LEGENDA
Asal Usul Kota Banyuwangi
Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan
besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai
seorang putra yang gagah bernama Raden Banterang. Kegemaran Raden Banterang adalah
berburu. “Pagi hari ini aku akan berburu ke hutan. Siapkan alat berburu,” kata Raden
Banterang kepada para abdinya. Setelah peralatan berburu siap, Raden Banterang disertai
beberapa pengiringnya berangkat ke hutan. Ketika Raden Banterang berjalan sendirian, ia
melihat seekor kijang melintas di depannya. Ia segera mengejar kijang itu hingga masuk
jauh ke hutan. Ia terpisah dengan para pengiringnya.
“Kemana seekor kijang tadi?”, kata Raden Banterang, ketika kehilangan jejak buruannya.
“Akan ku cari terus sampai dapat,” tekadnya. Raden Banterang menerobos semak belukar
dan pepohonan hutan. Namun, binatang buruan itu tidak ditemukan. Ia tiba di sebuah
sungai yang sangat bening airnya. “Hem, segar nian air sungai ini,” Raden Banterang
minum air sungai itu, sampai merasa hilang dahaganya. Setelah itu, ia meninggalkan
sungai. Namun baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba dikejutkan kedatangan seorang
gadis cantik jelita.
“Ha? Seorang gadis cantik jelita? Benarkah ia seorang manusia? Jangan-jangan setan
penunggu hutan,” gumam Raden Banterang bertanya-tanya. Raden Banterang
memberanikan diri mendekati gadis cantik itu. “Kau manusia atau penunggu hutan?” sapa
Raden Banterang. “Saya manusia,” jawab gadis itu sambil tersenyum. Raden Banterang pun
memperkenalkan dirinya. Gadis cantik itu menyambutnya. “Nama saya Surati berasal dari
kerajaan Klungkung”. “Saya berada di tempat ini karena menyelamatkan diri dari serangan
musuh. Ayah saya telah gugur dalam mempertahankan mahkota kerajaan,” Jelasnya.
Mendengar ucapan gadis itu, Raden Banterang terkejut bukan kepalang. Melihat
penderitaan puteri Raja Klungkung itu, Raden Banterang segera menolong dan
mengajaknya pulang ke istana. Tak lama kemudian mereka menikah membangun keluarga
bahagia.
Pada suatu hari, puteri Raja Klungkung berjalan-jalan sendirian ke luar istana. “Surati!
Surati!”, panggil seorang laki-laki yang berpakaian compang-camping. Setelah mengamati
wajah lelaki itu, ia baru sadar bahwa yang berada di depannya adalah kakak kandungnya
bernama Rupaksa. Maksud kedatangan Rupaksa adalah untuk mengajak adiknya untuk
membalas dendam, karena Raden Banterang telah membunuh ayahandanya. Surati
menceritakan bahwa ia mau diperistri Raden Banterang karena telah berhutang budi.
Dengan begitu, Surati tidak mau membantu ajakan kakak kandungnya. Rupaksa marah
mendengar jawaban adiknya. Namun, ia sempat memberikan sebuah kenangan berupa ikat
kepala kepada Surati. “Ikat kepala ini harus kau simpan di bawah tempat tidurmu,” pesan
Rupaksa.
Pertemuan Surati dengan kakak kandungnya tidak diketahui oleh Raden Banterang,
dikarenakan Raden Banterang sedang berburu di hutan. Tatkala Raden Banterang berada
di tengah hutan, tiba-tiba pandangan matanya dikejutkan oleh kedatangan seorang lelaki
berpakaian compang-camping. “Tuangku, Raden Banterang. Keselamatan Tuan terancam
bahaya yang direncanakan oleh istri tuan sendiri,” kata lelaki itu. “Tuan bisa melihat
buktinya, dengan melihat sebuah ikat kepala yang diletakkan di bawah tempat
peraduannya. Ikat kepala itu milik lelaki yang dimintai tolong untuk membunuh Tuan,”
jelasnya. Setelah mengucapkan kata-kata itu, lelaki berpakaian compang-camping itu hilang
secara misterius. Terkejutlah Raden Banterang mendengar laporan lelaki misterius itu. Ia
pun segera pulang ke istana. Setelah tiba di istana, Raden Banterang langsung menuju ke
peraaduan istrinya. Dicarinya ikat kepala yang telah diceritakan oleh lelaki berpakaian
compang-camping yang telah menemui di hutan. “Ha! Benar kata lelaki itu! Ikat kepala ini
sebagai bukti! Kau merencanakan mau membunuhku dengan minta tolong kepada pemilik
ikat kepala ini!” tuduh Raden Banterang kepada istrinya. “ Begitukah balasanmu padaku?”
tandas Raden Banterang.”Jangan asal tuduh. Adinda sama sekali tidak bermaksud
membunuh Kakanda, apalagi minta tolong kepada seorang lelaki!” jawab Surati. Namun
Raden Banterang tetap pada pendiriannya, bahwa istrinya yang pernah ditolong itu akan
membahayakan hidupnya. Nah, sebelum nyawanya terancam, Raden Banterang lebih
dahulu ingin mencelakakan istrinya.
Raden Banterang berniat menenggelamkan istrinya di sebuah sungai. Setelah tiba di
sungai, Raden Banterang menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki
compang-camping ketika berburu di hutan. Sang istri pun menceritakan tentang
pertemuan dengan seorang lelaki berpakaian compang-camping seperti yang dijelaskan
suaminya. “Lelaki itu adalah kakak kandung Adinda. Dialah yang memberi sebuah ikat
kepala kepada Adinda,” Surati menjelaskan kembali, agar Raden Banterang luluh hatinya.
Namun, Raden Banterang tetap percaya bahwa istrinya akan mencelakakan dirinya.
“Kakanda suamiku! Bukalah hati dan perasaan Kakanda! Adinda rela mati demi
keselamatan Kakanda. Tetapi berilah kesempatan kepada Adinda untuk menceritakan
perihal pertemuan Adinda dengan kakak kandung Adinda bernama Rupaksa,” ucap Surati
mengingatkan.
“Kakak Adindalah yang akan membunuh kakanda! Adinda diminati bantuan, tetapi Adinda
tolah!”. Mendengar hal tersebut , hati Raden Banterang tidak cair bahkan menganggap
istrinya berbohong.. “Kakanda ! Jika air sungai ini menjadi bening dan harum baunya,
berarti Adinda tidak bersalah! Tetapi, jika tetap keruh dan bau busuk, berarti Adinda
bersalah!” seru Surati. Raden Banterang menganggap ucapan istrinya itu mengada-ada.
Maka, Raden Banterang segera menghunus keris yang terselip di pinggangnya. Bersamaan
itu pula, Surati melompat ke tengah sungai lalu menghilang.
Tidak berapa lama, terjadi sebuah keajaiban. Bau nan harum merebak di sekitar sungai.
Melihat kejadian itu, Raden Banterang berseru dengan suara gemetar. “Istriku tidak
berdosa! Air kali ini harum baunya!” Betapa menyesalnya Raden Banterang. Ia meratapi
kematian istrinya, dan menyesali kebodohannya. Namun sudah terlambat.
Sejak itu, sungai menjadi harum baunya. Dalam bahasa Jawa disebut Banyuwangi. Banyu
artinya air dan wangi artinya harum. Nama Banyuwangi kemudian menjadi nama kota
Banyuwangi.
LEGENDA
Lutung Kasarung
Pada jaman dahulu kala di tatar pasundan ada sebuah kerajaan yang pimpin oleh seorang
raja yang bijaksana, beliau dikenal sebagai Prabu Tapak Agung.
Prabu Tapa Agung mempunyai dua orang putri cantik yaitu Purbararang dan adiknya
Purbasari.
Pada saat mendekati akhir hayatnya Prabu Tapak Agung menunjuk Purbasari, putri
bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu
Tapa.
Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat
menggantikan Ayah mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya ayahanda memilih aku sebagai
penggantinya,” gerutu Purbararang pada tunangannya yang bernama Indrajaya.
Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan
adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu
memanterai Purbasari sehingga saat itu juga tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bertotol-
totol hitam. Purbararang jadi punya alasan untuk mengusir adiknya tersebut. “Orang yang
dikutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang Ratu !” ujar Purbararang.
Kemudian ia menyuruh seorang Patih untuk mengasingkan Purbasari ke hutan. Sesampai
di hutan patih tersebut masih berbaik hati dengan membuatkan sebuah pondok untuk
Purbasari. Ia pun menasehati Purbasari, “Tabahlah Tuan Putri. Cobaan ini pasti akan
berakhir, Yang Maha Kuasa pasti akan selalu bersama Putri”. “Terima kasih paman”, ujar
Purbasari.
Selama di hutan ia mempunyai banyak teman yaitu hewan-hewan yang selalu baik
kepadanya. Diantara hewan tersebut ada seekor kera berbulu hitam yang misterius. Tetapi
kera tersebut yang paling perhatian kepada Purbasari. Lutung kasarung selalu
menggembirakan Purbasari dengan mengambilkan bunga –bunga yang indah serta buah-
buahan bersama teman-temannya.
Pada saat malam bulan purnama, Lutung Kasarung bersikap aneh. Ia berjalan ke tempat
yang sepi lalu bersemedi. Ia sedang memohon sesuatu kepada Dewata. Ini membuktikan
bahwa Lutung Kasarung bukan makhluk biasa. Tidak lama kemudian, tanah di dekat
Lutung merekah dan terciptalah sebuah telaga kecil, airnya jernih sekali. Airnya
mengandung obat yang sangat harum.
Keesokan harinya Lutung Kasarung menemui Purbasari dan memintanya untuk mandi di
telaga tersebut. “Apa manfaatnya bagiku ?”, pikir Purbasari. Tapi ia mau menurutinya. Tak
lama setelah ia menceburkan dirinya. Sesuatu terjadi pada kulitnya. Kulitnya menjadi
bersih seperti semula dan ia menjadi cantik kembali. Purbasari sangat terkejut dan
gembira ketika ia bercermin ditelaga tersebut.
Di istana, Purbararang memutuskan untuk melihat adiknya di hutan. Ia pergi bersama
tunangannya dan para pengawal. Ketika sampai di hutan, ia akhirnya bertemu dengan
adiknya dan saling berpandangan. Purbararang tak percaya melihat adiknya kembali
seperti semula. Purbararang tidak mau kehilangan muka, ia mengajak Purbasari adu
panjang rambut. “Siapa yang paling panjang rambutnya dialah yang menang !”, kata
Purbararang. Awalnya Purbasari tidak mau, tetapi karena terus didesak ia meladeni
kakaknya. Ternyata rambut Purbasari lebih panjang.
“Baiklah aku kalah, tapi sekarang ayo kita adu tampan tunangan kita, Ini tunanganku”, kata
Purbararang sambil mendekat kepada Indrajaya. Purbasari mulai gelisah dan kebingungan.
Akhirnya ia melirik serta menarik tangan Lutung Kasarung. Lutung Kasarung melonjak-
lonjak seakan-akan menenangkan Purbasari. Purbararang tertawa terbahak-bahak, “Jadi
monyet itu tunanganmu ?”.
Pada saat itu juga Lutung Kasarung segera bersemedi. Tiba-tiba terjadi suatu keajaiban.
Lutung Kasarung berubah menjadi seorang Pemuda gagah berwajah sangat tampan, lebih
dari Indrajaya. Semua terkejut melihat kejadian itu seraya bersorak gembira. Purbararang
akhirnya mengakui kekalahannya dan kesalahannya selama ini. Ia memohon maaf kepada
adiknya dan memohon untuk tidak dihukum. Purbasari yang baik hati memaafkan mereka.
Setelah kejadian itu akhirnya mereka semua kembali ke Istana.
Purbasari menjadi seorang ratu, didampingi oleh seorang pemuda idamannya. Pemuda
yang ternyata selama ini selalu mendampinginya dihutan dalam wujud seekor lutung.
MITE
Nyai Roro Kidul
Konon, salah satu tebing itu merupakan tempat Nyai Roro Kidul (putri Prabu Siliwangi)
mencemburkan diri ke laut karena frustasi dengan penyakit yang dideritanya. Setelah
mencemburkan diri, akhirnya penyakit sang putri itu sembuh, tapi konsekuensinya sang putri
harus tinggal di laut dan tidak bisa kembali ke bumi lagi. Sang putri itulah yang kemudian
disebut Nyai Roro Kidul, penguasa laut selatan.
Masyarakat pantai selatan khususnya Pelabuhan Ratu, percaya adanya penguasa laut
selatan yaitu Ratu Kidul. Ia dipercaya sebagai seorang ratu yang cantik bagai bidadari. Di Laut
Selatan - nama lain dari Samudra Hindia - sebelah selatan Pulau Jawa, ia bertahta pada sebuah
kerajaan makhluk halus yang besar dan indah.
Pada bulan April biasanya masyarakat sekitar Palabuhanratu mengadakan ritual upacara
adat Hari Nelayan. Hari Nelayan dimaksudkan sebagai syukuran atas rezeki yang telah mereka
dapatkan dari hasil laut dan agar dijauhkan dari bencana. Biasanya dalam upacara ini disediakan
sesaji berupa kepala kerbau yang nantinya akan dilarung ke tengah laut.
Pantai Karang Hawu memiliki panorama alam yang indah, udaranya sejuk, dan hamparan
pasirnya yang luas dan lembut. Di tempat ini, pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti
surfing, berenang, dan memancing. Selain itu, pengunjung juga dapat berlari-lari, jalan santai,
maupun duduk bersantai di atas pasir yang lembut sambil menghirup udaranya yang sejuk dan
melihat tebing dan karang yang tampak menakjubkan.
Konon, karang yang menjorok ke laut itu merupakan singgasana Nyai Roro Kidul,
penguasa Laut Selatan. Pada beberapa cekungan batu karang itu terdapat genangan air yang
jernih. Banyak para pengunjung yang memanfaatkan air itu untuk mandi atau membasuh
mukanya karena hal itu diyakini dapat membawa berkah. Bahkan tak sedikit pengunjung yang
sengaja memasukan air tersebut ke dalam botol untuk dibawa pulang. Persisnya, singgasananya
terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia. Di bukit karang
itulah Nyi Roro Kidul diyakini pernah menyendiri dan bertapa.
Cerita legenda tersebut tak hanya berkembang di masyarakat Sunda, tapi juga konon
dipercaya presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Konon, Sang Proklamator itu pernah bertapa di
patilasan Nyi Roro Kidul.
Dalam cerita rakyat Sunda disebutkan, Nyi Roro Kidul atau Putri Lara Kadita adalah
putri kesayangan dan paling dicinta ayahnya, Prabu Siliwangi. Selain dikagumi karena
kecantikan parasnya, sang putri juga dikenal berbudi halus. Kecantikan dan kasih sayang
berlebih itulah yang kemudian menimbulkan rasa iri dan dengki para selir Prabu Siliwangi.
Puncaknya, para selir itu mengirim sihir sehingga sang putri menderita penyakit kulit yang tak
ada obatnya.
Sang putri pun terusir dari istananya dan berjalan menuju ke arah selatan hingga ke
puncak bukit Karanghawu untuk kemudian bertapa. Dalam tapanya, sang putri mendapat wangsit
untuk terjun ke laut selatan (Samudra Hindia) agar sakitnya pulih dan menjadi manusia sakti.
Karena kesaktiannya itulah, sang putri kemudian menjadi penguasa Laut Selatan dan berjuluk
Ratu Laut Selatan atau Kanjeng Ratu Kidul.
Tak jauh dari bibir pantai juga terdapat dua pegunungan yang nampak asri, yaitu
Pegunungan Winarum dan Pegunungan Rahayu. Untuk menuju puncak pegunungan itu,
pengunjung harus berjalan kaki melalui jalan setapak. Selama pendakian pengunjung juga dapat
menikmati indahnya suasana pantai dari ketinggian.
Di puncak Pegunungan Winarum tersebut, terdapat makam dan petilasan yang
dikeramatkan, yaitu makam Syeh Hasan Ali, seorang ulama besar dan cukup terkenal di daerah
Sukabumi. Pada zaman dulu di bukit ini juga pernah dijadikan tempat pertemuan 40 ulama besar
dalam mengatur strategi penyebaran agama Islam di daerah selatan Sukabumi. Kemudian di
puncak Pegunungan Rahayu terdapat makam seorang tokoh penyebar agama Islam yang
bernama Raden Dikudratullah dan Raden Cengkal (aliem)
MITE
Dewi Nawangwulan
Alkisah di suatu desa, hiduplah seorang perempuan yang biasa dipanggil Nyi Randa
Tarub, dia mempenyai anak angkat bernama jaka tarub yang telah tumbuh menjadi seorang
pemuda dewasa yang tampan dan sangat senang berburu. Suatu hari ketika dia berburu seperti
biasanya, dia mendengar suara wanita yang kurang jelas karena ditelan dedauanan, karena
penasaran jaka tarub akhirnya menuju ke sumber suara secara mengendap-endap. Jaka tarub
melihat 4 orang gadis cantik yang sedang mandi di telaga, hampir bersamaan dengan itu, dia juga
melihat beberapa lembar selendang yang tergeletak dipinggir telaga, ada bisikan dari dalam diri
Jaka Tarub untuk mengambilnya, dan secara mengendap-endap dia mengambil salah satunya.
Ketika para gadis yang ternyata bidadari itu hendak kembali ke kahyangan, salah satu dari
mereka panik karena tidak menemukan selendangnya, tapi ketiga bidadari lain tidak dapat
berbuat apa-apa.
Melihat hal tersebut jaka tarub mendekati sang bidadari yang tertinggal bernama Nawang
Wulan itu, Nawang Mulan terpaksa harus menceritakan semuanya, Dewi Nawang Mulan tidak
punya pilihan lain, akhirnya dia ikut ke rumah Jaka Tarub
. Hari berganti hari, mereka menikah dan mempunyai anak. Bagaimanapun Dewi
Nawang Mulan adalah seorang bidadari sehingga dia mempunyai kelebihan, salah satunya
adalah dapat membuat sebakul nasi hanya dari satu biji padi, asalkan tidak ada yang mengetahui
hal itu, itulah sebabnya Dewi Nawang Mulan melarang suaminya untuk membuka tanakan
nasinya, namun Jaka Tarub tidak sanggup menahan rasa penasarannya, dia membuka tanakan
nasi itu dan sangat terkejut karena hanya ada satu biji padi di dalamnya. Jaka Tarub menanyakan
perihal itu ke isterinya, seketika itu pula Dewi Nawang Mulan kehilangan kesaktian.
Karena telah sepenuhnya menjadi manusia biasa, Dewi Nawang Mulan pun harus
bersusah payah untuk membuat kebutuhan sehari-hari, harus bersusah-susah menumbuk padi,
dan mengambil padi dilumbung. Semakin lama, padi dilumbung semakin berkurang. Sampai
suatu hari, ketika Dewi Nawang Mulan ingin mengambil padi, dia menemukan selendangnya
terselip diantara butir-butir padi. Dewi Nawang Mulan merasa sedih sekaligus gembira, dia
senang karena mengatahui dia akan segera berkumpul bersama teman-temannya, dia sedih
karena harus berpisah dengan keluarganya, tapi tak ada pilihan lain, dia harus meninggalkan Jaka
Tarub yang sedari tadi ternyata melihat ia telah berubah menjadi bidadari lagi.
Dewi Nawang Mulan hanya berpesan agar suaminya membuat sebuah dangau di dekat
pondoknya sesaat sebelum kembali ke kahyangan.
FABEL
KATAK dan SIPUT
Di sebuah sungai terdapat sekelompok katak yang sedang berenang. Salah satunya
bernama Kungkong. Kungkong mempunyai sifat baik hati. Suatu haru Kungkong bertemu
dengan Pori, siput yang hendak menyeberangi sungai. Padahal air sungai sedang
meluap.Kungkong pun berniat memberi bantuan.
“Hai Pori, apakah kau membutuhkan bantuanku?”
“O…aku tidak membutuhkan bantuanmu!”jawab Pori.
“Maaf jika kau merasa tersinggung, Pori.”
“Tidak, aku tidak tersinggung. Aku hanya akan membuktika kalau aku bukan hewan
lemah yang setiap saat perlu kau tolong!” jawab Pori sinis.
Dengan berjalan pelan-pelan, Pori mulai menunjukkan kehebatannya pada Kungkong.
Namun tanpa disangka, tubuh pori terseret arus sungai yang cukup besar. Pori berteriak minta
tolong
“Tolong, tolong aku!” Kungkong yang telah pergi meninggalkan Pori mendengar
teriakan Pori. Sejenak ia terdiam sambil berusaha menangkap suara minta tolong yang datang
dari arah sungai. Kungkong berniat menolong, kemudian ia pun berlari menuju sungai.
Namun rupanya di tepi sungai sudah banyak hewan, termasuk teman-temannya.
Kungkong pun mengajak teman-temannya untuk menyelamatkan Pori.
“Untuk apa kita menyelamatkan Pori yang sombong dan tidak tahu terima kasih itu?”
jawab teman-temannya.
Dengan tekad yang bulat, kungkong menyelam dalam sungai seorang diri. Ia berusaha
mencari Pori yang ternyata ada di dekat bebatuan. Kungkong segera membawanya ke darat.
Setelah sadar dari pingsannya, Pori mengucapkan banyak terima kasih pada kungkong. Ia
juga meminta maaf atas perbuatannya. Pori juga merasa malu karena telah menghina maksud
baik Kungkong. Kungkong juga meminta maaf kata-katanya telah menyakiti hati Pori. Mereka
tersenyum bahagia. Mulai saat itu Kungkong dan Pori menjadi sahabat yang sangat erat.
FABEL
SEMUT DAN LEBAH
Di sebuah taman tinggallah seekor semut dan lebah. Mereka ingin sekali berebut
kemenangan. Pada pagi yang cerah ketika lebah sedang terbang ke sana-kemari, dia baru
menemukan ide untuk mempersiapkan kemenangan lomba dengan semut.
Lebah berkata,”Hai, semut aku sudah punya ide. Bagaimana kalau kita berlomba mencari
madu yang ada di taman ini?”
Semut menjawab,”Oke, aku setuju.”
Pada waktu perlombaan dimulai, semut berbuat curang. Dia memanggil teman-temannya
untuk menempatkan dirinya masing-masing di beberapa pohon. Ketika lebah sudah menemukan
madu di sebuah pohon, dia sangat bahagia. Lebah merasa dirinya yang paling hebat dan cerdik,
tapi dia terkejut ketika melihat seekor semut sedang menghisap madu di pohon itu. Lebah merasa
dipermainkan.
Semut berkata.”Hai, lebah kau sekarang kalah dalam perlombaan ini, akulah yang paling
hebat dan cerdik dari kamu, karena akulah yang lebih dulu menemukan madu di pohon ini.”
Walaupun lebah kalah, dia tidak mudah putus asa, dia terus berjuang.
Pada suatu hari, lebah terbang ke sana-kemari mencari makanan. Tapi ketika lebah
terbang di dekat sarang semut, dia mendengar dan melihat sekelompok semut sedang
membicarakan perlombaan dengan lebah dan berniat jahat untuk mengalahkan lebah. Lebah baru
tahu apa yang dilakukan semut dalam perlombaan ini.
Ketika siang hari yang cerah, lebah membalas perbuatan kepada semut. Lebah
memanggil teman-temannya untuk menghancurkan sarang semut. Dengan tiba-tiba sekelompok
lebah menyerbu sekelompok semut. Akhirnya semut menyerah kepada lebah. Karena semut
takut kalau rahasianya akan terbongkar, dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan semua ini.
Semut sadar kalau selama ini dia telah berbuat tidak baik kepada lebah, dia langsung meminta
maaf. Lebah juga minta maaf dan dia juga memaafkan semut. Akhirnya mereka berjanji akan
selalu menjadi sahabat yang baik dan setia.
SAGE
Ciung Wanara
Prabu Barma Wijaya Kusuma memerintah kerajaan Galuh yang sangat luas.
Permaisurinya 2 orang. Yang pertama bernama Pohaci Naganingrum dan yang kedua bernama
Dewi Pangrenyep. Keduanya sedang mengandung
Pada bulan ke-9 Dewi Pangrenyep melahirkan seorang putra. Raja sangat bersuka cita
dan sang putra diberi nama Hariang Banga.
Hariang Banga telah berusia 3 bulan, namun permaisuri Pohaci Naganingrum belum juga
melahirkan. Khawatir kalau-kalau Pohaci melahirkan seorang putra yang nanti dapat merebut
kasih sayang raja terhadap Hariang Banga, Dewi Pangrenyep bermaksud hendak mencelakakan
putra Pohaci.
Setelah bulan ke-13 Pohaci pun melahirkan. Atas upaya Dewi Pangrenyep tak seorang
dayang-dayang pun diperkenankan menolong Pohaci, melainkan Pangrenyep sendiri.
Dengan kelihaian Pangrenyep, putra Pohaci diganti dengan seekor anjing. Dikatakannya
bahwa Pohaci telah melahirkan seekor anjing. Bayi Pohaci dimasukkannya dalam kandaga emas
disertai telur ayam dan dihanyutkannya ke sungai Citandui.
Karena aib yang ditimbulkan Pohaci Naganingrum yang telah melahirkan seekor anjing,
raja sangat murka dan menyuruh Si Lengser (pegawai istana) untuk membunuh Pohaci. Si
Lengser tidak sampai hati melaksanakan perintah raja terhadap Pohaci, permaisuri junjungannya.
Pohaci diantarkannya ke desa tempat kelahirannya, namun dilaporkannya telah dibunuh. Adalah
seorang Aki bersama istrinya, Nini Balangantrang, tinggal di desa Geger Sunten tanpa
bertetangga. Sudah lama mereka menikah, tetapi belum dikarunia anak. Suatu malam Nini
bermimpi kejatuhan bulan purnama. Mimpi itu diceritakannya kepada suami dan sang suami
mengetahui takbir mimpi itu, bahwa mereka akan mendapat rezeki. Malam itu juga Aki pergi ke
sungai membawa jala untuk menangkap ikan.
Betapa terkejut dan gembira ia mendapatkan kandaga emas yang berisi bayi beserta telur
ayam, Mereka asuh bayi itu dengan sabar dan penuh kasih sayang. Telur ayam itu pun mereka
tetaskan, mereka memeliharanya hingga menjadi seekor ayam jantan yang ajaib dan perkasa.
Anak angkat ini mereka beri nama Ciung Wanara.
Setelah besar bertanyalah Ciung Wanara kepada ayah dan ibu angkatnya. Terus terang
Aki dan Nini menceritakan tentang asal-usul Ciung Wanara. Setelah mendengar cerita ayah dan
ibu angkatnya, tahulah Ciung Wanara akan dirinya.
Suatu hari Ciung Wanara pamit untuk menyabung ayamnya dengan ayam raja, karena
didengarnya raja gemar menyabung ayam. Taruhannya ialah, bila ayam Ciung Wanara kalah ia
rela mengorbankan nyawanya. Tetapi bila ayam raja kalah, raja harus bersedia mengangkatnya
menjadi putra mahkota. Raja menerima dengan gembira tawaran tersebut.
Sebelum ayam berlaga, ayam Ciung Wanara berkokok dengan anehnya, melukiskan
peristiwa benahun-tahun yang lampau tentang permaisuri yang dihukum mati dan kandaga emas
yang berisi bayi yang dihanyutkan. Raja tidak menyadari hal itu, tetapi sebaliknya Si Lengser
sangat terkesan akan hal itu.Bahkan ia menyadari sekarang Ciung Wanara yang ada di
hadapannya adalah putra raja sendiri.
Setelah persabungan, ayam baginda kalah dan ayam Ciung Wanara menang. Raja
menepati janji dan Ciung Wanara diangkat menjadi putra mahkota. Dalam pesta pengangkatan
putra mahkota, raja membagi 2 kerajaan untuk Ciung Wanara dan Hariang Banga. Selesai pesta
pengangkatan putra mahkota Si Lengser bercerita kepada raja tentang hal yang sesungguhnya
mengenai permaisuri Pohaci Naganingrum dan Ciung Wanara.
Mendengar cerita itii raja memerintahkan pengawal agar Dewi Pehgrenyep ditangkap.
Akibatnya timbul perkelahian antara Hariang Banga dengan Ciung Wanara. Tubuh Hariang
Banga dilemparkan ke seberang sungai Cipamali yang sedang banjir besar. Sejak itulah kerajaan
Galuh dibagi menjadi 2 bagian dengan batas sungai Cipamali. Di bagian barat diperintah oleh
Hariang Banga. Orang-orangnya menyenangi kecapi dan menyenangi pantun. Sedangkan bagian
timur diperintah oleh Ciung Wanara. Orang-orangnya menyenangi wayang kulit dan tembang.
Kegemaran penduduk akan kesenian tersebut masih jelas dirasakan sampai sekarang.
SAGE
Cerita Rakyat Dari Irian Jaya
Suatu saat, hiduplah seorang panglima perang bernama Wire. Ia tinggal di desa Kramuderu. Ia
mempunyai seorang anak laki-laki bernama Caadara.
Sejak kecil Caadara dilatih ilmu perang dan bela diri oleh ayahnya. Wire berharap, kelak
anaknya bisa menggantikannya sebagai panglima perang yang tangguh.
Tahun berganti. Caadara tumbuh menjadi pemuda yang gagah. Caadara juga tangkas dan cakap.
Wire ingin menguji kemampuan anaknya. Karena itulah ia menyuruh pemuda itu berburu di
hutan.
Caadara mengumpulkan teman-temannya. Lalu mereka berangkat berburu. Mereka berjalan
melewati jalan setapak dan semak belukar. Di hutan mereka menemui banyak binatang. Mereka
berhasil menombak beberapa binatang.
Dari hari pertama sampai hari keenam, tak ada rintangan yang berarti untuk Caadara dan anak
buahnya. Tapi esok harinya mereka melihat anjing pemburu. Kedatangan anjing itu menandakan
bahaya yang akan mengancam.
Caadara dan anak buahnya segera siaga. Mereka menyiapkan busur, anak panah, kayu pemukul,
dan beberapa peralatan perang. Mereka waspada.
Tiba-tiba terdengar pekikan keras. Sungguh menakutkan! Anak buah Caadara ketakutan. Tapi
Caadara segera menyuruh mereka membuat benteng pertahanan. Mereka menuju tanah lapang
berumput tinggi. Tempat itu penuh semak belukar. Di sana mereka membangun benteng untuk
menangkis serangan musuh.
Tiba-tiba muncullah 50 orang suku Kuala. Mereka berteriak dan menyerang Caadara dan anak
buahnya. Tongkat dan tombak saling beradu. Sungguh pertempuran yang seru. Caadara tidak
gentar. Ia memimpin pertempuran dengan semangat tinggi. Padahal jumlah anak buahnya tak
sebanding dengan jumlah musuh.
Caadara berhasil merobohkan banyak musuh. Sedangkan musuh yang tersisa melarikan diri.
Betapa kagumnya teman-teman Caadara melihat anak panglima perang Wire. Mereka segan dan
kagum padanya. Mereka pulang sambil mengelu-elukan Caadara.
Kampung gempar dibuatnya. Wire sungguh bangga. Ia juga terharu sehingga berlinang air mata.
Tak sia-sia latihan yang diberikan pada Caadara.
Kampung gempar mendengarnya. Ayahnya terharu dan berlinang air mata. Pesta malam hari pun
diadakan. Persiapan menyerang suku Kuala pun diadakan, karena mereka telah menyerang
Caadara.
Esok harinya, Caadara diberi anugerah berupa kalung gigi binatang, bulu kasuari yang dirangkai
indah, dengan bulu cendrawasih di tengahnya.
Kemudian masyarakat desa mempelajari Caadara Ura, yaitu taktik perang Caadara. Taktik itu
berupa melempar senjata, berlari, menyerbu dengan senjata, seni silat jarak dekat, dan cara
menahan lemparan kayu. Nama Caadara kemudian tetap harum. Ia dikenal sebagai pahlawan dari
desa itu.

More Related Content

What's hot

Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"
Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"
Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"
Àlvenda Ryan
 
Kumpulan cerita dongeng_anak
Kumpulan cerita dongeng_anakKumpulan cerita dongeng_anak
Kumpulan cerita dongeng_anak
Anang Febrianto
 
Ketika si kancil makan singa
Ketika si kancil makan singaKetika si kancil makan singa
Ketika si kancil makan singa
ramon harmoni
 
Dongeng kisah cinderella
Dongeng kisah cinderellaDongeng kisah cinderella
Dongeng kisah cinderella
mohammad aminuddin
 
Legenda ikan patin
Legenda ikan patinLegenda ikan patin
Legenda ikan patin
Evelyn Hong
 
Cerita pendek kelinci dan kura
Cerita pendek kelinci dan kuraCerita pendek kelinci dan kura
Cerita pendek kelinci dan kura
Effiyaldi Yaldi
 
Dongeng putri salju dan 7 kurcaci
Dongeng putri salju dan 7 kurcaciDongeng putri salju dan 7 kurcaci
Dongeng putri salju dan 7 kurcaci
mohammad aminuddin
 
Dongeng sikancil kena batunya
Dongeng sikancil kena batunyaDongeng sikancil kena batunya
Dongeng sikancil kena batunya
Herawati93
 
Kumpulan Dongeng Anak
Kumpulan Dongeng AnakKumpulan Dongeng Anak
Kumpulan Dongeng Anak
Pekerja Sosial Masyarakat
 
Kisah nyi roro
Kisah nyi roroKisah nyi roro
Kisah nyi roro
Indra Nugraha
 
Cerita rakyat jawa timur
Cerita rakyat jawa timurCerita rakyat jawa timur
Cerita rakyat jawa timur
Edy Sujiyono
 
Dongeng singa dan tikus
Dongeng singa dan tikusDongeng singa dan tikus
Dongeng singa dan tikus
Warnet Raha
 
Anak gajah terjatuh ke dalam lubang
Anak gajah terjatuh ke dalam lubangAnak gajah terjatuh ke dalam lubang
Anak gajah terjatuh ke dalam lubang
Nor Zura
 
Cerita danau toba
Cerita danau tobaCerita danau toba
Cerita danau toba
Anto Siregar
 
Kumpulan ceritadongenganak2
Kumpulan ceritadongenganak2Kumpulan ceritadongenganak2
Kumpulan ceritadongenganak2
Azahra2010
 
"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat
"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat "Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat
"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat
Apner Krei
 

What's hot (20)

Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"
Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"
Cerpen Bahasa Jawa "Lutung kasarung"
 
Kumpulan cerita dongeng_anak
Kumpulan cerita dongeng_anakKumpulan cerita dongeng_anak
Kumpulan cerita dongeng_anak
 
Cerita dongeng (sage)
Cerita dongeng (sage)Cerita dongeng (sage)
Cerita dongeng (sage)
 
Serigala dan monyet
Serigala dan monyetSerigala dan monyet
Serigala dan monyet
 
Ketika si kancil makan singa
Ketika si kancil makan singaKetika si kancil makan singa
Ketika si kancil makan singa
 
Dongeng kisah cinderella
Dongeng kisah cinderellaDongeng kisah cinderella
Dongeng kisah cinderella
 
Legenda ikan patin
Legenda ikan patinLegenda ikan patin
Legenda ikan patin
 
Cerita pendek kelinci dan kura
Cerita pendek kelinci dan kuraCerita pendek kelinci dan kura
Cerita pendek kelinci dan kura
 
Dongeng putri salju dan 7 kurcaci
Dongeng putri salju dan 7 kurcaciDongeng putri salju dan 7 kurcaci
Dongeng putri salju dan 7 kurcaci
 
Dongeng sikancil kena batunya
Dongeng sikancil kena batunyaDongeng sikancil kena batunya
Dongeng sikancil kena batunya
 
Dongeng cinderella
Dongeng cinderellaDongeng cinderella
Dongeng cinderella
 
Kumpulan Dongeng Anak
Kumpulan Dongeng AnakKumpulan Dongeng Anak
Kumpulan Dongeng Anak
 
Kisah nyi roro
Kisah nyi roroKisah nyi roro
Kisah nyi roro
 
Cerita rakyat jawa timur
Cerita rakyat jawa timurCerita rakyat jawa timur
Cerita rakyat jawa timur
 
Dongeng singa dan tikus
Dongeng singa dan tikusDongeng singa dan tikus
Dongeng singa dan tikus
 
Anak gajah terjatuh ke dalam lubang
Anak gajah terjatuh ke dalam lubangAnak gajah terjatuh ke dalam lubang
Anak gajah terjatuh ke dalam lubang
 
Cerita danau toba
Cerita danau tobaCerita danau toba
Cerita danau toba
 
Kumpulan ceritadongenganak2
Kumpulan ceritadongenganak2Kumpulan ceritadongenganak2
Kumpulan ceritadongenganak2
 
Bercerita
BerceritaBercerita
Bercerita
 
"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat
"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat "Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat
"Dewi Nawang Wulan" Cerita Rayat
 

Viewers also liked

Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)
Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)
Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)
Lianita Dian
 
Cerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa Pening
Cerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa PeningCerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa Pening
Cerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa Pening
Agoeng R Aiueo
 
Cerita rakyat nusantara 2
Cerita rakyat nusantara 2Cerita rakyat nusantara 2
Cerita rakyat nusantara 2
Yasir Partomo
 
CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)
CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)
CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)
ARISKA COMPNET
 
Cerita rakyat da n jenis jeninya
Cerita rakyat da n jenis jeninyaCerita rakyat da n jenis jeninya
Cerita rakyat da n jenis jeninya
Andri Hardiansyah
 
dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella
dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella
dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella
Agoeng R Aiueo
 
FABEL (DONGENG)
FABEL (DONGENG)FABEL (DONGENG)
FABEL (DONGENG)
Phaphy Wahyudhi
 
Si kabayan ngala nangk1
Si kabayan ngala nangk1Si kabayan ngala nangk1
Si kabayan ngala nangk1
Undang Rochman
 
Sasakala Istana Cipanas
Sasakala Istana CipanasSasakala Istana Cipanas
Sasakala Istana Cipanas
oum
 
Cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu
Cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahuCerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu
Cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu
Operator Warnet Vast Raha
 
Kumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawaKumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawa
Firdika Arini
 
Ensiklopedia sastra indonesia sd smp
Ensiklopedia sastra indonesia sd smpEnsiklopedia sastra indonesia sd smp
Ensiklopedia sastra indonesia sd smp
Dhek Prasetya
 
Refleksi teks cerita fabel
Refleksi teks cerita fabelRefleksi teks cerita fabel
Refleksi teks cerita fabel
Triyono Untung
 
Sejarah Berdirinya Borobudur
Sejarah Berdirinya BorobudurSejarah Berdirinya Borobudur
Sejarah Berdirinya Borobudur
Firdika Arini
 
Biantara basa sunda
Biantara basa sundaBiantara basa sunda
Biantara basa sunda
Heri Akasyah
 
Surat resmi
Surat resmiSurat resmi
Surat resmi
Fitriyani Gunadi
 
fabel
fabel fabel
fabel
Melz Mutz
 
Dongeng bahasa inggris
Dongeng bahasa inggrisDongeng bahasa inggris
Dongeng bahasa inggris
Yadhi Muqsith
 

Viewers also liked (20)

Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)
Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)
Legenda Ciung Wanara dan Unsur Intrinsiknya (Bahasa Indonesia & Sunda)
 
Cerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa Pening
Cerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa PeningCerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa Pening
Cerita rakyat bahasa jawa, Keong Mas, Jaka Tarub, Rawa Pening
 
Cerita rakyat nusantara 2
Cerita rakyat nusantara 2Cerita rakyat nusantara 2
Cerita rakyat nusantara 2
 
CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)
CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)
CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN BAHASA JAWA (ARISKA COMPNET)
 
Cerita rakyat da n jenis jeninya
Cerita rakyat da n jenis jeninyaCerita rakyat da n jenis jeninya
Cerita rakyat da n jenis jeninya
 
dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella
dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella
dongeng cerita bahasa inggris Narrative text Cinderella
 
FABEL (DONGENG)
FABEL (DONGENG)FABEL (DONGENG)
FABEL (DONGENG)
 
Si kabayan ngala nangk1
Si kabayan ngala nangk1Si kabayan ngala nangk1
Si kabayan ngala nangk1
 
Teks cerita sejarah
Teks cerita sejarahTeks cerita sejarah
Teks cerita sejarah
 
Sasakala Istana Cipanas
Sasakala Istana CipanasSasakala Istana Cipanas
Sasakala Istana Cipanas
 
Dongeng
DongengDongeng
Dongeng
 
Cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu
Cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahuCerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu
Cerita rakyat sangkuriang dan gunung tangkuban perahu
 
Kumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawaKumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawa
 
Ensiklopedia sastra indonesia sd smp
Ensiklopedia sastra indonesia sd smpEnsiklopedia sastra indonesia sd smp
Ensiklopedia sastra indonesia sd smp
 
Refleksi teks cerita fabel
Refleksi teks cerita fabelRefleksi teks cerita fabel
Refleksi teks cerita fabel
 
Sejarah Berdirinya Borobudur
Sejarah Berdirinya BorobudurSejarah Berdirinya Borobudur
Sejarah Berdirinya Borobudur
 
Biantara basa sunda
Biantara basa sundaBiantara basa sunda
Biantara basa sunda
 
Surat resmi
Surat resmiSurat resmi
Surat resmi
 
fabel
fabel fabel
fabel
 
Dongeng bahasa inggris
Dongeng bahasa inggrisDongeng bahasa inggris
Dongeng bahasa inggris
 

Similar to Legenda, sage, fabel, mite

Asal usul kota banyuwangi
Asal usul kota banyuwangiAsal usul kota banyuwangi
Asal usul kota banyuwangi
Dwi Saputra
 
Asal usul kota
Asal usul kotaAsal usul kota
Asal usul kota
Belajar Sabar
 
Cerita rakyat Asal usul kota banyuwangi
Cerita rakyat Asal usul kota banyuwangiCerita rakyat Asal usul kota banyuwangi
Cerita rakyat Asal usul kota banyuwangi
Dek Libra
 
Sejarah
SejarahSejarah
Sejarah
Krisna Dayu L
 
Cerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docxCerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docx
MariaNonaRestiPaceli
 
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docxCerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
sitizhakiyah1
 
Lutung kasarung
Lutung kasarungLutung kasarung
Lutung kasarung
Tias Asmara
 
Legenda aceh banta seudang
Legenda aceh   banta seudangLegenda aceh   banta seudang
Legenda aceh banta seudang
Chia Ie
 
Sangkuriang
SangkuriangSangkuriang
Keong emas
Keong emasKeong emas
Arnab dengan buaya
Arnab dengan buayaArnab dengan buaya
Arnab dengan buaya
Gaya Mahmud
 
Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)
Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)
Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)
Choiruddin Gresik
 
Wayang - Narasoma
Wayang - NarasomaWayang - Narasoma
Wayang - Narasoma
Pranowo Budi Sulistyo
 
Badang
BadangBadang
Teks Cerita Rakyat.docx
Teks Cerita Rakyat.docxTeks Cerita Rakyat.docx
Teks Cerita Rakyat.docx
MuhammadAlMuthoi
 
Legenda sangkuriang
Legenda sangkuriangLegenda sangkuriang
Legenda sangkuriang
Dedy 'surya
 
Iis sholikhati ( keong emas)
Iis sholikhati ( keong emas)Iis sholikhati ( keong emas)
Iis sholikhati ( keong emas)
Ieiess Cucumberchocholate
 
Asal usul gunung tangkuban
Asal usul gunung tangkubanAsal usul gunung tangkuban
Asal usul gunung tangkuban
CySmart Na
 
Hikayat Tanjung Lesung
Hikayat Tanjung LesungHikayat Tanjung Lesung
Hikayat Tanjung Lesung
Satria
 

Similar to Legenda, sage, fabel, mite (20)

Asal usul kota banyuwangi
Asal usul kota banyuwangiAsal usul kota banyuwangi
Asal usul kota banyuwangi
 
Asal usul kota
Asal usul kotaAsal usul kota
Asal usul kota
 
Cerita rakyat Asal usul kota banyuwangi
Cerita rakyat Asal usul kota banyuwangiCerita rakyat Asal usul kota banyuwangi
Cerita rakyat Asal usul kota banyuwangi
 
Sejarah
SejarahSejarah
Sejarah
 
Cerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docxCerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docx
 
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docxCerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
 
Lutung kasarung
Lutung kasarungLutung kasarung
Lutung kasarung
 
Syair Misa Gumitar
Syair Misa GumitarSyair Misa Gumitar
Syair Misa Gumitar
 
Legenda aceh banta seudang
Legenda aceh   banta seudangLegenda aceh   banta seudang
Legenda aceh banta seudang
 
Sangkuriang
SangkuriangSangkuriang
Sangkuriang
 
Keong emas
Keong emasKeong emas
Keong emas
 
Arnab dengan buaya
Arnab dengan buayaArnab dengan buaya
Arnab dengan buaya
 
Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)
Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)
Asal usul kota banyuwangi (www.tokomuslimedia.com)
 
Wayang - Narasoma
Wayang - NarasomaWayang - Narasoma
Wayang - Narasoma
 
Badang
BadangBadang
Badang
 
Teks Cerita Rakyat.docx
Teks Cerita Rakyat.docxTeks Cerita Rakyat.docx
Teks Cerita Rakyat.docx
 
Legenda sangkuriang
Legenda sangkuriangLegenda sangkuriang
Legenda sangkuriang
 
Iis sholikhati ( keong emas)
Iis sholikhati ( keong emas)Iis sholikhati ( keong emas)
Iis sholikhati ( keong emas)
 
Asal usul gunung tangkuban
Asal usul gunung tangkubanAsal usul gunung tangkuban
Asal usul gunung tangkuban
 
Hikayat Tanjung Lesung
Hikayat Tanjung LesungHikayat Tanjung Lesung
Hikayat Tanjung Lesung
 

More from Felix net

Paruh, kaki unggas mulut serangga
Paruh, kaki unggas mulut seranggaParuh, kaki unggas mulut serangga
Paruh, kaki unggas mulut serangga
Felix net
 
Profil negara thailand & tempat wisatanya
Profil negara thailand & tempat wisatanyaProfil negara thailand & tempat wisatanya
Profil negara thailand & tempat wisatanya
Felix net
 
Lawang sewu
Lawang sewuLawang sewu
Lawang sewu
Felix net
 
Macam macam uang giral
Macam macam uang giralMacam macam uang giral
Macam macam uang giral
Felix net
 
Tembang macapat lengkap
Tembang macapat lengkapTembang macapat lengkap
Tembang macapat lengkap
Felix net
 
Cara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami
Cara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alamiCara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami
Cara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami
Felix net
 
Cara perkembang biakan hewan
Cara perkembang biakan hewanCara perkembang biakan hewan
Cara perkembang biakan hewan
Felix net
 
Pengenalan Komputer Untuk Anak TK
Pengenalan Komputer Untuk Anak TKPengenalan Komputer Untuk Anak TK
Pengenalan Komputer Untuk Anak TK
Felix net
 
Tugas teks Kelas 9
Tugas teks Kelas 9Tugas teks Kelas 9
Tugas teks Kelas 9
Felix net
 
Text dacil
Text dacilText dacil
Text dacil
Felix net
 
Sistem organ tubuh manusia
Sistem organ tubuh manusiaSistem organ tubuh manusia
Sistem organ tubuh manusia
Felix net
 
Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2
Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2
Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2
Felix net
 
Contoh Macam-macam Teks Kelas IX
Contoh Macam-macam Teks Kelas IX Contoh Macam-macam Teks Kelas IX
Contoh Macam-macam Teks Kelas IX
Felix net
 
Mengenalkan sains pada anak pra sekolah
Mengenalkan sains pada anak pra sekolahMengenalkan sains pada anak pra sekolah
Mengenalkan sains pada anak pra sekolah
Felix net
 
Mawar
MawarMawar
Mawar
Felix net
 
Lidah Buaya
Lidah BuayaLidah Buaya
Lidah Buaya
Felix net
 
Tapak Dara
Tapak DaraTapak Dara
Tapak Dara
Felix net
 
Tempuyung
TempuyungTempuyung
Tempuyung
Felix net
 
Parafrasa puisi
Parafrasa puisiParafrasa puisi
Parafrasa puisi
Felix net
 
Alat Musik Melodis Dan Ritmis
Alat Musik Melodis Dan RitmisAlat Musik Melodis Dan Ritmis
Alat Musik Melodis Dan Ritmis
Felix net
 

More from Felix net (20)

Paruh, kaki unggas mulut serangga
Paruh, kaki unggas mulut seranggaParuh, kaki unggas mulut serangga
Paruh, kaki unggas mulut serangga
 
Profil negara thailand & tempat wisatanya
Profil negara thailand & tempat wisatanyaProfil negara thailand & tempat wisatanya
Profil negara thailand & tempat wisatanya
 
Lawang sewu
Lawang sewuLawang sewu
Lawang sewu
 
Macam macam uang giral
Macam macam uang giralMacam macam uang giral
Macam macam uang giral
 
Tembang macapat lengkap
Tembang macapat lengkapTembang macapat lengkap
Tembang macapat lengkap
 
Cara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami
Cara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alamiCara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami
Cara perkembangbiakan tumbuhan vegetatif alami
 
Cara perkembang biakan hewan
Cara perkembang biakan hewanCara perkembang biakan hewan
Cara perkembang biakan hewan
 
Pengenalan Komputer Untuk Anak TK
Pengenalan Komputer Untuk Anak TKPengenalan Komputer Untuk Anak TK
Pengenalan Komputer Untuk Anak TK
 
Tugas teks Kelas 9
Tugas teks Kelas 9Tugas teks Kelas 9
Tugas teks Kelas 9
 
Text dacil
Text dacilText dacil
Text dacil
 
Sistem organ tubuh manusia
Sistem organ tubuh manusiaSistem organ tubuh manusia
Sistem organ tubuh manusia
 
Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2
Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2
Ringkasan materi ips sd kelas IV semester 1 dan 2
 
Contoh Macam-macam Teks Kelas IX
Contoh Macam-macam Teks Kelas IX Contoh Macam-macam Teks Kelas IX
Contoh Macam-macam Teks Kelas IX
 
Mengenalkan sains pada anak pra sekolah
Mengenalkan sains pada anak pra sekolahMengenalkan sains pada anak pra sekolah
Mengenalkan sains pada anak pra sekolah
 
Mawar
MawarMawar
Mawar
 
Lidah Buaya
Lidah BuayaLidah Buaya
Lidah Buaya
 
Tapak Dara
Tapak DaraTapak Dara
Tapak Dara
 
Tempuyung
TempuyungTempuyung
Tempuyung
 
Parafrasa puisi
Parafrasa puisiParafrasa puisi
Parafrasa puisi
 
Alat Musik Melodis Dan Ritmis
Alat Musik Melodis Dan RitmisAlat Musik Melodis Dan Ritmis
Alat Musik Melodis Dan Ritmis
 

Recently uploaded

MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docxMODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
CindyRamadhani19
 
8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx
8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx
8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx
ROFIK24
 
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
sudianaade137
 
kalender pendidikan 2024-2025 kota magelang
kalender pendidikan 2024-2025 kota magelangkalender pendidikan 2024-2025 kota magelang
kalender pendidikan 2024-2025 kota magelang
Novi Cherly
 
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITALMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
DeriSeptiEfendi
 
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
SeptiaGalaxy
 
Perubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjil
Perubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjilPerubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjil
Perubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjil
indunretnowati2
 
atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023
atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023
atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023
Daud Ronal Huatagaol
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
anisaavrr1
 
modul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocx
modul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocxmodul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocx
modul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocx
olanmanopo
 
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
wilda108450
 
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
SudarmiatiSudarmiati3
 
LITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptx
LITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptxLITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptx
LITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptx
DjayaDiwangsa1
 
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)
yente8278
 
Proyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptx
Proyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptxProyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptx
Proyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptx
mesripd99
 
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdfPPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
adrianadiyansyah36
 
Materi sosialisasi tentang anti perundungan
Materi sosialisasi tentang anti perundunganMateri sosialisasi tentang anti perundungan
Materi sosialisasi tentang anti perundungan
RahayuAprilina1
 
ppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptx
ppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptxppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptx
ppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptx
mmansyur42
 
1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx
1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx
1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx
AssesorSP120Suharto
 
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptxMateri Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
SudaryonoSudaryono9
 

Recently uploaded (20)

MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docxMODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
 
8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx
8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx
8. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS ) Disiplin Sekolah.pptx
 
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
kalender pendidikan 2024-2025 kota magelang
kalender pendidikan 2024-2025 kota magelangkalender pendidikan 2024-2025 kota magelang
kalender pendidikan 2024-2025 kota magelang
 
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITALMasa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah_LITERASI DIGITAL
 
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
1. Surat Edaran Sesjen Kemendikbudristek tentang Panduan MPLS Melalui Aktivit...
 
Perubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjil
Perubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjilPerubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjil
Perubahan Sosial kelas 9 di SMP kurikulum merdeka semester ganjil
 
atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023
atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023
atp ppkn kelas 10 kurikulum merdeka 2023
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
 
modul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocx
modul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocxmodul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocx
modul MPLS TK Kemala Bhayangkari.07 Pohuwatodocx
 
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
666928737-Materi-MPLS-Pengenalan-Kurikulum-Merdeka.pptx
 
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar DewantaraAksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
Aksi nyata Modul 1.1.pptx Filosofi Ki Hajar Dewantara
 
LITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptx
LITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptxLITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptx
LITERASI DIGITAL DAN LITERASI KEUANGAN.pptx
 
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran(KKTP kurikulum merdeka)
 
Proyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptx
Proyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptxProyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptx
Proyek Profil Pelajara Pancasila MPLS.pptx
 
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdfPPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER  [www.defantri.com].pptx.pdf
PPT MPLS PENDIDIKAN KARAKTER [www.defantri.com].pptx.pdf
 
Materi sosialisasi tentang anti perundungan
Materi sosialisasi tentang anti perundunganMateri sosialisasi tentang anti perundungan
Materi sosialisasi tentang anti perundungan
 
ppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptx
ppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptxppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptx
ppt materi MPLS SMK : lingkungan belajar.pptx
 
1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx
1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx
1A. Panduan Implementasi Kompetensi LitNum Guru SD.pptx
 
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptxMateri Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
 

Legenda, sage, fabel, mite

  • 1. LEGENDA Asal Usul Kota Banyuwangi Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putra yang gagah bernama Raden Banterang. Kegemaran Raden Banterang adalah berburu. “Pagi hari ini aku akan berburu ke hutan. Siapkan alat berburu,” kata Raden Banterang kepada para abdinya. Setelah peralatan berburu siap, Raden Banterang disertai beberapa pengiringnya berangkat ke hutan. Ketika Raden Banterang berjalan sendirian, ia melihat seekor kijang melintas di depannya. Ia segera mengejar kijang itu hingga masuk jauh ke hutan. Ia terpisah dengan para pengiringnya. “Kemana seekor kijang tadi?”, kata Raden Banterang, ketika kehilangan jejak buruannya. “Akan ku cari terus sampai dapat,” tekadnya. Raden Banterang menerobos semak belukar dan pepohonan hutan. Namun, binatang buruan itu tidak ditemukan. Ia tiba di sebuah sungai yang sangat bening airnya. “Hem, segar nian air sungai ini,” Raden Banterang minum air sungai itu, sampai merasa hilang dahaganya. Setelah itu, ia meninggalkan sungai. Namun baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba dikejutkan kedatangan seorang gadis cantik jelita. “Ha? Seorang gadis cantik jelita? Benarkah ia seorang manusia? Jangan-jangan setan penunggu hutan,” gumam Raden Banterang bertanya-tanya. Raden Banterang memberanikan diri mendekati gadis cantik itu. “Kau manusia atau penunggu hutan?” sapa Raden Banterang. “Saya manusia,” jawab gadis itu sambil tersenyum. Raden Banterang pun memperkenalkan dirinya. Gadis cantik itu menyambutnya. “Nama saya Surati berasal dari kerajaan Klungkung”. “Saya berada di tempat ini karena menyelamatkan diri dari serangan musuh. Ayah saya telah gugur dalam mempertahankan mahkota kerajaan,” Jelasnya. Mendengar ucapan gadis itu, Raden Banterang terkejut bukan kepalang. Melihat penderitaan puteri Raja Klungkung itu, Raden Banterang segera menolong dan mengajaknya pulang ke istana. Tak lama kemudian mereka menikah membangun keluarga bahagia. Pada suatu hari, puteri Raja Klungkung berjalan-jalan sendirian ke luar istana. “Surati! Surati!”, panggil seorang laki-laki yang berpakaian compang-camping. Setelah mengamati wajah lelaki itu, ia baru sadar bahwa yang berada di depannya adalah kakak kandungnya bernama Rupaksa. Maksud kedatangan Rupaksa adalah untuk mengajak adiknya untuk membalas dendam, karena Raden Banterang telah membunuh ayahandanya. Surati menceritakan bahwa ia mau diperistri Raden Banterang karena telah berhutang budi. Dengan begitu, Surati tidak mau membantu ajakan kakak kandungnya. Rupaksa marah mendengar jawaban adiknya. Namun, ia sempat memberikan sebuah kenangan berupa ikat kepala kepada Surati. “Ikat kepala ini harus kau simpan di bawah tempat tidurmu,” pesan Rupaksa. Pertemuan Surati dengan kakak kandungnya tidak diketahui oleh Raden Banterang, dikarenakan Raden Banterang sedang berburu di hutan. Tatkala Raden Banterang berada di tengah hutan, tiba-tiba pandangan matanya dikejutkan oleh kedatangan seorang lelaki
  • 2. berpakaian compang-camping. “Tuangku, Raden Banterang. Keselamatan Tuan terancam bahaya yang direncanakan oleh istri tuan sendiri,” kata lelaki itu. “Tuan bisa melihat buktinya, dengan melihat sebuah ikat kepala yang diletakkan di bawah tempat peraduannya. Ikat kepala itu milik lelaki yang dimintai tolong untuk membunuh Tuan,” jelasnya. Setelah mengucapkan kata-kata itu, lelaki berpakaian compang-camping itu hilang secara misterius. Terkejutlah Raden Banterang mendengar laporan lelaki misterius itu. Ia pun segera pulang ke istana. Setelah tiba di istana, Raden Banterang langsung menuju ke peraaduan istrinya. Dicarinya ikat kepala yang telah diceritakan oleh lelaki berpakaian compang-camping yang telah menemui di hutan. “Ha! Benar kata lelaki itu! Ikat kepala ini sebagai bukti! Kau merencanakan mau membunuhku dengan minta tolong kepada pemilik ikat kepala ini!” tuduh Raden Banterang kepada istrinya. “ Begitukah balasanmu padaku?” tandas Raden Banterang.”Jangan asal tuduh. Adinda sama sekali tidak bermaksud membunuh Kakanda, apalagi minta tolong kepada seorang lelaki!” jawab Surati. Namun Raden Banterang tetap pada pendiriannya, bahwa istrinya yang pernah ditolong itu akan membahayakan hidupnya. Nah, sebelum nyawanya terancam, Raden Banterang lebih dahulu ingin mencelakakan istrinya. Raden Banterang berniat menenggelamkan istrinya di sebuah sungai. Setelah tiba di sungai, Raden Banterang menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki compang-camping ketika berburu di hutan. Sang istri pun menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki berpakaian compang-camping seperti yang dijelaskan suaminya. “Lelaki itu adalah kakak kandung Adinda. Dialah yang memberi sebuah ikat kepala kepada Adinda,” Surati menjelaskan kembali, agar Raden Banterang luluh hatinya. Namun, Raden Banterang tetap percaya bahwa istrinya akan mencelakakan dirinya. “Kakanda suamiku! Bukalah hati dan perasaan Kakanda! Adinda rela mati demi keselamatan Kakanda. Tetapi berilah kesempatan kepada Adinda untuk menceritakan perihal pertemuan Adinda dengan kakak kandung Adinda bernama Rupaksa,” ucap Surati mengingatkan. “Kakak Adindalah yang akan membunuh kakanda! Adinda diminati bantuan, tetapi Adinda tolah!”. Mendengar hal tersebut , hati Raden Banterang tidak cair bahkan menganggap istrinya berbohong.. “Kakanda ! Jika air sungai ini menjadi bening dan harum baunya, berarti Adinda tidak bersalah! Tetapi, jika tetap keruh dan bau busuk, berarti Adinda bersalah!” seru Surati. Raden Banterang menganggap ucapan istrinya itu mengada-ada. Maka, Raden Banterang segera menghunus keris yang terselip di pinggangnya. Bersamaan itu pula, Surati melompat ke tengah sungai lalu menghilang. Tidak berapa lama, terjadi sebuah keajaiban. Bau nan harum merebak di sekitar sungai. Melihat kejadian itu, Raden Banterang berseru dengan suara gemetar. “Istriku tidak berdosa! Air kali ini harum baunya!” Betapa menyesalnya Raden Banterang. Ia meratapi kematian istrinya, dan menyesali kebodohannya. Namun sudah terlambat. Sejak itu, sungai menjadi harum baunya. Dalam bahasa Jawa disebut Banyuwangi. Banyu artinya air dan wangi artinya harum. Nama Banyuwangi kemudian menjadi nama kota Banyuwangi.
  • 3. LEGENDA Lutung Kasarung Pada jaman dahulu kala di tatar pasundan ada sebuah kerajaan yang pimpin oleh seorang raja yang bijaksana, beliau dikenal sebagai Prabu Tapak Agung. Prabu Tapa Agung mempunyai dua orang putri cantik yaitu Purbararang dan adiknya Purbasari. Pada saat mendekati akhir hayatnya Prabu Tapak Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu Tapa. Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Ayah mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya ayahanda memilih aku sebagai penggantinya,” gerutu Purbararang pada tunangannya yang bernama Indrajaya. Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu memanterai Purbasari sehingga saat itu juga tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bertotol- totol hitam. Purbararang jadi punya alasan untuk mengusir adiknya tersebut. “Orang yang dikutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang Ratu !” ujar Purbararang. Kemudian ia menyuruh seorang Patih untuk mengasingkan Purbasari ke hutan. Sesampai di hutan patih tersebut masih berbaik hati dengan membuatkan sebuah pondok untuk Purbasari. Ia pun menasehati Purbasari, “Tabahlah Tuan Putri. Cobaan ini pasti akan berakhir, Yang Maha Kuasa pasti akan selalu bersama Putri”. “Terima kasih paman”, ujar Purbasari. Selama di hutan ia mempunyai banyak teman yaitu hewan-hewan yang selalu baik kepadanya. Diantara hewan tersebut ada seekor kera berbulu hitam yang misterius. Tetapi kera tersebut yang paling perhatian kepada Purbasari. Lutung kasarung selalu menggembirakan Purbasari dengan mengambilkan bunga –bunga yang indah serta buah- buahan bersama teman-temannya. Pada saat malam bulan purnama, Lutung Kasarung bersikap aneh. Ia berjalan ke tempat yang sepi lalu bersemedi. Ia sedang memohon sesuatu kepada Dewata. Ini membuktikan bahwa Lutung Kasarung bukan makhluk biasa. Tidak lama kemudian, tanah di dekat Lutung merekah dan terciptalah sebuah telaga kecil, airnya jernih sekali. Airnya mengandung obat yang sangat harum. Keesokan harinya Lutung Kasarung menemui Purbasari dan memintanya untuk mandi di telaga tersebut. “Apa manfaatnya bagiku ?”, pikir Purbasari. Tapi ia mau menurutinya. Tak lama setelah ia menceburkan dirinya. Sesuatu terjadi pada kulitnya. Kulitnya menjadi bersih seperti semula dan ia menjadi cantik kembali. Purbasari sangat terkejut dan gembira ketika ia bercermin ditelaga tersebut.
  • 4. Di istana, Purbararang memutuskan untuk melihat adiknya di hutan. Ia pergi bersama tunangannya dan para pengawal. Ketika sampai di hutan, ia akhirnya bertemu dengan adiknya dan saling berpandangan. Purbararang tak percaya melihat adiknya kembali seperti semula. Purbararang tidak mau kehilangan muka, ia mengajak Purbasari adu panjang rambut. “Siapa yang paling panjang rambutnya dialah yang menang !”, kata Purbararang. Awalnya Purbasari tidak mau, tetapi karena terus didesak ia meladeni kakaknya. Ternyata rambut Purbasari lebih panjang. “Baiklah aku kalah, tapi sekarang ayo kita adu tampan tunangan kita, Ini tunanganku”, kata Purbararang sambil mendekat kepada Indrajaya. Purbasari mulai gelisah dan kebingungan. Akhirnya ia melirik serta menarik tangan Lutung Kasarung. Lutung Kasarung melonjak- lonjak seakan-akan menenangkan Purbasari. Purbararang tertawa terbahak-bahak, “Jadi monyet itu tunanganmu ?”. Pada saat itu juga Lutung Kasarung segera bersemedi. Tiba-tiba terjadi suatu keajaiban. Lutung Kasarung berubah menjadi seorang Pemuda gagah berwajah sangat tampan, lebih dari Indrajaya. Semua terkejut melihat kejadian itu seraya bersorak gembira. Purbararang akhirnya mengakui kekalahannya dan kesalahannya selama ini. Ia memohon maaf kepada adiknya dan memohon untuk tidak dihukum. Purbasari yang baik hati memaafkan mereka. Setelah kejadian itu akhirnya mereka semua kembali ke Istana. Purbasari menjadi seorang ratu, didampingi oleh seorang pemuda idamannya. Pemuda yang ternyata selama ini selalu mendampinginya dihutan dalam wujud seekor lutung.
  • 5. MITE Nyai Roro Kidul Konon, salah satu tebing itu merupakan tempat Nyai Roro Kidul (putri Prabu Siliwangi) mencemburkan diri ke laut karena frustasi dengan penyakit yang dideritanya. Setelah mencemburkan diri, akhirnya penyakit sang putri itu sembuh, tapi konsekuensinya sang putri harus tinggal di laut dan tidak bisa kembali ke bumi lagi. Sang putri itulah yang kemudian disebut Nyai Roro Kidul, penguasa laut selatan. Masyarakat pantai selatan khususnya Pelabuhan Ratu, percaya adanya penguasa laut selatan yaitu Ratu Kidul. Ia dipercaya sebagai seorang ratu yang cantik bagai bidadari. Di Laut Selatan - nama lain dari Samudra Hindia - sebelah selatan Pulau Jawa, ia bertahta pada sebuah kerajaan makhluk halus yang besar dan indah. Pada bulan April biasanya masyarakat sekitar Palabuhanratu mengadakan ritual upacara adat Hari Nelayan. Hari Nelayan dimaksudkan sebagai syukuran atas rezeki yang telah mereka dapatkan dari hasil laut dan agar dijauhkan dari bencana. Biasanya dalam upacara ini disediakan sesaji berupa kepala kerbau yang nantinya akan dilarung ke tengah laut. Pantai Karang Hawu memiliki panorama alam yang indah, udaranya sejuk, dan hamparan pasirnya yang luas dan lembut. Di tempat ini, pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti surfing, berenang, dan memancing. Selain itu, pengunjung juga dapat berlari-lari, jalan santai, maupun duduk bersantai di atas pasir yang lembut sambil menghirup udaranya yang sejuk dan melihat tebing dan karang yang tampak menakjubkan. Konon, karang yang menjorok ke laut itu merupakan singgasana Nyai Roro Kidul, penguasa Laut Selatan. Pada beberapa cekungan batu karang itu terdapat genangan air yang jernih. Banyak para pengunjung yang memanfaatkan air itu untuk mandi atau membasuh mukanya karena hal itu diyakini dapat membawa berkah. Bahkan tak sedikit pengunjung yang sengaja memasukan air tersebut ke dalam botol untuk dibawa pulang. Persisnya, singgasananya terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia. Di bukit karang itulah Nyi Roro Kidul diyakini pernah menyendiri dan bertapa. Cerita legenda tersebut tak hanya berkembang di masyarakat Sunda, tapi juga konon dipercaya presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Konon, Sang Proklamator itu pernah bertapa di patilasan Nyi Roro Kidul. Dalam cerita rakyat Sunda disebutkan, Nyi Roro Kidul atau Putri Lara Kadita adalah putri kesayangan dan paling dicinta ayahnya, Prabu Siliwangi. Selain dikagumi karena kecantikan parasnya, sang putri juga dikenal berbudi halus. Kecantikan dan kasih sayang berlebih itulah yang kemudian menimbulkan rasa iri dan dengki para selir Prabu Siliwangi. Puncaknya, para selir itu mengirim sihir sehingga sang putri menderita penyakit kulit yang tak ada obatnya. Sang putri pun terusir dari istananya dan berjalan menuju ke arah selatan hingga ke puncak bukit Karanghawu untuk kemudian bertapa. Dalam tapanya, sang putri mendapat wangsit untuk terjun ke laut selatan (Samudra Hindia) agar sakitnya pulih dan menjadi manusia sakti. Karena kesaktiannya itulah, sang putri kemudian menjadi penguasa Laut Selatan dan berjuluk Ratu Laut Selatan atau Kanjeng Ratu Kidul. Tak jauh dari bibir pantai juga terdapat dua pegunungan yang nampak asri, yaitu Pegunungan Winarum dan Pegunungan Rahayu. Untuk menuju puncak pegunungan itu,
  • 6. pengunjung harus berjalan kaki melalui jalan setapak. Selama pendakian pengunjung juga dapat menikmati indahnya suasana pantai dari ketinggian. Di puncak Pegunungan Winarum tersebut, terdapat makam dan petilasan yang dikeramatkan, yaitu makam Syeh Hasan Ali, seorang ulama besar dan cukup terkenal di daerah Sukabumi. Pada zaman dulu di bukit ini juga pernah dijadikan tempat pertemuan 40 ulama besar dalam mengatur strategi penyebaran agama Islam di daerah selatan Sukabumi. Kemudian di puncak Pegunungan Rahayu terdapat makam seorang tokoh penyebar agama Islam yang bernama Raden Dikudratullah dan Raden Cengkal (aliem)
  • 7. MITE Dewi Nawangwulan Alkisah di suatu desa, hiduplah seorang perempuan yang biasa dipanggil Nyi Randa Tarub, dia mempenyai anak angkat bernama jaka tarub yang telah tumbuh menjadi seorang pemuda dewasa yang tampan dan sangat senang berburu. Suatu hari ketika dia berburu seperti biasanya, dia mendengar suara wanita yang kurang jelas karena ditelan dedauanan, karena penasaran jaka tarub akhirnya menuju ke sumber suara secara mengendap-endap. Jaka tarub melihat 4 orang gadis cantik yang sedang mandi di telaga, hampir bersamaan dengan itu, dia juga melihat beberapa lembar selendang yang tergeletak dipinggir telaga, ada bisikan dari dalam diri Jaka Tarub untuk mengambilnya, dan secara mengendap-endap dia mengambil salah satunya. Ketika para gadis yang ternyata bidadari itu hendak kembali ke kahyangan, salah satu dari mereka panik karena tidak menemukan selendangnya, tapi ketiga bidadari lain tidak dapat berbuat apa-apa. Melihat hal tersebut jaka tarub mendekati sang bidadari yang tertinggal bernama Nawang Wulan itu, Nawang Mulan terpaksa harus menceritakan semuanya, Dewi Nawang Mulan tidak punya pilihan lain, akhirnya dia ikut ke rumah Jaka Tarub . Hari berganti hari, mereka menikah dan mempunyai anak. Bagaimanapun Dewi Nawang Mulan adalah seorang bidadari sehingga dia mempunyai kelebihan, salah satunya adalah dapat membuat sebakul nasi hanya dari satu biji padi, asalkan tidak ada yang mengetahui hal itu, itulah sebabnya Dewi Nawang Mulan melarang suaminya untuk membuka tanakan nasinya, namun Jaka Tarub tidak sanggup menahan rasa penasarannya, dia membuka tanakan nasi itu dan sangat terkejut karena hanya ada satu biji padi di dalamnya. Jaka Tarub menanyakan perihal itu ke isterinya, seketika itu pula Dewi Nawang Mulan kehilangan kesaktian. Karena telah sepenuhnya menjadi manusia biasa, Dewi Nawang Mulan pun harus bersusah payah untuk membuat kebutuhan sehari-hari, harus bersusah-susah menumbuk padi, dan mengambil padi dilumbung. Semakin lama, padi dilumbung semakin berkurang. Sampai suatu hari, ketika Dewi Nawang Mulan ingin mengambil padi, dia menemukan selendangnya terselip diantara butir-butir padi. Dewi Nawang Mulan merasa sedih sekaligus gembira, dia senang karena mengatahui dia akan segera berkumpul bersama teman-temannya, dia sedih karena harus berpisah dengan keluarganya, tapi tak ada pilihan lain, dia harus meninggalkan Jaka Tarub yang sedari tadi ternyata melihat ia telah berubah menjadi bidadari lagi. Dewi Nawang Mulan hanya berpesan agar suaminya membuat sebuah dangau di dekat pondoknya sesaat sebelum kembali ke kahyangan.
  • 8. FABEL KATAK dan SIPUT Di sebuah sungai terdapat sekelompok katak yang sedang berenang. Salah satunya bernama Kungkong. Kungkong mempunyai sifat baik hati. Suatu haru Kungkong bertemu dengan Pori, siput yang hendak menyeberangi sungai. Padahal air sungai sedang meluap.Kungkong pun berniat memberi bantuan. “Hai Pori, apakah kau membutuhkan bantuanku?” “O…aku tidak membutuhkan bantuanmu!”jawab Pori. “Maaf jika kau merasa tersinggung, Pori.” “Tidak, aku tidak tersinggung. Aku hanya akan membuktika kalau aku bukan hewan lemah yang setiap saat perlu kau tolong!” jawab Pori sinis. Dengan berjalan pelan-pelan, Pori mulai menunjukkan kehebatannya pada Kungkong. Namun tanpa disangka, tubuh pori terseret arus sungai yang cukup besar. Pori berteriak minta tolong “Tolong, tolong aku!” Kungkong yang telah pergi meninggalkan Pori mendengar teriakan Pori. Sejenak ia terdiam sambil berusaha menangkap suara minta tolong yang datang dari arah sungai. Kungkong berniat menolong, kemudian ia pun berlari menuju sungai. Namun rupanya di tepi sungai sudah banyak hewan, termasuk teman-temannya. Kungkong pun mengajak teman-temannya untuk menyelamatkan Pori. “Untuk apa kita menyelamatkan Pori yang sombong dan tidak tahu terima kasih itu?” jawab teman-temannya. Dengan tekad yang bulat, kungkong menyelam dalam sungai seorang diri. Ia berusaha mencari Pori yang ternyata ada di dekat bebatuan. Kungkong segera membawanya ke darat. Setelah sadar dari pingsannya, Pori mengucapkan banyak terima kasih pada kungkong. Ia juga meminta maaf atas perbuatannya. Pori juga merasa malu karena telah menghina maksud baik Kungkong. Kungkong juga meminta maaf kata-katanya telah menyakiti hati Pori. Mereka tersenyum bahagia. Mulai saat itu Kungkong dan Pori menjadi sahabat yang sangat erat.
  • 9. FABEL SEMUT DAN LEBAH Di sebuah taman tinggallah seekor semut dan lebah. Mereka ingin sekali berebut kemenangan. Pada pagi yang cerah ketika lebah sedang terbang ke sana-kemari, dia baru menemukan ide untuk mempersiapkan kemenangan lomba dengan semut. Lebah berkata,”Hai, semut aku sudah punya ide. Bagaimana kalau kita berlomba mencari madu yang ada di taman ini?” Semut menjawab,”Oke, aku setuju.” Pada waktu perlombaan dimulai, semut berbuat curang. Dia memanggil teman-temannya untuk menempatkan dirinya masing-masing di beberapa pohon. Ketika lebah sudah menemukan madu di sebuah pohon, dia sangat bahagia. Lebah merasa dirinya yang paling hebat dan cerdik, tapi dia terkejut ketika melihat seekor semut sedang menghisap madu di pohon itu. Lebah merasa dipermainkan. Semut berkata.”Hai, lebah kau sekarang kalah dalam perlombaan ini, akulah yang paling hebat dan cerdik dari kamu, karena akulah yang lebih dulu menemukan madu di pohon ini.” Walaupun lebah kalah, dia tidak mudah putus asa, dia terus berjuang. Pada suatu hari, lebah terbang ke sana-kemari mencari makanan. Tapi ketika lebah terbang di dekat sarang semut, dia mendengar dan melihat sekelompok semut sedang membicarakan perlombaan dengan lebah dan berniat jahat untuk mengalahkan lebah. Lebah baru tahu apa yang dilakukan semut dalam perlombaan ini. Ketika siang hari yang cerah, lebah membalas perbuatan kepada semut. Lebah memanggil teman-temannya untuk menghancurkan sarang semut. Dengan tiba-tiba sekelompok lebah menyerbu sekelompok semut. Akhirnya semut menyerah kepada lebah. Karena semut takut kalau rahasianya akan terbongkar, dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan semua ini. Semut sadar kalau selama ini dia telah berbuat tidak baik kepada lebah, dia langsung meminta maaf. Lebah juga minta maaf dan dia juga memaafkan semut. Akhirnya mereka berjanji akan selalu menjadi sahabat yang baik dan setia.
  • 10. SAGE Ciung Wanara Prabu Barma Wijaya Kusuma memerintah kerajaan Galuh yang sangat luas. Permaisurinya 2 orang. Yang pertama bernama Pohaci Naganingrum dan yang kedua bernama Dewi Pangrenyep. Keduanya sedang mengandung Pada bulan ke-9 Dewi Pangrenyep melahirkan seorang putra. Raja sangat bersuka cita dan sang putra diberi nama Hariang Banga. Hariang Banga telah berusia 3 bulan, namun permaisuri Pohaci Naganingrum belum juga melahirkan. Khawatir kalau-kalau Pohaci melahirkan seorang putra yang nanti dapat merebut kasih sayang raja terhadap Hariang Banga, Dewi Pangrenyep bermaksud hendak mencelakakan putra Pohaci. Setelah bulan ke-13 Pohaci pun melahirkan. Atas upaya Dewi Pangrenyep tak seorang dayang-dayang pun diperkenankan menolong Pohaci, melainkan Pangrenyep sendiri. Dengan kelihaian Pangrenyep, putra Pohaci diganti dengan seekor anjing. Dikatakannya bahwa Pohaci telah melahirkan seekor anjing. Bayi Pohaci dimasukkannya dalam kandaga emas disertai telur ayam dan dihanyutkannya ke sungai Citandui. Karena aib yang ditimbulkan Pohaci Naganingrum yang telah melahirkan seekor anjing, raja sangat murka dan menyuruh Si Lengser (pegawai istana) untuk membunuh Pohaci. Si Lengser tidak sampai hati melaksanakan perintah raja terhadap Pohaci, permaisuri junjungannya. Pohaci diantarkannya ke desa tempat kelahirannya, namun dilaporkannya telah dibunuh. Adalah seorang Aki bersama istrinya, Nini Balangantrang, tinggal di desa Geger Sunten tanpa bertetangga. Sudah lama mereka menikah, tetapi belum dikarunia anak. Suatu malam Nini bermimpi kejatuhan bulan purnama. Mimpi itu diceritakannya kepada suami dan sang suami mengetahui takbir mimpi itu, bahwa mereka akan mendapat rezeki. Malam itu juga Aki pergi ke sungai membawa jala untuk menangkap ikan. Betapa terkejut dan gembira ia mendapatkan kandaga emas yang berisi bayi beserta telur ayam, Mereka asuh bayi itu dengan sabar dan penuh kasih sayang. Telur ayam itu pun mereka tetaskan, mereka memeliharanya hingga menjadi seekor ayam jantan yang ajaib dan perkasa. Anak angkat ini mereka beri nama Ciung Wanara. Setelah besar bertanyalah Ciung Wanara kepada ayah dan ibu angkatnya. Terus terang Aki dan Nini menceritakan tentang asal-usul Ciung Wanara. Setelah mendengar cerita ayah dan ibu angkatnya, tahulah Ciung Wanara akan dirinya. Suatu hari Ciung Wanara pamit untuk menyabung ayamnya dengan ayam raja, karena didengarnya raja gemar menyabung ayam. Taruhannya ialah, bila ayam Ciung Wanara kalah ia rela mengorbankan nyawanya. Tetapi bila ayam raja kalah, raja harus bersedia mengangkatnya menjadi putra mahkota. Raja menerima dengan gembira tawaran tersebut.
  • 11. Sebelum ayam berlaga, ayam Ciung Wanara berkokok dengan anehnya, melukiskan peristiwa benahun-tahun yang lampau tentang permaisuri yang dihukum mati dan kandaga emas yang berisi bayi yang dihanyutkan. Raja tidak menyadari hal itu, tetapi sebaliknya Si Lengser sangat terkesan akan hal itu.Bahkan ia menyadari sekarang Ciung Wanara yang ada di hadapannya adalah putra raja sendiri. Setelah persabungan, ayam baginda kalah dan ayam Ciung Wanara menang. Raja menepati janji dan Ciung Wanara diangkat menjadi putra mahkota. Dalam pesta pengangkatan putra mahkota, raja membagi 2 kerajaan untuk Ciung Wanara dan Hariang Banga. Selesai pesta pengangkatan putra mahkota Si Lengser bercerita kepada raja tentang hal yang sesungguhnya mengenai permaisuri Pohaci Naganingrum dan Ciung Wanara. Mendengar cerita itii raja memerintahkan pengawal agar Dewi Pehgrenyep ditangkap. Akibatnya timbul perkelahian antara Hariang Banga dengan Ciung Wanara. Tubuh Hariang Banga dilemparkan ke seberang sungai Cipamali yang sedang banjir besar. Sejak itulah kerajaan Galuh dibagi menjadi 2 bagian dengan batas sungai Cipamali. Di bagian barat diperintah oleh Hariang Banga. Orang-orangnya menyenangi kecapi dan menyenangi pantun. Sedangkan bagian timur diperintah oleh Ciung Wanara. Orang-orangnya menyenangi wayang kulit dan tembang. Kegemaran penduduk akan kesenian tersebut masih jelas dirasakan sampai sekarang.
  • 12. SAGE Cerita Rakyat Dari Irian Jaya Suatu saat, hiduplah seorang panglima perang bernama Wire. Ia tinggal di desa Kramuderu. Ia mempunyai seorang anak laki-laki bernama Caadara. Sejak kecil Caadara dilatih ilmu perang dan bela diri oleh ayahnya. Wire berharap, kelak anaknya bisa menggantikannya sebagai panglima perang yang tangguh. Tahun berganti. Caadara tumbuh menjadi pemuda yang gagah. Caadara juga tangkas dan cakap. Wire ingin menguji kemampuan anaknya. Karena itulah ia menyuruh pemuda itu berburu di hutan. Caadara mengumpulkan teman-temannya. Lalu mereka berangkat berburu. Mereka berjalan melewati jalan setapak dan semak belukar. Di hutan mereka menemui banyak binatang. Mereka berhasil menombak beberapa binatang. Dari hari pertama sampai hari keenam, tak ada rintangan yang berarti untuk Caadara dan anak buahnya. Tapi esok harinya mereka melihat anjing pemburu. Kedatangan anjing itu menandakan bahaya yang akan mengancam. Caadara dan anak buahnya segera siaga. Mereka menyiapkan busur, anak panah, kayu pemukul, dan beberapa peralatan perang. Mereka waspada. Tiba-tiba terdengar pekikan keras. Sungguh menakutkan! Anak buah Caadara ketakutan. Tapi Caadara segera menyuruh mereka membuat benteng pertahanan. Mereka menuju tanah lapang berumput tinggi. Tempat itu penuh semak belukar. Di sana mereka membangun benteng untuk menangkis serangan musuh. Tiba-tiba muncullah 50 orang suku Kuala. Mereka berteriak dan menyerang Caadara dan anak buahnya. Tongkat dan tombak saling beradu. Sungguh pertempuran yang seru. Caadara tidak gentar. Ia memimpin pertempuran dengan semangat tinggi. Padahal jumlah anak buahnya tak sebanding dengan jumlah musuh. Caadara berhasil merobohkan banyak musuh. Sedangkan musuh yang tersisa melarikan diri. Betapa kagumnya teman-teman Caadara melihat anak panglima perang Wire. Mereka segan dan kagum padanya. Mereka pulang sambil mengelu-elukan Caadara. Kampung gempar dibuatnya. Wire sungguh bangga. Ia juga terharu sehingga berlinang air mata. Tak sia-sia latihan yang diberikan pada Caadara. Kampung gempar mendengarnya. Ayahnya terharu dan berlinang air mata. Pesta malam hari pun diadakan. Persiapan menyerang suku Kuala pun diadakan, karena mereka telah menyerang Caadara. Esok harinya, Caadara diberi anugerah berupa kalung gigi binatang, bulu kasuari yang dirangkai indah, dengan bulu cendrawasih di tengahnya. Kemudian masyarakat desa mempelajari Caadara Ura, yaitu taktik perang Caadara. Taktik itu berupa melempar senjata, berlari, menyerbu dengan senjata, seni silat jarak dekat, dan cara
  • 13. menahan lemparan kayu. Nama Caadara kemudian tetap harum. Ia dikenal sebagai pahlawan dari desa itu.