Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Rosita xii ips 2

269 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Rosita xii ips 2

  1. 1. B.IndonesiaOleh : Rosita
  2. 2. Penalaran KaranganMateriContohSoalSoalDaftarPustaka
  3. 3. Pengertian PenalaranPenalaran mempunyai beberapa pengertian, yaitu:(1) proses berpikir logis, sistematis, terorganisasi dalamurutan yang saling berhubungan sampai dengan simpulan,(2) menghubung-hubungkan fakta atau datasampaidengan suatu simpulan, (3) proses menganalisis suatutopic sehingga menghasilkan suatu simpulan ataupengertian baru, (4) proses mengkaji, membahas, ataumenganalisis dengan menghubungkan variabel yang dikajisampai menghasilkan derajat hubungan dan simpulan, (5)pembahasan suatu masalah sampai menghasailkan suatusimpulan atau pengertian baru.MateriContohSoalSoalDaftarPustaka
  4. 4. Unsur-unsur penalaran karangan ilmiah1) Topik yaitu ide sentral dalam bidang kajian dan berisisekurang-kurangnya dua variable.2) Dasar pemikiran, pendapat, atau fakta dirumuskandalam bentuk proposisi yaitu kalimat pernyataan yangdapat dibuktikan kebenarannya atau kesalahannya.MateriContohSoalSoalDaftarPustaka
  5. 5. Unsur-unsur penalaran karangan ilmiah3) Proposisi mempunyai beberapa jenis, antara lain:(a) Proposisi empirik yaitu proposisi berdasarkan fakta.Misalnya: Rajin pangkal pandai.(b) Proposisi mutlak yaitu pembenaranyang tidak memerlukanpengujian. Missalnya: Kursi adalah tempat untuk duduk.(c) Proposisi hipotetik yaitu persyaratan hubungan subjek danpredikat yang harus dipenuhi. Misalnya: Jika dilamar, Icha akanmenerimanya.(d) Proposisi kategoris yaitu tidak adanya persyaratanhubungan subjek dan predikat. Misalnya: Tedi akan menikahiKomala.MateriContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  6. 6. Unsur-unsur penalaran karangan ilmiah(e) Proposisi positif universal pernyataan positif yangmempunyai kebenaran mutlak. Misalnya: Semua yang hidupmempunyai cinta.(f) Proposisi positif parsial yaitu pernyataan bahwa sebagianunsure pernyataan tersebut bersifat positif. Misalnya: Sebagianmahasiswa ingin cepat lulus.(g) Proposisi negatif universal yaitu kebalikan dari proposisipositif universal. Misalnya: Tidak ada cinta bagi yang mati.(h) Proposisi negatif parsial yaitu kebalikan darai proposisipositif parsial. Misalnya: Sebagian pelajar tinggal kelas.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  7. 7. Unsur-unsur penalaran karangan ilmiah4) Proses berpikir ilmiah yaitu kegiatan yang dilakukan secarasadar, teliti, dan terarah menuju suatu kesimpulan.5) Logika yaitu metode pengujian ketepatan penalaran,penggunaan argumen (alasan), argumentasi (pembuktian),fenomena, dan justifikasi (pembenaran).6) Sistematika yaitu seperangkat proses atas bagian-bagianatau unsure-unsur proses berpikir ke dalam suatu kesatuan.7) Permasalahan yaitu pertanyaan yang harus dijawab(dibahas) dalam karangan.8) Variabel yaitu unsur satuan pikiran dalam sebuah topikyang akan dianalisis.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  8. 8. Unsur-unsur penalaran karangan ilmiah9) Analisis (pembahasan, penguraian) dilakukan denganmengidentifikasi, mengklarifikasi, mencari hubungan (korelasi),membandingkan, dan lain-lain.10) Pembuktian (argumentasi) yaitu proses pembenaran bahwaproposisi itu terbukti kebenarannya atau kesalahannya. Ini harus disertaidukungan yang berupa: metode analisis, baik manual maupunberupa softwer (misalnya: SPSS). Selain itu, pembuktian harus disertaidata yang mencukupi, fakta, contoh, dan hasil analisis yang akurat.11) Hasil yaitu akibat yang ditimbulkan dari sebuah analisis induktif ataudeduktif.12) Kesimpulan (simpulan) yaitu penafsiran atas hasil pembahasan.Dapat berupa implikasi atau inferensi.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  9. 9. Penalaran InduktifProses bernalar, pada dasarnya, ada dua macam, yaituinduktif dan deduktif. Penalaran induktif adalah prosesberpikir logis yang diawali dengan observasi data,pembahasan, dukungan pembuktian, dan diakhiri dengankesimpulan umum. Kesimpulan inin dapat berupa prinsipatau sikap yang berlaku umum atas fakta yang bersifatkhusus. Ada tiga macam penalaran induktif,diantaranya: generalisasi,analogi, dan sebab-akibat.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  10. 10. Penalaran InduktifGeneralisasi adalah proses penalaran berdasarkapengamatan atas sejumlah data yang bersifat khusus yangdisusun secara logis dan diakhiri dengan kesimpulan yangbersifat umum. Analogiadalah proses penalaranberdasarkan pengamatan atas data khusus denganmembandingkan atau mengumpamakan suatu objek yangsudah teridentifikasi secara jelas terhadap objek yangdianalogikan sampai dengan kesimpulan yang berlakuumum. Sebab-akibat adalah proses penalaran berdasarkahubungan antardata yang mengikuti pola sebab-akibat,akibat-sebab, sebab – akibat-akibat.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  11. 11. Penalaran InduktifContoh:(1) Seorang polisi lalu lintas mengidenfikasi proses terjadinya kecelakaan lalu lintas diperempatan Rawamangun Muka, persilangan Rawamangun MUka-Utan Kayu dan Cililitan-Tanjung Priok, yang terjadi pada tanggal 11 April 2011 pukul 07.30 pagi tadi. Sebuah truk dariarah Cililitan menabrak bajaj sehingga terpental 100 meter, bagian depan truk penyok sedalam15 cm, dan supir bajaj terpental keluar dari kendaraannya. Seorang saksi mata menuturkanbahwa bajaj tersebut terpental berguling-guling di udara. Dalam pengamatannya, melalui prosespenghitungan waktu, polisi menyatakan bahwa pada saat truk melintas dari arah Cililitan keRawamangun Muka lampu hijau menyala dan dibenarkan oleh para saksi. Polisi juga menyatakanbahwa dalam keadaan lampu menyala merah sebuah bajaj berkecepatan tinggi dari arah TanjungPriok menerobos sehingga tertabrak oleh truk yang sedang berbelok dari arah selatan kea rahRawamangun Muka. Hasil pengamatan: supir bajaj terbukti bersalah. Kesimpulan: (1) supir bajajmenanggung biaya kerusakannya sendiri, (2) supir bajaj mengganti biaya perbaikan truk yangmenabraknya, (3) supir bajaj membayar denda atas pelanggarannya.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  12. 12. Penalaran Induktif Karangan ilmiah kualitatif induktif dilandasi penalaran (1) observasidata, (2) menyusun estimasi (perkiraan desain), (3) verifikasi analisispembuktian, (4) pembenaran/komparasi konstan (terus-menerusdan berkelanjutan sampai suatu simpulan), (5) konfirmasi(penegasan dan pengesahan) melalui pengujian hipotesis, (6) hasilgeneralisasi/induksi, (7) konklusi (simpulan: penafsiran atas hasilberupa implikasi atau inferensi). Proses bernalar diawali dari topic sampai dengan simpulan: Topik –(mendesain kerangka dasar penalaran) menjadikannya sebuahkerangka karangan – (mendesain metode) pengumpulan data,deskripsi data, dan analisis – (menetapkan) hasil analisis –kesimpulan (menafsirkan hasil analisis).ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  13. 13. Penalaran DeduktifPenalaran deduktif adalah suatu proses berpikir logisyang diawali dengan penyajian fakta yang bersifat umum,disertai pembuktian khusus, dan diakhiri simpulan khususyang berupa prinsip, sikap, atau fakta yang berlakukhusus. Karangan deduktif mempunyai bermacam-macamjenis berdasarkan tehnik pengembangannya maupunuraian isinya. Dalam paragraf sederhana jenis-jenistersebut dapat dilihat pada contoh berikut.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  14. 14. Penalaran DeduktifContoh:(2) Kegiatan LKMSM (Latihan Kepemimpinan danManajemen Siswa Muslim) pada bulan Ramadhan sangatmeriah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Siswa-siswi KotaDepok yang diadakan di sekolah SMAN 1 Depok.Dan yangdibimbing oleh Mahasiswa UI Depok. Semua Siswa-siswiyang mengikuti kegiatan tersebut sangat semangatapalagi para Panitia dan Pembimbing sudah menyiapkanHadiah dan Sertifikat untuk Siswa yang berprestasi saatmengikuti acara.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  15. 15. Penalaran DeduktifParagraf di atas berupa karangan deduktif.Proses penalaran diawali dengan (1) pernyataanyang bersifat umum: Kegiatan LKMSM (LatihanKepemimpinan dan Manajemen Siswa Muslim)pada bulan Ramadhan sangat meriah, (2)pembahasan kuantitasi peserta, (3) spesifikasikeadaan kegiatan, (4) pemberian hadiah dansertifikat untuk siswa yang berprestasi saatmengikuti acara.ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  16. 16. Contoh Soal1. Apa yang dimaksud dengan Proposisi empirik...a. proposisi berdasarkan faktab. proposisi berdasarkan Opinic. proposisi berdasarkan Kejadian lampaud. proposisi berdasarkan Alam bawah sadare. proposisi berdasarkan ceritaJawaban : AContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  17. 17. Soal1. Apa yang dimaksud dengan topik ?2. Proposisi mutlak yaitu ?3. Jelaskan tentang penalaran Induktif?4. Jelaskan tentang penalaran Deduktif?5. Sebutkan unsur-unsur penalaran karyailmiah?ContohSoalSoalDaftarPustakaMateri
  18. 18. Daftar Pustakahttp://tuye3004kotabatak.wordpress.com/2011/04/23/penalaran-karangan/ContohSoal SoalDaftarPustakaMateri

×