Web proxy pada mikrotik

5,305 views

Published on

konfigurasi transparent dan non transparent proxy menggunakan mikrotik

Published in: Education, Technology
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,305
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
211
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Web proxy pada mikrotik

  1. 1. SMK Bina Harapan Sinduharjo, Sleman WEB PROXY PADA MIKROTIK1. Siswa dapat memahami fungsi proxy2. Siswa dapat melakukan setting transparent dan non transparent proxy3. Siswa dapat menyebutkan fungsi2 yang terdapat pada web proxy PRIYO HARJIYONO, S.Pd – http://anotherorion.multiply.com
  2. 2. Apa yang dimaksud Proxy?• Teknik proxy adalah teknik yang standar untuk akses Internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah Local Area Network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah saluran komunikasi. Istilah Proxy sendiri banyak dikenal / digunakan terutama di dunia / kalangan diplomatik. Secara sederhana proxy adalah seseorang / lembaga yang bertindak sebagai perantara atau atas nama dari orang lain / lembaga / negara lain.• Teknik ini dikenal dengan beberapa nama yang ada di pasaran, misalnya:• Internet Connection Sharing (ICS) – istilah ini digunakan oleh Microsoft pada Windows- nya.• Proxy Server – ini biasanya berupa software tambahan yang dipasang di komputer yang bertindak sebagai perantara.• Internet Sharing Server (ISS) – biasanya berupa hardware berdiri sendiri lengkap dengan modem, hub dan software proxy di dalamnya.• Network Address Translation (NAT) – istilah lain yang digunakan untuk software proxy server.• IP Masquerade – teknik yang digunakan di software NAT / Proxy server untuk melakukan proses proxy.(Onno W Purbo) PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  3. 3. Fungsi Proxy• Digunakan untuk mengamankan jaringan lokal dari internet• Digunakan untuk mempercepat akses (dengan fasilitas caching)• Memberikan log penggunaan internet• Sebagai filtering terhadap ilegal content PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  4. 4. Transparent & Non transparent Proxy• Non transparent proxy mengijinkan pengguna memilih apakah ia akan menggunakan proxy atau tidak, sedangkan transparent proxy digunakan untuk memaksa pengguna melewati proxy.• Pada transparent proxy, administrator tidak harus mensetting satu persatu browser pada PC klien, sedangkan pada non transparent proxy, pengguna bebas memilih untuk memakai proxy atau tidak PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  5. 5. Persiapan Praktikum1. PC klien dan router mikrotik (2 eth) yang telah disetting gateway dan DNSnya.2. Koneksi internet ke router mikrotik /PC host yang terkoneksi ke internet3. Gunakan winbox untuk remote mikrotik PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  6. 6. Studi kasus: pemblokiran port 80Pada minggu lalu, mikrotik dapat digunakan untuk melakukan pembatasan akses terhadap situs tertentu. Selain itu mikrotik juga dapat digunakan untuk melakukan pemblokiran terhadap port yang digunakan untuk koneksi internet, misalnya port 80 (http) atau port21 (ftp) ketika port 80 diblokir, otomatis web browser tidak akan dapat mengakses halaman internet meskipun test icmp (ping ) terhadap halaman internet tersebut menghasilkan reply PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  7. 7. Melakukan Pemblokiran port 801. Masuk pada IP – firewall – address list, masukan sembarang nama (misal klien) dan address adalah jaringan dimana IP guest berada (192.168.xxx.0/24)2. Pada IP – firewall – rules tambahkan chain = forward, protocol = tcp, dst-port = 80, src address list=klien, action = drop3. Dari PC guest buka browser dan ketikan sembarang alamat website, dapatkah diakses? PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  8. 8. Membuat konfigurasi transparent proxy1. Masuk ke IP – web proxy – web proxy settings, masukan parameter berikut set enabled, port 3128, sisanya dapat dibiarkan sesuai defaultnya.2. Masuk ke IP – firewall – NAT3. Tambahkan chain=dstnat, protocol=tcp, port=80, in.interface =eth1 (dari guest) action=redirect, to port=31284. Buka web browser dari PC klien, buka sembarang alamat web. Dapatkah alamat tersebut terbuka? PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  9. 9. Membuat Konfigurasi non transparentproxy1. Sebelum membuat non transparent –proxy, disablekan dulu konfigurasi langkah ke 3 di transparent proxy2. Masuk ke IP – web proxy – web proxy settings, masukan parameter berikut set enabled, port 3128, sisanya dapat dibiarkan sesuai defaultnya.2. Pada browser klien (IE) masuk ke tool- internet option – connections – LAN setting – proxy server – use proxy server … gunakan IP mikrotik sebagai addressnya dan nomor port 31283. Pada Firefox masuk tool – option – network – settings, pilih manual proxy dan isikan address berikut nomor portnya, pengguna browser lain dapat menyesuaikan sesuai karakter masing2 browser4. Buka sembarang alamat website, dapatkah terbuka? PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman
  10. 10. Tugas1. Apa perbedaan antara transparent dan non transparent proxy berdasar konfigurasinya? Mana yang lebih mudah diterapkan? Mengapa?2. Apa yang dimaksud cache pada web-proxy? Mengapa dapat mempercepat koneksi internet? Jelaskan3. Pada studi kasus pemblokiran port 80, mengapa browser tidak dapat membuka alamat website? sementara ping menghasilkan reply dari alamat website yang sama?4. Tugas dikumpulkan per kelompok (maks 4 orang) PRIYO HARJIYONO, S.Pd – SMK Bina Harapan, Sinduharjo, Sleman

×