Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Materi halogen kimia unsur

kimia unsur materi halogen

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all
  • Be the first to comment

Materi halogen kimia unsur

  1. 1. Kelompok 2 2. Cita Phisania Putri [21] 3. Nur Akhidhatun Anisa [23] 5. Doni Kurniawan[29] 1. Lenggang Mamitu K [01] 4. Luluk Alfiana [28]
  2. 2. Kelompok halogen terdiri dari: HALOGEN Iodin Brom Clorin Fluor Astatin
  3. 3. Garam Pembentuk Pembentuk Garam [ns]2[np]5 Gol VII A
  4. 4. Titik Didih dan Titik leleh Sifat Fisis dan Kimia Halogen Mudah larut Sukar larut Semakin BESAR
  5. 5. Kereaktifan dan keelektronegatifan BESAR Ikatan halogen dan jari-jari atom KECIL Sifat Fisis dan Kimia Halogen Sifat Asam Asam Halida (HX) HF < HCl < HBr < HI Asam Oksihalida HClO > HBrO > HIO
  6. 6. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Reaksi dengan senyawa halogen lainnya Reaksi dengan hidrogen Reaksi dengan hidrokarbon Reaksi dengan air Reaksi dengan basa
  7. 7. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen X2 + nY2 → 2XYn Y adalah halogen yang lebih elektronegatif dan n adalah bilangan ganjil.
  8. 8. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Halogen bereaksi dengan unsure logam menghasilkan halida logam. Contoh: 3Br2 + 2Al → 2AlBr3 F2 + Cu → CuF2 2Cl2 + 2Fe → 2FeCl2
  9. 9. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Halogen bereaksi langsung dengan unsur nonlogam dan metalloid. 3X2 + 2Z → 2ZX3
  10. 10. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Reaksi dengan senyawa halogen lainnya Halogen yang lebih aktif menggantikan halogen yang kurang aktif dari senyawanya. Contoh : F2 + 2NaBr → Br2 + 2NaF
  11. 11. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Reaksi dengan senyawa halogen lainnya Reaksi dengan hidrogen Halogen bereaksi dengan hidrogen membentuk halida. Contoh: Cl2 + H2 → 2HCl
  12. 12. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Reaksi dengan senyawa halogen lainnya Reaksi dengan hidrogen Reaksi dengan hidrokarbon Halogen bereaksi dengan hidrokarbon dengan menggantikan atom-atom hidrogen. Contoh : C2H6 + Br2 →C2H5
  13. 13. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Reaksi dengan senyawa halogen lainnya Reaksi dengan hidrogen Reaksi dengan hidrokarbon Reaksi dengan air Semua halogen kecuali fluor berdisproporsionasi dalam air. Contoh: Cl2 + H2O → HClO + HCl
  14. 14. Reaksi Halogen Reaksi dengan halogen Reaksi dengan Logam Reaksi dg nonlogam & metaloid Reaksi dengan senyawa halogen lainnya Reaksi dengan hidrogen Reaksi dengan hidrokarbon Reaksi dengan air Reaksi dengan basa Semua halogen akan bereaksi dalam larutan basa. Contoh: 3I2 + 6NaOH → 5NaI + NaIO3 + 3H2O
  15. 15. Fluor
  16. 16. Kulit Bumi Lainnya Fluorspar (CaF2)kriolit (Na3AlF6)
  17. 17. Kriolit (Na3AlF6), bahan yang digunakan sebagai pelarut dalam pengolahan logam Al secara elektrolisis. Natrium heksa flourosilikat (Na2SiF6), bahan yang dicampurkan pada pasta gigi agar gigi menjadi kuat Freon-12 (CF2Cl2), dipakai sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC, serta sebagai zat pendorong pada kosmetika aerosol (spray) Teflon, suatu jenis plastik tahan panas yang banyak digunakan pada peralatan mesin Produk-Produk dan Kegunaan
  18. 18. NaF, digunakan dalam proses pengolahan isotop uranium, yaitu bahan bakar reaksi nuklir dan digunakan untuk mengawetkan kayu dari gangguan serangga Gas flourin (F2) terutama digunakan dalam proses pengolahan isotop uranium -235 dari isotop uranium- 238 melalui difusi gas Asam flourida (HF), yang dapat bereaksi dengan gelas, sehingga sering digunakan untuk mengukir (mengetra) gelas SF6, suatu gas yang digunakan sebagai insulator
  19. 19. Dampak
  20. 20. Sifat-sifat Flourin Jari-jari atom (ppm) 133 Jari-jari kovalen 71 Energi ionisasi (KJ/mol) 1680 Keelektronegatifan 4 Afinitas elektron (KJ/mol) -328 Kerapatan (Kg/m3) 1696 Titik leleh(0C) -220 Titik didih(0C) -180 Potensial reduksi +2,87
  21. 21. CaF2 +H2SO4 Pekat CaSO4+2HF Didinginkan dengan KHF2 lalu dielektrolisis HF Cair anhidrous Didestilasi F2 dan H2
  22. 22. Khlor
  23. 23. 1. DDT digunakan sebagai insektisida2. PVC digunakan pada produksi pipa pralon4. NaClO dan CaOCl digunakan sebagai zat pengelantang3. CHCl3 digunakan sebagai pelarut dan obat bius6. KClO3 digunakan sebagai korek api, bahan peledak, petasan dan juga obat kumur 5. NH4Cl sebagai elektrolit baterai kering, KCl sebagai pupuk dll Produk-Produk dan Kegunaan
  24. 24. Dampak Klor dapat mengganggu pernafasan, merusak selaput lendir dan dalam wujud cahaya dapat membakar kulit dan bersifat sangat beracun. CFC (Chloro Fluoro Carbon), yang terlepas ke udara dapat menimbulkan kerusakan pada lapisan ozon. Kloramina, NH4Cl zat ini sangat beracun terhadap kerang- kerang dan binatang air lainnya. Kloroform CHCl3, yang ditemukan dalam air terklorinasi, yang dianggap , mutagenik (dapat menimbulkan mutasi), tetraogenik (menimbulkan kerusakan pada kelahiran) atau karsiogenik (menimbulkan kanker).
  25. 25. Sifat-sifat Klorin Jari-jari atom (ppm) 180 Jari-jari kovalen 99 Energi ionisasi (KJ/mol) 1250 Keelektronegatifan 3 Afinitas elektron (KJ/mol) -349 Kerapatan (Kg/m3) 3214 Titik leleh(0C) -10 Titik didih(0C) -35 Potensial reduksi +1,36
  26. 26. Reaksi Redoks dengan cara mengoksidasi ion klorida Sebagai oksidator dapat digunakan MnO2(batu kawi), KMnO4, K2CrO7, atau CaOCl2.
  27. 27. Cara Elektrolisis mengelektrolisis larutan natrium klorida pekat dengan mengguanakan elektrode inert(tidak ikut bereaksi) dan menggunakan diafragma. Sebagai elektrode dipakai grafit. 2NaCl(aq)  2Na+ (aq) + 2Cl- (aq) Katode(-): 2H2O(l) + 2e-  H2(g) + 2OH- (aq) Anode(+): 2Cl- (aq)  Cl2(g) + 2e- 2NaCl(aq) + 2H2O(l0  2Na+ (aq) + 2OH- (aq) + Cl2(g) + H2(g) Persamaan Reaksi : OH- bereaksi dengan Na+ membentuk larutan NaOH.
  28. 28. Brom
  29. 29. Garam-garam natrium dan magnesium. Juga dari air laut.
  30. 30. Produk-Produk dan Kegunaan Perak Bromida (AgBr), untuk pembuatan film fotografi Natrium Bromida (NaBr) untuk penenang syaraf. Etilenbromida (C2H4Br2), sebagai zat yang digunakan untuk memperbaiki mutu bensin Metil bromida (CH3Br) digunakan untuk memadamkan kebakaran. Tralomethrin digunakan untuk memurnikan air minum Tetrabutilamonium bromida adalah pewarna yang digunakan dalam industri tekstil
  31. 31. Dampak Bersifat ToksisGAS CAIR Bersifat Korosif UAP iritasi pada mata dan tenggorokan Timbal bromida Yang menguap bersama gas-gas buangan dapat mencemari atmosfer.
  32. 32. Sifat-sifat Bromin Jari-jari atom (ppm) 195 Jari-jari kovalen 114 Energi ionisasi (KJ/mol) 1140 Keelektronegatifan 2,8 Afinitas elektron (KJ/mol) -325 Kerapatan (Kg/m3) 3110 Titik leleh(0C) 7,2 Titik didih(0C) 59 Potensial reduksi +1,065
  33. 33. Reaksi Redoks Mengoksidasi ion bromida yang terdapat dalam air laut dengan klorin. Pembuatan gas Br2 Cl2(g) + 2Br- (aq)  Br2(g) + 2Cl- (aq)
  34. 34. Cara Elektrolisis Mengelektrolisis larutan garam MgBr2 dengan menggunakan elektroda inert. MgBr2(aq)  Mg2+ (aq) + 2Br- (aq) Katode (-) : 2 H2O (l) + 2e-  H2(g) + 2OH- (aq) Anode (+) : 2 Br- (aq)  Br2(l) + 2e- MgBr2(aq) + 2H2O(l)  Mg2+ (aq) + 2OH- (aq) + Br2(l) + H2 (g)
  35. 35. Iodin
  36. 36. Dalam Air Laut Ditemukan Di Chili Natrium Iodat (NaIO3) Ditemukan dalam NaNO3 di chili Dalam Larutan Bawah Tanah Ditemukan di Jepang dan Amerika Lainnya Beberapa jenis lumut dan ganggang.
  37. 37. Produk-Produk dan Kegunaan
  38. 38. Dampak Kristal iodin dapat melukai kulit uapnya dapat melukai mata dan selaput lendir.
  39. 39. Sifat-sifat Iodin Jari-jari atom (ppm) 215 Jari-jari kovalen 133 Energi ionisasi (KJ/mol) 1008 Keelektronegatifan 2,5 Afinitas elektron (KJ/mol) -295 Kerapatan (Kg/m3) 49630 Titik leleh(0C) 114 Titik didih(0C) 184 Potensial reduksi +0,535
  40. 40. Secara Komersial iodin dibuat dengan mengoksidasi ion iodida yang terdapat pada air laut dan klorin Cl2 + I- I2 +2Cl-
  41. 41. Astatin
  42. 42. Astatin dapat ditemukan di kerak bumi .
  43. 43. Belum banyak diketahui
  44. 44. Sifat-sifat Astatin Jari-jari atom (ppm) - Jari-jari kovalen 145 Energi ionisasi (KJ/mol) 912 Keelektronegatifan 2,2 Afinitas elektron (KJ/mol) -270 Kerapatan (Kg/m3) - Titik leleh(0C) - Titik didih(0C) 337 Potensial reduksi -
  45. 45. Astatin dapat diproduksi dengan menembak bismut dengan partikel alfa berenergi untuk mendapatkan 209-211 At yang tahan lama, untuk selanjutnya disuling dengan memanaskan di udara

×