Buletin trendy

2,093 views

Published on

Buletin ini sebagai tugas dalam mata kuliah Bahasa Indonesia 3. Membahas tentang tanggapan dosen seta mengupass tentang kurikulum 2013 seta di dalamnya mengenalkan berbagai pendidikan. Penasaran mau tau isinya. Makanya Ayo baca...!!!!

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,093
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
90
Actions
Shares
0
Downloads
67
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Buletin trendy

  1. 1. Trendi All Admin’s Trendsetter Pendidikan Indonesia Snapshots FOKUS Kurikulum 2013 Fokus pada Karakter Anak IPTEK Manfaatkan Blog untuk Media Pembelajaran RESENSI Kupas Tuntas Kurikulum 2013 HANGOUT Mendengar Saya Lupa; Melihat, Saya ingat; Melakukan, Saya Paham; Menemukan, Saya Kuasai SOSOK Hidup Jangan hanya Mengalir seperti Air tapi Jadilah Arusnya OPINI Pahit Manis Pramuka Sebagai Alternatif Pembentukan Karakter Anak SASTRA Hasil Mahasiswi Program Studi PGSD Kelas a4-12 Kebimbangan Ayo Berangkat Sekolah
  2. 2. Kurikulum 2013 EDITORIAL Redaksi Pembimbing Deri Anggraini , M.Pd . Pemimpin Redaksi : Warsiyanti Sekretaris : Anggun Novitasari Bendahara : Suryati Editor : Ratna Wahyu Hendratni Warsiyanti Layout : Septi Ma iana Ratna Wahyu Hendratni Redaktur : Siska Aprilia Sirkulasi : Martina Fitrianingsih Salam semangat sobat, Kesuksesan tertinggi adalah saat pertama kita mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan nikmat dan karuniaNya kepada kita semua. Senang sekali akhirnya Buletin Trendi dapat sampai kehadapan sobat semua. Buletin Trendi merupakan media kreatif anak Program studi PGSD Universitas PGRI Yogyakarta yang mengulas tentang pendidikan. Pada edisi kali ini Buletin Trendi membahas tentang Kurikulum 2013. Sebagai generasi penerus bangsa kita harus semangat dan membawa sistem pendidikan ini ke arah yang lebih baik. Melalui Buletin Trendi ini semoga dapat memberikan segelintir ilmu yang bermanfaat bagi kita. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah terlibat dalam pembuatan buletin ini. Pasti tiada gading yang tak retak. Tentu edisi ini banyak kekurangan baik segi materi, penampilan, gaya bahasa, maupun segi lain. Oleh karena itu kritik dan saran dari sobat sangat besar artinya, sehingga buletin ini meningkat kualitasnya. Partisipasi aktif sobat juga senantiasa kami tunggu. Semoga buletin ini dapat memberi informasi yang bermanfaat bagi sobat semua. Is Kholifah Trisnawati 1 Fokus Kemenangan adalah 10% gagasan, 90% keringat Redaksi Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia pada Karakter Anak FOKUS Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan, modifikasi, dan pemutakhiran dari kurikulum sebelumnya. Kurikulum ini merupakan bagian peningkatan mutu pendidikan dan merupakan salah satu yang menjamin agar Standar Kompetensi Lulusan (SKL) tercapai, baik sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dalam panduan sosialisasi kurikulum 2013 terdapat landasan lososnya yaitu: 1.pendidikan berakar pada budaya bangsa 2.pendidikan memberikan dasar bagi peserta didik untuk berpartisipasi dalam membangun kehidupan masa kini 3.pendidikan adalah proses pengembangan jati diri peserta didik 4.pendidikan menempatkan peserta didik sebagai subjek yang belajar KTSP dan KBK masih merupakan bagian dari kurikulum 2013 akan tetapi dalam pelaksanaannya satuan pendidikan boleh mengembangkan kurikulum sendiri sesuai kondisi satuan pendidikan tersebut. Kurikulum ini disebut juga kurikulum pembentukan karakter karena sikap menjadi penilaian paling utama sebelum menilai kedua hal setelah itu, yaitu pengetahuan dan keterampilan. Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Dalam Kurikulum 2013 sikap tertuang dalam Kompetensi Inti (KI) satu sampai empat dan termuat juga dalam Kompetensi Dasar (KD) satu dan dua. Pengetahuan baru dimulai pada KD tiga dan keterampilan di KD empat. Dalam kurikulum 2013 ini proses dan hasil merupakan sesuatu yang penting, tidak ada yang lebih unggul. Diharapkan dalam kurikulum ini memunculkan pribadi yang lebih kompeten, produktif, serta kreatif. Guru dituntut bukan hanya untuk mengajar, akan tetapi penanaman konsep serta karakter kepada peserta didik secara s i g n i  ka n . Ke k re a t i f a n g u r u merupakan faktor penting dalam penerapan kurikulum 2013. Kurikulum ini memakai pendekatan scientic. Pendekatan ini lebih menekankan pada pembelajaran yang mengaktifkan siswa. Diibaratkan proses pembelajaran guru hanya merencanakan dengan membuat skenario, kemudian guru menjadi sutradara, tinggal siswa yang berperan sesuai karakter yang sudah ditentukan. Sehingga anak akan mempunyai pengalaman langsung dan konsep itu menjadi dasar pembentukan karakter anak. Ratna Wahyu Hendratni Janganlah membatasi dirimu , pergilah sejauh mana pikiranmu membawa 2
  3. 3. IPTEK Blog untuk Media Pembelajaran Memanfaatkan Sebelum kita memanfaatkan blog sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian dari blog. Menurut Wikipedia istilah blog adalah singkatan dari weblog atau web log merupakan bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisantulisan yang dimuat sebagai posting pada sebuah web umum. Tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Mengarang blog, memelihara sebuah blog, atau menambahkan artikel ke blog yang sudah ada disebut “blogging". Masing-masing artikel pada sebuah blog disebut "tulisan blog", "tulisan", a t a u " m a s u ka n " . O r a n g y a n g menulis atau memasukkan dan memelihara tulisan di blog disebut "blogger". Sebuah blog terdiri dari teks, hypertext, gambar, dan link (ke halaman web dan video, audio dan le lainnya). Blog menggunakan dokumentasi dengan gaya percakapan. 3 Bl o g m e mp u n ya i fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian sampai media publikasi. Banyak sekali platform blog tersedia untuk kita dan dapat kita manfaatkan s e c a r a g r a t i s , diantaranya blogspot, w o rd p re s s , b l o g d e t i k , kompasiana, dan lain sebagainya. Cara membuat blog pun tidak sulit karena semua bisa kita lakukan dan pelajari Langkah-langlah besar mambutuhkan banyak langkah-langkah kecil Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia S e d a n g m e d i a pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat d i g u n a ka n d a l a m p ro s e s pembelajaran untuk membantu pendidik dalam m e n y a m p a i ka n i n f o r m a s i kepada peserta didik guna m e n c a p a i t u j u a n pembelajaran. Segala sesuatu tersebut dapat berupa manusia (model), materi (buku teks), dan peristiwa (kejadian) yang membangun kondisi sehingga membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Materi tidak hanya di dapat dari buku teks saja, kita dapat memanfaatkan media sosial sebagai sumber belajar kita. Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Kaitannya dengan kurikulum 2013, siswa dituntut u n t u k k re a t i f d a n m a n d i r i , sedang guru hanya sebagai fasilitator. Dengan adanya blog, siswa dapat secara mandiri mencari sumber-sumber untuk b e l a j a r. S e m a k i n b a n y a k membaca maka semakin bertambah wawasannya. Seorang guru juga dapat memanfaatkan blog untuk memposting bahan-bahan ajar yang nantinya diperlukan oleh siswa. Hal tersebut dapat berupa materi atau tugas. Sehingga siswa dituntut untuk mandiri mencari di blog dan secara tidak langsung mereka dikenalkan dengan media sosial. Di dalam blog, kita juga dapat mempublikasikan karya-karya sendiri berupa artikel, puisi, cerpen, dan lain sebagainya. Dengan demikian akan memupuk rasa percaya diri karena dapat memamerkan hasil karya sendiri. Warsiyanti Tantanglah diri anda dengan segala tugas 4
  4. 4. RESENSI Kupas Tuntas Kurikulum 2013 Kurikulum memainkan peranan penting dalam mewujudkan generasi yang kreatif, inovatif, dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Ibarat tubuh, kurikulum merupakan jantungnya pendidikan. Upaya penyempurnaan kurikulum tidak lain demi mewujudkan sistem pendidikan nasional yang kompetitif dan selalu relevan dengan perkembangan zaman yang senantiasa menjadi tuntutan. Hal ini sejalan dengan UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 35 dan 36 yang menekankan perlunya peningkatan standar nasional pendidikan. Di Indonesia beberapa ka l i m e n g a l a m i p e r b a i ka n kurikulum diantaranya kurikulum 1994 lalu diganti dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi tahun 2004. 5 Tetapi Kurikulum Berbasis Kompetensi tidak digunakan lama, karena dalam kurikulum ini pendidikan dituntut untuk Berbasis Kompetensi yang menitik beratkan guru untuk pengembangan kemampuan melakukan kompetensi yang ditetapkan. Kemudian tahun 2006 terjadi pergantian kurikulum tentang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP ini berlaku lebih l a m a , ka re n a m e m p u n y a i pelaksanaan pembelajaran yang umumnya mencakup tiga hal yaitu pre tes, pembentukan kompetensi, dan post tes. Dalam ketiga pembelajaran tersebut dapat menyiapkan siswa untuk lebih fokus dalam soal-soal yang dikerjakan untuk memenuhi kompetensi. Judul Buku : Kupas Tuntas Kurikulum 2013 pengarang : Mida La fatul Muzamiroh S.Si. Penerbit : Kata Pena Cetakan : 2013 Tebal Buku : 146 halaman Semua manusia dewasa adalah pemimpi Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Pa d a t a h u n 2 0 1 3 t e r j a d i pergantian kurikulum disebut dengan Kurikulum 2013. Ku r i k u l u m i n i b e r i s i tentang guru dan siswa yang berkarakter dan kreatif dalam segala bidang. Jadi tidak hanya guru yang dituntut untuk berkarakter dan kreatif tetapi siswa juga. Maka dengan adanya pergantian kurikulum diharapkan dapat memajukan pendidikan di Indonesia. Dalam menyukseskan pendidikan banyak yang harus diperhatikan, diantaranya, kebijakan pemerintah yang memihak kepada masyarakat, anggaran dana pendidikan direalisasikan, visi, misi, dan tujuan pendidikan yang jelas, peningkatan profesionalisme guru, sarana dan prasarana memadai serta kurikulum yang matang dan mudah diakses oleh seluruh pelaksana pendidikan diberbagai satuan pendidikan. Kelebihan dari kurikulum 2013 ialah banyak menciptakan guru-guru dan siswa-siswa yang berkarakter dan kreatif. Menjadikan pendidikan di Indonesia lebih kompetitif, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab. Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Serta menghasilkan siswasiswa yang cerdas, bermoral, dan komunikatif. Kurikulum 2013 diharapkan lebih matang lagi sehingga tidak terjadi keprihatinan atas hilangnya akhlak mulia, rendahnya moral dan etika berbangsa, menguatnya radikalisme, serta melemahnya toleransi. Maka kurikulum 2013 ini ingin menjadikan guru dan siswa di Indonesia lebih berkarakter. Kekurangan dari kurikulum 2013, masih banyak pegawai negeri yang pro dan kontra dalam pergantian kurikulum 2013. Karena para pegawai negeri belum siap dengan adanya pergantian kurikulum yang baru ini, para p e g a w a i n e g e r i berpandangan kurikulum 2013 ini merupakan yang paling sulit dari kurikulum 2004-2006 yang telah terlaksana. Suryati Masalah adalah kesempatan yang terbaik bagimu 6
  5. 5. HANGOUT Mendengar, Saya Lupa; Melihat, Saya Ingat; Melakukan, Saya Paham; Menemukan , Saya Kuasai Di Indonesia bukan hanya pendidikan formal saja yang diterapkan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa, tetapi juga ada pendidikan nonformal seperti sekolah alternatif Sanggar Anak Alam. Demi menjawab permasalahan pendidikan di negeri ini, berbagai pihak berupaya menyelenggarakan sekolah alternatif. Sanggar Anak Alam ini biasa disebut dengan SALAM yang bertempat di Nitiprayan, Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul,Yogyakarta yang didirikan oleh Ibu Sri Wahyaningsih. Beliau mendirikan Salam ini bukan karena biayanya murah atau bahkan konsepnya yang berbasis alam membuat sekolah ini berbeda. Beliau mendirikan sekolah ini dengan tujuan agar siswa mampu menghadapi realitas hidup. 7 Menurut Ibu Sri Wahyaningsih, pendidikan harus menciptakan masyarakat yang kritis dan mampu menghadapi kenyataan hidup. Pendidikan harus mampu m e n g u b a h s e s u a t u , m e n g h a s i l ka n i n o v a t o r d a n penemu-penemu, serta memproduksi orang-orang berkarakter kuat, yang berani bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri. Salam adalah sebuah institusi pendidikan berbasis komunitas yang berprinsip bahwa pendidikan harus produktif ketimbang konsumtif, Persiapkan rencana anda dengan doa Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Salam mengajarkan kemandirian dan berpikir kritis sejak usia dini S a l a m m e m a n g memanfaatkan lingkungan alam sebagai salah satu media belajar, tapi secara prinsip, siswa Salam belajar dari realitas kehidupan secara lebih luas, tidak sekedar dari alam. Salam tidak mengacu pada kurikulum 2013, Salam dari dulu membuat kurikulum sendiri yang kurikulumnya itu mengacu pada pola berkir anak. Jadi tidak mempunyai mata pelajaran khusus seperti di sekolah formal, tetapi Salam memberikan materi secara penelitian langsung yang di dalamnya terdapat banyak matapelajaran. Misalnya, agenda hari adalah tentang ikan, anakanak diajak membeli ikan. Nah di situ anak-anak pasti bertanya kepada penjual, ini ikan apa? berapa harganya? spesies apa? dari situlah mata pelajaran dapat diketahui. Dalam satu penelitian tersebut sudah mencakup banyak matapelajaran. Misal, dalam Bahasa Indonesia karena mereka sudah melakukan wawancara, dalam matematika karena mereka sudah bertanya tentang berapa harganya, lalu IPA karena mereka bertanya tentang spesies. Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Jadi dengan menemukan sendiri dan penelitian langsung mereka bisa secara detail menguasai apa yang mereka temukan. Jika berbicara tentang evaluasi dan raport, di salam itu tidak menilai anak melalui nilai , tetapi menilai anak dari laporan perkembangan anak itu sendiri. Karena di Salam tidak ada test seperti di sekolah-sekolah formal. Maka SALAM, berupaya untuk menciptakan ruang bagi anak untuk leluasa melakukan eksperimen, eksplorasi dan m e n g e k s p re s i ka n b e r b a g a i temuan pengetahuan dengan memanfaatkan lingkungan di sekitarnya sebagai media belajar. Martina Fitrianingsih dan Is Kholifah Trisnawati Sukses tak akan datang bagi mereka yang tak berbuat apa-apa 8
  6. 6. SOSOK Hidup Jangan hanya Mengalir tapi Jadilah Arusnya Hai, salam terhangat bagi p e m b a c a semuanya. Ada yang udah kenal atau belum sama sosok yang satu ini??? Emhh.., pastilah, tidak asing bagi rekan-rekan mahasiswa semua ya, khususnya mahasiswa Program Studi PGSD. Namun meski sering melihat sekilas Beliau, tidak asyik ketika kita tidak mengenalnya lebih dekat, dan lebih jauh. Dalam rubrik sosok TRENDI kali ini, redaksi m e n a m p i l ka n s o s o k d o s e n matakuliah PKn yaitu Ibu Selly Rahmawati, M.Pd. B e l i a u merupakan salah satu dosen FKIP Program Studi PGSD, Universitas PGRI Yogyakarta. Beliau lahir di Yogyakarta, 23 juli 1987 yang beralamat di Ngadinegaran MJ III/24, Yogyakarta 55143. 9 seperti Air Beliau mempunyai hobby membaca, menulis dan diskusi. Beliau mempunyai motto hidup yaitu “Aku ada karena aku berkarya” . “Hidup itu jangan cuma mengalir seperti air, tapi jadilah arusnya” itulah visi hidup beliau dan misinya ialah terus berkarya. Beliau adalah seorang penulis buku yang sampai tahun 2013 telah menulis 9 buku-buku populer. Salah satunya buku Penilaian Hasil Belajar. Ditanya soal Suka-duka perjalanan hidup, Beliau mengibaratkan perjalanan hidupnya ke dalam secangkir kopi. Yang mana di dalamnya ada manis dan pahitnya. Berani menunda kesenangan kecil demi kesenangan besar Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia “Jika kita mau minum kopi, berarti semua rasa itu harus diteguk. Begitu juga dengan kehidupan. Banyak hal yang tidak mungkin diceritakan. Tapi saya menjalani hidup dengan jalan yang keras. Kerja keras dan kesungguhan yang membantu saya melewati jalan itu dan meraih apa yang saya inginkan,”ujar Beliau. Pahit Manis Beliau memilih menjadi p e n d i d i k h a l i n i diumpamakannya, seperti seorang pemain biliyar yang menyodokkan bola bilyar untuk pertama kali. Setelah itu, bola akan menggelinding sendirisendiri, mungkin ada yang sukses masuk dan mungkin ada yang tidak. Semuanya tergantung dari gerakan pertama sang pemain. Begitu pula peranan guru terhadap muridnya, sebagai peletak Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia K e t i ka p e r t a m a ka l i ditanya oleh Pak Tri Wahono sewaktu perekrutan dosen tentang bagaimana rasanya mengajar?, Maka jawaban yang keluar adalah “ M e n y e n a n g k a n” . S a m a seperti perasaan pemain bilyar ketika memperoleh kesempatan bermain bilyar. Nah ini sobat, pendapat beliau mengenai kurikulum 2013, “kurikulum 2013 sebenarnya adalah perbaikan dari kurikulum sebelumnya yang mencakup peningkatan pengetahuan, afektif, dan keterampilan secara terpadu. Proses pembelajarannya berpusat pada peserta didik (student centered active learning) dan pembelajaran yang bersifat kontekstual”. Sahabat TRENDI selain itu, Ibu Selly juga memberikan petuah kepada kita, bagi pendidik dan semua calon pendidik bahwa mengajar itu bukan hanya mentransfer ilmu, tapi juga mentransfer nilainilai. Maka jadilah orang yang punya nilai-nilai yang baik. Kamu tidak akan mempunyai nilai-nilai yang baik kecuali kamu baik. Anggun Novitasari Teman duduk disetiap waktu adalah buku 10
  7. 7. OPINI Pramuka Sebagai Alternatif Pembentukan Karakter Pada Pada saat ini pramuka merupakan salah satu kegiatan yang sedang booming di kalangan para pelajar dan mahasiswa khususnya pada jurusan FKIP (Fakultas Ilmu Pendidikan). D i k a l a n g a n p e l a j a r, pramuka kini menjadi ekstrakulikuler wajib dan sempat terdengar i s u b a h w a pramuka akan dijadikan sebagai matapelajaran. Dikalangan mahasiswa, pramuka akan dijadikan mata kuliah wajib. Bahkan sekarang ini, mahasiswa yang ingin pendadaran skripsi harus mempunyai sertikat KMD (Kursus Mahir Dasar) sebagai syarat wajib. 11 Anak Pramuka juga sebagai alternatif p e m b e n t u ka n karakter anak. Perlu kita ketahui bahwa pendidikan formal saja tidak cukup, sebab hanya mengedepankan aspek kognitif dari peserta didiknya saja. Hal ini tidak cukup untuk menciptakan generasi yang bercendekia serta mempunyai watak dan kepribadian I M TA K ( i m a n d a n takwa), serta kemahiran lapangan. Pramuka sebagai gerakan yang dapat menanamkan nilai-nilai luhur seorang pramuka melalui kode kehormatan dan kode moral gerakan pramuka. Ilmu tanpa diamalkan bagaikan pohon tak berbuah Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Kegiatan pramuka mencakup semua lini kehidupan di masyarakat, tidak memandang golongan atau asal kebangasaan. Begitu pula materi yang dipelajari mencakup materi umum a t a u p u n s p e s i  k ekstrakurikuler lain, seperti baris berbaris (paskibra), h i k i n g , n a v i g a s i , mountaineering (pencinta alam), P3K (PMR), kesakaan, sejarah perjuangan bangsa, dan sebagainya. Ini jelas membuat anggota pramuka memiliki keistimewaan, berkaitan dengan penguasaan kemampuan P3K, evakuasi, PBB, organisasi, kesakaan, survival-navigasi darat, mountaineering, tali-temali (simpul), juga pengabdian masyarakat berupa penyuluhan, bakti sosial, atau penanggulangan korban bencana alam, Secara tersirat maupun tersurat pendidikan karakter sudah ada dalam pramuka. Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Pramuka telah m e n g a j a r ka n p e n d i d i ka n karakter sejak berdirinya kepanduan, jauh sebelum isu pendidikan karakter marak di Indonesia. Adanya pramuka di satuan pendidikan dan keberadaanya tidak hanya sebatas papan nomor gudep. tetapi di dalamnya terdapat kegiatan rutin yang berkesinambungan, maka disadari atau tidak dan secara langsung atau tidak langsung penanaman pendidikan karakter dengan di latar b e l a ka n g i o l e h b e r b a g a i kegiatan yang ada di dalam kepramukaan tersebut. Anggun Nofitasari Ilmu adalah sebaik-baiknya warisan 12
  8. 8. Ayo SASTRA Berangkat Sekolah Kebimbangan Kini jiwa kita seharusnya telah dewasa Persiapan tajam dalam pembangunan Kita songsong masa depan Kita gapai impian Kita saingi para cendekiawan Kita bangun jiwa-jiwa pemikir Tetapi , Kehilangan jati diri apakah mungkin akan kita ikhlaskan? Pelunturan bahasa kita kini sedikit demi sedikit digoyahkan Takkan lagi dapat kita nikmati dibangku sekolahan Cukupkah jiwa pemikir Jiwa penemu diperbanyak?? Tanpa mereka mendalami Dengan hal yang seharusnya mereka tahu ?? Sedangkan , Kini mereka hanya sekedar tahu tanpa mengerti Alasannya singkat , Tak bisa mereka perdalam dengan terlalu Mereka dituntut menyongsong negeri ini Lebih di banding leluhurnya Ajaran dari nenek moyang mereka Yang seyogyanya mereka ketahui secara mendalam Kini hanyalah siratan , Padahal ajaran pendahulunya sangat arif Karena mereka tahu leluhurnya sangat menghormati asalnya Tapi ini Zaman modern Zaman dimana mereka harus menjadi masyarakat modern Inikah tuntutan kedewasaan negara ini ?? Siska Aprilia 13 Bencana ilmu adalah lupa Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia Mentari telah terbit di ufuk timur. Tapi Faisal masih saja tak beranjak dari tempat tidurnya. Kicauan burung menambah indahnya suasana pagi itu. Mentari semakin meninggi dan terlihat pagi ini sangat cerah. Faisal adalah murid kelas X di SMA Bina Harapan. Ia tampak malas untuk bangun, padahal hari ini adalah hari selasa yang artinya ia harus berangkat ke sekolah. Ibunya lekas membangunkan Faisal karena jam telah menunjukkan jam 6.15 WIB. Tetapi Faisal masih saja berbaring di tempat tidur. Ia tampak malas untuk bangun dan tak mau untuk sekolah lagi. “Faisal tidak mau sekolah lagi B u ” , j a w a b Fa i s a l s a m b i l menggeliat. Ibunya bingung dengan sikap Faisal, padalah ia adalah anak rajin dan pandai di sekolah. “Kalau Faisal tidak sekolah, besok mau jadi apa? Apa tidak ka s i h a n d e n g a n I b u ? ” , t a n y a ibunya. “Tapi pendidikan saat ini sudah rusak Bu, hanya orang-orang kaya yang mendapat pelayanan baik dari sekolah, sedangkan orangorang miskin seperti kita sering dianggap bodoh dan nakal. Beasiswa juga hanya diberikan pada anak-anak pandai saja, Trendi Trendsetter Pendidikan Indonesia lantas dimana tugas pendidikan untuk merubah sikap dan perilaku menjadi lebih baik Bu? akibat biaya pendidikan yang mahal sekarang ini, banyak pejabat yang korupsi dan akhirnya akan melahirkan koruptor-koruptor baru. Jadi apa gunanya Faisal sekolah lagi Bu?”, bantah Faisal. “Jadi Faisal prihatin dengan kondisi pendidikan saat ini? Lantas apa yang ingin Faisal lakukan untuk mengubahnya?”, tanya ibu. “Ya Faisal ingin mengubah sistem pendidikan di negara ini Bu,” jawab Faisal. “Lantas bagaimana cara Faisal mewujudkan cita-cita tersebut?”, Ibu kembali bertanya. “Ya dengan sekolah yang baik Bu,” jawab Faisal dengan semangat. “ N a h , i t u Fa i s a l t a h u . S e ka r a n g l e ka s m a n d i d a n berangkat ke sekolah ya nak”. A k h i r n y a Fa i s a l m a u berangkat ke sekolah. Ibunya pun merasa lega anaknya mau b e r a n g ka t k e s e k o l a h l a g i . Beberapa menit kemudian Faisal sudah siap berangkat ke sekolah dan berpamitan kepada ibunya. Septi Martiana Ilmu bagaikan hewan buruan, tulisan adalah pengikatnya 14

×