Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Upcoming SlideShare
EKMA 4111: Modul 2
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

1

Share

Download to read offline

EKMA4111: Modul 9

Download to read offline

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

EKMA4111: Modul 9

  1. 1. Pasar Uang, Pasar Modal, Corporate Governance Anggriawan Sugianto EKMA 4111 Pengantar Bisnis
  2. 2. Outline 1.  Pasar Uang 2.  Pasar Modal 3.  Corporate Governance 2013.10.20 EKMA 4111 2
  3. 3. "An investment in knowledge pays the best interest.” – Benjamin Franklin
  4. 4. EKMA 4111 Pengantar Bisnis Pasar Uang
  5. 5. Pasar Finansial Pasar Uang Pasar Modal Instrumen Kredit jangka pendek (≤ 1 tahun) – contoh: obligasi (bonds) Surat berharga yang berjangka panjang – contoh: saham Tempat transaksi Abstrak, melalui media telekomunikasi Bursa efek, melalui mekanisme over the counter (OTC) Organisasi Tidak terorganisasi Dikelola BAPEPAM 2013.10.20 EKMA 4111 5
  6. 6. Risiko Pasar Uang Risiko pasar (Market risk / Interest-rate risk) •  Potensi kerugian akibat harga surat berharga turun sedangkan tingkat suku bunga naik Risiko reinvestasi (Reinvestment risk) •  Potensi kerugian akibat tingkat suku bunga surat berharga turun, sehingga investor terpaksa menempatkan pendapatan dari bunga kredit ke investasi yang berpendapatan rendah Risiko gagal bayar (Default risk / credit risk) •  Potensi kerugian yang terjadi ketika peminjam (debitor) tidak mampu memenuhi kewajibannya Risiko inflasi (Purchasing power risk) •  Potensi kerugian akibat naiknya harga barang & jasa menyebabkan menurunnya daya beli atas pendapatan yang diterima investor 2013.10.20 EKMA 4111 6
  7. 7. Risiko Pasar Uang Risiko valuta (Currency /exchange rate risk) •  Potensi kerugian akibat adanya perubahan yang tidak menguntungkan terhadap kurs mata uang asing Risiko politik •  Potensi kerugian akibat adanya perubahan ketentuan perundangan yang mengakibatkan turunnya pendapatan dari investasi Risiko likuiditas (Liquidity risk) •  Potensi kerugian saat instrumen pasar uang sulit dijual kembali sebelum jatuh tempo 2013.10.20 EKMA 4111 7
  8. 8. Pelaku Pasar Uang 1.  Peminjam •  Invididu / Perusahaan 2.  Pemberi pinjaman •  Investor individual •  Lembaga keuangan •  Perbankan •  Non-bank: Asuransi •  Lembaga investasi: Perusahaan efek, Reksadana •  Lembaga pembiayaan: modal ventura, kartu kredit 3.  Pemerintah •  Regulator •  Tetapi juga bisa sebagai peminjam atau pemberi pinjaman 2013.10.20 EKMA 4111 8
  9. 9. Instrumen Pasar Uang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) •  Surat berharga yang dikeluarkan BI sebagai pengakuan utang jangka pendek (1-3 bulan) dengan sistem diskonto/bunga sebesar Stop Out Rate (SOR) •  Prinsipnya seperti Treasury Bills (T-Bills) di Amerika Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) •  Surat berharga berjangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan BI atau lembaga diskonto yang ditunjuk BI Sertifikat Deposito •  Deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperjualbelikan Commercial Paper •  Surat berharga tanpa jaminan (unsecured promissory notes) yang diterbitkan perusahaan untuk memperoleh dana jangka pendek dan dijual kepada investor melalui pasar uang 2013.10.20 EKMA 4111 9
  10. 10. Instrumen Pasar Uang Pasar Uang Antar Bank (Interbank Call Money) •  Kegiatan pinjam-meminjam dana antara satu bank dengan bank lainnya untuk jangka waktu pendek Repurchase Agreement (Repo) •  Transaksi jual beli surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat berharga tersebut pada tanggal & harga yang telah ditetapkan lebih dahulu Banker’s Acceptance (BA) •  Wesel berjangka (time draft) yang ditarik oleh eksportir atau importir atas suatu bank untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing Promissory Notes •  Kontrak berisi janji untuk membayar sejumlah uang pada pihak lainnya. Kewajiban kemudian muncul dalam bentuk pembayaran kembali (repayment) atau dalam bentuk utang lainnya. 2013.10.20 EKMA 4111 10
  11. 11. Pasar Uang Fungsi Pasar Uang •  Sarana alternatif perusahaan untuk •  Memenuhi kebutuhan dana jangka pendek •  Menempatkan dana atas kelebihan likuiditasnya •  Sarana pengendali moneter untuk melaksanakan operasi pasar terbuka Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) •  Pembentukannya melibatkan beberapa bank besar •  Untuk membentuk tingkat suku bunga sebagai referensi kalangan perbankan •  Ditentukan berdasarkan tingkat bunga deposito berjangka rata-rata dari sejumlah bank yang dianggap sebagai refleksi tingkat bunga pasar 2013.10.20 EKMA 4111 11
  12. 12. "Be fearful when others are greedy. Be greedy when others are fearful." – Warren Buffett
  13. 13. EKMA 4111 Pengantar Bisnis Pasar Modal
  14. 14. Pasar Finansial Pasar Uang Pasar Modal Instrumen Kredit jangka pendek (≤ 1 tahun) – contoh: obligasi (bonds) Surat berharga yang berjangka panjang – contoh: saham Tempat transaksi Abstrak, melalui media telekomunikasi Bursa efek, melalui mekanisme over the counter (OTC) Organisasi Tidak terorganisasi Dikelola BAPEPAM 2013.10.20 EKMA 4111 14
  15. 15. Lembaga Pasar Modal Pasar Perdana Pasar Sekunder Emisi saham •  Pedagang Efek •  Penjamin Emisi Efek (Underwriter) •  Perantara Pedagang Efek (Broker) •  Akuntan Publik •  Perusahaan Efek •  Konsultan Hukum •  Biro Administrasi Efek •  Notaris •  Agen Penjual (Perusahaan efek) •  Perusahaan Penilai Emisi obligasi •  Wali Amanat (Trustee) •  Penanggung (Guarantor) •  Agen Pembayaran (Paying Agent) 2013.10.20 EKMA 4111 15
  16. 16. Reksadana Reksadana •  Wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi •  Bentuk usaha: •  Perseroan (PT) •  Kontrak Investasi Kolektif (KIK) •  Berdasarkan sifat operasionalnya: •  Tertutup (closed-end investment fund) •  Terbuka (opened-end investment fund) 2013.10.20 EKMA 4111 16
  17. 17. Jenis Reksadana Reksadana Pasar Uang •  Investasi hanya pada surat utang berjangka < 1 tahun Reksadana Pendapatan Tetap •  Investasi yang ≥ 80% portfolio nya ada pada efek yang bersifat utang Reksadana Saham •  Investasi yang ≥ 80% portfolio nya ada pada efek yang bersifat ekuitas Reksadana Campuran •  Investasi yang portfolionya berisi campuran efek bersifat utang dan ekuitas 2013.10.20 EKMA 4111 17
  18. 18. Keuntungan Reksadana Keuntungan reksadana •  Likuiditas •  Diversifikasi •  Manajemen profesional •  Biaya yang rendah •  Pelayanan bagi pemegang saham Nilai Aktiva Bersih (NAB) 2013.10.20 EKMA 4111 18
  19. 19. Proses Emisi Efek 2013.10.20 EKMA 4111 19
  20. 20. Penjatahan Saham Fixed allotment •  Anggota penjamin emisi maupun agen penjual telah memiliki pembeli. •  Jatah saham tidak dijual kepada klien lainnya. Separate account •  Fixed allotment + beberapa klien dekat Pooling •  Pemesanan saham di-pool pada penjamin emisi pelaksana. •  Jika terjadi kelebihan permintaan akan dilakukan penjatahan secara proporsional. •  Jika jumlah saham tidak mencukupi maka penjatahan dilakukan dengan cara diundi. Gabungan •  Fixed allotment + Pooling 2013.10.20 EKMA 4111 20
  21. 21. Pencatatan Saham Share listing •  Pencatatan saham di bursa efek sejumlah emisi yang dilakukan. •  Misalnya, modal yang disetor: 1 juta lembar saham, total emisi 20%, yang tercatat di bursa hanya yang 20% itu saja •  Jika ingin menawarkan 80% sisanya, harus proses emisi lagi Partial listing •  Pencatatan saham di bursa efek melebihi jumlah yang diemisikan, tetapi masih di bawah jumlah modal disetor. Company listing •  Pencatatan saham sejumlah modal sahamnya yang telah disetor. 2013.10.20 EKMA 4111 21
  22. 22. Strategi Investasi Beberapa strategi investasi di pasar modal •  Mengumpulkan beberapa jenis saham dalam satu portfolio •  Beli di pasar perdana dan dijual begitu dicatatkan di bursa •  Beli dan simpan •  Beli saham tidur •  Strategi berpindah dari saham yang satu ke saham yang lain •  Konsentrasi pada industri tertentu •  Reksadana 2013.10.20 EKMA 4111 22
  23. 23. Risiko Pasar Modal Risiko daya beli (purchasing power risk) •  Kerugian ketika investor harus menjual saham dengan harga jual lebih rendah dari harga beli (capital loss) Risiko bisnis (business risk) •  Kerugian ketika bisnis perusahaan yang diinvestasi bangkrut Risiko tingkat bunga (interest rate risk) •  Kerugian ketika ada kenaikan suku bunga yang dampaknya dapat meningkatkan beban perusahaan (emiten) yang lebih lanjut dapat menurunkan harga saham Risiko pasar (market risk) •  Potensi kerugian karena terjadi penurunan harga saham akibat kenaikan tingkat bunga Risiko likuiditas (liquidity risk) •  Potensi kerugian apabila penjualan kembali secara serentak oleh pemilik unit penyertaan sehingga manajer investasi tidak dapat segera menyediakan uang tunai untuk membayar penjualan kembali unit penyertaan tersebut 2013.10.20 EKMA 4111 23
  24. 24. “If people are good only because they fear punishment, and hope for reward, then we are a sorry lot indeed.” – Albert Einstein
  25. 25. EKMA 4111 Pengantar Bisnis Corporate Governance
  26. 26. Corporate Governance Corporate governance •  Seperangkat peraturan yang menetapkan hubungan antara pemegang saham, pengurus, kreditur, pemerintah, karyawan serta para pemegang kepentingan intern dan ekstern lainnya sehubungan dengan hak-hak dan kewajiban mereka. •  Tujuan: menciptakan peningkatan nilai bagi pihak pemegang kepentingan 2013.10.20 EKMA 4111 26
  27. 27. Prinsip Internasional •  Hak-hak para pemegang saham •  Mendapat informasi yang benar & tepat waktu, berperan dalam pengambilan keputusan perusahaan, mendapatkan keuntungan •  Perlakuan yang sama terhadap para pemegang saham •  Keterbukaan informasi terutama pada pemegang saham minoritas atau asing, serta larangan atas insider info •  Peranan pemegang saham harus diakui •  Berperan atas pembentukan kondisi keuangan yang sehat •  Pengungkapan yang akurat dan tepat pada waktunya serta transparansi •  Tentang kinerja perusahaan, kepemilikan, serta para pemegang kepentingan •  Tanggung jawab pengurus •  Dalam manajemen, pengawasan manajemen serta pertanggungjawaban kepada perusahaan dan para pemegang saham. 2013.10.20 EKMA 4111 27
  28. 28. Prinsip Nasional Kerangka pengaturan corporate governance di Indonesia •  UU RI No. 1 / 1995 tentang Perseroan Terbatas (UU PT) •  Peraturan yang diterbitkan BAPEPAM – untuk perusahaan publik •  UU RI No. 1 / 1995 tentang Pasar Modal (UU PM) Tata kelola nasional •  Partisipasi dan Perlindungan Para Pemegang Saham •  Pemantauan dan Perlindungan Kreditur •  Pasar untuk Pengendalian Perusahaan serta Pelindungan Pasar Produk •  Pasar Modal serta Keuangan Perusahaan 2013.10.20 EKMA 4111 28
  29. 29. End of Module 9
  • meilana7

    Dec. 24, 2014

Views

Total views

2,566

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

356

Actions

Downloads

158

Shares

0

Comments

0

Likes

1

×