Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Rangkuman materi bumi dan tata surya

14,172 views

Published on

Geografi

Published in: Education
  • Follow the link, new dating source: ♥♥♥ http://bit.ly/2Qu6Caa ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ❤❤❤ http://bit.ly/2Qu6Caa ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Rangkuman materi bumi dan tata surya

  1. 1. RANGKUMAN MATERI MENGENAL BUMI A. Pembentukan Jagad raya dan tata surya Jagad Raya (Alam Semesta) Berdasarkan pada teori kosmologi modern, proses terbentuknya alam semesta dapat dikelompokkan menjadi tiga teori, yaitu : 1. Teori Keadaan Tetap (Steady State ) – Fred Hoyle  Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini selalu berada dalam keadaan tetap, di manapun setiap saat.  Pendukung teori ini adalah penganut materialisme yang mengikuti aliran atheis. Seperti Fred Hoyle dan Dennis Sciama. 2. Teori Osilasi (Ekspansi – Kontraksi)  Teori ini menyatakan bahwa semua materi alam semesta ini bergerak saling menjauhi kemudian akan berhenti, lalu akan mengalami pemampatan, dan seterusnya secara periodik.  Dalam proses tersebut, tidak ada materi yang hilang maupun tercipta, materi materi itu hanya dapat mampat dan merenggang. 3. Teori dentuman besar atau Big Bang  Teori ini menyatakan bahwa seluruh materi dan energi dalam alam semesta ini pernah menyatu membentuk sebuah bola raksasa.Bola rasasa ini kemudian meledak dan seluruh materi mengembang karena energi ledakan yang sangat besar, ledakan inilah yang kemudian kita disebut sebagai Big Bang.  Menurut George Gamow, setelah Big Bang terjadi, seharusnya masih dapat ditemukan sisa radiasi ledakan itu dan radiasi ini harus tersebar merata di alam semesta.  Tahun 1965, tanpa sengaja radiasi itu ditemukan oleh Robert Prenzias dan Robert Nilson. Radiasi itu tidak berasal dari satu titik tetapi tersebar merata seperti yang telah disebutkan George Gamow. Radiasi ini dipercaya sebagai sisa Big Bang. Tata Surya 1. Teori Kabut atau Nebula atau Gas (Imanuel Kant – Pierre Simon de Laplace) Tata surya terbentuk dari kabut yang berputar, kabut yang berputar dan memampat dan memadat, akibat dari putaran kabut ini terbentuklah matahari dan terdapat kabut kecil disekitarnya membentuk planet. 2. Teori Planetesimal (FR Moultant – Thomas C. Chamberlin) Menurut teori ini matahari sudah ada sebelumnya, kemudian pada suatu saat ada sebuah bintang melintas pada jarak yang tidak terlalu jauh dari matahari. Akibatnya, terjadinya peristiwa pasang naik pada permukaan matahari maupun bintang itu, sehingga sebagian dari massa matahari tertarik kearah bintang mirip lidah raksasa. Pada saat bintang menjauhi matahari, sebagian dari massa yang tertarik tadi jatuh kembali ke permukaan matahari dan sebagian lagi terhambur ke ruang angkasa menjadi planet dan benda langit lainya.
  2. 2. 3. Teori Pasang Surut (Buffon, Jeans – Jeffreys) Planet-planet berawal dari massa matahari yang terhambur ke luar angkasa dikarenakan gravitasi bintang yang melintas mendekati matahari, massa tadi kemudian membentuk bangunan seperti kerucut yang lama kelamaan karena dia dipengaruhi oleh gravitasi bintang yang semakin menjauh menjadi terputus atau terbagi – bagi menjadi gumpalan gas yang lama – kelamaan menjadi planet hal inilah yang menjelaskan tentang mengapa ukuran tiap planet berbeda. 4. Teori Bintang Kembar (Lytletton, Hoyle) Teori ini dikemukakan tahun 1930, teori ini mengungkapkan bahwa di jagad raya telah ada dua bintang, kemudian salah satu bintang meledak, kemudian serpihannya mengelilingi bintang yang satunya karena kekuatan dari bintang itu. Serpihan itulah yang menjadi planet-planet. 5. Teori Proto Planet atau teori Kondensasi atau awan debu (Von Weizsaeker - P. Kuiper) Teori ini mengemukakan bahwa sekitar matahari terdapat gas hidrogen dan helium. Gas tersebut ada yang menghilang tetapi ada juga yang mendingin membentuk gumpalan- gumpalan dan secara perlahan-lahan membentuk gumpalan padat. Gumpalan itulah yang disebut proto planet. Anggota Tata Surya (solar system), antara lain : 1) Bintang 2) Matahari 3) Debu kosmis 4) Planet 5) Satelit 6) Asteroid/planetoid 7) Meteor 8) Meteorit 9) Meteoroit 10) Komet B. Gerak rotasi dan revolusi bumi 1. Rotasi bumi : Peristiwa Rotasi Bumi adalah perputaran bumi pada sumbunya. Bumi berotasi dari barat ke timur. Periode: 23 jam 56 menit, Sumbu bumi miring 66,5° terhadap bidang ekliptika. Akibat Rotasi Bumi :  Peredaran semu harian benda-benda langit  Perbedaan waktu  Pergantian siang dan malam  Bumi pepat pada kutubnya  Pembelokan arah angin dan arus laut  Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi Revolusi Bumi : Revolusi Bumi adalah : Bumi mengitari matahari Arah : dari barat ke timur Periode : 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik (365 ¼ hari) Bidang orbitnya disebut ekliptika yang hampir berbentuk lingkaran.
  3. 3. Sudut yang dibentuk oleh ekliptika dengan bidang orbit planet lain disebut sudut inklinasi.  Gerak semu matahari KETERANGAN a. PADA 23 MARET MATAHARI TEPAT BERADA DI KHATULISTIWA, SEMUA TEMPAT DI BUMI SIANG HARI SAMA PANJANG DENGAN MALAM YAITU 12 JAM b. PADA 21 JUNI MATAHARI PADA KEDUDUKAN PALING UTARA, BELAHAN BUMI UTARA MENGALAMI MUSIM PANAS, BELAHAN BUMI SELATAN MUSIM DINGIN c. Pada 23 SEPTEMBER MATAHARI KEMBALI BEREDAR DI KHATULISTIWA PADA WAKTU ITU SAMA DENGAN 23 MARET. d. Pada 22 DESMBER MATAHARI PADA KEDUDUKAN PALING SELATAN, BELAHAN BUMI SELATAN MUSIM PANAS, BELAHAN BUMI UTARA MUSIM DINGIN 23 MARET 21 JUNI 23 SEPTEMBER 22 DESEMBER 23 MARET 23,5 L.U 0 23,5 L.S 0 0 0 MATAHARI MATAHARI MATAHARI MATAHARI MATAHARI  Pergantian musim  Terjadinya paralaks bintang REVOLUSIBUMI .M K .U K .S GBS G B U22 DESEMBER 23 MARET 21 JUNI 23 SEPTEMBER 66,5 0 K .U K.U K.S G B U •GBS B.1 B.2 B.3 B.4 G B U •GBS K.U K.S K.S K.U •EQUATOR •EQUATOR EQUATOR •E QUATO R G BS C. Pergerakan Lempeng PETA DIATAS MENUNJUKAN LEMPENGAN-LEMPENGAN TEKTONIK UTAMA YANG MERUPAKAN BAGIAN-BAGIAN KERAK BUMI. SEKELILING PINGGIRAN LEMPENGAN TERDAPAT GUNUNG-GUNUNG API DAN GEMPA BUMI APA BILA LEMPENGAN BERGERAK. MASING-MASING LEMPENGAN SALING BERHUBUNGAN DAN SECARA KONSTAN BERGERAK SEHINGGA TERJADI TABRAKAN PADA BAGIAN TEPINYA MENYEBABKAN TERJADINYA GEMPA. SE – LAIN ITU LEMPENGAN DAPAT DIPAKSA KE BAWAH YANG LAIN, MENYEBABKAN LEMPENGAN ITU MENCAIR MENCIPTAKAN MAGMA YANG NAIK MELALUI GUNUNG API YANG BERDEKATAN. LEMPENG PILIFINA LEMPENG PASIFIK LEMPENG COCOS LEMPENG NAZCA LEMPENG SCOTIA LEMPENG ANTARTIKA LEMPENG INDO AUSTRALIA LEMPENG EURASIA LEMPENG ARABIA LEMPENG AFRIKA LEMPENG EURASIA LEMPENG AMERIKA UTARA LEMPENG KARIBIA LEMPENG AMERIKA SELATAN GARIS DIVERGEN GARIS KONVERGEN GARIS PERALIHAN GARIS YANG BERUBAH - UBAH
  4. 4. Dengan mengamati sebaran keberadan deretan gunung berapi dan pusat-pusat gempa, maka kamu dapat memperkirakan di zona itulah ada jalur subduksi. Untuk jelasnya lihat gambar. ZONA SUBDUKSI ZONA SUBDUKSI PEGUNUNGANLIPATAN KULIT BUMI ASTENOSFER LITOSFER SAMUDERA SAMUDERA SAMUDERA CONTOHFORMASIPATAHAN M AGM A M AGM A Bukti-bukti adanya aktivitas di sekitar lempeng saling tumbuk (konvergen) Lingkungan yang terbentuk akibat aktivitas saling tumbuk, yaitu sebagai berikut : 1) Terciptanya palung pada tepian benua yang berbatasan dengan samudra 2) Terjadinya perluasan tepi lempeng benua yang berupa rangkaian pegunungan 3) Meningkatnya aktivitas vulkanisme, intrusi magma, dan ekstrusi magma 4) Menunjukkan daerah-daerah hiposentrum gempa, baik pada jarak yang dalam maupun dangkal 5) Terdapat zona timbunan sedimen campuran batuan malange (batuan bancuh) Bukti-bukti adanya aktivitas lempeng yang berpapasan (transform fault) atau pergeseran mendatar Aktivitasnya terjadi di sepanjang tanggul dasar samudra yang tidak berkesinambungan, tetapi terputus-putus. Contohnya patahan San Andreas, yang merupakan papasan antara lempeng Pasifik dan lempeng Amerika Utara yang sering terjadi gempa-gempa hebat.
  5. 5. Bukti-bukti adanya aktivitas lempeng yang saling menjauh (Divergen) 1) Perenggangan lempeng 2) pembentukan tanggul dasar samudra (mid ocean ridge) di sepanjang tempat perenggangan lempeng 3) Aktivitas vulkanisme laut dalam yang menghasilkan lava basa berstruktur bantal, serta leleran lava yang encer 4) Pusat gempa yang aktif D. Struktur lapisan bumi Berdasarkan penelitian seismologi yang dilakukan Suess dan Wiechert, bumi terdiri dari empat lapisan. Ke empat lapisan itu adalah: lapisan kerak bumi, lapisan mantel bumi, lapisan antara dan lapisan inti besi nikel. 1. Kerak bumi Lapisan ini terletak di paling tepi dari bola bumi. Tebal lapisan kerak bumi kurang lebih 30 km hingga 70 km, dengan berat jenis 2,7. Lapisan ini berisi unsur Silika Aluminium (SiAl) dan Silikia Magnesium (SiMa). 2. Mantel bumi Lapisan ini ketebalannya mencapai 1200 km dengan BJ 3,6 hingga 4. Material yang terkandung berupa Sisik Silikat. 3. Lapisan antara Lapisan ini tebalnya 1700 km. Material berupa sisik sulfida dengan BJ 6,4. 4. Lapisan Inti besi Nikel Lapisan ini tebalnya 3500 km dengan material besi dan nikel, BJ: 9,6. Perhatikan gambar!
  6. 6. 5. Karakteristik planet bumi Suatu lapisan Oksigen di atmosper yang bersifat melindungi bumi dari temperatur yang panas, air yang berlimpah- limpah, dan suatu komposisi kimia bervariasi menjadikan bumi mendukung kehidupan, dan satu- satu nya planet yang diketahui mempunyai kehidupan. Planet Bumi adalah terdiri atas batu dan metal padat pada bagian luar yang berasal dari cairan seluruh inti bumi . Foto ini, diambil oleh Apollo 17 wahan ruang angkasa pada tahun 1972, memperlihatkan Arabia, Benua Afrika, dan Antartika. E. Kala geologi Kala/zaman geologi terdiri dari :  Zaman prakambrium ( Pembentukan Bumi dan segala isinya)  Zaman paleazoikum ( munculnya kehidupan awal yaitu invertebrata)  Zaman mesozoikum ( kehidupan reptialia yaitu Dinosaurus)  Zaman kenozoikum (dimulainya kehidupan manusia modern ) F. Kelayakan Bumi dalam kehidupan Bumi merupakan satu-satunya planet di jagad raya yang layak untuk kehidupan mahluk hidup terutama manusia. Adapun kelebihan planet bumi yaitu: 1). Memiliki atmosfer 2). Memiliki suhu ideal 3). Memiliki kala rotasi 24 jam 4). Memiliki kemiringan sumbu 23o 5). Memiliki jalur pegunungan 6). Sebagian besar wilayahnya berupa perairan.

×