Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
BAHASA RAGAM ILMIAH
 Pengertian
 Ragam bahasa yang digunakan untuk kegiatan yang bersifat
ilmiah (disebut juga ragam bah...
CIRI-CIRI
BAHASA RAGAM ILMIAH
 Cendekia
 Lugas dan logis
 Jelas
 Padat dan ringkas
 Formal dan objektif
 Gagasan seb...
 Cendekia: mampu mengungkapkan hasil
berpikir logis secara tepat
 Contoh:
Kemajuan informasi pada era globalisasi ini di...
 Lugas: bermakna harafiah dan tidak bermakna
ganda
 Logis: sesuai dengan logika
 Contoh:
Kalau pada zaman Sunan Kalijag...
 Jelas: memiliki struktur kalimat dan makna yang
jelas
Contoh:
Untuk mengetahui apakah baik dan buruknya
pribadi dari tin...
 Padat: gagasan yang diungkapkan tidak
bercampur dengan unsur-unsur lain yang
tidak berhubungan
 Ringkas: singkat/tidak ...
 Formal: komunikasi ilmiah merupakan
komunikasi formal/resmi sehingga menggunakan
bahasa formal
 Objektif: dapat diukur ...
 Gagasan sebagai pangkal tolak: berorientasi
pada gagasan atau pola pikir, bukan pada
penulis
(menghindari penggunaan kat...
 Penggunaan istilah teknis: menggunakan
istilah sesuai dengan bidang keilmuannya
Contoh:
 Perbedaan antara investasi, pe...
 Konsisten: menggunakan unsur-unsur bahasa
secara konsisten (taat asas/ajeg)
Contoh:
Penulis skripsi harus melakukan lang...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bhs ind (4) Bahasa Ragam Ilmiah

984 views

Published on

Kuliah Bahasa Indonesia, Dosen pengampu Bu Dian. Universitas Jember.

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Bhs ind (4) Bahasa Ragam Ilmiah

  1. 1. BAHASA RAGAM ILMIAH  Pengertian  Ragam bahasa yang digunakan untuk kegiatan yang bersifat ilmiah (disebut juga ragam bahasa baku)  Ranah Penggunaan  Laporan yang berbentuk naskah (artikel, makalah, & laporan penelitian)  Skripsi, tesis, & disertasi  Laporan pekerjaan yang berbentuk surat atau naskah  Laporan pertanggungjawaban (kegiatan, keuangan, & pemegang saham).
  2. 2. CIRI-CIRI BAHASA RAGAM ILMIAH  Cendekia  Lugas dan logis  Jelas  Padat dan ringkas  Formal dan objektif  Gagasan sebagai pangkal tolak  Penggunaan istilah teknis  Konsisten
  3. 3.  Cendekia: mampu mengungkapkan hasil berpikir logis secara tepat  Contoh: Kemajuan informasi pada era globalisasi ini dikhawatirkan akan terjadi pergeseran nilai-nilai moral bangsa Indonesia terutama pengaruh budaya barat yang masuk ke Negara Indonesia yang dimungkinkan tidak sesuai dengan nilai- nilai budaya dan moral bangsa Indonesia. Bandingkan Pergeseran nilai-nilai budaya bangsa terjadi karena masuknya pengaruh budaya barat ke Indonesia.
  4. 4.  Lugas: bermakna harafiah dan tidak bermakna ganda  Logis: sesuai dengan logika  Contoh: Kalau pada zaman Sunan Kalijaga dalam kesenian wayang termasuk ceritanya digunakan sebagai media penyebaran agama. Maka di masa sekarang lebih tepat apabila penanaman budi pekerti dalam cerita wayang melalui pengajaran apresiasi. Bandingkan Kalau pada zaman Sunan Kalijaga, kesenian wayang, termasuk ceritanya, digunakan sebagai media penyebaran agama; sekarang, kesenian wayang digunakan sebagai media penanaman budi pekerti melalui apresiasi.
  5. 5.  Jelas: memiliki struktur kalimat dan makna yang jelas Contoh: Untuk mengetahui apakah baik dan buruknya pribadi dari tingkah dan lakunya dalam sehari- hari. Bandingkan Baik dan buruknya pribadi seseorang dapat dilihat dari tingkah lakunya sehari-hari.
  6. 6.  Padat: gagasan yang diungkapkan tidak bercampur dengan unsur-unsur lain yang tidak berhubungan  Ringkas: singkat/tidak mubazir Contoh: Pendidikan agama di sekolah dasar bagaimanapun tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya dukungan yang baik pula dari orang tua murid dalam keluarga. Bandingkan Pendidikan agama di SD tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan orang tua.
  7. 7.  Formal: komunikasi ilmiah merupakan komunikasi formal/resmi sehingga menggunakan bahasa formal  Objektif: dapat diukur kebenarannya secara terbuka oleh umum Contoh: Menurut Moeliono mengatakan bahwa bahasa ilmiah itu lugas, eksak, dan menghindari kesamaran dan ketaksaan dalam pengungkapan (1989). Bandingkan Menurut Moeliono (1989), bahasa ilmiah itu lugas, eksak, dan menghindari kesamaran dan ketaksaan dalam pengungkapan. Atau Moeliono (1989) mengatakan bahwa bahasa ilmiah itu lugas, eksak, dan menghindari kesamaran dan ketaksaan dalam pengungkapan.
  8. 8.  Gagasan sebagai pangkal tolak: berorientasi pada gagasan atau pola pikir, bukan pada penulis (menghindari penggunaan kata saya, kami, dan kita) Contoh: Kita semua tahu bahwa pendidikan itu di lingkungan keluarga sangat penting dalam menanamkan moral Pancasila. Bandingkan Perlu diketahui bahwa pendidikan di lingkungan keluarga sangat penting dalam penanaman moral Pancasila.
  9. 9.  Penggunaan istilah teknis: menggunakan istilah sesuai dengan bidang keilmuannya Contoh:  Perbedaan antara investasi, pembelian bahan akhir perusahaan , dan depresiasi disebut jaringan investasi. (Ekonomi)  Pada dasarnya, pertanian organik berhubungan dengan berbagai bentuk gerakan pertanian alternatif. (Pertanian)  Unsur intrinsik suatu karya sastra yang berupa prosa antara lain; tema, setting, plot, karakter, pusat pengisahan, dan gaya bahasa. (Sastra)
  10. 10.  Konsisten: menggunakan unsur-unsur bahasa secara konsisten (taat asas/ajeg) Contoh: Penulis skripsi harus melakukan langkah-langkah: 1. pertemuan dengan penasihat akademik; 2. mengajukan topik; 3. melapor kepada ketua jurusan; 4. bertemu pembimbing. Bandingkan Penulis skripsi harus melakukan langkah-langkah: 1. menemui penasihat akademis; 2. mengajukan topik; 3. melaporkan rencana skripsi kepada ketua jurusan; 4. menemui pembimbing.

×