Chapter 2 teori dan metodologi sistem

5,046 views

Published on

Menggambarkan dan menjelaskan bagaimana teori sistem dapat diterapkan pada segala jenis organisasi.
Menggambarkan metodologi sistem dasar pendekatan sistem

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
5,046
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
332
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Chapter 2 teori dan metodologi sistem

  1. 1. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PROGRAM STUDI AKUNTANSI 3 SKS Silahkan download materi ini di :www.slideshare.net/andiazka/
  2. 2.  Menggambarkan dan menjelaskan bagaimana teori sistem dapat diterapkan pada segala jenis organisasi. Menggambarkan metodologi sistem dasar pendekatan sistem Penerapan pendekatan sistem pada siklus kehidupan dari suatu sistem berbasis komputer
  3. 3.  Mengetahui apa itu suatu model dan bagaimana model- model digunakan Mengenal konsep perusahaan sebagai suatu jaringan dari arus sumber daya Memahami empat dimensi informasi yang membuat informasi berharga Memahami konsep management by exception Dapat menggunakan model sistem umum sebagai dasar untuk memahami dan mengevaluasi segala jenis organisasi Menyadari pentingnya pemecahan masalah Memahami langkah-langkah pendekatan sistem dan pemecahan masalah
  4. 4.  Menyadari perbedaan-perbedaan individu dalam gaya pemecahan masalah dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi rancangan CBIS Mengetahui apa itu metodologi, memahami perkembangan dan penggunaan CBIS melalui siklus hidup sistem Mengerti pentingnya proses manajemen siklus hidup Mengenal proses memperoleh hardware dan software untuk mendukung rancangan sistem baru Mengerti empat pendekatan untuk masuk sistem baru Mengetahui bagaimana metodologi siklus hidup dapat didukung dengan computer based software engineering (CASE).
  5. 5. CHAPTER 2 TEORI DAN METODOLOGI SISTEM
  6. 6.  Adalah penyederhanaan (abstraction) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang disebut entitas (entity) Jenis-jenis model  Model Fisik  Model Naratif  Model Grafik  Model Matematika
  7. 7.  Model Fisik  Penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi. Model Naratif  menggambarkan entitasnya secara lisan atau tulisan Model Grafik  menggambarkan entitasnya dengan sejumlah garis, simbol atau bentuk Model Matematika  segala formula atau persamaan matematika
  8. 8.  Mempermudah pengertian Mempermudah komunikasi Memperkirakan masa depan
  9. 9.  Merupakan diagram grafik yang disertai narasi yang menggambarkan organisasi secara umum dengan menggunakan kerangka kerja sistem. Sistem terbuka berhubungan dengan lingkungannya dan sistem tertutup tidak
  10. 10.  Mengubah sumber daya input menjadi sumber daya output, yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik Sistem fisik perusahaan merupakan sistem terbuka Arus Sumber daya  Arus Material  Arus Personil  Arus Mesin  Arus Uang
  11. 11.  Sistem yang menggunakan sumber daya konseptual (informasi dan data) untuk mewakili sistem fisik Sistem terbuka :  Sistem lingkaran terbuka, gambar  Sistem lingkaran tertutup, gambar Elemen sistem konseptual :  Manajemen, gambar  Pengolah Informasi, gambar  Standar, gambar next
  12. 12. Sumber daya Proses Sumber daya input Transformasi output back
  13. 13. Umpan balik Umpan balik Mekanisme pengendalianSumber daya Proses Sumber daya input Transformasi output back
  14. 14. Informasi Informasi ManajemenSumber daya Proses Sumber daya input Transformasi output back
  15. 15. Informasi Informasi Pengolah Manajemen Informasi DataSumber daya Proses Sumber daya input Transformasi output back
  16. 16. Standar Informasi Informasi Pengolah Manajemen Informasi DataSumber daya Proses Sumber daya input Transformasi output next
  17. 17.  Standar dikombinasikan dengan outpur informasi dari pengolah informasi, memungkinkan manajer untuk melaksanakan MBE MBE adalah suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktivitas hanya jika aktivitas tersebut menyimpang dari kinerja yang dapat diterima/standar. Tiga keuntungan MBE  Manajer tidak membuang waktu memantau aktivitas yang berlangsung normal  Lebih sedikit keputusan yang dibuat, tiap keputusan dapat menerima perhatian lebih menyeluruh  Perhatian dipusatkan pada peluang-peluang, maupun pada hal-hal yang tidak berjalan semestinya
  18. 18.  Kendala MBE :  Beberapa jenis kinerja bisnis tertentu tidak mudah ditentukan secara kuantitas sehingga standar tidak dapat ditetapkan  Suatu sistem informasi yang memantau kinerja secara akurat sangat diperlukan  Perhatian harus tetap diarahkan pada standar untuk menjaga standar pada tingkat yang tepat  Manajer tidak boleh menjadi pasif dan hanya menunggu batas kinerja dilewati.
  19. 19.  Merupakan modifikasi lain pada model umum diperlukan untuk mencerminkan bagaimana keputusan manajemen dapat mengubah sistem fisik. Data diubah menjadi informasi oleh pengolah informasi dan informasi diubah menjadi keputusan oleh manajer. Pengolah informasi dan manajer bekerja sama untuk mengubah data menjadi keputusan
  20. 20. Lingkungan Standar Keputusan Informasi Informasi Pengolah Manajemen dan Data Informasi DataSumber Sumber daya Proses Sumber daya Sumber Daya input Transformasi output Daya Fisik Fisik
  21. 21. Contoh : Pasar Swalayan Arus material; bahan makanan dan barang2 lain yang dijual Arus personil; manajer toko, kasir, pegawai gudang dan orang2 lain yang dipekerjakan Arus mesin; komputer, kalkulator, barcode scanner, telepon, kulkas, rak-rak Arus uang; pemasukan dari pelanggan dan pengeluaran berbentuk pembayaran kepada pemasok, pegawai dan pemilik Proses Transformasi, Semua kegiatan yang membuat berbagai produk siap untuk dijual secara mudah dan menarik, misal; membuka karton dan mengatur barang dagangan dirak, menyiapkan sayur dan buah segar, memotong daging. Elemen manajemen terdiri dari manajer toko dan para asisten manajer. Pengolah informasi meliputi komputer, barcode scanner dan menyediakan harga untuk berbagai barang Standar kinerja; kuota penjualan, anggaran operasi
  22. 22. Contoh : Kantor Pengacara Arus material; perlengkapan pencatatan, kertas, buku2 Arus personil; pengacara, partner, office boy Arus mesin; komputer, telepon Arus uang; pemasukan dari klien, pengeluaran untuk biaya kantor, biaya sidang, dll. Proses Transformasi, proses mengubah bahan mentah (klien dg permasalahan hukum) menjadi produk jadi (klien yang masalah hukumnya terselesaikan). Elemen manajemen terdiri dari pengacara, partner. Pengolah informasi meliputi komputer, database hukum Standar kinerja; biasanya tidak ada standar formal dan rinci, tapi bisa saja menangani sekian kasus, memenangkan persidangan, menerima laba, database hukum
  23. 23. CHAPTER 2 TEORI DAN METODOLOGI SISTEM
  24. 24.  Masalah  suatu kondisi yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian luar biasa atau menghasilkan keuntungan luar biasa. Gejala  kondisi yang dihasilkan oleh masalah Pemecahan masalah  tindakan memberi respon terhadap masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungan. Masalah terstruktur  elemen2 atau hubungan2 antar elemen dipahami oleh pemecah masalah. Masalah tidak terstruktur  elemen2 atau hubungan2 antar elemen tidak dipahami oleh pemecah masalah. Masalah semi terstruktur  sebagian elemen2 atau hubungan2 antar elemen dipahami oleh pemecah masalah.
  25. 25.  Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang diperlukan tetapi pada konsekuensinya. Keputusan  pemilihan suat strategi atau tindakan Pengambilan keputusan  tindakan memilih strategi atau aksi yang manajer yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Elemen proses pemecahan masalah  Masalah  Pemecah Masalah (Manajer), lihat gambar
  26. 26.  Gambar elemen-elemen proses pemecahan masalah Masalah Berbagai Standar solusi Pemecah alternatif Masalah (Manajer) Informasi Kendala Solusi
  27. 27.  Langkah-langkahpemecahan masalah dengan pendekatan sistem :  Usaha Persiapan  Usaha Definisi  Usaha Pemecahan
  28. 28.  Langkah 1  Memandang perusahaan sebagai suatu sistem, dg menggunakan model umum perusahaan Langkah 2  Mengenali sistem lingkungan; pemasok, serikat buruh, investor, pesaing, pelanggan, masyarakat global, pemerintah dan masyarakat keuangan Langkah 3  Mengidentifikasi subsistem perusahaan, berdasarkan area fungsional, tingkat2 manajemen, arus sumber sayaJika seorang manajer dapat melihat perusahaansebagai suatu sistem yang terdiri dari subsistem-subsistem dan sistem itu berada dalam suatulingkungan, maka orientasi sistem telah tercapai
  29. 29.  Langkah 4  bergerak dari tingkat sistem ke subsistem; sistem dapat berupa perusahaan atau salah satu unitnya. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat sistem tempat penyebab persoalan berada. Langkah 5  menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu;
  30. 30. 1. Standar 4. 3. Pengolah Manajemen Informasi 6. 5. 2. ProsesInput Output Transformasi
  31. 31. Meliputi pertimbangan berbagai alternatif yanglayak (feasible), pemilihan alternatif terbaikdan penerapannya Langkah 6  Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi; brainstorming, joint application design, group decision support system. Langkah 7  Mengevaluasi berbagai alternatif solusi; seberapa jauh suatu alternatif memampukan sistem untuk mencapai tujuannya
  32. 32.  Langkah 8  Memilih solusi terbaik; analisis (evaluasi pilihan yang sistematik dg mempertimbangkan akibatnya pada tujuan organisasi), ketepatan (proses mental dari seorang manajer) dan penawaran (negoisasi antara beberapa manajer) Langkah 9  Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi. Solusi itu perlu diterapkan. Langkah 10  membuat tindak lanjut untuk memastikan bahwa solusi itu efektif.
  33. 33. 1. Memandang4. Bergerak dari tingkat perusahaan sebagai suatusistem ke subsistem sistem5. Menganalisis bagian-bagian sistem dalamsuatu urutan tertentu; 2. Mengenali sistem lingkungan 3. Mengidentifikasi6. Mengidentifikasi subsistem perusahaanberbagai alternatif7. Mengevaluasi berbagaialternatif solusi8. Memilih solusi terbaik9. Menerapkan solusi10. Membuat tindaklanjut untuk memastikanbahwa solusi itu efektif.
  34. 34.  Gaya merasakan masalah (problen sensing styles); bagaimana manajer menghadapi masalah  Penghindar masalah  Pemecah masalah  Pencari masalah Gaya mengumpulkan informasi (information- gathering styles); sikap terhadap volume informasi yang tersedia bagi manajer  Gaya teratur  Gaya menerima Gaya menggunakan informasi (information-using styles); cara menggunakan informasi untuk memecahkan masalah.  Gaya sistematik  Gaya intuitif
  35. 35.  Pendekatan sistem sebenarnya hanyalah akal sehat Pendekatan sistem hanyalah cara memecahkan masalah Pendekatan sistem adalah metodologi sistem dasar jump
  36. 36. METODOLOGI SIKLUS HIDUP SISTEM DANKOMPUTER SEBAGAI PERALATAN PEMECAHAN MASALAH Dasar-dasar pemrosesan komputerDatabase dan sistem manajemen database Komunikasi data

×