1
A. Pendahuluan
Kemajuan dunia IT semakin bertambah pesat semenjak hadirnya sebuah teknologi
jaringan global yang menghub...
2
B. Profil Perusahaan
CV Utenidaka Gurosamarfe Corp terbentuk pada bulan Februari 2008, berdasarkan SK pendirian
perusaha...
3
Hasil Pekerjaan
Hasil dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah sebuah perangkat lunak (software) yang
berbasis online atau ...
4
Constraint, yaitu batasan-batasan misalnya batas anggaran, deadline, resources/tenaga
yang tersedia serta standar teknol...
5
4. Fase Desain
Pada fase ini Business Requirement dari fase sebelumnya ditranslasikan ke dalam bentuk system
model ( mis...
6
E. Estimasi Waktu Pengerjaan Proyek
Aktivitas Kode Estimasi Penyelesaian
Tanggal Awal Tanggal Akhir Lama
Pendefinisian L...
7
Keterangan mengenai waktu pengerjaan proyek dapat dilihat pada Gantt Chart berikut ini :
Dalam Ghant Chart ini Hanya dit...
8
G. Pengalokasian Sumber Daya
No. Jabatan Tugas Utama
1. Project
Manager(PM)
• Bertanggung jawab atas jalannya proyek yan...
9
Administrator
(DB)
• Melakukan implementasi desain database.
• Membuat koneksi antara database dan sistem.
8. Designer •...
10
1 Disain arsitektur aplikasi 40 SA1 and PR1
2 Disain sistem database 40 SA1, PR2 and
DB
3 Desain sistem antar muka 40 S...
11
I. Estimasi Biaya Proyek
Di sini kami akan memberikan estimasi dari cost yang diperlukan dalam pengimplementasian
siste...
12
Computing Function Point
Bobot Pengali
Faktor Pengukur Jumlah Mudah Sedang Sulit
Jumlah masukkan dari
user
43 X 5 6 7 =...
13
DAFTAR PUSTAKA
Elmasri, R. dan Navathe, B. [1994] Fundamentals of Database System 2
nd
ed, Addison-Wesley, 1994
Philips...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

C users_my brow_app_data_local_mozilla_firefox_profiles_fc1t0rhz

387 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
387
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

C users_my brow_app_data_local_mozilla_firefox_profiles_fc1t0rhz

  1. 1. 1 A. Pendahuluan Kemajuan dunia IT semakin bertambah pesat semenjak hadirnya sebuah teknologi jaringan global yang menghubungkan ratusan bahkan ribuan jaringan lokal di seluruh dunia yang kemudian lebih dikenal dengan istilah internet. Beragam kemudahan dan kesempatan yang ditawarkan oleh teknologi internet ini telah menembus berbagai aspek kehidupan umat manusia sehingga wajar jika kemudian media ini menjadi sorortan publik baik untuk kepentingan-kepentingan yang bersifat profit maupun non profit. Perkembangan aplikasi teknologi informasi di dunia pendidikan, memacu munculnya kegiatan e-learning baik secara synchronous maupun asynchronous. Salah satu kegiatan e- learning yang berbasis pada jaringan telekomunikasi adalah apabila dosen dan mahasiswa dipisahkan oleh jarak sehingga tidak memungkinkan terjadi komunikasi tatap muka langsung. Teknologi suara, video, data dan cetakan digunakan sebagai jembatan antara dosen dan mahasiswa untuk menyampaikan dan mendiskusikan bahan pelajarannya. Konsep program e- learning menyediakan kemudahan bagi siapa saja yang berminat belajar, yang mempunyai keterbatasan waktu, keterbatasan jarak, cacat fisik, para pekerja diperusahaan yang ingin meningkatkan pengetahuannya tanpa harus meninggalkan pekerjaannya. E-learning merupakan pembelajaran berbasis teknologi, mencakup sejumlah aplikasi dan proses, termasuk pembelajaran berbasis komputer, pembelajaran berbasis web, virtual classrooms dan digital collaboration Banyak para dosen bertanya apakah mahasiswa jarak jauh akan belajar sama dengan mahasiswa yang mendapat instruksi melalui tatap muka. Penelitian yang membandingkan kedua jenis pengajaran ini memperlihatkan bahwa pembelajaran jarak jauh dapat se-efektif instruksi tatap muka atau tradisional, kalau menggunakan metoda dan teknologi yang sesuai dengan tugas- tugas secara instruksi, ada interaksi antara para mahasiswa dan interaksi antara dosen dan mahasiswa, termasuk para mahasiswa memberikan masukan atau feedback kepada dosennya (Moore & Thomson, 1990; Verduin & Clark, 1991).
  2. 2. 2 B. Profil Perusahaan CV Utenidaka Gurosamarfe Corp terbentuk pada bulan Februari 2008, berdasarkan SK pendirian perusahaan 22/02/PU/9819/08. Perusahaan kami beralamatkan di Villa Melati Mas No 97 Serpong, Tangerang. Perusahaan kami bergerak dalam bidang teknologi informasi, dimana kami memberikan jasa dalam bidang pengembangan perangkat lunak untuk keperluan bisnis ataupun lainnya. Perusahaan kami sudah berpengalaman dalam mengerjakan proyek – proyek aplikasi baik desktop, web, maupun mobile. Disamping itu kami juga sering diminta menjadi konsultan bagi perusahaan dalam mengangani masalah teknologi informasi. C. Tanggapan Atas Term Of Reference (ToR) 1. Pengertian pekerjaan Tujuan Pekerjaan Setelah membaca Term of Reference (ToR) yang diajukan oleh Universitas Bumi Harapan dapat disimpulakan bahwa tujuan dari Term of Reference (ToR) ini adalah membangun dan mengembangkan aplikasi berbasis online, dimana aplikasi ini berfungsi sebagai media pembelajaran jarak jauh bagi mahasiswa, dosen, ataupun pihak yang terkait di dalamnya. melalui aplikasi ini pihak universitas dapat memperoleh informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan di kampus tersebut khususnya dalam pembelajaran, dan informasi-informasi lainnya Lingkup Pekerjaan Adapun lingkup pekerjaan ini adalah membangun dan menegmbangkan aplikasi online sebagai media distance learning di Universitas Bumi Harapan. Untuk kegiatan pembangunan ini terdiri dari : 1. proses analisis kebutuhan aplikasi (web dan mobile) 2. perancangan aplikasi 3. implementasi rancangan 4. pengujian perangkat lunak
  3. 3. 3 Hasil Pekerjaan Hasil dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah sebuah perangkat lunak (software) yang berbasis online atau berbentuk website dan mobile aplikasi yang berfungsi untuk media pembelajaran jarak jauh yang user-friendly dan dapat diakses oleh mahasiswa ataupun dosen yang tidak terbatas pada ruang dan waktu.. 2. Saran dan Komentar Agar aplikasi ini dapat menjadi media pembelajaran jarak jauh dan dapat diakses secara bebas serta user-friendly, maka tambahn aplikasi yang di perlukan oleh universitas sesuai ToR adalah sebagai berikut: Menambah modul konfirmasi pendaftaran baik pendaftaran dosen atau siswa dengan menggunakan SMS (short Message System) Jika ada pengumuman dari dosen atau Pembina matakuliah, cukup dengan mengirimkan SMS selanjutnya SMS tersebut akan tersebar kepada seluruh Siswa yang mengikuti perkuliahan yang dibina oleh dosen yang bersangkutan Informasi hasil ujian dikirim langsung lewat SMS Pengelompokan Materi Kuliah, misalnya pengelompokan berdasarkan kajian khusus, misalnya kajian mengenai ilmu komputer, ilmu bahasa, ilmu seni dan lain-lain Perbaharuan isi dari aplikasi system yang sudah ada sebelumnya dengan mengguna ulang kode program sebelumnya. . D. Identifikasi Fase Pengerjaan Proyek 1. Fase Pendefinisian Lingkup Proyek Fase ini bertujuan untuk menentukan kelayakan proyek, menetapkan ukuran dan batasan proyek, visi proyek, constraints dan limitations, anggota tim proyek serta anggaran dan jadwal pengembangan. Fase ini melibatkan system owner, project manager dan system analyst. Deliverable dari fase ini adalah : Problem Statement, yaitu mengumpulkan masalah-masalah yang ada pada sistem sekarang dan megelompokkannya sesuai tingkat visibilitasnya. Penentuan problem statement dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja/framework PIECES.
  4. 4. 4 Constraint, yaitu batasan-batasan misalnya batas anggaran, deadline, resources/tenaga yang tersedia serta standar teknologi. Initial Scope Statement, yaitu menetapkan baseline untuk mengontrol perubahan scope yang mungkin terjadi selama proyek dilaksanakan, agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara requirement dan expectation dengan anggaran dan jadwal. Project staffing, estimasi anggaran, dan jadwal. Statement of Work, yaitu kontrak atau persetujuan untuk pengembangan sistem informasi yang menggabungkan keempat poin di atas untuk semua pihak yang terlibat dalam proyek. 2. Fase Analisa Permasalahan Fase ini mempelajari sistem yang telah ada dan menganalisisnya untuk menyediakan informasi bagi anggota proyek mengenai pemahaman atas masalah-masalah yang ada pada sistem itu sehingga proyek ini layak untuk dilaksanakan (feasibility analysis). Pada fase ini, system user telah mulai dilibatkan sebagai subyek bisnis. Selain itu juga melibatkan system owner, project manager dan system analysis. Deliverable dari fase ini adalah System Improvement Objective. Yaitu sasaran peningkatan dari sistem yang mendefinisikan kriteria bisnis dimana sistem yang baru akan dievaluasi. Tidak termasuk pendefinisian input, output atau pun proses. Caranya dengan mempelajari aspek- aspek khusus dari sistem, seperti sejarah sistem, culture, dan ciri khusus dari sistem. 3. Fase Analisa Kebutuhan Secara umum fase ini untuk menentukan behaviour dari sistem (apa yang bisa dilakukan oleh sistem). Mencakup data, proses yang terjadi, antar muka yang diperlukan, level of performance serta fasilitas-fasilitas yang harus dimilki sistem. Fase ini juga lebih memfokuskan pada business requirement, dan belum mengarah pada hal yang bersifat implementasi teknis dan solusi teknologi. Oleh sebab itu, system designer tidak dilibatkan dalam fase ini. Deliverable dari fase ini adalah Business Requirement Statement, untuk menghasilkan requirement tersebut system analyst bekerjasama dengan system user melalui mekanisme interview dan pembagian kuesioner.
  5. 5. 5 4. Fase Desain Pada fase ini Business Requirement dari fase sebelumnya ditranslasikan ke dalam bentuk system model ( misalnya data flow diagram). Logical design maksudnya desain yang dibuat masih belum mengandung solusi teknis. Deliverable dari fase ini adalah Logical System Model dan Specification. 5. Fase Analisa Keputusan Fase ini digunakan untuk mengetahui bagian dari proses bisnis yang berjalan yang perlu dilakukan komputerisasi serta peningkatan performa dan kinerja. Pada fase ini juga dilakukan technical feasibility, operational feasibility, economic feasibility, schedule feasibility, dan risk feasibility. Fase ini menentukan solusi teknis dari proyek yang diajukan, mencakup aspek teknologi informasi yang cocok untuk sistem serta proses bisnis mana yang perlu dikomputasi. Setelah itu dilakukan evaluasi berupa : Technical Feasibility, Operational Feasibility, Economic Feasibility, Schedule Feasibility serta Risk Feasibility. Deliverable dari sistem ini : System Proposal 6. Fase Desain Fisik dan Pengintegrasian Sistem Fase ini mirip dengan logical design dimana business requirement ditranslasikan kedalam bentuk ke dalam bentuk physical design yang akan mengarah pada konstruksi sistem dengan solusi teknologi dan implementasi teknis, seperti database. 7. Fase Konstruksi dan Pengujian Fase ini digunakan untuk membuat dan melakukan testing sistem terhadap requirement yang telah diberikan serta melakukan penyesuaian antar muka terhadap proses bisnis yang lama (sedang berjalan) dengan proses bisnis baru (yang sedang dikembangkan). 8. Instalasi dan Pengiriman Fase ini digunakan untuk melakukan implementasi serta pemindahan secara perlahan dan berkala dari proses bisnis yang lama menuju proses bisnis yang baru.
  6. 6. 6 E. Estimasi Waktu Pengerjaan Proyek Aktivitas Kode Estimasi Penyelesaian Tanggal Awal Tanggal Akhir Lama Pendefinisian Lingkup Proyek A 18 Juli 2008 25 Juli 2008 5 hari Analisa Permasalahan B 1 Agustus 2008 17 Agustus 2008 12 hari Analisa Kebutuhan C 22 Agustus 2008 5 September 2008 10 hari Analisa Keputusan D 7 September 2008 3 Oktober 2008 20 hari Desain E 6 Oktober 2008 19 Oktober 2008 9 hari Konstruksi F 24 Oktober 2008 14 November 2008 16 hari Implementasi G 21 November 2008 15 Desember 2008 19 hari Berikut adalah table dari estimasi waktu pengerjaan proyek tersebut : Kode Waktu yang diperlukan (hari) Perkiraan Kenyataan A 5 7 B 12 16 C 10 14 D 20 25 E 9 12 F 16 20 G 19 23
  7. 7. 7 Keterangan mengenai waktu pengerjaan proyek dapat dilihat pada Gantt Chart berikut ini : Dalam Ghant Chart ini Hanya ditampilkan perbandingan waktu kenyataan dan waktu perkiraannya saja. Lajur Horizontal menandakan waktu pengerjaan proyek berdasarkan hari, sedangkan lajur vertikal menandakan kegiatan yang di mulai dari kode A sampai G , berdasarkan fase-fase yang telah disebutkan di atas. F. Definisi Keterkaitan Interface Scope Definition Phase adalah fase yang paling awal harus dilakukan di antara fase-fase lainnya. Masing-masing fase harus dikerjakan secara berurutan, karena fase yang lebih awal sangat dibutuhkan untuk pengerjaan berikutnya dan fase yang berikutnya sebagian besar tidak dapat dikerjakan tanpa penyelesaian fase sebelumnya. Mungkin pasda masing-masing fase akan dibagi-bagi lagi menjadi beberapa tahapan. Seperti pada Physical Design and Integration Phase yang terbagi dalam beberapa tahapan yang masing-masing tidak saling terkait dan dapat dilaksanakan secara paralel.
  8. 8. 8 G. Pengalokasian Sumber Daya No. Jabatan Tugas Utama 1. Project Manager(PM) • Bertanggung jawab atas jalannya proyek yang sedang dikerjakan • Mengkoordinasikan segala kegiatan. • Memeriksa & menyetujui draft user interface. • Menetapkan target mingguan. • Melakukan quality assurance management. • Melakukan pemeriksaan atas database requirement. • Membuat laporan berkala kepada pimpinan. 2. System Analyst (SA1) • Memantau database requirement. • Menggali dari Business Process System Analyst terhadap technical system requirements (workflow, security, dll) • Membuat system requirements, yang tidak termasuk pekerjaan Business Process System Analyst. • Dengan bantuan informasi Business Process System Analyst, membuat mock- up interface. • Mempelajari domain permasalahan yang terkait dengan proyek ini. • Melakukan perancangan sistem (system design: DFD, UML, ER). • Menyiapkan standar programming. • Melakukan system testing & user acceptance testing. 3. Programmer • Melakukan implementasi dari desain yang telah dilakukan dari System Analyst, Lead Programmer. 4. Business Process System Analyst (SA2) • Memberikan informasi mengenai proses bisnis yang berlaku kepada System Analyst, Lead Programmer dan Progammer. • Melakukan analisa permasalahan. • Melakukan analisa terhadap pelaksanaan proyek. • Melakukan analisa kebutuhan sistem. 5. Documentator (Doc) • Membuat dokumentasi aplikasi (UML, modul descriptions). • Membuat dokumentasi penggunaan aplikasi (manual). • Mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek. 6. Debugger dan Tester • Melakukan system testing. Hal ini dilakukan oleh tester. Pada proses ini diharapkan tester dapat menemukan kekurangan dari program. • Bug fix. Debugger bertugas memperbaiki kekurangan yang ditemukan oleh tester. 7. Database • Mendesain database yang diperlukan.
  9. 9. 9 Administrator (DB) • Melakukan implementasi desain database. • Membuat koneksi antara database dan sistem. 8. Designer • Merancang alur aplikasi • Merancang interface 9. System User • Melakukan tatap muka langsung dengan pengguna H. Work Breakdown Structure Fase Nomor Aktivitas Nama Aktivitas Waktu perkiraan (jam) Tenaga Ahli Pendefinisian Lingkup Proyek 1 List permasalahan peluang dan arahan 24 PM 2 Negosiasi 16 PM 3 Perencanaan proyek 24 PM and SA1 4 Presentasi proyek perencanaan 16 PM, SA1 dan Doc Analisa permasalahan 1 Analisa system yang sedang berjalan 12 SA1 and PM 2 Tetapkan sasaran perbaikan sistem 16 SA1 and PM 3 Perbaharui rencana proyek 16 SA1 and Doc 4 Presentasi solusi dan rekomendasi 24 PM and SA1 Analisa Kebutuhan 1 Identifikasi kebutuhan bisnis 12 SA2 and PM 2 Analisa kebutuhan sistem 12 PM and SA2 3 Prioritas kebutuhan bisnis 16 PM 4 Perbaharui rencana proyek 16 SA2 and Doc Analisa Keputusan 1 Identifikasi solusi kandidat 24 PM and SA1 2 Analisa solusi kandidat 24 SA1 and PM 3 Rekomendasi solusi target 16 SA1 4 Rekomendasi solusi proyek 16 SA1 Desain
  10. 10. 10 1 Disain arsitektur aplikasi 40 SA1 and PR1 2 Disain sistem database 40 SA1, PR2 and DB 3 Desain sistem antar muka 40 SA1 and PR1 4 Desain aplikasi lojik 40 SA1, PR2 and DB 5 Perbaharui rencana proyek 16 SA1 and Doc Konstruksi 1 Pembangunan antar muka 24 PR1 2 Pembangunan lingkungan jaringan 24 Pr2 and DB 3 Pembangunan sistem database 24 Pr2 and DB 4 Rekayasa konstruksi aplikasi 32 PR1 5 Penggabungan sistem 32 PR1, PR2 and DB Implementasi 1 Pengujian jaringan 16 PM, SA1 and SA2 2 Pengujian Database 16 PM, SA1 and SA2 3 Pengujian Program 16 PM, SA1 and SA2 4 PengujianSsistem 16 PM, SA1 and SA2 5 Persiapan dan pendokumentasian 16 Doc 6 Instalasi Software 8 PR2 and DB 7 Uji penerimaan pengguna 8 PR1 and PM
  11. 11. 11 I. Estimasi Biaya Proyek Di sini kami akan memberikan estimasi dari cost yang diperlukan dalam pengimplementasian sistem. Metode estimasi yang digunakan dalam pengerjaan proyek ini adalah metode estimasi Function Point (FP). Metode estimasi FP adalah metode estimasi biaya dengan cara mendekomposisikan software menjadi subfunction-subfunction dimana masing-masing subfunction tersebut diestimasi banyaknya input dan dikalikan dengan bobot pengali yang merupakan tingkat kesukaran pengimplementasianya. Akan tetapi estimasi ini akan terus direvisi sesuai dengan perkembangan yang akan terjadi. Complexity Adjustment Value 1 Backup and Recovery 7 2 Komunikasi data 6 3 Pemrosesan terdistribusi 7 4 Kinerja Kritis 7 5 Lingkungan operasi yang ada 4 6 Entri data online 4 7 Transaksi masukan 4 8 File Induk 5 9 Kompleksitas pemeriksaan 6 10 Kompleksitas proses internal 5 11 Kode yang dipakai kembali 4 12 Instalasi 4 13 Instalasi Ganda 5 14 Pengubahan fasilitas oleh user 5 Σ Fi 73 Tabel 1. Complexity adjustment values complexity adjustment value, Σ Fi = 73
  12. 12. 12 Computing Function Point Bobot Pengali Faktor Pengukur Jumlah Mudah Sedang Sulit Jumlah masukkan dari user 43 X 5 6 7 = 258 Jumlah keluaran 15 X 4 5 8 = 120 Jumlah query 20 X 3 4 7 = 140 Jumlah berkas 21 X 7 10 15 = 210 Jumlah antar muka pemakai 22 X 5 8 10 = 176 Total 904 Tabel 2. Computing function point metrics FPestimated = total x (0,65 x 0,01 x Σ Fi) = 904 x (0,65 x 0,01 x 73) = 904 x 0,4745 = 428,948 Lama Proyek = 4 bulan (ditentukan oleh customer) Biaya = Rp 100.000,00 FP (ditentukan oleh software developer) Dokumentasi = 1 halaman /FP Total ( FPestimated ×Cost per FPestimated ) = 428,948 x Rp 10.000,00 = Rp 42.894.800,00
  13. 13. 13 DAFTAR PUSTAKA Elmasri, R. dan Navathe, B. [1994] Fundamentals of Database System 2 nd ed, Addison-Wesley, 1994 Philips, Joseph.[2004] IT Project Management: On Track From Start to Finish 2 nd ed,McGrawHill,2004 Pressman, Roger S. [2001] Software Engineering A Practitioner’s Approach 5 th ed, McGrawHill, 2001 Whitten, Jeffrey L. [2004] System Analysis and Design Method 6 th ed, McGrawHill, 2004

×