Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Tauhid
-

-

Secara bahasa, tauhid adalah:
“Menjadikan sesuatu tunggal, atau mengesakan Alloh”
Secara istilah, tauhid adalah:

“Mengesakan Alloh dalam hal-hal yang menjadi
kekhususan-Nya, baik dalam rububiyyah, uluhiy...


Tauhid adalah rukun Islam yang paling Agung



Tauhid adalah hal terpenting dan kewajiban yang paling
utama



Tauhid...
1.
2.
3.

Tauhid rububiyyah

Tauhid asma’ wa sifat, dan
Tauhid uluhiyyah
Pembagian ini merupakan teknis hasil perenungan p...
Adalah mengesakan Alloh swt dalam rububiyyahNya. yaitu pengesaan dan pensucian Allah swt dalam
kekuasaan dan perbuatan-per...
Tauhid rububiyyah ini diakui oleh semua orang
tanpa terkecuali. Bahkan Fir’aun dan para penganut
atheispun mengakui rububi...
Dalil Naqli:








Berita dari Alloh sendiri tentang kerububiyyahanNya. Lihat:
QS. Al-Fatihah: 2, QS. Ad-Dukhan: 7-8...
Dalil Aqli:








Keesaan Alloh di dalam menciptakan segala sesuatu. Tidak
ada seorangpun yang mengklaim mampu menci...
Bersambung…
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tauhid dan keutamaannya

2,316 views

Published on

Tauhid adalah kewajiban paling utama bagi setiap Muslim. Ilmu inilah yang wajib diketahui oleh setiap kita sebelum ilmu-ilmu yang lain. Dalam slide ini saya tampilkan tentang tauhid, mulai dari definisi sampai dengan pembagian tauhid. Namun sementara baru tauhid rububiyyah dulu. Semoga bermanfaat..

Published in: Education
  • Be the first to comment

Tauhid dan keutamaannya

  1. 1. Tauhid
  2. 2. - - Secara bahasa, tauhid adalah: “Menjadikan sesuatu tunggal, atau mengesakan Alloh”
  3. 3. Secara istilah, tauhid adalah: “Mengesakan Alloh dalam hal-hal yang menjadi kekhususan-Nya, baik dalam rububiyyah, uluhiyyah dan Nama-nama serta Sifat-sifat-Nya”
  4. 4.  Tauhid adalah rukun Islam yang paling Agung  Tauhid adalah hal terpenting dan kewajiban yang paling utama  Tauhid adalah sebab bagi keamanan dan petunjuk di dunia dan akhirat  Ibadah tidak diterima tanpa Tauhid  Tauhid adalah sebab masuk ke dalam Surga dan selamat dari api Neraka
  5. 5. 1. 2. 3. Tauhid rububiyyah Tauhid asma’ wa sifat, dan Tauhid uluhiyyah Pembagian ini merupakan teknis hasil perenungan para ulama terdahulu. Pada awalnya tauhid hanya ada 1 atau 2 yaitu “Tauhid al ma’rifah wal itsbat dan Tauhid al irodi at tholabi”. Karena semakin jauhnya kaum muslimin dalam memahami tauhid, maka para ulama membagi tauhid menjadi 3 bagian dengan tujuan untuk mempermudah dalam memahaminya.
  6. 6. Adalah mengesakan Alloh swt dalam rububiyyahNya. yaitu pengesaan dan pensucian Allah swt dalam kekuasaan dan perbuatan-perbuatan-Nya. Tidak ada syarik (sekutu) bagi-Nya Dalil-dalilnya dapat dilihat dalam banyak ayat al Qur’an, seperti: QS. Al-A’raf: 54, QS. Faathir: 13, serta ayatayat yang lain yang sangat banyak menjelaskan tentang kekuasaan Alloh atas segala sesuatu.
  7. 7. Tauhid rububiyyah ini diakui oleh semua orang tanpa terkecuali. Bahkan Fir’aun dan para penganut atheispun mengakui rububiyyah Alloh swt.    Pengakuan orang-orang musyrik akan rububiyyah Alloh: QS. Ibrahim: 10, QS. Az-Zumar: 38 Pengakuan Fir’aun akan rububiyyah Alloh: QS. Al-Isra: 102, QS. AnNaml: 14 dan QS. Yunus: 90 Pengakuan para atheis akan rububiyyah Alloh: QS. Ath-Thur: 35-36
  8. 8. Dalil Naqli:     Berita dari Alloh sendiri tentang kerububiyyahanNya. Lihat: QS. Al-Fatihah: 2, QS. Ad-Dukhan: 7-8, dll Informasi dari para Nabi dan Rasul tentang rububiyyah Alloh , kesaksian mereka dan pengakuan mereka kepadanya. Keyakinan dan keimanan milyaran ulama dan hukama (ahli hikmah) kepada rububiyyah Alloh terhadap mereka dan terhadap segala sesuatu, pengakuan mereka kepadanya dan I’tikad mereka kepadanya yang merupakan I’tikad yang pasti. Keyakinan dan keimanan milyaran dan jumlah yang tak terhitung dari para cerdik cendekia dan orang-orang shalih kepada rububiyyah Alloh atas segenap makhluk.
  9. 9. Dalil Aqli:     Keesaan Alloh di dalam menciptakan segala sesuatu. Tidak ada seorangpun yang mengklaim mampu menciptakan seperti penciptaan Alloh. Lihat: QS. Al-A’raf: 54, dan QS. Ash-Shafaat: 96 Keesaan Alloh di dalam memberi rizki. Semua makhluk yang ada di alam semesta ini mendapat rizki dari Alloh. Dari makhluk terkecil sampai dengan makhluk paling maju yaitu manusia, mereka semua membutuhkan Alloh dan tidak ada yagn menyangkalnya. Lihat: QS. Abasa: 24-31, dan Thoha: 53-54 Kesaksian fitrah manusia yang masih bersih atas rububiyyahNya dan pengakuannya yang sangat jelas akan hal itu. Keesaan Alloh di dalam kepemilikan atas segala sesuatu, otoritas-Nya yang absolute atas segala sesuatu dan pengelolaanNya atas segala sesuatu adalah bukti atas rububiyah-Nya.
  10. 10. Bersambung…

×