Successfully reported this slideshow.
Tugas Presentasi TIK
KELOMPOK 5
Nama anggota :
 Ilham Syafiq Imawan (9G/15)
 Amalia Bintang Adiningrum (9G/18)
Jaringan Komputer
Berdasarkan Topologinya
Presentasi ini mencakup :
• Pengertian Topologi
• Pertimbangan dalam pemilihan T...
Pengertian Topologi
Topologi merupakan suatu cara untuk menghubungkan satu
komputer dengan komputer lainnya dalam suatu ja...
Pertimbangan Dalam
Pemilihan Topologi
• Beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan dalam
pemilihan topologi, yaitu :
1.

B...
1.Biaya yang Tersedia
Dalam pembuatan jaringan, maka harus dipertimbangkan
biaya dengan peralatan jaringan yang akan dibel...
2.Penghematan Kabel yang
Digunakan
Tentu saja dengan menggunakan kabel yang tidak terlalu
banyak.
Ada hubungannya dengan b...
3.Kemudahan Dalam Pendeteksian
dan Isolasi Masalah
Kemudahan dalam pendeteksian masalah juga harus menjadi
pertimbangan da...
4.Ukuran
Ukuran yang dimaksud adalah ukuranjaringan, apakah suatu
organisasi memerlukan suatu jaringan yang luas untuk
keb...
5.Kecepatan
Setiap topologi tentu memiliki kecepatan yang berbeda-beda.
Suatu organisasi tentu perlu melihat seberapa cepa...
6.Lingkungan
Pertimbangkanlah lingkungan dengan sebaik mungkin
agar lebih efisien dalam pemanfaatan jaringannya.
Banyak fa...
7.Kemungkinan Pengembangan
Jaringan di Masa yang Akan
Datang
Pilihlah jaringan yang mungkin bisa dikembangkan di masa
mend...
8.Konektivitas
Konektivitas berarti suatu jaringan dapat tersambung dengan
jaringan yang lain serta dapat diakses dari ber...
Jenis Topologi Dasar
Jaringan
 Topologi BUS
 Topologi Ring
 Topologi Star
TOPOLOGI
BUS
Topologi BUS
Pengertian :

adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu
dengan komputer lainnya, sehingga membentuk ...
Topologi BUS
Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam
membangun jaringan komputer biasa karena memiliki
beberapa...
Topologi BUS
Karakteristik :
 Paling sederhana dalam instalasi
 Sinyal melewati dua arah dengan satu kabel yang
memungki...
Topologi BUS
Kelebihan :

• Hemat kabel (Artinya hanya menggunakan 1 kabel)
• Layout kabel sederhana (Karena hanya sejalur...
Topologi BUS
Kekurangan :
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kabel utama menjadi prioritas utama, bila kabel t...
Topologi BUS
Cara kerja:
• Ketika komputer mengirim sinyal ke saluran maka seluruh
komputer mendapat sinyal tersebut.
• Ta...
Topologi BUS
TOPOLOGI
RING
Topologi Ring
Pengertian :

Disebut topologi ring karena bentuknya seperti cincing yang
melingkar. Semua komputer dalam ja...
Topologi Ring
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus
dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan in...
Topologi Ring
Karakteristik :
• Node-node di hubungkan secara serial di sepanjang kabel,dengan
bentuk jaringan seperti lin...
Topologi Ring
Kelebihan :

• Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat
• Aliran data mengalir lebih cepat karena da...
Topologi Ring
• Semua komputer dalam jaringan topologi ini mempunyai
status dan kapasitas sata yang sama dalam berbagai
in...
Topologi Ring
Kekurangan :
• Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat
melumpuhkan kerja seluruh jaringan
• ...
Topologi Ring
• Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbang Topologi Star

• Dapat terjadi collision[dua paket data tercampu...
Topologi Ring
Tiga fungsi yang diperlukan dalam topologi cincin : penyelipan
data, penerimaan data, dan pemindahan data.
•...
Topologi Ring
Pada hakekatnya setiap terminal dalam jaringan cincin adalah
“repeater”, dan mampu melakukan ketiga fungsi d...
Topologi Ring
Cara kerja :

• Setiap komputer terhubung dengan komputer berikutnya.
• Setiap komputer mentransmisi ulang p...
Topologi Ring
TOPOLOGI
STAR
Topologi Star
Pengertian :

Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang,
sebuah alat yang disebut concentrator ...
Topologi Star
Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang
berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node ata...
Topologi Star
Karakteristik :

• Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central
node. Traffic data mengalir dari...
Topologi Star
Kelebihan :
• Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada
saluran tersebut dan station ...
Topologi Star
Kekurangan :
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan sem...
Topologi Star
Berdasarkan penjelasan tersebut di atas, prinsip topologi star
adalah merupakan kontrol terpusat, semua link...
Topologi Star
Cara kerja :

• Setiap komputer berkomunikasi dengan hub pusat yang
akan mengirim kembali pesan kepada semua...
Topologi Star
Terimakasih ^^
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Materi TIK - Topologi dalam Jaringan

4,108 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Materi TIK - Topologi dalam Jaringan

  1. 1. Tugas Presentasi TIK KELOMPOK 5 Nama anggota :  Ilham Syafiq Imawan (9G/15)  Amalia Bintang Adiningrum (9G/18)
  2. 2. Jaringan Komputer Berdasarkan Topologinya Presentasi ini mencakup : • Pengertian Topologi • Pertimbangan dalam pemilihan Topologi • Beberapa jenis Topologi Jaringan :  Topologi BUS  Topologi Ring  Topologi Star
  3. 3. Pengertian Topologi Topologi merupakan suatu cara untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu jaringan. Atau  pola tata letak interkoneksi atau sambungan antara berbagai macam elemen dan perangkat untuk jaringan komputer. Sebuah topologi akan menggambarkan struktur suatu jaringan atau bagaimana dan akan seperti apa suatu jaringan didesain. Secara semu, topologi dapat dibayangkan sebagai bentuk gambaran suatu struktur jaringan komputer. Bentuk ini belum tentu seperti apa yang ada di kenyataannya karena topologi hanya sebuah pemetaan grafis dari konfigurasi instalasi fisik jaringan tersebut.
  4. 4. Pertimbangan Dalam Pemilihan Topologi • Beberapa pertimbangan yang perlu dilakukan dalam pemilihan topologi, yaitu : 1. Biaya yang tersedia 2. Penghematan kabel yang digunakan 3. Kemudahan dalam pendeteksian dan isolasi masalah 4. Ukuran 5. Kecepatan 6. Lingkungan 7. Kemungkinan pengembangan jaringan di masa yang akan datang 8. Konektivitas
  5. 5. 1.Biaya yang Tersedia Dalam pembuatan jaringan, maka harus dipertimbangkan biaya dengan peralatan jaringan yang akan dibeli untuk keefisiensian dalam pekerjaan. Jika suatu topologi melebihi jumlah yang dibutuhkan tentu biaya yang dibutuhkan akan semakin besar pula. Untuk itulah perlu dirancang topologi yang efisien yang sesuai dengan kebutuhan suatu organisasi.
  6. 6. 2.Penghematan Kabel yang Digunakan Tentu saja dengan menggunakan kabel yang tidak terlalu banyak. Ada hubungannya dengan biaya. Bila kita menggunakan terlalu banyak kabel, selain repot, pasti juga akan memakan banyak waktu dan biaya.
  7. 7. 3.Kemudahan Dalam Pendeteksian dan Isolasi Masalah Kemudahan dalam pendeteksian masalah juga harus menjadi pertimbangan dalam memilih topologi, agar lebih memudahkan kita dalam menanganinya.
  8. 8. 4.Ukuran Ukuran yang dimaksud adalah ukuranjaringan, apakah suatu organisasi memerlukan suatu jaringan yang luas untuk kebutuhannya atau hanya sebuah jaringan yang kecil serta apakah jaringan ersebut memerlukan file server atau sejumlah server khusus. Kita harus mempertimbangkan apakah jaringan tersebut memerlukan sejumlah server untuk memanage atau hal lainnya untuk keperluan lainnya yang bisa membantu dalam hal pekerjaan.
  9. 9. 5.Kecepatan Setiap topologi tentu memiliki kecepatan yang berbeda-beda. Suatu organisasi tentu perlu melihat seberapa cepat akses yang dibutuhkan oleh suatus istem. Jika akses yang diperlukan tidak memerlukan kecepatan yang tinggi maka pemilihan topologi yang tepat tentu akan memberikan hasil yang maksimal. Sebaliknya, jika pemilihan topologi tidak tepat tentu akan mengakibatkan beban pengeluaran bertambah. Pertimbangkan, berapakah kecepatan jaringan yang akan dibutuhkan. Jangan membuat jaringan dengan kecepatan yang berlebihan dari yang dibutuhkan. Biaya juga akan terkait dalam hal kecepatan ini.
  10. 10. 6.Lingkungan Pertimbangkanlah lingkungan dengan sebaik mungkin agar lebih efisien dalam pemanfaatan jaringannya. Banyak faktor dari sebuah lingkungan yang dapat mempengaruhi jenis topologi yang akan dipilih. Faktor-faktor tersebut dapat berupa kondisi fisik yang ada seperti sumber daya listrik, lokasi, letak dan keterjangkauan. Suatu lingkungan yang keras tentu memerlukan topologi yang tahan lama serta pemeliharaan yang memadai.
  11. 11. 7.Kemungkinan Pengembangan Jaringan di Masa yang Akan Datang Pilihlah jaringan yang mungkin bisa dikembangkan di masa mendatang
  12. 12. 8.Konektivitas Konektivitas berarti suatu jaringan dapat tersambung dengan jaringan yang lain serta dapat diakses dari berbagai lokasi yang ada. Dengan demikian, topologi yang dipilih hendaklah dapat digabung dengan topologi yang lain serta dapat mengakses suatu data dari berbagai lokasi. Misalnya seorang karyawan kantor yang berada di lantai 60 suatu gedung hendak mengakses data administrasi kantor yang berada di lantai 1. Apakah diperbolehkan komputer atau laptop lain terhubung dengan jaringan yang dibuat. Sewaktu – waktu laptop atau komputer lain tersebut membutuhkan koneksi ke jaringan tersebut dengan di berbagai lokasi.
  13. 13. Jenis Topologi Dasar Jaringan  Topologi BUS  Topologi Ring  Topologi Star
  14. 14. TOPOLOGI BUS
  15. 15. Topologi BUS Pengertian : adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya, sehingga membentuk jaringan terhubung pada sebuah bus (terminal) berupa kabel. Topologi ini adalah topologi yang awal digunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masingmasing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kabel harus diakhiri dengan satu terminator. Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentangkan kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
  16. 16. Topologi BUS Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadinya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi. Topologi ini awalnya menggunakan kabel Koaksial sebagai media penghantar data dan informasi. Tapi pada saat ini topologi ini dalam membangun jaringan komputer dengan menggunakan kabel serat optik, akan tetapi digabungkan dengan topologi jaringan yang lain untuj memaksimalkan performanya. Topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral. Tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
  17. 17. Topologi BUS Karakteristik :  Paling sederhana dalam instalasi  Sinyal melewati dua arah dengan satu kabel yang memungkinkan terjadi Collison (tabrakan data atau tercampunya data)  Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris  Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer  Susah melakukan pelacakan masalah  Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi
  18. 18. Topologi BUS Kelebihan : • Hemat kabel (Artinya hanya menggunakan 1 kabel) • Layout kabel sederhana (Karena hanya sejalur saja) • Mudah dikembangkan (Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain) • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
  19. 19. Topologi BUS Kekurangan : • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil • Kabel utama menjadi prioritas utama, bila kabel tersebut rusak maka seluruh jaringan akan terganggu • Mudah terjadi collusion (tabrakan data) pada jalur utama • Diperlukan repeateruntuk jarak jauh • Jika kabel utama (bus) atau backbone putus maka komunikasi gagal • Bila kabel utama sangat panjang maka pencarian gangguan menjadi sulit • Keamanan data kurang terjamin
  20. 20. Topologi BUS Cara kerja: • Ketika komputer mengirim sinyal ke saluran maka seluruh komputer mendapat sinyal tersebut. • Tapi hanya satu komputer yang alamatnya sesuai yang menerima sinyal tersebut. Komputer yang lain akan membuang sinyal tersebut. • Hanya satu komputer pada suatu saat yang bisa mengirim sinyal. • Komputer harus menunggu sampai saluran bebas sebelum mengirim. • Ringing adalah efek gelombang balik yang terjadi pada saluran bus ketika gelombang tersebut sampai di akhir saluran. • Ringing terjadi karena kabel jaringan merupakan media pasif.
  21. 21. Topologi BUS
  22. 22. TOPOLOGI RING
  23. 23. Topologi Ring Pengertian : Disebut topologi ring karena bentuknya seperti cincing yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung. Sistem kerjanya hampir sama dengan topologi BUS. Kabel yang digunakan adalah jenis kabl UTP. Dalam topologi ini, akses data akan berputar agar sampai ke tujuan.
  24. 24. Topologi Ring Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.
  25. 25. Topologi Ring Karakteristik : • Node-node di hubungkan secara serial di sepanjang kabel,dengan bentuk jaringan seperti lingkaran • Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah(kiri/kanan) sehingga tabrakan data/collision dapat terhindarkan • Kabel yang digunakan kabel UTP • Lingkaran tertutup yang berisi node-node • Sederhana dalam layout • Problem sama dengan topologi Bus (jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.)
  26. 26. Topologi Ring Kelebihan : • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanandari server • Trasmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja. • Dalam menghindari tabrakan file (collision) karena transfer data hanya mengalir dalam satu arah memutar. Data pertama akan dikirim dan disimpan terlebih dahulu pada kompuer yang dituju sebelum data lainnya. • Instalasinya sederhana dan lebih mudah sehingga biaya yang digunakan lebih murah dan lebih ekonomis;
  27. 27. Topologi Ring • Semua komputer dalam jaringan topologi ini mempunyai status dan kapasitas sata yang sama dalam berbagai informasi dan berkomunikasi. • Mudah untuk dirancang dan diimplementasikan • Memiliki performa yang lebih baik ketimbang topologi bus, bahkan untuk aliran data yang berat sekalipun. • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point • Hemat kabel
  28. 28. Topologi Ring Kekurangan : • Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan • Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan menggunakan cincin ganda (dual ring). • Pengembangan jaringan lebih kaku, karena memindahkan, menambah dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi keseluruhan jaringan. • Kinerja komunikasi dalam jaringan sangat tergantung pada jumlah titik/node yang terdapat pada jaringan.
  29. 29. Topologi Ring • Lebih sulit untuk dikonfigurasi ketimbang Topologi Star • Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur] • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles • Semua komputer tidak dapat dioprasikan apabila kabel jaringan putus • Lebih sulit untuk di kembangkan.
  30. 30. Topologi Ring Tiga fungsi yang diperlukan dalam topologi cincin : penyelipan data, penerimaan data, dan pemindahan data. • Penyelipan data adalah proses dimana data dimasukkan kedalam saluran transmisi oleh terminal pengirim setelah diberi alamat dan bit-bit tambahan lainnya. • Penerimaan data adalah proses ketika terminal yang dituju telah mengambil data dari saluran, yaitu dengan cara membandingkan alamat yang ada pada paket data dengan alamat terminal itu sendiri. Apabila alamat tersebut sama maka data kiriman disalin. • Pemindahan data adalah proses dimana kiriman data diambil kembali oleh terminal pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya (mungkin akibat salah alamat). Jika data tidak diambil kembali maka data ini akan berputar-putar dalama saluran. Pada jaringan bus hal ini tidak akan terjadi karena kiriman akan diserap oleh “terminator”.
  31. 31. Topologi Ring Pada hakekatnya setiap terminal dalam jaringan cincin adalah “repeater”, dan mampu melakukan ketiga fungsi dari topologi cincin. Sistem yang mengatur bagaimana komunikasi data berlangsung pada jaringan cincin sering disebut Token-Ring
  32. 32. Topologi Ring Cara kerja : • Setiap komputer terhubung dengan komputer berikutnya. • Setiap komputer mentransmisi ulang pesan dari komputer sebelumnya ke komputer berikutnya. • Pesan singkat (token) mengalir satu arah sepanjang ring dan dikirim bergantian. • Hanya komputer yg sedang memegang token yg berhak mengirim pesan pada komputer tujuan. • Token diubah dengan menambah alamat dan data dan dikirim sepanjang ring.
  33. 33. Topologi Ring
  34. 34. TOPOLOGI STAR
  35. 35. Topologi Star Pengertian : Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini. Topologi ini menggunakan kabel jenis UTP. Dalam topologi ini, tiap komputer dihubungkan pada switch/hub yang berfungsi sebagai pusat pengatur lalu lintas data. Saat ini, topologi jenis inilah yang banyak digunakan.
  36. 36. Topologi Star Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing- masing workstation di hubungkan secara langsung ke Serveratau Hub/Swich. Intinya topologi ini mengunakan Hub/Switch untuk menghubungkan dari komputer satu ke komputer yang lain. Hub/ Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dari kopmputer dan meneruskan ke semua komputer yang terhubung dengan Hub/Swich tersebut. Topologi jaringan Star termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
  37. 37. Topologi Star Karakteristik : • Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi. • Muda di kembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsug terhubung ke central node. • Jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa menggangu jaringan lain. • Dapat di gunakan Kabel Lower karena hanya meng-handle satu trafik node dan biasannya mengunakan kabel UTP.
  38. 38. Topologi Star Kelebihan : • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. • Tingkat keamanan termasuk tinggi. • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah. • Akses Kontrol terpusat. • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan. • Paling fleksibel. • Karena setiap komponen dihubungkan langsung ke simpul pusat maka pengelolaan menjadi mudah • Kegagalan komunikasi mudah ditelusuri.
  39. 39. Topologi Star Kekurangan : • Boros kabel • Perlu penanganan khusus • Kegagalan pusat kontrol (simpul pusat) memutuskan semua komunikasi • Bila yang digunakan sebagai pusat kontrol adalah HUB maka kecepatan akan berkurang sesuai dengan penambahan komputer, semakin banyak semakin lambat. • Kondisi HUB harus tetap dalam kondisi baik, kerusakan HUB berakibat lumpuhnya seluruh link dalam jaringan sehingga computer tidak dapat saling berkomunikasi. • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti. • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  40. 40. Topologi Star Berdasarkan penjelasan tersebut di atas, prinsip topologi star adalah merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
  41. 41. Topologi Star Cara kerja : • Setiap komputer berkomunikasi dengan hub pusat yang akan mengirim kembali pesan kepada semua komputer (broadcast) atau hanya pada komputer tujuan (switched) • Hub pada broadcast bisa aktif atau pasif. • Hub aktif (multiport repeater) berfungsi mengulang sinyal yang diterima dan mengirim sinyal tersebut pada semua komputer. • Hub pasif hanya berfungsi sebagai titik sambung dan tidak membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya. • Kita bisa menggunakan beberapa tipe kabel untuk mengimplementasikan jaringan star.
  42. 42. Topologi Star
  43. 43. Terimakasih ^^

×