Program ispa di puskesmas

13,914 views

Published on

  • Be the first to comment

Program ispa di puskesmas

  1. 2. DEFINISI <ul><li>INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA): </li></ul><ul><li>INFEKSI AKUT YANG MENYERANG SALAH SATU BAGIAN/LEBIH DARI SALURAN NAPAS MULAI HIDUNG-ALVEOLI TERMASUK ADNEKSANYA (SINUS, RONGGA TELINGA TENGAH, PLEURA) </li></ul><ul><li>PNEUMONIA: </li></ul><ul><li>INFEKSI AKUT YANG MENGENAI JARINGAN PARU-PARU (ALVEOLI). </li></ul>
  2. 3. ANATOMI SALURAN NAPAS
  3. 4. ETIOLOGI (PENYEBAB) <ul><li>SANGAT SUKAR DILAKUKAN </li></ul><ul><li>BIAKAN ASPIRAT PARU MERUPAKAN CARA YANG PALING SENSITIF TETAPI PENUH RISIKO BAGI ANAK. </li></ul><ul><li>BIAKAN DARAH MEMILIKI SENSITIFITAS YANG LEBIH RENDAH DARI BIAKAN ASPIRAT PARU </li></ul>
  4. 5. EFEKTIFITAS ANTIBIOTIKA <ul><li>ANGKA KEMATIAN PNEUMONIA MENURUN DRASTIS BERSAMAAN KETIKA ANTIBIOTIKA MULAI DIGUNAKAN SECARA LUAS DI AMERIKA SERIKAT (1938): </li></ul><ul><li>BAYI : 1,8%->7,8% </li></ul><ul><li>BALITA : 3,7% -> 5,9% </li></ul><ul><li>PENGOBATAN DENGAN AB UNTUK PNEUMONIA SECARA EMPIRIS DITERIMA SECARA LUAS DI DUNIA </li></ul>
  5. 6. EFEKTIFITAS ANTIBIOTIKA <ul><li>ANTIBIOTIKA YANG DIREKOMENDASIKAN : </li></ul><ul><li>MEMILIKI EFEKTIFITAS TERHADAP BAKTERI S.PNEUMONIA & H. INFLUENZAE PADA ANAK USIA >2 BULAN </li></ul><ul><li>SPEKTRUM LUAS BAKTERI GRAM POSITIF & NEGATIF PADA ANAK USIA <2 BULAN </li></ul><ul><li>HARGA RELATIF MURAH </li></ul><ul><li>TERJAMIN KETERSEDIANNYA </li></ul>INJEKSI: AMPISILIN, KLORAMFENIKOL ORAL: KOTRIMOKSAZOL & AMOKSISILIN
  6. 7. DETEKSI PNEUMONIA DEMAM PADA ANAK BATUK BUKANLAH KRITERIA DIAGNOSIS PNEUMONIA. SPESIFITAS GEJALA INI & NILAI PREDIKSINYA RENDAH METODE SENSITIVITAS SPESIFISITAS STETOSKOP 53% 59% HITUNG NAPAS/ TDDK 77% 58%
  7. 8. DAMPAK STRATEGI TATALAKSANA STANDAR TEMPAT PENURUNAN KEMATIAN KARENA PNEUMONIA (%) PENURUNAN KEMATIAN BALITA (%) BANGLADESH MATLAB 67 30 INDIA BADCHIROLLI 54 30 HARYANA 42 24 INDONESIA KEDIRI, NTB 67 41 NEPAL JUMLA - 28 KATHMANDU 62 40 PAKISTAN ABBOTABAD 56 55 FILIPINA BOHOL 25 13 TANZANIA BAGAMOYO 30 27
  8. 9. TATALAKSANA PENDERITA BATUK DAN ATAU KESUKARAN BERNAPAS PADA BALITA 1.TANYAKAN 2.LIHAT & DENGARKAN 3.PENENTUAN ADA/TIDAKNYA TANDA BAHAYA 4.KLASIFIKASI PENYAKIT
  9. 10. 1.TANYAKAN <ul><ul><ul><li>BERAPA UMUR ANAK? </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>APAKAH ANAK BATUK?BERAPA LAMA? </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>APAKAH ANAK (USIA 2 BLN-<5 TAHUN) TIDAK BISA MINUM/MENETEK? </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>APAKAH BAYI USIA < 2BLN KURANG BISA MINUM? </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>APAKAH ANAK DEMAM/PANAS? </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>APAKAH ANAK KEJANG? </li></ul></ul></ul>
  10. 11. 2.LIHAT & DENGARKAN <ul><ul><li>ANAK HARUS TENANG </li></ul></ul><ul><ul><li>HITUNG NAPAS DALAM 1 MENIT </li></ul></ul><ul><ul><li>ADAKAH TDDK/TDDK KUAT ? </li></ul></ul><ul><ul><li>ADAKAH TERDENGAR STRIDOR? </li></ul></ul><ul><ul><li>ADAKAH TERDENGAR WHEEZING? </li></ul></ul><ul><ul><li>LIHAT APAKAH KESADARAN ANAK MENURUN? </li></ul></ul><ul><ul><li>RABA APAKAH ADA DEMAM ATAU DINGIN </li></ul></ul><ul><ul><li>PERIKSA APAKAH ADA TANDA-TANDA GIZI BURUK </li></ul></ul>
  11. 12. TARIKAN DINDING DADA KE DALAM (KUAT) SAAT ANAK MENARIK NAPAS TATALAKSANA STANDAR MENGAJARKAN AGAR TENA- GA KESEHATAN MEMFOKUS-KAN PERHATIAN PADA PER-NAPASAN ANAK & BUKAN PADA KEPARAHAN BATUK- NYA DAN ADA TIDAKNYA DEMAM.
  12. 13. 3.PENENTUAN TANDA BAHAYA <ul><ul><ul><li>UMUR 2 BULAN s.d. <5 TAHUN </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>TIDAK BISA MINUM </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>KEJANG </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>KESADARAN MENURUN </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>STRIDOR </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>GIZI BURUK </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>UMUR <2 BULAN </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>KURANG BISA MINUM </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>KEJANG </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>KESADARAN MENURUN </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>STRIDOR </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>WHEEZING </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>DEMAM/DINGIN </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>ANAK YANG MEMPUNYAI SALAH SATU TANDA BAHAYA HARUS SEGERA DIRUJUK KE SARANA KESEHATAN </li></ul></ul>
  13. 14. 4.KLASIFIKASI PENYAKIT <ul><ul><li>UMUR 2 BULAN s.d. <5 TAHUN </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>PENYAKIT SANGAT BERAT </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>PNEUMONIA BERAT (TDDK ) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>PNEUMONIA (NAPAS CEPAT) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>BATUK BUKAN PNEUMONIA </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>UMUR <2 BULAN </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>PENYAKIT SANGAT BERAT </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>PNEUMONIA BERAT </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>(TDDK KUAT/NAPAS CEPAT) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>BATUK BUKAN PNEUMONIA </li></ul></ul></ul>
  14. 15. KLASIFIKASI PENYAKIT 2 BLN-<5TH KU TANDA <ul><li>ADA TARIKAN </li></ul><ul><li>DINDING DADA </li></ul><ul><li>BAG.BAWAH KE </li></ul><ul><li>DALAM (TDDK) </li></ul><ul><li>TIDAK ADA TDDK </li></ul><ul><li>ADA NAPAS CEPAT : </li></ul><ul><li>2BL-<12BL: >50x/MNT </li></ul><ul><li>1TH-<5TH: >40x/MNT </li></ul><ul><li>TIDAK ADA TDDK </li></ul><ul><li>DAN </li></ul><ul><li>TIDAK ADA </li></ul><ul><li>NAPAS CEPAT </li></ul>KLASI- FIKASI PNEUMONIA BERAT PNEUMONIA BUKAN PNEUMONIA TINDAKAN <ul><li>RUJUK SEGERA </li></ul><ul><li>AB 1 DOSIS BILA </li></ul><ul><li>JAUH DARI </li></ul><ul><li>SARANA RUJUKAN </li></ul><ul><li>BILA DEMAM, </li></ul><ul><li>OBATI </li></ul><ul><li>BILA WHEEZING, </li></ul><ul><li>OBATI </li></ul><ul><li>RAWAT DI RUMAH </li></ul><ul><li>AB 5 HARI </li></ul><ul><li>KU 2 HARI/ LBH </li></ul><ul><li>CEPAT </li></ul><ul><li>BILA DEMAM, </li></ul><ul><li>OBATI </li></ul><ul><li>BILA WHEEZING, </li></ul><ul><li>OBATI </li></ul><ul><li>JIKA BATUK >30HR </li></ul><ul><li>RUJUK PEMERIKSAAN </li></ul><ul><li>LANJUTAN </li></ul><ul><li>OBATI PENY.LAIN </li></ul><ul><li>RAWAT DI RUMAH </li></ul><ul><li>BILA DEMAM, </li></ul><ul><li>OBATI </li></ul><ul><li>BILA WHEEZING, </li></ul><ul><li>OBATI </li></ul>
  15. 16. KLASIFIKASI PENYAKIT 2 BLN-<5TH PNEUMONIA PERIKSA ANAK YANG DIBERI AB DALAM 2 HARI TANDA <ul><li>MEMBURUK </li></ul><ul><li>TIDAK DAPAT MINUM </li></ul><ul><li>ADA TDDK </li></ul><ul><li>ADA TANDA BAHAYA </li></ul>TIDAK BERUBAH <ul><li>MEMBAIK </li></ul><ul><li>NAPAS LEBIH LAMBAT </li></ul><ul><li>PANASNYA TURUN </li></ul><ul><li>NAFSU MAKAN MEMBAIK </li></ul>TINDAKAN KIRIM SEGERA KE SARANA RUJUKAN GANTI AB ATAU RUJUK KE SARANA RUJUKAN TERUSKAN AB SAMPAI 5 HARI
  16. 17. KLASIFIKASI PENYAKIT <2 BLN TANDA <ul><li>ADA NAPAS CEPAT :>60x/MNT </li></ul><ul><li>ATAU </li></ul><ul><li>ADA TARIKAN DINDING DADA </li></ul><ul><li>BAG.BAWAH KEDALAM YANG </li></ul><ul><li>KUAT (TDDK KUAT) </li></ul><ul><li>TIDAK ADA NAPAS CEPAT </li></ul><ul><li>ATAU </li></ul><ul><li>TIDAK ADA TDDK </li></ul>KLASIFI-KASI PNEUMONIA BERAT BUKAN PNEUMONIA TINDAKAN <ul><li>RUJUK SEGERA KE SARANA </li></ul><ul><li>RUJUKAN </li></ul><ul><li>AB 1 DOSIS </li></ul><ul><li>BERI NASEHAT CARA PERAWATAN DI RUMAH </li></ul><ul><li>JAGA AGAR BAYI TDK KEDINGINAN </li></ul><ul><li>TERUSKAN PEMBERIAN ASI & BERI </li></ul><ul><li>ASI LEBIH SERING </li></ul><ul><li>BERSIHKAN HIDUNG BILA </li></ul><ul><li>TERSUMBAT </li></ul><ul><li>ANJURKAN KEMBALI KONTROL BILA: </li></ul><ul><li>KEADAAN BAYI MEMBURUK </li></ul><ul><li>NAPAS MENJADAI CEPAT </li></ul><ul><li>BAYI SULIT BERNAPAS </li></ul><ul><li>BAYI SULIT UNTUK MINUM </li></ul>
  17. 18. ANTIBIOTIKA ORAL PILIHAN PERTAMA : KOTRIMOKSAZOL PILIHAN KEDUA : AMOKSISILIN UMUR atau BERAT BADAN KOTRIMOKSAZOL (Trimetoprim+Sulfametoksazol) Beri 2 kali sehari selama 5 hari AMOKSISILIN Beri 3X sehari selama 5 hari TABLET DEWASA 80mgTMP+400mgSMZ TABLET ANAK 20mgTMP+100mgSMZ SIRUP/5 ml 40mgTMP+200mgSMZ SIRUP 125 mg/5 ml 2-4BL 4-<6KG 1/4 1 2,5 ml 2,5 ml 4-12BL 6-<10KG 1/2 2 5 ml 5 ml 12BL-5TH 10-<19KG 3/4 atau 1 3 7,5 ml 10 ml
  18. 19. PARASETAMOL UNTUK DEMAM ≥38,5°C <ul><li>DIBERIKAN SETIAP 6 JAM SAMPAI DEMAM HILANG </li></ul>UMUR atau BB PARASETAMOL TABLET (500 MG) TABLET (500 MG) SIRUP 120 mg/5 ml 2 - 6 BL 4 - <7 KG 1/8 1/2 2,5 ml (1/2 SENDOK TEH) 6-3 TH 7 - <14 KG 1/4 1 5 ml (1 SENDOK TEH) 3 - 5TH 14 - <19 KG 1/2 2 7,5 ml (11/2 SENDOK TEH)
  19. 20. ANTIBIOTIKA INTRAMUSKULAR <ul><li>HARUS DIRUJUK TAPI TAK DAPAT MENELAN OBAT: BERI DOSIS PERTAMA KLORAMFENIKOL IM & RUJUK SEGERA </li></ul><ul><li>JIKA RUJUKAN TIDAK MEMUNGKINKAN: ULANGI SUNTIKAN KLORAMFENIKOL SETIAP 12 JAM SELAMA 5 HARI KEMUDIAN </li></ul>UMUR atau BERAT BADAN KLORAMFENIKOL DOSIS: 40 MG PER KG TAMBAHKAN 5,0 ML AQUADEST SEHINGGA MENJADI 1000 MG = 180 MG/DL 2-4 BULAN (4 - < 6 KG ) 1,0 ML = 180 MG 4 – 9 BULAN ( 6 - < 8 KG ) 1,5 ML = 270 MG 9 -12 BULAN ( 8 – 10 KG) 2,0 ML = 360 MG 12 BULAN – 3 TAHUN (10 - < 14 KG) 2,5 ML = 450 MG 3 TAHUN – 5 TAHUN ( 14 – 19 KG) 3,5 ML = 630 MG
  20. 21. HAMBATAN DI LAPANGAN <ul><li>BANYAK ANAK MENDERITA PNEUMONIA TANPA DIKETAHUI OLEH IBU/PENGASUHNYA </li></ul><ul><li>SEBANYAK 50% KEMATIAN TERJADI DALAM 3 HARI SETELAH GEJALA PENYAKIT MUNCUL </li></ul><ul><li>KETERSEDIAAN TATALAKSANA KASUS MASIH RENDAH </li></ul><ul><ul><li>KOMITMEN PETUGAS PUSKESMAS MENGHITUNG NAPAS/MEMERIKSA TDDK </li></ul></ul><ul><ul><li>TERAPI ANTIBIOTIKA DAN OBAT SIMPTOMATIK YANG TIDAK RASIONAL </li></ul></ul><ul><li>MEMERLUKAN UPAYA PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS MONEV ISPA </li></ul>
  21. 22. TARGET Cara mencari Target Pneumonia : 10% dari Balita, Balita = 10% dari penduduk Dari angka yang diperoleh 66% harus ditemukan pada tahun 2008
  22. 23. KEGIATAN <ul><li>Mencatat penemuan penderita ISPA dengan menentukan klasifikasi  kartu pasien </li></ul><ul><li>Mencatat klasifikasi pada buku Register ISPA  HARIAN </li></ul><ul><li>Mengumpulkan data dari sarana kesehatan tingkat pertama seperti : Pustu, Puskesmas,RS-Unit Rawat Jalan & Rawat Inap serta Pelayanan Swasta </li></ul><ul><li>Mengirim pelaporan: </li></ul><ul><li>Pusk  Kab/Kota (selambat2nya tgl 5 tiap bulan) </li></ul><ul><li>Kab/Kota  Provinsi (selambat2nya tgl 10 tiap bln) </li></ul><ul><li>Provinsi  Pusat (selambat2nya tgl 15 tiap bln) </li></ul><ul><li>Pengolahan data dan analisis </li></ul><ul><li>Pemantauan cakupan penemuan Pneumonia tiap tkt </li></ul><ul><li>Penyajian data (GRAFIK) dan umpan balik </li></ul>
  23. 24. PENCATATAN <ul><li>KARTU PASIEN </li></ul><ul><li>-FORMAT MTBS </li></ul><ul><li>- FORMAT STEMPEL KLASIFIKASI </li></ul><ul><li>- LEMBAR FORMAT KLASIFIKASI </li></ul><ul><li>BUKU REGISTER P2 ISPA PUSKESMAS </li></ul>
  24. 26. PELAPORAN <ul><li>Pusk  Kab/Kota (selambat2nya tgl 5 tiap bulan) </li></ul><ul><li>Kab/Kota  Provinsi (selambat2nya tgl 10 tiap bln) </li></ul><ul><li>Provinsi  Pusat (selambat2nya tgl 15 tiap bln) </li></ul>
  25. 28. DEFINISI OPERASIONAL PNEUMONIA PADA USIA > 5TAHUN RUMAH SAKIT & PUSKESMAS PLUS ( CONFIRMED PNEUMONIA ) PUSKESMAS ( PROBABLE PNEUMONIA ) Harus mencakup gejala klinis & pemeriksaan penunjang Gejala klinis: Gejala utama: demam dan batuk , d apat dengan gejala tambahan sebagai berikut: Napas cepat : Usia 5 – 12 th: frek napas ≥30 kali/mnt Usia ≥13 th: frek napas ≥20 kali/mnt Nyeri dada pleuritik (nyeri dada pada waktu bernapas). Pemeriksaan auskultasi : terdengar ronki saat menarik napas Pemeriksaan penunjang: Foto thorax: didapatkan gambaran infiltrat atau konsolidasi Laboratorium : leukositosis dan peningkatan Gejala klinis: Gejala utama: demam dan batuk Disertai dengan dua gejala tambahan sebagai berikut: Napas cepat : Usia 5 – 12 th: frek napas ≥30 kali/mnt Usia ≥13 th: frek napas ≥20 kali/mnt Nyeri dada pleuritik (nyeri dada pada waktu bernapas). Pemeriksaan auskultasi : terdengar ronki saat menarik napas
  26. 31. PEMANTAUAN <ul><li>Tentukan perkiraan kasus pneumonia per Puskesmas/Kab/Kota/Prov per tahun </li></ul><ul><li>Tentukan perkiraan kasus pneumonia per bulan  perkiraan kasus Pn setahun:12 bln </li></ul><ul><li>(dalam absolut atau persen  100%:12 = 8,3% per bulan) </li></ul><ul><li>Distribusi perkiraan kasus per desa/Pusk/Kab/Kota/Prov/ tahun </li></ul><ul><li>Tentukan target penemuan kasus Pneumonia </li></ul><ul><li>mis: SPM thn 2007 : 70% (Nasional), maka : </li></ul><ul><li>* target Prov, Kab/Kota dan Puskesmas hrs ≥ Nas </li></ul><ul><li>* Terutama utk Prov, Kab/Kota, Puskesmas dgn pop.besar </li></ul><ul><li>Pemantauan per bulan berdasarkan wilayah: </li></ul><ul><li>desa, Puskesmas, Kab/Kota, Prov  FORMAT atau GRAFIK </li></ul>
  27. 34. TERIMA KASIH

×