Ppt 03 gangguan ansietas

5,529 views

Published on

1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
5,529
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
16
Actions
Shares
0
Downloads
225
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppt 03 gangguan ansietas

  1. 1. Gangguan Ansietas
  2. 2. <ul><li>KETEGANGAN </li></ul><ul><li>KEKUATIRAN </li></ul><ul><li>PANIK </li></ul><ul><li>PERASAAN TAK NYATA </li></ul><ul><li>TAKUT JADI GILA </li></ul><ul><li>TAKUT MATI </li></ul><ul><li>TAKUT KEHILANGAN KONTROL </li></ul><ul><li>GEMETAR </li></ul><ul><li>BERKERINGAT </li></ul><ul><li>JANTUNG BERDEBAR </li></ul><ul><li>KEPALA TERASA RINGAN </li></ul><ul><li>PUSING </li></ul><ul><li>KETEGANGAN OTOT </li></ul><ul><li>MUAL </li></ul><ul><li>SULIT BERNAFAS </li></ul><ul><li>RASA BAAL </li></ul><ul><li>NYERI PERUT </li></ul><ul><li>KESEMUTAN </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS GEJALA UMUM PSIKOLOGIK FISIK
  3. 3. <ul><li>MENGGANGGU PEKERJAAN, KEHIDUPAN SOSIAL DAN KELUARGA </li></ul><ul><li>MENGHALANGI INDIVIDU MENGERJAKAN SESUATU </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS DAMPAK:
  4. 4. <ul><li>GANGGUAN FOBIK (AGORA FOBIA, FOBIA SOSIAL) </li></ul><ul><li>GANGGUAN PANIK </li></ul><ul><li>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS BENTUK UTAMA:
  5. 5. <ul><li>Ps mungkin menghindar atau membatasi aktivitas </li></ul><ul><li>sebab rasa takut yg timbul karena objek atau </li></ul><ul><li>situasi tertentu </li></ul><ul><li>Kesulitan utk bepergian sendiri seperti berbelanja, </li></ul><ul><li>mengunjungi orang lain </li></ul><ul><li>Kadang-kadang disertai gejala fisik </li></ul>GANGGUAN FOBIK KELUHAN UTAMA
  6. 6. <ul><li>Rasa takut yang sangat terhdp tempat , situasi atau objek tertentu yg tdk beralasan  sering menghindari semua situasi ini </li></ul><ul><li>Situasi yg umum ditakuti: </li></ul><ul><ul><li>meninggalkan rumah, </li></ul></ul><ul><ul><li>tempat terbuka, </li></ul></ul><ul><ul><li>bicara didepan umum, </li></ul></ul><ul><ul><li>keramaian atau tempat umum, </li></ul></ul><ul><ul><li>bepergian dg bis, mobil atau pesawat, </li></ul></ul><ul><ul><li>kegiatan sosial </li></ul></ul>GANGGUAN FOBIK PEDOMAN DIAGNOSTIK
  7. 7. <ul><li>Pasien tdk mampu berada sendirian di rumah atau meninggalkan rumah </li></ul><ul><li>Agorafobia sering merupakan komplikasi dari Gangguan Panik, sedangkan Sosialfobia berhubung a n dengan gangguan kepribadian menghindar </li></ul>GANGGUAN FOBIK PEDOMAN DIAGNOSTIK
  8. 8. <ul><li>Jika yang menonjol ansietas  Gangguan Panik </li></ul><ul><li>Jika yang menonjol suasana perasaan yang sedih  gangguan depresif </li></ul><ul><li>Fobia spesifik misal takut ketinggian dll </li></ul>GANGGUAN FOBIK DIAGNOSIS BANDING
  9. 9. <ul><li>Fobia dapat diobati. </li></ul><ul><li>Menghindari situasi yang ditakuti akan menambah </li></ul><ul><li>rasa takut. </li></ul><ul><li>Seseorang dapat mengatasi rasa takut dengan </li></ul><ul><li>melaksanakan satu seri langkah tertentu </li></ul>GANGGUAN FOBIK INFORMASI BAGI PS & KEL
  10. 10. <ul><li>Dorong pasien agar dapat mengatur pernapasan untuk mengurangi G/ fisik dari rasa takut. </li></ul><ul><li>Minta pasien membuat daftar semua situasi yang ditakuti dan dihindarinya, yang tidak dialami oleh orang lain. </li></ul><ul><li>Diskusikan cara-cara untuk menghadapi rasa takut yang berlebihan (misalnya, pasien mengingatkan dirinya, “ Saya merasa sedikit cemas karena menghadapi orang banyak. Perasaan ini akan berlalu dalam beberapa menit ’” </li></ul><ul><li>        </li></ul>GANGGUAN FOBIK KONSELING PS & KEL
  11. 11. <ul><li>Rencanakan serangkaian langkah tertentu yang </li></ul><ul><li>memungkinkan pasien menghadapi dan terbiasa dengan </li></ul><ul><li>situasi yang ditakuti. </li></ul><ul><ul><li>Tentukan satu langkah menghadapi situasi yang </li></ul></ul><ul><ul><li>ditakuti (misalnya, ke luar rumah sebentar, </li></ul></ul><ul><ul><li>bersama seorang anggota keluarga) </li></ul></ul><ul><ul><li>Langkah ini harus dipraktekkan setiap hari selama </li></ul></ul><ul><ul><li>1 jam sampai tidak menakutkan lagi. </li></ul></ul><ul><li>                </li></ul>GANGGUAN FOBIK KONSELING PS & KEL
  12. 12. <ul><ul><li>Jika situasi yang ditakuti masih menyebabkan ansietas,  bern a f as perlahan dan santai, katakan bahwa panik akan berlalu dalam 30 menit. J angan meninggalkan situasi yang ditakuti itu sebelum rasa takut menghilang. </li></ul></ul><ul><ul><li>Lanjutkan dengan langkah yang sedikit lebih sukar dan ulangi prosedurnya (misalnya, melewatkan waktu yang lebih lama di luar rumah). </li></ul></ul><ul><ul><li>Jangan minum alkohol atau obat anti ansietas paling kurang 4 jam sebelum mempraktekkan langkah-langkah ini </li></ul></ul><ul><li>        </li></ul>GANGGUAN FOBIK KONSELING PS & KEL
  13. 13. <ul><li>Tentukan seorang teman atau anggota keluarga yang dapat menolong mengatasi rasa takut. Kelompok tolong-diri ( self-help group ) dapat membantu menghadapi situasi yang ditakuti. </li></ul><ul><li>H indari penggunaan alkohol atau obat benzodiazepin untuk mengatasi situasi yang ditakuti, tanpa petunjuk dokter. </li></ul>GANGGUAN FOBIK KONSELING PS & KEL
  14. 14. <ul><li>Dengan konseling, banyak pasien tdk membutuhkan medikasi, tapi bila ada depresi  anti depresi dapat menolong. Misalnya: Imipramin 50-150 mg/hr </li></ul><ul><li>Bagi pasien dg G/ yg terbatas dan jarang  anti ansietas dapat menolong. Penggunaan yg ter u s menerus  ketergantungan dan bila dihentikan gejala muncul kembali </li></ul><ul><li>Betabloker dapat mengurangi gejala fisik </li></ul>GANGGUAN FOBIK MEDIKASI
  15. 15. <ul><li>Jika rasa takut menetap. Rujukan </li></ul><ul><li>biasanya untuk psikoterapi perilaku, jika </li></ul><ul><li>ada </li></ul>GANGGUAN FOBIK KONSULTASI SPESIALISTIK
  16. 16. <ul><li>Ps datang dengan satu atau lebih gejala fisik </li></ul><ul><li>(nyeri dada, pusing, nafas pendek) </li></ul>GANGGUAN PANIK KELUHAN UTAMA
  17. 17. <ul><li>Serangan Panik atau rasa takut yang tdk dapat dijelaskan muncul secara mendadak, berkembang dengan cepat dan dapat berlangsung hanya beberapa menit </li></ul><ul><li>Serangan muncul bersama dg G/fisik seperti palpitasi, nyeri dada terasa tercekik, rasa mual, pusing, perasaan tdk realistik atau rasa takut akan bencana pribadi (hilang kontrol diri atau menjadi gila, serangan jantung, mati mendadak) </li></ul><ul><li>Satu serangan sering menimbulkan rasa takut akan ada serangan lain dan penghindaran tempat dimana serangan pernah terjadi. </li></ul>GANGGUAN PANIK PEDOMAN DIAGNOSTIK
  18. 18. <ul><li>Banyak kondisi medis bisa menyebabkan G/ = serangan panik (aritmia, iskemia otak, tirotoksikosis, peny.jtg koroner) </li></ul><ul><li>Jika serangan muncul hanya pd situasi spesifik yg ditakuti  Gangguan fobik </li></ul><ul><li>Jika terdapat suasana perasaan menurun atau sedih  Gg depresif </li></ul>GANGGUAN PANIK DIAGNOSIS BANDING
  19. 19. <ul><li>Panik adalah suatu gangguan yang lazim dan bisa diobat. </li></ul><ul><li>Ansietas seringkali  sensasi fisik yang menakutkan. Nyeri dada, pusing atau napas pendek tidak selalu tanda dari suatu peny . Fisik  berlalu bila ansietas diatasi. </li></ul><ul><li>P anik juga menyebabkan pikiran yang menakutkan (takut mati, perasaan akan jadi gila atau hilang kontrol)  berla l u bila ansietas diatasi. </li></ul>GANGGUAN PANIK INFORMASI BAGI PS & KEL
  20. 20. <ul><li>Ansietas mental dan fisik saling memperkuat. Pemusatan perhatian kepada G/ fisik akan menambah rasa tukut </li></ul><ul><li>Seseorang yang menarik diri dari atau menghindari situasi di mana serangan pernah terjadi hanya akan memperkuat ansietasnya. </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>  </li></ul>GANGGUAN PANIK INFORMASI BAGI PS & KEL
  21. 21. <ul><li>Nasihati pasien mengikuti langkah-langkah berikut jika serangan panik timbul: </li></ul><ul><ul><li>Diam di tempat sampai serangan panik berlalu. </li></ul></ul><ul><ul><li>Konsentrasikan diri untuk mengatasi ansietas, bukan </li></ul></ul><ul><ul><li>pada G/ fisik. </li></ul></ul><ul><ul><li>Praktekkan pernapasan yang perlahan dan rileks. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bernapas terlalu dalam atau terlalu cepat </li></ul></ul><ul><ul><li>(hiperventilasi) bisa menyebabkan beberapa G/ fisik </li></ul></ul><ul><ul><li>dari panik. Pernapasan yang terkendali  </li></ul></ul><ul><ul><li>mengurangi G/ fisik. </li></ul></ul><ul><li>     </li></ul>GANGGUAN PANIK KONSELING PS & KEL
  22. 22. <ul><ul><li>Katakan pada dirimu bahwa ini adalah suatu serangan panik, pikiran dan sensasi yang menakutkan akan segera berlalu. Perhatikan waktu berlalunya dengan jam tangan anda. Rasanya seperti lama walaupun hanya beberapa menit saja. </li></ul></ul><ul><li>Identifikasi rasa takut yang berlebihan yang timbul selama serangan panik (misalnya, takut akan serngan jantung) </li></ul>GANGGUAN PANIK KONSELING PS & KEL
  23. 23. <ul><li>Diskusikan cara menghadapi rasa takut ini selama serangan panik (misalnya, mengingatkan diri sendiri, “ Saya tidak mengalami serangan jantung . Ini hanya serangan panik, dan akan berlalu dalam beberapa menit”). </li></ul><ul><li>Kelompok tolong-diri ( self-help group ) dapat menolong pasien menatalaksana G/ dan mengatasi rasa takut. </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>  </li></ul><ul><li>  </li></ul>GANGGUAN PANIK KONSELING PS & KEL
  24. 24. <ul><li>Banyak pasien tertolong melalui konseling dan tdk butuh medikasi </li></ul><ul><li>Jika serangan sering dan berat atau pasien secara bermakna dalam keadaan depresi  antidepresan dapat membantu ( Imipramine 25mg malam hari  sampai 100-150mg malam / 2 minggu) </li></ul><ul><li>Bila serangan jarang dan terbatas  antiansietas jangka pendek dpt menolong: Lorazepam 0,5-1 mg spi 3X/hari atau alprazolam 0,25-1 mg 3x / hari </li></ul><ul><li>Hindari pemeriksaan penunjang atau medikasi yg tdk perlu </li></ul>GANGGUAN PANIK MEDIKASI
  25. 25. <ul><li>Pertimbangkan konsultasi jika serangan berat berlanjut setelah pengobatan diatas </li></ul><ul><li>Rujuk utk psikoterapi kognitif dan perilaku bagi pasien yg tidak membaik </li></ul><ul><li>Umumnya panik menyebabkan gejala fisik . Hindari konsultasi medis yg tdk perlu </li></ul>GANGGUAN PANIK KONSULTASI SPESIALISTIK
  26. 26. <ul><li>Ps memperlihatkan G/ fisik atau sulit tidur </li></ul><ul><li>Anamnesis lanjut akan menampilkan G/ ansietas yang menonjol </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) KELUHAN UTAMA
  27. 27. <ul><li>Gejala multipel ansietas: </li></ul><ul><ul><li>Ketegangan mental ( cemas, t e gang, gugup, </li></ul></ul><ul><ul><li>konsentrasi buruk ) </li></ul></ul><ul><ul><li>Ketegangan fisik ( gelisah, tidak bisa santai, tremor ) </li></ul></ul><ul><ul><li>G / fisik (pusing, berkeringat, denyut jantung </li></ul></ul><ul><ul><li>meningkat, mulut kering, nyeri perut) </li></ul></ul><ul><ul><li>G / bisa berlangsung berbulan-bulan dan sering timbul kembali. </li></ul></ul><ul><ul><li>Sering dicetuskan oleh peristiwa yg menegangkan pd orang cenderung khawatir secara kronik </li></ul></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) PEDOMAN DIAGNOSTIK
  28. 28. <ul><li>Jika terdapat suasana perasaan menurun atau sedih  Gg depresif </li></ul><ul><li>Jika ada serang ansietas mendadak  Gangguan Panik </li></ul><ul><li>Jika terdapat ketakutan dan penghindaran pd situasi spesifik  Gangguan fobik </li></ul><ul><li>Jika terdapat penggunaan berat NAPZA  Ganggguan penggunaan NAPZA </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) DIAGNOSTIK BANDING
  29. 29. <ul><li>Stres dan rasa khawatir keduanya mempunyai efek fisik dan mental. </li></ul><ul><li>Mempelajari keterampilan untuk mengurangi efek stres (bukan medikasi sedatif) merupakan pertolongan yang paling efektif. </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) INFORMASI BAGI PASIEN & KELUARGA
  30. 30. <ul><li>M enghadapi dan menantang kekhawatiran yang berlebihan dapat mengurangi gejala ansietas. </li></ul><ul><ul><li>Kenali kekhawatiran yang berlebihan atau pikiran yang pesimistik (misalnya, ketika anak gadisnya terlambat pulang 5 menit dari sekolah, pasien mengkhawatirkan kemungkinan anaknya itu mengalami kecelakaan). </li></ul></ul><ul><ul><li>Diskusikan cara menghadapi kekhawatiran yang berlebihan ini pada saat munculan (misalnya, ketika PS mulai khawatir akan anaknya, k atakan kepada dirinya, “ Saya mulai terperangkap dalam kekahawatiran lagi. Anak saya hanya terlambat beberapa menit saja dari sekolah dan segera akan tiba di rumah. Saya tidak akan menelpon sekolahnya untuk mencari informasi, kecuali ia terlambat satu jam”. </li></ul></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) KONSELING PASIEN & KELUARGA
  31. 31. <ul><li>Dukung motivasi pasien mempraktekkan metode relaksasi harian untuk mengurangi gejala fisik dari ketegangan. </li></ul><ul><li>Dorong pasien untuk mengikuti aktivitas dan latihan yang menyenangkan, dan mengulang aktivitas yang pernah menolong di masa lalu. </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) KONSELING PASIEN & KELUARGA
  32. 32. <ul><li>Metode pemecahan masalah yang terstruktur ( structured problem-solving methods ) bisa menolong pasien untuk menatalaksanai masalah kehidupan atau stres saat ini yang berpengaruh terhadap gejala ansietas. </li></ul><ul><ul><li>Kenali peristiwa-peristiwa yang mencetuskan kekhawatiran yang berlebihan (misalnya, seorang wanita muda memperlihatkan kekhawatiran, ketegangan, nausea dan insomnia. G/ ini timbul sejak anaknya didiagnosis mengidap asma. Ansietas ini memburuk ketika anaknya mendapat serangan asma). </li></ul></ul><ul><ul><li>Bicarakan apa yang akan dilakukan pasien untuk mengatasi situasi ini. Kenali dan perkuat hal-hal yang berhasil mengatasi situasi. </li></ul></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) KONSELING PASIEN & KELUARGA
  33. 33. <ul><ul><li>Kenali beberapa tindakan spesifik yang dapat </li></ul></ul><ul><ul><li>dilakukan dalam beberapa minggu mendatang, seperti: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menemui perawat/Dr/Nakes untuk mempelajari </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>per jalanan dan penanganan asma. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Membicarakan masalah tsb dgn ortu lain dari anak </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>ya ng menderita asma. </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Menuliskan rencana utk mengatasi serangan asma. </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Latihan fisik yang teratur sering menolong. </li></ul></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) KONSELING PASIEN & KELUARGA
  34. 34. <ul><li>Medikasi mrpk terapi sekunder, tapi dapat digunakan jika dengan konseling gejala menetap </li></ul><ul><li>Medikasi ansietas: Misal Diazepam 5 mg malam </li></ul><ul><li>hari, tdk lebih dari 2 minggu. Buspiron dapat </li></ul><ul><li>digunakan pada waktu lama </li></ul><ul><li>Beta bloker dapat membantu G/ fisik </li></ul><ul><li>Antidepresan menolong bila ada depresi dan tidak </li></ul><ul><li>menimbulkan ketergantungan </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) MEDIKASI
  35. 35. <ul><li>A . GOL. BENZODIAZEPIN: </li></ul><ul><li>1.DIAZEPAM ( VALIUM) : 4-50 MG/HR </li></ul><ul><li>2. LORAZEPAM ( ATIVAN ):2-10 MG/HR </li></ul><ul><li>3. BROMAZEPAM ( LEXOTAN ):2-18 MG </li></ul><ul><li>4. CLOBAZAM ( FRISIUM ): 20-30 MG/HR </li></ul><ul><li>5. ALPRAZOLAM ( XANAX ): 0,75-4 MG </li></ul><ul><li>B. GOL. NON-BENZODIAZEPINE: </li></ul><ul><li>1. BUSPIRONE ( BUSPAR ): 10-60 MG/HR </li></ul>ANTI ANSIETAS
  36. 36. <ul><li>Bila ansietas berat dan berlangsung > 3 bulan </li></ul>GANGGUAN ANSIETAS MENYELURUH (GAM) KONSULTASI SPESIALISTIK
  37. 37. <ul><li>Tn X , 32 tahun , p etani, menikah dg 3 anak. Dia mengolah lahan sendiri. Yang menjadi masalah sekarang dia tidak dapat pergi bekerja lagi karena takut meninggalkan rumah . Hal ini terjadi beberapa bulan yang lalu., terjadi ketika ia sedang berada diladang tiba-tiba merasa dirinya sesak nafas , seakan tercekik sehingga merasa dia akan mati . Jantung berdebar kuat sehingga merasa sakit. Dia ke dokter dan diberikan ventolin bila diperlukan. Pengobatan ini tidak berhasil demikian dengan tindakan medis lain yang dicoba. Ia mulai berubah, kemanapun ia pergi ia harus ditemani, hingga sekarang ia menghindar untuk bekerja jauh dari rumah. Mudah lelah , kurang PD , ia bertanya-tanya apakah masih bisa menhadapi musim panen. Ia cemas, bukan hanya akan mempengaruhi penghasilan, tetapi khawatir dengan penyakitnya yg serius “ mungkin ada sakit jantung ” dan dokter belum berhasil mendeteksinya. Dokter merujuk ke bagian jantung dan saraf, semua hasil normal , namun belum membuat ia tenang. Sekarang ia mendapat serangan mendadak ketika sedang sndirian dirumah dan bahkan ketika sedang tidur. Ia mengeluh sulit bernafas , kaki mudah goyah serta kepala pusing Serangan semakin sering 2-3 kali perminggu dan membu a tnya tidak berdaya. Tn X sebelumnya adalah orang yang ramah, ceria, tapi sejak serangan dia bukan dirinya yang dulu </li></ul>Kasus
  38. 38. TERIMA KASIH

×