Konsep puskesmas

21,221 views

Published on

0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
21,221
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
1,032
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Konsep puskesmas

  1. 1.
  2. 2. PUSKESMAS <ul><li>MERUPAKAN U NIT PELAKSANA TEKNIS DINAS KESEHATAN KABUPATEN/ KOTA YANG BERTANGGUNGJAWAB MENYELENGGARAKAN PEMBANGUNAN KESEHATAN DI SUATU WILAYAH KERJA </li></ul>
  3. 3. TUJUAN PUSKESMAS <ul><li>MENDUKUNG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBANGUNAN KESEHATAN NASIONAL YAKNI MENINGKATKAN KESADARAN, KEMAUAN DAN KEMAMPUAN HIDUP SEHAT BAGI SETIAP ORANG YANG BERTEMPAT TINGGAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS </li></ul>
  4. 4. V I S I <ul><li>TERCAPAINYA KECAMATAN SEHAT MENUJU TERWUJUDNYA INDONESIA SEHAT </li></ul><ul><li>INDIKATOR KEBERHASILAN </li></ul><ul><li>LINGKUNGAN SEHAT </li></ul><ul><li>PERILAKU SEHAT </li></ul><ul><li>CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN YANG BERMUTU </li></ul><ul><li>DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN </li></ul>
  5. 5. M I S I <ul><li>MENGGERAKKAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJANYA </li></ul><ul><li>MENDORONG KEMANDIRIAN HIDUP SEHAT BAGI KELUARGA DAN MASYARAKAT DI WILAYAH KERJANYA </li></ul><ul><li>MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN MUTU, PEMERATAAN DAN KETERJANGKAUAN PELAYANAN KESEHATAN YANG DISELENGGARAKAN </li></ul><ul><li>MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KESEHATAN PERORANGAN, KELUARGA DAN MASYARAKAT BESERTA LINGKUNGANNYA </li></ul>
  6. 6. Perbedaan pelayanan <ul><li>Puskesmas </li></ul><ul><li>Mempunyai wilayah </li></ul><ul><li>Pendekatan utamanya masyarakat </li></ul><ul><li>Pelayanan Dasar </li></ul><ul><li>Utamanya Preventif promotif </li></ul><ul><li>Upaya Kesehatan masyarakat (SKN) </li></ul><ul><li>Rumah Sakit </li></ul><ul><li>“ Tidak mempunyai wilayah” </li></ul><ul><li>Pendekatan individual </li></ul><ul><li>Pelayanan Rujukan </li></ul><ul><li>Utamanya Kuratif Rehabilitatif </li></ul><ul><li>Upaya kesehatan perorangan (SKN) </li></ul>
  7. 7. <ul><li>SESUAI DGN PP 32/1996 KETENAGAAN </li></ul><ul><ul><li>TENAGA MEDIS </li></ul></ul><ul><ul><li>TENAGA PARAMEDIS </li></ul></ul><ul><ul><li>TENAGA KES.MASY </li></ul></ul><ul><ul><li>TENAGA GIZI </li></ul></ul><ul><ul><li>TENAGA NON KES.LAINNYA </li></ul></ul>
  8. 8. STRUKTUR ORGANISASI PUSKESMAS : KEPALA Urusan Tata Usaha Unit Yankes mas . Unit Yan medik Unit promotif Unit prev. Unit kuratif dan rehab.
  9. 9. <ul><li>1)     Kepala puskesmas </li></ul><ul><li>2)     Unit tata usaha </li></ul><ul><li> yang bertanggung jawab membantu kepala puskesmas dalam pengelolaan: </li></ul><ul><ul><ul><li>Data dan informasi </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Perencanaan dan penilaian </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Keuangan </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Umum dan kepegawaian </li></ul></ul></ul><ul><li>3)     Unit pelaksana teknis fungsional puskesmas: </li></ul><ul><ul><ul><li>Upaya kesehatan masyarakat, UKBM </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Upaya kesehatan perorangan. </li></ul></ul></ul><ul><li>4)     Jaringan pelayanan puskesmas: </li></ul><ul><ul><ul><li>Unit puskesmas pembantu </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Unit puskesmas keliling </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Unit bidan di desa/komunitas </li></ul></ul></ul>
  10. 10. <ul><li>1. Puskesmas : </li></ul><ul><li>Umumnya ada satu buah di setiap Kecamatan, </li></ul><ul><li>Jenis Puskesmas menurut pelayanan kesehatan medis, dibagi dua kelompok yakni : </li></ul><ul><ul><li>Puskesmas Perawatan , pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap </li></ul></ul><ul><ul><li>Puskesmas Non Perawatan, hanya pelayanan kesehatan rawat jalan </li></ul></ul><ul><li>Menurut wilayah kerjanya, dikelompokkan menjadi : </li></ul><ul><ul><li>Puskesmas Induk / Puskesmas Kecamatan </li></ul></ul><ul><ul><li>Puskesmas Satelit / Puskesmas Kelurahan </li></ul></ul><ul><li>2. Puskesmas Pembantu ( Pustu ): </li></ul><ul><li>Biasanya ada satu buah di setiap desa/kelurahan </li></ul><ul><li>Pelayanan medis sederhana oleh perawat atau bidan, disertai jadwal kunjungan dokter </li></ul>
  11. 11. <ul><li>3. Puskesmas Keliling ( Puskel ) : </li></ul><ul><li>Kegiatan pelayanan khusus ke luar gedung, di wilayah kerja </li></ul><ul><li>puskesmas </li></ul><ul><li>Pelayanan medis terpadu oleh dokter, perawat, bidan, gizi, </li></ul><ul><li>pengobatan dan penyuluhan. </li></ul><ul><li>4. Pondok Bersalin Desa ( Polindes ) : </li></ul><ul><li>Pos pelayanan kesehatan ini sebaiknya ada disetiap </li></ul><ul><li>desa/kelurahan, </li></ul><ul><li>Beberapa pos yang fungsinya sejenis ( cuma namanya saja </li></ul><ul><li>yang berbeda ) antara lain: </li></ul><ul><ul><li>Pos Kesehatan Desa ( Poskesdes ) </li></ul></ul><ul><ul><li>Pos Kesehatan Kelurahan ( Poskeskel ) </li></ul></ul><ul><ul><li>Balai Kesehatan Masyarakat ( Bakesra ) </li></ul></ul>
  12. 12. <ul><li>5. Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ) : </li></ul><ul><li>Lumrahnya selalu ada satu atau lebih di setiap </li></ul><ul><li>RW/Desa/Kelurahan, </li></ul><ul><li>Hal ini sangat tergantung kepada peran serta aktif para </li></ul><ul><li>RT, RW, Lurah, tokoh masyarakat setempat, bersama para </li></ul><ul><li>kader kesehatan yang telah dibentuk dan ditunjuk. </li></ul><ul><li>Dari segi sasaran pelayanan Jenis posyandu, dibagi </li></ul><ul><li>menjadi : </li></ul><ul><ul><li>Posyandu Bayi-Balita </li></ul></ul><ul><ul><li>Posyandu Lansia /Manula </li></ul></ul><ul><li>Dari aspek pencapaian jenis pelayanan, dikelompokkan : </li></ul><ul><ul><li>Posyandu Pratama </li></ul></ul><ul><ul><li>Posyandu Madya </li></ul></ul><ul><ul><li>Posyandu Purnama </li></ul></ul><ul><ul><li>Posyandu Mandiri </li></ul></ul>
  13. 13. Tingkat Perkembangan Posyandu <ul><li>Posyandu Pratama </li></ul><ul><li>Kegiatan bulanan belum rutin </li></ul><ul><li>Jumlah kader sangat terbatas (< 5 ) </li></ul><ul><li>Posyandu Madya </li></ul><ul><li>Kegiatan sudah > 8 kali/tahun </li></ul><ul><li>Rata-rata jmlh kader 5 orang/lebih </li></ul><ul><li>Cakupan kegiatan utama < 50% </li></ul><ul><li>Intervensi: </li></ul><ul><li>Mengikutsertakan toma sebagai </li></ul><ul><li>motivator  m/ dgn pelatihan toma </li></ul><ul><li>Menggiatkan kader </li></ul><ul><li>Meningkatkan cakupan m/ dgn </li></ul><ul><li>Menerapkan pendekatan PKMD </li></ul>Masyarakat belum siap <ul><li>Intervensi: </li></ul><ul><li>Memotivasi masyarakat </li></ul><ul><li>Menambah jml kader </li></ul>
  14. 14. 3. Posyandu Purnama <ul><li>4. Posyandu Mandiri </li></ul><ul><li>Melaksanakan kegiatan > 8 kali/tahun </li></ul><ul><li>Rata-rata jml kader 5 orang/lebih </li></ul><ul><li>Cakupan kegiatan utama > 50% </li></ul><ul><li>Menyelenggarakan program tambahan </li></ul><ul><li>Memperoleh pembiayaan dari dana sehat </li></ul><ul><li>dengan peserta masih terbatas (<50% KK) </li></ul>Intervensi: Sosialisasi program dana sehat Pelatihan dana sehat <ul><li>Melaksanakan kegiatan > 8 kali/tahun </li></ul><ul><li>Rata-rata jml kader 5 orang/lebih </li></ul><ul><li>Cakupan kegiatan utama > 50% </li></ul><ul><li>Menyelenggarakan program tambahan </li></ul><ul><li>Memperoleh pembiayaan dari dana sehat </li></ul><ul><li>dengan peserta > 50% KK </li></ul><ul><li>Intervensi: </li></ul><ul><li>Pembinaan program </li></ul><ul><li>dana sehat </li></ul><ul><li>Memperbanyak prog. </li></ul><ul><li>tambahan </li></ul>
  15. 15. Pelayanan Puskesmas didalam gedung ( rawat jalan ) 1. Ruangan Kartu/Loket 2. Poli Umum 3. Poli Gigi 4. Poli KIA-KB 5. Pojok Gizi 6. Ruangan Tindakan / UGD 7. Apotek 8. Gudang Obat 9. Gudang Inventaris/Barang 10. Ruangan Tata Usaha 11. Ruangan Imunisasi 12. Ruangan Laboratorium Sederhana 12. Ruangan Kepala Puskesmas
  16. 16. <ul><li>Pelayanan Puskesmas di luar gedung : </li></ul><ul><li>Posyandu Balita : pendaftaran, penimbangan, </li></ul><ul><li>imunisasi, pengobatan </li></ul><ul><li>2. Posyandu Lansia : penyuluhan, pemeriksaan </li></ul><ul><li>kesehatan sederhana </li></ul><ul><li>3. Penyuluhan Kesehatan : penyuluhan individu dan </li></ul><ul><li>kelompok </li></ul><ul><li>4. Pelacakan Kasus : sweeping kasus berpotensi </li></ul><ul><li>menular/wabah </li></ul><ul><li>5. Survey PHBS : penelitian rumah tangga dengan </li></ul><ul><li>perilaku hidup bersih dan sehat </li></ul>
  17. 17. 6. Rapat Koordinasi : evaluasi kerjasama lintas sektoral didalam dan diluar wilayah kerja puskesmas 7. Bhakti Sosial : tim medis P3K dalam momen khusus seperti saat HUT Kota Kendari, Hari Kesehatan Nasional, Manunggal TNI KB Kesehatan dll. 8. Kunjungan Rumah : melakukan kunjungan langsung ke lokasi tempat tinggal pasien yang mengalami masalah kesehatan 9. Puskesmas Keliling : melaksanakan pelayanan kesehatan ke daerah khusus yang sulit terjangkau akses pelayanan masyarakat
  18. 18. UPAYA DAN AZAS PENYELENGGARAAN <ul><li>UPAYA </li></ul><ul><ul><li>UPAYA KESEHATAN WAJIB PUSKESMAS </li></ul></ul><ul><li>Upaya kesehatan wajib tersebut adalah: </li></ul><ul><ul><ul><ul><li>1. Promosi Kesehatan </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>2. Kesehatan Lingkungan </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>3. Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>4. Perbaikan Gizi Masyarakat </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>5. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>6. Pengobatan </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><li>UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN PUSKESMAS </li></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>1. Kesehatan Usila </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>2. Kesehatan Jwa </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>3. Kesehatan Kerja </li></ul></ul></ul></ul><ul><ul><ul><ul><li>4. Perkesmas dll </li></ul></ul></ul></ul>
  19. 19. <ul><li>Penyuluhan Kesehatan Masyarakat </li></ul><ul><li>Sosialisasi Program Kesehatan </li></ul><ul><li>Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) </li></ul>
  20. 20. Pengawasan SPAL (saluran pembuangan air limbah), SAMI-JAGA (sumber air minum-jamban keluarga), TTU (tempat-tempat umum), Institusi pemerintah Survey Jentik Nyamuk
  21. 21. <ul><li>ANC ( Antenatal Care ) , PNC ( Post Natal Care ), KB </li></ul><ul><li>(Keluarga Berencana), </li></ul><ul><li>Persalinan,  Rujukan Bumil Resti, Kemitraan Dukun </li></ul>
  22. 22. <ul><li>Penimbangan, Pelacakan Gizi Buruk, Penyuluhan Gizi </li></ul>
  23. 23. <ul><li>Surveilens Epidemiologi </li></ul><ul><li>Pelacakan Kasus : TBC, Kusta, DBD, Malaria, Flu Burung, ISPA, </li></ul><ul><li>Diare, IMS (Infeksi Menular Seksual), Rabies </li></ul>
  24. 24. <ul><li>Rawat Jalan Poli Umum </li></ul><ul><li>Rawat Jalan Poli Gigi </li></ul><ul><li>Unit Rawat Inap : </li></ul><ul><li>Keperawatan, Kebidanan </li></ul><ul><li>Unit Gawat Darurat (UGD) </li></ul><ul><li>Puskesmas Keliling (Puskel) </li></ul>
  25. 25. Program penunjang ini biasanya dilaksanakan sebagai kegiatan tambahan, sesuai kemampuan sumber daya manusia dan material puskesmas dalam melakukan pelayanan 1. Kesehatan Indera : pelacakan kasus, rujukan 2. Kesehatan Jiwa : pendataan kasus, rujukan kasus 3. Kesehatan Lansia (Lanjut Usia) : pemeriksaan, penjaringan 4. Kesehatan kerja : penyuluhan, konseling 5. Kesehatan Sekolah : pembinaan sekolah sehat 6. Kesehatan Olahraga : 7.Perkesmas enam kesegaran jasmani
  26. 26. 10/04/11 STANDAR PELAYANAN MINIMAL KEWENANGAN WAJIB JENIS PELAYANAN <ul><li>Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Dasar </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Bayi Dan Anak Pra sekolah </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah Dan Remaja </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Usia Subur </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Kerja </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut </li></ul><ul><li>Pelayanan Imunisasi </li></ul><ul><li>Pelayanan Kesehatan Jiwa Masyarakat </li></ul><ul><li>Pelayanan Pengobatan/ Perawatan </li></ul>
  27. 27. 10/04/11 STANDAR PELAYANAN MINIMAL KEWENANGAN WAJIB JENIS PELAYANAN 2. Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Rujukan Dan Penunjang <ul><li>Pelayanan kesehatan dengan 4 kompetensi dasar (Kebidanan, Bedah, Penyakit Dalam, Anak) </li></ul><ul><li>Pelayanan kegawat daruratan </li></ul><ul><li>Pelayanan laboratorium kesehatan yang mendu-kung upaya kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat. </li></ul><ul><li>Penyediaan pembiayaan dan jaminan kesehatan </li></ul>
  28. 28. 10/04/11 STANDAR PELAYANAN MINIMAL KEWENANGAN WAJIB JENIS PELAYANAN 3. Penyelenggaraan Pemberantasan Penyakit Menular <ul><li>Penyelenggaraan penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) </li></ul><ul><li>Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Polio </li></ul><ul><li>Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit TB Paru </li></ul><ul><li>Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Malaria </li></ul><ul><li>Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Kusta </li></ul><ul><li>Pencegahan & Pemberantasan Penyakit ISPA </li></ul><ul><li>Pencegahan & Pemberantasan Penyakit HIV-AIDS </li></ul><ul><li>Pencegahan & Pemberantasan Penyakit DBD </li></ul><ul><li>Pencegahan & Pemberantasan Penyakit Diare </li></ul><ul><li>Pencegahan & Pemberantasan Penyakit Filariasis </li></ul>
  29. 29. 10/04/11 STANDAR PELAYANAN MINIMAL KEWENANGAN WAJIB JENIS PELAYANAN 4. Penyelenggaraan Perbaikan Gizi Masyarakat <ul><li>Pemantauan pertumbuhan balita </li></ul><ul><li>Pemberian suplemen gizi </li></ul><ul><li>Pelayanan gizi </li></ul><ul><li>Penyuluhan gizi seimbang </li></ul><ul><li>Penyelenggaraan kewaspadaan gizI </li></ul>5. Penyelenggaraan Promosi Kesehatan <ul><li>Penyuluhan perilaku sehat </li></ul><ul><li>Penyuluhan pemberdayaan masyarakat dalam upaya kesehatan </li></ul>6. Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Dan Sanitasi Dasar <ul><li>Pemeliharaan kualitas lingkungan fisik, kimia dan biologi </li></ul><ul><li>Pengendalian vektor </li></ul><ul><li>Pelayanan Hygiene sanitasi di tempat umum </li></ul>
  30. 30. 10/04/11 STANDAR PELAYANAN MINIMAL KEWENANGAN WAJIB JENIS PELAYANAN 7. Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Adiktif Lain Penyuluhan P3 NAPZA (Pencegahan Dan Penanggulangan Penyalahgunaan Napza)yang Berbasis Masyarakat 8. Penyelenggaraan Pelayanan Kefarmasian Dan Pengamanan Sediaan Farmasi, Alat kesehatan serta makanan dan minuman <ul><li>Penyediaan obat dan perbekalan kesehatan untuk pelayanan kesehatan dasar </li></ul><ul><li>Penyediaan dan pemerataan pelayanan kefarmasian di sarana pelayanan kesehatan </li></ul><ul><li>Pelayanan Pengamanan Farmasi Alat kesehatan </li></ul>
  31. 31. INDIKATOR PENILAIAN KINERJA NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN     UPAYA KESEHATAN WAJIB     I PROMOSI KESEHATAN     A Penyuluhan Prilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada : x x   1.Institusi Pendidikan Sekolah 4x/thn   2.Institusi sarana Kesehatan Pustu,Polindes,BP,RS 100%   3.Institusi Rumah Tangga RT 60%   4.Institusi TTU TTU 100%   5.Institusi Tempat kerja Kantor 100%   6.PHBS Puskesmas dan Rumah Staf Puskesmas Rumah 100%         B Bayi Mendapat Asi Eksklusif Bayi 80%         C Tingkat Kemandirian Posyandu x x   1.Posyandu Pratama Posyandu ……………   2.Posyandu Madya Posyandu ……………   3.Posyandu Purnama Posyandu 100%   4. Posyandu Mandiri Posyandu 50%   5.Keaktifan Kader Kader 100% D Penyuluhan Kelompok Rentan sesuai permasalahan yang ada Kelompok 100%
  32. 32. II KESEHATAN LINGKUNGAN x x A Pelayanan Klinik Sanitasi( konseling berbasis lingkungan ) Orang 100%         B. PENYEHATAN AIR x x   1.Pembinaan Pokmail SAB 100%   2.Pengambilang Sampel Air SAB 100%   3. IS dan Kaporisasi SAB SAB 100%         C. HYGIENE DAN SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN x x   4.Pemeriksaan Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan TPM 100%   5.Pembinaan Tempat Pengolahan Makanan TPM 100%         D. Penyehatan Tempat Pembuangan Sampah x x   6.Pemeriksaan Sanitasi Tempat Pembuangan Akhir TPA 1x/thn         E. Penyehatan Lingkungan Pemukiman Dan Jamban Keluarga x x   7.Pemeriksaan Penyehatan Lingkungan pada perumahan Perum.Pdd 100%   8.Pendekatan CLTS utk meningkatkan PHBS dlm pemakaian jamban klg. orang 100%         F Pemeriksaaan Sanitasi Tempat-Tempat Umum x x   9.Pemeriksaan Sanitasi Tempat-Tempat Umum TTU 100%         G Pengendalian Vektor x x   10.Pengawasan Tempat Potensial perindukan vektor di pemukiman Rt.Sehat 100%   11.Pemberdayaan sarana/kelompok potensial dalam upaya pemberantasan tempat       perindukan penyakit/abatesasi dan kaporisasi Desa 100%   12.Desa/Lokasi potensial yang diinterfensi pemberantasan vektor penyakit Desa 100% NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN  
  33. 33. III KESEHATAN IBU DAN ANAK TERMASUK KELUARGA BERENCANA     A KESEHATAN IBU x x   1.Pelayanan Kesehatan Bagi Bumil sesuai Standar Untuk Kunjungan       Lengkap ( 7 T ) Ibu/bayi 100%   2. Pelayanan Kesehatan Bagi Bumil ( K1 ) Ibu hamil 94%   3. Pelayanan Kesehatan Bagi Bumil ( K4 ) Ibu hamil 76%   4.Pelayanan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Termasuk Ibu     Pendampingan persalinan oleh tenaga Kesehatan sesuai Standar Bersalin 77%   5.Pelayanan Nifas Lengkap(KF) ( Ibu & Neonatal ) Sesuai Satandar ( KN ) Ibu/bayi 60%   6.Pelayanan dan Atau rujukan ibu Hamil resiko tinggi/komplikasi Ibu hamil 32%   7.Deteksi Resti Nakes Ibu Hamil 65%   8.Deteksi Resti Masyarakat Orang 41%         B. Kesehatan Bayi x x   1.Penanganan dan atau rujukan neonatal resiko tinggi Bayi 21%   2.Cakupan Kunjungan Bayi Bayi 30%   3.Cakupan BBLR di tangani Bayi 100%   4. Cakupan IMD Bayi 80%   5. UCI Bayi 100%         C. Upaya Kesehatan Balita dan Anak Pra Sekolah x x   1.Pelayanan Deteksi dan Stimulasi dini tumbuh kembang Balita Balita 80%   2. Balita Gizi buruk mendapat perawatan Anak 100%         D. Upaya Kesehatan Anak Sekolah x x   1.Pelayanan Kesehatan Anak Sekolah Dasar Oleh Nakes atau tenaga …………… …………… .   Terlatih/Guru UKS/Dokter Kecil Anak 100%         E. Pelayanan Keluarga Berencana x x   1.Akseptor KB aktif di Puskesmas Pus 64% NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN  
  34. 34. NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN   IV UPAYA PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT x x   1.Pemberian Kapsul Vitamin A(Dosis 200.000 SI ) pada balita       2 kali/Tahun Anak 100%   2.Pemberian tablet Besi ( 90 tablet ) Pada Ibu Hamil Ibu Hamil 95%   3.Balita Naik Berat Badannya Anak 65%   4.Balita dibawah Garis Merah Anak 13,5%   5.Jumlah Balita Gizi Buruk Anak 4,4%   6.Jumlah Balita Gizi Kurang Anak 32,5%   7.Jumlah partisipasi masyarakat yang membawah anaknya ke Posy Masyarakat 85%
  35. 35. V UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT       MENULAR x x A TB- Paru x x   1.Pengobatan Penderita TB-Paru ( DOTS ) BTA Positif Orang 10   2.Pengobatan Penderita TB-Paru ( DOTS ) Negatif Rontgen Positif Orang 100   3.Penderita BTA Positif yang diobati sembuh Orang 41   4.Penemuan penderita BTA Positif Orang 41   5.Konversi % ≥ 80%   6.Error Rate % ≤ 5%         B Malaria*) x x   1.Pemeriksaan sedian Darah ( SD ) pada penderita Malaria Klinis % 100%   2.Penderita Malaria Klinis Yang dobati Orang 100%   3.Penderita &quot;+&quot; (Positif ) Malaria Yang diobati Orang 100%   4.Penderita Yang terdeteksi Malaria Berat di Puskesmas yang       dirujuk ke RS * ) % 100%         C Kusta x x   1.Penemuan Tersangka Penderita Kusta Orang 100%   2.PengobatanPenderita Kusta Orang 100%         D Pelayanan Imunisasi *) x x   1.DPT 1 pada bayi / Hb.1 Bayi 95%   2.DPT 2 / Hb.2 Bayi 90%   3.DPT 3 / Hb.3 Bayi 85%   7.BCG Bayi 95%   8.Campak Bayi 90%   9.Polio 1 Bayi 95%   10.Polio 2 Bayi 90%   11.Polio 3 Bayi 90%   12.Polio 4 Bayi 85%   13.DT SD Kelas I Anak 100%   14.TT SD kelas 2 dan 3 Anak 100%   D.O Imunisasi pada Bayi Bayi 0%   DPT-3 dan Campak Bayi 85+90%   16.HB < 7 hari Bayi 90% NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN  
  36. 36. NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN   E Diare x x   1.Penemuan Kasus Diare di Puskesmas Dan Kader Orang 100%   2.Kasus Diare ditangani oleh Puskesmas dan Kader dengan Oral dehidrasi Orang 100%   3.Kasus Daire diyangani dengan rehidrasi dan intravena Orang 100%         F ISPA x x   1.Penemuan Kasus Pnemonia dan pnemonia Berat oleh Puskesmas dan Orang …………   Kader   100%   2.Jumlah Kasus Pnemonia Berat ditangani Orang 100%   3.Jumlah Kasus Pnemonia dan pnemonia berat/dengan tanda bahaya ditangani/dirujuk % 100%         G Demam Berdarah Dengue ( DBD * ) x x   1.Angka Bebas Jentik ( ABJ ) % 100%   2.Cakupan Penyelidikan Epidomologi ( PE ) % 100%   3.Angka Penemuan Kasus DBD % 100%   4. Cakupan Kasus DBD yang Ditangani % 100%         H Pencegahan dan Penanggulangan PMS dan HIV/AIDS x x   1.Kasus PMS yang diobati Orang 100%   2.Klien yang mendapat penanganan HIV/AIDS Orang 100%   3.Penyuluhan pada pasien HIV/AIDS Orang 100%   4.Konseling HIV/AIDS Orang 100%   5.Follow Up Orang 100%
  37. 37. I FRAMBUSIA x x x x 100%   1.Pelacakan penderita Frambusia Orang 100% 1 100% …………   2.Pengobatan Penderita Frambusia Orang 100% 1 100% …………               J FILARIASIS x x x x …………   1.Penemuan Pasien Filariasis Orang 100% ………… ………… x   2.Pengobatan Pasien Filariasis Orang 100% ………… ………… x               K Pencegahan dan Penanggulangan Rabies * ) x x x x ………… ..   1.Cuci Luka terhadap kasus gigitan HPR % 100% ………… ………… x   2.Vaksisnasi terhadap kasusu gigitan HPR yang berindikasi % 100% ………… ………… x NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET PENCAPIAN CAKUPAN SASARAN (H) SUB VARIABEL VARIABEL     ( SV ) ( V )
  38. 38. VI UPAYA PENGOBATAN       Pengobatan x x   1.Kunjungan Rawat jalan Umum Orang 15%   2.Kunjungan Rawat jalan Gigi Orang 4% x pddk           Pemeriksaan Laboratorium x x   1.Pemerikssaaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Spesimen 100%   2.Pemeriksaan Darah Trombosit tersangka DBD Spesimen 100%   3.Pemeriksaan Darah Malaria Spesimen 100%   4.Pemeriksaaan Test Kehamilan Spesimen 100%   5.Pemeriksaaan Sputum TB Spesimen 100%   6.Pemeriksaan Urine Protein pada Ibu Hamil Spesimen 100%           UPAYA KESEHATAN PENGEMBANGAN     I Upaya kesehatan Usia Lanjut x x   1.Posyandu Lansia Posyandu 25% NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN  
  39. 39. II Upaya Kesehatan Mata / Pencegahan Kebutaan x x   1.Penemuan Kasus Penyakit Mata di Masyarakat dan Puskesmas Orang 100%   2.Penemuan Kasus Buta Katarak pada Usia > 45 Tahun Orang 100%         III Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Gigi x x   1.Pembinaan Kesehatan Gigi pada TK TK 100%   2.Penjaringan Anak SD SD 100%   3.Pembinaan dan Bimbingan sikat Gigi pada SD SD 100%   4.Perawatan Kesehatan Gigi pada SD SD 100%   5.Murid SD Mendapat Perawatan Kesehatan Gigi Gigi 100%   6.Gigi tetap yang Dicabut Gigi 100%   7.Gigi tetap yang ditambal Gigi 100%   8.Gigi Sulung yang dicabut Gigi 100%   9.Gigi Sulung yang ditambal Gigi 100%         IV Upaya Kesehatan Remaja x x   1.Posyandu Remaja Remaja 50% NO JENIS KEGIATAN SATUAN TARGET SASARAN  
  40. 40. <ul><li>RENCANA STRATEGIS, VISI, MISI, BELUM DIRUMUSKAN OLEH PUSKESMAS SECARA JELAS. </li></ul><ul><li>FUNGSI BELUM DIPAHAMI BERSAMA DAN BELUM DILAKSANAKAN OLEH JAJARAN PUSKESMAS DENGAN BAIK </li></ul><ul><li>SISTIM MANAJEMEN PUSKESMAS BELUM DILAKSANAKAN DENGAN OPTIMAL </li></ul><ul><li>DANA TERBATAS UNTUK OPERASIONAL PUSKESMAS DENGAN BAIK </li></ul>MASALAH DI PUSKESMAS
  41. 41. <ul><li>KEGIATAN YANG DILAKSNAKAN PUSKESMAS KURANG BERORIENTASI PADA MASALAH DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT SETEMPAT SERTA BERFOKUS ORIENTASI KURATIF </li></ul><ul><li>SARANA DAN PRASARANA YANG ADA DI PUSKESMAS MASIH BELUM MEMADAI. </li></ul><ul><li>SUMBERDAYA MANUSIA YANG MASIH TERBATAS KUANTITAS, KUALITAS DAN KUALIFIKASINYA </li></ul><ul><li>VISIT RATE ?, CAKUPAN PUSKESMAS ? </li></ul>
  42. 42. <ul><li>PEMBIAYAAN : </li></ul><ul><li>1. Pemerintah </li></ul><ul><ul><li>Sumber Pembiayaan Pemerintah terutama adalah Pemerintah Kabupaten/Kota, ada dua macam : </li></ul></ul><ul><ul><li>a. Dana anggaran pembangunan </li></ul></ul><ul><ul><li>b. Dana anggaran rutin </li></ul></ul><ul><ul><li>Beberapa mata anggaran tertentu, dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota atau oleh Pemerintah Kab/Kota. </li></ul></ul><ul><ul><li>Penanggungjawab penggunaan anggaran diterima Puskesmas/Kepala Puskesmas. </li></ul></ul><ul><li>2. Pendapatan Puskesmas: </li></ul><ul><ul><li>a. Seluruhnya disetor ke Kas Daerah </li></ul></ul><ul><ul><li>b. Sebagaian dimanfaatkan secara langsung oleh Pusk </li></ul></ul><ul><ul><li>c. Seluruhnya dimanfaatkan secara langsung oleh Pusk </li></ul></ul><ul><ul><li>c. Seluruhnya dimanfaatkan secara langsung oleh Pusk. </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Puskesmas Swakelola </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pemerintah tetap berkewajiban menyediakan dana </li></ul></ul></ul>
  43. 45. <ul><li>LAYANAN INFORMASI: </li></ul><ul><li>INFORMASI JENIS LAYANAN </li></ul><ul><li>PAPAN PROMOSI KESEHATAN </li></ul>
  44. 46. Perhatian pada Aspek Kepuasan Pelanggan
  45. 47. PASIEN DATANG LOKET POLI TINDAKAN PEMERIKSAAN PENUNJANG LOKET/KASIR POLI APOTIK TANPA TINDAKAN DGN SURAT PENGANTAR ALUR BEROBAT PASIEN
  46. 48. Jaminan Keselamatan Pasien
  47. 49. Alat Keselamatan
  48. 51. KEGIATAN LAYANAN DALAM GEDUNG LOKET & REKAM MEDIS
  49. 52. POLI GIZI POLI GIZI RADIOLOGI
  50. 53. KEGIATAN LAYANAN DALAM GEDUNG POLI THT POLI GIGI POLI UMUM POLI UMUM
  51. 54. <ul><li>LAYANAN KESEHATAN 24 JAM: </li></ul><ul><li>RUMAH BERSALIN </li></ul><ul><li>LAYANAN KESEHATAN </li></ul><ul><li>GAWAT DARURAT </li></ul>

×