SlideShare a Scribd company logo
1 of 5
Download to read offline
Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011       Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011

PPP


Oleh: A. Fatih Syuhud
Dewan Pengasuh PP Al-Khoirot

           Secara ekonomi, manusia terbagi menjadi 3 kelompok. Kaya, miskin, dan miskin sekali atau di bawah garis
kemiskinan (under poverty line). Menurut PBB, orang yang berpenghasilan kurang dari Rp 16.000 (2 dolar Amerika)
perhari disebut dengan miskin sekali. Sedang yang berpenghasilan di atas Rp 16.000 perhari tapi belum dapat
memenuhi kebutuhan hidup layak disebut miskin saja. Lalu, siapa yang disebut orang kaya?
           Menurut The American Heritage Dictionary of the English Language, definisi orang kaya (wealthy) adalah
“an individual... that possesses an abundance of such possessions or resources.” Seseorang yang memiliki banyak
harta atau sumber daya. Definisi ini tampaknya mengacu pada orang yang kaya sekali. Sedang orang kaya biasa di
Barat biasa disebut dengan middle class (kelas menengah). Yaitu, orang yang berpenghasilan sedang dan terpenuhi
kebutuhan dasarnya seperti rumah, pendidikan anak, pakaian dan mobil (walaupun bekas). Di Indonesia kelas
menengah ini adalah mereka yang berpenghasilan sekitar Rp 10 juta lebih perbulan yang umumnya disebut orang
kaya walaupun bukan kaya sekali.
           Tidak sedikit dari orang kaya di Indonesia dulunya berasal dari keluarga miskin. Berkat determinasi untuk
merubah nasib akhirnya mereka dapat hidup layak. Baik sebagai pengusaha, pejabat atau pegawai perusahaan dengan
gaji besar.
           Latar belakang masa kecil yang miskin terkadang membuat orang tua memiliki pola pikir yang salah dalam                                                            atas permintan Nabi Ayyub sendiri yang
membesarkan anak. Yaitu, orang tua tidak ingin penderitaan masa kecilnya terulang pada anaknya. Dan dengan itu,        Oleh: Moh. Nashiruddin                                dikhawatirkan penyakitnya akan menulari buah
mereka memanjakan anaknya dengan berbagai macam cara. Mulai dari menuruti segala permintaan anak.                      Santri PP. Al-Khoirot
Membiarkan apapun yang dilakukan anak. Dan bahkan yang paling ekstrim, membela perilaku salah yang dilakukan
                                                                                                                                                                             hatinya.
anak.                                                                                                                                                                               Namun Nabi Ayyub tak pernah mengeluh
                                                                                                                             ”Boleh jadi kamu membenci sesuatu               dalam menanggung penderitaan malah ucapan
Spoiled Child Syndrome                                                                                                 padahal sesuatu itu baik bagimu, dan boleh jadi       yang lembut keluar dari lisan beliau, tersirat
                                                                                                                       kamu menyenangi sesuatu padahal sesuatu itu           akan makna tawakkal yang luar biasa.
           Bruce J. McIntosh, dalam bukunya The ABCs of Parenting: a Guide to Help Parents and Caretakers              amat buruk bagimu." (Al-Baqarah:216)                         "Ya tuhan, sesungguhnya aku ditimpa
Handle Childrearing Problems, menyebut memanjakan anak seperti itu akan menjadikan anak terjangkit perilaku                                                                  penyakit, sesungguhnya Engkaulah yang maha
spoiled child syndrome (sindrom anak manja) yang dapat ditandai dengan perilaku anti-sosial seperti tindakan                  Sosok manusia sabar yang diangkat              pengasih dari semua yang pengasih." (Al-
berlebihan, kekanak-kanakan, mudah marah, kurang tepo seliro (tenggang rasa) pada orang lain, sulit mengontrol         sejarahnya dalam Al-Qur'an adalah Nabi Ayyub          Anbiya':83)
diri, keras kepala, obstruktif dan manipulatif. Buruknya lagi, sindrom ini akan terbawa sampai ia dewasa sehingga      As, Nabi Ayyub dikarunia harta berlimpah berupa
akan sangat menyulitkan anak saat ia berinteraksi dengan yang lain baik itu teman sebaya maupun yang lebih tua.
           Oleh karena itu, orang tua yang hartawan harus melakukan langkah-langkah preventif agar anaknya
                                                                                                                       kebun-kebun, juga berbagai macam binatang                    Seolah nabi ayyub berkata, kalau
terhindari dari terjangkit perilaku spoiled child syndrome dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:                    ternak. Lalu Allah mengujinya dengan cukup berat,     memang tuhan ingin menyembuhkan tidaklah
           Pertama, merubah mindset (pola pikir) dalam memaknai kata “sayang anak.” Sayang anak hendaknya              yaitu seluruh hartanya ludes.                         sedikitpun kesulitan bagi-Nya, tapi kalau
diartikan sebagai perlakuan mendidik yang akan membuat anak senang dalam jangka panjang. Bukan menyenangkan                   Nabi Ayyub juga ditimpa penyakit yang          memang tuhan ingin membiarkan begitu, itu
anak dalam jangka pendek. Contoh, apabila anak yang baru sekolah SD atau SMP meminta dibelikan Blackberry              teramat parah, seluruh daging ditubuhnya melele,      tidak lepas dari kasih sayang-Nya, dengan
(BB) atau HP maka orang tua mempunyai dua pilihan. Apabila sayang jangka pendek, permintaan akan dituruti.             kecuali lidah dan hatinya, dan itu nikmat yang        ketulusan dan ketabahan yang beliu jalani,
Naumn, apabila sayang anak dengan pemikiran jangka panjang, permintaan itu tidak akan dikabulkan karena                beliau syukuri karena berarti beliau masih bisa       hanya dengan perintah menghentakkan kaki
kepemilikan HP berefek kurang baik bagi anak di bawah umur.                                                            berzdikir kepada Sang Kholiq.                         yang menyebabkan terpancarnya air panas dan
           Kedua, biasakan anak hidup sederhana sejak dini. Pembiasaan ini tentu harus dimulai dari suri tauladan             Orang –orang disekitarnya menjauh,
kedua orang tua.
                                                                                                                                                                             dingin, air panas untuk mandi dan air dingin
           Ketiga, apabila kurang memahami ilmu parenting, konsultasi pada ahlinya sejak anak baru lahir tentang
                                                                                                                       termasuk istri-istrinya, kecuali seorang istri yang   untuk minum maka sembuhlah beliau secara
bagaimana mendidik dan membesarkan anak supaya jadi anak salih, hidup normal, sehat, cerdas dan mandiri.               setia bertahan hidup dan tetap merawat beliau         sempurnah, tidak sedikitpun terdapat bekas luka
           Keempat, jangan lupa selalu berdoa untuk anak setiap habis salat. Termasuk setelah salat tahajjud kalau     dengan hati sabar dan penuh ikhlas, anak-anaknya      dibadannya, sampai istripun pangling.
memungkinkan.[]                                                                                                        yang berjumlah sepuluh orang juga menjauh, itu


                                                                                    www.santri.alkhoirot.com              www.santri.alkhoirot.com
Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011   Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011

       Disitulah letak kelebihan orang yang pandai    jikan. Mengenai infak, Rosulullah SAW                pernah menjawab "Tidak" kepada orang yang
bersyukur dan bersabar sebagai manifestasi iman       menegaskan, "Orang yang dermawan dekat               datang meminta bantuan . Bahkan, beliau merasa
dan tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa         dengan Allah, dekat dengan manusia dan dekat         malu bila seseoang datang kepada beliau lalu
syukur, sabar serta ikhlas adalah kunci kehidupan,    d e n g a n              s o r g a .                 pulang dengan kosong. Suatu ketika, yang tidak
karena sifat-sifat tersebut dapat memformat                                                                dikenal minta pertolongan kepada Rasulullah, saat
seseorang untuk selalu dalam keridhaan Allah.                  Sedangkan orang yang kikir ,atau            itu Rasulullah sedang tidak punya apa-apa, lalu
Bersyukur, berarti menyadari realitas kehidupan       bakhil jauh dari Allah ,jauh dari sesama manusia     beliau berpesan," saat ini aku tidak mempunyai       Cerpenis: Syukron Fauzi
bahwa betapa tak terhingganya nikmat dan karunia      ,jauh dari surga dan dekat dengan Neraka             apa-apa. pinjamlah dulu kepada orang lain ,nanti     Santri PP. Al-Khoirot
Allah yang dicurahkan kepada hamba-hambanya,          ."Penegasan Rasulullah SAW itu dituturkan oleh       aku yang akan membayarnya." mendengar
tentu saja rasa syukur itu tidak cukup dengan         Imam Turmudzi ,sumbernya dari Abu Hurairah.          jawaban Rasulullah itu, Umar bin Khatab berkata,               Sore itu........ matahari menyingsing di
hanya dilafalkan dengan ucapan Alhamdulillah          Dalam hadits yang lain , Rasulullah SAW              "Ya Rasulullah,engkau telah banyak menolong          ufuk barat membuat bayangan semu memantul
tapi juga harus ditampakkan pada realitas             menerangkan, "Tiap pagi dua Malaikat turun           o        r       a       n      g                !   melewati celah-celah jendela asramaku, angin
kehidupan yakni berupa pengabdian kepada yang         menghampiri Hamba–hamba Allah. Malaikat              Allah tidak memaksa, engkau berbuat ssesuatu di      berhembus syahdu memberikan seribu makna,
memberi karunia dan kenikmatan.                       pertama berdoa, "Ya Allah berilah kemalangan         luar batas kemampuan engkau!" Rasulullah             sesekali ranting-ranting pohon dibelakang
Bersabar, berarti menyadari bahwa segala sesuatu      kepada orang yang kikir ." (seperti di riwayatkan    tampak tidak senang mendengar ucapan Umar bin        asramaku saling menyentuh karena belaian
berada dibawah kendali kekuasaan Allah, kita          oleh muslim). Sehubungan denganorang kikir itu       khatab itu. Kemudian ,salah seorang dari kaum        angin yang malu-malu, aku tertunduk seorang
tidak memiliki kemampuan untuk mencegah dan           ,Abu Daud dan Al-Hakim meriwayatkan                  anshar menyahuti ,"Ya Rasulullah, berinfaklah        diri di kamar asramaku menyelami kata demi
menolak setiap musibah sehingga harus menerima        RasulullahSAW memperingatkan, "Jangan                dengan apa saja ,jangan khawatir kekurangan          kata kitab yang aku baca, Al Hikam kariya Ibnu
itu semua sebagai ujian dan cobaan dari-Nya, dan      sekakali-kali menjadi orang kikir .Ke kikiran        rezeki dari Allah." Wajah Rasulullah menjadi         Ato`ilah adalah kitab yang selalu menemani
menyadari segala ssuatu yang telah diberikan oleh     telah membinasahkan orang–orang terahulu!"           berseri-seri, dan beliau menjawab, "Itulah yang di   hari-hari sepiku.
Allah akan berbuah kemanisan dan kebahagiaan          Rasulullah SAW mengingatkan rezeki yang              perintahkan Allah kepadaku." (di riwayatkan oleh               Tok...tok...tok.... assalamualaikum.....
dan tidaklah luput dari kasih sayang-Nya.             diterima nya bukan untuk mendapatkan pujian.         Turmudzi). Suatu saat, sejumlah kaum Anshar          terdengar seseorang mengetuk pintu dan
Ikhlas, berarti menyadari semua perbuatan,            Beliau berinfak tidak dengan maksud                  dating kepada Rasulullah SAW. semua minta            mengucap         salam       seraya    meleburkan
pengabdian dan perjuangan kita tidaklah ada           membanggakan diri, tidak untuk menarik               bantuan harta benda kepada beliau. Semua             konsentrasiku menghayati huruf-huruf kecil
artinya disisi Allah dibanding dengan segala seuatu   simpati orang, tetapi, semata– mata demi             permintaan dipenuhi Rasulullah. Ketika itu juga      yang bertulisan arab dan berbaris rapi pada
yang telah dikaruniakan-Nya kepada kita, dan          keridaan Allah,dan demi kemaslahatan Islam           habislah semua yang beliau miliki.Kemudian           kertas yang berwarna kuning yang ada di atas
perlu tumbuhnya kesadaran bahwa apa yang ada          serta kaum muslimin. misalnya menolong               Rasulullah bersabda, "Apa yang kalian butuhkan       pangkuanku.
ditangan kita bukanlah atas usaha dan kemampuan       mereka yang kehabisan harta dalam perjuangan         tidak akan ku simpan,barang siapa yang menjaga                 Waalaikumussalam..... jawabku sambil
kita semata, tapi adalah karunia dari tuhan yang      menegakkan agama Allah. Menolong orang-              harga diri ,tidak mau meminta-minta . Allah akan     meletakkan kitab kesayanganku di atas lemari
harus di mainkan sesuai dengan petunjuk dan           orang yang tidak mampu, membantu para janda,         memelihara harga dirinya . Siapa yang merasa         yang berdiri menyamping di pojok kamar
tuntunan-Nya.                                         menolong anak-anak yatim dan yatim piatu,            tidak membutuhkan pertolongan orang lain ,           asramaku, aku melangkah menuju pintu dengan
                                                      memerdekakan budak, membantu orang-orang             nAllah akan membuatnya tidak membutuhkan             hati yang penuh tanda tanya.
                                                      yang beliau ketahui mulai tertarik kepada agama      pertolongan orang . Apa bila hari kiamat telah                 Ternyata salah seorang santri yg ada di
                                                      I         s        l         a         m        .    dekat ,mimpi orang mukmin tidak berdusta . Sebab     pesantren       tempatku        menggalih     ilmu
                                                                                                           ,mimpi orang mukmin itu adalah seperempat puluh      pengetahuan berdiri di depan pintu kamar
                                                              Rasulullah tidak pernah mengutamakan             enam bagian kenabian .                           asramaku dengan nafas yang terengah-engah.
                                                      diri sendiri dan keluarga nya. Beliau                                                    Al kisah         Ada apa akhi..... tanyaku agak panik.
                                                      me mberikan pertolongan kepada ya ng                 N o 1 7 / 1 6 - 2 9 A g t              2 0 0 4 .     Anu ustadz... anu.....???? jawabnya dengan
Oleh:Saifullah                                                                                                                                                  nafas yang masih terengah-engah.
Abdi Dalem                                            membutuhkan, sekalipun sesungguhnya beliau
                                                      pun membutuhkan nya. Namun beliau pun                                                                     Anu... anu... apa...??? tanyaku semakin panik.
                                                                                                                  Sifat dermawan dan peduli atas                          Ustadz ditimbali kiyai....!!! (dipanggil
                                                      bertindak di jalan Allah sebatas kemungkinan            kesusahan orang lain adalah jalan untuk
       Ked er ma wana n mer up ak an b agian          yang dapat beliau infak kan. Rasulullah SAW                                                               kiyai) begitulah santri itu memanggilku, namaku
kesempurnaan infak untuk kemaslahatan dan             merasa berat sekali bila tidak dapat menolong                   dekat dengan Allah Swt                    Sofyan Ibnu Yasin, para santri dan warga sekitar
kebajikan akhlak Rasullullah SAW.                     orang yang membutuhkan pertolongan.Tidak                                                                  memanggilku Ustadz Sofyan karena namaku
Kedermawanan itu sendiri ialah keiklasan ber                                                                                                                    sudah tercantum di papan kepengurusan

                                                                           www.santri.alkhoirot.com           www.santri.alkhoirot.com
Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011   Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011

pesantren DARUL HUDA ini di bagian ubudiyah                    "Ustadz ini telefon dari Abahnya""                    Ya Umma.... jawabku pelan.                               insyaallah umma.... insyaallah.....
atau dengan kata lain sudah menyandang sebutan         kata temanku sesama pengurus dan juga satu                                                                   jawabku penuh heran kenapa umma berbicara
sebagai seorang Ustadz.                                kamar denganku seraya mengulurkan tangannya                 Sini duduk samping Umma, ada yang mau            seperti itu.......
          Aku segera keluar dari kamar asramaku        dan memberikan Hanphone yang di genggamnya           Umma bicarakan. Tambah Ummaku yang
menuju depan pintu ndalem kiyai sepuh (depan           padaku.                                              menatapku dengan tatapan kosong.                                 sofyan,,.......
pintu rumah kiyai) dengan hati yang dibalut seribu
pertanyaan.                                                      Ternyata Abah memberi tahun aku                    Seketika bibik dan kedua anaknya keluar                  ya umma..... sahut ku lagi.
         Mlebu lee.... (masuk) sapa kiyai padaku       seperti yang disampaikan kiyai sepuh bahwa           dari kamar meninggalkan aku dan Umma.
dengan suara yang amat lembut menunjukkan              Umma sedang sakit keras. Seketika aku langsung                                                                       Sebenarnya         Abahmu         ingin
kewibawa`an yang amat tinggi.                          pulang, perjalanan menuju rumah terasa sangat                Sofyan..... lanjut umma sambil memegang         menjodohkanmu dengan Zahra           putri pk
         Akupun masuk dengan hati yang semakin         lama setiap menitnya kulihat arloji di tangan        tanganku, tangan yang sudah mulai keriput itu           Hasanuddin dan Umma sangat setuju itu karena
bingun tapi aku tetap berusaha sopan dan tawadu`       kiriku, setiap putaran roda bus jantungku berpacu    mengandung kasihsayang yang teramat besar               rumahnya dekat dari sini dan juga masih ada
di depan kiyai sepuh karena beliau adalah seorang      semakin cepat hingga akhirnya sampailah aku          hingga aku takkan sanggup menghitungnya.                famili dengan kamu jadi kita sudah tahu
figur kiyai yang selalu di ta`ati dan di contoh oleh   digerbang depan rumahku, akupun segera masuk                                                                 keluarganya...... jelas umma dengan suara yang
semua santri dan asatidz termasuk saya sendiri.        dengan mengucap salam dan hanya kulihat Abah                 Ya Umma.... sahutku sambil menatap              sudah agak teratur....
         Lee..... lanjut kiyai padaku.                 yang ada di ruang tamu akupun segera                 wajah pucat Umma dan tanpa terasa airmataku
         Injeh yai..... jawabku dengan sopan dan       menghampirinya mencium punggung tangannya            mengalir melihat senyum ummaku.                                 Tapi semua terserah kamu Abah dan
dengan suara pelan.                                    dan mengecup telapaknya.                                                                                     Umma juga tidak memaksa karena Abah dan
                                                                                                                     Umma boleh minta suatu hal sama                Umma yakin kamu bisa mengambil keputusan
         Barusan ono telefon, ummae sampean                    Umma.... Sofyan udah datang....... ucap      kamu... lanjut Umma .... sesekali batuk memutus         yang tepat uhuk..... uhuk...... uhuk......
sakit keras.... sampean di kengken wangsul....         Abah agak lantang memberi tahu umma yang             kata-katanya.
(tadi ada telefon ibuk mu sakit dan kamu di suruh      ada dalam kamar                                                                                                     Aku hanya duduk terdiam seribu kata
pulang) jelas kiyai...                                                                                              Ya Umma... Insyaallah.... kalau sofyan          mendengar semua penjelasan Umma
                                                               Akupun segera masuk kekamar                  bisa, jawabku sambil memegang tangan umma
         Seketika aku kaget bagai di sambar petir      menemui Umma yang sedang sakit keras, disana         yang dingin.                                                    Brikan sofyan waktu untuk istikhoroh
seoalah darahku berhenti mengalir dan jantungku        kulihat bibikku dan dua anaknya duduk                                                                        dulu Umma karena sofyan tidak bisa menjawab
berhenti berdetak tapi aku tetap berusaha tenang di    disamping Umma. Dan begitu Umma melihat                      Kamu sekarang sudah besar, kuliahnya            sekarang...
depan kiyai sepuh.....                                 wajahku dia tersenyum.......                         juga sudah mau selesai.... uhuk....uhuk.... lagi-lagi
                                                                                                            batuk memutuskan kata-kata umma yang terbata-                    Ya.....           baiklah.......   uhuk......
        Injeh yai... kulo nyuon pamit...... (ya yai            Ya Allah....... lama sekali aku              bata.                                                   uhuk....uhuk.....
saya pamit)                                            merindukan senyuman itu. dalam hatiku berkata.
                                                                                                                     Umma ingin kalau kamu nikah jangan                      Dua hari kemudian keadaan umma
          Akupun segera membereskan bajuku                      Akupun segera menghampirinya yang           jauh-jauh..... supaya kamu gak jauh dari umma.....      semakin membaik, namun aku belum bisa
yang mau dibawa pulang tak lupa kitab AL Hikam         sedang terbaring lemah di atas tempat tidur,         uhuk.... uhuk.... batuk Umma kembali semakin            menemukan jawaban karena semua seolah serba
kesayanganku juga aku masukkan kedalam tas             seperti biasa setiap aku pulang dari pesantren       parah, aku mengambil air yang ada di meja sebelah       meragukan meskipun aku telah mencari
rangselku yang berwarna hitam dan warna merah          atau mau balik kepesantren aku mencium               tempat tidur dan Umma pun minum seceguk air             petunjuk dalam setiap sujudku bahkan dalam
di setiap sudutnya.                                    punggung tangan kanannya dan mengecup                dari gelas kecil itu dan melanjutkan kata-katanya       setiap untaian doa- doa q.
                                                       telapaknya tidak lupa mencium pipi Ummaku            yang semakin lemah...
         Kriiii.....ng”... kriii....ng”.... HP ku      layaknya kasihsayang seorang anak pada seorang                                                                         Aku sadar Zahra adalah wanita yang
berdering namun aku tak memperdulikannya               ibu.                                                                   Umma hanya ingin kalau umma           baik, agamanya sudah tak dapat diragukan lagi,
karena sibuk menyiapkan kepulanganku... dan                                                                          sakit kamu bisa menemani Umma....              pinter, ta`at pada orangtua, hingga mungkin sulit
akhirnya temanku mengambil HP ku yang ada di                   Baru datang yan..... sapa Ummaku                                                                     untuk melukiskannya dengan kata-kata tapi yang
atas lemari lalu mengankat telefon itu.                dengan suara yang terbata-bata.                                                                              jelas karakter wanita shoihah sudah ada dalam
                                                                                                                                                                    diri zahra dan itulah yang jadi damba`an setiap

                                                                            www.santri.alkhoirot.com           www.santri.alkhoirot.com
Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011   Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011

kaum adam begitu juga dengan diriku namun             sesuatu yang dinanti – nanti, misalnya menunggu      agama, dan yang terpinting adalah menikmati dan
kenapa rasa ragu ini blum juga hilang dari            pinangan, lamran, atau bagi yang tidak laku -        mengubah hal yang membosankan menjadi sesuatu
                                                                                                                                                                          Jadilah seorang wanita shalihah,
benakku.                                              luku menunggu kapan datang nya seorang jodoh.        yang menyenangkan.
                                                      B. Tidak punyakegiatan yang aktif. Dalam arti                                                                Yang hatinya dibalut rasa taqwa kepada Allah,
        Aku basahi wajahku dengan air wuduk,          dalam       kehidupan       sehari–hari  menjadi             Tapi kalau menurut Bapak Iman Sahro
                                                                                                                                                                  Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Allah,
dan kusertai doa dalam setiap tetes air wuduk         penganguran, tidak ada yang bisa dikerjakan. C.      Wardi seorang Guru Diniyah sekaligus Penjaga
yang membasahi wajahku, ku ambil kitab                Hilangnya kebersamaan, disebabkan ditinggal          Foto Kopi di Pesantren Al–Khoirot. Beliau             Yang senantiasa haus dengan ibadah kepada Allah,
kesayanganku dan ku buka halaman demi                 atau di musuhi. D. Bosan pada pekerjaan sehari –     mengatakan bahwa sesuatu yang membuat saya            Yang senantiasa dahaga akan mengharap ridha Allah
halaman, kuselami kata demi kata namun AL             hari ( masak itu – itu aja, emang tidak ada yang     jenuh adalah ketika dalam sehari–hari saya tidak
Hikam kariya Ibnu Ato`ilah belum bisa                 lain..? ) dan lain sebagai nya.                      mempunyai kegiatan yang aktif. Dan untuk                     Yang sholatnya adalah bekal dirinya,
mengalihkan fikiranku dari Zahra dan Umma.                                                                 mengantisifasi kejenuhan saya ialah dengan cara          Yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
                                                                  Masih ada banyak hal yang bisa           menulis atau mengotak atik mesin Foto Copy, atau
         Ku letakkan kitab kesayanganku itu dan       mendatangkan kejenuhan itu, tapi yang sering         mengedit foto–foto di Photo Shop.                       Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu,
kuambil kitab yang satunya yang ada di sebelahku      terjadi pada seseorang itu disebabkan empat                                                                  Yang senatiasa bersama para mujahiddah Allah
kubuka bagian halaman yang agak belakang              perkara yang telah di tulis diatas. Dan yang lebih             Dari sekian banyak orang yang merasa
kulihat ada keterangan yang menjelaskan bahwa         sering terjadi diantara yang empat itu, adalah       jenuh itu disebabkan karna menunggu. Bahakan                   Jadilah seorang wanita shalihah
Allah telah menentukan tiga hal sebelum kita          menunggu dan tidak punya kegiatan yang aktif.        band ternama di Indonesia Zivillia dalam lirik          Yang tak pernah terpesona dengan buaian dunia,
dilahirkan yaitu Rizki, Jodoh, dan Ajal.              Dari 99 persen orang yang kami wawancarai,           lagunya yang berjudul Aishiteru, itu tersilip kata–
                                                      rasa jenuh itu datang dikarnakan menunggu dan        kata “menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan              Karena dia mengimpikan syurga Allah.
         Dari keterangan itu aku merasa               tidak mempunyai kegiatan yang aktif. Seperti         bagiku“ dari sini bisa dipastikan 80 persen rasa
menemukan jawaban untuk Umma tercintaku ...           yang diungkapkan Bapak Rusi, seorang Abdi            jenuh itu timbul karna menunggu.
dan aku berfikir biarlah cinta ini tertunda tuk       Dalem, yang menjabat sebagai sopir mobil nya
sementara karena jodoh takkan kemana semua itu        Para Kiyai dipesantren Al–Khoirot, beliau                      Cara untuk menghilangkan kejenuhan itu
telah digariskan oleh yang kuasa, cinta yang hakiki   mengatakan rasa jenuh itu datang dikarnakan          adalah, membuat jenuh itu sendiri menjadi hal
akan terbawa sampai mati atau bahkan mungkin          menunggu. Dan saat kami tanya, apa solusi atau       yang disenangi sekaligus menyenangkan, misalnya
sampai kita hidup lagi.                               jalan keluar agar rasa jenuh itu bisa hilang ...?    seperti yang dikerjakan pak rusi atau mahmudi atau
                                                      beliau menjawab dengan senyum manis di bibir         juga pak imam.karna datang nya kejenuhan itu
                                                      “ambil sebatang Rokok Surya, terus merokok           disebabkan, tidak punya kegiatan yang aktif. Jadi
                                                      sambil baca koran ditambah sedikit camilan,                                                                Alamat Redaksi: PP. Al-Khoirot Jl. KH Syuhud
                                                                                                           untuk menghindari kejenuhan adalah membuat diri
                                                                                                                                                                 Zayyadi Rt: 09/01 Dsn Krajan Karangsuko
                                                      hilang deh jenuh dihati.”                            kita selalu mempunyai kegiatan dan selalu mencari     Pagelaran Malang. Telp. (0341) 879730.
                                                                                                           sesuatu yang baru. Menghilagkan pikiran – pikiran     Website: www.santri.alkhoirot.com
                                                                    Begitunpun jawaban yang sama           yang seharus nya tidak perlu dipikirkan,              Email : santri@alkhoirot.com
                                                      keluar dari Mahmudi, beliau juga seorang Abdi        menganggap masalah seberat apapun menjadi
                                                      Dalem yang dulu mempunyai profesi                    mudah, jangan menyerah sebelum benar–benar            Pelindung: Pengasuh PP Al-Khoirot
                                                      pertukangan dalam membenahi rumah. Tapi              kalah. Dan jangan merasa kalah walaupun kita          Penasehat: Syamsul Arifin, Syamsul Huda
Oleh: Khoirul Anam B                                                                                                                                             Pem Red           : Nasiruddin
Santri PP. Al-Khoirot                                 dengan kebakatan nya dalam menyopir, baru–           sudah terperangkap.
                                                      baru ini beliau dilantik sebagai sopir mobil di                                                            Wakil Pem Red : Sholehuddin
                                                                                                                                                                 Sekretaris        : Rokhim
                                                      Pesantren     Al-Khoirot.     Mahmudi      juga
         Jenuh adalah sesuatu yang sangat                                                                                                                        Staf Redaksi      : Mahfudz, Khoirul Anam, M,
menyebalkan, baik itu dikalangan pria maupun
                                                      mengatakan      bahwa     hal    yang    paling          Tiada obat yang ampuh tuk mengatasi                                 Thoha Syahdi, Abdul Kholik.
                                                      membosankan adalah menunggu. Dan cara                     jenuh kecuali berzdikir kepada sang
wanita. Jenuh itu lebih mendominan seseorang
                                                      beliau untuk mengantisipasi rasa jenuh itu,                                                                Ket:
pada hal yang bersifat negatif, karna jenuh itu                                                                           pencipta alam.
                                                      dengan melakukan apapun yang sekiranya                                                                     Redaksi menerima kontribusi tulisan opini
sendiri membuat pkiran pusing dan panas nya hati.
                                                      pekerjaan itu menyenangkan buat dia, selagi                                                                seputar santri, pesantren, islam dan problematika
Kejenuhan itu datang pada seseorang disebabkan                                                                                                                   dunia islam secara umum.Tulisan hendaknya tidak
                                                      pekerjaan itu tidak melanggar norma–norma
karna banyak hal, diantara nya : a. Menuggu                                                                                                                      lebih dari 500 kata.

                                                                           www.santri.alkhoirot.com           www.santri.alkhoirot.com
Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011   Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011




              www.santri.alkhoirot.com           www.santri.alkhoirot.com

More Related Content

Similar to SABAR NABI AYYUB

15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak
15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak
15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anakyatie2508
 
Biblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptx
Biblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptxBiblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptx
Biblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptxssuserbb0b09
 
Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)
Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)
Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)Israel Dongoran
 
Husnuzan (Perilaku Terpuji)
Husnuzan (Perilaku Terpuji)Husnuzan (Perilaku Terpuji)
Husnuzan (Perilaku Terpuji)Yanasta Pratama
 
Qonaah dan tasawuh
Qonaah dan tasawuhQonaah dan tasawuh
Qonaah dan tasawuhnajikha
 
Peran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptx
Peran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptxPeran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptx
Peran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptxkurnia916715
 
Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)
Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)
Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)NurHaziqah35
 
Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docx
Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docxAnak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docx
Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docxLiyaShalihatulAmaliy1
 
Penguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptx
Penguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptxPenguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptx
Penguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptxMimiddatilada1
 
Artkel 3 Mengelola Persepsi
Artkel 3 Mengelola PersepsiArtkel 3 Mengelola Persepsi
Artkel 3 Mengelola Persepsirobby chandra
 
Buletin Juwiter SMPN 1 Suralaga
Buletin Juwiter SMPN 1 SuralagaBuletin Juwiter SMPN 1 Suralaga
Buletin Juwiter SMPN 1 SuralagaEmzet Juwitour
 
AKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURU
AKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURUAKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURU
AKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURUMoh Holili
 
PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur
PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur
PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur Adinda917803
 
Keperawatan agama modul 3 kb3
Keperawatan agama modul 3 kb3Keperawatan agama modul 3 kb3
Keperawatan agama modul 3 kb3Anton Saja
 
Tanggungjawab anak terhadap orang tua
Tanggungjawab anak terhadap orang tuaTanggungjawab anak terhadap orang tua
Tanggungjawab anak terhadap orang tuapjj_kemenkes
 
Strategi penginjilan - Ridho Musa
Strategi penginjilan - Ridho MusaStrategi penginjilan - Ridho Musa
Strategi penginjilan - Ridho MusaRidho Musa
 

Similar to SABAR NABI AYYUB (20)

15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak
15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak
15 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak
 
Buletin el ukhuwah juni 2011 edisi 35
Buletin el ukhuwah juni 2011 edisi 35Buletin el ukhuwah juni 2011 edisi 35
Buletin el ukhuwah juni 2011 edisi 35
 
Biblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptx
Biblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptxBiblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptx
Biblioterapi dan Bibliografi dalam kisah nabi ayub as.pptx
 
ppt parenting.ppt
ppt parenting.pptppt parenting.ppt
ppt parenting.ppt
 
Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)
Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)
Menjadi Orang yang Rendah Hati (Mazmur 131)
 
Husnuzan (Perilaku Terpuji)
Husnuzan (Perilaku Terpuji)Husnuzan (Perilaku Terpuji)
Husnuzan (Perilaku Terpuji)
 
Qonaah dan tasawuh
Qonaah dan tasawuhQonaah dan tasawuh
Qonaah dan tasawuh
 
Peran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptx
Peran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptxPeran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptx
Peran Orang Tua menyiapkan Pra Baligh tertarik lawan jenis.pptx
 
Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)
Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)
Lmcp 1522 pembangunan mapan dalam islam(sosial)
 
Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docx
Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docxAnak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docx
Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua.docx
 
Penguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptx
Penguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptxPenguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptx
Penguatan dan Penanaman Akhlakul Karimah dalam kehidupan sehari-hari.pptx
 
Artkel 3 Mengelola Persepsi
Artkel 3 Mengelola PersepsiArtkel 3 Mengelola Persepsi
Artkel 3 Mengelola Persepsi
 
Buletin Juwiter SMPN 1 Suralaga
Buletin Juwiter SMPN 1 SuralagaBuletin Juwiter SMPN 1 Suralaga
Buletin Juwiter SMPN 1 Suralaga
 
Anugerah ilahi rumi
Anugerah ilahi rumiAnugerah ilahi rumi
Anugerah ilahi rumi
 
Akhlak terpuji
Akhlak terpujiAkhlak terpuji
Akhlak terpuji
 
AKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURU
AKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURUAKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURU
AKHLAK ANAK TERHADAP ORANG TUA DAN MURID TERHADAP GURU
 
PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur
PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur
PPt. Pai menyembah Allah SWT sebagai ungkapan rasa syukur
 
Keperawatan agama modul 3 kb3
Keperawatan agama modul 3 kb3Keperawatan agama modul 3 kb3
Keperawatan agama modul 3 kb3
 
Tanggungjawab anak terhadap orang tua
Tanggungjawab anak terhadap orang tuaTanggungjawab anak terhadap orang tua
Tanggungjawab anak terhadap orang tua
 
Strategi penginjilan - Ridho Musa
Strategi penginjilan - Ridho MusaStrategi penginjilan - Ridho Musa
Strategi penginjilan - Ridho Musa
 

More from Pondok Pesantren Al-Khoirot

More from Pondok Pesantren Al-Khoirot (20)

Buletin Alkhoirot Oktober 2010 Edisi 32 Vol IV
Buletin Alkhoirot Oktober 2010 Edisi 32 Vol IVBuletin Alkhoirot Oktober 2010 Edisi 32 Vol IV
Buletin Alkhoirot Oktober 2010 Edisi 32 Vol IV
 
Buletin Alkhoirot Mei 2011 Edisi 39 Vol V
Buletin Alkhoirot Mei 2011 Edisi 39 Vol VBuletin Alkhoirot Mei 2011 Edisi 39 Vol V
Buletin Alkhoirot Mei 2011 Edisi 39 Vol V
 
Buletin Alkhoirot Maret 2011 Edisi 37 Vol V
Buletin Alkhoirot Maret 2011 Edisi 37 Vol VBuletin Alkhoirot Maret 2011 Edisi 37 Vol V
Buletin Alkhoirot Maret 2011 Edisi 37 Vol V
 
Buletin Alkhoirot Juni 2010 Edisi 28 Vol IV
Buletin Alkhoirot Juni 2010 Edisi 28 Vol IVBuletin Alkhoirot Juni 2010 Edisi 28 Vol IV
Buletin Alkhoirot Juni 2010 Edisi 28 Vol IV
 
Buletin Alkhoirot Februari 2011 Edisi 36 Vol V
Buletin Alkhoirot Februari 2011 Edisi 36 Vol VBuletin Alkhoirot Februari 2011 Edisi 36 Vol V
Buletin Alkhoirot Februari 2011 Edisi 36 Vol V
 
Buletin Alkhoirot April 2011 Edisi 38 Vol V
Buletin Alkhoirot April 2011 Edisi 38 Vol VBuletin Alkhoirot April 2011 Edisi 38 Vol V
Buletin Alkhoirot April 2011 Edisi 38 Vol V
 
Buletin Alkhoirot Agustus 2010 Edisi 30 Vol IV
Buletin Alkhoirot Agustus 2010 Edisi 30 Vol IVBuletin Alkhoirot Agustus 2010 Edisi 30 Vol IV
Buletin Alkhoirot Agustus 2010 Edisi 30 Vol IV
 
Buletin Santri Oktober 2010 Edisi 29 Vol IV
Buletin Santri Oktober 2010 Edisi 29 Vol IVBuletin Santri Oktober 2010 Edisi 29 Vol IV
Buletin Santri Oktober 2010 Edisi 29 Vol IV
 
Buletin Santri Mei 2011 Edisi 36 Vol V
Buletin Santri Mei 2011 Edisi 36 Vol VBuletin Santri Mei 2011 Edisi 36 Vol V
Buletin Santri Mei 2011 Edisi 36 Vol V
 
Buletin Santri Februari 2011 Edisi 33 Vol. V
Buletin Santri Februari 2011 Edisi 33 Vol. VBuletin Santri Februari 2011 Edisi 33 Vol. V
Buletin Santri Februari 2011 Edisi 33 Vol. V
 
Buletin Santri September 2007 Edisi 2 Vol I
Buletin Santri September 2007 Edisi 2 Vol I Buletin Santri September 2007 Edisi 2 Vol I
Buletin Santri September 2007 Edisi 2 Vol I
 
Buletin santri edisi 2 september 2007
Buletin santri edisi 2 september 2007Buletin santri edisi 2 september 2007
Buletin santri edisi 2 september 2007
 
Buletin Santri Agustus 2007 Edisi 01
Buletin Santri Agustus 2007 Edisi 01Buletin Santri Agustus 2007 Edisi 01
Buletin Santri Agustus 2007 Edisi 01
 
Buletin Santri Januari 2008 Edisi 6
Buletin Santri Januari 2008 Edisi 6 Buletin Santri Januari 2008 Edisi 6
Buletin Santri Januari 2008 Edisi 6
 
Buletin Santri Desember 2007 Edisi 5
Buletin Santri Desember 2007 Edisi 5 Buletin Santri Desember 2007 Edisi 5
Buletin Santri Desember 2007 Edisi 5
 
Buletin Al-Khoirot Edisi 01 Juni 2007
Buletin Al-Khoirot Edisi 01 Juni 2007Buletin Al-Khoirot Edisi 01 Juni 2007
Buletin Al-Khoirot Edisi 01 Juni 2007
 
Buletin el ukhuwah mei 2011 edisi 34
Buletin el ukhuwah mei 2011 edisi 34Buletin el ukhuwah mei 2011 edisi 34
Buletin el ukhuwah mei 2011 edisi 34
 
Buletin El-Khuwah Februari 2011 Edisi 31
Buletin El-Khuwah Februari 2011 Edisi 31Buletin El-Khuwah Februari 2011 Edisi 31
Buletin El-Khuwah Februari 2011 Edisi 31
 
Buletin El-Ukhuwah Maret 2011 Edisi 32
Buletin El-Ukhuwah Maret 2011 Edisi 32Buletin El-Ukhuwah Maret 2011 Edisi 32
Buletin El-Ukhuwah Maret 2011 Edisi 32
 
Buletin El-Ukhuwah Januari 2011 Edisi 30
Buletin El-Ukhuwah Januari 2011 Edisi 30Buletin El-Ukhuwah Januari 2011 Edisi 30
Buletin El-Ukhuwah Januari 2011 Edisi 30
 

SABAR NABI AYYUB

  • 1. Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 PPP Oleh: A. Fatih Syuhud Dewan Pengasuh PP Al-Khoirot Secara ekonomi, manusia terbagi menjadi 3 kelompok. Kaya, miskin, dan miskin sekali atau di bawah garis kemiskinan (under poverty line). Menurut PBB, orang yang berpenghasilan kurang dari Rp 16.000 (2 dolar Amerika) perhari disebut dengan miskin sekali. Sedang yang berpenghasilan di atas Rp 16.000 perhari tapi belum dapat memenuhi kebutuhan hidup layak disebut miskin saja. Lalu, siapa yang disebut orang kaya? Menurut The American Heritage Dictionary of the English Language, definisi orang kaya (wealthy) adalah “an individual... that possesses an abundance of such possessions or resources.” Seseorang yang memiliki banyak harta atau sumber daya. Definisi ini tampaknya mengacu pada orang yang kaya sekali. Sedang orang kaya biasa di Barat biasa disebut dengan middle class (kelas menengah). Yaitu, orang yang berpenghasilan sedang dan terpenuhi kebutuhan dasarnya seperti rumah, pendidikan anak, pakaian dan mobil (walaupun bekas). Di Indonesia kelas menengah ini adalah mereka yang berpenghasilan sekitar Rp 10 juta lebih perbulan yang umumnya disebut orang kaya walaupun bukan kaya sekali. Tidak sedikit dari orang kaya di Indonesia dulunya berasal dari keluarga miskin. Berkat determinasi untuk merubah nasib akhirnya mereka dapat hidup layak. Baik sebagai pengusaha, pejabat atau pegawai perusahaan dengan gaji besar. Latar belakang masa kecil yang miskin terkadang membuat orang tua memiliki pola pikir yang salah dalam atas permintan Nabi Ayyub sendiri yang membesarkan anak. Yaitu, orang tua tidak ingin penderitaan masa kecilnya terulang pada anaknya. Dan dengan itu, Oleh: Moh. Nashiruddin dikhawatirkan penyakitnya akan menulari buah mereka memanjakan anaknya dengan berbagai macam cara. Mulai dari menuruti segala permintaan anak. Santri PP. Al-Khoirot Membiarkan apapun yang dilakukan anak. Dan bahkan yang paling ekstrim, membela perilaku salah yang dilakukan hatinya. anak. Namun Nabi Ayyub tak pernah mengeluh ”Boleh jadi kamu membenci sesuatu dalam menanggung penderitaan malah ucapan Spoiled Child Syndrome padahal sesuatu itu baik bagimu, dan boleh jadi yang lembut keluar dari lisan beliau, tersirat kamu menyenangi sesuatu padahal sesuatu itu akan makna tawakkal yang luar biasa. Bruce J. McIntosh, dalam bukunya The ABCs of Parenting: a Guide to Help Parents and Caretakers amat buruk bagimu." (Al-Baqarah:216) "Ya tuhan, sesungguhnya aku ditimpa Handle Childrearing Problems, menyebut memanjakan anak seperti itu akan menjadikan anak terjangkit perilaku penyakit, sesungguhnya Engkaulah yang maha spoiled child syndrome (sindrom anak manja) yang dapat ditandai dengan perilaku anti-sosial seperti tindakan Sosok manusia sabar yang diangkat pengasih dari semua yang pengasih." (Al- berlebihan, kekanak-kanakan, mudah marah, kurang tepo seliro (tenggang rasa) pada orang lain, sulit mengontrol sejarahnya dalam Al-Qur'an adalah Nabi Ayyub Anbiya':83) diri, keras kepala, obstruktif dan manipulatif. Buruknya lagi, sindrom ini akan terbawa sampai ia dewasa sehingga As, Nabi Ayyub dikarunia harta berlimpah berupa akan sangat menyulitkan anak saat ia berinteraksi dengan yang lain baik itu teman sebaya maupun yang lebih tua. Oleh karena itu, orang tua yang hartawan harus melakukan langkah-langkah preventif agar anaknya kebun-kebun, juga berbagai macam binatang Seolah nabi ayyub berkata, kalau terhindari dari terjangkit perilaku spoiled child syndrome dengan mempertimbangkan hal-hal berikut: ternak. Lalu Allah mengujinya dengan cukup berat, memang tuhan ingin menyembuhkan tidaklah Pertama, merubah mindset (pola pikir) dalam memaknai kata “sayang anak.” Sayang anak hendaknya yaitu seluruh hartanya ludes. sedikitpun kesulitan bagi-Nya, tapi kalau diartikan sebagai perlakuan mendidik yang akan membuat anak senang dalam jangka panjang. Bukan menyenangkan Nabi Ayyub juga ditimpa penyakit yang memang tuhan ingin membiarkan begitu, itu anak dalam jangka pendek. Contoh, apabila anak yang baru sekolah SD atau SMP meminta dibelikan Blackberry teramat parah, seluruh daging ditubuhnya melele, tidak lepas dari kasih sayang-Nya, dengan (BB) atau HP maka orang tua mempunyai dua pilihan. Apabila sayang jangka pendek, permintaan akan dituruti. kecuali lidah dan hatinya, dan itu nikmat yang ketulusan dan ketabahan yang beliu jalani, Naumn, apabila sayang anak dengan pemikiran jangka panjang, permintaan itu tidak akan dikabulkan karena beliau syukuri karena berarti beliau masih bisa hanya dengan perintah menghentakkan kaki kepemilikan HP berefek kurang baik bagi anak di bawah umur. berzdikir kepada Sang Kholiq. yang menyebabkan terpancarnya air panas dan Kedua, biasakan anak hidup sederhana sejak dini. Pembiasaan ini tentu harus dimulai dari suri tauladan Orang –orang disekitarnya menjauh, kedua orang tua. dingin, air panas untuk mandi dan air dingin Ketiga, apabila kurang memahami ilmu parenting, konsultasi pada ahlinya sejak anak baru lahir tentang termasuk istri-istrinya, kecuali seorang istri yang untuk minum maka sembuhlah beliau secara bagaimana mendidik dan membesarkan anak supaya jadi anak salih, hidup normal, sehat, cerdas dan mandiri. setia bertahan hidup dan tetap merawat beliau sempurnah, tidak sedikitpun terdapat bekas luka Keempat, jangan lupa selalu berdoa untuk anak setiap habis salat. Termasuk setelah salat tahajjud kalau dengan hati sabar dan penuh ikhlas, anak-anaknya dibadannya, sampai istripun pangling. memungkinkan.[] yang berjumlah sepuluh orang juga menjauh, itu www.santri.alkhoirot.com www.santri.alkhoirot.com
  • 2. Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 Disitulah letak kelebihan orang yang pandai jikan. Mengenai infak, Rosulullah SAW pernah menjawab "Tidak" kepada orang yang bersyukur dan bersabar sebagai manifestasi iman menegaskan, "Orang yang dermawan dekat datang meminta bantuan . Bahkan, beliau merasa dan tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa dengan Allah, dekat dengan manusia dan dekat malu bila seseoang datang kepada beliau lalu syukur, sabar serta ikhlas adalah kunci kehidupan, d e n g a n s o r g a . pulang dengan kosong. Suatu ketika, yang tidak karena sifat-sifat tersebut dapat memformat dikenal minta pertolongan kepada Rasulullah, saat seseorang untuk selalu dalam keridhaan Allah. Sedangkan orang yang kikir ,atau itu Rasulullah sedang tidak punya apa-apa, lalu Bersyukur, berarti menyadari realitas kehidupan bakhil jauh dari Allah ,jauh dari sesama manusia beliau berpesan," saat ini aku tidak mempunyai Cerpenis: Syukron Fauzi bahwa betapa tak terhingganya nikmat dan karunia ,jauh dari surga dan dekat dengan Neraka apa-apa. pinjamlah dulu kepada orang lain ,nanti Santri PP. Al-Khoirot Allah yang dicurahkan kepada hamba-hambanya, ."Penegasan Rasulullah SAW itu dituturkan oleh aku yang akan membayarnya." mendengar tentu saja rasa syukur itu tidak cukup dengan Imam Turmudzi ,sumbernya dari Abu Hurairah. jawaban Rasulullah itu, Umar bin Khatab berkata, Sore itu........ matahari menyingsing di hanya dilafalkan dengan ucapan Alhamdulillah Dalam hadits yang lain , Rasulullah SAW "Ya Rasulullah,engkau telah banyak menolong ufuk barat membuat bayangan semu memantul tapi juga harus ditampakkan pada realitas menerangkan, "Tiap pagi dua Malaikat turun o r a n g ! melewati celah-celah jendela asramaku, angin kehidupan yakni berupa pengabdian kepada yang menghampiri Hamba–hamba Allah. Malaikat Allah tidak memaksa, engkau berbuat ssesuatu di berhembus syahdu memberikan seribu makna, memberi karunia dan kenikmatan. pertama berdoa, "Ya Allah berilah kemalangan luar batas kemampuan engkau!" Rasulullah sesekali ranting-ranting pohon dibelakang Bersabar, berarti menyadari bahwa segala sesuatu kepada orang yang kikir ." (seperti di riwayatkan tampak tidak senang mendengar ucapan Umar bin asramaku saling menyentuh karena belaian berada dibawah kendali kekuasaan Allah, kita oleh muslim). Sehubungan denganorang kikir itu khatab itu. Kemudian ,salah seorang dari kaum angin yang malu-malu, aku tertunduk seorang tidak memiliki kemampuan untuk mencegah dan ,Abu Daud dan Al-Hakim meriwayatkan anshar menyahuti ,"Ya Rasulullah, berinfaklah diri di kamar asramaku menyelami kata demi menolak setiap musibah sehingga harus menerima RasulullahSAW memperingatkan, "Jangan dengan apa saja ,jangan khawatir kekurangan kata kitab yang aku baca, Al Hikam kariya Ibnu itu semua sebagai ujian dan cobaan dari-Nya, dan sekakali-kali menjadi orang kikir .Ke kikiran rezeki dari Allah." Wajah Rasulullah menjadi Ato`ilah adalah kitab yang selalu menemani menyadari segala ssuatu yang telah diberikan oleh telah membinasahkan orang–orang terahulu!" berseri-seri, dan beliau menjawab, "Itulah yang di hari-hari sepiku. Allah akan berbuah kemanisan dan kebahagiaan Rasulullah SAW mengingatkan rezeki yang perintahkan Allah kepadaku." (di riwayatkan oleh Tok...tok...tok.... assalamualaikum..... dan tidaklah luput dari kasih sayang-Nya. diterima nya bukan untuk mendapatkan pujian. Turmudzi). Suatu saat, sejumlah kaum Anshar terdengar seseorang mengetuk pintu dan Ikhlas, berarti menyadari semua perbuatan, Beliau berinfak tidak dengan maksud dating kepada Rasulullah SAW. semua minta mengucap salam seraya meleburkan pengabdian dan perjuangan kita tidaklah ada membanggakan diri, tidak untuk menarik bantuan harta benda kepada beliau. Semua konsentrasiku menghayati huruf-huruf kecil artinya disisi Allah dibanding dengan segala seuatu simpati orang, tetapi, semata– mata demi permintaan dipenuhi Rasulullah. Ketika itu juga yang bertulisan arab dan berbaris rapi pada yang telah dikaruniakan-Nya kepada kita, dan keridaan Allah,dan demi kemaslahatan Islam habislah semua yang beliau miliki.Kemudian kertas yang berwarna kuning yang ada di atas perlu tumbuhnya kesadaran bahwa apa yang ada serta kaum muslimin. misalnya menolong Rasulullah bersabda, "Apa yang kalian butuhkan pangkuanku. ditangan kita bukanlah atas usaha dan kemampuan mereka yang kehabisan harta dalam perjuangan tidak akan ku simpan,barang siapa yang menjaga Waalaikumussalam..... jawabku sambil kita semata, tapi adalah karunia dari tuhan yang menegakkan agama Allah. Menolong orang- harga diri ,tidak mau meminta-minta . Allah akan meletakkan kitab kesayanganku di atas lemari harus di mainkan sesuai dengan petunjuk dan orang yang tidak mampu, membantu para janda, memelihara harga dirinya . Siapa yang merasa yang berdiri menyamping di pojok kamar tuntunan-Nya. menolong anak-anak yatim dan yatim piatu, tidak membutuhkan pertolongan orang lain , asramaku, aku melangkah menuju pintu dengan memerdekakan budak, membantu orang-orang nAllah akan membuatnya tidak membutuhkan hati yang penuh tanda tanya. yang beliau ketahui mulai tertarik kepada agama pertolongan orang . Apa bila hari kiamat telah Ternyata salah seorang santri yg ada di I s l a m . dekat ,mimpi orang mukmin tidak berdusta . Sebab pesantren tempatku menggalih ilmu ,mimpi orang mukmin itu adalah seperempat puluh pengetahuan berdiri di depan pintu kamar Rasulullah tidak pernah mengutamakan enam bagian kenabian . asramaku dengan nafas yang terengah-engah. diri sendiri dan keluarga nya. Beliau Al kisah Ada apa akhi..... tanyaku agak panik. me mberikan pertolongan kepada ya ng N o 1 7 / 1 6 - 2 9 A g t 2 0 0 4 . Anu ustadz... anu.....???? jawabnya dengan Oleh:Saifullah nafas yang masih terengah-engah. Abdi Dalem membutuhkan, sekalipun sesungguhnya beliau pun membutuhkan nya. Namun beliau pun Anu... anu... apa...??? tanyaku semakin panik. Sifat dermawan dan peduli atas Ustadz ditimbali kiyai....!!! (dipanggil bertindak di jalan Allah sebatas kemungkinan kesusahan orang lain adalah jalan untuk Ked er ma wana n mer up ak an b agian yang dapat beliau infak kan. Rasulullah SAW kiyai) begitulah santri itu memanggilku, namaku kesempurnaan infak untuk kemaslahatan dan merasa berat sekali bila tidak dapat menolong dekat dengan Allah Swt Sofyan Ibnu Yasin, para santri dan warga sekitar kebajikan akhlak Rasullullah SAW. orang yang membutuhkan pertolongan.Tidak memanggilku Ustadz Sofyan karena namaku Kedermawanan itu sendiri ialah keiklasan ber sudah tercantum di papan kepengurusan www.santri.alkhoirot.com www.santri.alkhoirot.com
  • 3. Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 pesantren DARUL HUDA ini di bagian ubudiyah "Ustadz ini telefon dari Abahnya"" Ya Umma.... jawabku pelan. insyaallah umma.... insyaallah..... atau dengan kata lain sudah menyandang sebutan kata temanku sesama pengurus dan juga satu jawabku penuh heran kenapa umma berbicara sebagai seorang Ustadz. kamar denganku seraya mengulurkan tangannya Sini duduk samping Umma, ada yang mau seperti itu....... Aku segera keluar dari kamar asramaku dan memberikan Hanphone yang di genggamnya Umma bicarakan. Tambah Ummaku yang menuju depan pintu ndalem kiyai sepuh (depan padaku. menatapku dengan tatapan kosong. sofyan,,....... pintu rumah kiyai) dengan hati yang dibalut seribu pertanyaan. Ternyata Abah memberi tahun aku Seketika bibik dan kedua anaknya keluar ya umma..... sahut ku lagi. Mlebu lee.... (masuk) sapa kiyai padaku seperti yang disampaikan kiyai sepuh bahwa dari kamar meninggalkan aku dan Umma. dengan suara yang amat lembut menunjukkan Umma sedang sakit keras. Seketika aku langsung Sebenarnya Abahmu ingin kewibawa`an yang amat tinggi. pulang, perjalanan menuju rumah terasa sangat Sofyan..... lanjut umma sambil memegang menjodohkanmu dengan Zahra putri pk Akupun masuk dengan hati yang semakin lama setiap menitnya kulihat arloji di tangan tanganku, tangan yang sudah mulai keriput itu Hasanuddin dan Umma sangat setuju itu karena bingun tapi aku tetap berusaha sopan dan tawadu` kiriku, setiap putaran roda bus jantungku berpacu mengandung kasihsayang yang teramat besar rumahnya dekat dari sini dan juga masih ada di depan kiyai sepuh karena beliau adalah seorang semakin cepat hingga akhirnya sampailah aku hingga aku takkan sanggup menghitungnya. famili dengan kamu jadi kita sudah tahu figur kiyai yang selalu di ta`ati dan di contoh oleh digerbang depan rumahku, akupun segera masuk keluarganya...... jelas umma dengan suara yang semua santri dan asatidz termasuk saya sendiri. dengan mengucap salam dan hanya kulihat Abah Ya Umma.... sahutku sambil menatap sudah agak teratur.... Lee..... lanjut kiyai padaku. yang ada di ruang tamu akupun segera wajah pucat Umma dan tanpa terasa airmataku Injeh yai..... jawabku dengan sopan dan menghampirinya mencium punggung tangannya mengalir melihat senyum ummaku. Tapi semua terserah kamu Abah dan dengan suara pelan. dan mengecup telapaknya. Umma juga tidak memaksa karena Abah dan Umma boleh minta suatu hal sama Umma yakin kamu bisa mengambil keputusan Barusan ono telefon, ummae sampean Umma.... Sofyan udah datang....... ucap kamu... lanjut Umma .... sesekali batuk memutus yang tepat uhuk..... uhuk...... uhuk...... sakit keras.... sampean di kengken wangsul.... Abah agak lantang memberi tahu umma yang kata-katanya. (tadi ada telefon ibuk mu sakit dan kamu di suruh ada dalam kamar Aku hanya duduk terdiam seribu kata pulang) jelas kiyai... Ya Umma... Insyaallah.... kalau sofyan mendengar semua penjelasan Umma Akupun segera masuk kekamar bisa, jawabku sambil memegang tangan umma Seketika aku kaget bagai di sambar petir menemui Umma yang sedang sakit keras, disana yang dingin. Brikan sofyan waktu untuk istikhoroh seoalah darahku berhenti mengalir dan jantungku kulihat bibikku dan dua anaknya duduk dulu Umma karena sofyan tidak bisa menjawab berhenti berdetak tapi aku tetap berusaha tenang di disamping Umma. Dan begitu Umma melihat Kamu sekarang sudah besar, kuliahnya sekarang... depan kiyai sepuh..... wajahku dia tersenyum....... juga sudah mau selesai.... uhuk....uhuk.... lagi-lagi batuk memutuskan kata-kata umma yang terbata- Ya..... baiklah....... uhuk...... Injeh yai... kulo nyuon pamit...... (ya yai Ya Allah....... lama sekali aku bata. uhuk....uhuk..... saya pamit) merindukan senyuman itu. dalam hatiku berkata. Umma ingin kalau kamu nikah jangan Dua hari kemudian keadaan umma Akupun segera membereskan bajuku Akupun segera menghampirinya yang jauh-jauh..... supaya kamu gak jauh dari umma..... semakin membaik, namun aku belum bisa yang mau dibawa pulang tak lupa kitab AL Hikam sedang terbaring lemah di atas tempat tidur, uhuk.... uhuk.... batuk Umma kembali semakin menemukan jawaban karena semua seolah serba kesayanganku juga aku masukkan kedalam tas seperti biasa setiap aku pulang dari pesantren parah, aku mengambil air yang ada di meja sebelah meragukan meskipun aku telah mencari rangselku yang berwarna hitam dan warna merah atau mau balik kepesantren aku mencium tempat tidur dan Umma pun minum seceguk air petunjuk dalam setiap sujudku bahkan dalam di setiap sudutnya. punggung tangan kanannya dan mengecup dari gelas kecil itu dan melanjutkan kata-katanya setiap untaian doa- doa q. telapaknya tidak lupa mencium pipi Ummaku yang semakin lemah... Kriiii.....ng”... kriii....ng”.... HP ku layaknya kasihsayang seorang anak pada seorang Aku sadar Zahra adalah wanita yang berdering namun aku tak memperdulikannya ibu. Umma hanya ingin kalau umma baik, agamanya sudah tak dapat diragukan lagi, karena sibuk menyiapkan kepulanganku... dan sakit kamu bisa menemani Umma.... pinter, ta`at pada orangtua, hingga mungkin sulit akhirnya temanku mengambil HP ku yang ada di Baru datang yan..... sapa Ummaku untuk melukiskannya dengan kata-kata tapi yang atas lemari lalu mengankat telefon itu. dengan suara yang terbata-bata. jelas karakter wanita shoihah sudah ada dalam diri zahra dan itulah yang jadi damba`an setiap www.santri.alkhoirot.com www.santri.alkhoirot.com
  • 4. Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 kaum adam begitu juga dengan diriku namun sesuatu yang dinanti – nanti, misalnya menunggu agama, dan yang terpinting adalah menikmati dan kenapa rasa ragu ini blum juga hilang dari pinangan, lamran, atau bagi yang tidak laku - mengubah hal yang membosankan menjadi sesuatu Jadilah seorang wanita shalihah, benakku. luku menunggu kapan datang nya seorang jodoh. yang menyenangkan. B. Tidak punyakegiatan yang aktif. Dalam arti Yang hatinya dibalut rasa taqwa kepada Allah, Aku basahi wajahku dengan air wuduk, dalam kehidupan sehari–hari menjadi Tapi kalau menurut Bapak Iman Sahro Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Allah, dan kusertai doa dalam setiap tetes air wuduk penganguran, tidak ada yang bisa dikerjakan. C. Wardi seorang Guru Diniyah sekaligus Penjaga yang membasahi wajahku, ku ambil kitab Hilangnya kebersamaan, disebabkan ditinggal Foto Kopi di Pesantren Al–Khoirot. Beliau Yang senantiasa haus dengan ibadah kepada Allah, kesayanganku dan ku buka halaman demi atau di musuhi. D. Bosan pada pekerjaan sehari – mengatakan bahwa sesuatu yang membuat saya Yang senantiasa dahaga akan mengharap ridha Allah halaman, kuselami kata demi kata namun AL hari ( masak itu – itu aja, emang tidak ada yang jenuh adalah ketika dalam sehari–hari saya tidak Hikam kariya Ibnu Ato`ilah belum bisa lain..? ) dan lain sebagai nya. mempunyai kegiatan yang aktif. Dan untuk Yang sholatnya adalah bekal dirinya, mengalihkan fikiranku dari Zahra dan Umma. mengantisifasi kejenuhan saya ialah dengan cara Yang tidak pernah takut untuk berkata benar, Masih ada banyak hal yang bisa menulis atau mengotak atik mesin Foto Copy, atau Ku letakkan kitab kesayanganku itu dan mendatangkan kejenuhan itu, tapi yang sering mengedit foto–foto di Photo Shop. Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu, kuambil kitab yang satunya yang ada di sebelahku terjadi pada seseorang itu disebabkan empat Yang senatiasa bersama para mujahiddah Allah kubuka bagian halaman yang agak belakang perkara yang telah di tulis diatas. Dan yang lebih Dari sekian banyak orang yang merasa kulihat ada keterangan yang menjelaskan bahwa sering terjadi diantara yang empat itu, adalah jenuh itu disebabkan karna menunggu. Bahakan Jadilah seorang wanita shalihah Allah telah menentukan tiga hal sebelum kita menunggu dan tidak punya kegiatan yang aktif. band ternama di Indonesia Zivillia dalam lirik Yang tak pernah terpesona dengan buaian dunia, dilahirkan yaitu Rizki, Jodoh, dan Ajal. Dari 99 persen orang yang kami wawancarai, lagunya yang berjudul Aishiteru, itu tersilip kata– rasa jenuh itu datang dikarnakan menunggu dan kata “menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan Karena dia mengimpikan syurga Allah. Dari keterangan itu aku merasa tidak mempunyai kegiatan yang aktif. Seperti bagiku“ dari sini bisa dipastikan 80 persen rasa menemukan jawaban untuk Umma tercintaku ... yang diungkapkan Bapak Rusi, seorang Abdi jenuh itu timbul karna menunggu. dan aku berfikir biarlah cinta ini tertunda tuk Dalem, yang menjabat sebagai sopir mobil nya sementara karena jodoh takkan kemana semua itu Para Kiyai dipesantren Al–Khoirot, beliau Cara untuk menghilangkan kejenuhan itu telah digariskan oleh yang kuasa, cinta yang hakiki mengatakan rasa jenuh itu datang dikarnakan adalah, membuat jenuh itu sendiri menjadi hal akan terbawa sampai mati atau bahkan mungkin menunggu. Dan saat kami tanya, apa solusi atau yang disenangi sekaligus menyenangkan, misalnya sampai kita hidup lagi. jalan keluar agar rasa jenuh itu bisa hilang ...? seperti yang dikerjakan pak rusi atau mahmudi atau beliau menjawab dengan senyum manis di bibir juga pak imam.karna datang nya kejenuhan itu “ambil sebatang Rokok Surya, terus merokok disebabkan, tidak punya kegiatan yang aktif. Jadi sambil baca koran ditambah sedikit camilan, Alamat Redaksi: PP. Al-Khoirot Jl. KH Syuhud untuk menghindari kejenuhan adalah membuat diri Zayyadi Rt: 09/01 Dsn Krajan Karangsuko hilang deh jenuh dihati.” kita selalu mempunyai kegiatan dan selalu mencari Pagelaran Malang. Telp. (0341) 879730. sesuatu yang baru. Menghilagkan pikiran – pikiran Website: www.santri.alkhoirot.com Begitunpun jawaban yang sama yang seharus nya tidak perlu dipikirkan, Email : santri@alkhoirot.com keluar dari Mahmudi, beliau juga seorang Abdi menganggap masalah seberat apapun menjadi Dalem yang dulu mempunyai profesi mudah, jangan menyerah sebelum benar–benar Pelindung: Pengasuh PP Al-Khoirot pertukangan dalam membenahi rumah. Tapi kalah. Dan jangan merasa kalah walaupun kita Penasehat: Syamsul Arifin, Syamsul Huda Oleh: Khoirul Anam B Pem Red : Nasiruddin Santri PP. Al-Khoirot dengan kebakatan nya dalam menyopir, baru– sudah terperangkap. baru ini beliau dilantik sebagai sopir mobil di Wakil Pem Red : Sholehuddin Sekretaris : Rokhim Pesantren Al-Khoirot. Mahmudi juga Jenuh adalah sesuatu yang sangat Staf Redaksi : Mahfudz, Khoirul Anam, M, menyebalkan, baik itu dikalangan pria maupun mengatakan bahwa hal yang paling Tiada obat yang ampuh tuk mengatasi Thoha Syahdi, Abdul Kholik. membosankan adalah menunggu. Dan cara jenuh kecuali berzdikir kepada sang wanita. Jenuh itu lebih mendominan seseorang beliau untuk mengantisipasi rasa jenuh itu, Ket: pada hal yang bersifat negatif, karna jenuh itu pencipta alam. dengan melakukan apapun yang sekiranya Redaksi menerima kontribusi tulisan opini sendiri membuat pkiran pusing dan panas nya hati. pekerjaan itu menyenangkan buat dia, selagi seputar santri, pesantren, islam dan problematika Kejenuhan itu datang pada seseorang disebabkan dunia islam secara umum.Tulisan hendaknya tidak pekerjaan itu tidak melanggar norma–norma karna banyak hal, diantara nya : a. Menuggu lebih dari 500 kata. www.santri.alkhoirot.com www.santri.alkhoirot.com
  • 5. Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 Buletin SANTRI Edisi 34, Vol 04, Maret 2011 www.santri.alkhoirot.com www.santri.alkhoirot.com