Teori belajar

567 views

Published on

teori belajar dan pembelajaran

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
567
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teori belajar

  1. 1. KELOMPOK: M. MUCKSINM. ALIF INDRAYANAPUPUT ADITYA .A RATIH SETYA .A DIAH AFRILIA .A DIAJENG ELLAULFATEN NIKMAH
  2. 2. Rezeki Suatu keharusan bagi pelajar untuk bertawakal (berserah diri kepada Allah) di dalam menuntut ilmu. Abu hanifah meriwayatkan dari Abdullah bin hasan az- Zubaidi, seorang sahabat Rasulullah saw: “barang siapa mendalami agama Allah, maka Allah akan mencukupi kebutuhannya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangkannya.”.
  3. 3. Prihatin Pelajar harus sanggup menaggung segalakesulitan dan kepribatinan pada saat merantaumencari ilmu. Sebagaimana pernah diucapkanoleh Nabi Musa as. Tentang bepergian mencariilmu: “aku benar-benar menemui kesulitandalam bepergianku ini.” Ucapan ini tidak pernahterdengar darinya dalam masalah selainbepergian mencari ilmu.
  4. 4. MASA MENCAPAI ILMU Masa belajar adalah semenjak dalam buaianhingga liang kubur. Masa terbaik untuk belajar adalahketika muda. Waktu paling baik untuk belajar, yaitusaat-saat menjelang subuh dan saat-saat antaraMagrib dan Isya. Yang terbaik adalah menghabiskanseluruh waktu untuk belajar. Apabila merasa jenuhmenghadapi satu ilmu yang dipelajari, makaberalihlah kepada ilmu yang lain. Berkata Ibnu Abbasra. Ketika jenuh mengkaji ilmu kalam: “ cobalahpelajari karya sastra para penyair.”
  5. 5. KASIH SAYANG DAN NASEHAT Sebagai ahli ilmu hendaklah memiliki kasih sayang,bersedia memberi nasehat tanpa disertai rasa hasud,karena hasud tidaklah ada manfaatnya bahkan membawabahaya. Dengan menggunakan dua cara yaitu menjauhiperselisihan dan tidak berprasangka buruk.
  6. 6. Menjauhi Perselisihan Hindarkanlah melibatkan diri dari permusuhandengan seseorang, karena hal ini hanya menyia-nyiakan waktu. Dikatakan, bahwa orang yang berbuatbaik selalu diganjar sesuai kebijakannya dan yngbebuat jelek akan mendapat siksa yang setimpal.Syekh az-Zahid Ruknuddin Muhammad bin AbuBakar yang dikenal dengan nama Imam KhawahirZadah al-Mufti berkata: “Sultan as-Syariah Yusuf al-Hamdani mendengarkan Syair untukku: “jangan kaupedulikan orang-orang yang berbuat jelek kepadamu,kelak karena perbuatannya ia kan mendapatbalasanyang sepadan”
  7. 7. Tidak berprasangka buruk Jauhilah dari berprasangka buruk kepada sesamamukmin Rasulullah bersabda: “berprasangka baiklahkepada sesama mukmin”. Sangkaan buruk bisa terjadikarena niat yang jelek dan hati yang jahat.Sebagaimana syair yang dikemukakan Abu Thayyib:“Apabila buruk laku perbuatan seseorang, maka akanburuk pula prasangkanya. Ia akan membenarkan apayang diangankannya.

×