Pertemuan 4 - ERD

6,949 views

Published on

Pertemuan 4 - ERD

  1. 1. Prak. Sistem Basis Data Pertemuan Ke 4 Sistem Informasi 2010 Rabu, 7 April 2010 Entity Relationship Diagram Adi Triyatmoko, S.Kom.
  2. 2. Tujuan <ul><ul><li>Memahami Notasi ER </li></ul></ul><ul><ul><li>Memahami Desain ER </li></ul></ul><ul><ul><li>Memahami Transformasi ER ke Skema Relasi </li></ul></ul><ul><ul><li>Memahami Aturan Mapping ER ke Skema Relasi </li></ul></ul>ERD Halaman 2
  3. 3. ERD Halaman 3
  4. 4. Fase dalam Desain DB <ul><ul><li>Requirement & Analysis </li></ul></ul><ul><li>Berupa data-data kebutuhan user </li></ul><ul><ul><li>Conceptual Design </li></ul></ul><ul><li>Berisi detail deskripsi dari tipe-tipe entity, relasi dan batasan (constraint). Hasil rancangan berupa ER Diagram </li></ul><ul><ul><li>Logical Design </li></ul></ul><ul><li>Setelah ER dibuat, perlu dilakukan mapping ke skema relasi agar db siap di implementasikan </li></ul><ul><ul><li>Physical Design </li></ul></ul><ul><li>Merupakan tahap akhir, berisi definisi struktural internal storage, dll </li></ul>ERD Halaman 4
  5. 5. Definisi ERD <ul><ul><li>ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan. </li></ul></ul><ul><ul><li>ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relatif kompleks. </li></ul></ul><ul><ul><li>Dengan ERD kita dapat menguji model dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Dan dengan ERD kita mencoba menjawab pertanyaan seperti: </li></ul></ul><ul><li>data apa yang kita perlukan? </li></ul><ul><li>bagaimana data yang satu berhubungan dgn yang lain? </li></ul>ERD Halaman 5
  6. 6. Notasi ER Diagram <ul><ul><li>Ada beberapa notasi yang digunakan untuk membuat ER Diagram. Misalnya </li></ul></ul><ul><li>Notasi Chen, Martin, El Masri, dan Korth </li></ul><ul><li>Akan tetapi pada umumnya sama. </li></ul><ul><ul><li>Perbedaanya ada pada pemilihan simbol yang digunakan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Notasi yang umum digunakan: </li></ul></ul><ul><li>El Masri , mudah dibaca dan dimengerti. </li></ul>ERD Halaman 6
  7. 7. ERD Halaman 7
  8. 8. Notasi ER Diagram <ul><ul><li>Entity </li></ul></ul><ul><li>adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi </li></ul><ul><ul><li>Atribut </li></ul></ul><ul><li>berfungsi mendeskripsikan karakter entity </li></ul><ul><ul><li>Hubungan </li></ul></ul><ul><li>Relationship </li></ul>ERD Halaman 8
  9. 9. Jenis Hubungan <ul><ul><li>1-1 </li></ul></ul><ul><ul><li>1-N </li></ul></ul><ul><ul><li>M-N </li></ul></ul>ERD Halaman 9
  10. 10. ERD Halaman 10 Contoh ERD
  11. 11. Transformasi ERD Ke DB Relasional <ul><ul><li>Setiap tipe Entity dibuat suatu relasi yang memuat semua atribut simple, sedangkan untuk atribut composite hanya dimuat komponen-komponennya saja. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap relasi yang mempunyai atribut multivalue, buatlah relasi baru dimana Primary Keynya merupakan gabungan dari Primary Key dari relasi tersebut dengan atribut multivalue. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap Unary Relationship 1:N, pada relasi perlu ditambahkan suatu foreign key yang menunjuk ke nilai primary keynya. </li></ul></ul>ERD Halaman 11
  12. 12. <ul><ul><li>Setiap Unary Relationship M:N, buatlah relasi baru dimana primary keynya merupakan gabungan dari dua atribut dimana keduanya menunjuk ke primary key relasi awal dengan penamaan yang berbeda. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap Binary Relationship 1:1, dimana Participation Constraint keduanya total, buatlah suatu relasi gabungan dimana Primary Keynya dapat dipilih salah satu. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap Binary Relationship 1:1 dan salah satu Participation Constraintnya Total, maka Primary Key pada relasi yang Participation Constraintnya Partial menjadi Foreign Key pada relasi yang lainnya. </li></ul></ul>ERD Halaman 12
  13. 13. <ul><ul><li>Setiap Binary Relationship 1:1, dimana kedua Participation Constraintnya partial, maka selain kedua relasi perlu dibuat relasi baru yang berisi Primary Key gabungan dari Primary Key kedua tipe Entity yang berelasi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap Binary Relationship 1 : N, dimana tipe Entity yang bersisi N mempunyai Participation Constraint Total, maka Primary Key pada relasi yang bersisi 1 dijadikan Foreign Key pada relasi yang bersisi N. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap Binary Relationship 1 : N, dimana tipe Entity yang bersisi N mempunyai Participation Constraint partial, buatlah relasi baru dimana Primary Keynya merupakan gabungan dari Primary Key kedua tipe Entity yang berelasi. </li></ul></ul>ERD Halaman 13
  14. 14. <ul><ul><li>Setiap Binary Relationship M:N, buatlah relasi baru dimana Primary Keynya merupakan gabungan dari Primary Key kedua tipe Entity yang berelasi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap Ternary Relationship, buatlah relasi baru dimana Primary Keynya merupakan gabungan dari Primary Key ketiga tipe Entity yang berelasi. </li></ul></ul><ul><ul><li>Setiap tipe Weak Entity, dibuat suatu relasi yang memuat semua atributnya dimana Primary Keynya adalah gabungan dari Partial Key dan Primary Key dari relasi induknya (identifying owner). </li></ul></ul>ERD Halaman 14
  15. 15. Hasil Transformasi ERD ke DB Relational ERD Halaman 15
  16. 16. Terima Kasih Informasi Lengkap: My Blog Aladiw.us

×