rangkuman materi biologi

4,888 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,888
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

rangkuman materi biologi

  1. 1. Oleh: Sania Anisa Farah 9B/22 SMPN 2 Semarang 2010/2011SKL 21: Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidupCiri-ciri makhluk hidup: 1. Bergerak
  2. 2. 2. Tumbuh dan berkembang 3. Berkembangbiak 4. Menanggapi rangsang (iritabilita) 5. Membutuhkan makanan 6. Mengeluarkan zat sisa 7. Bernafas 8. Pengaturan kerja tubuh 9. Adaptasi 10. Pengaturan kerja tubuhPerbedaan ciri-ciri makhluk hidup antara manusia/hewan dan tumbuhan:Hewan/manusia Ciri-ciri makhluk hidup TumbuhanDapat berpindah tempat Bergerak Tidak dapat berpindah tempat (geraknya terbatas)a. Seluruh bagian tubuh Tumbuh a. Hanya bagian tubuh tertentu mengalami pertumbuhan yang mengalami pertumbuhanb. Hanya sampai batas usia b. Tumbuh terus menerus sampai tertentu matic. Tidak dapat membuat Cara memperoleh a. Dapat membuat makanan makanan sendiri makanan sendiri dengan bantuan sinar (karnivora, herbivora, dan matahari (fotosintesis) omnivora) b. Bahan yang dibutuhkan untukd. Makanannya berupa zat membuat makanan berupa zat organik anorganik Memiliki organ untuk Menanggapi rangsang Tidak memiliki organ untuk mengetahui situasi sekitar mengetahui situasi sekitar (akal)SKL 22: Menentukan dasar pengelompokan makhluk hidup  KINGDOM MONERA Kelompok ini merupakan kelompok makhluk hidup yang sederhana, tempat hidup diperairan, ada yang bersel satu (uniseluler) maupun bersel banyak (multiseluler). Ada yangmenyerupai hewan ataupun tumbuhan. Namun ciri khasnya tidak di temukan adanya membraninti di setiap selnya. Kelompok ini meliputi bakteri dan ganggang biru  KINGDOM PROTISTA
  3. 3. Kelompok ini merupakan kelompok makhluk hidup yang sederhana, tubuh terdiri atas satusel atau lebih, tempat hidup di daerah berair. Kadang ada yang memiliki klorofil tetapi ada jugayang tidak memiliki klorofil, contoh: amoeba, euglena, paramaecium, plasmodium, alga hijau, algamerah, dan sebagainya.  KINGDOM FUNGI Merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan caramenguraikan sisa makhluk hidup lain. Menyerupai tumbuhan namun tidak memiliki klorofil. Adayang uniseluler dan ada yang multiseluler, memilki dinding sel yang jelas, contoh: jamur danragi/khamir.  KINGDOM PLANTAE A. Tumbuhan Tidak Berpembuluh 1. Bryophita (lumut) a. Lumut hati (hepaticae) Contoh: Marchantia dan Pellia. b. Lumut sejati/lumut daun (musci) Contoh: Funaria, Pogonatum, Polytrichum, dan Sphanum. c. Lumut tanduk Contoh: Anthoceros. B. Tumbuhan berpembuluh 1. Pteridophyta (tumbuhan paku) 2. Spermatophyta (tumbuhan biji) Berdasarkan letak bakal bijinya tumbuhan biji di bedakan menjadi 2 sub divisi yaitu : a. Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka) Tumbuhan biji terbuka terdiri dari 4 suku (familia), yaitu: 1. Cycadinae Contoh: pakis haji (Cycas rumphii) dan Cycas revoluta. 2. Gnetinae Contoh: melinjo (Gnetum gnemon)
  4. 4. 3. Coniferinae Contoh: tusam (Pinus merkusii), damar (Agathis alba), cemara gung (Pinus roxburgii) 4. Ginkgoinae Contoh: Gingko bilobab. Angiospermae (tumbuhan biji tertutup) Tumbuhan ini terdiri dari dua kelas: (menurut jumlah keping bijinya) 1. Monocotyl (biji berkeping satu) Tumbuhan berkeping satu di bagi dalam beberapa suku, diantaranya: a) Suku rumput-rumputan (Graiminae / Poaceae), misalnya padi, rumput, jagung, tebu, bambu dan gandum. b) Suku pinang-pinangan (Palmae), misalnya kelapa, aren, lontar, pisang dan sagu. c) Suku pisang- pisangan (Musaceae), misalnya pisang raja, pisang ambon, pisang kipas, dan pisang hias. d) Suku anggrek-anggrekan (Orchidaceae), misalnya vanili, anggrek bulan, anggrek merpati, dan anggrek kalajengking. e) Suku jahe-jahean (Zingiberaceae), misalnya jahe kencur, kunyit 2. Dicotyl (biji berkeping dua) Tumbuhan berkeping dua di golongkan menjadi beberapa suku (familia), diantaranya: a) Suku getah-getahan (Euphorbiceae), misalnya karet, lancuran, singkong dan puring. b) Suku terung-terungan (Solanaceae), misalnya terung, tomat, tembakau, cabai dan ceplukan cina. c) Suku jambu-jambuan (Myrtaceae), misalnya jambu biji, jambu air, dan cengkih. d) Suku komposite (Compositae),misalnya bunga matahari, aster, kenikir, dan dahlia. e) Suku Mimosaceae, misalnya petai cina, putri malu, saga, kembang merak, flamboyan dan ketepeng.
  5. 5.  KINGDOM ANIMALIA Dunia hewan (Kingdom Animalia) terdiri dari 9 filum. Delapan filum termasuk kelompokavertebrata dan satu filum Chordata. i. Porifera (hewan berpori), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu: a. Calcarea, misalnya Scypha, Grantia, Sycon. b. Hexatinellida, misalnya Pheronema, Hyanolema. c. Demosporgia, misalnya Cliona, Spongilla, Thenea, Halisarca, Euspongia. ii. Coelenteranta (hewan berongga), yang terbagi menjadi 4 kelas, yaitu: a. Hydrozoa, misalnya Hydra, Obelia, Physalia. b. Scyphozoa, misalnya Aurelia (ubur-ubur), Pelagia, Atolia. c. Anthozoa, misalnya Tubipora, Corallium (koral), Euplexaura (akar bahar). d. Ctenopora, misalnya, misalnya Ctenoplana, Cestum, Mertensia, Hormiphora iii. Platyhelminthes (cacing pipih), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu: a. Turbellaria (cacing berambut getar), misalnya Planaria, Bipalium. b. Trematoda (cacing hisap), misalnya Fasciola hepatica (cacing hati). c. Cestoda (cacing pita), misalnya Taenia solium, Taenia saginata. iv. Nemathelminthes (cacing gilig), yang terbagi menjadi 2 kelas, yaitu: a. Nematoda, misalnya Ascaris lumbricoides, Oxyurisvermicularis (kermi). b. Nematomorpha, misalnya Gordius, Nectonema. v. Annelida (cacing gelang), yang terbagi menjadi 3 kelas yaitu: a. Polychaeta (cacing berambut banyak), misalnya Eunice viridis (cacing palolo) dan Lycidice oele (cacing wawo). b. Oligochaeta (cacing berambut sedikit), misalnya Lumbricus terestis (cacing tanah), pheretima, tubifex. c. Hirudinea (lintah), misalnya Hirudo medicinalis (lintah), Haemadipso zeylanica (pacet). vi. Echinodermata (hewan berkulit duri) , yang terbagi menjadi 5 kelas, yaitu: a. Asteroidea, misalnya Asterias vulgaris (bintang laut).
  6. 6. b. Echinodea, misalnya Diadema (bulu babi), Strongylocentrotus (landak laut). c. Ophiuroidea, misalnya Ophiura (bintang ular). d. Crinoidea, misalnya Antedon (lili laut). e. Holothuroidea, misalnya Thyone briereus (teripang).vii. Mollusca (hewan lunak), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu : a. Gatropoda, misalnya Achatina fulicia (bekicot), Limnea. b. Cephalopoda, misalnya Octopus vulgaris (gurita), Sepia (cumi-cumi),Nautilus. c. Lamellibranchiata, misalnya Corbicula (remis), Maleagrina (kerang).viii. Arthopodha (hewan berbuku-buku), yang terbagi menjadi 4 kelas, yaitu : a. Insecta (serangga), misalnya semut, rayap, kupu-kupu, belalang, lalat. b. Crustacea (udang-udangan), misalnya udang, kepiting fan ketam. c. Arachnoidea (laba-laba), misalnya kalajengking, caplak, laba-laba. d. Myriapoda (lipan), misalnya keluwing, lipan.ix. Chordata, yang terbagi menjadi 4sub filium, yaitu : a. Hemichordata. b. Chephalochordata. c. Hemichordata. d. Vertebrata. Hewan Bertulang Belakang (vertebrata) Vertebrata adalah salah satu sub filum Chordata. Kelompok ini di bedaka menjadi 5 kelas, yaitu : 1. Pisces (ikan) yang terbagi menjadi 2 sub kelas, yaitu : a. Chondrichtyes (ikan bertulang rawan), misalnya ikan hiu, cucut, ikan pari. b. Osteichtyes (ikan bertulang sejati), misalnya kakap, tongkol, gurami, lele. 2. Amphibia (amfibi) yang terbagi menjadi 3 ordo (bangsa), yaitu : a. Urodella (amfibi berekor), misalnya salamander. b. Anura (amfibi tak berekor), misalnya katak hijau, kodok bangkong.
  7. 7. c. Apoda (amfibi tak berkaki), misalnya Siphonops annulatus, Lectyosis glutinosis. 3. Reptilia (hewan melata) yang terbagi menjadi4 ordo yaitu : a. Squamata (reptil bersisik), misalnya komoda, ular, kadal, bunglon. b. Chelonia (bangsa kura-kura), misalnya kura-kura, dan penyu. c. Crocodillia (bangsa buaya), misalnya buaya, aligator. d. Rhyncoctephalia, misalnya Tuatara. 4. Aves (unggas) yang terbagi menjadi 3 sub kelas, yaitu : a. Paleograthae, misalnya burung onta, kasuari, kiwi. b. Impenes, misalnya pingguin. c. Neograthae, misalnya blekok, camar, ayam, betet, bangau. 5. Mamalia (hewan menyusui) yang terbagi menjadi 6 ordo, di antaranya : a. Monotremata (mamalia bertelur), contohnya Platypus. b. Marsupialia (mamalia berkantung), contohnya kangguru, koala. c. Rodentia, misalnya tikus, tupai. d. Cetacea, misalnya paus. e. Primata, contohnya : kera, lutung, gorila. f. Carnivora, contohnya : kucing, anjing, musang, singa.SKL 23: Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem a. Satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem: 1. Individu 2. Populasi 3. Komunitas 4. Ekosistem b. Macam-macam ekosistem: 1. Berdasarkan proses terjadinya: - Ekosistem alami (contoh: padang rumput, gurun, gunung, dan laut)
  8. 8. - Ekosistem buatan (contoh: kolam, sawah, waduk, dan kebun) 2. Berdasarkan tempatnya: - Ekosistem air (contoh: laut, kolam, sungai, dan waduk) - Ekosistem darat (contoh: hutan, sawah, kebun, dan gurun) c. Perubahan ekosistem: d. Komponen-komponen ekosistem: e. Rantai makanan: Peristiwa makan dan dimakan dengan urutan dan arah tertentu. Dalam proses ini terjadi perpindahan energi dari produsen, konsumen lalu ke pengurai. Contoh: Jagung → belalang → burung pipit → elang → bakteri f. Jaring-jaring makanan: Beberapa rantai makanan yang saling berhubungan. Contoh: belalang kadal Jagung kelinci elang pengurai tikus ular g. Bentuk-bentuk simbiosis: 1. Mutualisme (sama-sama menguntungkan) 2. Parasitisme (yang satu diuntungkan, yang lain dirugikan) 3. Komensalisme (yang satu diuntungkan, yang lain tidak merasa rugi) 4. Predasi (organisme yang satu memangsa organisme yang lain) 5. Antibiosis (organisme yang satu memusnahkan organisme yang lain)SKL 24: Menjelaskan cara mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan A. Pencemaran Lingkungan 1. Ciri-ciri lingkungan Alami dan Tercemar Lingkungan alami adalah lingkungan yang keadaannya seimbang. Artinya komponen biotik dan abiotiknya dalam lingkungan tersebut dalam keadaan seimbang. Lingkungan tercemar adalah lingkungan yang keadaannya tidak seimbang lagi akibat adanya polutan (bahan pencemaran) yang masuk ke dalam lingkungan tersebut. Perbandingan ciri-ciri lingkungan alami dan lingkungan tercemar:
  9. 9. Lingkungan / Ekosistem Alami Tercemar • Sungai • Airnya jernih, tidak • Airnya berubah warna, berbau berau dan berwarna. busuk dan penuh dengan sampah. • Didalamnya masih banyak hewan dan • Didalamnya hanya di tumbuhi tumbuhan yang jenis ganggang tertentu yang hidup. tahan terhadap pencemaran. • Permukiman • Udaranya segar dan • Udaranya panas sejuk. • Udara penuh dengan asap • Tidak ada asap kendaraan dan pabrik. kendaraan dan pabrik. 2. Macam-Macam Pencemaran LingkunganMacam Pencemaran Jenis PolutanMenurut tempat terjadinya Pencemaran udara - radioaktif - gas karbondioksida - gas karbonmonoksida - partikel padat : bakteri, virus. Pencemaran air - limbah industri - sampah anorganik Pencemaran tanah - sampah plastik - deterjen - zat kimia dari pertanian Pencemaran suara - frekuensi suara yang melebihi batas ambang.Menurut bahan pencemar Kimiawi - zat radioaktif
  10. 10. - deterjen Biologi - mikroorganisme Fisik -kaleng, botol, plastik dan karet.Menurut tingkat Iritasi ringan - gas buangan sepeda motorpencemaran menyebabkan mata pedih. Sakit kronis - Hg menyebabkan kanker dan bayi lahir cacat. 1. Bahan-Bahan Pencemaran Lingkungan a. Kimiawi Berupa zat radioaktif, logam berat {Hg, Pb, As, Cd, Cr dan Ni}, pupuk anorganik, pestisida, deterjen dan minyak. Bahan-bahan ini dapat berasal dari rumah tangga, pabrik, pertanian dan kendaraan bermotor. b. Fisik Berupa kaleng-kaleng, botol, plastik, karet, asap dan debu. Bahan ini dapat berasal dari limbah rumah tangga, pabrik dan kendaraan bermotor. c. Biologi Berupa mikroorganisme seperti Echerichia coli, Entamoeba coli dan Sallmonelia typosa. Limbah ini dapat berasal dari kotoran manusia dan hewan. 2. Akibat Pencemaran Lingkungan. Beberapa akibat dari pencemaran adalah: 1. Adanya hujan masam 2. Peningkatan suhu secara global 3. Kematian microorganisme sehingga menghambat proses penguraian zat organik menjadi anorganik. 4. Kanker, bayi cacat akibat radioaktif. 5. Kematian ikan akibat kebocoran tangker dan bahan peledak. 6. Menggangu kesehatan manusia karena virus, bakteri dan debu. 7. Berkurangnya keanekaragaman hayati karena pemilihan bibit unggul. 8. Eutrofikasi 9. Biologikal magnifikasi
  11. 11. 10. Resistensi hama meningkat.3. Alternatif Penanggulangan Pencemaran Lingkungan. Pencemaran lingkungan akan menimbulkan perubahan pada bagian lain secara berantai. Tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan dampak negatif dalam jangka waktu yang panjang, jika tidak segera di upayakan untuk mengatasinya. Dengan akal, ilmu, dan pikirannya manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan menciptakan tekhnologi untuk kesejahteraan hidupnya dan sekaligus menggatasi dampak pencemaraan lingkunggan. Beberapa alternatif penanggulangan pencemaran adalah: 1. Pengembangan Rekayasa Genetika a) Adanya pejantan mandul dalam bidang pertanian. b) Tanaman transgenetik merupakan tanaman yang resisten terhadap hama tanaman atau disebut juga pestisida biologis. Microorganisme yang terlibat dalam diantaranya: - Bacillus thuringienis yang dapat membunuh larva dari berbagai jenis insektisida. Dengan kata lain,bakteri ini dapat menghasilkan toksin dalam alat pencernaan larva insektisida. - E.coli dan B.substilis dapat diisolasi serta membunuh jenis insektisida lepidoptera. Contoh: jagung Bt, kapuk Bt. 2. Penggunaan mikroorganisme a) Clostidium batyricum dapat menghasilkan gas hidrogen sebagai bahan bakar non polusi. b) Bakteri Metanobacteriummenghasilkan biogas dari kotoran. 3. Pendaurulangan 4. Pengunaan tenaga surya,tenaga angin sebagai sumber enrgi. 5. Reboisasi, paru-paru kota 6. Filter asap pabrik 7. Pemberian sansi terhadap individu yang mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan. 8. Melepaskan predator untuk hama tanaman pertanian.4. Akibat Pencemaran Secara Global a. Hujan Asam Penyebab hujan asam adalah terdapatnya senyawa: NO͓ dan SO di udara yangbereaksi dengan air yang membentuk persenyawaan yang bersifat asam. Hujan asam berdampak:
  12. 12. 1) PH air akan turun. Jika turunya PH berlebihan komunitas biota ekosistem air akan terganggu. 2) Mencuci zat hara tanah, akibatnya tanah menjadi tandus dan pertumbuhan tanaman terganggu. 3) Merusak banggunan. 4) Senyawa NO͓ dan SO dapat menyebabkan iritasi mata, hidung,paru-paru.b. Penipisan Lapisan Ozon Penyebabnya yaitu pencemaran udara oleh CFC yang mengikat partikel ozon. Penipisan lapisan ozon menyebabkan Intensitas sinar ultravioletke permukaan bumi meningkat.c. Efek Rumah Kaca Efek rumah kaca disebabkan oleh terdapat gas yang mampu memberikan efek rumah kaca di udara dalam jumlah yang terus meningkat gas tersebut terdiri atas CO2, Nitrogen oksida, uap air, CFC. Gas-gas tersebut bergabung membentuk awan yang bersifat seperti kaca, yaitu dapat di tembus cahaya matahari tetapi menyerap sinar panas (sinar infra merah). Lalu panas di pantulkan ke permukaan bumi. Peningkatan efek rumah kaca akan menaikan suhu permukaan bumi yang di sebut pemanasan global.
  13. 13. B. Penebangan Hutan Hutan memiliki fungsi ekologis yang penting, antara lain pengatur suhu lingkungan, pengaturkelembaban, pengatur cadangan air, penyedia oksigen, mencegah erosi, menghambat angin,tempat berlindung dan berkembangbiaknya satwa, penghasil buah dan kayu. Selain itu hutanberperan sebagai paru-paru bumi yang mempengaruhi iklim di dunia (global). Jika hutan rusak,maka kadar CO2 meningkat sehingga suhu bumi semakin panas. Akibatnya terjadi perubahan iklimglobal, badai topan, banjir dan bencana alam. Di Indonesia, hutan kian menyempit karena banyak penebangan karena ekonomis tanpamempertimbangkan dampak ekologisnya. Dampak negatif dari penebangan hutan antara lain: a. Di musim hujan terjadi banjir dan lapisan tanah subur terkikis terbawa air (erosi). b. Struktur tanah menjadi labil sehingga mudah longsor c. Persedian air dan tanah berkurang d. Kadar CO2 meningkat e. Persedian oksigen berkurang. Upaya mengatasi kerusakan hutan : 1. Reboisasi /penanaman kembali di lahan-lahan yang gundul. 2. Penebangan hutan secara selektif (tebang pilih) 3. Sosialisasi UU penebangan hutan agar di mengerti oleh masyarakat pengguna hutan.SKL 25: Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup Makhluk hidup merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan manusiauntuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Walaupun makhluk hidup memiliki kemampuan untuk
  14. 14. berkembangbiak, namun jika penggunaan sumber daya alam tersebut tidak di batasi dapatmengakibatkan habisnya sumber daya alam. Dalam bidang biologi, keutuhan keanekaragamanhayati sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Jika suatu spesies penyusunekosistem punah, maka ekosistem tersebut akan rusak. Dalam bidang ekonomi, keanekaragamanmakhluk hidup sangat bermafaatsebagai sumber pangan bagi penduduk dunia yang jumlahnyasemakin meningkat. KTT Bumi tahun 1992 di Rio De Jenario Brazil telah menghasilkan konvesikeankekaragaman hayati dan Indonesia merupakan salah satu penandatangan konvesi tersebut.Dalam usaha pelestarian keankaragaman hayati, Indonesia merupakan salah satu negara yangsangat berkepentingan karena Indonesia kaya akan flora dan fauna. Di perkirakan sebagian besarjenis spesies makhluk hidup yang ada di sunia 17% terdapat di Indonesia. Makhluk hidup tersebutsebagian besar terdapat di ekosistem hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis yang banyak di jumpai di daerah Amerika tengah, Afrika dan AsiaTenggara memiliki manfaat sebagai berikut : a. Mencegah erosi b. Mempengaruhi kesuburan tanah c. Mempengaruhi persedian air. Penebangan hutan dan perburuan liar menyebabkan perubahan lingkungan dengan berbagaidampak yang huruk. Beberapa akibat penebangan hutan : 1. Erosi 2. Banjir 3. Berkurangnya persedian air 4. Berkurangnya kesuburan tanah 5. Berkurangnya persediaan SDA hayati. Pelestarian sumber daya alam hayati (hewan dan tumbuhan) dapat dilakukan dengan dua carayaitu : 1. Pelestarian in situ Yaitu pelestarian hewan dan tumbuhan yang tetap berada pada habitat aslinya. Contohnya pelestarian komodo di Pulau Komodo (NTT) dan Badak Jawa di Ujung Kulon.
  15. 15. 2. Pelestarian ex situ Yaitu pelestarian hewan dan tumbuhan dengan cara memindahkan individu dari habitat aslinya ke tempat lain. Contoh pelestarian ex situ tumbuhan dilakukan di kebun botani atau di kebun koleksi. Contoh kebun koleksi ada di Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bedugul. Pelestarian ex situ hewan di lakukan di kebun binatang. Pelestarian hutan dan hewan liar dapat dilakukan dengan membuat cagar alam, suakamargasatwa, taman nasional, taman wisata,taman laut, hutan wisata. 1. Cagar Alam 2. Suaka Margasatwa 3. Taman Nasional 4. Taman Wisata 5. Taman Laut 6. Hutan Wisata. 1. Cagar Alam adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki tumbuhan, satwa dan ekosistem yang khas sehingga perlu di lindungi agar tumbuh alami. Contoh cagar alam di Pananjung (Jawa Barat) dan Nusa Kambangan (Jawa Tengah). 2. Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang memilki ciri khas keanekaragaman dan keunikan jenis satwa, sehingga perludi lakukan pembinaan terhadap habitatnya untuk menjaga kelangsungan satwa yang ada. Contoh suaka margasatwa adalah Baluran dan Meru Betri (Jawa Timur). 3. Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memilki ekosistem asli dan dikelola dengan sistem zonasasi. Kawasan ini di manfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan budi daya. Contoh taman nasional komodo di NTT dan Tanjung Puting Kalimantan Tengah. 4. Taman Wisata adalah kawasan taman yang secara khusus dibina dan di pelihara untuk kepentingan pariwisata atau rekreasi. Contoh taman wisata Danau Towuti di Sulawesi Selatan dan Tangkuban Perahu di Jawa Barat. 5. Taman Laut adalah kawasan laut yang dijadikan cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata, contoh taman laut di kawasan Laut Kepulauan Karimun Jawa (Jawa Tengah) dan taman Bunaken di Sulawesi Utara.
  16. 16. Beberapa tindakan yang dapat di lakukan untuk pemanfaatan sumber daya alam hayatisecara hemat dan berkelanjutan adalah : 1. Tebang pilih 2. Pengembangan budidaya 3. Reboisasi.SKL 26: Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkunganFaktor penyebab ledakan penduduk: a. Angka natalitas (kelahiran) tinggi b. Angka mortalitas (kematian) rendah c. Perekonomian meningkat d. Kesehatan penduduk meningkat e. Pendidikan kependudukan kurangDampak Ledakan Penduduk Kekurangan Pangan karena ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dengan jumlah pangan yang tersedia. Semakin Sempitnya lahan Pertanian. Hal ini disebabkan karena penggunaan lahan pertanian yang subur untuk perumahan atau mendirikan gedung dan pabrik. Meningkatnya Tindakan Kriminilitas.Usaha Untuk Mencegah Ledakan Penduduka. Menjalankan KBb. Adanya UU poerkawinan.Usaha Untuk Mengimbangi Pertumbuhan Penduduk.a. Mencari sumber makanan barub. Menciptakan Lapangan kerjac. Menambah sarana pendidikand. Pemerataan pendudukSKL 27: Menjelaskan bagian dan fungsi alat gerak pada sistem gerak manusia
  17. 17. Sistem gerak tersusun atas sistem gerak pasif (sistem kerangka) dan sistem gerak aktif (sistemotot) A. Sistem kerangka Kerangka manusia merupakan kerangka dalam, yang tersusun dari tulang keras (osteon) dan tulang rawan (kartilogo). Fungsi rangka: 1. Untuk mengerakkan tubuh serta menentukan bentuk tubuh. 2. Melindungi alat-alat tubuh yang penting dan lunak (otak, jantung, dll) 3. Tempat melekatnya otot-otot 4. Temat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih 5. Alat gerak pasif Persendian Persendian adalah hubungan antara dua tulang atau lebih. 1. Sendi Mati (Sinarthrosis) Yaitu hubungan antara tulang satu dengan tulang lain yang tidak mungkin adanya pergerakan. Misalnya pada hubungan antara tulang-tulang tengkorak. Sambungan antara tulang-tulang tengkorak tersebut terlihat seperti jahitan tepi pakaian. Bagian ini yang dinamakan sutura. 2. Sendi Kaku (Amfiarthrosis) Yaitu hubungan antara tulang satu dengan tulang lain yang memungkinkan sedikit pergerakan. Permukaan persendian dipisahkan oleh bahan antara (seperti tulang rawan). Misalnya pada tulang rusuk dan tulang dada. 3. Sendi Gerak (Diarthosis) Yaitu hubungan antar tulang-tulang yang memungkinkan terjadinya pergerakan bebas. Berdasarkan arah geraknya sendi gerak dapat di bedakan menjadi sendi peluru, sendi engsel, sendi putar dan sendi pelana. a. Sendi Peluru
  18. 18. Yaitu persendian yang memungkinkan salah satu tulang bergerak ke semua arah. Persendian ini di cirikan dengan salah satu ujung tulang membulat tepat masuk ke dalam sebuah rongga cawan (mangkok) tulang yang lain, seperti bola dalam dalam sebuah cawan. Misalnya persendian antara tulang paha dengan gelang panggul, dan persendian antara tulang lengan atas dengan gelangan bahu. b. Sendi Putar Yaitu persendian yang memungkinkan salah satu tulang memutari tulang yang lain yang berfungsi sebagai porosnya. Misalnya persendian antara tulang atlas dengan tengkorak dan persendian antara tulang hasta dengan tulang pengupil. c. Sendi Engsel Yaitu persendian yang memugkinkan gerakan satu arah, seperti geraka daun pintu membuka dan menutup. Misalnya pada persendian siku dan lutut. d. Sendi pelana Yaitu persendian yang memungkinkan gerakan dua arah. Misalnya persendian antara tulang telapak tangan dan tulang pangkal ibu jari berhadapan dengan jari- jari yang lain. Sendi peluru sendi Engsel Sendi PutarB. Otot 1. Otot polos Otot polos mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : a. Tersusun oleh sel otot polos yang bentuknya gelondong, yaitu bagian tengah mengembung / besar dan bagian ujungnya meruncing. b. Tiap sel memilki satu inti sel yang letaknya di tengah c. Warnanya polos tidak ada garis-garis gelap terang.
  19. 19. d. Bekerja di luar kesadaran sehingga disebut otot tak sadar e. Reaksi terhadap rangsang lambat, tetapi tidak cepat lelah.2. Otot lurik Otot lurik memiliki ciri-ciri seperti berikut : a. Tersusun dari sel otot lurik yang membentuk serabut memanjang. b. Tiap sel memilki banyak inti c. Dilihat dengan mikroskop tampak bagian gelap terang yang berselingan sehingga disebut otot seran lintang. d. Bekerja dipengaruhi oleh kesadaran sehingga disebut otot sadar. e. Reaksi terhadap rangsang cepat sehingga cepat lelah.3. Otot Jantung Otot jantung memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a. Tiap sel memiliki satu inti di tengah b. Tersusun oleh sel otot yang bentuknya seperti otot lurik c. Bekerja di luar kesadaran
  20. 20. d. Kontraksinya teratur.Berdasarkan cara kerjanya otot dapat dibedakan menjadi :1) Otot sinergisYaitu hubungan antar otot yang cara kerjanya saling mendukung/bekerja sama/menimbulkangerakan yang searah.Contohnya : o Seluruh otot pronator yang mengatur pergerakan telapak tangan untuk menelungkup. o Seluruh otot supinator yang mengatur pergerakan telapak tangan m enengadah.2) Otot antagonisYaitu hubungan antar otot sayng cara kerjanya saling berlawanan/bertolak belakang/tidak searah.Macamnya:Otot ekstensor (meluruskan) dengan fleksor (membengkokkan).Otot abductor (menjauhi sumbu badan) dengan adductor (mendekatisumbu badan).Otot supinator (menengadah) dengan pronator (menelungkup).Otot depressor (gerakan ke bawah) dengan elevator (gerakan ke atas).Kelainan pada tulang dan ototPenyebab kelaian oleh :  Kuman penyakit.  Kelainan susunan tulang dan sendi.  Kebiasaan sikap duduk yang salah.  Kebiasaan aktivitas kerja yang berlebihan.  Kurang gizi.  Kecelakaan.Macam kelainan pada sistem gerak i. Fraktura /patah tulang
  21. 21. Yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot). ii. OsteoporosisYaitu kelainan pada tulang yang disebakan karena adanya pengeropososan tulang. Hal ini karenatubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan Calcium secara normal. iii. Fisura/retak tulangYaitu kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang, akibat kecelakaaan. iv. LordosisYaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung pada daerahlumbalis. Ha ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang. v. SkolisosisYaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung ke araah lateral. Halini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S. vi. KifosisYaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yanag terlalu membengkok kebelakang.SKL 28: Menjelaskan proses pencernaan makanan dan enzim-enzim yang berperan pada prosestersebut 1. Proses pencernaan makanan pada manusia dapat dibedakan sebagai berikut : a. Pencernaan Mekanis Yaitu perubahan bentuk makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk halus. b. Pencernaan Enzimatis / Khemis Yaitu pencernaan makana menggunakan enzim. 2. Alat-alat pencernaan makanan pada manusia : a. Mulut dengan gigi dan ludah. d. Usus halus b. Kerongkongan e. Usus besar c. Lambung f. Rectum dan anus. 3. Kelenjar-kelenjar pencernaan pada manusia a. Kelenjar ludah d. Usus halus
  22. 22. b. Lambung e. hati c. PankreasNo. Asal Nama Tempat Fungsi enzim enzim bekerjnya enzim1. Mulut pitalin mulut Mengubah zat tepung menjadi gula2 Lambung Renin Lambung Mengendapkan kasein (protein susu) dari air susu. pepsin lambung Menguraikan protein menjadi protein molekul yang lebih kecil.3. Pankreas Amilopsin Usus halus Menguraikan zat tepung menjadi glukosa Lipase Usus halus Menguraikan zat lemak menjadi asam lemak & gliserol Usus halus Usus halus Menguraikan protein menjadi asam amino Usus Maitose Usus halus Menguraikan meitosa menjadi glukosa Halus Sukrase Usus halus Menguraikan sukrosa menjadi glukosa & fruktosa laktase Usus halus Menguraikan laktosa menjadi glukosa & glaktosa
  23. 23. 4. Gangguan dan Penyakit pada sistem Pencernaan a. Appendiksitis Yaitu peradangan pada umbai cacing. b. Sembelit Yaitu suatu keadaan fases sulit keluar karena makanan yang dimakan kurang mengandung serat. c. Diare Yaitu suatu kondisi fases saat dikeluarkan terlalu encer. Disebabkan oleh peradangan pada usus halus/besar. d. Gondong Yaitu peradangfan pada ludah dekat telinga karena virus. e. Kolik Yaitu salah cerna akibat makanan yang merangsang lambung, seperti alkohol dan cabai yang mengakibatkan rasa nyeri.SKL 29: Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusiaJantung manusia dan hewan mamalia terbagi menjadi 4 ruangan yaitu : bilik kanan, bilik kiri,serambi kanan, dan serambi kiri. Pada dasarnya sistem transpor pada manusia dan hewanmamalia adalah sama. A. Darah 1. Komposisi Darah a. Plasma darah terdiri dari serum dan fibrinogen b. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan keping-keping pembeku darah. 2. Fungsi Darah a. Mengedarkan oksigen, oleh sel darah merah b. Mengedarkan sari makanan, oleh plasma darah c. Mengedarkan hormon, oleh plasma darah d. Mengangkut oksidasi, oleh plasma darah e. Membantu menutup luka, oleh keping-keping darah f. Membunuh kuman penyakit, oleh sel darah putih. B. Jantung
  24. 24. C. Pembuluh Darah Pembuluh nadi Pembuluh balik Tempat Agak ke dalam Dkt dgn permukaan tubuh Dinding pembuluh Tebal, kuat, dan elastis Tipis, tidak elastis Aliran darah Berasal dari jantung Menuju ke jantung Denyut Denyut terasa Denyut tidak terasa Katup Di satu tempat dkt jantung Sepanjang pembuluh Bila ada luka Darah memancar keluar Tidak memancarD. Sistem peredaran darah tertutup dan terbuka Ada dua macam peredaran sehingga disebut peredaran darah rangkap (ganda) yaitu : a. Peredaran darah kecil Jantung (serambi kanan) →bilik kanan→paru-paru→jantung (serambi kiri) b. Peredaran darah besar Jantung (serambi kiri) →bilik kiri→ seluruh tubuh →jantung (serambi kanan)E. Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain:
  25. 25. 1. Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak) 2. Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah 3. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis 4. Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur 5. Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak. 6. Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak . 7. Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas) 8. Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali. 9. Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu. 10. Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun. 11. Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosisSKL 30: Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal) A. Ginjal Ginjal berjumlah 2 buah dan terletak di dalam rongga perut pada bagian belakang (punggung). Organ ini berfungsi sebagai alat untuk menyaring darah. Zat-zat yang di saring oleh ginjal terbanyak adalah : - Air - Garam - Amonia - Urea Selain zat-zat diatas, apabila kadar gula dalam darah terlalu tinggi, maka kelebihan gula dalam darah akan di keluarkan melalui ginjal. Keadaan ini menyebabkan air seni menggandung gula dan disebut penyakit kencing manis.
  26. 26. Kedudukan ginjal di dalam tubuhGinjal menerima sejumlah besar pasokan arteri. Volume darah yang menggalir ke ginjal dariberbagai bagian tubuh kurang lebih 200 ml darah yang di pompa dari jantung setiap menit.Setelah di saring dalam ginjal, darah kemudian di kembalikan ke sirkulasi tubuh. Bagaimana ginjalbekerja? 1. Filtrasi (Penyaringan) Filtrasi adalah penyaringan zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah terjadi dalam kapsul Bowman. Hasilnya dalah urine primer yang mengandung air, asam amino, glukosa, garam- garaman, urine, asam urat dan sedikit hormon.
  27. 27. 2. Reabsorbsi (penyerapan kembali) Reabsorbsi terjadi pada penyaluran, yaitu penyerapan kembali bahan-bahan yang di butuhkan tubuh. Zat-zat yang di reabsorbsi adalah air, glukosa, asam amino, garam- garaman3. Augmentasi Augmentasi terjadi fdalam saluran penyerapan kedua di saluran ini kembali terjadi penyerapan air, garam-garaman, ion-ion, sehingga urine bertambah pekat akhirnya akan masuk ke dalam saluran pengumpul. Dari 180 liter air yang di saring oleh kapsul Bowman setiap hari, hanya satu liter air yang di ekskresikan sebagai urine. Sisanya termasuk 99% air di serap kembali oleh tubuh.
  28. 28. SKL 31: Menjelaskan sistem saraf pada manusia A. Sistem koordinasi Sistem koordinasi manusia terdiri dari sistem saraf dan sistem hormon. 1. Sistem Saraf Sistem saraf merupakan sistem koordinat (pengaturan tubuh ) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat, pemprosesan impul saraf dan perintah untuk memberi tanggapan rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sitem saraf adalah sel saraf atau neuron. Untuk mengenalinya, perhatikan gambar berikut :Gerakan berdasarkan tanggapan impuls 1. Gerak biasa merupakan gerakan yang disadari dan impuls akan diolah oleh SSP (otak dan medulla spinalis) terbeih dahulu sebelum terjadi gerakan. Skema/bagan gerakan biasa Impuls  reseptor  neuron sensorik  medulla spinalis  otak  Medulla spinalis  interneuron  neuron motorik  Efektor  gerakan
  29. 29. 2. Gerak refleks merupakan gerakan yang tanpa disadari karena menanggapi impuls secara langsung. Sehingga sifat gerakan ini tidak diolah terlebih dahulu oleh otak. Jarak terpendek efektor dalam menanggapi impuls disebut dengan lengkung refleks. Skema/bagan gerak refleks Impuls  reseptor  neuron sensorik  medulla spinalis  interneuron  Neuron motorik  efektor  gerakan.SKL 32: Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhanA. Struktur dan Fungsi Akar Tumbuhan Secara umum akar berfungsi menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Selain ituakar juga berfungsi sebagai alat pernafasan, menegakkan berdirinya batang dantempat cadangan makanan. Terdapat dua macam sistem perakaran pada tumbuhan yaitu akar serabut dantunggang. Ciri kedua sistem perakaran adalah sebagai berikut :• Akar serabut:berbentuk seperti serabut, tumbuh dari pangkal batang sebagai penggantiakar primer atau akar lembaga yang mati. Terdapat pada tumbuhan monokotil.• Akar tunggang: merupakan akar primer atau akar lembaga yang tumbuh terus membesardan memanjang, sehingga menjadi penopang tegaknya tumbuh tumbuhan. Dalamperkembangannya akan terbentuk cabang-cabang akar yang lebih kecil. Terdapat padatumbuhan dikotil. Apabila disayat tipis secara melintang, akar tersusun atas lapisan-lapisan jaringandari luar ke dalam sebagai berikut: 1. Epidermis merupakan lapisan terluar. Lapisan ini tersusun atas sel-sel yang rapat satu sama lain tanpa ruang antar sel dan berdinding tipis. 2. Korteks (kulit luar) merupakan lapisan di bawah epidermis, tersusun atas parenkim (jaringan dasar), banyak memiliki ruang antar sel yang berguna untuk pertukaran gas. 3. Endodermis (kulit dalam), fungsinya untuk mengatur jalannya air dan garam mineral dari korteks ke silinder pusat. Endodermis sebenarnya adalah korteks paling dalam. 4. Silinder pusat (stele) merupakan bagian yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut yang terdiri atas floem dan xilem. Selain bagian-bagian tersebut di atas, pada struktur akar muda, apabila disayat
  30. 30. membujur akan tampak bagian-bagian:1. Jaringan meristem (titik tumbuh)2. Tudung akar (kaliptra) berfungsi sebagai pelindung akar ketika menembus lapisan tanah.B. Struktur dan Fungsi Batang Tumbuhan Batang merupakan penghubung antara akar dan daun. Struktur anatomi batangsecara umum terdapat tiga daerah pokok yaitu epidermis, korteks dan silinder pusat (stele).Pada tumbuhan dikotil, batas antara ketiga daerah tersebut nampak jelas, sedangkan padamonokotil batas antara korteks dan stele (silinder pusat) tidak jelas.1. Epidermis merupakan lapisan terluar dari batang yang berfungsi untuk melindungibagian dalamnya. Untuk itu disebelah dalam epidermis terdapat lapisan gabus yang tidaktembus oleh air dan gas. Untuk menjaga kelangsungan pertukaran gas, maka pada batangterdapat celah-celah kecil yang tampak seperti lensa-lensa kecil yang disebut lentisel(lentikulus = lensa kecil).2. Korteks terletak di sebelah dalam epidermis. Jaringan terdiri atas beberapa lapis seldengan rongga-rongga udara di antara sel-selnya. Jaringan ini berfungsi sebagai tempatpertukaran gas.3. Endodermis merupakan jaringan tipis antara korteks dan silinder pusat.4. Silinder pusat merupakan bagian dalam dari batang. Pada bagian ini terdapat berkaspembuluh. Setiap pembuluh terdiri atas xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis).Di antara xilem dan floem terdapat lapisan kambium. Berbeda pada dikotil, susunan berkaspembuluh pada monokotil tersebar tidak beraturan. Itulah sebabnya pada ukuran tertentubatang tumbuhan monokotil tidak dapat membesar lagi.C. Struktur dan Fungsi Daun Daun merupakan organ tumbuhan yang berfungsi untuk berlangsungnya fotosintesis, penyimpanan cadangan makanan, transpirasi, tempat pertukaran gas. Daun memilikibentuk ukuran dan susunan yang sangat bervariasi. Ada yang berbentuk bulat, elip, runcing,menjari, pita dan lain-lain. Susunan daun yang lengkap memiliki bagian upih atau pelepah daun, tangkai daundan helaian daun. Setiap daun memiliki tulang daun yang berfungsi memberikan kekuatanpada daun serta tempat berkas pengangkut. Tulang daun dibedakan menjadi tiga yaitu ibu
  31. 31. tulang daun, tulang cabang daun dan urat daun. Apabila kita membuat sayatan melintang,maka akan tampak jaringan penyusun daun terdiri atas: 1. Kutikula (lapisan lilin), untuk mencegah terjadinya penguapan air dari dalam daun. 2. Epidermis atas berfungsi sebagai jaringan pelindung 3. Lapisan mesofil (lapisan daging daun) yang terdiri dari: – jaringan tiang/jaringan pagar/palisade, merupakan jaringan yang berderet seperti pagar. – Jaringan bunga karang/spons, terdiri atas bagian yang tidak beraturan dan memiliki ruang antar sel. Mesofil mengandung paling banyak klorofil dan berfungsi sebagai tempat fotosintesis. 4. Epidermis bawah, terdapat sel-sel yang berubah fungsi menjadi sel penutup membentuk mulut daun atau stomata. Stomata berfungsi untuk transpirasi. Pada tumbuhan air, stomata banyak terdapat di epidermis atas, sedang tumbuhan darat stomata terdapat di epidermis bawah. D. Struktur dan Fungsi Bunga Bunga merupakan modifikasi dari organ pokok pada tumbuhan biji yang berfungsisebagai alat perkembangbiakan. Bunga memiliki empat (4) bagian utama yaitu: 1. Perhiasan bunga terdiri dari (a) kelopak bunga (kaliks), (b) mahkota bunga (korola) 2. Alat perkembangbiakan terdiri dari (a) Benang sari (stamen) dan (b) Putik (pistilum). Benang sari merupakan alat kelamin jantan yang terdiri atas tangkai sari (filamen) dan kepala sari yang menghasilkan serbuk sari. Putik merupakan alat kelamin betina yang terdiri dari tiga (3) bagian yaitu bakal buah, tangkai putik dan kepala putik. Tidak semua bunga mempunyai empat bagian utama tadi, sehingga berdasarkankelengkapan bagiannya, bunga dibedakan : 1. Bunga lengkap: apabila memiliki ke 4 bagian tadi, misalnya bunga sepatu. 2. Bunga tak lengkap: apabila tidak memiliki satu (1) atau lebih bagian bunga tersebut.Misalnya bunga kelapa. Berdasarkan kelengkapan alat perkembangbiakan, bunga dibedakan :
  32. 32. 1. Bunga sempurna: apabila mempunyai benang sari dan putik sekaligus dalam 1 tangkai bunga (bunga biseksual), misalnya bunga sepatu. 2. Bunga tak sempurna: apabila hanya mempunyai benang sari saja atau putik saja (bunga uniseksual), misalnya pada bunga salak. Pada beberapa tumbuhan, putik dan benang sari berada pada satu (1) individutumbuhan, hal ini disebut tumbuhan berumah satu (monoeceus), misalnya tanaman kacang,jagung, bunga sepatu. Sedang apabila putik dan benang sari berada pada individu yangberbeda disebut tumbuhan berumah dua (dieceus), misalnya tanaman melinjo, salak.E. Struktur dan Fungsi Buah Secara umum bagian buah terdiri atas kulit buah, daging buah dan biji. Berdasarkan perkembangannya buah dibedakan menjadi empat yaitu: 1. Buah sederhana yaitu buah yang timbul dari dinding bakal buah sebuah putik. Misalnya kurma, cherry. 2. Buah ganda, yaitu buah yang tumbuh dan berkembang dari beberapa putik dalam bunga yang sama. 3. Buah majemuk, yaitu buah yang tumbuh dan berkembang dari putik beberapa bunga yang berbeda dan semua terpadu, misalnya nanas. 4. Buah pelengkap, yaitu buah yang tumbuh dari sebagian putik dan sebagian besar dari bagian bunga lain seperti penyangga dan organ bunga luar, misalnya apel.F. Sistem Pernapasan pada Tumbuhan: 1. Definisi : Respirasi merupakan Proses pemecahan zat-zat makanan untuk mendapatkanenergi. 2. Macam-macam Respirasi: a) Berdasarkan tempat berlangsungnya: 1) Respirasi Intramolekuler: Reaksinya : Ragi
  33. 33. C6H12O6 kelinci 2C2H2OH + 2CO2 + 21 Kal Contoh : Jamur ragi (Sacharomyces). 2) Respirasi Intraseluler Respirasi ini terjadi di dalam sel. Proses ini umumnya terrjadi pada tumbuhan tingkat tinggi. b) Berdasarkan Kebutuhan Oksigen 1) An Aerob: Respirasi yang tidak membutuhkan oksigen bebas. Contoh: ragi, bakteri tetanus. 2) Aerob: Respirasi yang membutuhkanoksigen bebas. Reaksi respirasi: C6H12O6 + 6O2 + 6H2O + E Contoh: bakteri asam cuka ( Clostridium acety ), bakteri asam susu, bakteri asam bongkrek, tumbuhan tingkat tinggi.3. Alat-alat penyerapan dan pengeluaran gas pada tumbuhan a. Stomata (mulut daun) b. Lentisel (celah-celah pada kulit batang) c. Akar gantung pada pohon beringin d. Akar udara pada beberapa jenis anggrek e. Akar napas pada pohon bakauG. Sistem Pencernaan Tumbuhan : Tumbuhan juga memerlukan makanan untuk pertumbuhannya. Pencernaan berkaitan erat dengan kepentingan tersebut, yaitu proses pemecahan zat makanan menjadi yang lebih sederhana dan larut dalam air sehingga dapat diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh. Macam-macam pencernaan :1. Pencernaan ekstra seluler. Proses pencernaan terjadi di luar sel, dengan cara sel mengeluarkan enzim-enzim.2. Pencernaan intra seluler
  34. 34. Proses ini terjadi di dalam sel. Contohnya: pada seluruh tumbuhan tingkat tinggi.H. Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan 1. Pengangkutan pada Tumbuhan Rendah a. Pengangkutan Ekstrafasikuler Pengangkutan yang tidak melalui pembuluh angkut yang dapat berlangsung secara : 1) Dari sel ke sel melalui plasmodesmata (simplas) 2) Melalui ruang antar sel (apoplas) b. Pengankutan Fasikuler : Pengangkutan yang melalui pembuluh angkut yaitu xylem dan floem. Faktor-faktor yang mempengaruhi naiknya air ke daun pada xylem adalah daya tekan akar, daya kapilaritas pembuluh kayu, daya isap daun I. Sistem PengeluaranBentuk-bentuk zat yang dikeluarkan dapat berupa gas atau cairan yang terdiri dari O2, CO2, air dan hasil kelenjar.Alat-alat pengeluaran dan cara pengeluarannya :1. Stomata (untuk gas) melalui proses penguapan / transpirasi2. Lentisel (untuk gas) melalui proses penguapan / transpirasi3. Kelenjar (untuk zat cair) melalui proses sekresi / eksresi4. Gutatoda (untuk zat cair) melalui proses gutasiSKL 33: Menjelaskan respon tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luarA. Gerak Endonom (gerak yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam tumbuhan sendiri)Gerak endonom terjadi juga secara spontan maka disebut gerak autonom. Contoh gerakendonom adalah : – gerak protoplasma pada sel-sel daun hidrylla. – Gerak melilitnya batang tanaman merambat seperti kacang panjang, gadung dan
  35. 35. kangkung bulan. Gerak ini juga disebut gerak NutasiB. Gerak Esionom (gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar) Gerak esionom dibedakan menjadi gerak nasti, tropisme dan taksis. 1. Nasti (gerak bagian tubuh tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah rangsangan yang diterimanya)Beberapa contoh gerak nasti adalah seismonasti, niktinasti dan termonasti.a. Seismonasti (gerak bagian tumbuhan karena sentuhan)Contohnya mengatupnya anak daun putri malu. Gerak seismonasti disebut juga tigmonasti. b. Nasti dan Fotonasti Niktinasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanyaperubahan terang ke gelap. Karena faktor yang berpengaruh adalah cahaya maka disebutjuga fotonasti. Contoh gerak niktinasti adalah mengatupnya anak daun polong-polonganpada senja hari.Contoh fotonasti yang lain (bukan niktinasti) adalah mekarnya bunga pukul empat (Mirabillis jalapa) pada sore hari dan mekarnya bunga-bunga pada saat matahari terbit.c. Nasti Kompleks (gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh banyak faktor) Contoh adalah mekanisme membuka menutupnya stomata (mulut daun). Mekanisme ini dipengaruhi cahaya, suhu, air dan zat kimia (terutama Kalium). Jadi mekanisme membuka menutupnya stomata adalah gabungan dari fotonasti, kemonasti, termonasti dan hidronasti. 2. Tropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah rangsangan) Tropisme terkait dengan laju pertumbuhan tanaman yang tidak seimbang antara sel-sel pada sisi yang satu dengan sel-sel sisi yang lain. Ada beberapa macam tropisme antara lain fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, tigmotropisme dan khemotropisme. a. Fototropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan cahaya) Fototropisme positif yaitu apabila gerak bagian tubuh tumbuhan tersebut mendekati arah cahaya, contohnya pada gerak ujung tanaman atau
  36. 36. ujung kecambah mendekati sumber cahaya. Fototropisme negatif yaitu bila gerak bagian tubuh tumbuhan tersebut menjauhi arah cahaya. Fototropisme negatif terjadi pada pertumbuhan ujung akar yang selalu menjauhi arah cahaya. b. Geotropisme / Gravitropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan gravitasi bumi) Geotropisme positif terjadi pada pertumbuhan akar yang selalu ke arah bawah. Geotropisme negatif terjadi pada pertumbuhan ujung batang menjauhi tanah. c. Tigmotropisme / Haptotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya rangsangan sentuhan) Contoh tigmotropisme adalah gerak membelitnya ujung sulurtumbuhan mentimun (familia Cucurbitaceae) pada suatu batang. d. Hidrotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan air) Contoh hidrotropisme adalah gerak perumbuhan akar ke arah sumber air (hidrotropisme positif). f. Khemotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya rangsangan zat kimia) Contoh khemotropisme adalah gerak pertumbuhan akar ke arah pupuk / zat hara dan juga arah pertumbuhan akar napas pada tanaman bakau untuk mencari oksigen (khemotropisme positif). 3. Taksis (gerak seluruh bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan dari luar) Contoh gerak taksis pada tumbuhan adalah gerak sel kelamin jantantumbuhan lumut dan tumbuhan paku ke arah sel kelamin betina karena pengaruh zat kimia(sukrosa) yang dihasilkan oleh arkhegonium (alat kelamin betina tumbuhan tersebut). Gerakini disebut khemotaksis positif. C. Gerak Higroskopis (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya perubahan kadar air) Beberapa contoh gerak higroskopik adalah : - pecahnya buah polong-polongan pada siang hari yang panas
  37. 37. - pecahnya buah karet pada siang hari yang panas - membuka menutupnya gigi peristom kotak spora tumbuhan lumutSKL 34: Menjelaskan proses fotosintesis berdasarkan percobaan tentang proses tersebutA. Pengertian Fotosintesis Fotosintesis berasal dari kata Foton berarti cahaya dan sintesis berarti menyusun.Jadi fotosintesis dapat diartikan suatu penyusunan senyawa kimia kompleks (organik) yangmemerlukan energi cahaya. Proses ini berlangsung di dalam kloroplas dengan bahankarbondioksida dan air menghasilkan zat makanan (amilium) dan oksigen. Kloroplas palingbanyak terdapat pada organ daun terutama jaringan palisade. Amilum hasil fotosintesis diedarkan keseluruh tubuh, dan sebagian disimpan diberbagai bagian tubuh dalam bentuk karbohidrat, lemak, protein dan zat organik lainnya.Zat-zat tersebut merupakan sumber makanan (energi) bagi organisme lain (konsumen).Secara ringkas bagan fotosintesis dapat dituliskan berikut ini. Cahaya matahari CO2 + H2O Amilum + O2 klorofil Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis 1. Cahaya 2. Karbondioksida 3. Suhu 4. Oksigen 5. Air 6. Usia daun dan kandungan klorofil Percobaan-percobaan tentang fotosintesis1. Percobaan Sachs, untuk menyelidiki adanya amilum pada daun yang terkena sinarmatahari. a. Pilihlah sehelai daun yang terkena sinar matahari seutuhnya (tidak terhalang oleh daun yang lain). Kemudian tutuplah sebagian permukaannya dengan kertas karbon atau kertas timah
  38. 38. b. Masukkan daun tersebut ke dalam air mendidih agar sel daun mati c. Kemudian masukkan ke dalam alkohol panas agar klorofilnya larut c. Celupkan ke dalam larutan iodium, agar zat tepungnya bereaksi dengan iodium. Ternyata bagian yang tertutup tidak berwarna biru, hal ini menunjukkan bahwa fotosintesis hanya terjadi pada bagian yang terkena sinar matahari. 2. Percobaan Ingenhousz, untuk menunjukkan timbulnya gas oksigen pada prosesfotosintesis a. Letakkan perangkat percobaan seperti pada gambar, di bawah sinarmatahari, tunggulah hingga gas yang dihasilkan dalam tabung cukupbanyak b. Tutuplah mulut tabung sewaktu masih ada di dalam air dengan ibu jari, kemudian angkat dan baliklah c. Bersamaan dengan dilepasnya ibu jari, masukkan lidi membara ke dalam tabung itu. Bila bara api bertambah terang, hal ini menunjukkan gas tersebut adalah oksigen hasil fotosintesis.SKL 35: Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsunganhidupnyaAdaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri denganlingkungannya.
  39. 39. Macam-macam AdaptasiAda banyak bentuk adaptif tubuh makhluk hidup supaya dapat bertahan hidup, bentukadaptif ini dapat berupa struktur tubuh, warna tubuh, fungsi alat tubuh dan lain-lain, yangsemuanya bertujuan untuk membantu bertahan hidup. Walaupun ada banyak cara makhlukhidup untuk beradaptasi tetapi secara garis besar adaptasi dibedakan menjadi 3 yaitu:adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku.1. Adaptasi MorfologiAdalah penyesuaian diri bentuk tubuh atau alat- alat tubuh sehingga sesuai denganlingkungannya.Adaptasi morfologi ini mudah kita amati pada hewan ataupun pada tumbuhan.Macam-macam adaptasi morfologi pada tumbuhan:Tumbuhan ada yang hidup di darat, di air, di daerah kering dan daerah lembap, karenatempat hidup yang berbeda-beda inilah maka tumbuhan mempunyai ciri- ciri tertentudalam rangka menyesuaikan diri terhadap lingkungan hidupnya. Berikut macam-macamcara adaptasi tumbuhan:a. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit) 1) Daunnya tebal, sempit,kadang-kadang berubah bentukmenjadi bentuk duri, sisik atau bahkan tidak mempunyai daun, dengan demikian makapenguapan melalui daun menjadi sangat sedikit.2) Seluruh permukaan tubuhnya termasuk bagian daun tertutup oleh lapisan kutikula ataulapisan lilin yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang terlalu besar.3) Batangnya tebal mempunyai jaringan spons untuk menyimpan air.4) Akar panjang sehingga mempunyai jangkauan yang luas.b. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah lembap (higrofit)1) Mempunyai daun yang tipis dan lebar.2) Permukaan daun mempunyai banyak mulut daun atau stomata sehingga dapatmempercepat proses penguapan.Contoh tumbuhan higrofit: Tumbuhan Keladi.c. Adaptasi tumbuhan yang hidup di air (hidrofit)Tumbuhan air yang terapung di atas air mempunyai rongga antar sel yang berisi udara untukmemudahkan mengapung di air, daun lebar dan tangkai daun menggembung berisi udaraContoh: enceng gondok, kiambang
  40. 40. .Tumbuhan air yang terendam di dalam air, mempunyai dinding sel yang kuat dan tebaluntuk mengurangi osmosis ke dalam sel. Contoh : Hydrilla,VallisneriaTumbuhan yang sebagian tubuhnya di atas permukaan air dan akarnya tertanam di dasarair, mempunyai rongga udara dalam batang atau tangkai daun sehingga tidak tenggelamdalam air dan daun muncul ke permukaan air. Contoh: teratai, kangkung.Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut, mempunyai perakaran yang lebat dan kuatsehingga tidak roboh bila terkena ombak. Contoh: tumbuhan bakau.Macam-macam adaptasi morfologi pada hewan:a. Adaptasi morfologi pada bentuk paruh dan kaki pada burungBentuk paruh dan kaki pada burung beraneka- ragam disesuaikan dengan jenis makanandan cara memperoleh makanan tersebut.Burung pemakan biji mempunyai bentuk paruh berbeda dengan burung pemakan dagingatau burung pemakan serangga demikian pula kaki burung elang berbeda dengan kakibebek karena cara memperoleh makanannya juga berbeda.1) Paruh burung elang, bentuknya runcing, agak panjang dengan ujung agak membengkoksesuai dengan jenis makanannya yang berupa daging. Kaki pada burung elang, ukurannyapendek, cakar sangat kuat untuk mencengkeram mangsa atau daging.2) Paruh bebek, pada pangkalnya terdapat bentuk seperti sisir, berguna untuk menyaringmakanan dari air dan lumpur dan kaki pada bebek berselaput di antara ruas jarinya untukberenang dan berjalan di tanah berlumpur.3) Paruh burung pipit, bentuknya pendek tebal dan runcing sesuai dengan jenismakanannya yaitu untuk memecah biji-bijian dan tiga kaki ke depan satu ke belakang untukberjalan dan hinggap.4) Paruh burung pelatuk, runcing agak panjang untuk memahat kayu pohon untukmenangkap dan memakan serangga di dalamnya. Kaki burung pelatuk mempunyai dua jarike depan dan dua jari ke belakang untuk memanjat.b. Adaptasi morfologi pada mulut seranggaBentuk mulut serangga bermacam-macam disesuaikan dengan cara mengambilmakanannya.1) Tipe mulut penggigit, mempunyai rahang atas dan rahang bawah yang kuat untukmenggigit, misalnya: lipas, jengkerik, dan belalang.2) Tipe mulut penghisap dan penjilat,memiliki bibir untuk menjilat, misalnya: lebah madudan lalat.3) Tipe mulut penusuk dan penghisap, mempunyai rahang yang runcing dan panjang untukmenusuk dan menghisap, misalnya: nyamuk.
  41. 41. 4) Tipe mulut penghisap, mempunyai alat penghisap seperti belalai yang panjang dan dapatdigulung sehingga dapat menghisap madu yang terdapat jauh di dasar bunga, misalnyakupu-kupu.2. Adaptasi FisiologiAdalah cara penyesuaian diri fungsi alat-alat tubuh atau kerja alat-alat tubuh terhadaplingkungannya. Adaptasi ini tidak mudah diamati seperti pada adaptasi morfologi, karenamenyangkut fungsi alat- alat tubuh dan proses kimia yang terjadi di dalam tubuh.Macam-macam adaptasi fisiologi:a. Hewan ruminantia, misalnya sapi, kambing, kerbau. Makanan hewan tersebut adalahrumput- rumputan, di dalam saluran pencernaannya terdapat enzim selulase, enzim iniberfungsi untuk mencerna selulose yang menyusun dinding sel tumbuhan, dengan enzimselulase maka makanan menjadi lebih mudah dicerna.b. Teredo navalis, adalah mollusca yang biasa hidup pada kayu galangan kapal, kayu tiang-tiang pelabuhan. Mollusca ini dapat merusak kayu karena makanannya berupa kayu. Didalam saluran pencernaan Teredo terdapat enzim selulase untuk membantu menguraikanselulose yang ada pada kayu yang menjadi makanannya.c. Manusia yang biasa hidup di dataran rendah Daerah pantai dan dataran rendahmempunyai kadar oksigen lebih tinggi dari pada dataran tinggi. Bila manusia harusberpindah ke dataran tinggi yang mempunyai kadar oksigen rendah. Bagaimana caraberadaptasi agar tetap bertahan? Oksigen diperlukan tubuh untuk oksidasi makanan, didalam tubuh oksigen diikat oleh hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah (eritrosit),maka orang yang berpindah dari dataran rendah ke dataran tinggi harus mampumenyesuaikan diri dengan memproduksi hemoglobin atau eritrosit yang jumlahnya lebihbanyak agar tetap dapat bertahan hidup.d. Ikan yang hidup di air laut, yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dari tekananosmosis air laut. Agar ikan tidak mati kekeringan karena air di dalam sel tubuh ikan akantertarik oleh air laut maka ikan yang hidup di air laut banyak minum dan sedikitmengeluarkan urine, dan urine yang dikeluarkan pun pekat. Sedangkan kelebihan garamyang turut terminum akan dikeluarkan lagi ke dalam air laut melalui insang secara aktif.e. Ikan yang hidup di air tawar, mempunyai tekanan osmosis lebih tinggi dari tekananosmosis air tawa r, keadaan demikian menyebabkan air akan masuk secara osmosis kedalam tubuh ikan. Supaya ikan tidak kelebihan air atau kembung maka cara adaptasi dengansedikit minum air dan banyak mengeluarkan urine dan menggunakan insangnya secara aktifuntuk mengikat garam yang terlarut dalam air.3. Adaptasi Tingkah LakuAdalah cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkahlaku.Macam-macam adaptasi tingkah laku pada hewan:a. Cicak melakukan ototomi yaitu memutuskan ekornya untuk mengelabuhi musuhnya.b. Mamalia yang hidup di air laut, misalnya lumba- lumba dan paus sering muncul kepermukaan air untuk mengambil oksigen di udara, karena alat pernapasannya berupa paru-paru yang tidak dapat mengikat oksigen yang terlarut dalam air.c. Pada musim dingin banyak hewan berdarah panas membutuhkan energi tambahan untukmenjaga suhu tubuhnya, tetapi makanan sangat langka untuk dapat bertahan hidup maka
  42. 42. beberapa hewan misalnya tikus, landak, beruang hitam dan lain-lain melakukan hibernasi ,yaitu tidur panjang pada musim dingin. Demikian pula untuk hewan yang hidup di daerahgurun yang sangat panas pada musim kemarau mempunyai perilaku tertentu yaitumelakukan estivasi yaitu tidur panjang pada musim kemarau supaya dapat bertahan hidupdi daerah gurun. Misalnya: kadal, katak, keong, dan lain-lain.d. Rayap merupakan hewan yang menghancurkan kayu. Bagaimana caranya rayapmenghancurkan kayu? Di dalam usus rayap terdapat hewan Protozoa, yaitu Flagellata yangmenghasilkan enzim selulase yang dapat membantu rayap mencerna kayu. Secara periodikkulit rayap akan mengelupas, pada saat mengelupas, usus bagian belakang yang adaFlagellatanya ikut terkelupas. Untuk mendapatkan Flagellatanya kembali maka rayapmemakan kembali kulitnya yang mengelupas.SKL 36: Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum MendelIlmu yang mempelajari tentang sifat-sifat yang diwariskan, cara sifat diwariskan, danvariasinya yang terjadi pada keturunannya disebut ilmu keturunan atau genetika. Seorangtokoh yang berjasa dalam mempelajari sifat-sifat yang diwariskan dari induk padaketurunannya ialah Gregor J. Mendel (1822 - 1884) sehingga ia dikenal sebagai bapakgenetika. Dalam percobaannya, Mendel menggunakan tanaman kacang ercis atau kacangkapri (Pisum sativum). Adapun alasan Mendel menggunakan tanaman kacang ercis dalampercobaannya adalah:1. Memiliki pasangan sifat yang kontras.2. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.3. Mudah dilakukan penyerbukan silang.4. Mempunyai daur hidup yang relatif pendek.5. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak.Langkah awal yang dilakukan Mendel adalah menentukan galur murni, yaitu tanaman yangapabila melakukan penyerbukan sendiri senantiasa menghasilkan keturunan yang sifatnyasama persis dengan sifat induknya, walaupun penyerbukan tersebut dilakukan berulang-ulang hasilnya akan tetap sama. Selanjutnya Mendel menyilangkan dua individu galurmurni yang sama-sama memiliki pasangan sifat yang kontras. Misalnya kapri berbungamerah disilangkan dengan kapri berbunga putih, yang keduanya galur murni. Daripersilangan tersebut, Mendel mengemukakan beberapa kesimpulan yang kemudian disebutHukum Mendel:1. Setiap individu hasil persilangan mengandung gamet dari kedua induknya (bersifat diploid= 2n), misalnya induk jantan berwarna merah (MM) dan betina (mm) maka keturunannyamemiliki gen Mm.2. Pada proses pembentukan gamet, gen berpisah secara acak (Hukum Segregasi secarabebas) atau dikenal sebagai Hukum Mendel I. Jadi Mm akan berpisah menjadi dua gamet,yaitu M dan m.3. Pada proses pembuahan (fertilisasi) gamet akan bertemu secara acak pula (asortasi) ataudikenal sebagai Hukum Mendel II. Dalam kasus di atas gamet M dapat membuahi gametlainnya, misalnya M atau dapat juga m.
  43. 43. 1. Persilangan dengan Satu Sifat Beda (Monohibrid)Mendel menyilangkan tanaman kacang ercis berbunga merah galur murni (MM) dengankacang ercis berbunga putih galur murni (mm), dihasilkan keturunan pertama (Filial) F1 yangsemua berwarna merah dengan genotipe Mm. Bila sesama F1 ini disilangkan akanmenghasilkan keturunan II atau F2. Bagaimana sifat keturunan kedua tersebut? Untuk ituperhatikan diagram berikut.2. Persilangan Monohibrid IntermedietPada kesempatan lain, Mendel juga menyilangkan tanaman Antirrinum majus berbungamerah galur murni (MM) dengan bunga putih galur murni (mm). Ternyata seluruhketurunan pertama berbunga merah muda (Mm). Warna merah muda ini terjadi karenapengaruh gen dominan yang tidak sempurna (kodominan). Untuk memperoleh F2 makaMendel menyilangkan sesama F1.
  44. 44. 3. Persilangan dengan Dua Sifat Beda (Dihibrid)Untuk mempelajari persilangan dua sifat bedaPersilangan dihibrid adalah persilangan dengan memperhatikan dua sifat yang berbeda.Misalnya, ercis berbiji bulat berwarna kuning (BBKK) disilangkan dengan ercis berbiji keriputberwarna hijau (bbkk). Karena sifat bulat dan kuning dominan terhadap sifat keriput danhijau, maka turunan pertama semuanya berbiji bulat kuning heterozigot (BbKk). Jika sesamaF1 ini disilangkan, akan diperoleh 16 kombinasi genotipe dan 4 macam fenotipe. Untuk lebihjelasnya perhatikan diagram berikut ini.Dari diagram tersebut dapat dilihat bahwa ada 4 macam fenotipe pada F2 yaitu: AB Ab aB ab AB ABAB AABb AaBB AaBb Ab AABb AAbb AaBb Aabb aB AaBB AaBb aaBB aaBb Ab AaBb Aabb aaBb AabbDengan demikian perbandingan fenotipe F2 pada persilangan dihibrid adalah bulat kuning :bulat hijau: keriput kuning : keriput hijau = 9 : 3 : 3 : 1. Jika dari persilangan tersebutdihasilkan 1600 keturunan, maka kemungkinan diperoleh ercis berbiji bulat warna kuningialah:9/16 × 1600 = 90 pohon.Bagaimana dengan perbandingan genotipenya?Coba kalian cari bagaimanakah macam genotipenyadan bagaimana pula perbandingannya?
  45. 45. F. Penurunan Sifat pada ManusiaManusia mempunyai 23 pasang kromosom yang terdiri dari autosom (kromosom tubuh dangonosom (kromosom kelamin). Maka rumus kromosom pada pria adalah 22AAXY dan padawanita 22AAXX. Rumus tersebut artinya manusia memiliki 22 pasang autosom dan sepasangkromosom yang menentukan jenis kelamin (gonosom/kromosom seks). Jadi kromosom seksada dua jenis, yaitu XY untuk priadan XX untuk wanita.1. Pewarisan Sifat yang Terpaut dalam Kromosom SeksGen yang bertempat pada kromosom seks disebut gen terpaut seks. Sifat gen yang terpautdalam seks sifatnya bergabung dengan jenis kelamin tertentu dan diwariskan bersamakromosom seks. Umumnya gen terpaut seks terdapat pada kromosom X, tetapi ada jugayang terpaut pada kromosom Y.a. Buta warnaOrang yang menderita buta warna tidak dapat membedakan warna-warna tertentu, butawarna merah hijau, tidak mampu membedakan warna merah dan hijau. Buta warna inidikendalikan oleh gen resesif. Gen ini terpaut dalam kromosom X. Terdapat 5 kemungkinangenotipe, yaitu:1) XC XC : wanita normal2) Xc Xc : wanita buta warna3) XC Xc : wanita pembawa buta warna/karier4) XC Y : pria normal5) Xc Y : pria buta warnaWanita karier atau pembawa artinya wanita yang secara fenotipe normal tetapi secaragenotipe dia membawa alel sifat resesif untuk buta warna.b. HemofiliaHemofilia merupakan kelainan dimana seseorang darahnya tidak dapat/sulit membeku bilaluka. Luka kecil pun dapat menyebabkan penderita meninggal karena terjadi pendarahanyang terus-menerus. Gen yang mengendalikan sifat ini adalah gen resesif dan terpaut dalamkromosom X. Dalam keadaan homozigot resesif gen ini bersifat letal (menimbulkankematian). Beberapa kemungkinan susunan genotipe adalah:1) XH XH : wanita normal2) Xh Xh : wanita hemofilia bersifat letal3) XH Xh : wanita pembawa/karier4) XH Y : pria normal5) Xh Y : pria hemofilia3. Manfaat Persilangan bagi ManusiaPersilangan tumbuhan atau hewan ini sangat bermanfaat karena dapat memilih sifat-sifatyang baik dan menghilangkan sifat-sifat yang kurang baik, dengan demikian persilangandapat digunakan untuk memperoleh bibit unggul atau menghasilkan keturunan dengansifat-sifat yang unggul atau yang baik, dengan demikian manfaat persilangan antara lain:a. Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik.b. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun hewan, misalnya varietas
  46. 46. tanaman jenis unggul hasil persilangan PB5, PB8, IR22, IR24, juga pada ternak, misalnya sapiSanta gertrudis, hasil persilangan sapi brahman dengan sapi shorthorn.SKL 37: Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dankuantitas organisme beserta contohnyaKultur jaringan atau in vitro atau mikropropagasi adalah cara menanam dan memelihara selatau jaringan dari tumbuhan atau hewan yang di sebut eksplan secara aseptik (suci hama)pada suatu medium yang cocok dan dalam keadaan sterilInseminasi buatan, adalah proses memasukkan spermatozoid hewan jantan ke dalam tubuhhewan betina yang dilakukan dengan bantuan alat tertentu (“alat suntik”). Oleh karena itu,inseminasi buatan sering disebut dengan kawin suntik. Rekayasa reproduksi inseminasibuatan sering dilakukan pada hewan ternak seperti sapi dan lembu.Bayi tabung dilakukan dengan cara mencampurkan spermatozoa dan sel telur di luar tubuh(invitro) sehingga terjadi pembuahan. Sel telur yang telah mengalami pembuahan, akanberkembang sampai pada fase tertentu, selanjutnya di transplantasikan (dicangkokkan) kedalam rahim induknya atau induk pengganti, manakala induk aslinya tidak sanggupmengandung anaknya.Kloning berarti “menciptakan” suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki materi genetikpersis sama dengan makhluk hidup lainnya, misalnya ketela pohon dan tebu.Rekayasa genetika adalah mengubah faktor keturunan (gen) untuk mendapatkan sifat baru.Pengubahan gen dapat dilakukan melalui transfer inti, fusi sel, dan rekombinasi DNA.Rekombinasi DNA, Rekombinasi DNA adalah pemutusan dan penyambungan DNA. DNAmengandung gen yang mengendalikan sifat individuOrganisme transgenik adalah organisme yang telah diubah urutan informasi genetik didalam kromosomnya. Susunan materi genetik, diubah dengan jalan menyisipkan gen baruyang unggul ke dalam kromosomnyaSKL 38: Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan
  47. 47. A. Pengertian biotekhnologi - Yang dimaksud biotekhnologi adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil- hasilnya untuk menyediakan baang dan pelayanan / jasa. - Dalam biotekhnologi meliputi penggunaan bakteri, jamur serta kultur- kulturtumbuhan dan hewan (termasuk teknik hidroponik dan kultur jarimgan). - Biotekhnologi tradisional dicirikan dengan penggunaan mikroorganisme. Sedangkan biotekhnologi modern di cirikan dengan adanya rekayasa genetika. B. Penerapan biotekhnologi Beberapa jenis mikroorganisme yang di manfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya, antara lain seperti tabel di bawah ini : Bahan Makanan Mikroorganisme yang di pakai HasilBeras, ketan,singkong, Sacharomyces (ragi) Minuman berakohol (anggur,anggur. bir)Kedelai Rhizopus TempeKedelai Aspergilus wentii KecapKacang tanah Neurospora crassa OncomAir kelapa Acetobacter xylinum Nata dee coco C. Dampak hasil Biotekhnologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan, namun dalam proses maupun hasil biotekhnologi juga berdampak negatif antara lain : 1. Limbah dari kulit air buangan rendaman kedelai dapat menyebabkan pencemaran air. 2. Mabuk-mabukan, karena minum bir berlebihan. SKL 39: Mendeskripsikan bahan kimia (alami dan buatan) pada makanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan Bahan kimia yang ada dalam makanan disebut juga dengan zat adiktif makanan. Berdasarkan asalnya, zat adiktif di bedakan menjadi dua yaitu : 1. Zat adiktif alami : zat adiktif yang dapat di peroleh ekstrak bahan alami. 2. Zat adiktif buatan / sintesis : zat adiktif yang berasl dari bahan kimia.
  48. 48. Beberapa zar adiktif makanan yang digunakan sehari-hari diantaranya untuk pewarna, pemanis, penyedap, dan pengawet. A. Pewarna Pemberian pewarna pada makanan untuk memperbaiki penampilan makanan sehingga lebih menarik perhatian. Berdasarkan asalnya, pewarna ada dua macam yaitu pewarna alami dan pewarna sintetis. Pewarna alami berasal dari bahan-bahan alami yaitu : - Kunyit untuk pewarna kuning. - Daun suji dan daun pandan untuk pewarna hijau. - Bunga telang untuk memberi pewarna biru kungguan. - Gula kelapa untuk memberi pewarna merah kecoklatan. - Cabe merah dan bungga belimbing sayur untuk pewarna merah. Pewarna alami lebih aman bagi kesehatan manusia, namun efeknya memiliki rasa dan aromayang dapat menggangu aroma dan rasa makanan aslinya. Untuk itulah kemudian diciptakan pewarna sintesis. Pewarna makanan sintesis berasal dari warna-warna sinntesis. Kelebihan warna sintesis adalah warnanya lebih stabil dan tidak menggubah aroma makanan aslinya. Namun beberapa pewarna sintetis sering disalah gunakan untuk pewarna makanan. Contohnya : Rhodamin B (warna merah) dan methanil yellow (warna kuning). Bahan ini dapat memicu terjadinya kanker. Dalam kemasan makanan, pewarna biasanya selain mencantumkan nama warnanya juga menulis nomor index yang merupakan kode warnanya. Berikut ini beberapa makanan alami dan sintesis yang diijinkan di Idonesia . .Pewarna Nama Nomor Pewarna Alami Index Sintetik Merah Alkalant 75520 Merah Carmonisine 14720 Merah Cochineal red 75470 Merah Amaranth 16185 Kuning Annato 75120 Oranye Sunsetyellow FCF 15985 Kuning Karoten 75130 Kuning Tartazine 19140 Kuning Kurkumin 75300 Kuning Quineline yellow 47005 Kuning Safron 75100 Hijau Fast green FCF 42053 Hijau Klorofil 75810 Biru Briliant blue FCF 42090 Biru Ultamarin 77007 Biru Indigicarmine 42090 Coklat Karamel - Ungu Violet GB 42640 Hitam Carbon Black 77266
  49. 49. Hitam Besi Oksida 77499Putih Titanium ioksida 77891 SKL 40: Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/psikotropika pada tubuh kita Ciri-ciri pengguna narkoba beragam tergantung pada jenis narkoba yang digunakan. Secara umum mereka memperluhatkan gejala antara lain : 1. keperdulian terhadap diri sendiri berkurang 2. sering menyendiri 3. tidak bergairah 4. tatapan mata kosong 5. daya konsentrasi menurun 6. prestasi belajar menurun 7. menentang guru 8. sering bolos dan mengabaikan pelajaran 9. mengabaikan teman lama dan beralih ke kelompok baru 10. sensitif terhadap diri sendiri Bila penggunaan narkoba dihentikan secara mendadak, segera muncul gejala yang disebut sakaw (putus obat) dengan ciri antara lain : 1. rasa nyeri disekujur tubuh 2. ketakutan dan ketegangan 3. mata berair dan berkeringat 4. gangguan saluran pencernaan 5. sakit perut dan punggung 6. tidak bisa tidur 7. menggigil dan demam Gejala di atas akan hilang bila diatasi dengan memberi narkoba atau obat sejenis. Bila hal ini tidak dipenuhi maka akan berusaha memperoleh dengan segala cara seperti mencuri, merampok bahkan membunuh. Gejala overdosis penggunaan narkoba bisa dikenali antara lain: - ada bekas penggunaan jarum suntik atau sayatan kulit
  50. 50. - frekuensi pernapasan menurun (kurang dari 12 kali per menit) - pupil menyempit (pengguna heroin dan morfin) penderita yang overdosis ini tidak boleh diberi makan atau minum, karena dapattersedak dan meninggal. Hal ini dapat terjadi karena morfin menyebabkan pilorus (bagianantara lambung bagian bawah dengan usus halus) mengkerut atau kejang. Tidakan yangharus dilakukan adalah secepatnya membawa ke dokter untuk diberi penawar racun.

×