Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Gelombang stasioner SMA

unnes

  • Login to see the comments

Gelombang stasioner SMA

  1. 1. GELOMBANG BERJALAN DAN GELOMBANG STASIONER
  2. 2. KOMPETENSI DASAR 3.11 Menganalisis besaran-besaran fisis gelombang stasioner dan gelombang berjalan pada berbagai kasus nyata
  3. 3. PETA KONSEP
  4. 4. A. GELOMBANG BERJALAN
  5. 5. Apa yang dinamakan gelombang berjalan ? Gelombang berjalan adalah gelombang yang bergerak dengan amplitudo tetap
  6. 6. Persamaan getaran y =A sin ωt Persamaan gelombang di titik P y = A sin ω [t- x/v] = A sin [ωt- ω/v x] Atau y = A sin (ωt-kx) *berlaku pada saat t=0 ,titik O pada dititik setimbang y = A sin (kx- ωt + θ_o) *berlaku pada t=0 dan titik O pada titik tertentu.
  7. 7. Sebaliknya, dua titik pada geombang dikatakan berlawanan fase apabila jarak antara dua titik merupakan bilangan ganjil setengah panjang gelombang,yakni ∆𝜑 = ∆𝑥 𝜆 = 1 2 , 3 2 , 5 2 ,...... Dua titik pada gelombang dikatakan sefase apabila jarak dua titik merupakan kelipatan bilangan bulat dari panjang gelombangnya, yakni ∆𝜑 = 0,1,2,3,4,......
  8. 8. y2 = A sin (-kx - ω t) Contoh Gelombang pada Tali dengan Ujung tak Terikat (Bebas) y1 = A sin (kx - ωt), y2 =Asin(-kx-ωt)
  9. 9. Letak Simpul dan Perut Gelombang Tali dengan ujung tak terikat Letak simpul ke-1, ke-2, ke-3, dan seterusnya atau
  10. 10. Letak perut ke-1, ke-2, ke-3, dan seterusnya Atau *Dengan 2 n menunjukan bilangan genap.
  11. 11. B. GELOMBANG BERDIRI (STASIONER)
  12. 12. Dua pengeras suara identik mengeluarkan suara dengan frekuensi dan amplitudo yang sama. Dalam situasi ini, dua gelombang yang identik berjalan dalam arah berlawanan dalam medium yang sama. Secara matematis, simpangan gelombangnya adalah: y1 = A sin (kx - wt) y2 = A sin (kx + wt)
  13. 13. Hasil superposisi kedua gelombang tersebut sebagai berikut: karena maka diperoleh: Persamaan gelombang berdiri
  14. 14. Pada gelombang stasioner, partikel-partikel yang dilalui gelombang bergetar naik-turun dengan amplitude berbeda, bergantung pada posisinya. Titik-titik yang memiliki amplitude maksimum disebut perut (antinode) dan titik-titik yang memiliki amplitude nol disebut simpul (node).
  15. 15. Dawai Pipa Organa
  16. 16. Gelombang Stasioner pada Dawai Pada senar atau dawai gitar kedua ujungnya terikat dan jika digetarkan akan membentuk suatu gelombang stasioner
  17. 17. Jika kita petik senar gitar pada tempat yang berbeda, maka kita akan mendengar bunyi dengan frekuensi yang berbeda . Perbedaan ini dikarenakan perbedaan panjang gelombang yang terjadi, meskipun tegangan senar / dawainya sama.
  18. 18. Panjang gelombang pada dawai dapat dinyatakan dengan persamaan Frekuensi nada yang dihasilkan dawai memenuhi persamaan
  19. 19. Pipa Organa
  20. 20. Pipa Organa Terbuka Panjang gelombang yang terbentuk dapat dinyatakan dengan persamaan:
  21. 21. Frekuensi yang dihasilkan pipa organa terbuka memenuhi persamaan Dengan:
  22. 22. Pipa Organa Tertutup Panjang gelombang yang terbentuk dapat dinyatakan dengan persamaan:
  23. 23. Frekuensi yang dihasilkan pipa organa tertutup memenuhi persamaan dengan
  24. 24. • Percobaan Melde • Gelombang tegak dapat dihasilkan pada seutas kawat dengan menggunakan sebuah penggetar pembuat gelobang transversal. • Untuk menyelidiki bentuk gelombang tegak dengan mengatur frekuensi dari frekuensi rendah sampai menemukan frekuensi dimana senar bergetar dengan suatu amplitudo yang besar • Bisa juga untuk menyelidiki pengurauh perubahan panjang kawat,pengaruh tegangan dan ketebalan kawat.
  25. 25. Percobaan Melde • Gelombang tegak dapat dihasilkan pada seutas kawat dengan menggunakan sebuah penggetar pembuat gelobang transversal. • Untuk menyelidiki bentuk gelombang tegak dengan mengatur frekuensi dari frekuensi rendah sampai menemukan frekuensi dimana senar bergetar dengan suatu amplitudo yang besar • Bisa juga untuk menyelidiki pengurauh perubahan panjang kawat,pengaruh tegangan dan ketebalan kawat. Percobaan Melde
  26. 26. TERIMAKASIH

×