Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Penyuluhan

1,058 views

Published on

semoga bermanfaat

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Penyuluhan

  1. 1. TENTANG HIPOTENSI Dosen :Arita muwarni S.kep Ns DISUSUN OLEH NAMA :AINUN JARIAH NIM :04.11.3088 KELAS:E/KP/11PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN KOSENTRASI OPERATOR BEDAH
  2. 2.  Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Telah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Penyakit darah tinggi) bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.
  3. 3.  Hipotensi ortostatik. disebabkan oleh perubahan tiba- tiba posisi tubuh, biasanya ketika beralih dari berbaring ke berdiri, dan biasanya hanya berlangsung beberapa detik atau menit. Penyakit Hipotensi jenis ini juga dapat terjadi setelah makan dan sering diderita oleh orang tua, orang dengan tekanan darah tinggi dan orang dengan penyakit Parkinson. Penyakit Hipotensi Dimediasi Neural (NMH dalam singkatan bahasa Inggris). NMH paling sering mempengaruhi orang dewasa muda dan anak-anak dan terjadi ketika seseorang telah berdiri untuk waktu yang lama. Hipotensi akut akibat kehilangan darah tiba-tiba (syok).
  4. 4.  Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa cepat lelah tak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang
  5. 5.  - Kurangnya pemompaan darah dari jantung. - Volume (jumlah) darah berkurang. - Kapasitas pembuluh darah.
  6. 6.  · Kulit menjadi dingin dan berkeringat. · Denyut nadi menjadi lemah dan cepat. · Bernapas dengan sangat cepat.
  7. 7.  - Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat - Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam - Berolah raga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit, minimal 3x seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala - Pada wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis

×