Survei Dampak Sosial Ekonomi Pada Individu
dan Rumah Tangga Dengan HIV
di Tujuh Provinsi di Indonesia
1
JOTHI
Latar Belakang
• Situasi Epidemi
▫ Epidemi beragam antar wilayah, dari prevalensi rendah hingga
terkonsentrasi pada sub-po...
Metodologi
• Kuantitatif dan Kualitatif: Survei dengan kuesioner
tersruktur , Diskusi kelompok, wawancara mendalam dan
stu...
Keterbatasan
• Tidak ada kerangka sampel dan sulit mengakses
rumah tangga ODHA
• Rumah tangga ODHA tidak memiliki kesempat...
Distribusi Responden
Provinsi
Jumlah
kasus AIDS
yang
dilaporkan
Jumlah
ODHA
Meninggal
Sampel Rumah Tangga
Target Kontrol T...
Profil Responden (%)
Kelompok
Umur
Laki-Laki Perempuan
< 20 2.2 10.1
20 - 30 58.4 55.5
31 - 40 33.2 26.9
41 - 50 4.7 6.3
5...
7
Pekerjaan
Prosentase Rumah Tangga ODHA yang bekerja di sektor
formal (sebagai karyawan) lebih rendah dari rumah
tangga non...
Pendapatan yang hilang
• Rerata hilangnya pendapatan akibat merawat anggota
rumah tangga yang sakit, 55% lebih tinggi pada...
Pendapatan & Pengeluaran
• Rerata pendapatan utama Rumah Tangga ODHA dalam 1 bulan
sedikit lebih rendah dibanding Rumah Ta...
Cara menghadapi masalah
▫ 74% Menyatakan
adanya tambahan
pengeluaran akibat
infeksi HIV
▫ 64% Menggunakan
tabungan untuk
m...
12
Membuka Status HIV
• 19% belum memberi
tahu keluarga
• 9% memberi tahu
setelah 1 tahun
• 9 % mengaku pasangan
/keluarga ny...
Diskriminasi dari Tetangga
• 17% Menyatakan
tetangganya tahu status HIV
salah seorang anggota
rumah tangga
• 40% diantaran...
Diskriminasi dari Layanan Kesehatan
• > 50% ODHA merasa
pernah menerima
tindakan
diskriminasi dari
layanan kesehatan
• 41 ...
16
Biaya Kesehatan
• Rumah Tangga ODHA
mengeluarkan biaya
kesehatan 5 kali lebih
tinggi dari Rumah Tangga
Non-ODHA
• Rerata b...
Pengobatan ARV
• 53.7% responden
mengaku sedang
dalam pengobatan
ARV
• Kasus Infeksi
Oportunistik
menurun hingga
35,4%, se...
Infeksi Oportunistik dan Tempat Pengobatannya
• Penurunan berat badan dan batuk berkepanjangan adalah Infeksi Oportunistik...
20
Pengeluaran untuk Biaya Pendidikan
• Pengeluaran untuk
pendidikan anak pada
Rumah Tangga ODHA
36% lebih rendah dari
Rumah ...
• Tingkat putus sekolah
pada Rumah Tangga
ODHA lebih tinggi
• Putus sekolah pada
tingkat SLTP & SLTA lebih
tinggi dari SD
...
Gender Kepala Rumah Tangga
Perempuan yang menjadi Kepala Rumah Tangga pada Rumah
Tangga ODHA 10% lebih tinggi
23
Prosentas...
Infeksi Oportunistik Kronis Menurut Gender
Infeksi terkait HIV lebih
tinggi pada perempuan –
Kurangnya perhatian pada
pera...
Pengaruh Gender pada Akses Pengobatan
• Prosentase responden
Perempuan yang
mengaku sulit
mengakses layanan
kesehatan 2 ka...
Kesimpulan
26
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Survei Dampak Sosial Ekonomi Pada Individu dan Rumah Tangga Dengan HIV di Tujuh Provinsi di Indonesia

4,969 views

Published on

Latar Belakang
Situasi Epidemi, (1) Epidemi beragam antar wilayah, dari prevalensi rendah hingga terkonsentrasi pada sub-populasi tertentu. (2) Kurang lebih 314,500 ODHA (0.22%); diproyeksikan meningkat hingga 0.37% pada 2014. (3) 2010-2014: Diperkirakan ada 23,000 kematian ODHA per tahun
Tujuan Survei, (1) Mengukur dampak sosial ekonomi secara luas (Pendapatan dan Pekerjaan; Konsumsi, aset dan tabungan; cara menghadapi masalah; stigma; kesehatan; pendidikan; gender dll). (2) Memberikan informasi dasar untuk pengembangan kebijakan mitigasi dan program
Kerjasama, KPAN, BPS , JOTHI, UNDP, ILO, UNV, UNAIDS

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,969
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
75
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Survei Dampak Sosial Ekonomi Pada Individu dan Rumah Tangga Dengan HIV di Tujuh Provinsi di Indonesia

  1. 1. Survei Dampak Sosial Ekonomi Pada Individu dan Rumah Tangga Dengan HIV di Tujuh Provinsi di Indonesia 1 JOTHI
  2. 2. Latar Belakang • Situasi Epidemi ▫ Epidemi beragam antar wilayah, dari prevalensi rendah hingga terkonsentrasi pada sub-populasi tertentu ▫ Kurang lebih 314,500 ODHA (0.22%); diproyeksikan meningkat hingga 0.37% pada 2014 ▫ 2010-2014: Diperkirakan ada 23,000 kematian ODHA per tahun • Tujuan Survei ▫ Mengukur dampak sosial ekonomi secara luas (Pendapatan dan Pekerjaan; Konsumsi, aset dan tabungan; cara menghadapi masalah; stigma; kesehatan; pendidikan; gender dll) ▫ Memberikan informasi dasar untuk pengembangan kebijakan mitigasi dan program • Kerjasama ▫ KPAN, BPS , JOTHI, UNDP, ILO, UNV, UNAIDS 2
  3. 3. Metodologi • Kuantitatif dan Kualitatif: Survei dengan kuesioner tersruktur , Diskusi kelompok, wawancara mendalam dan studi kasus • 5 provinsi dengan prevalensi HIV tinggi (Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali & Papua) & 2 provinsi dengan prevalensi HIV rendah (NTB, & NTT) • Purposive, quota sampling: 1019 rumah tangga ODHA & 1019 rumah tangga kontrol (Rumah tangga non-PLHIV) • Rumah tangga kontrol dari tetangga dengan tingkat sosial ekonomi sama/seimbang 3
  4. 4. Keterbatasan • Tidak ada kerangka sampel dan sulit mengakses rumah tangga ODHA • Rumah tangga ODHA tidak memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai responden • Bias pemilihan karena akses kerumah tangga ODHA dipilih oleh JOTHI • Kemungkinan salah dalam menjawab pertanyaan kejadian masa lalu dan perkiraan oleh responden • Hambatan sosial budaya untuk terbuka dalam keterangan rinci pasangan dan keadaan keuangan 4
  5. 5. Distribusi Responden Provinsi Jumlah kasus AIDS yang dilaporkan Jumlah ODHA Meninggal Sampel Rumah Tangga Target Kontrol Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) Jakarta 2.781 419 280 280 560 Jawa Barat 2.888 544 197 197 394 Jawa Timur 2.591 584 211 211 422 Bali 1.177 228 56 56 112 NTB 80 47 25 25 50 NTT 110 23 25 25 50 Papua 2.382 351 225 225 450 TOTAL 1.019 1.019 2.038 5 Jumlah responden terdistribusi secara proporsional dengan jumlah kasus AIDS yang dilaporkan
  6. 6. Profil Responden (%) Kelompok Umur Laki-Laki Perempuan < 20 2.2 10.1 20 - 30 58.4 55.5 31 - 40 33.2 26.9 41 - 50 4.7 6.3 51 - 60 1.0 1.2 > 60 0.5 0 Kategori Laki-Laki Perempuan Penasun 73.4 20.9 Waria 7.3 WPS 5.6 14.3 LSL 2.1 0 Penularan Suami-istri 4.3 48.4 Penularan Ibu- anak 1.3 6.3 Transfusi darah 0.4 0 Lainnya 1.0 1.5 Tidak tahu 4.9 8.4 6
  7. 7. 7
  8. 8. Pekerjaan Prosentase Rumah Tangga ODHA yang bekerja di sektor formal (sebagai karyawan) lebih rendah dari rumah tangga non-ODHA 8 Prosentase Rumah Tangga Menurut Jenis Pekerjaan
  9. 9. Pendapatan yang hilang • Rerata hilangnya pendapatan akibat merawat anggota rumah tangga yang sakit, 55% lebih tinggi pada rumah tangga ODHA dibanding rumah tangga kontrol • Hilangnya pendapatan pada responden Laki-laki lebih tinggi dari perempuan. 9 Rerata Pendapatan Yang Hilang Akibat Merawat ODHA Dalam 1 Bulan Terakhir Menurut Jenis Kelamin
  10. 10. Pendapatan & Pengeluaran • Rerata pendapatan utama Rumah Tangga ODHA dalam 1 bulan sedikit lebih rendah dibanding Rumah Tangga Non-ODHA • Rerata Pengeluaran Rumah Tangga ODHA jauh lebih besar • Bantuan dari keluarga/pihak lain pada Rumah Tangga ODHA sangat membantu menutupi sebagian kebutuhan 10 Rerata Pendapatan dan Pengeluaran 1 Bulan Terakhir Menurut Status Rumah Tangga
  11. 11. Cara menghadapi masalah ▫ 74% Menyatakan adanya tambahan pengeluaran akibat infeksi HIV ▫ 64% Menggunakan tabungan untuk menutupi kebutuhan tambahan akibat HIV ▫ 60% Meminjam dari keluarga/teman ▫ Persentase yang pernah menjual asetnya cukup tinggi ▫ Bantuan sosial dari pihak lain cukup banyak dirasakan 11
  12. 12. 12
  13. 13. Membuka Status HIV • 19% belum memberi tahu keluarga • 9% memberi tahu setelah 1 tahun • 9 % mengaku pasangan /keluarga nya tahu lebih dulu • Responden Perempuan yang memberi tahu status HIV nya lebih rendah dari Laki-Laki • 41% memberi tahu keluarga segera setelah di diagnosa 13 Prosentase Responden ODHA Menurut Waktu Membuka Status HIV Pada Pasangan/Keluarga dan Jenis Kelamin
  14. 14. Diskriminasi dari Tetangga • 17% Menyatakan tetangganya tahu status HIV salah seorang anggota rumah tangga • 40% diantaranya pernah merasakan diskriminasi dari lingkungan sekitarnya • Tindakan diskriminasi lebih banyak diterima oleh responden Perempuan • 21 % merasa ditolak, di isolasi dan dihindari oleh tetangganya • 19% menerima kekerasan verbal • 14% merasa anaknya tidak diijinkan main dengan anak tetangganya • Bahkan 4% menerima kekerasan fisik 14 Prosentase Responden ODHA Menurut Perilaku Diskriminasi Dari Lingkungan Sekitar dan Jenis Kelamin
  15. 15. Diskriminasi dari Layanan Kesehatan • > 50% ODHA merasa pernah menerima tindakan diskriminasi dari layanan kesehatan • 41 % diantaranya merasa diberi kode khusus pada dokumen rekam medis • Persentase Responden Laki-laki yang mengalami diskriminasi (59%) lebih tinggi dari Perempuan (53%) 15 Prosentase Responden ODHA Menurut Perilaku Diskriminasi Pada Layanan Kesehatan dan Jenis Kelamin
  16. 16. 16
  17. 17. Biaya Kesehatan • Rumah Tangga ODHA mengeluarkan biaya kesehatan 5 kali lebih tinggi dari Rumah Tangga Non-ODHA • Rerata biaya kesehatan ODHA sendiri 3 kali lebih tinggi dari Rumah Tangga Non-ODHA 17 Rerata Biaya Kesehatan Dalam 1 Bulan Terakhir Menurut Status Rumah Tangga
  18. 18. Pengobatan ARV • 53.7% responden mengaku sedang dalam pengobatan ARV • Kasus Infeksi Oportunistik menurun hingga 35,4%, sejalan dengan peningkatan akses layanan ARV dan Pengobatan IO 18 Prosentase Responden ODHA Menurut Status Pengobatan ARV dan Jenis Kelamin
  19. 19. Infeksi Oportunistik dan Tempat Pengobatannya • Penurunan berat badan dan batuk berkepanjangan adalah Infeksi Oportunistik yang paling sering diderita dalam 1 tahun terakhir • Rumah Sakit merupakan tempat layanan kesehatan yang paling sering didatangi ketika mengalami infeksi oportunisnik 19 Prosentase Responden ODHA Menurut Infeksi Oportunistik 1 Tahun Terakhir dan Jenis Kelamin Prosentase Responden ODHA Menurut Tempat Layanan Kesehatan yang Didatangi Ketika Mengalami Infeksi Oportunistik
  20. 20. 20
  21. 21. Pengeluaran untuk Biaya Pendidikan • Pengeluaran untuk pendidikan anak pada Rumah Tangga ODHA 36% lebih rendah dari Rumah Tangga Non- ODHA • 3.46% Pengeluaran Rumah Tangga Non- ODHA adalah untuk biaya pendidikan sedangkan pada Rumah Tangga ODHA hanya 1.78% 21
  22. 22. • Tingkat putus sekolah pada Rumah Tangga ODHA lebih tinggi • Putus sekolah pada tingkat SLTP & SLTA lebih tinggi dari SD • Tingkat sekolah anak perempuan pada Rumah Tangga ODHA hampir 2 kali lipat anak Laki-laki 22 Putus Sekolah Prosentase Putus Sekolah Menurut Jenis Kelamin dan Rumah Tangga
  23. 23. Gender Kepala Rumah Tangga Perempuan yang menjadi Kepala Rumah Tangga pada Rumah Tangga ODHA 10% lebih tinggi 23 Prosentase Kepala Rumah Tangga Menurut Jenis Kelamin dan Rumah Tangga
  24. 24. Infeksi Oportunistik Kronis Menurut Gender Infeksi terkait HIV lebih tinggi pada perempuan – Kurangnya perhatian pada perawatan medis 24 Prosentase Infeksi Oportunistik Kronis Dalam 3 Bulan Terakhir Menurut Jenis Kelamin
  25. 25. Pengaruh Gender pada Akses Pengobatan • Prosentase responden Perempuan yang mengaku sulit mengakses layanan kesehatan 2 kali lebih banyak dari Laki-Laki (20.83% Vs 10.31%) • Prosentase responden perempuan yang takut status HIV nya di ketahui lebih tinggi dari responden Laki-laki 25 Alasan Laki-Laki Perempuan Tidak ada biaya 48% 38% Fasilitas Kesehatan sulit di jangkau 10% 21% Takut status HIV nya di ketahui 16% 24% Takut di diskriminasi 10% 8% Lainnya 15% 10% Prosentase Alasan Responden Yang Tidak Mengakses Layanan Kesehatan Menurut Jenis Kelamin
  26. 26. Kesimpulan 26

×