Reptilia

16,716 views

Published on

Published in: Education
2 Comments
15 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
16,716
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
9
Actions
Shares
0
Downloads
1,287
Comments
2
Likes
15
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Reptilia

  1. 2. <ul><li>Ahadiya Rosalina </li></ul><ul><li>M. Dendy Prasetyo </li></ul><ul><li>M. Arfan Bachri </li></ul><ul><li>Nurul Hikmatunnisa </li></ul>
  2. 3. <ul><li>Kata Reptilia berasal dari kata  reptum  yang berarti melata atau bergerak dengan cara merayap. </li></ul><ul><li>Ciri umum nya : </li></ul><ul><li>seluruh tubuhnya tertutup oleh kulit kering atau sisik. Kulit pada reptil memiliki sedikit sekali kelenjar kulit . </li></ul><ul><li>bernafas dengan paru-paru </li></ul><ul><li>berdarah dingin atau poikiloterm. Untuk mengatur suhu tubuhnya, reptil melakukan mekanisme basking </li></ul><ul><li>Menghasilkan telur amniotik yang memiliki cangkang yang keras. </li></ul><ul><li>beberapa reptilia tetrapoda </li></ul><ul><li>Mengalami osifikasi sempurna </li></ul><ul><li>Reproduksi secara ovipar atau ovovivipar </li></ul>
  3. 4. <ul><li>Reptilia termasuk dalam vertebrata </li></ul><ul><li>umumnya tetrapoda, akan tetapi pada beberapa diantaranya tungkainya mengalami reduksi atau hilang sama sekali. </li></ul><ul><li>Beberapa jenis reptil memiliki alat pendengaran dan ada yang yang dilengkapi telinga luar atupun tidak. </li></ul><ul><li>Mata pada reptil ada yang berkelopak dan ada yang tidak memiliki kelopak mata. Kelopak mata pada reptil ada yang dapat digerakkan dan ada yang tidak dapat digerakkan dan ada juga yang berubah menjadi lapisan transparan. </li></ul>
  4. 5. ALAT REPRODUKSI <ul><li>Jantan </li></ul><ul><li>1) Memiliki alat kelamin khusus : HEMIPENIS </li></ul><ul><li>2) Sepasang testis </li></ul><ul><li>3) Memiliki epididimis </li></ul><ul><li>4) Memiliki vas deferens </li></ul><ul><li>Betina </li></ul><ul><li>1) Memiliki sepasang ovarium </li></ul><ul><li>2) Memiliki saluran telur (oviduk) </li></ul><ul><li>3) Berakhir pada saluran kloaka </li></ul>
  5. 6. <ul><li>Reptil betina menghasilkan ovum di dalam ovarium. </li></ul><ul><li>Ovum kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju kloaka. </li></ul><ul><li>Reptil jantan menghasilkan sperma di dalam testis. Sperma bergerak di epididimis. </li></ul><ul><li>Dari epididimis sperma bergerak menuju vas deferens dan berakhir di hemipenis. Pada saat kelompok hewan reptil mengadakan kopulasi, hanya 1 bagian dari hemipenis saja yang di masukan ke dalam koaka. </li></ul><ul><li>Ovum reptil betina yang telah dibuahi sperma akan melalui oviduk dan pada saat melalui oviduk, ovum yang telah dibuahi akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air. Dalam telur terdapat persediaan kuning telur yang berlimpah. </li></ul>
  6. 7. SISTEM EKSKRESI <ul><li>Alat ekskresi pada reptil berupa ginjal, paru-paru, kulit dan kloaka. </li></ul><ul><li>Reptil yang hidup di darat sisa hasil metabolismenya berupa asam urat yang dikeluarkan dalam bentuk bahan setengah padat berwarna putih. </li></ul>
  7. 8. CLASSIFICATION OF REPTILIA <ul><li>Ordo  Crocodilia  ( buaya dan  alligator ) </li></ul><ul><li>Ordo Rhynchocepta ( tuatara ) </li></ul><ul><li>Ordo  Squamata  ( kadal ,  ular , komodo) </li></ul><ul><li>Ordo  Testudinata  ( kura-kura ,  penyu , dan  terrapin ) </li></ul>
  8. 9. ORDO CROCODILYA <ul><li>Ordo crocodylia mencakup hewan reptil yang berukuran paling besar di antara reptil lain. Kulit mengandung sisik dari bahan tanduk.  </li></ul><ul><li>Kepala berbentuk piramida, keras dan kuat, dilengkapi dengan gigi-gigi runcing . </li></ul><ul><li>Mata kecil terletak di bagian kepala yang menonjol  </li></ul><ul><li>Pupil vertikal dilengkapi selaput mata,   </li></ul><ul><li>Ekor panjang dan kuat. </li></ul><ul><li>Tungkai relatif pendek tetapi cukup kuat. </li></ul><ul><li>Crocodilia merupakan hewan poikilotermik. </li></ul><ul><li>berburu di malam hari </li></ul><ul><li>tinggal di Air tawar, seperti kolam, rawa-rawa, daratan basah dan sungai. </li></ul><ul><li>Reproduksinya bertelur dan fertilisasinya secara internal. </li></ul>
  9. 10. <ul><li>  berkembang biak secara musiman. Masa kawin pada musim semi ketika air hangat.  </li></ul><ul><li>ALLIGATOR </li></ul>
  10. 12. ORDO SQUAMATA <ul><li>tubuhnya ditutupi oleh sisik yang terbuat dari bahan tanduk. </li></ul><ul><li>perkembangbiakan ordo squamata secara ovovivipar atau ovipar dengan vertilisasi internal. </li></ul><ul><li>Mengalami molting pada kulit. </li></ul><ul><li>Memiliki tulang kuadrat </li></ul>
  11. 13. ULAR
  12. 15. <ul><li>Tubuhnya dilindungi oleh bangunan yang disebut cangkang atau tempurung. </li></ul><ul><li>Reproduksi anggota Ordo Testudinata terjadi secara ovipar dengan pembuahan secara internal. Telur yang dihasilkan disimpan dalam tanah, pasir atau serasah dengan suhu yang relatif konstan. </li></ul><ul><li>  Anggota ordo ini tidak mempunyai gigi (giginya mereduksi) dan diganti dengan semacam modifikasi pada rahang (keratinasi) menjadi bentuk seperti paruh. </li></ul><ul><li>Contoh spesies : kura-kura , dan penyu </li></ul><ul><li>Hidup di laut, di air tawar, atau di darat.  </li></ul>
  13. 18. <ul><li>karnivora dan mencari makan di malam hari. </li></ul><ul><li>Habitat hidupnya di air atau di daratan. </li></ul><ul><li>bereproduksi secara ovipar dengan fertilisasi internal.  </li></ul><ul><li>Telurnya ditempatkan dalam suatu lubang seperti kebanyakan anggota Kelas Reptilia lainnya dan menetas dalam waktu 1 tahun. </li></ul><ul><li>Contoh spesies: Tuatara </li></ul><ul><li>Tengkoraknya bertipe diapsid </li></ul>

×