Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Vektor1

383 views

Published on

Secara matematik, vektor dapat diartikan sebagai ruas garis berarah.

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Vektor1

  1. 1. Sebagian orang meganggap...matematika itu sukar, karna mereka berpikir matematika itu sukar... Sebagaian lagi mengatakan matematika itu membuat stress..karna mereka telah dijerat oleh pikiran mereka yang seperti itu… tetapi sebagian orang mengatakan MATEMATIKA itu mudah dan mengasyikan…karena mareka berpikir demikian!!! “TANAMKAN DALAM PIKIRAN ANDA BAHWA ANDA BISA, MAKA ANDAPUN BISA!”
  2. 2. Setelah mempelajari pokok bahasan ini, Anda diharapkan mampu :        Menjelaskan vektor sebagai besaran yang memilki besar dan arah Mengenal vektor satuan Menentukan operasi aljabar vektor : jumlah, selisih, hasil kali vektor dengan skalar, dan lawan suatu vektor Menjelaskan sifat-sifat vektor secara aljabar dan geometri, Menggunakan rumus perbandingan vektor, Menentukan hasilkali skalar dua vektor di bidang dan ruang, Menjelaskan sifat-sifat perkalian skalar dua vektor.
  3. 3. VEKTOR I.   II.    PENGERTIAN Anda masih ingat besaran vektor? Dengan kata-kata Anda sendiri, VEKTOR adalah NAMA VEKTOR Menggunakan dua huruf kapital Meggunakan satu huruf kecil. III.   PENULISAN VEKTOR Ditampilkan sebagai pasangan bilangan terurut. Ditampilkan menggunakan I, j, dan k atau
  4. 4. IV. PANJANG VEKTOR Ilustrasi : masih ingat, bagaimana menghitung panjang garis dalam gambar berikut? Dari jawaban Anda, mari kita lanjutkan! Misalkan diberikan , maka :   V. Panjang vector b dinotasikan Dirumuskan : VEKTOR SATUAN Vektor satuan dari vector a  Dinotasikan  Dirumuskan :
  5. 5. VI. OPERASI PADA VEKTOR Penjumlahan :  Jika dalam pasangan terurut, Anda cukup mengoperasikan elemen yang seletak.  Dalam bentuk gambar, Anda cukup menggeser konsisten vector kedua shg titik pangkalnya berhimpit dg titik ujung vector pertama. Perkalian dengan scalar :  Kalikan dengan eleman ( pasangan terurutya ) ..hmmm…ternyata gampang!!
  6. 6. VI. PERBANDINGAN VEKTOR Perbandingan vector idenya adalah perbandingan ruas garis. Perhatikan ilustrasi berikut : Misalkan diberikan ruas gari AB. Titik C membagi ruas garis AB dengan perbandingan AC:CB = m : n, maka kita dapat menentukan koordinat C. A VII. B PERKALIAN SKALAR DUA VEKTOR Perkalian scalar vector a dengan vector b didefinikan dengan ATAU misalkan diberikan dan , hasil kali skalar kedua vektor itu boleh Anda hitung dengan menjumlahkan hasil perkalian elemen2 yang bersesuaian. MAKA akan kita dapatkan :
  7. 7. VIII. PROJEKSI DUA VEKTOR 8.1 PROJEKSI SKALAR pada  Kita misalkan  Dirumuskan : 8.2 PROJEKSI pada  Kita misalkan  Dirumuskan : SOAL 1 Diberikan vector a dan vector b dengan . Jika panjang proyeksi , pada sama dengan 5, maka nilai x = SOAL 2 Diberikan , dan 2.1 Proyeksi scalar pada 2.2 Proyeksi skalar ortogonal pada BISAAA! !! . Tentukan

×