Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Psak 1-penyajian-laporan-keuangan-ias-1-240712

13,809 views

Published on

  • Sex in your area is here: ♥♥♥ http://bit.ly/2F7hN3u ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating direct: ❤❤❤ http://bit.ly/2F7hN3u ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Psak 1-penyajian-laporan-keuangan-ias-1-240712

  1. 1. KELOMPOK 1PSAK 1 – PENYAJIAN LAPORAN KEUANGANIAS 1 - Presentation of Financial Statement
  2. 2. Agenda2Struktur dan Isi1Ilustrasi234Laporan KeuanganTujuan dan Ruang Lingkup
  3. 3. TUJUAN Dasar-dasar bagi penyajian laporan keuanganbertujuan umum (general purpose financialstatements) agar dapat dibandingkan denganperiode sebelumnya dan entitas lain. Pernyataan ini mengatur: persyaratan bagi penyajian laporan keuangan struktur laporan keuangan persyaratan minimum isi laporan keuangan.PSAK 1
  4. 4. RUANG LINGKUP Entitas menerapkan Pernyataan inidalam penyusunan dan penyajianlaporan keuangan bertujuan umumsesuai dengan Standar AkuntansiKeuangan. Pernyataan ini tidak berlaku bagipenyusunan dan penyajian laporankeuangan entitas syariah.PSAK 1
  5. 5. Tujuan Laporan Keuangan5 Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dariposisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Tujuan laporan keuangan :– memberikan informasi mengenai:– posisi keuangan,– kinerja keuangan– arus kas entitasyang bermanfaat bagi sebagianbesar kalangan pengguna laporandalam pembuatan keputusanekonomi.
  6. 6. Tujuan Laporan Keuangan6 Laporan keuangan menunjukkan hasilpertanggungjawaban manajemen atas penggunaansumber daya yang dipercayakan kepada mereka. Laporan keuangan menyajikan informasi : aset; liabilitas; ekuitas; pendapatan dan beban termasuk keuntungan dankerugian; kontribusi dari dan distribusi kepada pemilik dalamkapasitasnya sebagai pemilik;dan arus kas.
  7. 7. Komponen Laporan Keuangan7 Laporan keuangan yang lengkap terdiri dari : Laporan Posisi Keuangan (neraca pada akhir periode); Laporan Laba Rugi Komprehensif selama periode; Laporan Perubahan Ekuitas selama periode; Laporan Arus Kas selama periode; Catatan atas Laporan Keuangan berisi informasi ringkasan kebijakanakuntansi penting dan informsi penjelasan lain. Laporan Posisi Keuangan pada awal periode komparatif, ketikaentitas : menerapkan kebijakan akuntansi secara retrospektif membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Entitas menyajikan semua komponen laporan keuangan lengkapdengan keutamaan yang sama Manajemen entitas bertanggung jawab atas penyusunan danpenyajian laporan keuangan,
  8. 8. Karakteristik Umum8 Penyajian secara wajar dan kepatuhan terhadap SAK Menyebutkan secara explisit kepatuhan terhadap SAK Kepatuhan terhadap PSAK memberikan pemahaman yang salah(kondisi jarang terjadi)  tidak sesuai PSAK Kelangsungan usaha Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha,mengungkapkan fakta jika terjadi pelanggaran asumsi Dasar akrual Material dan agregasi Saling hapus  Tidak boleh kecuali disyaratkan atau diizinkansuatu PSAK Frekuensi pelaporan  Tahunan Informasi komparatif  Periode sebelumnya Konsistensi penyajian  Penyajian dan klasifikasi
  9. 9. Laporan Posisi Keuangan (Neraca)9 Perubahan definisi seperti Kewajiban menjadi Liabilitas danhak minoritas menjadi kepentingan nonpengendali (non-controlling interest) Penyajan kepentingan non pengendali sebagai bagian ekuitasdan bagian laba bukan sebagai pengurang laba  LKkonsolidasian Urutan penyajian laporan keuangan dalam ilustrasi menurutPSAK 1 berbeda dengan IAS 1 (Aset tidak lancar di atas) Minimum line item Penyajian Neraca  untuk nilai materialdisajikan secara terpisah, namun jika tidak materialdijelaskan dalam kelompok namun tetap ada penjelasanterpisah.
  10. 10. Minimum line item - 110(a) aset tetap;(b) properti investasi;(c) aset tidak berwujud;(d) aset keuangan (tidak termasukjumlah yang disajikan pada (e),(g) dan (h));(e) investasi dengan menggunakanmetode ekuitas;(f) persediaan;(g) piutang dagang dan piutanglainnya;(h) kas dan setara kas;(i) total aset yang diklasifikasikansebagai aset yang dimiliki untukdijual dan aset yang termasukdalam kelompok lepasan yangdiklasifikasikan sebagai yangdimiliki untuk dijual sesuai denganPSAK 58;(j) utang dagang dan utang ainnya;(k) provisi;(l) liabilitas keuangan (tidaktermasuk jumlah yang disajikandalam (k) dan (l));
  11. 11. Minimum line item - 211(m) liabilitas dan aset untuk pajak kini sebagaimanadidefinisikan dalam PSAK 46;(n) liabilitas dan aset untuk pajak tangguhansebagaimana didefinisikan dalam PSAK 46;(o) liabilitas yang termasuk dalam kelompok yangdilepaskan yang diklasifikasikan sebagai yangdimiliki untuk dijual sesuai dengan PSAK 58;(p) kepentingan non-pengendali, disajikan sebagaibagian dari ekuitas; dan(q) modal saham dan cadangan yang dapatdiatribusikan kepada pemilik entitas induk.
  12. 12. Laporan Posisi Keuangan12PSAK1IAS 1ASET LIABILITASAset Lancar Liabilitas Jangka PendekAset tidak Lancar Liabilitas Jangka PanjangEkuitasHak Non PengendaliEkuitas yang dapat diatribusikanke pemilik entitas indukASET EkuitasAset tidakLancarHak Non PengendaliAset Lancar Ekuitas yang dapat diatribusikanke pemilik entitas indukLiabilitasLiabilitas Jangka PendekLiabilitas Jangka Panjang
  13. 13. Laporan Posisi Keuangan13 Informasi minimal yang disajikan dalam laporankeuangan dapat ditambahkan jika penambahantersebut relevan untuk pemahaman LK Pembedaan aset lancar dan tidak lancar serta liabilitasjangka pendek dan jangka panjang Pajak tangguhan tidak boleh diklasifikasikan sebagaijangka pendek
  14. 14. Pos dalam Laporan Penyajian aset lancar dan tidak lancar dan liabilitasjangka pendek dan jangka panjang sebagai klasifikasiyang terpisah. Kecuali penyajian berdasarkan likuiditas memberikaninformasi yang lebih relevan dan dapat diandalkan makadigunakan urutan likuiditas. Contoh entitas keuangan Pemisahan jumlah yang diharapkan dapat dipulihkanatau diselesaikan setelah lebih dari dua belas bulan untuksetiap pos aset dan liabilitas, jika nilainya digabung.PSAK 1
  15. 15. Aset lancar Klasifikasi aset lancar, jika: mengharapkan akan merealisasikan aset, atau bermaksud untukmenjual atau menggunakannya, dalam siklus operasi normal; memiliki aset untuk tujuan diperdagangkan; mengharapkan akan merealisasi aset dalam jangka waktu 12 bulansetelah pelaporan; atau kas atau setara kas (PSAK 2: Laporan Arus Kas) kecuali aset tersebutdibatasi pertukarannya atau penggunaannya untuk menyelesaikanliabilitas sekurang-kurangnya 12 bulan setelah periode pelaporan. Entitas mengklasifikasikan aset yang tidak termasukkategori tersebut sebagai aset tidak lancar.PSAK 1
  16. 16. Liabilitas lancar Klasifikasi liabilitas lancar, jika: mengharapkan akan menyelesaikan liabilitas tersebut dalam siklusoperasi normalnya; memiliki liabilitas tersebut untuk tujuan diperdagangkan; liabilitas tersebut jatuh tempo untuk diselesaikan dalam jangkawaktu 12 bulan setelah periode pelaporan; atau tidak memiliki hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaianliabilitas selama sekurangkurangnya 12 bulan setelah periodepelaporan. Entitas mengklasifikasi liabilitas yang tidak termasuk kategoritersebut sebagai liabilitas jangka panjang.PSAK 1
  17. 17. Liabilitas Liabilitas keuangan yang dibiayai kembali yang akan jatuh tempodalam 12 bulan setelah periode pelaporan diklasifikasikansebagai liabilitas jangka pendek, jika entitas tidak memiliki haktanpa syarat untuk membiayai kembali. Pelanggaran perjanjian utang yang mengakibatkan krediturmeminta percepatan pembayaran, maka liabilitas tersebutdisajikan sebagai liabilitas jangka pendek, meskipun krediturmengijinkan penundaan pembayaran selama 12 bulan setelahtanggal pelaporan tetapi persetujuan tersebut diperoleh setelahtanggal pelaporan. (fakta diungkapkan)PSAK 1
  18. 18. Laporan Laba Rugi Komprehensif18 Laporan Laba rugi  Laporan Laba Rugi Komprehensif. Penyajian laporan laba rugi dengan memasukkan unsur labakomprehensif Laba dialokasikan untuk pemegang saham minoritas dan mayoritas Ketentuan minimum item dalam laporan laba rugi. Klasifikasi beban berdasarkan fungsi dan sifat, jika disajikanberdasarkan fungsi ada pengungkapan berdasarkan sifat Penyajian “pos luar biasa / extraordinary item” tidak diperkenankanlagi Minimum line item untuk penyajian laporan laba rugi komprehensif: Pendapatan Biaya keuangan Beban pajak Pendapatan komprehensif dll
  19. 19. Laporan laba komprehensif Laba komprehensif: Perubahan aset atau liabilitas yangtidak mempengaruhi laba pada periode berjalan Selisih revaluasi aset tetap Perubahan nilai investasi available for sales Dampak translasi laporan keuangan Dalam dua laporan : Laba sebelum laba komprehensif Laporan laba komprehensif dimulai dari laba/rugi bersih
  20. 20. Ilustrasi Laba Rugi Komprehensif digabung
  21. 21. Ilustrasi Laba Rugi Komprehensif digabung
  22. 22. Ilustrasi Laba Rugi Komprehensif Digabung
  23. 23. Ilustrasi Laba Rugi Komprehensif DipisahRef: PSAK 1
  24. 24. Ilustrasi Laba Rugi Komprehensif digabungRef: PSAK 1
  25. 25. Minimum Line Item L/R Komprehensifa. pendapatan;b. biaya keuangan;c. bagian laba rugi dari entitas asosiasi dan joint ventures yang dicatatdengan menggunakan metode ekuitas;d. beban pajak;e. suatu jumlah tunggal yang mencakup total dari:a. laba rugi setelah pajak dari operasi yang dihentikan; danb. keuntungan atau kerugian setelah pajak yang diakui dengan pengukurannilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau dari pelepasan aset ataukelompok yang dilepaskan dalam rangka operasi yang dihentikan;f. laba rugi;g. setiap komponen dari pendapatan komprehensif lain yangdiklasifikasikan sesuai dengan sifat (selain jumlah dalam huruf (h));h. bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan jointventures yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas;Ref: PSAK 1
  26. 26. Informasi dalam L/R Komprehensif Ketika pos-pos pendapatan atau beban bernilai material, makaentitas mengungkapkan sifat dan jumlahnya secara terpisah.Penyebab pengungkapan terpisah: penurunan nilai persediaan /aset tetap dan pemulihannya restrukturisasi atas aktivitas-aktivitas suatu entitas dan untuk setiapliabilitas diestimasi atas biaya restrukturisasi; pelepasan aset tetap; pelepasan investasi; operasi yang dihentikan; penyelesaian litigasi; dan pembalikan liabilitas diestimasi lain. Entitas menyajikan analisis beban yang diakui dalam laba rugidengan menggunakan klasifikasi berdasarkan sifat ataufungsinya dalam entitas, mana yang dapat menyediakaninformasi yang lebih andal dan relevan.Ref: PSAK 1
  27. 27. Klasifikasi Beban - Sifat Pemilihan klasifikasi berdasarkan faktor historis dan industri Klasifikasi berdasarkan sifat lebih mudah karena tidak perlualokasi beban menurut fungsiRef: PSAK 1
  28. 28. Klasifikasi Beban - Fungsi Minimal biaya penjualan berdasarkan metode fungsi secara terpisahdari beban lain. Jika klasifikasi berdasarkan fungsi maka harus mengungkapkaninformasi tambahan tentang sifat beban, termasuk bebanpenyusutadan & amortisasi dan imbalan kerjaRef: PSAK 1
  29. 29. Laporan Perubahan Ekuitas Menunjukkan total laba rugi komprehensif selama suatuperiode yang diatribusikan kepada pemilik entitas indukdan pihak non pengendali Untuk tiap komponen ekuitas, pengaruh penerapanretrospektif. Rekonsiliasi antara saldo awal dan akhir periode yangtimbul dari laba, pos pendapatan komprehensif dantransaksi dengan pemilik Jumlah dividen yang diatribusikan kepada pemilik dannilai dividen per saham, diungkapkan dalam catatanatas laporan keuanganRef: PSAK 1
  30. 30. Catatan atas Laporan Keuangan Catatan atas laporan keuangan Menyajikan informasi dasar penyusunan laporan keuangan dankebijakan akuntansi  dasar pengukuran, kebijakan yang relevan,asumsi dalam estimasi; Mengungkapkan informasi yang disyaratkan yang tidak disajikan dibagian mana pun dalam laporan keuangan; Memberikan informasi yang tidak disajikan di bagian manapundalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untukmemahami laporan keuangan  (pengelolaan modal) Sepanjang praktis, penyajian catatan atas laporankeuangan dilakukan secara sistematis Membuat referensi silang atas setiap pos untuk informasiyag berhubungan dalam catatan atas laporan keuanganRef: PSAK 1
  31. 31. Catatan atas Laporan Keuangan Pengungkapan lain Jumlah dividen diumumkan atau diumumkan sebelum penyelesaianlaporan keuangan. Jumlah dividen preferen yang tidak diakui. Pengungkapan berikut jika tidak diungkapkan di bagiianmanapun dalam informasi yang dipublikasi bersama LK: Domisili dan bentuk hukum, negara pendirian, alamat kantor danlokasi utama kantor Keternagan mengenai sifat operasi dan kegiatan utama Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalamkelompok usaha Bagi entitas yang mempunyai umur terbatas, informasi tentang umurentitasRef: PSAK 1
  32. 32. Main References32 Standar Akuntansi KeuanganDewan Standar Akuntansi Keuangan, IAI Intermediate AccountingKieso, Weygandt, Walfield, 13th edition, John Wiley International Financial Reporting Standards – Certificate Learning MaterialThe Institute of Chartered Accountants, England and Wales
  33. 33. 33Thank you

×