Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Manajemen bengkel 1

5,649 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Manajemen bengkel 1

  1. 1. MANAJEMEN BENGKEL Oleh: Dr. Syahrul, M.Pd. Dr. Faizal Amir, M.Pd. Dr. H. Muh. Yahya, M.Kes, M.Eng
  2. 2. Pengertian  Laboratorium pendidikan adalah sarana dan tempat untuk mendukung proses pembelajaran yang didalamnya terkait dengan pengembangan pemahaman, keterampilan, dan inovasi bidang ilmu sesuai dengan bidang pekerjaan yang ada pada program studi
  3. 3. LABORATORIUM TERMASUK DI DALAMNYA: workshop, studio, atau dikenal juga dengan general shop/training station yang didalamnya dilakukan kegiatan pengujian dan penelitian, latihan bekerja.
  4. 4.  Workshop adalah sarana dan tempat pendukung kegiatan pelatihan dan peningkatan keterampilan  Studio adalah sarana dan tempat pelatihan keterampilan, merencana, mendisain, dan merancang produk tertentu.
  5. 5. PENGERTIAN MANAJEMEN LABORATORIUM Manajemen yaitu suatu teknik/cara tertentu dalam rangka usaha pencapaian sesuatu tujuan
  6. 6. Manajemen sebagai suatu proses mencakup: Perencanaan (planning),  Pengorganisasian (organizing),  Pelaksanaan (actuating), dan Pengawasan (controlling) yang memanfaatkan pengetahuan maupun keahlian dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan 
  7. 7. Pengertian manajemen dalam definisi di atas mengandung pengertian cara bekerja, proses kerja dan optimasi kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
  8. 8. Sumber daya laboratorium berupa instruktur, siswa, laboran/teknisi dan sarana laboratorium (ruang, alat dan perlengkapan).
  9. 9. Fungsi laboratorium sesuai PP No.5 Tahun 1990 Pasal 27  Laboratorium merupakan sarana penunjang jurusan dalam pembelajaran IPTEKS tertentu sesuai program studi yang bersangkutan.  Laboratorium merupakan tempat pengamatan, percobaan, latihan dan pengujian konsep pengetahuan dan teknologi
  10. 10. Contoh Jenis & Fungsi Laboratorium No Lab Fungsi 1 Micro Teaching Mendukung kemampuan menggunakan teknikteknik pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran bidang teknologi dan kejuruan. 2 Studio Gambar 3 Workshop Kerja Mendukung kemampuan menggunakan teknikteknik, keterampilan dan peralatan gambar yang diperlukan untuk pekerjaan gambar Mendukung kemampuan menggunakan teknikteknik, keterampilan dan peralatan kerja kayu yang diperlukan untuk pekerjaan teknik konstruksi Kayu Dst
  11. 11. Struktur Organisasi Laboratorium
  12. 12. Standar Layanan Minimal laboratorium  Pengelolaan program pembelajaran,  Pengelolaan tata laksana laboratorium
  13. 13. Kegiatan Layanan PBM      Persiapan PBM Praktikum Persiapan Bahan Praktikum Layanan Alat Praktikum Pengamatan Penggunaan Alat Penyimpanan Hasil Praktikum
  14. 14. Persiapan PBM Praktikum Menyiapkan job sheet, Media yang digunakan, Lembar kehadiran, Pretest laboratorium, Peralatan, dan Ruang kerja secara keseluruhan
  15. 15. Kegiatan laboran menyiapkan Jobsheet  Memeriksa nomor job sheet yang akan digunakan, apakah sesuai dengan jadual materi praktikumnya  Memeriksa jumlah job sheet, jumlahnya disesuaikan dengan jumlah siswa  Memeriksa apakah kegiatan praktikumnya memerlukan pretes
  16. 16. Kegiatan Laboran Menyiapkan Media Praktik sbb:  Memeriksa judul materi praktikum & media pembelajaran yang diperlukan  Menyiapkan media yang diperlukan  Memeriksa lampu LCD, kabel penyambung bila diperlukan, dan layar LCD, serta atur posisi penayangannya.  Memeriksa kesiapan LCD, atur posisi penayangannya  Memeriksa kesiapan alat tulis dan papan tulis (white board) apakah sudah bersih dan tersedia semuanya  Menyiapakan chart bergambar yang sesuai dengan judul materi praktikum bila diperlukan  Menyiapkan tabel-tabel pembantu perhitungan hasil percobaan atau tabel-tabel komponen yang diperlukan  Menyiapkan dan memeriksa apakah model masih sesuai dan layak untuk digunakan
  17. 17. Kegiatan laboran dalam hal penyiapan daftar hadir adalah:  Membuat daftar hadir sesuai dengan kelompok praktikumnya  Menempatkan daftar peserta praktikum pada bagian pintu masuk  Memeriksa apakah siswa yang datang sudah sesuai dengan tanda tangan kehadiran
  18. 18. Kegiatan laboran untuk menyiapkan tes tertulis adalah  Menyiapkan soal untuk tes tertulis yang sesuai dengan judul praktikumnya  Memastikan lembar soal tidak terbawa oleh siswa  Memastikan lembar jawaban telah dikumpulkan, serahkan pada instruktur pengajarnya
  19. 19. Kegiatan laboran untuk menyiapkan tes fungsi alat adalah  Menyiapkan peralatan atau bahan yang diperlukan untuk kegiatan tes ini  Memastikan alat dapat bekerja dan bahan yang tersedia sesuai dengan yang dibutuhkan  Menyiapkan lembar observasi dan penilaian untuk tes fungsi
  20. 20. Kegiatan menyiapkan tempat kerja  Menjaga kebersihan ruangan, baik dari debu pada laboratorium yang peka terhadap debu, dari cairan tumpahan di lantai yang menyebabkan kecelakaan kerja.  Menempatkan kursi dan meja pada posisi semula.  Membuka jendela agar sirkulasi udara selama percobaan mengalir dengan baik  Mensterilkan ruangan, bila kondisi tersebut dibutuhkan
  21. 21. Menyiapkan Peralatan  Memastikan alat tersedia sesuai judul praktikum  Memastikan alat dapat digunakan  Memeriksa dan mencatat jumlah dan kondisi peralatan yang digunakan  Menempatkan peralatan pada tempat yang sesuai
  22. 22. Persiapan Bahan  Memeriksa bahan sesuai dengan judul praktikumnya  Memotong, mencampur, mengelompokkan, menimbang dan memastikan dimensi, jenis bahan yang sesuai dengan percobaannya  Menyimpan dan meletakkan bahan pada tempat yang semestinya  Memastikan mahasiswa mengambil bahan sesuai dengan yang dibutuhkan
  23. 23. Kebutuhan bahan praktek  Bahan sekali pakai  Bahan yang dapat dipakai berulang.
  24. 24. Bahan yang dapat dipakai berulang memiliki faktor guna tertentu, bahan batu bata dapat dipakai maksimal empat kali praktek, berarti berdaya guna 4, penyusutan akibat pemotongan sekitar 20%. Dengan demikian jumlah pengadaan misalnya satu semester digunakan 6000 biji, besarnya pengadaan menjadi 6000/4x1,2= 1800 buah.
  25. 25. Layanan Alat  Tata tertib Laboratorium  Pelayanan Peminjaman  Peraturan Peminjaman
  26. 26. Pengamatan Penggunaan Alat • Pengawasan Penggunaan • Pengamanan Penggunaan
  27. 27. Penyimpanan hasil praktikum • • • Peraturan Penyimpanan hasil Penyimpanan berkas Penyimpanan benda percobaan
  28. 28. Pengertian Teknisi Teknisi (techniciant) menurut Kamus Jabatan Indonesia adalah Juru Teknik yang mempunyai kemampuan ketrampilan yang sesuai bidangnya. Dan teknisi merupakan suatu jabatan profesi yang disandang oleh seseorang pada bidang kerja masingmasing
  29. 29. 1. Teknisi ahli/penyelia :  Foreman; pada electrical maintenance, electronic maintenance, dlsb  Superintendent; pada perawatan mesin, maintenance, mechanical maintenance, dlsb;  Assistant superintendent; pada………..dst  Mandor; pada…………dst  Penyelia atau pengawas lapangan; pada……..dst.
  30. 30. Teknisi biasa/tukang/operator :  Pembuat, misal, pembuat ketel uap, pembuat kapal, dst.  Perakit, misal, perakit komponen sepeda motor, perakit mesin bubut,dst.  Pembantu, misal, pembantu maintenance mesin, pembantu superintendent maintenance, dst.
  31. 31. Tugas Teknisi Sebagai penyelenggara kegiatan praktek di Lab/bengkel kerja mempunyai tugas: Melayani keperluan mengajar guru/instruktur; Melayani keperluan praktikum siswa; Mengatur keluar/masuk peralatan praktikum; Mengatur keluarnya bahan praktek keperluan siswa; Memeriksa kondisi mesin/alat yang ada di Lab/bengkel kerja; Menyiapkan alat potong (tool) atau yang sejenisnya untuk siswa (mempunyai kemampuan/ketrampilan mengasah pahat bubut, sekrap, dan cutter untuk mesin frais, mata bor,dlsb).
  32. 32. Sebagai administratur praktek di Lab/bengkel kerja mempunyai tugas  Membuat data inventaris mesin/alat yang ada di Lab/bengkel kerja.  Membuat laporan penggunaan bahan-bahan praktek.  Membuat laporan penerimaan bahan-bahan praktek.  Membuat laporan penggunaan mesin/alat prakte.  Membuat laporan kerusakan/perbaikan mesin/alat praktek.  Membuat jadwal kegiatan akademis yang ada di lab/bengkel kerja.
  33. 33. Sebagai tenaga Maintenance di Lab/bengkel kerja, mempunyai tugas  Melakukan inspeksi kondisi mesin/alat yang ada di lab/bengkel kerja.  Melaksanakan perawatan priventive terhadap mesin/alat yg ada di lab/bengkel kerja.  Mengatur penempatan peralatan-peralatan bantu prakek sesuai dengan fungsinya.  Mengatur tata letak mesin.  Memeriksa/mengganti oli mesin, termasuk oli hidrolik secara periodik (harus menguasai jenis dan fungsi dari oli pelumasan dan oli hidrolik mesin).  Melakukan perbaikan – perbaikan (dari menengah s/d overhoul ) pada mesin/alat.  Memeriksa sistem kelistrikan di lab/bengkel kerja mesin secara berkala.
  34. 34. Terima kasih

×