Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Page number 0
UNTITLED
(Adj) No Needs Title to Get Success
UntukMemenuhiTugasMudaJuaraIndonesia2015
Muda Juara Indonesia 2015
1 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
tahun lalu, tepatnya hari ...
Muda Juara Indonesia 2015
2 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
LIFE STARTS HERE!
Alhamdul...
Muda Juara Indonesia 2015
3 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
saya banyak belajar tentan...
Muda Juara Indonesia 2015
4 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
Dalam perenungan yang panj...
Muda Juara Indonesia 2015
5 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
DIBALIK KESULITAN PASTI
AD...
Muda Juara Indonesia 2015
6 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
Dengan modal laptop dan in...
Muda Juara Indonesia 2015
7 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
Keinginan orang tua yang t...
Muda Juara Indonesia 2015
8 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s
PELABUHAN TERAKHIR
Setelah...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Artikel perjuangan hidup - aditya gumbira

851 views

Published on

Artikel Perjuangan Hidup
Perjalanan Mencarti "Magic"

Dibuat dan di susun untuk memenuhi salah satu tugas dari program pelatihan kewirausahaan kota Bandung "Muda Juara Indonesia 2015"

Published in: Business
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Artikel perjuangan hidup - aditya gumbira

  1. 1. Page number 0 UNTITLED (Adj) No Needs Title to Get Success UntukMemenuhiTugasMudaJuaraIndonesia2015
  2. 2. Muda Juara Indonesia 2015 1 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s tahun lalu, tepatnya hari Jumat, tanggal 12 Februari, ketika adzan shalat Jumat berkumandang, lahirlah seorang bayi laki-laki dari keluarga yang sederhana. Tangis bayi yang seolah bersahutan dengan suara adzan pada kala itu memecah penantian ayah dan bunda yang sangat menantikan kehadiran putra pertama mereka. Penantian panjang selama 9 bulan dalam kandungan serta proses melahirkan yang penuh perjuangan terbayar dengan kehadiran putra yang diberi nama Aditya Gumbira Prawira. Nama yang diberikan oleh kakeknya yang konon seorang perwira polisi yang sempat mempunyai jabatan dan kejayaan pada masanya. Namun sayang kebesaran jabatannya tidak sempat dia rasakan, sehingga dia dan keluarga hidup dengan sederhana. Adit kecil tumbuh seperti anak-anak lainnya, meskipun orang tuanya tidak bisa membelikan mainan seperti anak-anak kebanyakan, namun kasih sayang dan perhatian yang hangat dari ayah dan ibundanya telah membuat masa kecilnya cukup bahagia. Hingga suatu saat ketika menginjak bangku SMP, Adit yang kala itu beranjak remaja harus dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa orang tuanya yang sangat dicintai akhirnya bercerai. Faktor ekonomi konon menjadi penyebab utama perpisahan itu. Namun hal tersebut tidak lantas membuat Adit yang mulai beranjak remaja menjadi patah semangat, anak yang dikenal berprestasi, hobi menggambar dan bernyanyi, dan selalu mempunyai rangking di sekolahnya itu tumbuh menjadi seorang anak yang tertutup namun cukup periang dikalangan teman- temannya. Roda kehidupan terus berjalan, hingga akhirnya Adit meneruskan pendidikannya ke bangku kuliah. STBA Yapari-ABA Bandung menjadi tempat dimana Adit yang mulai beranjak dewasa belajar menemukan jati dirinya. Dalam kamus kehidupan Adit, dari kecil hingga beranjak dewasa, dia selalu merasa beruntung, meskipun dengan kondisi ekonomi orang tua yang pas-pasan, namun keberuntungan dan kemudahan selalu menghampiri. Tidak ada kesulitan yang berarti yang dia hadapi, bahkan sampai di bangku kuliah. Uang kuliah, uang jajan, membeli buku, biaya kost semuanya berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, bahkan bisa dikatakan Adit tidak pernah merasakan kesulitan hidup pada masa itu. Hingga akhirnya waktu yang dinanti itu pun tiba, tahun 2010 Adit lulus tepat waktu sebagai Sarjana Sastra dengan IPK Sangat Memuaskan yaitu 3.28. Perhelatan wisuda yang meriah pun digelar, orang tua, sanak saudara, teman, semua memberikan selamat atas kelulusannya. Senang, haru, bangga semuanya tercampur kala itu. Ya, pesta yang digelar satu hari itu memang sangat membanggakan, namun sayang hanya satu hari, dan setelah itu kehidupan yang sesungguhnya akan segera dimulai. Berbekal gelar sarjana S1, Adit memulai petualangan hidupnya. 27
  3. 3. Muda Juara Indonesia 2015 2 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s LIFE STARTS HERE! Alhamdulillah, Maha Besar Allah yang telah memberikan rizki serta kecukupan kepada semua mahluk ciptaanNya. Dan karena kasih sayang serta rahmat Nya pula lah, saya sampai di titik ini dan bisa membuat artikel ini untuk memenuhi salah satu tugas dari panitia Muda Juara Indonesia 2015. 5 tahun lalu ketika saya baru lulus wisuda, semangat untuk mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan besar masih membara, memakai kemeja, berdasi, berkantor di ruangan AC menjadi sebuah impian yang ada di benak saya. Lamaran demi lamaran saya kirim melalui berbagai media. Hingga suatu hari, takdir membawa saya ke Jakarta, saya terdampar di sebuah perusahaan PH iklan yang berkantor di kawasan Mampang Prapatan. Disana saya yang masih lugu dan polos akan dunia kerja berhadapan dengan ganasnya kota Jakarta. Loh kenapa disebut ganas? Ya menurut saya pada saat itu ganas, bukan hanya dari segi cuaca yang panas dan banjir yang sering melanda, namun budaya kerja serta attitude orang-orang di sana amat sangat bertolak belakang dengan kepribadian saya yang dari kecil di besarkan di tanah parahyangan. Mental yang masih jauh dari kuat serta kebiasaan hidup serba mudah sebelumnya membuat saya tak bertahan lama disana. “under pressure”, saya baru tau makna kata kitu disini, dan itu sangat membuat saya shock. Hanya 1 bulan, ya bahkan 1 bulan kurang saya memutuskan resign dan kembali ke Bandung. Dan pada saat itu saya berucap dalam diri, saya tidak akan kembali ke Jakarta, Bandung is the greatest place! Sekitar 1 bulan menganggur, akhirnya saya kembali mendapatkan panggilan kerja, kali ini di Bandung, dan saya diterima bekerja sebagai translator – wow, pekerajaan yang sesuai dengan disiplin ilmu saya. Semangat untuk kembali bekerja kembali membara, Berkantor di Sarijadi, dengan gaji 2.5 juta / bulan, perusahaan start up yang bergerak di bidang pengembangan website ini telah mengantarkan saya kepada titik yang paling nyaman pada masa itu. Bangun pagi, berangkat ke kantor, duduk di depan laptop dan menerjemahkan 30 artikel per hari, tanpa beban, tanpa tekanan, menjadi pekerjaan rutin setiap hari. Selama bekerja disana bukan pengalaman kerja yang luar biasa yang saya dapatkan, karena pekerjaannya sangat biasa dan tidak ada yang istimewa. Namun di kantor itu, di KOTAK MEDIA SOLUSI,
  4. 4. Muda Juara Indonesia 2015 3 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s saya banyak belajar tentang agama. Maklum atasan saya yang waktu itu hanya terpaut lebih tua satu tahun usianya di atas saya adalah orang yang sangat religius. Berjanggut, celana ngatung, tidak pernah marah, selalu senyum, jika makan atau minum tidak pernah sambil berdiri, selalu mengajak sholat tepat waktu, dan satu hal yang luar biasa yang membuat saya risih pada awalnya adalah, setiap hari dikantor di putar radio ceramah. 3 bulan pertama saya disana, kuping saya rasanya sakit tiap hari di cekokin terus audio ceramah, namun lama kelamaan, mungkin karena kehendak Allah juga, kajian-kajian yang diperdengarkan itu lambat laun mulai masuk ke otak saya. Disinilah saya kembali menemukan arti ketuhanan dalam diri saya, dan disini pula untuk pertama kalinya saya baru bisa merasakan nikmatnya shalat. Bulan berganti, waktupun terus berlalu, saya semakin nyaman bekerja di kantor ini, saya bersyukur bisa bekerja di tempat ini, pekerjaannya mudah, suasana kantor nyaman, dan saya bisa mengenal islam lebih dekat disini. Ketika teman-teman seangkatan masih sibuk mencari kerja bahkan banyak yang belum lulus, saya sudah ada di posisi nyaman seperti ini. Its feels like “This is the best job I’ve ever had!” .TITIK BALIK Namun masa-masa indah itu tidak berlangsung lama, hanya satu tahun, ya pas satu tahun saja sebelum akhirnya perusahaan itu collapse karena suatu hal teknis yang saya sendiri tidak begitu mengerti sampai sekarang. Saya yang kala itu sedang menikmati kenyamanan sontak kaget, seolah tak percaya namun inilah kenyataanya. Bingung, takut, sedih, malu semuanya bercampur menjadi satu. Saya seakan tidak bisa menerima bahwa saya akan kehilangan pekerjaan dan kembali mengangur dan harus mencari pekerjaan lagi, apa kata orang tua saya, apa kata teman-teman saya. Saya sempat down untuk beberapa hari, saya mengurung diri di kamar dan merenung mengapa ini terjadi. “Kemudahan dan kenyamanan yang Allah berikan kepada saya sejak kecil hingga beranjak dewasa telah membuat saya terlena dan lupa, bahkan membuat saya malas, cenderung sombong dan menganggap enteng masa depan, hingga pada akhirnya Allah menyadarkan saya dan mulai berubah.”
  5. 5. Muda Juara Indonesia 2015 4 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s Dalam perenungan yang panjang dan mendalam saya tersadar, ada dua hal yang saat itu saya sadari dan menjadi titik balik saya. Yang pertama, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa ini adalah resiko menjadi seorang karyawan, kalo tidak di PHK ya pensiun, tinggal tergantung mana duluan yang akan datang. Yang kedua, ketika situasi seperti ini tidak ada yang bisa menolong kita selain Dia, sang Maha Pencipta, saya sadar saya telah jauh meninggalkanNya, sehingga inilah saat yang tepat untuk merapat, instrospeksi, dan berbenah diri. Kemudahan dan kenyamanan yang Allah berikan kepada saya sejak kecil hingga beranjak dewasa telah membuat saya terlena dan lupa, bahkan membuat saya malas, cenderung sombong dan menganggap enteng masa depan, hingga pada akhirnya Allah menyadarkan saya dan mulai berubah. Disini saya sadar saya harus berubah, mulai lah muncul hasrat untuk buka usaha, tapi apa…? Orang yang tidak punya pengalaman wirasuaha seperti saya ini sangat sulit untuk memulainya, jangankan memulainya, memikirkannya saja sulit. Sempat saya coba-coba buka tempat cuci motor, dengan modal uang pesangon sebesar 5 juta rupiah saat itu, sya sewa tempat dan beli peralatan untuk cuci motor, namun tidak bertahan lama kemudian saya jual kembali semuanya. Pekerjaan tidak ada, usaha pun mandeg di tengah jalan, namun roda kehidupan terus berputar tak bisa ditahan, biaya hidup sehari-hari harus ada. Tapi, Life must go on, karena saya sangat malu untuk minta kepada orang tua, makanya saya memutuskan untuk tetap ngekos walalupun sya pengangguran waktu itu. Sembari terus ikhtiar dan berdoa, saya melakukan kembali apa yang dulu saya lakukan di awal saya lulus, melamar kembali pekerjaan ke banyak perusahaan, apapun itu yang penting kerja, yang penting bisa makan. 2012, tahun itu merupakan tahun tersulit bagi saya, hidup di bandung, ngekost, tanpa pekerjaan, uang tabungan menipis, bahkan saya sempat merasakan tidak memegang uang sama sekali, untuk makan saja sulit. “2012, tahun itu merupakan tahun tersulit bagi saya, hidup di Bandung, ngekost, tanpa pekerjaan, uang tabungan menipis, bahkan saya sempat merasakan tidak memegang uang sama sekali, untuk makan saja sulit.”
  6. 6. Muda Juara Indonesia 2015 5 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s DIBALIK KESULITAN PASTI ADA KEMUDAHAN Di tahun paceklik itu, saya melakukan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh saya sebelumnya, kesulitan yang mendera memaksa saya harus melakukan sesuatu. Karena The Power of Kepepet, akhirnya tahun itu saya melakukan 2 pekerjaan sekaligus, siang dan malam. Siang hari saya menjadi agen asuransi di MNC Life, Lengkong Kecil Bandung, yang notabene tidak di gaji. Malam hari saya bekerja part time sebagai admin online shop di Sarijadi. Waktu tidur saya hanya dari jam 3.00 s/d jam 6.00, hanya 3 jam. Disitu saya benar-benar merasakan bagaimana sulitnya mencari uang, saya belajar banyak tentang kehidupan. Saya masih ingat saat itu saya mendapat komisi pertama dari hasil kerja part time sebesar 800 ribu. Uangnya pecahan 50 ribu ada 16 lembar, dibungkus amplop warna putih, Subhanallah saya baru merasakan betapa berharganya uang 800rb. Jika dulu waktu saya kuliah, mungkin uang senilai 800rb hanya habis untuk main dan jajan gak jelas, tanpa pernah saya syukuri betapa sulit dan betapa bernilainya uang tersebut terutama bagi yang mencarinya dengan susah payah. Namun kuasa Allah nyata, Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan, dan semua yang terjadi di muka bumi ini tidak pernah lepas dari kehendakNya, semua pasti ada hikmahnya. Di balik kesulitan yang saya alami saat itu, tiba-tiba terbersit ide dibenak saya untuk memulai bisnis online. Berbekal ilmu yang saya “curi” dari tempat bekerja part time, kemudian saya coba modifikasi dan saya jalankan sendiri. Satu sisi jahat sih memang, karena saya mencuri ilmu dari tempat kerja saya secara diam-diam, namun business is business bukan!?. Dan rupanya rangkaian kejadian diatas tadi telah membawa saya pada benih-benih pemikiran bisnis yang saya jalankan hingga saat ini. “April 2012 saya dirikan Arcs Sport , sebuah online shop yang berkantor di sebuah kamar kost berukuran 3x3 meter dengan konsep pre order yang menjual produk jacket dan kaos unik dan langka yang dibuat tidak hanya untuk di pakai, tetapi juga untuk koleksi para fans fanatik..”
  7. 7. Muda Juara Indonesia 2015 6 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s Dengan modal laptop dan internet kosan, saya coba membangun konsep bisnis saya sendiri, dibantu adik saya dan salah seorang sahabat, saya menjalankan ide gila ini dengan modal 0 rupiah!, ya tanpa modal sepeserpun. Hobbi menggambar dan design saya yang sejak dulu hanya di pakai untuk keperluan kampus secara gratis, ternyata terpakai disini, saya bisa berkreasi, membuat design jacket dan kaos kemudian memasarkannya secara online. Saya menemukan kembali semangat saya, April 2012 saya dirikan Arcs Sport , sebuah online shop yang berkantor di sebuah kamar kost berukuran 3x3 meter dengan konsep pre order yang menjual produk jacket dan kaos unik dan langka yang dibuat tidak hanya untuk di pakai, tetapi juga untuk koleksi para fans fanatik. Konsep yang bagus, ide dan semangat yang segar dan brilian, telah membuat saya sangat percaya diri dengan usaha saya. Alhamdulillah - dalam hati saya berucap, akhirnya doa saya dikabulkan, saya telah dibimbing, digiring, dan ditunjukan kepada sebuah jalan yang memang saya inginkan. Agen asuransi saya tinggalkan, siang hari saya mengerjakan Arcs Sport yang masih jabang bayi ini, dan malam harinya saya kembali bekerja part time. Terus seperti itu dan Arcs pun menunjukan grafik yang memuaskan, saya menjadi tambah semangat, dan saya tidak pernah merasa se-semangat ini sebelumnya. Title or Untitled!? Namun walaupun Arcs Sport mulai tumbuh berkembang dan menunjukan grafik yang positif, saat itu masalah lain muncul dari orang tua, mereka mulai menghawatirkan saya yang belum mendapatkan pekerjaan tetap. Ada nada kecewa yang keluar dari mulut mereka karena anaknya yang dikuliahkan dengan biaya mahal, setelah lulus hanya menjadi seorang penjual jacket online. Miris memang, namun itulah kenyataanya, mungkin pemikiran kebanyakan orang tua seperti itu, dimana sebuah titel itu menjadi penting untuk menunjukan kedudukan kita di masyarakat. Ber titel sarjana S1 memang terlihat bergengsi, namun jika sang sarjana itu hanya bekerja sebagai penjual jacket online, semuanya jadi berbalik. “Ber titel sarjana S1 memang terlihat bergengsi, namun jika sang sarjana itu hanya bekerja sebagai penjual jacket online, semuanya jadi berbalik.”
  8. 8. Muda Juara Indonesia 2015 7 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s Keinginan orang tua yang terus mendesak saya untuk mencari kerja, bersambut dengan datangnya panggilan interview dari Bank BNI Syariah. Yah, ya sudah saya ikut jalani tes demi tes dengan nothing to lose, karena saya memang tidak begitu berhasrat disana. Namun ternyata, doa orang tua memang mustajab, singkat cerita saya diterima sebagai tenaga Marketing di BNI Syariah. Orang tua senang bukan kepalang, mendengar anaknya diterima sebagai pegawai Bank. Tanpa mereka tau bahwa bekerja sebagai marketing perbankan itu tidak sebagus dan se-rapi penampilan luarnya yang berdasi dan wangi. Arcs tetap berjalan, sementara saya juga bekerja di BNI, Mei 2012 saya resmi berkantor di KC BNI Syariah Mikro Astana Anyar Bandung. Ber-titel sebagai pegawai bank, tidak menyurutkan semangat saya untuk menjadi seorang pengusaha, malah hasrat itu menjadi semakin besar dan kuat karena saya banyak bertemu dengan pengusaha-pengusaha muda disana. Bukannya fokus menjual produk perbankan kepada si calon nasabah, saya malah asik berbincang mengenai bisnis yang ia bangun. Terkadang saya merasa iri dengan mereka para pengusaha yang usianya baru 30an tahun, bisa bangun siang, berpenampilan cuek, tapi sudah bermobil, sementara saya, penampilan rapi, rambut pake Gatsby, sepatu pantopel, harus bangun pagi pulang malem, belum di marahin si bos kalau target gak tercapai. Satu tahun masa kerja saya segera tiba, tekad saya sudah bulat, saya ingin menjadi pengusaha, tidak ada yang salah dengan menjadi seorang pedagang atau jualan online, toh Rassul SAW juga merupakan seorang saudagar, seorang pedagang, bukankah Beliau adalah teladan kita, dari alasan itu saja sudah cukup mewakili kenapa saya ingin jadi pengusaha. Selain itu, bukankah sudah sering kita dengar bahwa 9 dari 10 pintu rejeki itu dari berdagang? - Terlepas dari hadist ini shahih atau tidak namun maknanya baik. Lagipula, usaha saya sudah terbentuk, sudah berjalan walaupun masih skala kecil. Akhirnya setelah bisa meyakinkan ibu saya dan beliau agak nya setuju – masih agak, karena saya tau sebetulnya beliau ingin saya tetap bekerja, biar punya gaji, biar punya pensiun katanya – pada bulan Juni 2013, tepat pada saat surat pengangkatan saya terbit, saya memutuskan untuk resign dan Bismillah saya akan memilih berwirausaha meneruskan kembali apa yang sudah saya mulai di tahiun 2012 lalu. “pada bulan Juni 2013, tepat pada saat surat pengangkatan saya terbit, saya memutuskan untuk resign dan Bismillah akan memilih wirausaha..”
  9. 9. Muda Juara Indonesia 2015 8 | U N T I T L E D – n o n e e d s t i t l e t o g e t s u c c e s s PELABUHAN TERAKHIR Setelah resign dari BNI, saya mulai membenahi kembali Arcs Sport, dibantu oleh calon istri yang sangat mahir soal administrasi, hampir semua lini kita benahi, mulai dari management keuangan, sistem bagi hasil, laporan penjualan, laporan pengiriman barang, management admin dan lain –lain kita benahi total. Alhamdulillah Arcs Sport saat ini masih berdiri dan berkibar ditengah persaingan ketat online shop di bidang yang sama. Saya akui Masih banyak kekurangin di sana sini, namun kami terus berbenah. Kini proyek iseng dan coba-coba yang saya jalankan dari kamar kosan telah berubah menjadi sebuah online shop yang cukup tertata dan terkonsep, mempunyai tempat yang lebih layak –daripada kamar kost seluas 3x3 meter. Ber-omset 20-30 juta per bulan, dan bisa memberdayakan 6 orang admin yang kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa. Mengapa mahasiswa? Karena saya ingin menularkan semangat saya ini kepada teman-teman mahasiswa. Agar waktu mereka tidak terbuang percuma hanya dengan main game, dan memperkenalkan kepada mereka dunia bisnis, sehingga tujuan mereka setelah lulus tidak hanya bekerja menjadi karyawan. Hidup adalah pilihan, dan saya memilihi jalan terjal ini, Ya jalan terjal, karena menjalankan sebuah usaha yang serius rupanya banyak sekali tantangan dan rintangan. Godaan untuk kembali ke dunia kerja dan menjadi karyawan terkadang selalu ada. Namun saya yakin, jika kita berusaha, bertawakal dan memaksimalkan ikhtiar pasti akan ada jalannya. Menjadi pengusaha bukan masalah kita dari latar belakang pendidikan mana, namun ada pada keyakinan kita. Saya ingin ini menjadi pelabuhan terakhir saya dalam menggantungkan hidup. Insyaallah semoga Allah menunjukan jalan dan memberikan kemudahan untuk kesuksesan kita di dunia dan akhirat. Amin…

×