SlideShare a Scribd company logo

keempat.pptx

A
adiabadi1

Dokumen tersebut membahas tentang perputaran uang dan barang, yang terdiri dari aliran uang dan barang dalam kegiatan ekonomi. Juga membahas definisi uang beredar secara sempit (M1) dan luas (M2, M3), serta pengaruh jumlah uang beredar terhadap ekonomi riil dan tujuan pengendalian jumlah uang beredar oleh otoritas moneter.

1 of 16
Download to read offline
PERPUTARAN UANG
DAN BARANG
Definisi
• Perkembangan ekonomi: sector riil dan moneter
• Sektor riil cerminan sector moneter
• Jual beli: penjual yang memiliki barang pembeli yang memiliki
uang
• Jika terjadi jual beli, terjadi pemenuhan kebutuhan dengan nilai
transaksi barang /jasa yang sama dengan nilai uang yang
diserahterimakan
keempat.pptx
penjelasan
• Ada dua aliran: Aliran uang dan barang
• Aliran barang/jasa: bahan baku dan tenaga kerja pada kegiatan
produksi
• Aliran uang: biaya perusahaan untuk bahan baku dan tenaga
kerja
• Aliran uang akan sama/sebanding dengan aliran barang/jasa
Uang Beredar
Halama
n 6
Uang Beredar
Jumlah Uang Beredar (JUB) tidak seluruhnya
ditentukan oleh Pemerintah. Perilaku bank-bank dan
masyarakat umum ikut menentukan pula proses
timbulnya uang beredar, meskipun pemerintah masih
tetap merupakan pelaku yang paling menentukan.
Dua pengertian tentang uang beredar;
Narrow money, uang kartal dan uang giral
Broad money, narrow money ditambah uang quasi
Quasi money mencakup saldo deposito berjangka dan simpanan
tabungan di bank.

More Related Content

Similar to keempat.pptx

Permintaan dan penawaran uang
Permintaan dan penawaran uangPermintaan dan penawaran uang
Permintaan dan penawaran uangFikri Haikal
 
Bab 9 uang dan lembaga keuangan
Bab 9   uang dan lembaga keuanganBab 9   uang dan lembaga keuangan
Bab 9 uang dan lembaga keuanganYusron Blacklist
 
XI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptx
XI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptxXI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptx
XI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptxIbnuKhayathFarisanu
 
Kebijakan moneter
Kebijakan moneterKebijakan moneter
Kebijakan moneterSiti Sahati
 
Uang dan bank (moneter)
Uang dan bank (moneter)Uang dan bank (moneter)
Uang dan bank (moneter)ratu angriani
 
Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)
Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)
Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)Ratu Angriani
 
Pengertian jumlah uang beredar
Pengertian jumlah uang beredarPengertian jumlah uang beredar
Pengertian jumlah uang beredarAmeerican Ahmedas
 
1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx
1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx
1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptxAdiyathRandy
 
Ekonomi moneter
Ekonomi moneterEkonomi moneter
Ekonomi moneterRian050195
 
Uang, institusi keuangan & penewaran uang
Uang, institusi keuangan & penewaran uangUang, institusi keuangan & penewaran uang
Uang, institusi keuangan & penewaran uangWahyu Djojohadiwirjo
 
1. 5. Neraca Pembayaran.pptx
1. 5. Neraca Pembayaran.pptx1. 5. Neraca Pembayaran.pptx
1. 5. Neraca Pembayaran.pptxpadlah1984
 
Sekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Sekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank IndonesiaSekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Sekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank IndonesiaMuhammad Khoirul Fuddin
 

Similar to keempat.pptx (20)

Permintaan dan penawaran uang
Permintaan dan penawaran uangPermintaan dan penawaran uang
Permintaan dan penawaran uang
 
uang
uanguang
uang
 
Bab 9 uang dan lembaga keuangan
Bab 9   uang dan lembaga keuanganBab 9   uang dan lembaga keuangan
Bab 9 uang dan lembaga keuangan
 
XI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptx
XI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptxXI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptx
XI - 05 - Kebijakan Moneter & Fiskal.pptx
 
TM 2_Konsep Uang.pptx
TM 2_Konsep Uang.pptxTM 2_Konsep Uang.pptx
TM 2_Konsep Uang.pptx
 
Kebijakan moneter
Kebijakan moneterKebijakan moneter
Kebijakan moneter
 
Sistem moneter
Sistem moneterSistem moneter
Sistem moneter
 
Uang dan bank (moneter)
Uang dan bank (moneter)Uang dan bank (moneter)
Uang dan bank (moneter)
 
Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)
Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)
Ppt. ekonomi uang dan bank (moneter)
 
Pengertian jumlah uang beredar
Pengertian jumlah uang beredarPengertian jumlah uang beredar
Pengertian jumlah uang beredar
 
1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx
1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx
1. Konsep Uang , Bank dan Lembaga Keuangan Lain.pptx
 
Teori mengenai uang
Teori mengenai uangTeori mengenai uang
Teori mengenai uang
 
Uang dan bank
Uang dan bankUang dan bank
Uang dan bank
 
Ekonomi moneter
Ekonomi moneterEkonomi moneter
Ekonomi moneter
 
Emilda
EmildaEmilda
Emilda
 
Emilda
EmildaEmilda
Emilda
 
Uang, institusi keuangan & penewaran uang
Uang, institusi keuangan & penewaran uangUang, institusi keuangan & penewaran uang
Uang, institusi keuangan & penewaran uang
 
1. 5. Neraca Pembayaran.pptx
1. 5. Neraca Pembayaran.pptx1. 5. Neraca Pembayaran.pptx
1. 5. Neraca Pembayaran.pptx
 
Sekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Sekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank IndonesiaSekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Sekilas Mengenal Bank Sentral dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
 
Uang dan bank
Uang dan bankUang dan bank
Uang dan bank
 

More from adiabadi1

kultum 15.docx
kultum 15.docxkultum 15.docx
kultum 15.docxadiabadi1
 
kultum 16.docx
kultum 16.docxkultum 16.docx
kultum 16.docxadiabadi1
 
kultum 13.docx
kultum 13.docxkultum 13.docx
kultum 13.docxadiabadi1
 
Kultum 8.docx
Kultum 8.docxKultum 8.docx
Kultum 8.docxadiabadi1
 
kultum8.docx
kultum8.docxkultum8.docx
kultum8.docxadiabadi1
 
Gaya Kepemimpinan.ppt
Gaya Kepemimpinan.pptGaya Kepemimpinan.ppt
Gaya Kepemimpinan.pptadiabadi1
 
teori antrian.ppt
teori antrian.pptteori antrian.ppt
teori antrian.pptadiabadi1
 
1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt
1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt
1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.pptadiabadi1
 
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docxPENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docxadiabadi1
 
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docxPENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docxadiabadi1
 
Puasa (Kelompok 2).pptx
Puasa (Kelompok 2).pptxPuasa (Kelompok 2).pptx
Puasa (Kelompok 2).pptxadiabadi1
 
islamisasi ilmu.pdf
islamisasi ilmu.pdfislamisasi ilmu.pdf
islamisasi ilmu.pdfadiabadi1
 
RPS AIK4.docx
RPS AIK4.docxRPS AIK4.docx
RPS AIK4.docxadiabadi1
 
pertemuan 2.pptx
pertemuan 2.pptxpertemuan 2.pptx
pertemuan 2.pptxadiabadi1
 
islamisasi ilmu1.pptx
islamisasi ilmu1.pptxislamisasi ilmu1.pptx
islamisasi ilmu1.pptxadiabadi1
 
pertemuan 1.pptx
pertemuan 1.pptxpertemuan 1.pptx
pertemuan 1.pptxadiabadi1
 
Manajemen Pemasaran Bank.pptx
Manajemen Pemasaran Bank.pptxManajemen Pemasaran Bank.pptx
Manajemen Pemasaran Bank.pptxadiabadi1
 
SAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docx
SAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docxSAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docx
SAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docxadiabadi1
 

More from adiabadi1 (20)

kultum 15.docx
kultum 15.docxkultum 15.docx
kultum 15.docx
 
kultum 16.docx
kultum 16.docxkultum 16.docx
kultum 16.docx
 
kultum 13.docx
kultum 13.docxkultum 13.docx
kultum 13.docx
 
YATIMAN.pdf
YATIMAN.pdfYATIMAN.pdf
YATIMAN.pdf
 
Kultum 8.docx
Kultum 8.docxKultum 8.docx
Kultum 8.docx
 
kultum8.docx
kultum8.docxkultum8.docx
kultum8.docx
 
Gaya Kepemimpinan.ppt
Gaya Kepemimpinan.pptGaya Kepemimpinan.ppt
Gaya Kepemimpinan.ppt
 
teori antrian.ppt
teori antrian.pptteori antrian.ppt
teori antrian.ppt
 
1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt
1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt
1.MANAJEMEN_OPERASIONAL.ppt.ppt
 
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docxPENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
 
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docxPENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
PENILAIAN ARTIKEL MASTAMA21.docx
 
kelima.pptx
kelima.pptxkelima.pptx
kelima.pptx
 
Puasa (Kelompok 2).pptx
Puasa (Kelompok 2).pptxPuasa (Kelompok 2).pptx
Puasa (Kelompok 2).pptx
 
islamisasi ilmu.pdf
islamisasi ilmu.pdfislamisasi ilmu.pdf
islamisasi ilmu.pdf
 
RPS AIK4.docx
RPS AIK4.docxRPS AIK4.docx
RPS AIK4.docx
 
pertemuan 2.pptx
pertemuan 2.pptxpertemuan 2.pptx
pertemuan 2.pptx
 
islamisasi ilmu1.pptx
islamisasi ilmu1.pptxislamisasi ilmu1.pptx
islamisasi ilmu1.pptx
 
pertemuan 1.pptx
pertemuan 1.pptxpertemuan 1.pptx
pertemuan 1.pptx
 
Manajemen Pemasaran Bank.pptx
Manajemen Pemasaran Bank.pptxManajemen Pemasaran Bank.pptx
Manajemen Pemasaran Bank.pptx
 
SAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docx
SAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docxSAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docx
SAP DAN SILABUS KKNI 24 SEPT .docx
 

keempat.pptx

  • 2. Definisi • Perkembangan ekonomi: sector riil dan moneter • Sektor riil cerminan sector moneter • Jual beli: penjual yang memiliki barang pembeli yang memiliki uang • Jika terjadi jual beli, terjadi pemenuhan kebutuhan dengan nilai transaksi barang /jasa yang sama dengan nilai uang yang diserahterimakan
  • 4. penjelasan • Ada dua aliran: Aliran uang dan barang • Aliran barang/jasa: bahan baku dan tenaga kerja pada kegiatan produksi • Aliran uang: biaya perusahaan untuk bahan baku dan tenaga kerja • Aliran uang akan sama/sebanding dengan aliran barang/jasa
  • 6. Halama n 6 Uang Beredar Jumlah Uang Beredar (JUB) tidak seluruhnya ditentukan oleh Pemerintah. Perilaku bank-bank dan masyarakat umum ikut menentukan pula proses timbulnya uang beredar, meskipun pemerintah masih tetap merupakan pelaku yang paling menentukan. Dua pengertian tentang uang beredar; Narrow money, uang kartal dan uang giral Broad money, narrow money ditambah uang quasi Quasi money mencakup saldo deposito berjangka dan simpanan tabungan di bank.
  • 7. 7 Uang dalam arti Sempit • Uang dalam Arti Sempit (narrow money): daya beli yang langsung bisa digunakan untuk pembayaran atau dapat diperluas mencakup alat-alat pembayaran yang mendekati “uang” (deposito berjangka dan tabungan). • Narrow Money biasanya dinotasikan dengan M1 M1 = C + D Dimana: C = Currency (uang kartal: kertas dan logam) D = Demand Deposits (uang giral: rekening koran/giro)
  • 8. 8 Uang dalam arti Luas • Uang beredar dalam arti luas (Broad Money)  M2 didefinisikan sebagai M1 ditambah dengan deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank. M2 = M1 +TD + SD Dimana: TD = Time deposits (deposito berjangka) SD = Savings Deposits (SaldoTabungan) • Uang dalam arti lebih luas lagi (M3) yang mencakup semuaTD dan SD, besar kecil, rupiah atau dollar milik penduduk pada bank atau lembaga keuangan non bank (uang kuasi) M3 = M1 + QM Dimana: QM = uang kuasi
  • 9. Uang Inti (reserve money) Uang yang dikeluarkan oleh Bank Sentral (Pemerintah) Saldo Rekening Koran (Giro) Pada Bank Sentral Di Masyarakat Umum Di Bank Umum Milik Bank-Bank Uang Kartal + Cadangan Bank Sebagai Jaminan Rekening Giro pada Bank Milik Masyarakat Jumlah Uang Beredar (JUB) +
  • 11. Pertanyaan • Masyarakat pada umumnya membutuhkan uang untuk mebiayai kegiatan ekonomi mereka • Apa yang terjadi apabila jumlah uang yang tersedia sangat terbatas sehingga tidak dapat membiayai kegiatan ekonomi sepenuhnya? • Apa yang terjadi jika uang yang tersedia begitu melimpah, sementara kegiatan ekonomi relative kecil untuk dibiayai?
  • 12. Pengaruhnya terhadap ekonomi sector riil Penambahan jumlah uang beredar suku bunga menurun pendanaan investasi akan turun
  • 13. •Uang dan kegiatan ekonomi Indonesia
  • 15. • Merupakan kebijakan moneter oleh otoritas moneter • Tujuan: menstabilkan nilai uang dan kegiatan ekonomi • Fungsi pengendalian: 1. Menambah jumlah uang beredar (ekspansi moneter) 2. Mengurangi jumlah uang beredar (kontraksi moneter) • Pengendalian berperan dalam kebijakan ekonomi makro
  • 16. Mengapa Sulit diterapkan • Adanya unsur kontradiktif pada pencapaian sasaran kebijakan Contoh: jika kebijakan ekspansif maka terjadi inflasi begitu juga sebaliknya • Sulitnya meperediksi permintaan uang masyarakat • Sulitnya memprediksi perilak angka pelipat ganda uang