ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

ADELA NOVA SARI S
11.03.3913

PENGANTAR AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT
Keterbatasan AKL
1. Perhitungan rasio berdasarkan atas catatan akuntansi dan
laporan akuntansi, sehingga jika dibandingkan...
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Peningkatan Biaya Tenaga Kerja
Jabatan

Jumlah pegawai

2009

2010

2011

DIREKTUR UTAMA

1

24,0...
Manfaat Akuntansi Laporan Keuangan
A. Untuk mengetahui hubungan antara suatu perusahaan dengan
perusahaan lain baik dalam ...
Tujuan dari Analisis Laporan Keuangan
1. Screening, Analisis dilakukan dengan melihat secara analitis

laporan keuangan de...
Bentuk-bentuk laporan keuangan yang digunakan
a.

Neraca

b.

Laporan laba rugi

c.

Laporan saldo laba

d.

Laporan arus ...
Syarat – Syarat Laporan Keuangan
1. Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus ada hubungan dengan
pihak-pihak y...
Syarat – Syarat Laporan Keuangan :
5. Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada
waktunya .
6....
Pihak Yang Memerlukan LK
1. Pihak Internal
1) Pihak Manajemen, berkepentingan langsung dan sangat

membutuhkan informasi k...
2. Pihak Eksternal
1) Investor, memerlukan analisis laporan keuangan dalam rangka

penentuan kebijakan penanaman modalnya....
Analisis laporan keuangan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Analisis laporan keuangan

1,962 views

Published on

ANALISA LAPORAN KEUANGAN

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,962
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Analisis laporan keuangan

  1. 1. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN ADELA NOVA SARI S 11.03.3913 PENGANTAR AKUNTANSI KEUANGAN LANJUT
  2. 2. Keterbatasan AKL 1. Perhitungan rasio berdasarkan atas catatan akuntansi dan laporan akuntansi, sehingga jika dibandingkan dengan yang lain bisa mengakibatkan interprestasi yang berbeda. 2. Seorang analisis tidak bisa menyatakan bahwa suatu rasio perusahaan lebih bagus dibanding rasio yang lain tanpa analisis yang mendalam. 3. Dalam menyajikan rasio manajemen dapat melakukan dengan manipulasi, atau penyusutan.
  3. 3. ANALISA LAPORAN KEUANGAN Peningkatan Biaya Tenaga Kerja Jabatan Jumlah pegawai 2009 2010 2011 DIREKTUR UTAMA 1 24,000 25,440 26,966 Wakil direktur utama 1 19.009 20.696 22.955 Ka. Divisi 3 32.201 33.500 35.309 Penjualan 6 18.004 19.676 21.900 Desain grafis 5 10.542 12.137 13.456 Percetakan 2 6.991 7.265 8.932 keuangan 1 14.853 16.285 18.826
  4. 4. Manfaat Akuntansi Laporan Keuangan A. Untuk mengetahui hubungan antara suatu perusahaan dengan perusahaan lain baik dalam satu laporan keuangan maupun antar laporan keuangan, jika terjadi kelemahan dalam satu atau beberapa perusahaan dari laporan keuangan akan diambil tindakan untuk memperbaikinya. B. Dapat dijadikan sebagai salah satu dasar dalam pengambilan keputusan. Bersama dengan anggaran kas dapat digunakan untuk memprediksi laporan keuangan dimasa yang akan datang. C. Untuk mengetahui posisi dan perkembangan dari satu atau beberapa laporan keuangan sehingga dapat diramalkan kecenderungannya pada masa yang akan datang.
  5. 5. Tujuan dari Analisis Laporan Keuangan 1. Screening, Analisis dilakukan dengan melihat secara analitis laporan keuangan dengan tujuan untuk memilih kemungkinan investasi atau merger 2. Forcasting, Analisis digunakan untuk meramalkan kondisi keuangan perusahaan dimasa yang akan datang. 3. Diagnosis, Analisis dimaksudkan untuk melihat kemungkinan adanya masalah-masalah yang terjadi baik dalam manajemen operasi, Keuangan atau masalah lain. 4. Evaluation, Analisis dilakukan untuk menilai prestasi manajemen, operasional, efisiensi dan lain-lain 5. Understanding, Dengan melakukan analisis laporan keuangan, informasi mentah yang dibaca dari laporan keuangan akan menjadi lebih luas dan lebih dalam.
  6. 6. Bentuk-bentuk laporan keuangan yang digunakan a. Neraca b. Laporan laba rugi c. Laporan saldo laba d. Laporan arus kas e. Catatan atas laporan keuangan
  7. 7. Syarat – Syarat Laporan Keuangan 1. Relevan artinya bahwa informasi yang dijadikan harus ada hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil keputusan. 2. Dapat dimengerti artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah difahami oleh para pemakainya. 3. Daya uji artinya bahwa laporan keuangan yang disusun berdasarkan konsepkonsep dasar akuntansidan prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh pihak lain. 4. Netral artinya bahwa laporan keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada kepentingan pemakai tertentu.
  8. 8. Syarat – Syarat Laporan Keuangan : 5. Tepat waktu artinya bahwa laporan keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya . 6. Daya banding artinya bahwa perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama. 7. Lengkap artinya bahwa laporan keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak menyesatkan pembaca.
  9. 9. Pihak Yang Memerlukan LK 1. Pihak Internal 1) Pihak Manajemen, berkepentingan langsung dan sangat membutuhkan informasi keuangan untuk tujuan pengendalian (controlling), pengoordinasian (coordinating) dan perencanaan (planning) suatu perusahaan. 2) Pemilik perusahaan, dengan menganalisis laporan keuangannya pemilik dapat menilai berhasil atau tidaknya manajemen dalam memimpin perusahaan.
  10. 10. 2. Pihak Eksternal 1) Investor, memerlukan analisis laporan keuangan dalam rangka penentuan kebijakan penanaman modalnya. Bagi investor yang panting adalah tingkat imbalan hasil (return) dari modal yang telah atau akan ditanam dalam suatu perusahaan tersebut. 2) Kreditur, merasa berkepentingan terhadap pengembalian/pembayaran kredit yang telah diberikan kepada perusahaan, mereka perlu mengetahui kinerja keuangan jangka pendek (likuiditas), dan profitabilitas dari perusahaan. 3) Pemerintah, informasi ini sangat berguna untuk tujuan pajak dan juga oleh lembaga yang lain seperti Statistik.

×