Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Proposal Praktik Kerja Lapang
MANAJEMEN PEMANENAN TANDAN BUAH SEGAR
KELAPA SAWIT
PADA PT. MENDALO PRIMA INTILAND
DI MUARO ...
PENGESAHAN
Usulan Praktik Kerja Lapang Berjudul
MANAJEMEN PEMANENAN TANDAN BUAH SEGAR
KELAPA SAWIT
PADA PT. MENDALO PRIMA ...
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat
dan karunia Nya penulis dapat menyelesaika...
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Salah satu komoditi yang telah menerapkan konsep Agribisnis dalam
pengembangannya ad...
sawit ini tersebar hampir di seluruh Provinsi Jambi baik dikelola Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) maupun perusahaan swasta...
produksinya. Salasatunya prusahaan yang berada di Kabupaten Muaro Jambi adalah PT.
MENDALO PRIMA INTILAND.
Perkebunan kela...
3. Untuk membandingkan teori-teori yang diterima pada bangku kuliah terhadap
kenyataan dilapangan tentang Manajemen Pemane...
Lokasi dan Waktu praktik kerja lapang dilaksanakan pada awal Desember 2012 di
PT. Mendalo Prima Intiland Kabupaten Muaro J...
Jadi, dalam pelaksanaan fusgsi manajemen khususnya perencanaan merupakan tahap
yang sangat menentukan terhadap pelaksanaan...
e. Perencanaan kegiatan
Waktu Perencanaan Pkl
Minggu ke 1&2
Orientasi pada perusahaan dengan mempelajari beberapa aspek ya...
3. Rencana kegiatan yang dibuat mandor 1
Minggu ke 7&8 Magang pada kegiatan asisten dan krani dengan mengidentifikasi aspe...
Produktivitas tenaga kerja adalah kemampuan tenaga kerja menyelesaikan suatu
pekerjaan. Apa upaya peningkatan guna mendoro...
Metode pelaksanan Praktik Kerja Lapang meliputi kegiatan sebagai berikut :
1. Observasi
Merupakan pelaksanaan kegiatan mel...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

2

Share

Download to read offline

Proposal kelapa sawit

Download to read offline

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Proposal kelapa sawit

  1. 1. Proposal Praktik Kerja Lapang MANAJEMEN PEMANENAN TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT PADA PT. MENDALO PRIMA INTILAND DI MUARO JAMBI OLEH : D0B 009 039 Guna Memenuhi Sebagai Syarat Yang Diperlukan Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana Pada PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI 2012
  2. 2. PENGESAHAN Usulan Praktik Kerja Lapang Berjudul MANAJEMEN PEMANENAN TANDAN BUAH SEGAR KELAPA SAWIT PADA PT. MENDALO PRIMA INTILAND DI KABUPATEN MUARO JAMBI Dinyatakan telah memenuhi syarat. Jambi, November 2012 Dosen Pembimbing Ir. Emy Kernalis, M,P Nip : 195905201986032002 KATA PENGANTAR
  3. 3. Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat dan karunia Nya penulis dapat menyelesaikan proposal Praktik Kerja Lapang ( PKL ) ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Proposal praktik kerja lapang yang berjudul “Manajemen Pemanenan TandanBuah Segar Kelapa Sawit Pada PT. MENDALO PRIMA INTILAND” ini penulis buat sebagai salah satu syarat untuk mengikuti praktik kerja lapang pada Program Diploma III Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Jambi, November 2012 Penulis
  4. 4. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Salah satu komoditi yang telah menerapkan konsep Agribisnis dalam pengembangannya adalah komoditi kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq).Kelapa sawit di Indonesia memiliki arti penting karena mampu menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat dan sebagai sumber perolehan Devisa Negar. Perkebunan sebagai salah satu subsektor pertanian, selalu dibina untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Salah satu komoditas perkebunan yang sekarang sedang mendapat perhatian adalah kelapa sawit.(Lubis, 1994) Dilihat dari perekonomian Negara Indonesia perkebunan kelapa sawit memiliki peranan penting, karena komoditas ini punya prospek yang baik bagi pendapatan petani dan Negara, sebagai sumber Devisa dan dapat mengurangi pengangguran dalam bentuk penerimaan tenaga kerja. Sejalan dengan kebutuhan kelapa sawit yang terus menerus meningkat menyebabkan pelaku usaha terus mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit terutama untuk menghasilkan produk yang bernilai tinggi. Provinsi Jambi salah satu Provinsi di Indonesia yang telah gencar dalam mengembangkan produksi kelapa sawit.Perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi sangat luas dan mengalami peningkatan yang cukup baik. Perkebunan kelapa
  5. 5. sawit ini tersebar hampir di seluruh Provinsi Jambi baik dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta. Produksi kelapa sawit mengalami peningkatan dari tahun ketahun, pengembangan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi terus mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh perkembangan luas areal dan produksi, untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel 1 berikut: Tabel 1: Luas dan Produksi Kelapa Sawit di Provinsi Jambi. No Kabupaten Luas Areal (Ha) Luas Panen (Ha) Produksi (Ton) Produk- tivitas (Kg/Ha) Jumlah petani (KK) 1 Batang Hari 63.698 50.218 153.100 3.049 16.071 2 Muaro Jambi 112.756 85.323 258.710 3.032 38.323 3 Bungo 49.352 38.892 144.789 3.732 15.623 4 Tebo 41.038 23.801 92.948 3.899 12.104 5 Merangin 4.628 39.714 193.983 3.877 41.733 6 Sarolangun 39.136 32.449 98.652 3.040 6.798 7 Tanjab Barat 72.207 56.563 220.643 3.901 20.963 8 Tanjab Timur 24.099 11.844 27.530 2.324 7.002 9 Kerinci 63 - - - 34 Jumlah 470.184 338.804 1.190.355 26.854 192.617 Sumber: Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Pada Tahun 2010 Dari tabel 1 dapat dilihat bahwa Kabupaten Muaro Jambi menduduki urutan tertinggi dalam produksi kelapa sawit dari Kabupaten lainnya, dari luas areal, luas panen, dan
  6. 6. produksinya. Salasatunya prusahaan yang berada di Kabupaten Muaro Jambi adalah PT. MENDALO PRIMA INTILAND. Perkebunan kelapa sawit akan berproduksi dengan optimal tidak lepas dari manajemen pemanenan yang baik. Manajemen adalah suatu rangkaian proses yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan dan pengendalian dalam rangka memberdayakan seluruh sumberdaya yang dimiliki organisasi baik sumber daya manusia, modal, materil maupun teknologi secara optimal untuk mencapai tujuan organisasi. (Gumbira dan Harizt, 2004) Pemanenan tanaman kelapa sawit menggunakan dua cara, yaitu dengan cara mendodos dan mengegrek. Tanaman yang berumur 5-10 tahun di panen dengan cara menggunakan dodos, an tanaman yang lebih dari >10 tahun dapat di panen dengan menggunakan egrek. Dari penjelasan diatas maka penulis tertarik untuk menarik judul yang akan di amati yaitu “Manajemen Pemanenan Tandan Buah Segar pada PT. Mendalo Prima Intiland. Kabupaten Muaro Jambi.” 1.2 Tujuan Pelaksanaan Praktik Kerja Lapang Adapun tujun dari Praktik Kerja Lapang ini adalah : 1. Mengamati dan mempelajari Aspek Manajemen Pemanenan Tandan Buah Segar, yangada pada PT Mendalo Prima Intiland Di Kabupaten Muaro Jambi. 2. Menambah pemahaman dalam melaksanakan kegiatan Pemanenan Kelapa Sawit.
  7. 7. 3. Untuk membandingkan teori-teori yang diterima pada bangku kuliah terhadap kenyataan dilapangan tentang Manajemen Pemanenan Tandan Buah Segar. 1.3 Manfaat Pelaksanaan Praktek Kerja Lapang Adapun manfaat dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapang adalah : 1. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program studi Agrobisnis Fakultas Pertanian Universitas jambi. 2. Menambah ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan kepada mahasiswa tentang Manajemen Pemanenan Tandan Buah Segar. 3. Menambah Keterampilan dibidang Pemanenan Tandan Buah Segar. BAB II METODE PRAKTIK KERJA LAPANG 2.1 Lokasi dan Waktu Praktek Kerja Lapang
  8. 8. Lokasi dan Waktu praktik kerja lapang dilaksanakan pada awal Desember 2012 di PT. Mendalo Prima Intiland Kabupaten Muaro Jambi 2.2 Materi Praktek Kerja Lapang Dalam Praktek Kerja Lapang ini akan dipelajari yaitu mengenai Manejemen Pemanenan Tandan Buah Segar pada PT. Mendalo Prima Intiland Kabupaten Muaro Jambi. Aspek yang diamati adalah tentang tugas operasional kegiatan pemanenan tanaman kelapa sawit menghasilkan. Selain itu juga mengamati tentang pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan dan pengawasan. a. Perencanaan Perencanaan adalah sebagai penetapan tujuan, Budget dan program dari suatu organisasi. Selain itu perumusan perencanaan merupakan penetapan jawaban kepada enam pertanyaan berikut : 1. Tindakan apa yang harus dilaksanakan ? 2. Apakah sebabnya tindakan itu dikerjakan ? 3. Dimanakah tindakan itu dilaksanakan ? 4. Kapan tindakan itu dilaksanakan ? 5. Siapakah yang akan melaksanakan tindakan tersebut ? 6. Bagaimanakah cara melaksanakan Kegiatan tersebut ?
  9. 9. Jadi, dalam pelaksanaan fusgsi manajemen khususnya perencanaan merupakan tahap yang sangat menentukan terhadap pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan guna mewujudkan kesuksesan. b. Pengorganisasian Menurut Hasibuan (1984) pengorganisasian dapat diartikan sebagai penentuan pekerjaaan-pekerjaan yang harus dilakukan, pengelompokan tugas-tugas dan membagi- bagikan pekerjaaan kepada setiap karyawan, penetapan departemen-departemen serta penentuan hubungan-hubungan. c. Pengarahan Pengarahan dan memotivasi orang-orang untuk memaksimalkan kegiatan-kegiatan pemanenan tandan buah segar Agar mencapai tujuan yang telah direncanakan. d. Pengawasan Pengawasan adalah salah satu kegiatan berupa penilaian, koreksi dan evaluasi. Sehingga apa yang dilakukan oleh bawahan dapat diarahkan sesuai dengan intruksi dan norma-norma kerja yang telah ditentukan dapat dilaksanakan dengan benar agar tercapainya tujuan yang sudah digariskan semula. Fungsi pengawasan ini dilakukan secara terus menerus untuk menjamin agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadinya penyelewengan. Kegiatan pengawasan dapat dilakukan oleh individu, sistem dan kelompok. Pengawasan lebih menekankan pada bagaimana suatu system dapat berjalan sebagai mestinya.
  10. 10. e. Perencanaan kegiatan Waktu Perencanaan Pkl Minggu ke 1&2 Orientasi pada perusahaan dengan mempelajari beberapa aspek yaitu: 1. Pengenalan Lokasi Perusahaan 2. Pengenalan Personalia Perusahaan 3. Pengenalan gambaran umum perusahaan. Minggu ke 3 & 4 Magang pada buruh pemanenan, dengan mengidentifikasi hal-hal sebagai berikut: 1. Identifikasi Pada Buruh Pemanenan 2. Identifikasi Tentang Tempat dan Pelaksanaan Pemanenan 3. Identfikasi Tentang Cara Pemanenan Tandan Buah Segar Minggu ke 5 Magang pada mandor lapangan: 1. Identifikasi Kerja Mandor lapangan 2. Identifikasi Kegiatan Pengarahan Yang Diberikan Mandor kepada buruh pemanenan 3. Rencana kegiatan yang di buat mandor Mainggu ke 6 Magang pada mandor 1 1. Identifikasi kerja mandor 1 2. Identifikasi kerja mandor 1 tentang memberi pengarahan kepada mandor lapangan
  11. 11. 3. Rencana kegiatan yang dibuat mandor 1 Minggu ke 7&8 Magang pada kegiatan asisten dan krani dengan mengidentifikasi aspek - aspek sebagai berikut: 1. Identifikasi mengenai perencanaan yang dilakukan oleh asisten mengenai RKT, RKB, dan RKH. 2. Identifikasi perencanaan yang dibuat oleh krani 3. Identifiksi fungsi pengawasan yang dilakukan oleh asisten Minggu ke 9 Magang pada Asisten Manager dengan mengidentifikasi aspek - aspek sebagai berikut: 1. Identifikasi perencanaan yang dibuat oleh Asisten Manager. 2. Mempelajari gambaran posisi manager didalam struktur organisasi Minggu Ke 10 Magang pada kegiatan Manager dengan mengidentifikasi aspek aspek sebagai berikut: 1. 1. Mengidentifikasi pengawasan yang dilakukaan oleh manager 2. Mengidentifikasi sistem pelaksanaan penggajian yang dilakukan oleh perusahaan. f. Produktivitas Tenaga kerja
  12. 12. Produktivitas tenaga kerja adalah kemampuan tenaga kerja menyelesaikan suatu pekerjaan. Apa upaya peningkatan guna mendorong produktivitas bagi pekerja apakah dengan sisitem Premi, basis, borong atau kerja lembur. g. Sistem Pengupahan Dalam sistim pengupahan dan penggolongan karyawan maka perlu dilihat dan dipelajari sebagai berikut: i. Atas dasar waktu. Upah yang dibayar berdasarkan waktu, misalnya 7 jam kerja per hari ii. Dasar hasil kerja/ dibayar atas hasil kerja iii. Sistim borong dan insentif atau premi. h. Penggolongan Kerja Adapun penggolongan kerja sebagai berikut: i. Karyawan harian tetap, jumlah dan cara penggajiannya ii. ii. Karyawan bulanan, jumlah dan cara penggajiannya dan upah lembur iii. iii. karyawan lepas dan cara pengupahannya iv. iv. karyawan pemborong, jenis pekerjaan yang diborong dan sistem pengupahannya. v. v. Perhitungan biaya perblok vi. vi. Pelaporan dan pengawasan vii. 2.3 Metode Pelaksanaan Praktek Kerja Lapang
  13. 13. Metode pelaksanan Praktik Kerja Lapang meliputi kegiatan sebagai berikut : 1. Observasi Merupakan pelaksanaan kegiatan melihat dan ikut serta dalam kegiatan Manajemen Pemanenan Tandan Buah Segar yang ada pada PT Mendalo Prima Intiland Kabupaten Muaro Jambi. 2. Diskusi Dalam pengumpulan data perlu dilakukan diskusi atau Tanya jawab dengan manager, Asisten Kepala, Asisten Divisi, Mandor, dan para pekerja yang ada dilapangan mengenai hal- hal yang berhubungan dengan kegiatan pemanenan. 3. Studi Literatur Mempelajari buku-buku yang berhubungan dengan tanaman kelapa sawit khususnya tentang manajemen pemanenan tandan buah segar. pelaksanaan praktik kerja Lapang Praktek kerja lapang dilaksanakan selama + 2,5 Bulan, dimulai pada awal desember 2012. Yang bertempat di PT Mendalo Prima Intiland Kabupaten Muaro Jambi. Kami berharap bahwa proposal ini mendapat persetujuan sehingga Pembangunan laboratorium bahasa diSD Maju Jaya segera dapat di realisasikan guna menciptakan proses pembelajaran yang kondusif.” Contoh lain, “Demikian proposal MOS SMAN 1 BANGIL 2013 ini kami ajukan untuk di jadi kan acuan dan untuk di setujui. Atas dukungan dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.”
  • alfinsiddiq

    May. 16, 2017
  • DY6495

    Feb. 23, 2016

Views

Total views

12,865

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

22

Actions

Downloads

87

Shares

0

Comments

0

Likes

2

×