Pertemuan6

492 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
492
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pertemuan6

  1. 1. T E K N O L O G I , P RO T O KO L&REFERENSI MODEL DOD &OSI SAEFUL ABRAR SOFYAN
  2. 2. MATERI PEMBAHASAN TEKNOLOGI JARINGAN PROTOKOL-PROTOKOL JARINGAN ELEMEN PENTING JARINGAN REFERENSI MODEL DOD REFERENSI MODEL OSI
  3. 3. TEKNOLOGI JARINGAN Apple LocalTalk Token Ring Ethernet ARCnet FDDI CDDI ATM GROUP 2
  4. 4. APPLE LOCALTALK
  5. 5.  Protokol Network untuk mesin-mesin macintosh Metode yang digunakan adalah CSMA/CA Digunakan untuk model jaringan star,linear,atau tree. Kecepatan transmisinya hanya 230 Kbps Variasi dari localtalk disebut PhoneNet Adapter localtalk dan kabel Twisted Pair berguna untuk menghubungkan beberapa komputer melalui port serial. Konektor LocalTalk pertama dirilis pada januari 1985
  6. 6. G A M BA R A P P L E L O C A LTA L K
  7. 7. TOKEN RING
  8. 8.  Dikembangkan oleh IBM Metode aksesnya melalui sebuah token dalam sebuah lingkaran Komputer dihubungkan dengan yang lainnya seperti cincin Sinyal token bergerak berputar dalam sebuah cincin menuju kekomputer berikutnya. Model jaringan yang digunakan : topologi star menggunakan kabel twisted pair Kecepatan transmisinya 4 Mbps atau 16 Mbps Token ring melalui hub khusus disebut MSAU(Multi – StationAccess Unit Metode yang digunakan : Beaconing (mencari kesalahan)
  9. 9.  7 tipe kabel yang digunakan : type 1 –AWG, type 2 – 26 AWG,type 3 (kabel telepon tanpa serat), type 4 (kabel fiber optik), type 5(double shielded 26 AWG, type 7 (double shielded 26 AWG dipasangdi bawah karpet), type 9 (double shielded 26 AWG dari bahan tahanpanas) keunggulan token ring : tidak terjadi tabrakan pengiriman kelemahan : setiap node selalu ikut mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, dan jenis kabel yang digunakan hanya kabelfiber dan twisted pair
  10. 10. GAMBAR TOKEN RING
  11. 11. ETHERNET
  12. 12.  merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal didesai untuk menyambungkan 100 komputer pada kecepatan 2,94Mbps menggunakan metode transmisi Baseband menggunakan metode kontrol akses media CSMA dengan CollisionDetection (menentukan station yang dapat mentransmisikan data). setiap komputer akan melihat kondisi jarinan (apakah tidak adakomputer lain yang sedang mentransmisikan data) jaringan yang dibuat berdasarkan basis First Come, First Served. akan terjadi collision jika 2 station mentransmisikan data secarabersamaan
  13. 13.  frame ethernet (transmisi data melalui kabel dalam bentuk paketdata ): ukurannya 64 byte-1518 byte, 18 byte untuk informasi alamatsumber,alamat tujuan,dan protokol yang digunakan. menggunakan topologi apa saja tapi lebih baik topologi bus jenis kabel yang digunakan : koaksial, kabel tembaga, atau seratoptik metode enkapsulasi paket data menjadi frame ehernet : ethernetII(untuk TCP/IP), ethernet 802.3, ethernet 802.2, ethernet SNAP
  14. 14. GAMBAR ETHERNET
  15. 15. ARC N E T
  16. 16.  Sistem jaringan menggunakan teknik komunikasi baseband Metode akses token passing Memiliki fleksibilitas tinggi Kecepatan transmisinya 2,5 Mbps Topologi yang digunakan : star dan bus Aturan dan keterbatasan ArcNet : hanya 3 workstation dapat digabungkan, jarak workstation dengan passive hub maksimum 50 feet node yang tidak dipakai pada passive hub harus dimatikan passive hub tidak dapat dihubungkan dengan passive hub lain
  17. 17.  jumlah station maksimum 255 jarak station maksimum 20000 feet jarak maksimum antar 2 aktif hub adalah 2000 feet jarak maksimum antar 2 pasif hub adalah 100 feet
  18. 18. GAMBAR ARCNET
  19. 19. FDDI(FIBER DISTRIBUTED DATA INTERFACE)
  20. 20.  merupakan teknologi jaringan berkecepatan 100 Mbps jarak jangkauannya mencapai 200 km menggunakan model token ring digunakan sebagai teknologi backbone kecepatan tinggi menerapkan arsitektur dual-ring(primary dan secondary ring)menggunakan kabel serat kaca lalu lintas tiap ringnya saling berlawanan arah (counter routing) menggunakan media transmisi kabel tembaga dengan spesifikasiCDDI (Copper Distributed Data Interface 4 spesifikasi FDDI : MAC, PHY, PMD, SMT
  21. 21.  3 tipe peralatan FDDI : SAS (Single Attachment Station), DAS(Dual Attachment Station), DAC (Dual Attachment Concentrator) mekanisme pendukung kegagalan jaringan FDDI :- Dual ring (konfigurasi utama untuk FDDI)- Dual homing (konfigurasi yang redundan untuk perangkat kritis pada FDDI)
  22. 22. GAMBAR FDDI
  23. 23. CDDI (COPPERDISTRIBUTED DATA INTERFACE
  24. 24.  standar untuk transmisi data berdasarkan FDDI menggunakan kabel STP atau UTP mendukung kemampuan dual ring 200 Mbps jarak maksimum CDDI : 200 meter merupakan implementasi dari FDDI CDDI dapat terhubung ke sebuah ring FDDI sebagai subnetwork perbedaan CDDI & FDDI terletak pada PMD dan PHY –nya menggunakan arsitektur dual ring untk memberikan redundansi
  25. 25. GAMBAR CDDI
  26. 26. ATM (ASYNCHRONOUS TRANSFER MEDIA)
  27. 27.  protokol jaringan yang mempunyai kecepatan transmisi 155 Mbps mentransmisikan data ke dalam satu paket mendukung variasi media seperti audio, CD –audio dan gambar model topologi : star menggunakan kabel fiber optik menghubungkan 2 atau lebih jaringan LAN evolusi dari paket switching switching ATM mengintegrasikan fungsi multiplexing danswitching
  28. 28.  karakteristik ATM :- Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control- ATM beroperasi pada connection oriented mode- Pengurangan fungsi header- Panjgan field informasi dalam satu cell relatif kecil 2 badan yang menangani standar ATM : CCITT/ITU-T dan ATM Forum. Qos ATM- Jaringannya adalah packet switching- sifatnya connection-oriented- 3 tahap transfer informasi : virtualconnection set up, transfer informasi, tahap virtualconnection release. menawarkan bandwidth on deman
  29. 29.  ATM device : ATM switch dan ATM endpoint ATM Network Interface : UNI (User to Network Interface) danNNI (Network to Network Interface Field yang ada pada header sel ATM : GFC (Glow Flow Control),VPI (Virtual Path Identifier), VCI (Virtual Channel Identifier), PT (Payload Type), CLP (Cell Loss Priority), HEC (Header Error Control)
  30. 30. ATM VPI/VCI
  31. 31. TRANSPORT ATM
  32. 32. PROTOKOL JARINGAN
  33. 33.  TCP/IP IPX/SPX AppleTalk NETBIOS DECNet (Digital’s Communication Network) PPP (Point to Point Protocol) SNA ( System Network Architecture) SNMP ( Simple Network Management Protocol SLIP ( Serial Line IP)
  34. 34. TCP/IP
  35. 35.  digunakan dalam proses tukar menukar data tidak dapat berdiri sendiri (protokol suite) merupakan standar jaringan terbuka bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan menggunakan skema pengalamatan sederhana(IP Address) terdapat 2 versi TCP/IP : IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit) Setiap network adapternya memilki lebih dari satu IP Address Standar TCP/IP dalam bentuk RFC Tidak tergantung pada Sistem Operasi atau hardware tertentu Dapat digunakan disemua perangkat transmisi
  36. 36.  pengalamatan bersifat unik dapat diterapkan pada internetwork istilah penting dalam TCP/IP- Host atau End System- Internet- Node- Router
  37. 37. GAMBAR TCP/IP
  38. 38. IPX/SPX
  39. 39.  digunakan pada jaringan Novell NetWare Sistem Operasi IPX adalah lapisan 3 dari OSI model SPX adalah lapisan 4 dari OSI model dirancang untuk jaringan LAN menyediakan layanan koneksi yang sama dengan TCP/IP melebihi performa dari TCP/IP protokol Novel Netware :- SAP (Service Advertising Protocol)- RIP (Routing Information Protocol) Over IPX- NLSP (Netware Link Service Protocol)- NCP (Nerware Core Protocol)
  40. 40. GAMBAR IPX/SPX
  41. 41.  Protokol AppleTalk diciptakan oleh perusahaan AppleComputer yang diperkenalkan pada tahun. LocalTalk berfungsi sebagai ethernet dan token ring Sejak AppleTalk diperkenalkan (setelah model OSI),protokol AppleTalk merupakan routable protocol yangterkandung dalam sebuah network layer (OSI layer 3)
  42. 42. PROTOKOL APPLE TALK: 1. AppleTalk Filling Protocol (AFP) Adalah komputer untuk mengatur penerimaan dan pengiriman file dari komputer Apple. 2. Zone Information Protocol (ZIP) Adalah protokol untuk mengatur suatu daerah (zone) yang dibuat jaringan AppleTalk. ZIP memetakan nomor network ke suatu zone. 3. Routing Table Maintenance Protocol (RTMP) Merupakan protokol routing bagi AppleTalk yang berjenis distance vector.
  43. 43. 4. Name Binding Protocol (NBP) Berfungsi untuk mengadakan translasi suatu nama dari alamatAppleTalk (seperti DNS di TCP/IP)5 Datagram Delivery Protokol (DDP) Berfungsi untuk memberikan alamat yang unik bagi setiap nodedi jaringan AppleTalk.6. EtherTalk, TokenTalk, dan FDDITalk Adalah protokol-protokol yang menunjang jaringan Rthernet,Token dan FDDI di jaringan Apple.
  44. 44. AppleTalk AddressTerdiri dari 2 bagian, yaitu 16 bit untuk nomorjaringan (network number) dan 8 bit untuk nomornode (node nimber). Oleh karena berjumlah 16 bit,maka nomor maksimal dari nomor network adalah65535, sedangkan nomor maksimal untuk node adalag254. Nomor node 0 tidak digunakan (tidak bolehdipakai) dan nomor 255 dipakai untuk broadcast.
  45. 45. Adalah bagian dari jaringan AppleTalk dimana suatu zoneumumnya terdiri atas suatu sumber daya (resource) dalamjaringan. Oleh karena setiap node harus berada di dalam suatuzone, maka node-node tersebut dapat dikelompokkan dalambentuk workgroup. Disamping itu node suatu zone dapat beradadi mana saja dalam jaringan tanpa bergantung pada lokasinya.Jadi AppleTalk Zone ini berfungsi sebagai semacam VLAN dariEthernet Switch.Zone Information Protocol (ZIP) bertanggung jawab dalam membuattabel yang mempunyai informasi mengenai relasi suatu zonedengan nomor jaringan.
  46. 46. Perusahaan Apple menyediakan sarana yang disebutAppleTalk Discovery (AD) Mode yang ditunjangoleh Cisco Router. Suatu interface dari cisco routeryang dikonfigurasikan pada AppleTalk DiscoveryMode ini dapat mencari secara otomatis cable rangedan zone dari router-router lain di dalam jaringantersebut. AD hanya digunakan untuk protokolethernet, token dan FDDI. AD tidak dapatdigunakan pada serial port.
  47. 47. NETBIOSNetBIOS digunakan dalam Microsoft Work Group denganmetode peer to peer. Protokol netBIOS memberikanlayanan pada session layer dan transport layer (layer 4 dan 5model OSI). NetBIOS tidak menyediakan format frameuntuk kelebihan transmisi jaringan dikarenakan adanyaberbagai macam perbedaan implementasi netBIOS yangterjadi.
  48. 48. DECNET DECnet menghubungkan PDP, VAX, PC, Mac danworkstation lainnya DECnet/DOS memperkenankan mesin DOS yangberfungsi sebagai akhir node di jaringan DECnet, danDECnet/OSI adalah implementasi (penerapan) dari DECnetPhase V yang mendukung OSI dan menyediakan compability(kesesuaian) dengan DECnet Phase IV maupun TCP/IP.
  49. 49. PPP (Point-to-Point Protocol)  PPP adalah data link protokol yang menyediakan akses dial up melalui port serial.  PPP dapat dijalankan pada beberapa link full-duplex dari POTS ke ISDN hingga jalur berkecepatan tinggi (T1, T3,dll.).  PPP protokol secara umum adalah apa yang digunakan untuk membuat hubungan dengan ISP melalui sebuah modem.  PPP merupakan salah satu protokol yang menggunakan lebar data 64Kbps (Bi-channel atau 2 saluran) untuk transmisinya.  Multilink protokol PPP (MP,MPPP atau MLPPP) menjembatani dua atau lebih Bi-channel untuk operasi berkecepatan tinggi. Contohnya dengan menggunakan basic rate service (BRI) ISDN anda dapat menghasilkan 128 Kbps dengan multilink PPP.
  50. 50.  PPP juga dapat digunakan untuk menggantisebuah driver adapter jaringan, dan menggantikanremote user masuk ke dalam jaringan. PPP dapat memutuskan dan menghubungi ulangpanggilan yang sebelumnya gagal dilakukan. PPP juga menyediakan proteksi passwordmenggunakan Password Authentication Protocol(PAP) dan lebih baik lagi seperti ChallengeHandshake Authentication Protokol (CHAP).
  51. 51. SNA SNA (System Network Architecture) menjadi standar jaringanmainframe IBM yang diperkenalkan pada tahun 1974. SNA layers diterapkan di lapisan fungsional mulai dengan lapisanaplikasi hingga lapisan paling bawah yang mengirim paket data darisatu stasiun ke stasiun lain. Lapisan ini merupakan kumpulan dari beberapa protokol.Walaupun SNA banyak mempengaruhi model OSI, namun adabeberapa perbedaan dalam implementasinya.
  52. 52. SNA
  53. 53. SNMP SNMP merupakan sebuah protokol yang didesain untukmemberikan kemampuan kepada pemakai untuk mengelolajaringan komputernya dari jarah jauh atau remote. Pengelolaan ini dilaksanakan dengan cara melakukanpolling dan setting variabel-variabel elemen jaringan yangdikelolanya.
  54. 54. SNMP
  55. 55. Protokol SNMP SNMP didesain oleh IETF untuk pemakaian di Internet. Saat ini SNMP didesain di atas protokol UDP (User Datagram Protokol) seperti pada gambar di bawah ini:
  56. 56.  Karena menggunakan protokol UDP, SNMPadalah protokol yang connectionless. Dengan protokol ini, overhead proses dapatdikurangi dan diperoleh kesederhanaan Jika reliabilitas dan accountabilitas yang diperlukan,manager jaringan harus membangun operasi yangconnection oriented pada aplikasi di lapisan atasnya.
  57. 57.  PDU (Protocol Data Unit) merupakan unit data yangterdisi atas sebuah header dan beberapa data yangditempelkan. Variabel ini memiliki nama dan nilai. Protokol SNMP menggunakan operasi yangrelatif sederhana dan PDU dalam jumlah terbatasuntuk menjalankan fungsinya. terdapat lima standar dalam PDU yaitu GetRequest, Get-Next Request, Get Response, Set Request, danTrap
  58. 58. Get RequestPDU ini digunakan untuk mengakses agent dan mendapatkannilai dari daftar variabel yang diminta. PDU ini mengandungidentifier yang membedakan dengan multi request ataupun nilaivariabel (status elemen jaringan). Get Request Seperti Get Request, tetapi memungkinkan pengambilan informasi pada logical identifier selanjutnya dalam MIB Tree secara berurutan.
  59. 59. Get ResponsePDU ini untuk merespon unit data Get Request, Get-Next Request,dan Set Request, jadi dikeluarkan oleh agent. Set RequestDipakai untuk menjelaskan aksi yang harus dilaksanakan dielemen jaringan. Biasanya untuk mengubah nilai suatu daftarvariabel.
  60. 60. TrapPDU ini memungkinkan modul manajemen jaringan / agentmemberi laporan tentang kejadian pada elemen jaringan kepadamanajer.
  61. 61.  Informasi dalam SNMP disimpan dalam bentuk variabel-variabel yang didefinisikan dalam MIB, dan masing- masingvariabel tersebut memiliki tipe-tipe data tertentu, antara lainadalah integer, octet string, display string, object identifier, null,dan sequence of.
  62. 62. MIB dalam SNMP dapat digambarkan sebagai sebuah pohon abstrak yangmemiliki sebuah akar..
  63. 63. SLIP (SERIAL LINE IP) SLIP biasanya digunakan pada mata rantai serial, dan padaumumnya digunakan dengan kecepatan jalur antar 1200bps dan19.2Kbps. SLIP sangat bermanfaat untuk perpaduan antara host dan routeruntuk berkomunikasi dengan satu sama lain ( host-host, host-routerdan router-router adalah konfigurasi jaringan pada SLIP) Garis Serial IP ( SLIP ) digunakan untuk point-to-point koneksiserial yang menjalankan TCP/IP.
  64. 64. SERIAL LINE IP
  65. 65. SLIP merupakan suatu paket yang membingkai protokol: SLIP menggambarkan suatu urutan karakter yang membingkai IP paket pada serial line. SLIP tidak menghasilkan alamat, pengidentifikasian type paket, pendeteksian kesalahan /koreksi atau mekanisme tekanan.SLIP protokol menggambarkan dua karakter khusus: END dan ESC. ENDadalah octal 300 ( sistim desimal 192) dan ESC adalah octal 333 ( sistim desimal219). Untuk mengirimkan suatu paket, suatu SLIP host sederhana memulaimengirimkan data di (dalam) paket itu. Jika suatu data byte adalah kode yangsama ketika mengakhiri karakter, suatu dua byte urutan ESC dan octal 334 (sistim desimal 220) dikirim sebagai gantinya. Itu sama halnya suatu ESCkarakter, dua byte urutan ESC dan octal 335 ( sistim desimal 221) dikirimsebagai gantinya. Manakala byte terakhir di (dalam) paket telah dikirim, suatukarakter AKHIR kemudian memancarkan.
  66. 66. Ditinjau dari sudut tatacara komunikasi, protokol yangdigunakan: AX.25, adalah turunan dari protokol X.25 akan tetapi digunakansebagai protokol penghubung dalam jaringan paket radio. UUCP (Unit to Unix Copy Program), awalnya dikembangkan untukmengirimkan file antar mesin UNIX. File-file dapat berupa e-mailmaupun news. Solusi ini terlalu baik untuk pengembangan jangkajangka panjang sebuah jaringan komputer, akan tetapi dapat digunakanuntuk solusi sementara yang bersifat darurat. Selain itu, masih terdapat beberapa protokol yang lain seperti yangdikembangkan oleh OSI/ISO: X.25/X.75/X.400 yang juga mulaidigunakan oleh beberapa institusi.
  67. 67. ELEMEN PENTING PROTOKOL  Protocol merupakan suatu aturan main (rule) yang mengatur komunikasi data.  Dalam sebuah jaringan computer, terjadi suatu proses komunikasi antar perangkat yang berlainan sistemnya.  Perangkat yang ada tersebut dapat mengirim dan menerima data. Untuk dapat mengirim dan menerima data tersebut, dibutuhkan pengertian di antara kedua belah pihak.
  68. 68. Beberapa elemen penting pada protokol yaitu: Syntax mengacu pada struktur atau format data, yaitu berkaitan denganurutan tampilan, misalnya sebuah protokol memiliki urutan padadelapan bit pertama adalah alamat pengirim, delapan bit keduaadalah alamat penerima, dan bit stream sisanya mempunyaiinformasi tertentu.
  69. 69. Semantics mengacu pada maksud atau terjemahan dari setiap section bityang menyusunnya. Timing mengacu pada waktu kapan datya harus dikirim dan seberapa cepat data akan dapat terkirim
  70. 70. REFERENSI MODEL DOD DOD berdasarkan konsep TCP/IP adalah jenis protokolyang pertama digunakan dalam hubungan Internet. Dalam perkembangan protokol TCP/IP digunakan sebagaistandar de facto, yaitu standar yang diterima karenapemakaiannya yang luas.
  71. 71. Perbandingan Model OSI dan DOD
  72. 72. REFERENSI MODEL OSI
  73. 73.  Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSIReference Model for open networking adalah sebuah modelarsitektural jaringan yang dikembangkan olehbadan International Organization forStandardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuhlapis OSI" (OSI seven layer model).
  74. 74. REFERENSI MODEL OSI
  75. 75. Nama unit y ang Lay er dipertukarkan 7 Application Application protocol Application APDUInterf ace 6 Presentation Presentation protocol Presentation PPDUInterf ace 5 Session Session protocol Session SPDU 4 Transport Transport protocol Transport TPDU Communication subnet boundary Internet subnet protocol 3 Network Network Network Network Packet 2 Data Link Network Data Link Data Link Frame 1 Phy sical Phy sical Phy sical Phy sical Bit Host A Router Router Host B Network lay er host-router protocol Data Link lay er host-router protocol Phy sical lay er host-router protocol
  76. 76. Prinsip-prinsip yang digunakan bagi ketujuh layer tersebut adalah :1. Sebuah layer harus dibuat bila diperlukan tingkat abstraksi yang berbeda.2. Setiap layer harus memiliki fungsi-fungsi tertentu.3. Fungsi setiap layer harus dipilih dengan teliti sesuai dengan ketentuan standarprotocol internasional.4. Batas-batas layer diusahakan agar meminimalkan aliran informasi yangmelewati interface.5. Jumlah layer harus cukup banyak, sehingga fungsi-fungsi yang berbeda tidakperlu disatukan dalam satu layer diluar keperluannya. Akan tetapi jumlah layerjuga harus diusahakan sesedikit mungkin sehingga arsitektur jaringan tidakmenjadi sulit dipakai.
  77. 77. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut: Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan modelreferensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh InternetEngineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPAadalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan. Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi(seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurangbagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksikesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan. Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokoljaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurangdiminati.
  78. 78. 7 Application layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS6 Presentation layerBerfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikanoleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melaluijaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkatlunak redirektor (redirector software),sepertilayanan Workstation(dalam Windows NT) dan juga Networkshell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau RemoteDesktop Protocol (RDP)).
  79. 79. 5 Session layerBerfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat,dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukanresolusi nama.4 Transport layerBerfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikannomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisitujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tandabahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikanulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
  80. 80. 3 Network layerBerfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP,membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukanrouting melaluiinternetworking dengan menggunakan router dan switchlayer-3.2 Data-link layerBefungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadiformat yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksikesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya MediaAccess Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimanaperangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer2 beroperasi.
  81. 81. 1 Physical layerBerfungsi untuk mendefinisikan media transmisijaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit,arsitektur jaringan (seperti halnyaEthernet atau TokenRing), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu,level ini juga mendefinisikan bagaimana NetworkInterface Card (NIC) dapat berinteraksi denganmedia kabel atau radio.
  82. 82. Lapisan-Lapisan Model OSI Ke tujuh lapisan dari model referensi OSI dapat dibagi ke dalam duakategori, yaitu lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan atas dari model OSI berurusan dengan persoalan aplikasi danpada umumnya diimplementasi hanya pada software Lapisan bawah dari model OSI mengendalikan persoalan transportdata Lapisan terbawah, yaitu lapisan fisik adalah lapisan penutup bagi mediajaringan fisik (misalnya jaringan kabel), dan sebagai penanggung jawabbagi penempatan informasi pada media jaringan.
  83. 83. REFERENSI www.google.com www.wikipedia.org buku jaringan komputer
  84. 84. TERIMA KASIH

×